Title : INFINITY
Rated : M
Genre : Adventure,Romance,and Supernatural
Pairing : (Naruto x Rias) Sasuke
Disclaimed : Naruto & High School DxD
bukan punya saya.
Sumary : Dia adalah reinkarnasi Ashura bersama dengan reinkarnasi Indra mereka mengemban missi baru di dimensi keduanya mejalani kehidupan barunya. Cerita dimulai saat kalah melawan momoshiki dan kinshiki.
SharinganNaruSasu,RinneganNaruSasu,ShaRinneganSasu,StrongNaruSasu,GodLikeNaruSasu,SmartNaru,Overpower NaruSasu
Warning : Abal, Gaje,Lime,Lemon(Maybe), OC (Maybe), OOC, Typo (Maybe), and Etc.
"Naruto" = bicara
'Naruto' = batin,pikiran
"Naruto"= bijuu/sacret gears talking
'Naruto' = batin Bijuu/Sacret Gears
[Jutsu] = jurus/kekuatan Sacret Gears
Chapter 7
_-_-Battle to Love-_-_
-Flashback-
-In ORC-
"Rias aku mau pulang"ucap naruto dan langsung pergi begitu saja.
Rias yang melihat Naruto pergi begitu saja, hanya kali ini dia melihat Naruto menatapnya dingin dan juga ia merasa bersalah dengan Naruto. Dan tak lama kemudian.
Cklek krieett...
"Aku mendengar ada ribut-ribut disini"ucap seorang yang baru datang itu. Disusul seorang dibelakangnya.
"Dan juga aku merasakan keluarga Phenex dan juga Grayfia-Nee-Sama"lanjutnya.
"Mereka tadi memang disini Sona"ucap Rias pelan.
"Tentang itu Rias"Tanya Sona.
"Iya"ucap Rias "aku menolaknya karna aku menolaknya maka akan diadakan Rating Game" lanjutnya.
"Kau gila kau takkan menang melawannya"ucap Sona agak terkejut."Lalu kapan itu diadakan" tanya Sona.
"10 hari lagi itu yang dikatakan Oni-Sama"jawab Rias
(Saya buat Rias yang diberitahu oleh Sirzechs bukan Grayfia dan Semua orang belum tau kecuali Rias)
"Jadi Buchou kita akan melakukan Rating Game itu 10 hari kedepan"Tanya Akeno terkejut.
"Iya Akeno maaf telah merahasiakan ini dari kalian"ucap Rias.
"Rias kenapa kau menolaknya" ucap Sona. "Atau jangan bilang kau telah menyukai seseorang" lanjutnya.
"Aku melakukan ini karna aku telah jatuh cinta pada Naru-kun dan kami baru saja berpacaran"jawab Rias.
"Rias dia itu manusia sedangkan kau Iblis,itu hubungan yang terlarang kau tau itukan"ucap Sona.
"Aku tak peduli,kami saling mencintai,aku tak peduli walau harus diusir dari Underworld sekalipun"ucap Rias membalas ucapan Sona dengan ketus.
"Baiklah karna kita sahabat aku akan mendukungmu apapun jalan yang kau ambil. Soal 10 hari kedepan gunakan untuk latihan bersama Peeragemu. Soal sekolah aku akan mengurusnya" ucap Sona yang mulai mengerti keadaan sahabatnya itu karna diapun akan melakukan hal yang sama jika seperti Rias.
"Hm terima kasih Sona kau memang sahabatku"ucap Rias. "Mina kita akan berlatih di Villa Gremory mulai besok selama seminggu"ucap Rias kepada Pelayannya.
"Hai' Buchou"ucap mereka serentak.
-Flashback Off-
-Time Skip-
Normal POV
"Naruto yakin tak masuk hari ini"ucap Sasuke.
"Iya aku akan pergi berlatih selama 10 hari"jawab Naruto.
"Hn kau tak pernah berubah soal perempuan Naruto"ucap Sasuke.
"Entah kenapa rasa sakit ini sama sakitnya waktu Hinata di rebut oleh Toneri"ucap Naruto asal.
"Aku iri denganmu Dobe,kau selalu cepat mengambil keputusan dan juga kau selalu dengan mudah mencuri hati wanita"ucap Sasuke.
"Aku sempat iri denganmu,kau selalu punya Fansgirl dimanapun karna ketampananmu dan kau terlihat menderita"ucap Naruto yang mulai berubah jalur.
"Hahaha akhirnya kau mengatakan bahwa aku ini tampan"ucap Sasuke sambil tertawa dengan oocnya.
"Cih aku aku yang sekarang lebih tampan darimu dan juga aku punya fansgirl sendiri"jawab Naruto."Lah ngapain ngomong ini aku perlu bantuanmu tolong kirim aku kedimensimu aku akan berlatih disana selama seminggu" ucap Naruto yang sudah sadar kembali kejalannya.
"Baiklah"jawab Sasuke dan langsung membuat lubang dimensi dengan rinnegannya.
-INFINITY-
-In Sasuke Dimension-
"Aku harus melatih kekuatanku"gumam Naruto.
"Oi gaki"ucap sosok makhluk lewat telepati.
"Oh kau Kurama kau sudah baikan"tanya Naruto pada sesosok yang bernama Kurama.
"Hm hanya aku yang sudah sadar dan yang lainnya belum"Ucap Kurama.
"Syukurlah yang lain tak apakan"tanya Naruto memastikan.
"Mereka sedang bermeditasi"Jawab Kurama.
"Aku akan kesana"ucap Naruto.
-Mindscape-
"Oh ternyata sudah berubah ya"gumam Naruto yang kagum dengan alam bawah sadarnya sendiri yang seperti alam yang indah dimana ada pegunungan, air terjun,perbukitan, dan padang rumput yang sangat luas.
"Oi Gaki siapa dia"ucap Kurama pada Naruto dan menunjuk sosok naga di belakangnya.
"Oh dia partner baruku namanya Flame"jawab Naruto.
"Kenapa harus kadal itu"ucap Kurama.
"Oi kau menghinaku kucing"ucap Flame.
"Aku bukan kucing aku Kyuubi"jawab Kurama.
"Oi bisakah kalian diam"ucap Naruto ketus.
"Baiklah"ucap Kurama.
"Kurama sebenarnya aku diutus membangkitkan Juubi oleh Kami-sama jika kalian sudah pulih apa kau bersedia"tanya Naruto.
"Apapun kalau itu perintah dari Kami-sama akan kulakukan"jawab Kurama. "Tapi jika ingin membangkitkan Juubi kau harus memiliki Mazo" lanjutnya.
"Aku tau itu, aku juga diberkahi dojutsu Sharingan hingga ke tahap Rinnegan. Tapi masalahnya aku baru bisa membangkitkan Mangekyou Sharingan,belum lagi Ethernal Mangekyou Sharingan dan terakhir Rinnegan dan aku hanya diberi waktu sebulan untuk membangkitkan Rinnegan"jelas Naruto panjang lebar.
"Jadi intinya kau ingin menguasai Rinnegan dengan waktu sebulan"Tanya Kurama.
"Iya aku melakukan ini agar eksistensi kalian tidak terhapuskan oleh eksistensi yang sama di dunia ini"jawab Naruto.
"Jadi ada Bijuu selain kami di dunia yang sekarang kau tempati"tanya Kurama.
"Hm tapi sekarang tinggal Kyuubi saja dan dia menjadi pemimpin dari bangsa Yokai"jawab Naruto. "Dan satu lagi Kyuubi itu betina namanya Yasaka" lanjut Naruto.
"Wah betina ya boleh aku kesana menikmati waktuku yang tersisa"tanya Kurama.
"Baiklah"jawab Naruto. Dan Kurama pun langsung keluar dari tubuh Naruto menyisakan 20% chakranya pada Naruto.
-Mindscape off-
"Yosh Sebaiknya aku pergi berlatih"ucap Naruto semangat. "Aku takkan menyerahkan Rias padamu Raiser Phenex"lanjut Naruto.
-INFINITY-
Sementara itu di villa Gremory.
"Wah bagus sekali"ucap Issei dengan penuh kekaguman.
"Selamat datang di salah satu Villa Gremory"ucap Rias pada Peeragenya.
"Hei Issei-kun kita disini untuk berlatih bukan liburan"ucap Aneko.
"Aku tau Akeno-senpai.
-Skip aja latihan Rias dkk pasti reader dah tau-
9 day letter
Sringg...
Muncul lingkaran sihir dan menampakkan seorang pria.
"Apa kabar Sirzechs-san"tanya Naruto.
"Baik Naruto-san Sasuke-san"jawab Sirzechs.
"Bagaimana keadaan Rias-chan? Kapan Rating gamenya dimulai"tanya Naruto.
"Oh imotouku yang cantik dan imut-imut itu baik-baik saja dan Rating Gamenya berlangsung besok pagi dan malam untuk pernikahannya"jawab Sirzechs santai.
'Dasar Maou Siscon'batin NaruSasu.
"Kenapa kau bisa seyakin itu kalau Rias-chan akan kalah dan dia punya Sekiryuutei dalam Peeragenya"tanya Naruto.
"Aku memang berharap Imotouku menang tapi itu tak mungkin dia masih terlalu lemah apalagi Sekiryuutei itu dia masih sangat lemah dan hanya mesumnya saja yang maju"jawab Sirzechs.
"Tapi dia imotoumu kan dan dia juga kekasihku aku takkan biarkan dia merebutnya dariku walau aku harus bertarung denganmu dan aku berharap dia menang"ucap Naruto.
"Aku juga. Naruto-san Sasuke-san besok tolong datang utuk melihat Rating Game"ucap Sirzechs.
"Baik akan kami usahakan"kali ini yang menjawab adalah Sasuke.
"Aku pergi dulu Naruto-san Sasuke-san"ucap Sirzechs sambil membuat lingkaran lihirnya dan lagsung meghilang.
Keesokan harinya.
"Akhirnya waktu telah tiba"ucap Rias
"Iya Buchou"ucap Issei
-Skip Aja udah tau hasilnya kan-
Naruto seolah tak percaya melihat rating game antara Rias dan Riser dan dirinya terbelak ketika Rias yang memeluk Riser dan menyatakan menyerah setelah melihat Issei dihajar Riser.
'Kuso aku akan merebutmu kembali Rias-chan dan tunggu aku'batin Naruto.
"Naruto-san aku sebenarnya kurang puas dengan hasil ini dia curang"ucap Sirzechs pada Naruto. "Jadi permintaan mu ber..."Lanjutnya dan belum sempat selesai terpotong oleh Naruto.
"Aku akan merebutnya kembali"ucap Naruto.
"Hn Naruto-san tolong jangan bunuh Riser nanti aku bisa repot"pinta Sirzechs.
"Baiklah tapi aku tak janji"jawab Naruto.
"ikut aku Naruto-san"ucap Sirzechs.
-INFINITY-
'Semua yang telah aku lakukan sia-sia aku bodoh sampai menyeret pelayanku yang tak tahu apa-apa untuk bertarung demi keinginan egoisku'batin Rias yang berada di depan cermin dengan menggunakan gaun pernikahannya. 'Naru-kun aku ingin sekali bersamamu hidup dalam pelukanmu dan juga menjadi ibu untuk anakmu...hiks entah sampai kapan aku bisa berharap aku ingin kau datang merebutku dan membawaku lari bersamamu'batin Rias sambil terisak.
"Rias Ojou-sama kita harus bersiap sekarang"ucap Grayfia yang tiba tiba masuk ke ruang tata rias.
Sementara itu
"Hadirin para tamu sekalian Selamat datang di Pesta pernikahanku"ucap Riser dengan arogan. Nampak para tamu undangan mulai dari low sampai ultimate class devil yang terdiri dari king dan peeragenya Tak lupa ke 4 maou dan juga para tetua mulai memenuhi ruang aula. Namun Sirzechs selaku Maou lucifer dan sebagai kakak dari mempelai wanita nampak belum hadir ke acara ini.
'Naruto-senpai maafkan aku..aku telah gagal aku memang tak berguna'batin Issei sambil menunduk.
"Perkenalkan calon Istriku yang cantik"ucap Riser. Dan langsung muncul Rias dengan gaun putih dengan rambut merah crimson yang terurai seperti biasa yang membuatnya sangat cantik dan mempesona dan juga muncul Sirzechs di sampingya.
"Sebenarnya aku kurang puas dengan hasil Rating Game tadi pagi"ucap Sirzechs.
"Ma-maksudmu Lucifer-sama"tanya Riser.
"Pertandingan yang sungguh membosankan dan sungguh bisa di pastikan bahwa kau pemenangya"jawab Sirzech yang sontak membuat para tamu diam. "Kau menggunakan cara licik dengan menggunakan air mata Phoenix yang digunakan queenmu saat hampir kalah melawan queen adikku"lanjut Sirzechs.
"Jadi anda belum puas dengan hasil tadi pagi"tanya Riser.
"Bisa dibilang begitu" jawab Sirzechs. "Tapi jika kau ingin menikahi adikku kau harus melawan petarungku"lanjutnya.
"Cih aku akan mengalahkannya dan segera merobek keperawanannya"jawab Riser dengan arogan dan penuh ambisi.
"Sabar Riser-kun"ucap Sirzech lu dia melempar sebuah kunai cabang 3 di depannya dan langsung saja muncul sosok pemuda berambut blonde dengan pakaian seorang anbu.
"N-Naru-kun"gumam Rias tak percaya apa yg dia lihat sekarang.
"Cih melawan dia aku hanya perlu 10 detik untuk mengalahkannya"ucap Riser sombong.
"Kita buktikan saja Riser-kun"ucap Sirzechs. "Grayfia..tolong kirim mereka ke arena"pinta Sirzechs.
"Hai' Sirzechs-sama"balas Grayfia dan langsung mengirim mereka berdua ke arena dan menjelaskan peraturannya.
-With Naruto and Riser-
"Kau akhirnya datang juga kau lah yang kutunggu saat rating game"ucap Riser.
"Maaf sayangnya aku bukan Peeragenya aku adalah shinigami bagimu"jawab Naruto dingin.
"Cih...manusia rendahan sepertimu tak ada apa-apanya dihadapanku dan terima ini"ucap Riser sambil melemparkan bola api seukuran bola Volly yang dibuatnya ke arah Naruto.
"Baka"ucap Naruto.
Riser sempat terkejut saat serangannya hanya menembus tubuh Naruto begitu pula para tamu. Namun ia langsung membuat bola api yang sangat besar dan melemparnya kearah Naruto.
"Rasakan ini akan kubakar kau menjadi abu"ucap Riser dengan arogannya.
Naruto tak hanya tinggal diam ia langsung shunsin kebelakang Riser dan menendang punggungnya.
Arrrrkkk...
Braakkk...
Seketika tubuh riser terpental jauh akibat tendangan dari Naruto.
"Serangan seperti itu takkan mampu untuk membunuhku"ucap Riser yang langsung bangkit tanpa ada luka sedikitpun dan langsung melesat kearah Naruto dan memukul perutnya.
Ugh...
Naruto sedikit terseret ke belakang.
'Panas sekali hampir sama saat melawan son dulu'batin Naruto yang memengang perutnya dengan luka bakar.
Sementara itu
"Naru-kun"gumam tiba muncul seperti lubang dimensi yang memunculkan seseorang.
"Dia takkan kalah semudah itu"ucap seorang pria yang muncul dari lubang dimensi tersebut.
"Sa-Sasuke-san"ucap Rias.
"Hn"dengus Sasuke sambil melipat tangannya.
"Kenapa kau bisa tenang saat sahabatmu dalam bahaya"ucap Rias agak berteriak.
"Karna aku percaya padanya, dia hanya bermain-main dari tadi"ucap Sasuke.
"Mungkin kau benar aku harus percaya pada Naru-kun"ucap Rias dengan khawatir.
Back to Naruto
"Apa hanya ini kemanpuanmu Riser"ucap Naruto yang sengaja memancing emosi Riser.
"Sialan kau manusia rendahan"jawab Riser lalu melesat ke arah Naruto tak lupa dengan tinju yang sudah dilapisi api.
[Hiraishin]
Seketika Naruto sudah berada di belakang Riser dan segera menyerangnya dengan serangan andalannya
[Rasengan]
Serangan Naruto dengan telak mengenai punggung Riser dan membuatnya terpental jauh.
"Serangan seperti itu takkan mampu membunuhku manusia rendahan"ucap Riser lalu kembali berdiri dengan tubuh tanpa luka. Naruto hanya menghela nafas bosan karna musuhnya lemah tapi arogan dan sombong. "Sekarang giliranku"lanjut Riser yang tiba tiba tubuhnya terselimuti oleh api dan tak lupa sepasang sayap api khas clan Phenex.
'Sepertinya dia mulai serius tapi dia bodoh emosinya masih labil dasar petarung amatiran'batin Naruto menghela nafas.
"Rasakan ini"ucap Riser sambil menembakkan api yang sangat besar dan juga panas kearah Naruto.
Melihat besarnya serangan Riser Naruto tak hanya tinggal diam dia lalu merapal Handseal.
[Suiton : Suryuudan no Jutsu]
Suara percikan air mulai muncul di hapan Naruto dan langsung saja berubah menjadi Naga air. Naga air itu langsung melesat ke arah serangan yang Riser dan
Duarrrr...
Cessss...
Suara akibat benturan antara 2 unsur yang berlawanan yakni api dan air dan menghasilkan asap yang pekat. Naruto memanfaatkan keadaan itu untuk menyerang Riser. Ia pun segera melempar kunai dan menembus asap dan langsut melesat kearah Riser. Riser yang melihat sesuatu yang menembus asap dan menuju kearah dirinya hanya memandang remeh serangan itu.
"Senjata mainan itu bukan merupakan ancaman bagiku" ucap Riser.
"Kena kau"gumam Naruto.
[Kunai Kagebunshin no Jutsu]
Kunai yang dilempar naruto tiba-tiba berubah menjadi banyak. Dan Riser terkejut bukan main dan tak sempat menghindar.
Jleb... Jleb... Jleb...Jleb... Jleb...
Arrrgggghhh...
Melihat serangannya sukses mengenai targetnya Naruto hanya menyeringai dan mengucap sesuatu.
[Katsu]
Blaaarrr... Dhuaaarrr...
Arrrrkkkkk...
Suara ledakan dan teriakan cukup menjadi theme song arena dan juga kepulan asap akibat ledakan itu menjadi wallpaper arena tersebut. Riser kembali bangkit namun kali ini regenerasinya lambat.
"Kenapa tubuhku sakit sekali dan regenerasiku lambat sebenarnya kunai itu seperti di ada unsur energi suci"ucap Riser sambil meringis kesakitan.
"Kau mengerti juga"jawab Naruto. "Kau tahu saat naga air ku menghantam apimu dan akhirnya menjadi asap aku memanipulasi asap itu menjadi zat Suci karna kekuatan dari Sacret Gearku aku memang sengaja melempar kunai kearah asap itu"lanjut Naruto.
"K-Kuso awas kau manusia rend..akg"ucap Riser yang terputus akibat pukulan tak terduga dari Naruto.
"Kau terlalu berisik"ucap Naruto disela pukulannya. Riser langsung terpental namun Naruto kembali muncul di belakangnya. "Kau itu sombong namun lemah" ucap Naruto sambil menendang keatas tubuh Riser.
Ugh..
Dan kali ini Naruto berada diatas tubuh Riser. "Kau sungguh memalukan"ucap Naruto sambil menginjak muka Riser sebagai tumpuan untuk melompat dan tubuh Riser terjun bebas kebawah. "Maaf tapi ini sudah berakhir" ucap Naruto sambil menyiapkan serangannya di udara. "Terima ini" lanjut Naroto dengan melempar suatu jutsu yang menyerupai Shuriken raksasa dengan pusaran bola di tengahnya.
[Futon : RasenShuriken]
Blaarrrr...
Tep..
Naruto mendara dengan mulus lalu berjalan kearah kawah dan menghampiri Riser di tengah kawah itu. Riser sudah tak berdaya namun masih sadar.
"K-kenapa kau bisa se-sekuat itu"ucap Riser dengan susah payah karna tubuhnya tak bisa digerakkan.
"Karna ada seorang yang ingin kulindungi dan juga temanku yang selalu mendukungku"jawab Naruto. "Riser kau terlalu sombong dengan kekuatanmu dan juga kau selalu arogan kepada siapa pun"ucap Naruto.
"Aku melakukannya hanya ingin mendapat perhatian dari orang tuaku karna mereka hanya terfokus pada kakakku yang lebih kuat dariku"balas Riser pelan.
"Hm tapi yang kau lakukan itu salah harusnya kau berlatih dan tunjukan kekuatanmu pada orang tuamu"ucap Naruto. "Ingat Riser diatas langit masih ada langit masih ada orang yang lebih kuat darimu, dan juga hilangkan sikap sombong dan aroganmu itu karna kesombongan adalah awal dari kehancuran"lanjut Naruto.
"Terimakasih karna kau telah menyadarkanku akan kesombonganku ini"ucap Riser yang masih terbaring di kawah.
"Hm ano apa masih ingin berlanjut"tanya Naruto.
"Tidak aku menyerah"jawab Riser.
"Riser-sama telah menyerah"
"Pertandingan dimenangkan oleh Naruto-sama" ucap Grayfia yang menggema di arena dan juga di aula. Kemudian mereka berdua ditransfer ke tempat semula. Riser langsung mendapat perawatan.
-INFINITY-
"Dia sangat kuat dari mana kau bisa menemukan orang seperti itu"ucap Lord Gremory pada Sirzechs.
"Ah hanya kebetulan Tou-sama"ucap Sirzechs.
"Anda benar Lord Gremory-dono dia bukan hanya kuat tapi bisa menyadarkan Riser dan juga mebuatku sadar juga apa yang telah aku lakukan selama ini. Sebaiknya kau jujur siapa dia sebenarnya Sirzechs"ucap Lord Phenex.
"Dia adalah Black Dragon Emperor inang dari Burning Dragon"Jawab Sirzechs.
"Maksudmu"tanya Lord Gremory.
"Apa Tou-sama ingat waktu Great War tengah berada di puncaknya"jawab Sirzechs.
"Jangan Bilang Naga hitam yang datang bersama Tuhan lalu menghilangkan sementara kekuatan kami semua termasuk kedua naga Surgawi"tanya Tetua iblis dengan terkejut.
"Yap anda benar dia bisa di sebut Naga surgawi ketiga dan bukan itu saja dia adalah kekasih Rias-chan"jawab Sirzech sambil memutar mata tanda bosan.
'Dasar Siscon'batin semua yang ada di ruangan itu.
"Haha tak kusangka aku mempunyai calon menantu yang sangat kuat"ucap Lord Gremory.
"Anda benar Lord Gremory-dono aku tak keberatan menjadi walinya lagipula fisinya mirip seorang Phenex"balas Lord Phenex.
"Jadi apa Tou-sama berniat menikahkan mereka"tanya Sirzechs.
"Ya sekarang kalau bisa"jawab Lord Gremory.
"Tapi siapa wal.."
"Aku walinya"
Ucap Sirzech yang terpotong oleh Lord Phenex.
"Bagaimana pendapat anda para tetua dia kan manusia"ucap Sirzechs.
"Hm ini demi kekuatan dari Fraksi Iblis yang tak kalah penting dari keturunan iblis murni, dengan adanya dia sebagai pendamping Rias maka tak langsung dia juga akan ikut ke dalam Fraksi kita apalagi dia itu sudah menguasai kekuatan dari Burning Dragon. Maka kami sudah sepakat untuk mengizinkannya"ucap perwakilan dari salah satu tetua Iblis.
"Baiklah kita akan ke Aula untu memulai acara ini"ucap Sirzechs.
Sementara itu
Grep..
"Naru-kun hiks..baka aku sangat khawatir padamu" ucap Rias yang terisak sambil memeluk Naruto.
"Naruto-senpai kau benar sangat keren"ucap Issei.
Sring...
Muncul lingkaran sihir yang besar dan menampakkan Sirzech,Lord Gremory,Lord Phenex dan juga para tetua.
"Ehem...kau bisa melanjutkannya nanti"ucap Sirzechs seakan tak rela adiknya memeluk Naruto.
"Eh Oni-Sama,Otou-Sama"ucap Rias terkejut lalu melepas pelukannya.
"Naruto-kun apa kau mencintai anakku"Tanya Lord Gremory.
"Eh A-Aku me-mencintainya dan R-Rias-chan juga K-Kekasihku"jawab Naruto dengan susah payah tak lupa wajah yang memerang begitu pula Rias.
"Kalau begitu aku memutuskan untuk menikahkan kalian"ucap Lord Gremory. Bagai di sambar petir zeus mereka mendengar ucapan dari Lord Gremory.
"Na-Nani" ucap keduanya. "Apa kau bercanda Otou-sama lagi pula siapa yang menjadi wali Naru-kun"ucap Rias.
"Tidak aku sudah mendapat persetujuan dari para tetua dan yang mejadi walinya..."
"Aku"
Ucap Lord Gremory dan juga Lord phenex.
"Rias-chan apa kau menyetujuinya ucap Ibu Rias yang tiba tiba berada di samping Rias"Tanya Venelana.
"A-Aku setuju tapi apa Naru-kun.."Ucap Rias namun dipotong oleh Naruto
"Aku setuju karna aku mencintaimu"jawab Naruto memotong perkataan Rias.
"Baiklah kita mulai acaranya" ucap Lord Gremory pada para Tamu.
Pesta pernikahan berlangsung meriah tanpa ada halangan suatu apapun hingga di penggujung acara dimana kedua pasangan utuk saling berciuman. Keduanya saling menatap sesaat dan
Cup
Kedua bibir akhirnya menyatu yang menandakan awal dari pasangan seorang suami istri tersebut.
"Aishiteru Rias-chan"ucap Naruto.
"Aishiteru mo Naru-kun"balas Rias dan mereka berciuman kembali.
-Time Skip-
"Apa kalian akan kembali ke dunia Manusia"tanya Venelana.
"Iya Oka-sama lagian besok pagi kami harus sekolah"jawab Rias.
"Aku akan memanggil familiarku"ucap Grayfia.
"Tak usah Grayfia-san aku punya sendiri"ucap Naruto.
[Kuchiyose no Jutsu Suzaku]
Mucul asap dan menampakkan seekor burung Phoenix sebagai kuchiyose dari Naruto. Nampak para tamu tak terkecuali Lord Phenex sendiri terkejut melihat hewan legenda yang notabene adalah lambanh dari clan Phenex.
"Naruto-sama sudah lama kau tak memanggilku"ucap Suzaku.
"Ah iya Suzaku aku sekarang hidup di dunia yang baru"jawab Naruto.
"Tempat ini. Sudah lama aku tak kesini"ucap Suzaku.
"Kau pernah kesini"tanya Naruto.
"Ya bisa dibilang ini tempat asalku"jawab Suzaku.
"Oh begitu. Oh iya aku butuh tumpanganmu, aku dan istriku mau pergi ke dunia manusia"ucap Naruto
"Oh kalau begitu Naruto-sama naik ke punggungku"ucap Suzaku.
"Mari Rias-chan"tawar Naruto.
"Apa itu tak apa"tanya Rias.
"Tak apa kok ayo"jawab naruto lalu menarik tangan Rias dan mengajaknya naik ke punggung Suzaku.
"Anda Siap Naruto-sama Rias-sama"tanya Suzaku.
"Iya kami siap"ucap Rias.
"Minna kami duluan"ucap Naruto.
Naruto dan Rias kini menaiki burung yang disebut sebut abadi Burung Phoenix. Burung tersebut terbang melintasi Bulan ciptaan Maou Beelzebub dan mereka saling memandang dan akhirnya berciuman dengan latar sinar bulan dan juga Burung Phoenix menambah kesan tersendiri bagi keduanya.
.
.
.
-To Be Continued-
.
.
.
Hah akhirnya selesai juga nih chap.
Untuk review saya sudah balas lewat pm. Untuk chap 8 minta saran dikasih lemon kaga ya soalnya malam pertama hihi. Tak lupa saya ucapkan terima kasih pada Reader-san dan juga atas Reviewnya dan pertisipasinya atas Fic gaje abal penuh typo ini. Ada yang tanya kenapa pair ini NaruRias saya akan jawab soalnya saya hanya sekedar iseng saja coba-coba hehe lagipula ini fic pertama saya. Untuk Naruto dia akan tetep Human kok ntar klo jadi Iblis musuhnya siapa ? Kaga ada yang berani.
Sudah sekian dari saya mohon untuk meninggalkan jejak entah Review atau dsb dan terima kasih telah membaca fic ini.
-Uzumaki Bolt out-
