Di Lautan Kepala Manusia.
satu per satu datang ke depan api
janji terikat di kelingking dewi
jiwa terhidang di bawah besi
curai dari raga, berduli pergi
kau tenggelam di bawah ombak
merah hitam cokelat perak kuning
lazuardi mekar, tak retak, tanpa derak
lesaklah bulu-bulu awan ke punggung
sayap kanan sayap kiri
lepas dari rantai tulang
mulut setan bijak berperi
legalah atmosfer terima kata melanglang
kujulur tanganku ke daksina
mengharap tangan menerima bait
jeladeri begitu luas, amatlah baka
dan berhasil jari-jari kukait
aku temukan kepalamu dari bawah tanah
kudorong tubuhmu ke bebasnya mayapada
tabir pohon di sisimu membuncah
oh, dewi, siluet malaikat ini; aku sesak dada
