Chapter Seven of Fate/Dragon: Unlimited Blade Worlds : Gilgamesh is Here!
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Disclaimer: Typemoon and Ichie Ishibumi and Others
Idea: AoiKishi
Genre: Adventure, Fantasy, Action, Humor
Rating: T+ (-M)
Warning: Typo, Alternate Universe, sedikit Out of Character, Genius Shirou
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
FLASHBACK ARC PART 3
[SECOND NIGHT OF HOLY GRAIL WAR]
Ini adalah flashback kehidupan Shirou dan teman-temanya sebelum terlempar kedunia DxD. Dimana dirinya terlibat dengan Holy Grail ke lima yang bertempat di Fuyuki City.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Pagi / Kediaman Emiya / Atap Rumah / Selasa / 06.03
'Hoaaaaaaaahhmmmmmmmm!' Shirou yang saat ini duduk santai diatas atap rumahnya menguap lebar, sementara Archer nii yang ada disampingnya sedang menikmati kopi hangat dengan santai.
Dikarenakan suhu udara yang masih dingin, Shirou saat ini memakai jaket dan masih menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut tebal.
Apa yang mereka berdua lakukan diatas atap rumah di pagi hari ini?
Jawabanya ialah sarapan, minum kopi dan bersantai senejak, menikmati pagi yang damai sambil menunggu kedatangan Matou Sakura. Sekali-sekali sarapan di atas atap itu menyenangkan. Haha.
Sementara itu, Rin yang kecapekan setelah melakukan hipnotis masal kepada penduduk lokal tadi malam gara-gara lubang kawah yang dihasilkan serangan [Excalibur Slayer] Saber, masih tertidur disalah satu kamar tamu kediaman Emiya. Dan Saber masih sibuk melahap 'tumpukkan' makanan yang sudah disiapkan Archer dengan gerakan elegant layaknya tuan putri.
Tadi malam, sehabis pulang kerumah membawa Ilya yang pingsan, Shirou dan EMIYA langsung menjalankan rencana mereka, yaitu mengubah tubuh Ilya menjadi normal kembali.
Membuat homunculus yang didesain khusus sebagai Lesser Grail menjadi normal sangatlah sulit dengan menggunakan magecraft modern saat ini.
Tapi, itu tidak berlaku bagi Shirou yang memiliki beratus juta pengalaman dari Shirou lain yang hidup di paralel berbeda. Lost magic, Ancient Magic, Fairy Magic, Stellar Magic, Space Magic, Dragon Magic, Forbidden Magic, Spirit Magic, Soul Magic, Holy Magic, Dark Magic, Arch Magic, Rune Magic, dan bermacam jenis magic lainya bisa diketahuinya dengan mudah dari bermacam paralel Shirou yang telah mempelajari tiap jenis magic.
Meskipun demikian, saat ini dia tidak bisa (tidak ingin) menggunakanya dengan tubuh normal ini.
Dari sekian banyak pengetahuan yang dimilikinya, Shirou mengetahui ada bermacam cara dari paralel lain yang bisa digunakan untuk menyelamatkan Ilya. Dari yang rumit sampai yang simple.
Karena malam itu Shirou sudah mengantuk, jadi dia memilih salah satu cara yang 'cukup simple'. Yaitu dengan mentrace [Angel Rings Sword]. Sebuah Noble Phantasm yang originalnya Rank A++, Holy Sword yang digunakan oleh Heroine diparalel Fantasy Tactics untuk melawan para Raja Iblis penguasa dunia itu.
Fungsinya ialah memberikan status [Always: Auto Reraise, Regen] untuk pemakainya dan seluruh party (max 26 player), meskipun fungsi ini hanya berlaku untuk wanita. Tapi, karena Shirou tidak memerlukan alat sehebat itu, jadi dia hanya mentrace [Angel Rings Sword] dengan Rank A, dan itu sudah cukup untuk menghidupkan Ilya dengan Health Point sebanyak 80% dan buff [Regen] setelahnya.
Setelah mentrace [Angel Rings Sword], kemudian meletakkanya di tangan Ilya, lalu memastikan efek [Auto Reraise] dan [Regen] aktif dengan Struktual Analysis miliknya, Shirou kemudian mentrace 2 buah [Kaburo's Scalpel], Noble Phantasm dari Missing Nin Konoha yang pernah ditemui Uzumaki Shirou dari paralel lain. Meskipun pisau bedah ini hanya memiliki rank D, tapi pengalaman dan skill yang tertanam didalamnya sangatlah berguna untuk melakukan operasi bedah.
Setelah memberikan penenang dosis tinggi kepada Ilya, Archer dan Shirou memulai operasi singkat mereka, yaitu mengeluarkan jantung Ilya yang merupakan core atau inti dari Lesser Grail dengan cepat. Karena kalau tidak cepat-cepat, efek [Auto Reraise] akan aktif berkali-kali, dan membuat Health Point (HP) Ilya semakin berkurang disetiap kali revive.
Untunglah mereka berdua berhasil melakukanya di kali pertama [Auto Reraise] aktif, sehingga begitu jantung dikeluarkan, dengan ajaib, partikel cahaya putih menyelimuti seluruh tubuh Ilya, dan membuat luka dan jantung Ilya beregenerasi kembali.
Lalu, karena dihidupkan kembali. 'Status' Ilya sebagai Homunculus yang sudah dimodifikasi oleh Jubstacheit von Einzbern (broken/sick/cursed) juga ikut menghilang dan membuat tubuhnya kembali menjadi manusia normal setengah homunculus.
[Logic game: Ketika kau mati dalam status Haze, Fainted, Sick, Cursed, Frog, Zombiefied, atau mendapat status negative lainya. Ketika kau di Revive, kau akan kembali menjadi manusia normal yang bebas dari semua status negative]
Setelah mencuci tangan dan menghilangkan darah yang menempel, melepas pakaian, dan memasang piyama Shirou pun tidur. Membiarkan Archer meneliti jantung lama Ilya yang sudah dikeluarkan.
Sebenarnya Shirou bisa langsung membuat Ilya mendapatkan tubuh baru dengan 'reinkarnasi instant' menggunakan [Chalice of Rebirth], yaitu Noble Phantasm yang originalnya Rank EX berupa pedang besar tumpul berukiran indah, dan dihiasi batu permata yang digunakan Fairy penduduk Ygddarasil Tree di dunia Alfheim untuk mengubah race mereka.
Tapi, Archer nii bilang dia ingin memastikan supaya jantung itu 100% menghilang permanen dari tubuh Ilya dengan kedua tanganya. Selain itu, Noble Phantasm ini hanya bisa mereinkarnasi secara permanen jika di trace dengan full rank (EX), kalau cuma di trace dengan Rank yang lebih rendah, maka perubahan reinkarnasinya pun hanya bersifat sementara.
Karena diperlukan Mana yang cukup besar untuk memunculkan Noble Phantasm ini dengan full rank, dan Shirou hanya bisa melakukanya jika melakukan Alteration + Reinforcement pada Magical Sirkuitnya, dan dikarenakan Shirou sudah terlalu ngantuk. Maka, dia membatalkan niatnya kali ini.
Kesempatan mereinkarnasikan Ilya menjadi Fairy dengan race Caitsith atau Sylph pun gagal malam itu. Padahal sebelumnya, Shirou sudah membayangkan, bagaimana Ilya dengan ekor dan telinga kucing, atau Ilya dengan oppai dan body yang wow!
Tapi, masih ada kesempatan lain, mungkin Shirou akan mendiskusikanya dengan Archer nii setelah Holy Grail War berakhir.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Lalu, dipagi ini, mereka berdua pun merencanakan akan melakukan hal yang cukup mirip terhadap Sakura. Yaitu mengembalikan fungsi tubuhnya menjadi normal.
Tapi, karena sejak awal tubuh Sakura adalah manusia normal, bukan homunculus yang akan mati jika dibiarkan begitu saja, dan yang membuat tubuhnya berbeda dari orang normal lain hanya terdapat banyak Crest Worm juga calon Lesser Grail yang belum aktif didalam tubuhnya.
Maka Shirou akan menggunakan sesuatu yang lebih simple, yaitu [Ruler Breaker] Noble Phantasm milik Caster di war ini atau [Rune Save], yang merupakan salah satu dari 10 bentuk pedang milik Haru Glory dari paralel lain (Noble Phantasm ini memiliki fungsi mensegel sihir yang ditebasnya tanpa melukai tubuh). Jadi, Crest Worm dan calon Lesser Grail yang ada ditubuh Sakura bisa dihancurkan tanpa sisa dengan menebaskan [Rune Save] pada tempat-tempat tertentu tanpa harus operasi.
Sementara menunggu kehadiran Sakura, Shirou pun memulai perbincangan ringan dengan dirinya dari masa depan dan paralel lain.
"Archer nii... apakah Grail disemua paralel lain adalah Grail yang tercemar dengan Angra Mayu?"
"Hm? Kenapa kau menanyakan hal ini? Bukankah kau sudah mengetahuinya?" tanya balik Archer. Sementara Shirou mengangguk.
"Ya, aku tahu. Memang di beberapa paralel lain terdapat Grail yang masih murni dan bisa mengabulkan permintaan. Contohnya seperti Shirou yang terlahir di tahun 1700an. Dimana Holy Grail war kedua diadakan."
"Yep, itu salah satunya. Jadi?"
"Tapi, dalam memori milikmu, aku belum menemui salah satu orang yang berhasil mencapai Akasha secara keseluruahan. Apakah meskipun Holy Grail yang dikatakan bisa mengabulkan semua hal itu memiliki batasan?"
"Hmm entahlah, tapi… seperti yang sudah kau ketahui melalui Perfect Analysis milikmu, memang tiap Grail berbeda-beda, dan meskipun ada yang masih murni, mereka memiliki batasan dalam mengabulkan kehendak seseorang. Meskipun ada beberapa EMIYA yang berhasil lepas dari dunia itu dengan bantuan Grail, tapi EMIYA lain masih terjebak di paralel yang berbeda. Buktinya adalah semakin banyak (dunia fic, err.. ehem,) dunia parallel yang terus bermunculan tanpa batas."
"Hmm... pantas saja, bahkan Shirou yang memiliki [Perfect Alteration] yang berhasil meng-alter [Cursed Grail] dan menjadikanya [True Grail] di paralel miliknya. Pada akhirnya dia tidak berhasil memutuskan ikatan 'semua' EMIYA dengan Alaya. Hanya EMIYA yang ada di paralel itu saja, yang selamat dengan di lemparkan pada dimensi lain."
"Ya, begitulah, mereka hanya mengobati penyakit untuk sementara. Sedangkan akar masalahnya masih ada."
"Hmm.. lalu bagaimana dengamu Aniki? Apa kau benar-benar setuju dengan rencanaku, untuk bergabung bersama mencari dan menghancurkan Alaya dengan tangan kita sendiri?
"Tentu saja, karena bersamamu aku memiliki persentase keberhasilan yang lebih besar untuk menghancurkan Alaya dan memutus rantai Counter Guardian ini, daripada bersama dengan Shirou lainnya. Kau itu lebih menarik dan lebih broken dari semua Shirou yang pernah kutemui. Kau juga memiliki Reality Marble yang sangat berbeda dengan para Shirou dan EMIYA lainya."
"Hehe..., Apa boleh buat, kalau Shirou lainya mendapatkan pengetahuan dengan mengumpulkan pedang 'yang dilihatnya' selama hidupnya. Maka, aku mengumpulkan pengetahuan semua pedang 'yang pernah dilihat seluruh Shirou' yang pernah Aniki temui di berbagai paralel. Jadi, tentu saja jumlah koleksi pedang milikku lebih berbeda dari Shirou yang lain."
"Kuku.., apa artinya koleksi milikmu lebih banyak dari Shirou paralel lain yang menjadi Raja Uruk, menggantikan Gilgamesh dan juga memiliki Gate Babylon?" tanya Archer dengan seringai.
"Keke... Archer nii memang keren dan bisa langsung mengetahui sebagian kecil kemampuanku, tentu saja milikku lebih banyak!" Seringai balik Shiro.
""Hahahahaha!"" tawa evil keduanya menggema dipagi hari, sementara burung-burung yang berkicau riang menjauhi kedua orang broken ini.
"Apa kau sudah memikirkan apa yang terjadi setelah Alaya menghilang Otouto?"
"Entahlah, aku belum mengetahuinya. Seingatku, Aniki juga belum pernah menemui paralel dimana Shirou atau EMIYA bisa mengalahkan Alaya. Jadi, yang jelas, setelah menghancurkan Alaya, kita akan pergi mencari Alaya berikutnya. Karena aku cukup yakin, kalau mereka tidak hanya satu. Hell, aku bahkan belum mengetahui seperti apa bentuk Core atau Origin Alaya. Mereka yang muncul di paralel lain hanya serpihan Alaya. Bukan dirinya yang asli"
"Hmm... benar juga. Aku baru menyadarinya"
"Eh? Kenapa Archer nii baru menyadarinya? Bukankah Archer nii berhasil menusuk satu atau dua Alaya di paralel lain?"
"Aku berbeda dengamu yang bisa mengertahui semua yang kau lihat dengan detail. Aku hanyalah copy dari original Counter Guardian, jadi kadang-kadang aku tidak mengingatnya dengan jelas. Atau, seandainya aku adalah original, aku tidak akan menyadarinya karena terlalu banyaknya memori yang bercampur aduk memenuhi kepalaku. Kau akan memahami bagaima perasaanku kalau kau selalu hidup dalam kebosanan berulang-ulang lebih dari beratus juta kali"
"Ugh.., tidak, makasih tawaranya Aniki. Aku tidak ingin berakhir seperti dirimu. Haha.." canda Shirou. Sementara Archer hanya memperlihatkan senyum tipis.
Sebenarnya Shirou sadar, kenapa dia masih bisa berfikir normal dan stabil hingga saat ini. Meskipun Shirou bisa mengetahui segalanya dari apa yang dia lihat. Shirou punya kebiasaan memfilter dan mensortir info yang didapatnya ketika menscan makhluk hidup. Yaitu tidak memasukan Perasaan atau Emosi mereka. Dia hanya mengumpulkan informasi yang sistematis atau numerik.
Karena, perasaan atau emosi adalah sesuatu yang sangat susah untuk diukur.
Seandainya informasi berupa berkas (Txt, Doc, Odt, etc) yang tersimpan didalam computer, maka perasaan bisa diibaratkan sebagai aplikasi (Exe), dimana didalam satu aplikasi installan mengandung beragam informasi program dan system yang bertambah +berkembang sebanyak penggunakan aplikasi tersebut.
Jadi, ketika dia melihat ingatan Archer nii, Kotomine Kirei atau Lancer melakukan pembunuhan atau pembantaian massal, Shirou hanya menaggapi informasi yang diterimanya itu layaknya sebuah 'tontonan'.
Dia mengetahui gambaran peristiwa bagaimana manusia terbunuh, cara mereka membunuh, dan lainya. Tapi, dia memfilter bagaimana perasaan ketika mereka membunuh, apakah itu marah, dendam, sakit, lelah, muak, benci, cinta, senang, sedih, dan lainya.
Seandainya Shirou memasukkan perasaan dalam informasi yang diterimanya, mungkin dia sudah mengetahui bahwa Sakura suka padanya, Rin suka padanya, dan banyak gadis lainya suka padanya. Terlebih lagi, bisa diperkirakan, dirinya akan tergoncang hebat atau mengalami Mental Down ketika mengetahui bagaimana perasaan membunuh seseorang.
Mungkin inilah alasan Shirou tidak merasakan apa-apa atau biasa-biasa saja ketika membunuh Kotomine Kirei. Dia menganggap apa yang dilakukanya saat itu hanyalah informasi dari sesuatu yang pernah dia 'tonton/lihat' melalui pengetahuan Archer, Lancer, dan Kirei.
Tidak kurang, tidak lebih.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
"Hei, Shirou, lihat! Mangsa kita, Sakura-chan sudah mendekat!" ucap Archer yang membuat Shirou tersadar dari lamunannya.
Shirou pun mengarahkan pandanganya kearah yang ditunjuk oleh tangan Archer nii. Dan benar saja, dia mendapai Sakura berjalan dengan anggunya menuju kediaman Emiya, seperti hari-hari sebelumnya.
'Seperti biasa, Oppai Sakura masih memantul indah seperti biasanya. Huehehe..' batin keduanya.
Shirou kemudian turun dari atap rumah, begitu Sakura sudah masuk pagar pembatas rumahnya, dia lebih dahulu menyapa Sakura.
"Pagi Sakura chan~" ucap Shirou riang seraya mendekat.
"Pagi senpai, tumben sudah ada diluar ruma-" Sakura tidak sempat menyelesaikan ucapannya, karena Shirou langsung berada didepan tubuh Sakura dan menusukan [Sleep Sword]. (Noble Phantasm Rank B dari FF series, silakan google)
Shirou langsung menghilangkan pedang yang digunakanya dan menangkap tubuh Sakura sebelum terjatuh ketanah.
Kemudian Shirou menggendong Sakura bride style, lalu meletakkanya di beranda taman samping rumahnya.
Mentrace [Rune Save], kemudian menebaskannya dengan cepat ke tubuh Sakura. Karena Shirou sudah mengetahui letak Crest Worm dan calon Lesser Grail yang ada ditubuh Sakura dengan struktual analysis, maka dengan mudah dia menghancurkan semua itu dalam waktu kurang dari satu menit.
(Oh, kalian harus ingat Rune Save bukanlah senjata yang digunakan untuk menebas benda padat. Melainkan sihir)
Setelah selesai, Shirou kemudian melompat kembali ke atap rumah, masuk ke mode tempurnya dengan mereinforcement dan mengalter Magical Sirkuitnya, sehingga dia bisa menghasilkan output 270 High Magical Sirkut untuk sementara selama maximal 68 menit.
Lalu Shirou mentrace busur panah hitam besar yang sama dengan Archer.
"Kau siap melakukanya Shirou?" ucap Archer seraya mentrace [Excalibur], kemudian meng-alternya menjadi busur panah.
"Siap aniki!" ucap Shirou mantap seraya mentrace [Ruler Breaker], lalu mengubah bentuknya menjadi anak panah.
Keduanya pun mulai menjalankan fase berikutnya dari rencana mereka.
Pertama, Shirou melakukan scan Perfect Struktual Analysis dengan mata yang sudah direinfomancenya, objek sasaranya adalah sebuah mansion berjarak 2 kilometer dari rumahnya. Komplek perumahan megah milik keluarga Matou yang berada cukup jauh dari bangunan penduduk lainya. Tipikal bangunan milik Magus yang suka menyendiri.
Dengan struktual analisinya, Shirou memastikan bahwa target masih ada di lokasi sasaran.
"Target terdeteksi! Jarak 2019.42 meter, sudut 93° kekanan, dia duduk di ruang kerja di lantai satu, 2.04 meter dari arah jendela." ucap Shirou seraya menyiapkan [Ruler Breaker], yang sudah berubah menjadi broken Noble Phantasm [Ruler Breaker Over Edge] karena terlalu banyak mana yang dialirkan kedalamnya.
"Ok, bersiaaapp!" ucap Archer, seraya menyiapkan, broken Noble Phantasm ditanganya [Over Charge Excalibur / Excalibur Over Edge].
Archer bukanlah Shirou, dia adalah servant dari masa depan. Sama seperti diparalel lain, EMIYA sudah menguasai magecraft tracing sampai Master (Perfect). Tentu hal yang logic bahwa dia bisa dengan mudah mentrace Excalibur. Alasan dia tidak memunculkanya karena dia enggan menggunakan Excalibur untuk menghormati Saber yang dia anggap satu-satunya orang paling cocok untuk menggunakan pedang indah itu. Well, meskipun itu adalah EMIYA pada kebanyakan paralel lain. Bukan EMIYA yang bertemu 'ultra rare Shirou' di paralel ini.
Adapun Shirou di paralel ini, dia sangat berbeda dari Shirou diparalel lain yang tidak bisa apa-apa. Shirou diparalel ini bisa dengan mudah melakukan trace layaknya seorang master. Meskipun dia baru satu hari yang lalu mempelajarinya dari ingatan Archer. Itu karena Shirou di paralel ini curang, dia bisa berkembang pesat hanya dalam beberapa detik. Inilah kemampuan cheat Perfect Struktual Analysis miliknya.
Untunglah, kediaman Emiya sudah dipasangi dengan bounded field (kekkai) yang membuat orang disekitar tidak mengetahui adanya aliran Prana dari dalam bounded field dan juga berfungsi untuk mendeteksi jika ada orang yang berniat jahat masuk kedalam area.
"Tembak!" ucap Archer lantang layaknya perwira ABRI, seraya melepaskan [Excalibur Over Edge] 0.2 detik setelah Shirou melepaskan [Ruler Breaker Over Edge].
Swooshh..!
Kedua pedang yang diubah menjadi anak panah melesat menembus kecepatan suara, dengan posisi [Ruler Breaker Over Edge] berada lebih didepan, sementara [Excalibur Over Edge] berada dibelakangnya. Kedua pedang ini melaju dengan sangat cepat, menyisakan gelombang suara yang terpecah.
Bouded Field yang melindungi kediaman Matou, tidak berfungsi sebagaimana seharusnya. Karena, semuanya dibatalkan dengam mudah oleh broken [Ruler Breaker], sehingga tidak ada yang bisa menghentikan laju dua busur.
Bahkan boundary field, yang sebelumnya dimunculkan Medusa [Blood Andromeda] ketika dia tiba-tiba mendapat firasat buruk dan magic shield tidak sempurna yang berusaha dimunculkan Zouken disaat-saat akhir dengan seluruh mana miliknya, ditembus layaknya kertas tipis.
Hingga akhirnya [Ruler Breaker Over Edge] mengenai sasaran, yaitu menembus dan menghancurkan kepala Matou Zouken, lalu disusul oleh [Excalibur Over Edge] yang melobangi bagian jantungya.
Hal berikutnya yang terjadi adalah cahaya menyilaukan menerangi hampir seluruh kota Fuyuki. Diiringi dengan suara gemuruh nyaring dan gempa mini lokal (1.9 skala richter) yang berlangsung sesaat. Bahkan cahaya matahati dipagi hari kalah terang dari ledakan dua broken Noble Phantasm yang terlalu banyak diberi muatan prana sehingga Over Limit.
Dari pelepasan busur panah, hingga mencapai sasaran, semuanya hanya berlangsung 1.4 detik. Bahkan, Zouken tidak sempat berkedip ketika mendapati kematiannya. (jarak 2 km itu sangat dekat bagi Shirou dan Archer yang menembakkan busur panah dengan tubuh yang direinforcement secara maksimal)
Setelah semuanya berakhir, kediaman Matou dan bangunan berjarak sekitar 150 meter disekitarnya hanya berupa tanah gembur sisa dari ledakkan dahsyat. Kalau dilihat dari langit, bisa diketahui yang awalnya bekas kediaman Matou Zouken, saat ini menjadi pusat kawah kecil yang baru saja terbentuk.
Korban yang dihasilkan adalah 1 servant mati, 1 Vampire/magus musnah tanpa sisa, sekitar 5 manusia mati karena kebetulan berada disekitar pemukiman Matou. Shirou sengaja memilih melakukanya dipagi hari, karena jalanan masih sepi.
Jadi, selain Matou Shinji, 3 orang lainya yang mati adalah mereka yang kebetulan sedang jogging pagi, dan 1 orang lainya adalah siswa preman yang kebetulan lewat berjalan kaki menuju sekolah. Lalu, juga terdapat ratusan manusia lainya mengalami luka-luka ringan akibat gempa kecil yang menimpa sebagian kota Fuyuki.
Tos!
Keduanya melakukan high five dengan riang!
"Yes, Head Shot!" ucap Shirou
"Nice, Perfect Score!" balas Archer
Huahahahahahaha!
Kemudian mereka berdua tertawa bersama-sama, sebelum akhirnya dihentikan oleh teriakan histeris Tohsaka Rin yang langsung keluar dari kamar tamu, dan berdiri didekat kolam ikan Koi yang 3 bulan yang lalu dibuat Shirou.
Saat ini, Rin dengan tubuh bergetar, sedang berdiri tanpa alas kaki dan masih memakai piyama yang kumal karena baru bangun tidur. Dia menunjuk dengan jari telunjuk kananya kearah dua Shirou yang masih tertawa santai.
"APA YANG KALIAN PIKIRKAN BODOH! KALIAN INGIN MEMBUATKU JANTUNGAN?!"
"Oh, Rin? Ohayaoo.~"
"Ohayoo master."
"Ohay-HEI! JAWAB PERTANYAANKU!"
"Hmm.. kami tidak berfikir bodoh, kami hanya mengambil kesempatan yang ada"
"Shirou benar, kami tidak berniat membuatmu terbangun atau pun jantungan, Master"
"APA? APA YANG KALIAN MAKSUD?"
"Hmm.. ringkasnya kami hanya ingin mencegah tragedi. Karena, kalau Rider dibiarkan lebih lama ditangan Shinji, maka akan banyak manusia yang jiwanya dijadikan sumber mana, er.. maksunya akan banyak manusia yang menjadi korban mereka. Dari pada nanti kita harus melawanya disekolah ketika sudah hampir terlambat menghindari tragedi, lebih baik membunuh mereka sekarang." Jelas Shirou.
'Selain itu, aku juga tidak peduli servant lain selain Saber dan Aniki' batin Shriou.
"Hoi, bukakah alasan sebenarnya, kau tidak ingin ribet buang-buang waktu melawan Rider yang lemah karena Shinji yang menjadi masternya? Dan kau tidak ingin mendengar ceramah panjang Shinji yang didramatisirnya tentang keadaan hidupnya dan Sakura?" celetuk Archer dengan nada sarkastis
"Pssst... Aniki! Rin sedang marah! Kita harus berpura-pura baik saat ini, supaya dia tidak membuatnya tambah marah" ucap Shirou dengan setengah berbisik kepada Archer.
"Oh, kau benar juga. Hahaha!" sedangkan Archer malah semakin senang bisa menggoda Rin.
"GRAAAA! Lama-lama aku bisa gila bersama kalian! Aku memang tidak peduli dengan Matou Shinji dan Matou Zouken, tapi apa kalian tidak berfikir matang sebelum melakukan rencana kalian? Yang baru saja kalian lakukan adalah memperlihatkan fenomena Sihir keseluruh penduduk Kota! Berapa banyak korban yang jatuh karena perbuatan kalian, Lalu, apa jadinya jika Association mengetahuinya? Kalian akan diburu mereka!"
"Oh? Jangan Khawatir Rin kalau mereka berani macam-macam, kami tidak hanya akan menghancurkan kota London. Kalau mau, kami juga akan menghancurkan negara Inggris dan sekitarnya." Jawab Archer datar.
"Apa yang dikatakan Aniki benar Rin. Dan, kalau kau takut akan korban, aku sudah berusaha membuatnya seminimal mungkin. Aku sudah mengatur timing rencana dengan melakukanya dipagi hari. Hanya 4 orang manusia normal kok, itu bahkan lebih sedikit jika dibandingkan dengan korban Rider selama sebulan ini. Sebenarnya aku bisa saja menjadikanya nol, tapi aku ingin melakukan rencana ini dengan cepat. Kalau tidak segera, kemungkinan Rider atau Zouken menyadari ada yang tidak beres dengan Sakura yang sudah bebas dari Crest Worm milik Zouken."
"Korban? Jadi? Kau benar-benar membunuh manusia lagi? Tadi malam Kirei, sekarang-. Tunggu! Apa maksudmu? Kau bilang ada Crest Worm milik Zouken ditubuh Sakura?"
"Yep, benar! Kakek jelek Zouken, meletakkan banyak benda menjijikkan itu dan calon Lesser Grail didalam tubuh adikmu. Bukankah seharunya kau berterima kasih padaku?"
"Ka-kau... kau.. kau... ka-kau.. da-dari mana kau! Oh, Shit! Kau benar-benar broken Emiya!" ketika Rin mengucapkan kata 'broken', Shirou malah terlihat bangga.
"Jadi, selama ini... dengan Struktual Analysismu... kau... kau... tidak hanya mengetahui semua sihir yang dimiliki seseorang, tapi kau juga mengetahui keadaan tubuh orang yang kau lihat?" lanjut Rin dengan raut yang tidak percaya.
"Er.. tentu! Bukankah sudah pernah kuceritakan sebelumnya?" tanya balik Shirou
Mendengar ini, Rin hanya memegang kedua kepalanya, lalu duduk terduruk lemas diatas tanah.
Saat Shirou menjelaskan kemampuanya, Rin hampir tidak percaya, dan menganggapnya angin lewat.
Tapi, sekarang Rin terpaksa harus benar-benar percaya apa yang ada didepanya. Kepalanya hampir tidak sanggup memproses semua info dan fakta yang menjejelai pikiranya hingga stress.
Seorang magus yang membunuh servant dengan mudah, kemudian berencana menghancurkan Alaya, mensummon Servant [Saber] yang berasal dari era sebelum god, kemudian membunuh pengawas Holy Grail karena kemungkinan dia akan berbuat jahat, menculik master berserker yang juga adiknya yang telah lama terpisah, bekerja sama dengan Archer yang merupakan Counter Guardian dan dirinya dimasa depan dari paralel lain, lalu membunuh Zouken yang sudah berpuluh tahun menjadi incaran Assosiation Clock Tower dengan cara licik, juga fakta bahwa dia sudah lama mengetahui Sakura adalah adiknya sekaligus medium dari parasit menjijikan yang dikenal Crest Worm. Dan kemungkinan hal gila lainya yang akan dilakukanya kemudian.
Semuanya informasi itu membuat Rin kembali masuk dalam stress modenya.
"Rin... tarik nafas, lalu keluarkan perlahan" sebuah suara muncul ketika sesuatu menyentuh pundak Rin yang gemetar.
"Sekali lagi..." Rin pun melakukannya mengikuti anjuran dari suara Shirou, dan akhirnya membuatnya sedikit tenang.
"Master, sepertinya kau stress, apa yang mengganggu pikiranmu?" terdengar suara sarkartis milik Servant miliknya. Dan hal ini membuat Rin kembali marah.
"INI SEMUA GARA-GARA KALIAN BERDUA!"
"Sudah.. sudah.. Archer nii! Jangan terlalu menggoda Rin!"
"Ahaha.. apa boleh buat, sangat jarang aku menemui Rin yang panik seperti ini. Haha"
"Ughhh... dasar kau-" Ucap Rin seraya menjambak rambutnya, sekilas terbesit dipikiranya untuk menggunakan Command Seal, tapi dia membatalkanya, karena itu tidak berguna dihadapan Shirou dan Emiya yang bisa dengan mudah memunculkan [Rule Breaker] kapan saja.
"Shirou! Bisakah kau memasak makanan untukku lagi?" tiba-tiba saja Saber datang membawa satu dari empat Rice Cooker besar yang sudah kosong. (Shirou sudah memasak 4 Rice Cooker penuh nasi pagi tadi)
"Eh? Bukankah aku dan Archer nii memasak cukup banyak?"
"Hmm? Semuanya sudah kuhabiskan. Hehe.. makanan di Zaman modern ini lebih enak dari pada zaman ku! Tehee!"
Setelah mendengar percakapan absurd ini, Rin pun memilih berdiri perlahan, berjalan terhuyung-huyung kekamarnya, menutup pintu geser, masuk kedalam futon dan selimut, lalu tidur.
"Semoga ini hanya mimpi..." ucap Rin, kemudian memejamkan matanya.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Sementara itu, sejak tadi malam, kota Fuyuki dilanda kehebohan.
Dimulai dengan berita, tentang meteor kecil tak terlihat, dan tidak terdeteksi oleh satelit menghantam Fuyuki tadi malam. Banyak ahli astromi berdebat tentang meteor ini. Sebagian berpendapat, bahwa batu meteor ini tidak bisa dilacak karena terbuat dari logam khusus yang memancarkan atau memantulkan sinyal pendeteksi satelit.
Situs-situs media diseluruh jepang pun ramai membahas ini.
Awalnya masih banyak yang tidak percaya akan adanya logam unik seperti itu, dan berpendapat mungkin ini hanya bantahan atau spekulasi keliru dari peneliti.
Berbagai rumor pun berkeliaran sejak tengah malam tadi.
Tapi, kembali Fuyuki dikejutkan dengan ledakan menyilaukan yang terjadi dipagi hari. Diikuti suara gemuruh dan gempa kecil 1.9 skala richter. Dan memunculkan rumor-rumor baru yang ramai di bahas di dunia maya, dan disiaran Televisi sepanjang harinya.
Ada rumor yang menguatkan bahwa meteor yang tak terlacak seperti tadi malam benar-benar nyata.
Rumor lain mengatakan bahwa kawah itu adalah hasil dari pesawat alien yang turun kebumi, kemudian mengkamuflasekan dirinya dengan alam sekitar.
Ada rumor mengatakan bahwa, meteor akan kembali berjatuhan, dan kali ini akan lebih besar. Karena dirumorkan 2 meteor yang jatuh sebelumnya adalah serpihan meteor raksasa yang masih ada diluar angkasa.
Rumor-rumor lain mengatakan bahwa dua buah kawah itu adalah hasil senjata tak dikenal yang dikembangkan negara Jepang secara sembunyi-sembunyi.
Dan banyak beragam rumor-rumor lainya, seperi: Kiamat tiba! Invasi Alien! Gerbang dimensi lain terbuka! Kerja sama militer dalam membuat senjata canggih baru, dan rumor-rumor lainya.
Untunglah, sebagian besar masyarakat lebih mudah percaya dengan fiksi ilmiah, ketimbang fiksi sihir.
Karena kalau kalian menulis didunia maya, bahwa hal itu dikarenakan pertarungan Heroic Spirit dengan senjata sihir mereka, tentu kalian akan mendapat komentar bahwa itu hanya khayalan, chunibyou atau hanya fantasi liar semata.
Yah, begitulah normalnya pola fikir manusia di era modern ini. Sesuatu tentang supranatural hanya untuk khayalan semata.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Pada jam 14.55 siang, Kotomine Caren a.k.a Caren Hortensia yang bertugas sebagai pengganti pengawas Holy Grail War kelima baru saja sampai di bandara pesawat Narita bersama 12 Eksekutor elit dari Association Clock Tower.
Kenapa Assosciation mau repot-repot mengkerahkan 12 Eksekutor Elit hanya untuk meneliti pembunuhan seorang pengawas?
Ini semua dikarenakan Bazett yang juga seorang Eksekutor Elit menjelaskan informasi tentang kemungkinan pelaku pembunuhan Kotomine Kirei adalah seseorang atau sesuatu yang sangat kuat yang bahkan dirinya tidak akan sanggup menghadapinya sendirian. Sehingga memerlukan tenaga tambahan untuk menangkap atau membinasakanya.
Kepada Clock Tower, Bazett melaporkan beberapa kemungkinan tentang siapa pelaku pembunuhan dan kekacauan di kota Fuyuki kali ini. diantaranya:
Pertama, kemungkinan bahwa pelakunya adalah salah satu master yang ikut dalam perang grail kali ini.
Dan kedua, kemungkinan yang lebih memungkinkan, pelakunaya adalah servant yang selamat dari Holy Grail yang sebelumnya. Yaitu Archer dari Holy Grail War ke 4 yang terjadi 10 tahun yang lalu.
Karena, tadi malam, ada seseorang yang menelpon Bazett setelah terjadi kebakaran di gereja. Informasi dari penelpon ini pula lah yang membuat Bazett mengetahui terjadinya kebakaran.
Sendainya tidak diberi tahu dari telepon, mungkin Bazett yang tinggal di Hotel Annable (pusat kota Fuyuki) tidak akan mengetahuinya sampai pagi hari.
Penelpon bilang bahwa dia adalah Uzumaki Naruto, seorang Freelancer dari Matou Zouken yang baru-baru ini bertugas mengawasi kejadian super natural di Fuyuki City. Dia berkata bahwa dia tidak sengaja mendapati Archer sebulan yang lalu, dan dirinya terus saja diincar oleh servant yang bebas berkeliaran di Fuyuki selama 10 tahun itu.
Awalnya tentu Bazzet tidak percaya, tapi dengan bukti yang kemudian disampaikan oleh penelpon itu, dia mulai percaya dengan ceritanya.
Sang penelpon berkata bahwa tadi malam kedoknya sebagai Freelancer dari Matou terbongkar oleh Servant Archer, karena itulah dia mencari perlindungan di gereja. Tapi, ternyata servant ini masih mengejarnya, dan berniat membunuhnya didalam gereja. Untunglah 'father' Kirei berhasil menyelamatkanya sebelum seluruh gereja terbakar.
Saat itu dia terluka, dan tidak bisa apa-apa, jadi dia terpaksa tinggal di kediaman Matou untuk sementara waktu.
Karena itulah dia terpaksa menyampaikan hal ini kepada Bazett yang merupakan Eksecuktor dari Assosiation terdekat di kota Fuyuki dan berharap dia bisa membantunya. (Ah, penelpon berkata bahwa dia mengetahui nomer Bazett dari temanya yang juga Eksekutor gereja. Padahal dari Perfect Struktual Analysis)
Bazett bisa mempercayai Freelancer ini, karena penelpon atau Uzumaki Naruto ini memberikan bukti-bukti yang 'jelas' dan 'akurat' kepadanya. Memang benar terdapat tanda-tanda adanya Servant yang tinggal di Fuyuki sejak lama.
Dimulai dengan ditemukanya tubuh-tubuh anak manusia yang dijadikan baterai/sumber prana tambahan untuk servant Archer disebuah ruangan dekat Gereja, ditambah pengakuan warga sekitar yang pernah melihat orang dengan ciri-ciri seperti Archer berkeliaran di Fuyuki, lebih tepatnya beberapa Host, dan Bartender di club-club malam.
Menurut pengetahuan Bazett, hanya servant Archer ini yang bisa meluncurkan serangan Noble Phantasm tingkat rank A (keatas) diarea terbuka tanpa peduli orang lain. Hanya servant Archer seperti dialah yang memiliki ego setinggi ini dan tidak peduli terhadap sekitarnya.
Siapa lagi kalau bukan GILGAMESH, The King Uruk, King of Hero!
Bazett sendiri sudah pernah membaca informasi Servant Archer ini dimarkas, dan Bazett pernah mendengar Kirei yang bercerita sedikit tentang pengalamannya di Holy Grail War sebelumnya. (seperti dicanon, Bazett cukup dekat dengan Kirei).
Semua hal ini sudah cukup membuktikan bahwa kemungkinan besar dia masih benar-benar ada di Fuyuki! Hanya servant sekaliber dia yang memungkinkah bisa bertahan selama 10 tahun ini.
Karena itulah dia meminta Assosiation mengirimkan bantuan beberapa Eksekutor Elit bersama pengganti Pengawas Holy Grail War ke lima.
Bazett pun ingin menelpon kembali Freelancer keluarga Matou ini tadi pagi untuk mendapatkan info tambahan. Tapi, dia tidak berhasil melakukanya. Karena, sepertinya sang Freelancer yang tadi malam berkata berlindung dikediaman Matou, kemungkinan besar sudah musnah bersama hancurnya seluruh kediaman Matou tadi pagi.
Ternyata King of Hero berhasil lebih dulu menemukanya!
R. I. P. Uzumaki Naruto.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Tanpa ada yang mengetahui (Hanya Archer dan Saber), semua yang telah terjadi hingga sekarang telah diatur oleh cheater, dalang dibalik Holy Grail War kelima ini.
Shirou mendapat ide untuk berpura-pura sebagai Freelancer dengan menghubungi dan membohongi Bazett setelah melakukan scan terhadap Kotomine Kirei.
Dan, tentu kalian juga sudah tahu, bahwa Shirou lah yang menambahkan rumor-rumor di dunia maya (untuk mengkuatkan rumor yang dimulai oleh hipnotis masal dari Rin tadi malam)
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Malam pun akhirnya mendatangi kota Fuyuki.
Setelah memberikan ingatan tentang Kiritsugu kepada Ilya melalui [Memory Dagger] yang merupakan Noble Phantasm yang berfungsi sebagai medium dalam melakukan RitualSharrar Sharab (Water Mirror Image *dari Anime Magi) dimana satu tetes darah bisa menunjukkan sebagian history atau memory kepada orang yang digoresnya.
Juga setelah menenangkan Sakura bahwa saat ini dia sudah aman, tidak ada Zouken, tidak ada Crest Worm, tidak ada Shiji. Dan dia bisa hidup sebagai 'Tohsaka' dengan damai bersama kakaknya Tohsaka Rin (saat ini Rin sudah sedikit tenang, dan tidak dipengaruhi oleh stress berat lagi).
Sesudah melakukan hal diatas, Shirou meminta Rin untuk mengajak Ilya dan Sakura untuk pergi kekota sebelah untuk sementara waktu. Dia mengatakan, saat ini kota merupakan zona bahaya bagi mereka. 13 Eksekutor (termasuk Bazett) bisa kapan saja memulai pertarungan mereka melawan Gilgamesh.
Shirou juga Menelpon orang-orang yang dekat denganya dan memberikan alasan-alasan yang samar supaya mereka mau menjauh dari Fuyuki malam ini.
Seperti halnya mengatakan kepada Taiga nee dan Raiga ojiichan, bahwa saat ini dirinya dan Sakura diculik lalu dibawa ke Hiroshima untuk dinikahkan. Hal ini pasti membuat para yakuza itu gaduh dan bersegera pergi ke Hiroshima untuk mengahadiri ancaman pernikahan palsu antara dirinya dan Sakura. Well, seandainya itu kenyataan, Shirou pun pasti senang, karena punya Oppai yang 'Wow' untuk bantal dimalam hari. Mue hehehe.. *plak (sayangnya, Shirou terlalu 'bodoh', sehingga tidak menyadari perasaan Sakura dan Rin)
Dan, kalau kalkulasi perkiraan dalam rencananya benar, maka malam ini (malam ke-2) adalah Final untuk Grail War.
Meskipun dia bisa menyelesaikanya dalam satu malam, hal itu cukup melelahkan, merepotkan dan terlalu mencolok. Juga karena siangnya dia, Sakura, dan Rin harus sekolah. (setelah meledakkan kediaman Matou, Shirou, Sakura, dan Rin tetap melakukan kegiatan sekolah mereka)
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Setelah menutup 15 page berbeda dari alat browser dan mengubahnya komputernya menjadi Stanby mode. (Semua itu adalah halaman yang berisi rumor-rumor yang dia sebarkan didunia maya, Shirou berhasil menghack jaringan internet, dan membuat 'Page' miliknya menjadi 'Auto pop-up' screen yang akan muncul dimana-mana).
Shirou pun bersiap dengan memakai set pakaian olahraga sekolahnya. Dia tidak mau repot memai armor. Lebih tepatnya, dia tidak punya waktu untuk membuatnya dari nol.
Lalu, setelah mengunci rumah, dirinya disambut oleh Archer yang siap dengan pakaian tempur merahnya dan Saber yang sudah dalam armor putih miliknya. (seperti di cover)
"Aniki, kita akan melakukan rencana berikutnya" ucap Shirou, seraya menyerahkan Altered Original [Avalon] dari dunia ini kepada Archer.
Karena sebelumnya sudah diberi penjelasan tentang rencana ini, EMIYA langsung memasukkan [Avalon] yang ada ditanganya kedalam tubuh spiritualnya.
Setelah sarung pedang [Excalibur] itu masuk, Shirou kemudian mengarahkan tanganya tepat berada ditengah dada Archer.
"Aniki, setelah ini tidak ada jalan kembali. Apa kau bersiap?"
"Heh, aku 100% siap! Tapi, aku hanya belum merasa puas dengan sparing yang kita lakukan seharian ini."
"Bukankah, kalian bisa melakukanya dengan puas, nanti setelah Holy Grail War ini selesai?" ucap Saber
"Ah, Kau benar Saber-nee" ucap Shirou, dan Archer juga mengangguk.
"Baiklah, proses pengaktifan [Avalon] akan dimulai. Kau siap Aniki?" tanya Shirou kemudian. Dan Archer menjawabnya dengan mentrace [Ruler Breaker] lalu menusukkan pada tanganya. Sehingga hubungan servant master antara dirinya dengan Rin terputus.
"Trace Ritual Alter: ON!" Ucap Shirou, seraya mefokuskan prana miliknya pada tangan kanan yang masih berada didada Archer, lalu mengalirkanya pada Avalon.
Yang Shirou lakukan kali ini adalah Ritual Alter pembuatan 'Tsukumogami'.
Seperti yang dikenal oleh kebanyakan masyarakat jepang, Tsukumogami (silakan Google) adalah benda yang hidup karena terdapat jiwa / dewa / youkai yang menempatinya. Kebanyakan benda-benda ini menjadi hidup dengan alami (benda yang berumur 100tahun), atau dengan buatan (melalui Curse atau Bless yang diberikan dewa), atau di beberapa paralel lain, ini bisa dilakukan manusia/Excorcist melalui ritual rumit.
Pada dasarnya persyaratan ritual ini cukup mudah, yang diperlukan adalah sebuah benda mati dan sebuah jiwa. Dan karena Heroic Spirit bisa dikategorikan sebagai Jiwa, dan Avalon adalah benda. Maka pada umumnya, yang perlukan berikutnya adalah ritual panjang selama beberapa hari dan melelahkan untuk menggabungkan keduanya.
Tapi, dengan kemampuan struktual analysisnya, dia sudah mengerti pondasi dasar dari [Perfect Alteration] yang dimiliki Shirou dari paralel lain. Jadi, meskipun Shirou di paralel ini tidak bisa meng-alter reality atau world seperti Shirou paralel lain (karena Element dan Original milik mereka berdua berbeda), dia masih bisa dengan mudah mengubah (mengalter) Avalon menjadi benda yang bisa dihuni oleh roh/jiwa EMIYA.
Proses ini hanya berlangsung setengah menit. Begitu Tracing Ritual Alter selesai, tubuh Archer mengeluarkan cahaya menyilaukan. Dan setelah cahaya menghilang, yang tersisa didepan Shirou hanyalah Avalon yang tergeletak ditanah.
"Fyuh~! Akhirnya ritual pembuatan tsukogami selesai! Bagaimana Aniki? Kau menyukai tempat barumu?" Ucap Shirou seraya mengambil Avalon dan memasukkanya kedalam tubuhnya.
[Hmm... tempat ini sangat luas, tidak pernah terpikirkan olehku untuk tinggal di taman Utopia Avalon ini. Sekali lagi aku akan mengatakanya, kau benar-benar broken Emiya Shirou!]
"Ahaha... bukanya Aniki juga Emiya Shirou? Baiklah, terima kasih pujianya Aniki"
[Shirou, kenapa Arthuria Pendragon paralel ini tidak terlihat didalam sini?] ucap EMIYA dari link yang baru terbentuk.
"Hmm.. mungkin dia masih belum mendapatkan 'Salvation', dan masih terkurung dalam kesedihan di akhir perang Camlan di suatu Era. Ya... simplenya dia masih ngambek karena gagal dalam menyelamatkan kerajaanya. Mungkin setelah dia selesai mengambek, dia akan pulang ke Avalon?" jawab Shirou sekenanya seraya berjalan menuju ke garasi, mengeluarkan Yamaha VMAX milik ayahnya dulu. Sementara Archer yang mendengar jawaban Shirou hanya Sweatdrop.
"Um, Saber nee chan, apa kau ikut denganku naik motor ini? (Atau hanya mengikuti lewat mode Astral mu?)"
"Bagaimana kalau aku yang menyetir?" pinta Saber.
"Eh? Ummm... Err.. ba-baiklah" jawab Shirou ragu, dia tahu kemana event ini akan berlangsung. Dia hanya berharap Saber miliknya tidak semengerikan seperti Irisviel atau Saber beberapa paralel lain yang bisa disebut 'pengendara jalanan gila'.
.
Seharusnya Shirou menolak permintaan Saber malam ini. Karena, kalau dia menolaknya, maka rumor 'White Devil Rider' tidak akan tersebar di Fuyuki besok harinya.
.
Beberapa menit kemudian, Shirou sampai dengan hampir tidak selamat di dekat Ryudou Temple.
"Shirou, kita sampai" ucap Saber dengan riang.
"Hos hos hosh... Kupirkir aku akan mati!" ucap Shirou dengan tubuh gemetar yang masih memeluk erat punggung Saber. Bagaimanapun juga, Shirou masih manusia normal yang bisa mati kapan saja!
[Ahahahahaha!] sementara Archer hanya mentertawakan kesialan yang dialami Shirou.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Skip beberapa saat kemudian
Setelah akhirnya Shirou berhasil menenangkan dirinya. Dia mulai melangkahkan kakinya menaiki tangga kuil yang menanjak tajam, semetara Saber berjalan disampingnya.
Syuuuuuu... BLAARRRR!
Ketika Shirou menyelesaikan langkah keduanya, tiba-tiba saja 4 benda yang dikenalnya melesat cepat, menghantam puncak Ryoudou Temple, lalu meluluh lantakkan seluruh gunung dan meratakan lingkungan sekitarnya.
Shirou bahkan terkena gelombang ledak 4 Noble Phantasm yang berasal dari Norse Mythology itu. Yaitu: original palu [Mjolnir], original tombak [Gungnir], original pedang [Hofund], dan original pedang [Fenrir Fang].(silakan google)
Ledakan super besar yang menghasilkan gempa mini lokal (3.8 skala richter) terjadi kembali di Fuyuki City. Kali ini pelakuya adalah Gilgamesh yang sedang melayang diurada menggunakan alat terbangnya [Vimana]. Dan kalau dilihat dari raut wajahnya, sang King of Heroes terlihat sangat marah.
Servant Caster dan Assasin yang tidak mengira akan serangan mendadak ini terbunuh seketika. Boundary Field milik Caster tidak bisa menahan 4 Noble Phanatasm level tinggi seperti ini.
"Woaa.., aku tidak menyangka rencana kita bisa berhasil selancar ini Aniki. Haha!" tawa Shirou yang saat ini dikelilingi oleh kubah yang terbentuk dari berpuluh [Permanent Sword] sebuah variant 'Costum Sword' yang berhasil diciptakan oleh Shirou dari paralel (fic) lain.
Ranknya hanya D+, tapi efeknya sebagai 'Conceptual Sword' yang terkunci dengan koordinat bumi secara permanent, membuatnya memiliki status konseptual Rank defense B++ yang hampir tak bisa dihancurkan. Kecuali dengan berbenturan secara langsung dengan Noble Phantasm dengan parameter rank Attack A.
Tapi, karena Gilgamesh belum serius, dan yang mengenai Shirou dan Saber hanya efek gelombang ledakan, maka mereka berdua berhasil selamat tanpa gores, meskipun semua [Permanent Sword] hancur dibuatnya.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Sementara itu,
Setelah gempa mini yang (kali ini) dihasilkan Gilgamesh, tiba-tiba saja seluruh penduduk Fuyuki city panik dan berusaha pergi meniggalkan kota. Mereka meninggalkan barang-barang yang tidak penting, berusaha secepat mungkin untuk pergi sejauh mungkin dari kota.
Ini semua disebabkan adanya ramalan dari rumor di salah satu site yang memiliki Hits terbanyak, yaitu sebuah page yang beralamatkan .
Disana dituliskan bahwa dia mendapatkan ramalan dari neneknya tentang akan terjadi gempa susulan diiringi ledakan meteor misterius. Dan kali ini meteor tidak hanya satu, akan banyak ledakan yang menyusul setengahnya. Kejadian yang lebih besar dari kebakaran Fuyuki akan terulang kembali. Kota akan Hancur! Selamatkan diri kalian! Alien menyerang!*plak!
.
Sementara itu, ketika 3 pesawat jet berusaha mendekati benda melayang di atas Hyodou Temple, mereka langsung ditembak jatuh dalam jarak 2 kilometer oleh benda tak dikenal.
Secepatnya, 14 pesawat pun dikirimkan kembali dari bandara Militer aliansi Amerika-Jepang, dan kali ini mereka ditembak jatuh sebelum berhasil mendekati sejauh 4 kilometer.
Lalu tiba-tiba saja virus menyebar dikomputer diseluruh jaringgan Jepang dan mulai menyebar keseluruh dunia. Virus ini memunculkan tulisan dengan tinta darah, latar coretan hitam, dan huruf jepang bercampur inggris, menambah kesan bahasa kacau yang misterius. Isi tulisannya adalah: "Jangan ganggu urusan kami! Kalau kalian mendekat, akan kubunuh! Kami akan pulang ke planet kami dipagi hari"
Virus ini adalah Virus buatan paralel Emiya Shirou dari tahun 200016 M. Dengan ingatan Shirou paralel ini, Shirou bisa membuat virus yang membuatsemua benda elektronik yang terjangkit virus tidak bisa digunakan sampai pagi hari. Kalau pihak luar negri mencoba menghubungkan jaringan mereka dengan jaringan jepang. Maka pada saat itu pula virus ini menyerang.
Tapi, setelah pagi, semuanya akan kembali normal.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Beberapa saat sebelumnya.
"Cih, dasar manusia penganggu" ucap Gilgamesh setelah menjatuhkan 3 pesawat jet jepang dengan beberapa Noble Phantasm miliknya.
"Dan kau, siapa kau! Kenapa kau ada disini?" tanya Gilgamesh dengan nada angkuhnya kepada seorang pemuda yang masih hidup setelah ledakan besar dari 4 Noble Phantasm miliknya.
Pemuda itu berdiri bersama seorang perempuan dengan pedang besar hitam merah disampingnya, sedangkan pedang-pedangkan kecil putih yang sebelumnya ada disekitar pemuda menghilang menjadi partikel.
'Apakah dia Master dan Servant Saber?' batin Gilgamesh.
"Oh? Selamat malam wahai King Of Hero, Namaku adalah Emiya Shirou, Master dari Saber di Grail War ini" ucap Shirou seraya membungkuk sopan.
"Heh, ternyata benar dugaanku! Apa kau berencana untuk mengalahkan Caster dan Assasin? Aku baru saja membunuh mereka berdua. Berani-beraninya mereka menganggu waktu berhargaku!"
"Ah, Benar yang mulia, sangat disayangkan hamba tidak memiliki kesempatan membunuh mereka berdua dengan tangan ini. Tapi, hamba malah lebih merasa beruntung ketika dengan kepala hamba sendiri bisa melihat empat Noble Phantasm Istimewa nan indah milik yang mulia."
[Hahaha... sampai kapan kau akan berpura-pura didepanya? Ahaha..] tawa EMIYA terpingkal melalui Link mental miliknya bersama Shirou, Sementara Saber disampingnya hanya memasang raut wajah tak peduli.
"Ternyata kau memiliki mata yang bagus mogrel! Aku memujimu, karena kau bisa menilai keindahan senjata yang ku miliki. Hua ha ha!"
"Terima kasih atas pujianya yang Mulia, anda sangat berhati besar karena mau memuji hamba yang tidak bernilai ini"
"Hmm... lalu, apa tujuanmu setelah ini? Kalau kau mau, aku akan menawarkan dirimu dan servant milikmu menjadi pelayanku. Kalian berdua akan menyaksikanku sang Gilgamesh akan mengusai kembali era ini setelah membunuh sisa Servant lainya dan mengklaim Holy Grail"
Kali ini, dari pinggir sudut pandanganya Shirou bisa melihat 14 titik kecil berkelip merah yang mendekat dari langit malam.
"Wahai yang mulia King Uruk, sebelum melanjutkan perbincangan kita, perkenankan hamba memusnahkan penganggu yang mulai mendekat." Ucap Shirou, seraya memunculkan [Black Archer Bow] milik EMIYA paralel, lalu memunculkan satu [Spread Missile Arrow] sebuah anak panah buatan EMIYA masa depan yang bisa memecah ketika diudara. Kemudian Shirou memenuhi anak panah itu dengan prana miliknya, dan mengarahkanya keudara.
Sementara itu, Gilgamesh merasa penasaran dengan apa yang dilakukan Master Saber itu. Sangat jarang seorang Magus menggunakan panah. Belum lagi, apa yang dimaksudnya pengganggu? Lalu ketika Gilgamesh mencoba memfokuskan pandangan matanya kearah busur panah menuju. Akhirnya dia melihat ada banyak bayangan berkelip mendekat kearah mereka.
'Menarik! Siapa pemuda ini? Apa yang akan dilakukanya dengan panah itu?'
Syuuu...t! Syuuut! Syuuut! Syuuut! Syuuut! Syuuut!
Anak panah itu langung memecah menjadi 14 baguian ketika diluncurkan keudara, dan melesat keadah pesawat jet, lalu menghancurkan mereka sekaligus.
Plok plok plok plok!
Gilgamesh bertepuk tangan melihat pertunjukan yang ditampilkan Emiya Shirou.
"Kau cukup berbakat untuk ukuran magus di era ini"
"Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih atas pujianya yang mulia." Ucap Shirou yang kali ini tanganya terlihat sedang sibuk, memencet layar benda yang Gilgamesh kenal sebagai smartphone.
"Kali ini, apa yang kau lakukan?"
"Hm? Oh, aku hanya melepas Virus yang sebelumnya sudah kusiapkan. Tidak kusangka pemerintahan begitu bodohnya melakukan hal yang tidak perlu. Mungkin aku juga harus meledakkan bom yang sudah Archer nii siapkan sebelumnya?" ucap Shiro, kali ini dengan nada santai, hilang suara penuh penghormatan darinya
"Virus? Pemerintahan? Bom? Archer?" Tanya Gilgamesh yang mulai tidak senang dengan perubahan sikap Magus dihadapanya.
"Um, singkatnya, saat ini aku mengusir penganggu yang ada disekitar sini." Ucap Shirou seraya menekan 'call' yang tertera di Smarphone miliknya untuk menelepon kebeberapa nomer sekaligus.
Dan hal yang terjadi berikutnya adalah terjadi ledakan besar yang tersebar diseluruh Fuyuki. Archer sebelumnya sudah menempatkan banyak bom dengan triger getaran hp ditempat yang tidak ada penghuninya itu dengan tujuan untuk menambah kekacauan yang ada di Fuyuki, Sehingga orang-orang lebih berfokus dengan usaha melarikan diri mereka dari serangan 'Alien' dan 'ledakan' meteor tak terdeksi yang berjatuhan.
"Ok, dengan begini persiapan akhir untuk stage kita sudah selesai. Kalau masih ada manusia yang berkeliaran, bukan salahku kalau mereka menjadi korban" ucap Shirou yang kali ini menyeringai kepada Gilgamesh.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .- To be Countinued -. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Terima kasih kepada teman-teman yang masih sedia membaca, memberikan review, nge-PM, nge-Favorite, dan nge-Follow fic ini!
Kalau ada pertanyaan atau apapun yang ada dipikiran kalian. Silakan tulis lewat PM atau Review. See ya later..
AoiKishi [Trace: Off]
