Sengoku BASARA by CAPCOM
(TOYONG CAPCOM PUHLEAZ SAYA MAU ISHIDA MITSUNARI PUHLEAZZ #slap)
.
Gimana Jadinya Kalau …
by anak alay kurang obat a.k.a. AlayChildren
.
Rating : T (buat jaga-jaga) ― Genre : Parody/Humor
.
WARNING! :
Random!AU, OOC, typo yang bertaburan di langit, ajaran sesat, dan GARING TUDEMEKS. Fic ini dapat menyebabkan anda menjadi poker face saking garingnya dan mendatangi mbah dukun agar menyantet author alay yang nggak becus bernama AlayChildren.
.
Summary :
Gimana jadinya kalau karakter-karakter BASARA memiliki sesuatu yang tak terduga di luar logika? Mulai dari selfie, rambut, dandanan, pakaian, senjata, sampe kentut pun dari setiap masing-masing karakter akan dibahas di SINI!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Gimana jadinya kalau Oichi …
.
"Maafkan aku, Nagamasa-san…" sesal Oichi. Tadi siang ia tidak sengaja menyenyenggol pria itu hingga terjatuh dan tangannya terkena gunting, lalu terluka. "Ini semua salah Ichi…"
"Tidak apa, Oichi-san… cuma terkena sedikit kok." Pria bermarga Azai itu tersenyum. "Lagipula aku juga tidak berhati-hati, tenang saja."
Pukul 10.00 malam tepat, waktunya mereka―karyawan karyawati perusahaan swasta―pulang. Jam lembur sudah habis. Tetapi Oichi masih saja bergumam-gumam untuk meminta maaf. "Ini semua salah Ichi… Ini semua salah Ichi…" dan membuat Nagamasa agak risih. Itu semua terjadi hingga mereka berdua menaiki lift menuju basement tempat mereka berdua memarkir kendaraan.
Selama mereka di lift, Oichi masih saja mengulang kata-kata yang sama, dan Nagamasa juga mulai kewalahan. Namun, 2 menit setelahnya sudah kembali normal. Oichi merasa tenang lalu tutup mulut dan kembali keliatan suram―kayak biasanya. Nagamasa menghela nafas kemudian. Lega.
.
Emang deh susah kalo nyenggol dikit sama nih cewek.
.
Tapi, semua itu berubah saat negara api―SALAH, bau daging busuk yang tak terduga datang menyerang.
"Mmmh.. hmph…" Nagamasa membuang aroma tidak mengenakkan dari hidungnya yang mendeteksi kalau tekanan udara di lift rada-rada abnormal. "Busuk.. apa ini?!" Bisiknya.
"Maafkan aku, Nagamasa-san… Ini semua salah Ichi…" Oichi berkicau lagi tiba-tiba dengan kata yang sama―lagi―dengan gestur tubuh suram seperti biasa. "Ini semua salah―"
"Apa lagi?! Jujur risih kalau Anda berbicara itu terus, sudah saya bilang tidak apa-apa, kan? Maaf bila bicaraku kasar, tapi aku benar-benar sudah memaafkan, kok!"
"Bukan itu…"
"Lantas?"
.
.
.
.
.
"Saya tadi… yang… et-to, buang… ang… in…" Kata terakhir diucapkan Oichi dengan kepala tertunduk dan suara yang makin kecil.
.
.
.
.
.
Krik.
.
.
Cetar membahana baday khatulistiwa.
.
.
.
MINTA MAAF MULU GATAUNYA KENTUT DIEM-DIEM?!
.
.
.
Siapapun, tolong bunuh pria bernama Azai Nagamasa, sekarang. Di tempat. TOLONG SIAPA SAJA PUHLEAZ―
.
.
.
.
TBC dengan sintingnya
.
.
.
Hai readers tertjintah! Kangen saya? (NGGAK)
Kali ini tentang Oichi yang ternyata... *ngelirik horor oichi* *dicabut nyawanya sama oichi*
Okefix! Saya nggak tau mau curcol apaan, yang pasti, pemungutan ide yang kemaren saya umumin hangus dan gak jadi... fu~ dan kali ini chapternya lumayan crispieh ya? Renyah memang, saya sadar. Tapi, serenyah-renyahnya guyonan saya, lebih renyah Nissin Wafer. Ingat itu.
Yap! Minggu depan, Tokugawa Ieyasu yang akan menjadi bulan-bulanan minggu depan! Nyaha~! *ditinju ieyasu*
Penasaran dia mau jadi apaan? (NGGAK) Ikuti ceritanya saja... #maksakalikaunak
Sekian, terima kasih dan salam titan :3
.
Review/flame?
