~They Started With a Kiss Again~
~0~
Cho kyuhyun as namja
Lee sungmin as yeoja
And other cast
~0~
Genderswitch
~0~
WARNING: DON'T LIKE DON'T READ!
BEFORE
"jungmo~ah, kita istirahat sebentar. Aku lelah sekali. Hosh hosh." Ucap sungmin yang memang kelelahan Karena sedari tadi jungmo mengajak menaiki wahana yang terbilang ekstrim.
Saat mereka berjalan menuju food court, tak sengaja jungmin berpapasan dengan 2 orang yang mereka kenal.
"oh, sungmin~ah." Ucap seorang yeoja.
'DEG'
~0~
CHAPTER 7
~0~
Kedua pasang mata itu bertemu, saling berpandangan tanpa arti. seperti mencurahkan rasa sakit yang mereka hadapi saat ini. Jungmo tahu bahwa ini situasi yang sangat merugikan sungmin, maka seketika itu juga dia reflek menggenggam tangan sungmin.
"sooyoung, anyeong." Sungmin yang belum sadar kalau jungmo memegang tangannya hanya membalas sapaan sooyoung.
"wah~ ini namja chingumu yah, kalian berkencan disini juga. Bagaimana kalau kita double date?" sooyoung yang masih exited karena pertemuannya dengan jungmin mengajak pasangan itu untuk double date dan bermain bersama di LOTTE world ini.
Sungmin dan jungmo hanya memandang bingung akan permintaan sooyoung itu. Sedangkan kyuhyun, dia tidak tahu harus bagaimana. Hanya bisa menuruti permintaan calon tunangannya itu.
"KAJJA‼‼" sooyoung kemudian menarik tangan sungmin dan mengajaknya duduk di salah satu tempat makan di food court itu.
Kyuhyun dan jungmo hanya berpandangan sejenak kemudian menyusul pasangan mereka.
Ke empat orang itu masih sibuk memilih-milih menu yang disediakan di tempat makan itu.
"emmm, chagi kau mau pesan apa? Aku mau kimbab saja dan jus jeruk." Sooyoung menunjukan buku menu pada kyuhyun agar dia bisa memilih menu makanannya.
"samakan saja denganmu."kyuhyun menjawab tanpa mau melihat buku menu yang di tunjukan sooyoung.
Sedangkan sungmin dari tadi dia hanya melihat buku menu dan membalik-baliknya, dan tidak melihat isi dari buku menu itu, pikirannya melayang entah kemana.
"min, kau mau makan apa?" Jungmo menyenggol sedikit lengan sungmin dan membuyarkan lamunannya.
"o, aku… aku mau jus strawberry saja." Sungmin yang kaget segera menjawab pertanyaan jungmo.
"kalau makanannya kau mau apa?" Tanya jungmo lagi.
"aku tidak mau makan jungmo, aku tidak lapar." Jawab sungmin lemah.
"kau harus makan, lihatlah wajahmu sangat pucat!" Kali kyuhyun tak sengaja angkat bicara karena sungmin tidak mau makan.
Sungmin dan jungmo sontak melihat kyuhyun kaget. Sooyoung hanya memandang calon tunangannya itu aneh karena dia memperhatikan sungmin tapi kenapa berbicara dengan nada marah.
"benar sungmin~ah, wajahmu terlihat sedikit pucat. Apa kau sedang tidak sehat?" kali ini sooyoung mendukung ucapan kyuhyun.
'ck! Masih saja perhatian, kau kira sungmin begini karena siapa cho kyuhyun,' jungmo berdecak dalam hati. Jujur dia orang yang sangat banyak bicara, namun entah mengapa pada situasi kali ini juga membuatnya sangat tidak nyaman. Ingin sekali rasanya memukul wajah pria di depannya itu. Namun karena tidak ingin membuat sungmin sedih karena tindakannya, akhirnya jungmo urungkan niatnya itu.
Sungmin yang diperhatikan pasangan didepannya hanya salah tingkah.
"ani, aku tidak apa-apa. Aku memang tidak lapar, hanya haus saja dari tadi." Jawab sungmin gugup.
"araseo, aku akan memesankan jus strawberry ukuran jumbo. Otte." Jungmo segera memanggil waiters memberikan menu yang mereka pesan.
Keempat orang itu masih setia sibug dengan pikirannya masing-masing. Kyuhyunpun juga sibug dengan ponselnya.
"sungmin~ah, sejak kapan kau berpacaran dengan namja chingumu ini?" sooyoung memulai pembicaraan untuk mencairkan suasana diam mereka.
"namaku kim jungmo noona. Dan kami…"
"mereka tidak pacaran!" kyuhyun menyela jawaban jungmo akan pertanyaan sooyoung tanpa mau mengalihkan pandangannya dari layar ponselnya.
Sooyoung yang heran akan jawaban kyuhyun hanya menoleh kearahnya dan mengambil ponsel yang sedang dimainkan kyuhyun.
"chagi, kita sedang berkencan. Kenapa kau masih sibug dengan game bodohmu ini. Ck!"
Setelah mengambil ponsel dari kyuhyun sooyoung masih ingin bertanya kepada pasangan di depannya itu.
"kalau kalian tidak pacaran, lalu kalian hanya berteman? Aku yakin kalian bukan bersaudara. Hah‼! Sayang sekali padahal kalian sangat serasi." Ujar sooyoung seraya menyangga kedua tangannya di dagunya.
"benarkah? Mungkin kalau sungmin mau membuka hatinya untukku kami akan berpacaran." Ucap jungmo berbinar karena dipuji oleh sooyoung.
"oh, wae.. berarti cintamu bertepuk sebelah tangan jungmo~ah. Kalau begitu begitu sungmin tidak menyukaimu, kalau tidak menyukaimu berarti sungmin menyukai orang lain. Sungmin~ah, nugu? Siapa orang yang kau sukai?" sooyoung sangat ingin tahu siapa orang yang disukai sungmin.
"silahkan nona dan tuan makanannya. Apa ada yang ingin dipesan lagi?" seorang pelayan mengalihkan perhatian sooyoung yang masih ingin menginterogasi sungmin lagi.
"jal mokke seumnida." Sooyoung yang sudah lapar segera menyantap hidangan di hadapannya.
Mungkin bisa dikatakan hanya sooyoung yang merasa senang dengan double date ini. Dan ketiga orang lainnya hanya terus merasa canggung dengan atmosphere aneh antara mereka bertiga.
Setelah menyelesaikan ritual makan bersama mereka, keempat orang itu berniat melanjutkan double date mereka.
"kyunnie ayo kita naik itu, ayo,,," rengek sooyoung kepada kyuhyun.
"shireo‼ naik saja sendiri." Jawab kyuhyun ketus.
"Minnie ayo kita juga naik. Sepertinya permainan itu seru." Kali ini jungmo yang mengajak sungmin.
"ani, kau saja jungmo~ah, kepalaku masih sedikit pusing karena permainan tadi." Tolak sungmin halus.
"ck!kalian membosankan. Ayo jungmo~ah, kalau mereka tidak mau kita saja yang naik." Sooyoung menarik tangan jungmo dan segera masuk ke arena bermain itu.
Jungmo sebenarnya juga tidak ingin naik, mengingat dia tidak mau meninggalakan kyumin berdua.
Setelah kepergian jungyoung itu menyisakan kyumin dalam kecanggungan. Sungmin yang tidak suka dengan situasi itu memilih mencari bangku kosong disekitar area bermain itu dan mendudukan dirinya disana. Kyuhyun yang melihat sungmin pergi segera menyusulnya dan duduk disebelahnya.
Kyumin masih setia diam dengan pikirannya masing-masing dan tidak ada yang berniat membuka suara.
"kyu". "min" kedua orang yang canggung itu mulai mebuka suaranya secara bersamaan dan itu membuat keadaan bertambah canggung.
"kau saja dulu." Sungmin mempersilahkan kyuhyun untuk berbicara dahulu.
"ani. Kau saja dulu." Kyuhyun balik mempersilahkan sungmin berbicara.
Sungmin yang gugup akhirnya mau berbicara maksud hatinya.
"aku dan appa akan segera pindah dari rumahmu. Mungkin secepatnya, dan selamat atas pertunanganmu dengan sooyoung." Sungmin mati-matian menahan air matanya agar tidak keluar didepan kyuhyun.
Kyuhyun yang kaget dengan ucapan sungmin hanya memandangannya dengan pandangan tidak percaya. Jujur dia sangat marah namun dia tidak punya alas an maupun hak untuk marah dengan sungmin, toh dia sendiri yang membuat sungmin terluka seperti ini.
Kyuhyun hanya diam tidak berniat membalas ucapan sungmin.
"masalah perasaanku padamu, aku akan berusaha untuk melupakannya. Kau tenang saja, aku tidak apa-apa. Heehhe."sungmin masih saja tertawa disela-sela menahan tangisnya.
"dasar bodoh." Kyuhyun memandang sekilas wajah sungmin dan segera beranjak berdiri.
GREP‼!
Sungmin memegang tangan kyuhyun dan sedikit menariknya agar kyuhyun tidak berjalan meninggalkannya.
"jungmo sangat baik padaku, aku akan membuka hatiku padanya. Perkataanmu benar waktu itu. Perasaanya tulus dan dia benar-benar menyukaiku. Dan atas tunanganmu nanti selamat sekali lagi, kalau bisa aku pasti datang." Sungmin melepaskan genggamannya dan berniat mendahului kyuhyun yang tadinya ingin meninggalkannya.
"lee sungmin‼! Apa kau bodoh. Pabo‼! bukankah kau bilang tidak menyukainya, kenapa kau harus membuka hati pada jungmo yang bodoh itu‼!" kyuhyun mencengkeram tangan sungmin keras dan itu membuat sungmin kesakitan.
"lepppaskan kyu‼! Appo, hiks‼!" mendengar sungmin terisak membuat kyuhyun melepaskan cengkeramannya.
"wae! Membuka hatiku padanya atau tidak itu bukan urusanmu cho kyuhyun." Sungmin yang tadinya sedikit takut karena teriakannya kyuhyun mulai membalasnya dengan nada tinggi juga.
"kau benar, itu bukan urusanku. Mianhae, lakukanlah apa yang kau ingin lakukan." Ucap kyuhyun dengan nada yang mulai melemah hal itu membuat sungmin menatap kyuhyun miris.
"kau sekarang bisa tenang, aku tidak mengganggu hidupmu lagi cho kyuhyun dan kau tidak perlu peduli dengan kehidupanku." sungmin yang tidak tahan akhirnya berlari dan meninggalkankan kyuhyun yang masih kaku terdiam.
Tak sengaja jungyoung melihat kyumin bertengkar dan segera mendekati mereka.
"SUNGMIN‼‼!" jungmo segera berlari untuk mengejar sungmin namun dia memilih untuk berhenti di depan kyuhyun dulu.
"kau apakan sungmin hah!, jika terjadi apa-apa dengannya aku tidak akan memaafkanmu cho kyuhyun." Jungmo yang marah berbicara dengan kyuhyun dengan menarik kerah bajunya. Sedangkan kyuhyun hanya diam dan tidak berniat membalas jungmo.
"MINNIE~ah."jungmo kemudian berlari untuk menyusul sungmin.
Sooyoung hanya memandang calon tunangannya dengan sinis seakan meminta penjelasan atas kejadian yang baru saja terjadi.
~0~
Kyuhyun masih memandang malam yang sangat kelam dari jendela kamarnya. Merenungkan nasibnya yang bahkan bisa dibilang sangat terpuruk saat ini. Tidak bisa kuliah sesuai dengan keinginanya dan bertunangan dengan orang yang bahkan bisa dibilang asing sampai saat ini. Dan sungmin, saat ini dia memilih untuk menginap dirumah sahabatnya hyukkie tentu saja untuk menghindar sementara dari kyuhyun.
"hyung, umma memanggil kita untuk makan malam." Kyuhyun tersadar dari lamunannya Karena panggilan sang dongsaeng. Dan segera beranjak kebawah dengan lesu.
"kau kenapa kyu, kelihatannya sangat tidak bersemangat." Ucap sang appa pada anaknya yang terlihat lesu seperti zombie itu.
"nan gwenchana appa. Hanya kelelahan saja karena seharian menemani sooyoung." Mendengar anaknya menyebut nama tunangannya sangat membuat heechul tidak senang.
"oh, kau sudah memanggil Minnie noona juga, minho?" Tanya sang umma pada minho karena sungmin belum juga kelihatan di meja makan.
"dia tidak ada dikamar." Ucap minho datar.
"sungmin tadi meneleponku heenim~ah, dia akan menginap dirumah temannya malam ini, dia bilang rindu berkumpul dengan teman-temannya."ucap kangin menjelaskan pada ummanya kyuhyun itu.
"oh, begitu rupanya. Padahal aku juga rindu dengannya. Mungkin saat ini adalah masa-masa sedihnya ! ingin sekali aku memeluknya saat ini." Ucap heechul menyindir dengan melihat anaknya sekilas itu. Kangin dan hankyung hanya melihat umma dan anak itu bergantian.
Kyuhyun yang mendengar itu hanya menunduk dan melanjutkan makannya.
~0~
~TAMAN KOTA~
"hiks, hiks jungmo, ottoke,, ottoke,," sungmin masih menangis sejak kejadian tadi dengan kyuhyun.
Jungmo sangat tidak tahan dengan tangisan sungmin, rasanya dia benar-benar ingin manghabisi kyuhyun saat ini juga namun mengingat dengan inilah dia punya kesempatan untuk mendapatkan sungmin benar-benar membuat jungmo bingung.
"Minnie, uljima jangan menangis lagi. Aku tidak tega melihatmu seperti ini terus, haruskah aku menghajar cho kyuhyun itu untukmu agar kau tak menangis lagi?" jungmo yang sedikit marah mulai berdiri dan ingin beranjak dari bangku taman itu.
"andwe, jungmo andwe!" sungmin memegang tangan jungmo dan menuntunnya untuk duduk kembali.
"min, aku tahu ini berat tapi inilah kenyataannya. Jika kau mengijinkan aku untuk menghajar cho kyuhyun, saat ini juga aku akan menghajarnya. Apa yang bisa kulakukan untukmu agar kau tak sedih lagi." Jungmo mulai melemah dan duduk seraya mengusap kepala sungmin.
"aku tahu ini terlalu cepat, tapi kau tahu aku dari dulu juga menyukaimu. Aku mohon bukalah sedikit hatimu padaku. Ijinkan aku membantumu menghapus nama kyuhyun dihatimu."jungmo memegang kedua tangan sungmin dengan tatapan memohon.
Sungmin bingung harus menjawab apa, tidak mungkin semudah itu melupakan cho kyuhyun yang notabennya sudah mengisi hatinya selama lebih dari 3 tahun ini.
"itu tidaklah mudah jungmo, kau tahu aku juga sudah lama menyukai kyuhyun. Dan aku tahu yang kau rasakan selama kau menyukaiku, mianhae tapi ini benar benar tidak mudah" ucap sungmin lirih.
"gwenchana, hanya berikan aku kesempatan. Aku akan selalu menunggumu." Ucap jungmo berharap.
"aku tahu aku tak sepandai ataupun sekaya cho kyuhyun tapi aku akan berusaha yang terbaik untukmu dan kangin ahjussi." Sambung jungmo.
"jung,, jungmo, kau sangat baik." Sungmin menatap miris wajah jungmo.
"jadi kau maukan memberiku kesempatan. Jebal…." Jungmo masih menggenggam tangan sungmin dan kemudian berlutut dibawah.
Sungmin hanya menjawab dengan anggukan dan kemudian jungmo memeluknya.
~0~
~CHO'S COMPANY~
TOK‼!TOK‼!TOK‼!
"masuk." Ucap hankyung kepada bawahannya itu.
"ini program secara detail proyek terbaru kita gwajangnim. Oh ya apa tuan park jin young sudah menandatangani kontrak kita gwajangnim?" Tanya henry yang notabennya adalah sekertaris hankyung yang sejak hankyung tidak ada dialah yang membantu kyuhyun dalam urusan kantor.
"oh, sudah. Jadi kita bisa tenang proyek ini pasti akan berjalan dengan lancar."jawab hankyung.
"berarti kapan pertunangan tuan muda akan dilaksanakan?" henry yang merasa keceplosan segera menutup mulutnya.
"pertunangannya, oh, tunggu bagaimana kau bisa tahu henry~ah?" Tanya hankyung heran
"iitu itu, ah~mianhae gwajangnim seharusnya aku tidak boleh mengatakan hal ini pada anda. Tuan muda melarang saya." Ucap henry sedikit takut.
"ada apa sebenarnya, cepat katakan padaku henry~ah." Ucapan henry benar-benar membuat hankyung makin penasaran.
FLASHBACK
"silahkan duduk tuan muda cho." Tuan park mempersilahkan kyuhyun untuk duduk disofa di ruang kerjanya. Kyuhyun juga membawa sekertaris lau bersamanya.
"kau terlihat sangat hebat anak muda, baru lulus sma sudah bisa membantu appamu mengelola perusahaan sebesar CHO company. Aku salut padamu, jadi kau kesini untuk menunjukan proyek baru kalian. Pasti proyek itu sangat hebat." Ucap tuan park yang memuji kyuhyun.
"anda terlalu berlebihan tuan park. Aku hanya membantu appa sebisaku dan tentu masih harus banyak belajar. Ini proposal kami, dan ini isi detail dari program baru game kami." Ucap kyuhyun yang memberikan sebuah map dan CD demo game terbaru.
"appa, bagaimana proyek dengan,,," sooyoung tiba-tiba masuk kedalam ruangan appanya itu dan membuat ketiga namja menoleh padanya.
"ups!mianhae, aku menganggu." Ucap sooyoung yang ingin beranjak keluar lagi dari ruangan appanya.
"ani, kemarilah anakku. Kami sedang membahas proyek yang kau maksud, kau bisa ikut meeting dengan kami." Ujar tuan park seraya menyuruh anaknya untuk duduk disebelahnya.
"kenalkan ini cho kyuhyun, anak dari pemilik cho company. Dia seumuran denganmu chagi. Tuan cho kenalkan ini putriku park soo young." Ucap tuan park memperkenalkan kyuhyun dengan putrinya.
"anyeong sooyoung agashi. Bangap seumnida." Sapa kyuhyun.
"anyeong tuan cho, tidak usah terlalu formal kita masih seumuran. Bangap seumnida."
Dua jam kedua owner dari perusahaan itu membahas projek game terbaru dan sang yeoja pikirannya hanya tertuju dengan wajah tampan dihadapannya. Sedari tadi tidak ada satupun hal penting yang dibicarakan appanya dicatatnya.
"chagi, kau melamun apa?"ucapan tuan park membuyarkan lamunan putrinya. Tuan park hanya tersenyum melihat putrinya terpesona dengan ketampanan tuan muda cho itu.
"apa kau menyukai tuan muda cho anakku?" pertanyaan sang ayah membuat pipi sooyoung merona dan sontak membuat kyuhyun dan sekertaris lau kaget dengan perkataan tuan park itu.
"appa, kenapa berkata seperti itu, aku malu." Sooyoung yang malu kemudian pergi keluar ruangan appanya itu.
"hah!dasar anak muda, bagaimana tuan cho?" Tanya tuan park kepada kyuhyun.
"ah, projek ini sudah dimulai tuan park, kita tinggal…"
"ani, bukan itu tuan muda cho." Tuan park menginterupsi perkataan kyuhyun.
"menurutmu bagaimana putriku?"pertanyaan tuan park membuat dahi kyuhyun berkerut dan bingung.
"aku tidak mengerti maksud anda tuan." Jawab kyuhyun heran.
"putriku terlihat sangat menyukaimu, aku juga sangat kagum denganmu. Jika kalian bersatu akan terlihat sangat sempurna sekali. Bagaimana kalau kau bertunangan dengan putriku? Kita tidak usah mengadakan meeting lagi aku akan langsung menandatangani proyek ini. Bagaimana?" tawaran tuan park benar-benar membuat kyuhyun tidak senang.
"apa maksud anda tuan park, tidak bisakah kita bekerjasama dengan profesioanal saja?" ucap kyuhyun dengan sedikit nada tinggi.
"tenanglah anak muda, kau baru dengan dunia bisnis. Inilah yang dimaksud professional dalam bisnis, kau nantinya juga akan mengerti." Ucap tuan park tenang.
"tapi ini bukan caraku untuk professional tuan park, tak bisakah kita lanjutkan meeting ini." Jawab kyuhyun sembari mengambil map di meja.
"kau terlalu sombong anak muda, kau belum benar-benar mengerti bisnis seperti apa. Jadi kau menolak tawaranku." Ucap tuan park meremehkan.
"bisa dibilang begitu, aku tidak suka cara anda. Bagaimana kalau aku tidak mau apa anda tidak mau menandatangani proyek ini." Kyuhyun balik berkata meremehkan.
"ck!kau benar-benar sombong anak muda, kau kira apa yang akan terjadi jika aku tidak mau menandatangani proyek ini, perusahaan kalian akan habis." Kali ini tuan park yang sudah tersulut emosinya berbicara dengan nada tinggi.
Kyuhyun segera merapikan berkas-berkas yang ada di meja dan ingin segera beranjak dari ruangan itu segera. Dengan segera tuan park menghentikan pergerakan kyuhyun dengan ucapannya.
"kau terlalu egois tuan muda cho, bagaimana kau tidak memikirkan appamu saat ini!"
"kau tahu perusahaan cho sudah berdiri sejak kau belum lahir, dan sudah bertahun-tahun perusahaan appamu bekerjasama dengan perusahaanku. Dan sampai sekarang akulah pemegang saham terbesar di perusahaanmu, apa kau tahu akibatnya kalau aku menarik sahamku? Perusahaanmu akan hancur saat itu juga, dan akan kupastikan tidak akan ada yang akan menanamkan sahamnya di perusahaanmu lagi. Kau dengar itu, dan perusahaan yang appamu rintis hanya akan tinggal nama." Ucap tuan park bernada ancaman itu.
Kyuhyun hanya diam mencerna ucapan tuan park barusan, saat ini dia benar-benar seperti merasa tersudut.
"kau tidak harus menjawabnya sekarang anak muda, pikirkanlah. Aku beri waktu sampai besok kalau kau tidak menghubungiku aku pastikan perusahaanmu hancur saat itu juga. Meeting hari ini selesai. Kau bisa keluar." Ucap tuan park yang kembali ke meja kerjanya dan kyuhyun beserta sekertaris lau beranjak keluar dari ruangan owner dari park's company itu.
FLASHBACK END
"mwo‼‼!"hankyung yang mendengar penjelasan henry hanya bisa kaget dan mengurut pelipisnya.
"jadi dibalik itu semua tuan park mengancam kyuhyun." Hankyung menundukan kepalanya dengan menyangga dengan kedua tangannya.
"jeoseong hamnida gwajangnim, tuan muda menyuruhku untuk merahasiakan ini dari anda. Dia tidak ingin membuat anda khawatir." Henry sangat merasa kasihan kepada appa dan anak itu.
"ini bukan salahmu henry~ah, kyuhyun sudah bertindak terlalu jauh untukku. Tolong siapkan plan B kita. Game yang lain yang aku bahas denganmu kemarin, juga siapkan file-file yang dibutuhkan. Dan atur jadwalku minggu ini, aku akan kejepang lagi selama 2 hari. Kau ikut denganku." Ucap hankyung yang bersemangat lagi.
"apa yang anda akan lakukan gwajangnim.?" Ucap henry heran.
"anakku sudah melakukan terlalu besar untukku, saatnya aku melakukan sesuatu untuk anakku." Jawab hankyung yang langsung beranjak berdiri dan tersenyum kepada henry.
Henry hanya mengangguk tersenyum dan keluar untuk melaksanakan apa yang diperintahkan bosnya.
~0~
"sekertaris lau, bagaimana dengan meeting minggu ini, apa materinya sudah kau siapkan?" kyuhyun bertanya kepada henry yang baru saja memasuki ruangannya.
"gwajangnim menyuruh saya untuk membatalkan semua meeting minggu ini tuan muda, saya dan tuan cho akan ke jepang selama 2 hari besok." Ucap henry menjelaskan pada kyuhyun.
"jepang? Kenapa ke jepang lagi. Bukankah tender yang dibawa appa gagal kemaren." Kyuhyun heran mendengar penjelasan henry.
Henry hanya tersenyum dan segera ijin untuk keluar dari ruangan itu.
~0~
~CHO'S HOUSE~
Malam ini suasana di kediaman cho sangat sepi, tiap masing-masing keluarga hanya sibuk dikamar mereka masing-masing.
"appa, kapan kita akan pindah? Apa appa sudah menemukan apartemen baru?" ucap sungmin yang tiduran di sebelah appanya.
"secepatnya chagiya, appa janji. Appa sedang mencarinya sekarang, kau tahu tidak mudah mencari apartemen yang bagus dan murah di seoul ini." Ucap kangin yang mengusap kepala anaknya.
Setelah berbicara dengan appanya, Sungmin beranjak dari kamar appanya dan ingin menuju kekamarnya. dilorong lantai dua dia berpapasan dengan kyuhyun, mereka hanya saling pandang kemudian kyuhyun menghentikan langkahnya. Sungmin yang sudah membuka pintu kamarnya dan akan masuk ,menghentikan langkahnya karena panggilan kyuhyun.
"aku lihat hubunganmu membaik dengan jungmo, lee sungmin."
Sungmin yang mendengar perkataan kyuhyun hanya memandang tidak suka kea rah kyuhyun.
"wae, bukankah itu baik cho kyuhyun. Itukan yang kau inginkan." Sungmin berbicara ketus dan segera melanjutkan jalannya kedalam kamarnya.
GREP‼!
Kyuhyun mencengkeram pergelangan tangan sungmin dan membalikan hadapan sungmin kearahnya,sungmin kaget karena perlakuan kyuhyun barusan. Dan kyuhyun menghentakan tubuh sungmin ke tembok depan kamar sungmin itu. Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke sungmin dan membuat sungmin agak takut dengan perlakuan kyuhyun itu.
"kau, tidak boleh menyukai orang lain. Ara!" ucapan singkat kyuhyun membuat sungmin bingung dan setelah itu kyuhyun melepaskan cengkeramannya dan segera pergi meninggalkan sungmin yang masih terdiam kaku.
Sungmin masih berusaha mencerna ucapan kyuhyun tadi. Dia bingung dengan sikap kyuhyun. Sedari tadi dia hanya melamun menghadap jendela kamarnya, karena masih tidak bisa tidur akhirnya sungmin turun kebawah untuk mengambil minuman. dan pada Saat menuruni tangga
'DEG'
Sungmin melihat sesuatu yang tidak seharusnya dia lihat. Sepasang kekasih sedang berpelukan di ruang tengah keluarga cho.
Sungmin mengurungkan niatnya menuju dapur dan segera berlari kembali ke kamarnya. Sungmin menutup pintu kamarnya dengan kasar dan menjatuhkan dirinya ke tempat tidur dengan kasar dan menangis.
"kenapa kau selalu memberi harapan padaku dan melukaiku cho kyuhyun, hiks hiks‼! Wae‼!" sungmin mengeluarkan semua kesedihannya dengan tangisan dan menenggelamkan kepalanya kebantalnya.
~breakfast time~
"apa appa sudah berangkat umma?" Tanya kyuhyun kepada ummanya yang tengah mengoleskan selai ke roti.
Kangin juga sudah pergi ke restoran pagi-pagi sekali karena akan menyiapkan acara promo di restorannya.
"hmm, sudah tadi pagi-pagi sekali." Jawab heenim datar.
"selamat pagi ahjumma, minho, kyu." Sapa sungmin agak lemah.
"selamat pagi Minnie, kau mau sarapan. Wajahmu kenapa? Kenapa pucat dan matamu membengkak. Apa semalam kau habis me nang is?" Tanya heechul heran dan sedikit merendahkan suaranya.
'kenapa masih menangis, apa dia tidak paham dengan ucapanku semalam. Pabo!' kyuhyun membatin melihat keadaan sungmin.
Sungmin hanya membalas senyuman dan segera mengambil sepotong roti di meja makan yang sudah disediakan heechul.
"nan gwenchana ahjumma, aku ambil roti ini dan akan aku makan dijalan." Ucap sungmin masih tersenyum.
"kau hari ini mau kemana?" Tanya heechul.
"hari ini aku akan ke incheon ahjumma, jungmo hari ini ijin pada appa tidak masuk kerja dan mangajakku ke ansan untuk bertemu dengan orang tuanya dan mengenalkanku pada orang tuanya." Jawaban sungmin benar-benar membuat heechul, kyuhyun dan minho terperangah. terlebih pandangan tidak percaya heechul dan kyuhyun pada sungmin.
"ahjumma, gwenchana. Aku permisi dulu, jungmo sudah menungguku diluar. Anyeong." Sungmin berpamitan dan membuyarkan kekagetan kyuchul itu.
Heechul hanya sweetdrop dan kemudian terduduk dengan pandangan kosong. Sedangkan kyuhyun hanya melamun dengan pandangan datar.
"mengenalkan pada orang tuanya? Itu berarti. Huft! Ottoke?" heechul hanya memandang anaknya dengan pandangan menuntut agar kyuhyun mau mencegah sungmin pergi. Dan beberapa saat kemudian.
SRETT‼!
Kyuhyun berdiri dengan kasar dan segera berlari keluar rumah dengan tujuan menyusul sungmin.
"Minnie, anyeong.. kau sudah siap? kAJJA‼‼" jungmo menarik tangan sungmin dan membukakan pintu mobilnya.
Sungmin hanya tersenyum pasrah mengikuti kemauan jungmo.
CEKLEK!
"andwe‼‼ kajima lee sungmin, jebal!" kyuhyun berbicara seraya mengatur nafasnya.
"kyu?" sungmin memandang kyuhyun dengan tidak percaya.
"kau mau apa cho kyuhyun, kenapa sungmin tidak boleh pergi denganku?" ucap jungmo tidak suka.
Kyuhyun tidak membalas ucapan jungmo dan segera menarik tangan sungmin dan membawanya kedalam mobilnya dan meninggalkan jungmo yang masih kaget.
"yak!cho kyuhyun!mau kau bawa kemana sungminku."
Terlambat,kyuhyun sudah menyalakan mobilnya dan menjalankannya.
"kyu kau mau membawaku kemana, bagaimana dengan jungmo." Sungmin bertanya kepada kyuhyun yang tiba-tiba membawanya pergi dan meninggalkan jungmo sendiri.
Kyuhyun masih diam dan tidak menjawab pertanyaan sungmin di dalam pikirinnya masih berkecamuk kebingungan. Kebingungan akan tindakannya setelah ini karena di pastikan akan membuat suatu ketidak untungan bagi dirinya dan keluarganya. Tapi mau kapan lagi, kyuhyun sudah tidak tahan dengan tekanan ini dan berniat mengakhiri semua saat ini juga. Apapun resiko yang harus dibayarnya dia siap asalkan bisa bersama yeoja imut di sebelahnya ini.
"kyu, kau mendengarku tidak? Turunkan aku sekarang, jungmo menungguku jebal." Merasa tidak mendapat jawaban dari kyuhyun membuat sungmin kesal.
"diamlah lee sungmin dan cukup ikuti aku saja." Jawab kyuhyun datar dan masih sibuk mengarahkan pandangannya kedepan.
Sungmin hanya berdecak kesal sambil mengerucutkan bibirnya.
'menyebalkan!selalu seenaknya sendiri!'
~0~
~PARK'S COMPANY~
Seorang namja masih memegang erat tangan seorang yeoja dan menariknya agar sang yeoja mengikuti langkahnya. Orang-orang yang bekerja diperusahaan itu hanya memandang heran karena sang namja yang notabennya calon tunangan anak dari pemilik perusahaan ini malah terlihat berjalan angkuh dengan menggandeng yeoja lain dan tidak mempedulikan pandangan orang sekitar.
"kyu apa yang kau lakukan, kau mau membawaku kemana?" sungmin yang mulai tak nyaman dengan perlakuan kyuhyun, mulai menginterupsi tindakan namja itu.
Namun sang namja menulikan telinganya dan masih menggenggam erat tangan yeoja yang sudah meringis kesakitan karena cengkeraman tangan sang namja yang kuat.
Setelah sampai di depan ruangan pemilik perusahaan ini. Kyuhyun berhenti sejenak dan memejamkanmatanya, yeoja yang masih setia disampingnya hanya diam seraya memandang sang namja disampingnya itu.
"tuan cho, anda mau menemui gwajangnim?" sang sekertaris berdiri mendekat kepada tamu perusahaan itu. Kyuhyun yang mulai membuka matanya bukannya menjawab pertanyaan sang sekertaris malah masuk dengan sendirinya ke dalam ruangan tuan park itu.
CEKLEK‼!
"maaf tuan cho anda,,,, mianhae gwajangnim, tuan cho langsung ingin masuk keruangan anda." Ucap sang sekertaris takut karena sikap tuan muda cho itu.
Tuan park yang sedang berbincang dengan putrinya itu sontak berdiri dari duduknya. Sooyoungpun yang tak kalah kaget dengan sang appa juga ikut berdiri. Sungmin yang akhirnya tahu dimana dia sekarang juga kaget dan berusaha melepaskan genggaman tangan kyuhyun namun karena kuatnya cengkeraman tangan kyuhyun membuat sungmin akhirnya menyerah dengan berontaknya.
"kyu." Sooyoung memanggil nama kyuhyun dengan lemah.
Sedangkan sungmin yang sudah pasrah dengan tindakan kyuhyun hanya bisa menunduk kebawah.
"kyu, apa-apaan ini!siapa yeoja ini!" ucap tuan park sedikit dengan nada tinggi dan menunjukan jarinya kearah sungmin.
Kyuhyun masi diam dan mencerna kembali kata-kata yang akan diucapkannya. Dengan keberanian seluruh tenaga akhirnya kyuhyun mulai buka suara. Dilepaskannya cengkeraman di pergelangan tangan sungmin dan beralih merangkul sungmin dan menariknya agar menempel padanya. Sungmin yang merasa kyuhyun sudah melepaskan cengkeramannya beralih memegang pergelangannya karena merasa sedikit kesakitan. Sungmin yang didekap kyuhyun dari samping sontak kaget dan mendongakkan wajahnya kea rah kyuhyun di sampingnya dan sesaat kemudian memandang wajah sooyoung.
"jeoseong hamnida tuan park, saya tahu ini pasti akan mengecewakan anda. Tapi ini yang sebenarnya. Aku ingin membatalkan pertunanganku dengan sooyoung, karena sebagaimanapun aku berusaha untuk menyukainya, maka semakin aku tersiksa karena dia." Ucap kyuhyun kepada tuan park kemudian menoleh kesamping kearah sungmin.
Sungmin hanya mengerutkan dahi bingung dengan ucapan kyuhyun. Jujur saat ini sungmin masih tidak mengerti dengan pembicaraan ini, mengapa dia dibawa paksa oleh kyuhyun.
"apa maksudmu cho kyuhyun, bagaimana bisa kau membatalkan pertunanganmu dengan sooyoung, apa kau lupa dengan perjanjian kita!" tuan park yang sudah terusulut emosinya hanya bisa berkata sambil berteriak kepada kyuhyun.
Kyuhyun memejamkan mata sejenak dan memandang tuan park dengan tersenyum.
"aku sudah melepaskan cita-citaku untuk membantu appaku, dengan atau tidak adanya campur tangan anda, aku yakin masih bisa menyelamatkan perusahaan kami tuan park. Aku sudah kehilangan satu hal terpenting dalam hidupku dan aku tidak ingin kehilangan lainnya." Kyuhyun berucap tanpa mau mengalihkan pandangannya dari wajah sungmin. Mata sungmin sudah berkaca-kaca. Bahagia? Tentu saja, tapi mengingat ada hati yang terluka sungmin kemudian beralih menatap sooyoung yang sedang menatap kyuhyun dalam.
"kau terlalu sombong anak muda, apa kau tidak tahu kekuatan park company hah!"
BRAK‼
Tuan park yang sudah tidak bisa menahan emosinya berbicara sambil menggebrak meja.
"appa, tenanglah." Melihat sang appa yang murka membuat sooyoung mendekati sang appa dan mengelus lengannya menenangkannya.
"saya tahu tuan park, sangat tahu tentang kekuasaan anda. Tapi dengan sekuat tenaga saya akan membangun perusahaan yang appa sudah rintis. Saya yakin tanpa bantuan anda perusahaan kami akan tetap berdiri. Sekali lagi maafkan saya tuan park sudah mengecewakan anda dan putri anda. Kami permisi. Sooyoung~ah mianhae." Ucap kyuhyun sekilas sebelum meninggalkan ruangan tuan park itu.
Sooyoung hanya memandang miris kepergian dua orang itu.
"ck! Dia benar-benar belum tahu siapa aku, sebelum lusa aku pastikan perusahaan cho hanya akan tinggal nama!" ucap tuan park yang masih emosi.
"sudahlah appa, aku tidak apa-apa. Semalam aku sudah membicarakan hal ini dengan kyuhyun. Aku tidak mau bertunangan dengan orang yang bahkan tidak pernah memandangku." Ucap sooyoung sedikit terisak.
"ini bukan lagi masalahmu anakku, tapi ini sudah menyangkut harga diriku dan perusahaan. Tidak akan kubiarkan mereka."
~0~
Saat ini kyuhyun bisa tersenyum lega, namun mungkin itu hanya bisa dikatakan senyum sesaat mengingat dia tahu akan apa yang dilakukan oleh tuan park.
Kyumin masih terlihat sesekali saling melirik didalam mobil. Saat pandangan mereka bertemu, mereka hanya bisa saling melempar senyum. Ya, saat ini mereka merasa kecanggungan yang luar biasa.
Tak terasa hari sudah menjelang sore, setelah kepulangan mereka dari park's company, kyuhyun mengajak sungmin ke kantor dan menyuruhnya untuk menemaninya sebentar selagi kyuhyun membereskan dokumen.
Waktu makan malam hampir tiba, dan kyumin sudah sampai di depan kediaman cho itu. Saat turun dari mobil kyumin masih tersenyum dan kemudian memasuki rumah dengan bergandengan tangan. Tidak ada ucapan cinta,sejak kapan mereka seperti sepasang kekasih? sejak kyuhyun mengumumkan bahwa dia tidak bisa kehilangan sungmin.
"kami pulang." Ucap kyumin bersamaan seraya memasuki ruang depan.
Heechul yang sedang menyiapkan makan malam di meja makan hanya kaget melihat tautan tangan kyumin itu.
"OMO‼‼ ka kalian." Kekagetan heechul berubah menjadi senyuman.
Kyumin yang saling berpandangan kemudian beralih duduk di meja makan. Seluruh keluarga hanya memandang mereka heran. Sesaat kemudian raut wajah kyuhyun langsung berubah saat melihat appanya.
"appa sudah pulang?"Tanya kyuhyun pada appanya itu.
Hankyung hanya menjawab dengan anggukan.
"appa mianhae." Ucapan maaf kyuhyun membuat seluruh orang di meja makan itu sontak memandangnya.
"aku membatalkan tunanganku dengan sooyoung, dan tuan park akan membatalkan projek kita dan itu berarti perusahaan kita dalam bahaya ." semua orang disitu hanya mengerutkan dahi saat mendengar perkataan kyuhyun. Dan sudah diketahui bahwa kyuhyun hanya bertunangan dengan sooyoung karena perjanjian bisnis.
Heechul hanya memandang miris anaknya,tidak menyangka bahwa anaknya akan berkorban untuk keluarga sampai sejauh ini.
Hankyung hanya tersenyum kepada anaknya itu. Dan berdiri mendekatinya.
"sekali lagi kau benar-benar membuat appamu ini bangga anakku. Kau sudah melakukan banyak untuk keluarga ini. Kau tahu kenapa appa ke jepang lagi, appa bertemu dengan tuan ajinomoto untuk memulai perjanjian lagi dengan proyek kita dan dengan rancangan game apa yang lain. Plan B, appa selalu mempunyai cadangan untuk semua tender. Dan kau tahu apa hasilnya. We win, tuan ajinomoto mau bekerja sama dengan kita dan memberikan 60% saham ke projek ini. Sisanya dari beberapa pananam modal dan semua selesai." Ucap hankyung sambil menepuk pundak anaknya.
"jinja‼‼" ucap kyuhyun tidak percaya dan langsung berdiri.
"benar anakku, dan kau tidak perlu merasa bersalah akan masalah tuan park. Dengan atau tidaknya dia, aku akan tetap melepaskannya sebagai pemegang saham diperusahaan kita." Ucap hankyung yang masih setia tersenyum pada anaknya.
Heechul yang mendengar kabar gembira ini segera beranjak dari duduknya dan memeluk sungmin.
"cughae chagiya, akhirnya si bodoh ini menyadari kebodohannya, dan kalian.. aaaaa… aku senang sekali." Heechul meluapkan bahagianya dan sungmin juga ikut merasakan kebahagiaan calon ummanya itu.
"dan kyu, besok kau mendaftarlah di kedokteran di kyunghee university, appa lihat disitu yang terbaik untuk juga tidak usah ke kantor lagi appamu masih sanggup menjalankannya." Mendengar appanya menyuruhnya mendaftar di kedokteran membuat kyuhyun heran dan memandang sungmin meminta penjelasan, sungmin yang di pandang hanya menggelengkan kepalanya.
"minho, minho yang mengatakan kalau kau hamper setiap hari membeli buku kedokteran yang tebal-tebal." Jelas hankyung.
PLETAK‼!
Satu jitakan mendarat di kepala minho.
"dasar tidak sopan. Pengkhianat!" ucap kyuhyun yang masih mencubiti pipi minho yang gembul itu.
"appo hyung, aw‼! Appo yak!" berontak minho.
~0~
Sungmin masih terbuai mimpinya yang indah, malam mini dilaluinya tanpa air mata. Benar-benar enggan membuka mata jika semua ini hanya mimpi.
"eungh," sungmin melenguh karena merasakan ada terpaan udara di wajahnya.
"lee sungmin, sampai kapan kau mau tidur?" ucap seorang namja didepannya.
"emmm,"sungmin berusaha membuka matanya dan mengerjap-erjapkan sejenak.
"aaaaaa…. Kyu‼! Kka kkau kenapa dikamarku." Sungmin yang kaget langsung bangun dari tidurnya dan duduk.
"mau apa lagi, ya membangunkanmu. Sudah jam berapa ini, ayo mandi kita mendaftar kuliah bersama.''kyuhyun tersenyum dan segera bangkit untuk keluar dari kamar sungmin.
GREP‼!
"kyu yang kemarin bukan mimpi kan."sungmin memeluk kyuhyun dari belakang dan membuat kyuhyun menghentikan langkahnya.
"pabo!tentu saja nyata."kyuhyun melepaskan pelukan tangan sungmin dan berbalik memandang wajahnya.
"atau kau masih mau tidur dan bermimpi nyonya cho?" kyuhyun mensejajarkan wajahnya ke wajah sungmin dan mendekatkan wajahnya.
Sungmin merona dan itu membuat kyuhyun makin mengembangkan senyumannya.
CHU~
Kyuhyun mengecup bibir sungmin sekilas. Dan membuat wajah sungmin makin terlihat seperti kepiting rebus.
Kyuhyun yang masih tersenyum segera membalikan badan dan berjalan keluar.
"kyu‼‼" sungmin memanggil kyuhyun dengan sedikit berteriak.
"wae? Apalagi." Kyuhyun menjawab tanpa berbalik.
"iitu itu ciuman pertamaku dan ciuman pertama kita. Kenapa hanya begitu." Sungmin berbicara sambil mempoutkan bibirnya.
Kyuhyun berbalik dan menyentil dahi sungmin.
CETAK‼!
"itu yang kedua pabo‼!" kemudian kyuhyun berlalu dan menutup pintu kamar sungmin.
"aw‼! Appo ish‼! Kedua? Apa dalam mimpi juga dihitung?"
END
Anyeong readerdeul, sesuai janji eonni yang sebenernya g ditepati g papa.. hehehe
Update kilat.
Fiuh‼‼‼ more than 5k words‼! Lemes bener ngetiknya inih.
Chapter terpanjang karena ini chapter terakhir.
Mbuahahahahhahahahahahahahha hah *ketawa bareng heenim
Duk‼! Bruak‼! Dgedubrak‼‼‼ author dimasa reader.
Okey,okey -_- kita ganti END diatas jadi TBC.
Bagaimana puaskah readerdeul, terjawab sudahkah penasaran2 di chapt sebelumnya?
Kalau belum Tanya lagi ke eonni mana yang belum jelas hihihihihihihi
#sorry2answer-
-ok, buat reader baru gomawo jeongmal. Cerita ini mirip Playfull kiss? Kan udah eonni jelasin di chapt awal2,, ok mungkin boleh dibaca lagi…. (-_-" author males jelasin lagi)
-alur kecepetan? Ok, mungkin iyah, tapi dimohon untuk tidak terlalu berkiblat dengan dramanya yang asli, soalnya kalau nyamain drama, bisa sampai 50 chapter nanti. Ini eonnie emang cepetin tapi masih mencari jalan yang natural jadi ceritanya masih nyambung. Dan banyak jalan cerita yang diubah sesuai otak kanan author Karena kyumin g mau Cuma berakhir di pernikahan doank, karena eonni udah siapin jebakan2 dan sejumlah penderitaan untuk kyumin after married. #mbuahahahhahahahahha
-kaya drakor BBF(ss501)? Engga saeng, ini terinspirasi sama itazura na kiss/they kiss again/playfull kiss
-yang minta kyumin cepet nikah? Hayo‼‼ pada mau ngintipin kyumin NC-an yah…. Ngaku… *tunjuk2reader. Author tunjuk diri sendiri. Tunggu kyumin nikah dulu nne….. ^^
-oppadeul yang masih belum muncul,, siwon,donghae dll… ditunggu tanggal mainnya yah, author lagi nego harga ama oppadeul nih,,, hihihihihihih
Adakah yang belum terjawab question nyah? Ada ? ada? Ada?
Baiklah PM ajah eonni, add Fb ato foll twittnya.
Bisa bicara face to face dan smoga kita bertemu di SS5… yeay‼‼!
Ini mau ngebut karena terinspirasi dari kyumin oppa di MAMA, sumpah demi ciuman kyuhyun,,, mereka kece banget,,, gantengnya gak ketulungan‼‼‼! Banyak kyumin moment juga ^^ rame bgt di twitter….
Baiklah akhir kata,,, jangan lupa saran dan kritiknya lewat review nne.. eonni udah kilatin nih updatenya -_-
Anyeong *bow
