MY MATE
.
.
.
Disclaimer : Edward & Naruto bukan milik Kitsune begitupun Chara yang lainnya
.
.
.
Warning :Typo, Ooc, Etc, Membosankan
.
.
.
Chapter Ini Mungkin membosankan bagi reader
Maaf Kalo Mengecewakan Kalian
.
.
.
Please Enjoy
Setelah pulang dari kantor Hokage Naruto dan Edward pergi ke apartemen Naruto yang dulu pernah ia tempati saat di konoha untuk istirahat. Kemudiaan keesokan harinya tanpa meninggalkan kebiasaan morning kiss ala Edward mereka keluar sekedar berjalan-jalan santai sambil mencari makanan karena katanya Naruto lapar tapi malas memasak ia ingin makan ramen katanya, tapi di perjalanan mereka ada saja pemuda yang membuat Edward kesal, kenapa tidak kesal jika sedari tadi dengan terang-terangan pemuda konoha merayu mate-nya ingin rasanya Edward membunuh setiap pemuda yang selalu memandang Naruto dengan pandangan yg menjijikkan menurutnya
"Grrrr cih"
"Mate ada apa denganmu?" tanya polos Naruto
"Tidak apa2 sayang ,hanya saja sepertinya aku ingin membunuh seseorang karena berani menatap milikku" kata Edward dingin Naruto mendengarnya hanya bingung
"Apa maksudmu mate?" tanya Naruto sambil memiringkan kepalanya sehingga nampak ia bertambah manis membuat Edward tambah panas dingin melihat kelakuan mate-nya apalagi orang2 di sana tidak bisa mengalihkan pandangannya dari sosok Naruto
Bagaimana tidak saat ini Naruto mengenakan kaos putih kebesaran sampai lengannya ditambah hot-pants hitam yang cuman sebatas paha dikenakannya memperlihatkan kaki mulusnya rambutnya ia gerai sehingga tidak ada kata lain selain kata manis dan cantik itulah gambaran Naruto saat ini
"Sudah2 sayang ayo kita pergi saja dari sini katanya kamu mau makan ayo kita cari tempat makan" kata Edward sambil menarik pergelangan tangan Naruto ia takut jika terus di sana dia tidak bisa menahan amarahnya pada orang2 yang lalu lalang memandang Naruto-nya dengan Pandangan memuja
"Oh ia sudah lama aku tidak makan ramen ayo kita ke kedai Ichiraku saja yah mate?" kata Naruto sambil memelas di hadapan Edward
"Ia apapun untukmu sayang" kata Edward sambil memeluk Naruto dan beranjak pergi
SKIP
Kini Naruto sudah tiba didepan kedai Ichiraku ramen dan kini ia mengajak Edward masuk dengan cara menggandeng lengannya
"Paman ramen porsi jumbo satu" teriak Naruto
"Ia... eh Naruto! Kau kah itu?" tanya pria baru baya sebagai koki di kedai itu
"Ia paman Teuchi ini aku Naruto"
"Kau sudah kembali Naruto wah ini kabar bagus!..."
"Tousan ada apa?" kata seorang tiba2 muncul dari dapur
"Lama tidak jumpa Ayame-nee" kata Naruto sambil tersenyum
"Naru-chan!... kau kembali? Wah kau semakin cantik saja, eh siapa yang bersamamu Naru-chan" kata Ayame
"Hm ano... dia... hmm... mmmm..." kata Naruto malu2
"Saya Edward Cullen pasangan atau kekasih dari Naruto" kata Edward tersenyum hangat menyapa pria dan anaknya yang di depannya dia sudah membaca pikiran dari kedua orang didepannya dan ia tau bahwa kedua orang yang berarti bagi Naruto-nya
Sedangkan kedua orang mendengar pernyataan Edward terkejut tidak menyangka jika Naruto pulang ke konoha langsung membawa kekasihnya sedangkan Naruto yang mendengar pernyataan Edward tadi langsung bersembunyi di belakang punggung Edward sambil membanamkan kepalanya sekali2 curi2 pandang dan jika ketahuan ia menyembunyikan mukanya lagi bukti bahwa ia sedang merasa malu
"Cie2 Naru-chan malu2 yah hihihi" kata Ayame sambil tertawa melihat kelakuan Naruto yang malu2
"Ishh neechan tidak berubah selalu suka mempermainkan ku" kata Naruto yang masih membenamkan kepalanya tapi kini tidak di punggung Edward melainkan di dada Edward karena tadi Edward memeluk mate-nya karena ia tau mate-nya malu2
"Sudah2 Ayame jangan goda Naruto terus, nah karena Naruto sudah kembali dan membawa pacarnya, ramen pesanannya kali ini gratis" kata paman Teuchi berusaha menghentikan kelakuan putrinya yang senang menggoda Naruto
"Wah benarkah paman? Terima kasih..." kata Naruto tiba2 melepasakan pelukan Edward melupakan rasa malunya tadi
'Dasar tidak berubah giliran ramen dia melupakan segalanya' pikir Ayame dan paman Teuchi sambil tersenyum
"Nah Naru-chan silahkan duduk tunggu pesanan mu di hidangkan yah?" kata Ayame setelah itu tanpa pikir dua kali Naruto duduk manis seraya menunggu pesanannya di sajikan dan diikuti oleh Edward mate-nya duduk di sampingnya sambil memandangi mate-nya yang nampak menggemaskan di matanya
'Mate ku lucu hehehe, aku tambah cinta padanya' pikir Edward sambil tersenyum melihat kelakuan mate-nya
Setelah beberapa lama menunggu paman Teuchi sudah siap menghidangkan ramen pesanan Naruto
"Nah dua ramen porsi jumbo untuk Naru-chan dan pacarnya sudah siap silahkan menikmati" kata paman Teuchi
"Wah baunya sedap! Slurrrp rasanya tidak berubah tetap enak" kata Naruto sambil makan Edward yang melihatnya hanya geleng2 sambil tersenyum dirinya bahagia jika mate-nya bahagia
"eh ada dua yah? Edward kamu kan tidak makan makanan ini, jadi... boleh yah buat aku saja? Yah? Yah?" kata Naruto
"Ia apapun untukmu sayang" kata Edward sambil tersenyum
"Terima kasih mate!" kata Naruto setelah itu mencium pipi Edward sedangkan Edward hanya tersenyum bahagia melihat kelakuan manja mate-nya dan dua orang yang sedari tadi melihat EddyNaru juga hanya tersenyum mereka sangat terhibur melihat pasangan itu apalagi Ayame
Jauh dari kedai ada seseorang yang sedari tadi mengikuti pasangan EddyNaru memperhatikan pasangan itu
"Cih sial seharusnya aku yang berada di sana bersama naru" kata seseorang itu yang ternyata adalah Sasuke sambil meninju pohon tempat ia bersembunyi dari tadi
"Lihat lah naru aku pasti merebut mu apapun caranya aku tidak ingin kau bahagia jika bukan bersamaku, tunggulah aku pasti mendapatkan mu" kata Sasuke
Setelah itu Sasuke pergi dari tempat itu, karena ia sudah tidak tahan melihat kemesraan Naruto dan Edward kali ini ia membiarkan kebersamaan mereka tapi jika ada kesempatan ia akan berbicara pada Naruto dan membujuk ia untuk kembali bersamanya
Kembali pada pasangan EddyNaru saat ini mereka masih berada di kedai ramen Ichiraku dengan Naruto yang masih menikmati ramen-nya dan Edward yang terus memandang Naruto dengan bahagia
"Slurrrppp. Wah aku kenyang terima kasih ramen-nya" kata Naruto
"Mate ada noda kuah di bibir mu" kata Edward
"Benarkah? Baiklah akan aku bersihkan" kata Naruto sambil mengangkat tangannya untuk mengusap bibirnya tapi dihentikan oleh Edward dengan menggenggam tangannya tadi
"Tidak jangan biar aku saja" sela Edward
CHUUU
Tiba2 saja Edward mencium singkat bibir naru yang ada ramen-nya tadi membersihkan kuah ramen tadi dengan menciumnya
Naruto yang diperlakukan demikian hanya ter patung syok dan mukanya tiba2 memerah karena merasa malu sedangkan paman Teuchi melihat kelakuan pasangan itu hanya tertawa sedangkan Ayame jangan di tanya ia berteriak histeris dalam inner-nya sambil ber kya2 sekuat yang ia bisa setelah ini dia berfikir untuk membuat group pendukung pasangan EddyNaru karena melihat kemesraan pasangan tersebut
"Hahaha tidak usah malu sayang bukankah kita sering melakukannya saat pagi?" sela Edward
'Kyaaaaaa apa yang telah pernah lakukan aku penasaran, dan aku tidak kuat aku bisa mimisan jika terus melihat kemesraan pasangan ini hahaha' pikir Ayame sambil terus pasangan EddyNaru
Sedangkan Naruto yang mendengarnya tambah malu ia pun menundukkan kepalanya Edward yang melihatnya hanya tertawa setelah itu memeluk mate-nya
GREP
"Sudah aku minta maaf yah karena terus menggodamu kamu sudah kenyang kan? nah ayo kita pergi jalan2 lagi" kata Edward sambil memeluk Naruto sedangkan Naruto yang mendengarnya hanya mengangguk dirinya terlalu malu untuk bicara
"Paman ini bayarannya terima kasih ramen-nya berkat itu mate ku bahagia" kata Edward sambil terus memeluk Naruto dengan lengan kirinya dan tangan kanannya memberikan uangnya
"Sudah tidak apa2 nak Edward, bukankah sudah ku bilang ini gratis karena ke pulangan Naru-chan" kata paman Teuchi berusaha menolak uang pemberian Edward
"Tidak apa2 paman bukankah membuat ramen ini butuh modal paman bisa bangkrut jika terus begini"
"Tidak apa2 nak Edward, Naru-chan sudah ku anggap anak jadi biarlah anggap saja ini seperti ayah yang memberikan makan untuk anaknya"
"Sudah paman ambil saja Edward itu orang yang kelebihan uang jadi tidak apa2 paman" kata Naruto tiba2
"Ia paman ambil saja karena anda sudah menganggap naru-ku sebagai anak maka saya juga akan menganggap anda sebagai ayah jadi anggap saja ini uang anak untuk ayahnya, yah jadi terima saja paman" kata Edward
"Baiklah kalau kalian memaksa, terima kasih" kata paman Teuchi yang akhirnya menerima uang Edward
"Nah kalau begitu kami pamit yah paman Teuchi, Ayame-nee sampai jumpa" kata Naruto pamit pada paman Teuchi dan Ayame
"Ia balik lagi yah Naru-chan" kata Ayame sambil melambaikan tangan pada Naruto
"Pasti Ayame-nee" kata Naruto setelah itu Naruto dan Edward beranjak dari sana untuk kembali menelusuri desa konoha
.
.
.
.
.
TBC
Hehehe gomen minna-san Kitsune lama update-nya fic ini sebenarnya pengen Kitsune discontinue karena Kitsune sebenarnya sudah jarang update fic karena kesibukan dunia nyata, rencananya Kitsune ingin fokus ke fic The Special Uchiha aja jadi fic ini terabaikan deh, tapi eh masih ada yang nungguin nie fic jadi Kitsune tidak sampai hati untuk tidak lanjut hehehe gomen nee?
Maaf yah kalau chapter kali ini jelek atau kurang memuaskan bagi para reader semua itu karena Kitsune membuat fic ini hari ini saat fic ini di update juga jadi terkesan tergesa-gesa mohon maaf jika mungkin ada TYPO karena tidak sempat di baca ulang
Dan yah terima kasih karena selalu setia menunggu fic Kitsune, Kitsune sangat senang dan ingin berjumpa dengan para reader sekalian di fic selanjutnya dan yah terima kasih juga karena nge-review, follow dan favorite fic Kitsune, Kitsune sangat dengan dukungan kalian semua terima kasih
Mungkin itu saja dari Kitsune dan nantikan fic Kitsune selanjutnya Terima kasih sudah mau membaca ...
BYE BYE BYE (^.^)
