Title : SMILE
Author : Putiha
Pairing : YeWook (Yesung x Ryeowook)
Other cast :
Lee Donghae
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Disclaimer : YeWook saling memiliki, Semua Cast terikat kontrak kerja yang 'luar biasa' dengan SM Entertainment. Selain itu mereka milik Orang Tua mereka masing-masing. Sedangkan FanFiction ini murni hasil otak ngadat saya.. ^^
WARNING : YAOI (boys love), Typos (mohon dimaafkan), GaJe, Cerita pasaran
Genre : Romance, Hurt (maybe)
DON'T LIKE, DON'T READ
and NO COPAS tanpa ijin dari saya.
.
.
.
Last Chapter..
"Kau ingin aku mengatakan yang sejujurnya. Kau ingin sungmin tau kalau kemarin kau tidak ingin pulang lebih cepat ke dorm? Dan kalau kau mau, aku bisa saja menceritakan kejadian kemarin secara lebih rinci. Kau masih ingatkan kejadian kemarin saat kita dimobil, saat kau mengomel tentang sesuatu hal yang tidak jelas itu. Kau terlalu cemburu, sayang. Kibum itu adikku, jadi kau tidak perlu takut. Oh iya.. kau terlihat sangat sexy dengan celana ketatmu itu" yesung mengedipkan sebelah matanya, kemudian pergi meninggalkan wookie sendirian diruangan pemotretan itu.
Wookie mendadak lemas, tidak sanggup lagi berdiri, saat itu juga lah wookie terduduk dilantai, bersandar pada dinding yang dingin. "Yesung hyung sebenarnya orang yang bagaimana? Dan apa tadi yang dia katakan? Se.. Sexy?"
.
.
.
Chapter 7!
.
.
.
"Wookie, kenapa kau duduk dilantai dan kenapa kau belum mengganti pakaianmu?" donghae yang tadi tidak melihat wookie diruang ganti, berniat mencari namja itu. Dan donghae menemukan wookie terduduk lemas ditempat pemotretan.
"Aku tidak apa-apa, hyung"
Donghae mengusap pipi wookie dengan jemarinya, "aku tau kau sedang berbohong, kim ryeowook. Aku akan mentraktirmu dikedai ice cream jika kau mau menceritakannya padaku. Bagaimana?"
Seketika wajah wookie berbinar mendengar kata ice cream dan traktiran. "Benarkah?"
"Tentu saja. Kalau begitu, ayo cepat ganti bajumu. Setelah itu kita langsung pergi dari tempat ini dan hyung akan membawamu ke kedai ice cream" donghae membantu wookie berdiri dan menarik namja imut itu keluar dari ruang pemotretan.
"Donghae hyung! aku sudah selesai. Ayo kita pergi!" ucap wookie dengan semangat. Yesung, Sungmin dan Kyuhyun menatap Donghae secara bersamaan. "Kalian mau kemana?" tanya sungmin.
"Rahasia" donghae segera menggenggam tangannya wookie, sebelum keluar donghae berbalik sebentar, "Yesung hyung, kau tidak berniat untuk memata-matai kami lagi kan?"
Yesung hanya membuang mukanya, sama sekali tidak berniat untuk menjawab pertanyaan donghae.
"Hwa… ini pasti enak sekali. Apa aku boleh memakannya sekarang, hyung?" tanya wookie antusias saat melihat ice cream dengan porsi besar berada dihadapannya.
"Tentu saja. Makan sepuasmu" dengan semangat yang besar, wookie langsung menikmati ice cream strowberry dengan lumuran coklat diatasnya. "Kau lucu sekali" donghae mengacak-acak rambut halus wookie.
Tujuan utama donghae mengajak wookie ke kedai ice cream tentu saja bukan hanya untuk mentraktir wookie, tapi tujuan utama donghae adalah ingin menanyakan saat yesung dan wookie yang kemarin 'menghilang'.
"Kemarin.. yesung hyung tidak melakukan apa pun padamu kan?" tanya donghae dengan hati-hati dan pelan, tapi walaupun begitu tetap saja pertanyaan donghae membuat wookie sedikit tersedak. "uhuk.. kami, tidak melakukan apapun" wookie menjawab dengan kaku sambil terus menyendokkan ice cream ke mulutnya.
Donghae sedikit curiga dengan jawaban wookie. "aku tidak bertanya 'kalian', tapi hanya yesung hyung. Kau jelas-jelas menyembunyikan sesuatu dariku. Aku kecewa denganmu, wookie" donghae pura-marah dengan wookie dan tak mau menatap wookie.
"Donghae hyung. Maaf, aku… aku malu untuk menceritakannya.. ini benar-benar memalukan" wookie menutup wajahnya yang memerah ketika mengingat kejadian saat yesung yang tiba-tiba menciumnya. "Apa yesung hyung mengatakan kalau dia menyukaimu?" donghae yang duduk didepan wookie seketika kembali bersemangat dan mencongdongkan badannya kedepan.
Wookie menggeleng dan mempoutkan bibirnya imut. "aish.. lalu apa yang kalian lakukan seharian kemarin? Sekarang beri tau aku, kemarin kalian kemana saja?"
Wookie mengaduk-aduk ice creamnya dan menjawab pertanyaan donghae dengan ragu-ragu, "setelah dari rumah dokter kibum, kami pergi ke tempat karaoke, setelah dari sana, kami kembali lagi ke rumah dokter kibum"
"Tempat karaoke? Kenapa kalian pergi ketempat seperti itu?"
1 sendok ice cream kembali masuk ke mulut wookie, "awalnya, setelah selesai mengobati kakiku, yesung hyung menyuruh untuk kembali ke dorm. Tapi, aku memaksa yesung hyung untuk tidak pulang dulu. Lalu, yesung hyung membawaku ke tempat karaoke. Dia bilang itu adalah tempat favoritenya"
Donghae menggaruk-garuk kepalanya, "Yesung hyung menuruti permintaanmu. Itu suatu kemajuan. Lalu, apa tidak ada sesuatu yang lainnya?. Katakan saja padaku, hyung tidak akan memberi tahu siapapun"
"Kau janji, hyung?" wookie memastikan kalau donghae tidak akan menceritakan kepada siapa pun. "Percayalah padaku"
Dan wookie mulai menceritakan semuanya kepada donghae, mulai dari tempat karaoke, sampai dia menduga kalau kibum adalah kekasih wookie yang berakhir dengan ciuman mendadak dari yesung. Wajah wookie kembali memerah saat dia menceritakan semua nya kepada donghae.
"huahahahaha…" donghae tertawa puas sambil memegangi perutnya. Beribu penyesalan yang wookie rasakan saat melihat donghae tertawa puas dengan ceritanya. "Jangan tertawa! Tidak ada yang lucu, hyung~" wookie merengek sambil menggigit sendok ice creamnya.
"ahaha.. Aku tidak menyangka yesung hyung bisa melakukan hal bodoh seperti itu. Aku ingin melihat ekspresinya saat mencium mu"
"Hyung~.. jangan keras-keras"
"ah.. iya – iya" donghae menghapus cairan bening yang keluar dari sudut matanya, aigoo.. sebegitu kuatkah donghae tertawa sampai-sampai donghae mengeluarkan air mata. "Bagaimana rasanya?"
"Bagaimana apanya?"
"rasanya berciuman dengan yesung hyung~" goda donghae. "Berhenti membicarakan itu. Hyung, awas saja kalau kau berani menceritakan hal ini kepada orang lain. Aku tidak akan mengampuni mu" wookie menunjuk-nunjuk donghae dengan sendoknya.
"Aku berjanji. Sudah, cepat habiskan ice cream mu, setelah itu kita pulang. Aku sudah puas mendengar ceritamu hari ini"
"Lebih tepatnya puas menertawaiku, Hyung" ejek wookie. Donghae pun kembali tertawa dengan perkataan wookie.
Wookie kembali melanjutkan menikati ice creamnya, kali ini dia membiarkan donghae yang masih saja menertawainya, untung saja saat ini suasana kedai sedang sepi.
"Hyukie Hyung!" panggil wookie saat melihat orang yang sudah lama tidak dilihatnya tiba-tiba saja hadir di pandangannya. Orang yang dipanggil tersebut menoleh ke wookie, dan menatap tak percaya.
"Wookie-ah.. kau kah itu?"
"Ne, Hyung. Kemarilah…" wookie melambaikan tangannya, menyuruh orang tersebut untuk menghampirinya.
"Wookie! Akhirnya kita bertemu lagi. Aku benar-benar merindukanmu!" wookie berdiri dan memeluk namja itu. "Aku juga sangat merindukanmu, hyung"
"Apa benar kau akan menjadi member boyband PRINCE?" wookie melepas pelukannya dan menganggukkan kepalanya dengan bangga. "ck.. aku tidak menyangka. Kau bahkan tidak bisa menari."
"Ya! Setidaknya aku mempunyai suara yang sangat bagus! Sedangkan kau, percuma jago ngedance jika tidak bisa bernyanyi"
"Siapa bilang aku tidak bisa bernyanyi, aku sangat jago ngerap"
"EKHEM" kegaduhan kecil itu sirna saat donghae mencoba untuk mendapatkan perhatian. "Oh.. Hyukkie hyung. Kenalkan ini Donghae hyung. Kau pasti tau kan kalau dia itu salah satu member PRINCE. Dan donghae hyung, kenalkan.. ini Eunhyuk hyung, dia salah satu teman kuliahku"
"Senang berkenalan denganmu Eunhyuk-ssi"
"Jangan memanggilku begitu, cukup Eunhyuk saja.. Aku senang bisa bertemu denganmu" mereka berdua saling berjabat tangan dan saling melemparkan senyuman. "Hyung, kau untuk apa datang kesini?"
"Aku kesini ingin merasakan ice cream yang sama dengan yang sedang kau nikmati sekarang"
"Pelayan, saya pesan ice cream strawberry dengan porsi yang besar yah"
Wookie dan Eunhyuk hanya bisa melongo saat donghae tiba-tiba memesan ice cream. "Sudah ku pesan. Karna kau adalah teman dari Wookie, jadi kau juga ku traktir"
"eoh? Tidak perlu. Aku akan membayarnya sendiri" tolak eunhyuk mentah-mentah, dia merasa malu. "Tidak usah malu-malu seperti itu. Kalau kau menolak aku pasti akan sangat kecewa"
"eh? Baiklah"
Setelah ice cream yang dipesan donghae datang. Mereka kembali melanjutkan perbincangan santai mereka.
"Kapan kau akan kembali masuk kuliah, wookie? Kau dan sungmin, menghilang secara tiba-tiba"
"Kata manager hyung aku dan sungmin hyung kembali kuliah saat album kami diluncurkan"
Eunhyuk membulatkan matanya, "eoh.. kalau begitu kau pasti akan lelah karna kuliah sambil mempromosikan album mu"
"hmm.. Aku pikir juga begitu"
"Aigoo… Manis sekali."
Wookie dan Eunhyuk menoleh ke donghae yang saat ini tengah memperhatikan Eunhyuk dengan intens. Sontak saja wajah Eunhyuk langsung merona, sama persis dengan warna ice cream strawberry yang sedang dinikmatinya.
"Donghae hyung, kau membuat eunhyuk hyung malu. Hihihi"
"Ah,, Mianhae" donghae jadi salah tingkah karna sudah keceplosan memuji namja manis yang baru dikenalnya.
Drrrtt drrrtt
Wookie merogoh saku celananya dan membaca pesan dari ponselnya. "huft.. Yesung hyung menyuruh kita untuk cepat kembali ke Dorm, hyung. Kalau tidak, katanya dia akan mengganti password dorm dan kita tidak akan bisa masuk"
"Aissh.. namja itu benar-benar tidak mengerti kondisi" Donghae mengepalkan tangannya, kalau saja yesung ada disampingnya mungkin yesung sudah menerima tonjokan dari donghae. "Eunhyuk hyung, maaf, kami harus pulang sekarang. Tidak apakan kalau kami tinggal sendiri?" tanya wookie dengan raut wajah kecewanya.
"Tidak apa, wookie-ah. Aku bertemu secara tidak sengaja denganmu saja sudah membuatku sangat senang. Dan Donghae, terima kasih sudah membelikanku ice cream ini. Aku akan memakannya sampai habis."
"Sama-sama. Padahal, aku ingin lebih lama lagi berada disini. Tapi, si kepala besar itu merusak semuanya."
"ahaha… Semoga kita bisa bertemu lagi!"
"PASTI! Kita harus bertemu lagi!" jawab donghae dengan penuh penekanan dan semangat.
"Kalau begitu, kami pamit pulang, Eunhyuk hyung" wookie membungkukkan badannya sebentar, dan kemudian menarik donghae hyung yang sepertinya mengulur-ulur waktu. "Wookie-ah, sampaikan salamku padaku Sungmin hyung"
"Oke" wookie mengacungkan jempolnya, sedangkan donghae terus melambai-lambaikan tangannya sampai sudah keluar dari kedai ice cream. Eunhyuk tertawa melihat tingkah donghae. "Tampan sekali" begitulah yang sekarang ada dipikiran eunhyuk tentang donghae, eunhyuk kembali menikmati ice creamnya sambil terus tersenyum.
Begitu sampai didorm, donghae dan yesung saling memberikan deathglare andalan mereka. "Untuk apa kau menyuruh kami untuk cepat pulang, hyung?" tanya donghae kepada yesung yang sedang tiduran diatas sofa.
"Tidak kenapa-napa. Ada masalah?" tanya yesung balik saat melihat wookie sudah masuk kekamar nya.
"ck.. Kau keterlaluan sekali! Padahal aku masih ingin berlama-lama berkencan dengan Wookie."
"Kencan?" yesung sontak langsung bangkit dan duduk disofa.
"Iya. Kenapa? Setidaknya kencan di kedai ice cream leih romantis daripada di tempat karaoke keluarga!" donghae menjulurkan lidahnya.
"Ya! Darimana kau tau? Kim Ryeowook yang memberitahumu? Apa saja yang dia katakan padamu?" yesung memberi pertanyaan bertubi-tubi ke donghae.
"Tenang lah, hyung. Aku tidak akan menceritakan pada siapapun tentang ciuman konyolmu itu"
Merah, itulah warna muka yesung sekarang, malu dan marah bercampur jadi satu. Tapi yesung masih bisa menahan untuk tidak memanggil nama Kim Ryeowook sambil berteriak.
"Jangan salahkan wookie. Aku lah yang memaksanya untuk bercerita"
Yesung kembali memasang wajah coolnya, "Kau jangan salahpaham. Aku sama sekali tidak ada maksud apa-apa saat melakukan itu padanya"
"Nah! Itu lah yang membuat wookie jadi sedih" donghae ikut duduk disamping yesung. "Sedih? Sedih kenapa?"
"Kau ternyata lebih bodoh dari aku, hyung. Tentu saja wookie sedih karna perbuatanmu itu. Kau tau, tadi itu wookie menangis karna dia kecewa denganmu, karna kau telah mencuri first kiss nya. Dia bilang, dia ingin melakukan first kiss nya dengan orang yang dicintainya, tapi kau sudah menghilangkan harapannya. Karna aku tidak tega melihatnya bersedih seperti itu, aku langsung saja memeluknya dan aku usap air mata yang mengalir diwajah mulusnya. Setelah dia agak tenang, ku kecup pucuk kepalanya agar dia semakin nyaman saat bersamaku dan melupakan kesedihannya yang disebabkan oleh kau" donghae 'sedikit' merubah kejadian saat dia dan wookie berada di kedai ice cream. Tujuannya melakukan itu tentu saja membuat yesung cemburu.
"Dia menangis?" yesung meanutkan alisnya.
"Ne, percayalah padaku. Lagi-lagi kau membuatnya kecewa, hyung. Aku tidak yakin kalau dia mau dekat-dekat denganmu lagi"
Yesung berusaha menelan salivanya, "Ya sudah kalau tidak mau dekat-dekat denganku lagi. A.. aku juga tidak rugi" yesung bangkit kemudian segera masuk kekamarnya.
"Masih saja mengelak"
Dan..
Hari itu pun tiba, PRINCE debut dengan 5 member.
"Hyung, bagaimana ini, akut takut tidak bisa melakukannya dengan baik" wookie menggenggam tangan sungmin dengan erat. "Omo~ tanganmu begitu dingin, wookie-ah… santai saja, wookie. Hari ini kita hanya melakukan conference press" sungmin mencoba menenangkan wookie yang dahinya sudah mulai berkeringat karna nerveus. Saat ini, ke lima member PRINCE sedang berada di ruang ganti.
"Bagaimana mungkin aku bisa santai, hyung. Ini adalah pertama kalinya aku melakukan hal yang seperti ini, semua mata akan tertuju padaku, aku akan disorot banyak kamera. Bagaimana kalau aku hanya mempermalukan kalian kalau aku berbuat kesalahan nanti"
"ssst.. Kau suka sekali berpikiran yang buruk-buruk. Bukankah kita sudah diajarkan bagaimana menjawab pertanyaan dari wartawan oleh agency, walaupun singkat, hyung yakin kau bisa melakukannya dengan baik, percayalah pada, hyung" sungmin melepas genggaman tangan wookie, kemudian tangannya beralih mengelus punggung wookie dengan lembut.
"Minnie hyung, memangnya kau tidak nerveus?" tanya kyuhyun. Sungmin menoleh ke Kyuhyun yang duduk dipinggiran sofa. "Kalau aku nerveus juga, siapa yang akan menenangkan wookie disaat seperti ini ?"
"Dalam keadaan seperti ini seharusnya yang paling dibutuhkan adalah leader. Dia yang bertanggung jawab untuk itu," kyuhyun, sungmin dan wookie serempak menoleh ke donghae dan sedetik kemudian merubah arah pandang mereka ke yesung yang saat ini sedang bersandar didinding dengan tampang dinginnya.
"Aku tidak suka tatapan kalian. Sebentar lagi conpress akan segera dimulai, kalian harus melakukan yang terbaik" setelah mengeluarkan kalimat perintah itu, yesung langsung keluar. "Leader macam apa dia? Menyebalkan!" kyuhyun buru-buru menutup mulut sungmin agar tidak mengeluarkan hujatan lainnya, karna dia tidak mau melihat yesung kebawa emosi dan balik menghujat sungmin.
Conference press dimulai, aula sudah dipenuhi dengan wartawan yang siap dengan semua pertanyaan mereka. Dan ke lima member PRINCE sudah duduk dikursi yang memang sudah disediakan setelah sebelumnya mereka memberikan salam ke semua wartawan yang hadir, didepan mereka sebuah meja panjang yang dibalut dengan kain meja berwarna biru muda. Yesung mengambil botol minuman yang terletak diatas meja dan meminumnya seteguk saja. Setelah itu yesung hanya menopang dagunya, dia paling tidak suka jadi bahan perhatian seperti ini.
"Sepertinya, kalian terlihat bersemangat hari ini!" tanya seorang wartawan dengan senyum janggalnya. "ahaha… tentu saja, karna hari ini kami akan memperkenalkan 2 member baru kami secara resmi. Benarkan Yesung-ssi ?" donghae yang duduk disamping yesung menepuk-nepuk bahu yesung dengan maksud agar bersikap lebih baik. Dengan pandangan tidak suka, yesung terpaksa kembali duduk tegak.
"Ne, kami akan memperkenalkan mereka secara resmi" jawab yesung dengan datar.
"Yesung-ssi, apa kau menyambut dengan baik kedatangan 2 member baru di grup kalian?" ditanya seperti itu membuat yesung yang duduk ditempat paling ujung melirik ke member lainnya dengan ekor matanya.
"tentu saja, aku… menyambut mereka dengan baik. Aku kan leader grup yang paling baik" jawab yesung dengan tampang innocent gagalnya. Ke 4 member lainnya hanya ber sweet drop ria, ditambah kyuhyun yang membuat ekspresi ingin muntah.
Oke, sepertinya tidak perlu membahas apa yang terjadi diconpress, karna.. tidak ada yang menarik. Sungmin dan Wooki juga melakukan tugas mereka dengan baik.
"sekarang kita langsung ke salah satu stasiun TV. Perform comeback pertama kalian" ucap siwon dengan semangat saat mereka semua sudah berada dalam van.
"Aku.. belum siap diliat banyak fans" keluh wookie yang tampak sudah khawatir. "ck. Memangnya kau punya fans?" cibir yesung yang duduk paling depan. Pout langsung tercetak dibibir kissable wookie, yesung masih saja suka membuatnya kesal jika didepan member.
"Yesung, kenapa kau suka sekali bersikap acuh ke wookie. Bukankah kau leader terbaik? Jadi bersikaplah sebagaimana leader yang sebenarnya!" siwon yang fokus menyetir masih menyempatkan diri untuk menceramahi yesung.
"Aku setuju dengan apa yang Siwon hyung katakan. Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti dongsaeng ku lagi, yesung hyung. Kalau aku melihatmu membuatnya sedih, maka kau akan mendapatkan beberapa jurus martial art yang sudah ku pelajari"
"yaissh, Ya Sungmin! Pasti magnae setan itu yang sudah mengajarimu bicara seperti itu kepadaku, iya kan?" Yesung menoleh ke belakang dan memberikan tatapan tajam ke Sungmin yang duduk dibangku penumpang.
"Hyung, kau saja yang belum mengenal sungmin hyung. Kalau kau sudah mengenalnya lebih dekat dan kau membuatnya marah, aku harap kau hati-hati karna dia bisa saja menendangmu sampai ke matahari. Sangat mengerikan kan hyung? aw aw…"
Tangan sungmin sekarang sudah dengan nyamannya(?) menarik telinga kyuhyun yang duduk disampingnya. "Jadi menurutmu aku itu mengerikan eoh? Kau menyebalkan cho kyuhyun. Aku menyesal karna dulu menjadi fansmu!"
"Hyung, lepaskan. Aku tadikan hanya pura-pura saja, supaya Yesung hyung takut denganmu. Minnie hyung, telingaku sudah merah, lepaskan ne?" pinta kyuhyun, walau masih kesal sungmin pun melepas jewerannya itu. Yesung yang masih menoleh kebelakang hanya bergidik ngeri saat melihat telinga kyuhyun yang sudah merah.
"Wookie, lebih baik kau tidur saja daripada melihat pertengkaran tidak jelas itu" donghae yang duduk paling belakang dengan wookie, menarik wookie agar tidur didekapannya. Tentu saja tujuannya agar yesung yang masih menoleh kebelakang melihat apa yang dilakukannya ke wookie. "Tidak ada yang boleh tidur! Kita sudah mau sampai!" protes yesung sambil membalikkan tubuhnya. Donghae berhasil lagi membuatnya cemburu.
"couple mu siapa?" tanya siwon dengan senyum khasnya.
"couple apa?"
"hey.. asal kau tau, mempunyai couple disebuah grup itu sangat penting. Dengarkan aku, jika kau punya couple jumlah fans mu aku jamin akan bertambah banyak!"
"Fans ku sudah banyak. Untuk apa menambahnya lagi?"
Walaupun yesung terlihat tidak tertarik dengan pembicaraannya, tapi siwon masih terus saja memancing yesung. "Kalau antara Sungmin dan Kyuhyun, sepertinya mereka tidak bisa dipisahkan walaupun akhir-akhir ini mereka sering bertengkar hal yang tidak jelas."
"Hyung, aku sedang tidak ingin mendengarkan omongan mu itu. Sebaiknya, kau fokus menyetir"
"Kau tau, aku tidak menyangka wookie sangat cepat mendapatkan banyak fans, posisimu bisa saja tergeser oleh kim ryeowook. Kalau kau bisa membuat wookie menjadi couple mu, aku jamin posisi sebagai pemilik fans terbanyak masih bisa diselamatkan. Kalau kau membiarkan wookie bercouple ria dengan donghae, maka… aku rasa pada akhirnya kau lah yang akan memiliki fans paling sedikit nantinya, karna kau tidak memiliki couple" siwon masih saja terus mengoceh hal yang tidak jelas, untunglah sekarang Kyuhyun dan Sungmin sedang mendengarkan lagu dari earphone, jadi tidak bisa mendengar apa yang siwon katakan. Sementara Donghae dan Wookie sepertinya mereka tertidur.
"Jumlah fans ku turun hanya karna aku tidak mempunyai couple? Kalau begitu, lebih baik aku tidak mempunyai couple. Kau taukan, aku bersikap dingin didepan umum karna tidak ingin mempunyai banyak fans"
"Kau gila"
"Kau yang lebih gila, kenapa kau mau menjadi manager dari orang gila?"
"Sudahlah, kita sama-sama gila"
Kita lewatkan saja percakapan ke dua orang gila itu.
"Wookie, bisakah kah kau bawakan tas hyung ke ruang ganti? Hyung mau menemui teman hyung sebentar, kebetulan dia sedang ada distudio ini"
"Ne, hyung. Kau temui saja temanmu"
Mereka sudah sampai di tempat tujuan. Tapi, donghae yang 'katanya' ada urusan menitipkan tasnya ke Wookie. Siwon, Kyuhyun dan Sungmin sudah berjalan lebih dulu, yesung masih sibuk membenahi pakaiannya, sedangkan donghae sudah pergi. Jadilah sekarang Wookie terlihat kesusahan membawa tasnya dan tas donghae.
Kedua bahu wookie menenteng tas sandang, sebenarnya tas wookie lah yang lebih berat, ntah apa saja isi didalam tasnya itu.
SRET
"Apa yang kau bawa? Kenapa tas mu berat sekali?" yesung mengambil tas yang ada dibahu kanan wookie, tas wookie sendiri. "eh.. aku membawa modul-modul kuliah ku, hyung. Besok, aku sudah aktif kuliah lagi, jadi aku ingin membaca untuk mengingat apa yang sudah ku pelajari sebelumnya"
"Bagus! Semoga kau bisa menjalani kuliahmu dengan baik" yesung mengacak rambut wookie sambil tersenyum, kemudian melangkah masuk ke studio sambil membawakan tas wookie.
Wookie menatap horor punggung yesung yang kini mulai menjauh, beberapa detik kemudian senyum indah terpasang dibibirnya. "Kyaaaaa! Yesung hyung tersenyum lagi kepadaku. Dia sangat tampan, dan dia juga membantu membawa tas. Ahh, aku sungguh jatuh cinta padanya! Ups" wookie menutup mulutnya dengan tangannya, melirik ke kanan dan kiri berharap tidak ada orang yang melihat.
"Bersikap begitu manis saat hanya berdua dengan wookie. Aku tidak menyangka yesung hyung seperti itu, akhirnya aku melihat dia tersenyum juga. Dan untuk rencanaku selanjutnya, sepertinya aku membutuhkan bantuan seseorang. Hehe, Kim Yesung, tunggu saja, permainan puncaknya akan segera tiba" dari balik dinding ternyata sedari tadi donghae mengamati yesung dan wookie, alasannya untuk menemui teman adalah sebuah kebohongan semata.
"Hyukkie hyung! Bagaimana bisa kau ada disini?" wookie terkejut saat sudah berada didalam ruang ganti, dia melihat eunhyuk sedang mengobrol dengan sungmin disofa yang ada diruang ganti. "Sungmin yang menyuruhku untuk datang. Mungkin sungmin ingin membuatku iri karna dia sudah menjadi seorang idola"
"Ya.. Aku sama sekali tidak ada maksud seperti itu. Karna kau sahabatku makanya aku menyuruhmu untuk datang dihari yang bersejarah buatku"
"hahaha.. Arraseo sungmin-ah!"
"hey gadis-gadis.. bisakah kalian diam"
Ryeowook, sungmin dan eunhyuk terdiam. Mereka diam bukan karna menuruti permintaan yesung, tapi karna yesung memanggil mereka dengan 'gadis'. "kenapa melihatku seperti itu?"
"ahaha… hyung, kau benar. Mereka ini seperti yeoja. Bahkan tadi mereka seperti ahjumma-ahjumma yang sedang menggosipkan tetangga mereka. Ahahaha.. awww" untuk yang kedua kalinya dihari ini, kyuhyun mendapatkan jeweran lagi dari sungmin, bahkan kali ini lebih kuat. "dasar evil magnae! Enak sekali kau mengatakan kami ahjumma-ahjumma! Kau lebih menyebalkan dari yesung hyung!"
"Mianhae minnie hyung.. tapi bagiku kau adalah ahjumma yang tercipta paling aegyo dan bunny"
"aku membencimu cho kyuhyun!" sungmin melepas jewerannya dan tak mengalihkan pandangannya dari kyuhyun.
"huweee… Wookie hyung, minnie hyung membenciku" adu kyuhyun ke wookie sambil memeluk tubuh kecil wookie. "Sudahlah kyu. Minnie hyung tidak sungguh-sungguh mengatakannya, dia hanya emosi sesaat saja. Kau tenang saja ne?" wookie menepuk-nepuk pelan punggung kyuhyun.
Tanpa disadari wookie, sungmin dan eunhyuk, kyuhyun menjulurkan lidahnya ke yesung, Yesung mengepalkan kedua tangannya, dia sadar sekarang kalau dia sedang dikerjai kyuhyun. Tapi kalau dia marah, semuanya pasti tau kalau dia menyukai wookie. Jadilah yesung hanya diam saja menahan amarahnya.
CKLEK
Donghae masuk keruangan yang memang sudah khusus dipersiapkan untuk PRINCE. "Hyukkie~ kau disini?" tanya donghae tiba-tiba saat matanya melihat sosok manis eunhyuk.
"Ne.. Senang bertemu denganmu lagi, Donghae" rona pink terlihat di pipi putih eunhyuk. "Hyung! Kau sudah mengenal Eunhyuk hyung?" kyuhyun yang masih memeluk wookie sedikit memutar tubuh mereka berdua agar kyuhyun dapat melihat donghae. "tentu saja" jawab donghae singkat, kemudian menautkan alisnya, donghae terlihat bingung kenapa kyuhyun memeluk wookie.
"Kyu, lepaskan wookie. Kau membuat hawa disini sedikit panas" pinta donghae, kyuhyun pun melepas pelukannya dan kembali memasang wajah melas ke sungmin, agar sungmin mau memaafkannya.
CKLEK
Pintu terbuka lagi, kali ini siwon yang datang, "sekarang giliran kalian yang rehearsal. Ayo ke stage sekarang"
"Ne Hyung" jawab mereka kompak termasuk eunhyuk. "Kenapa kau ikutan menjawab?" tanya kyuhyun sambil menunjuk eunhyuk.
Eunhyuk menggaruk kepalanya, "hehehe.. itu karna aku terlalu bersemangat dengan debut ke dua sahabatku" gummy smile khas nya terlihat jelas saat eunhyuk tersenyum. 'manis sekali' gumam donghae dalam hati.
"Luar biasa! Kim Yesung, siapa yang mengajarimu tersenyum seperti tadi eoh?" siwon sangat puas dengan penampilan pertama PRINCE dengan 5 orang member, apalagi saat perform tadi Yesung memberikan penampilan yang luar biasa langka. Sesuai dengan judul single mereka SMILE, yesung memberikan senyum perdananya ke fans.
"Aku hanya menghayati lagunya saja" jawab yesung santai, diam-diam yesung melirik ke wookie.
"Dan kalian juga luar biasa! Tidak sia-sia perjuangan kalian selama sebulan ini!" Siwon mengangkat tangannya untuk highfive dengan wookie dan sungmin.
"ini juga berkat kau, Siwon hyung. terima kasih sudah membantu kami" dengan aegyo nya sungmin memeluk siwon dengan erat. "Minnie hyung~~, jangan peluk kuda itu" rengek kyuhyun, tapi tidak dipedulikan oleh sungmin, karna kelihatannya sungmin masih kesal karna kyuhyun mengatainya Ahjumma-ahjumma.
"Untuk merayakannya, hari ini kita makan malam diluar, dan Yesung yang membayarnya!" yesung mendelik saat dirinya jadi bahan sasaran Siwon.
"apa aku boleh ikut?" eunhyuk yang masih berada disana memasang puppy eyes nya. "tentu saja kau harus ikut!" jawab donghae dengan mata berbinar.
"Bersulang!"
TING TING
Suara dentingan gelas tercipta saat ke 8 namja itu tengah merayakan ke suksesan penampilan PRINCE . 8 Namja? Bukankah seharusnya 7 ? lalu siapa satu lagi ?
Kim Kibum. Dia juga diundang atau lebih tepat nya dipaksa oleh Siwon untuk datang ke acara makan malam itu. Mereka dan lebih tepatnya yesung, menyewa sebuah restoran jepang, alasan yesung yang tidak suka keramaianlah yang menyebabkan dia meyewa restoran itu untuk semalam.
"Hyung, aku dengar dari Siwon hyung, kau tersenyum saat perform tadi. Apa itu benar?" tanya sang adik yang duduk bersebrangan dengan yesung saat mereka sudah selesai menikmati makan malam mereka. "mmm" yesung menjawab dengan nada dingin.
"hwa.. suatu kemajuan" kibum menatap tak percaya ke yesung yang kini hanya menatap kosong meja didepannya.
"Semuanya.. maaf mengganggu. Ada yang ingin aku katakan" tiba-tiba saja eunhyuk merubah arah pembicaraan. Dari raut mukanya, sepertinya dia akan membicarakan sesuatu yang serius.
"Kau ingin mengatakan apa, hyung?" wookie menatap eunhyuk dengan intens.
"Maaf kalau aku lancang, tapi aku harus mengatakan ini kepada seseorang. Yesung hyung, aku menyukaimu. Apa kau mau menjadi namjachingu ku?"
Semua menatap Eunhyuk dengan tatapan apa-apaan-dia. Wookie terlihat shock dengan perkataan eunhyuk, dia tidak menyangka kalau sahabatnya itu juga akan menyukai namja yang disukainya.
"hyung~" ucap wookie lirih.
"Aku sudah mempunyai orang yang spesial. Dan itu bukan kau, jadi maaf.. aku tidak bisa menerimamu"
"Siapa? Aku harus tau orangnya. Kalau kau tidak memberitau siapa orang yang kau sukai, maka aku akan terus mengejarmu"
Hening~
Tidak ada yang berani membuka mulut. "Kenapa kau diam? Apa orang yang kau sukai ada disini, sehingga kau malu untuk mengatakannya didepan kami semua. Ck.. tidak ku sangka kau…"
SREET
Chu~
Donghae berusaha menahan tawanya saat itu juga, karna sekarang apa yang diinginkannya berhasil. Yesung menunjukkan ke semuanya, dia kembali mencium Wookie secara tiba-tiba. Cukup lama ke 6 enam orang itu mendapat tontonan dadakan, sampai akhirnya Wookie memukul dada yesung untuk melepas ciuman itu.
"Dia, orang yang ku cium barusan adalah orang yang ku sukai dan aku bersungguh-sungguh. Jadi, kau tidak perlu membuang-bunga waktu untuk mengejarku" itulah pengakuan yesung saat dia menyudahi acara ciuman dadakannya itu.
Wookie hanya meunduk dan menangkup kedua pipinya yang sudah memerah.
Donghae mengedipkan sebelah matanya ke Eunhyuk, dan eunhyuk hanya membalasnya dengan senyuman.
TBC!
Akhirnya chapter 7 rampung juga.. yeay! Gimana.. aneh banget kan yah nih FF..
Iya.. saya tau, banyak sekali keganjilan di FF ini,
Dan itu disebakan ke labilan saya. Mianhae *bow..
Dan dengan ini saya juga mau mengatakan!
Chapter 8 adalah akhir dari FF SMILE…
Aku usahain akhir tahun ini bakalan selesai ^^
Sekarang, berikanlah apresiasi(?) kalian dengan FF ini dalam bentuk Review!
Sumber semangat saya untuk melanjutkan FF adalah Review kalian, apalagi jika ada yang memberi saya saran.
terima kasih buat yang kemarin udah review, maaf.. saya gak bisa sebutin satu-satu T^T
Oke.. saya tunggu Review nya!
Saranghae my readers…
