xxXxx
Kau Tetaplah Adikku
Author :: sakuxhan
Cast :: Albus Severus Potter
Disclaimer :: J.K. Rowling
Genre :: Family
xxXxx
Chapter 7
xxXxx
Tak terasa Albus sudah seminggu dirawat dirumah sakit. Kini ia sudah diperbolehkan pulang oleh kakek dan neneknya. Albus, Teddy, James serta Lily memanggil kedua orang tua Hermione juga dengan sebutan kakek dan nenek sama seperti Hugo dan Rose memanggilnya kakek dan nenek sama juga dengan panggilan mereka berempat ke Paman Vernon, Bibi Petunia, Kakek Arthur, dan Nenek Molly. Walaupun Albus sudah diperbolehkan untuk keluar dari rumah sakit, namun ia masih belum diberi izin untuk kembali ke Hogwarts. Ia harus pulang kerumahnya demi memulihkan kondisinya. Kini Ginny sedang mengemas pakaian Albus. Teddy dan James juga ikut membantu. Demi mengantarkan Albus pulang kerumah Teddy dan James sampai izin kepada guru yang bersangkutan untuk tidak masuk kelas. Bahkan Lily juga kembali tidak masuk sekolah. Harry juga yang izin masuk kerja lebih siang karena akan menjemput Albus pulang dari rumah sakit.
Setelah semua pakaian Albus sudah dikemas dan tidak ada yang ketinggalan mereka pamit kepada kedua orang tua Hermione untuk segera pulang kerumah. Merekapun langsung menuju mobil dimana Harry memarkirnya. Harry dan Ginny duduk didepan dengan Lily yang dipangku oleh Ginny. Sementara Albus, James dan Teddy berada di belakang dimana Albus duduk di tengah dan diapit oleh kedua kakaknya. Dalam perjalanan pulang Albus pun tertidur. James yang menyadari hal itu langsung menaruh kepala Albus di bahunya demi kenyamanan adiknya itu.
Setelah sampai dirumah Lily langsung berlari kedalam rumah. Harry dibantu oleh Ginny membawakan barang barang Albus. Sementara itu James dan Teddy yang sibuk membangunkan Albus. Sepertinya Albus kelelahan.
"Al, bangun sayang kita sudah sampai dirumah" mendengar kata kata lembut keluar dari mulut Teddy Albus langsung membuka matanya dan mereka bertiga pun langsung memasuki rumah.
Harry dan Ginny langsung menyuruh Albus segera ke kamarnya untuk beristirahat sementara Harry dan Ginny membawakan pakaian Albus selama Albus berada dirumah sakit.
"kalian berdua sudah sarapan apa belum?" Teddy dan James hanya menyegir lebar dan menggelengkan kepala tanda mereka berdua belum makan. Sejak jam setengah 7 sebelum waktu sarapan mereka berdua langsung meminta izin kepada Professor McGonagall untuk tidak masuk kelas 1 kali Karena hendak mengantarkan Albus dan akan kembali setelah jam makan siang.
"ya sudah kalian nonton televisi saja bersama Lily. Mommy mau masak sarapan untuk kalian dahulu"
Ginny pun membuat sarapan bubur khusus untuk Albus serta untuk dirinya dan anggota keluarganya yang lain ia membuat roti bakar dengan taburan meses dan keju parut. Ginny selalu membuatkan makanan seperti itu ketika sarapan. Tak lama masakan Ginny sudah selesai dan ia menyuruh Teddy, James serta Lily ke meja makan karena mereka sangat asyik menonton televisi. Ginny pun juga menyuruh Albus turun untuk sarapan.
"ini, sayang dimakan buburnya" Ginny pun menyerahkan mangkuk penuh bubur kearah Albus yang langsung diambil dan dimakan dengan lahap.
"jangan lupa kamu minum obatnya" Harry pun mengingatkan duplikatnya itu supaya jangan lupa meminum obat. Mereka sekeluarga sudah terbiasa menyebutnya obat. Baik didunia Muggle maupun didunia sihir berbeda penyebutan. Jika didunia sihir mereka menyebutnya dengan sebutan ramuan, berbeda jika di dunia Muggle mereka menyebutnya dengan sebutan obat.
"James, Teddy kalian akan kembali ke Hogwarts jam berapa?" disela sela makannya Ginny menanyakan kepada Teddy dan James mereka akan kembali ke Hogwarts. Biar bagaimanapun Ginny tidak mau kedua anaknya terlalu banyak ketinggalan banyak pelajaran. Cukup Albus saja. itupun karena Albus sedang sakit
"sehabis jam makan siang, Mom. Mungkin sekitar jam 1 siang"
Mereka melanjutkan kembali makanan mereka dalam diam. Setelah selesai makan Albus menonton televisi bersama dengan Lily, sedangkan James dan Teddy membantu Harry dan Ginny membersihkan meja makan. Setelah selesai Harry pun siap siap untuk berangkat kerja. Karena ia hanya izin untuk datang lebih siang bukan izin untuk tidak masuk. Ginny kembali membereskan rumah, sementara James dan Teddy ikut menonton televisi bersama dengan adik adiknya yang sudah berada di depan televisi sejak tadi.
"bagaimana masih naik turun apa tidak suhu tubuh kamu, Al?" James sebenarnya masih cemas dengan keadaan adiknya. Biar bagaimanapun juga dialah penyebab adiknya dirawat dirumah sakit.
"aku sudah tidak apa apa, James. Kata Grandpa sama Grandma juga sudah tidak apa apa kan" kesal juga jika ditanya pertanyaan yang sama terus menerus.
Teddy hanya tersenyum saja melihat kekesalan Albus yang ditanyakan pertanyaan yang sama oleh James. Lily sudah tertawa terbahak bahak melihat raut muka Albus yang kesal ditanyakan pertanyaan yang sama.
"ini anak kenapa tertawa sendirian coba" Albus tambah kesal melihat Lily yang tertawa terbahak bahak yang dibalas cemberutan oleh Lily.
Jam 1 James dan Teddy sudah harus kembali ke Hogwarts. Mereka akan pergi ke Hogwarts melalui perapian menggunakan jaringan Floo dan akan tiba di perapian yang berada di kantor kepala sekolah. Kini James dan Teddy sudah bersiap siap untuk kembali ke Hogwarts. Sementara itu Professor McGonagall selaku kepala sekolah sudah bersiap siap menunggu kedatangan James dan Teddy.
Setibanya di Hogwarts baik Teddy ataupun James mereka berdua langsung berlari ke asrama Gryffindor dan berganti pakaian dan langsung berlari ke kelas mereka. James berlari ke kelas Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam sementara Teddy berlari ke kelas Transfigurasi. Walaupun mereka terlambat, namun guru yang mengajar memberikan izin masuk karena mereka tahu bahwa James dan Teddy baru saja kembali ke Hogwarts dari rumahnya karena mengantarkan Albus pulang.
Sementara itu dikelas Rose dan Scorpius sedang ada kelas Telaah Muggle. Dari hari senin Scorpius selalu membawakan tugas tugas Albus yang sudah dikerjakannya untuk dikumpulkan. Scorpius juga tifak mau tugas tugas yang Albus kerjakan hanya sia sia belaka karena tidak dikumpulkan atau telat mengumpulkan sehingga tidak diterima tugas tugas yang sudah dikerjakaannya.
Sementara itu dirumah, Albus dan Lily naik ke kamar Lily. Albus mengajarkan pelajaran yang tidak dimengerti oleh adiknya itu. Ginny pun hanya tersenyum melihat Albus mengajarkan pelajaran yang tidak dimengerti oleh Lily. Setelah selesai bersih bersih ia mendudukan dirinya di sofa ruang keluarga dan menonton televisi. Capek rasanya setelah seminggu ia mengurus Albus dirumah sakit. Sepulangnya dari rumah sakit ia harus beres beres rumah. Tapi lega rasanya ketika melihat anaknya sudah mulai membaik kondisinya. Saat sendang istirahat ia mendengar ada bunyi bel. Buru buru dibukanya pintu depan dan terlihat Dudley dan istrinya yang datang berkunjung. Ginny pun mempersilahkan masuk.
"katanya Albus sudah pulang dari rumah sakit ya, Gin?"
"iya. Anaknya lagi diatas. Lagi ngajarin Lily"
"kapan keluar dari rumah sakitnya?"
"baru pagi tadi. Kakak-kakaknya juga baru kembali lagi ke Hogwarts. James dan Teddy sempat mengantar Albus pulang"
Sementara itu dikamar Lily, Albus yang tengah mengajari adiknya mulai menggoda adiknya dengan kata yang membuat adiknya itu cemberut. Albus ketawa saja melihat adiknya itu cemberut. Albus paling senang melihat ekspresi adiknya ketika cemberut.
"Lils, kata Mommy kamu udah 2 kali tidak masuk sekolah ya sama sekarang?"
"ya. Yang pertama kan pas Al sakit. Lily khawatir banget sama Al sampai mohon sama Mommy sama Daddy untuk tidak masuk sekolah. Waktu itu Lily bareng Mommy sama Daddy juga sempat ke Hogwarts pas Mommy sama Daddy bawa Al ke rumah sakit" Lily menjelaskan kepada Albus kenapa ia tidak masuk sekolah.
"iya deh yang khawatir sama kakaknya. Tapi jangan diulangi lagi ya. Walaupun Lily khawatir sama Al, atau James, Teddy bahkan Mommy sama Daddy kalau kita sedang sakit. Tapi ingat Lils, sekolah harus dinomor satukan. Kalaupun kamu khawatir kamu kan bisa menjenguk kami ketika kamu sudah pulang dari sekolah bukan bolos sekolah. Kakak tidak mau mendenger baik dari Mommy, Daddy atau siapapun itu kalau kamu bolos sekolah atau tidak masuk sekolah lagi" Albus pun menasehati adiknya itu. Ia juga tidak mau adiknya tidak sekolah hanya karena dirinya yang sedang sakit.
Lily pun hanya membalas seulas senyum mendengar nasihat yang diberikan oleh kakaknya itu. Albus pun melanjutkan untuk mengajari Lily pelajaran yang masih tidak dimengertinya. Walaupun Lily pintar namun terkadang ada materi yang membuatnya tidak mengerti sehingga meminta bantuan kakak kakaknya ataupun Mommy dan Daddy nya.
Sementara itu di Hogwarts ketika jam makan malam tiba Aula Besar penuh dengan para murid dan guru guru yang hendak mengisi perut mereka yang sudah mulai berbunyi untuk minta di isi. Seperti biasa Teddy datang ke aula bersama Victorie. Sudah tidak heran lagi bagi seluruh murid dan guru jika melihat Teddy dan Victorie. Sejak tahun kelima, mereka sudah berpacaran. Baik Harry, Ginny, Fleur ataupun Billy sudah merestui hubungan mereka.
James setiap kali melihat mereka berdua selalu mengejek atau mengusili mereka yang pada akhirnya membuat James dinasehati habis habisan oleh Teddy ataupun Victorie.
"kemana mana selalu berdua. Kenapa kalian tidak menikah saja" James pun kembali mengejek Teddy dan Victorie yang sudah hampir 2 tahun ini berpacaran.
"kita masih ditahun ketujuh, James. Belum saatnya kami berdua menikah. Belum boleh juga kita berdua menikah. Lagipula kita juga harus mendapatkan restu dari Mommy dan Daddy serta Uncle Bill dan Aunty Fleur" kembali Teddy menasehati adiknya itu yang kembali mengejeknya
"ya ya ya" sepertinya James sudah merasa kesal Karena setiap saat selalu saja nasihat yang keluar dari mulut Teddy ataupun Victorie
Setelah jam makan malam ini Teddy dan Victorie masih ada kelas pada jam 7 yaitu sejarah sihir. Sedangkan James, Fred, Scorpius serta Rose sudah tidak ada kelas dihari itu. Rose dan Scorpius pun memutuskan untuk pergi ke perpustakaan setelah makan malam untuk mengerjakan tugas tugas mereka. Sementara Fred dan James memutuskan untuk kerumah Hagrid. Sejak kedatangan pertama mereka ditahun kedua ini ia belum sekalipun mengunjungi Hagrid. Hagrid sangat senang kedatangan anak dan keponakan dari Harry Potter yang sudah dianggapnya sebagai sahabat. Hagrid merupakan penyihir setengah raksasa dan memiliki keunikan memelihara hewan yang berbahaya yang tak lazim untuk dipelihara seperti naga dan lain sebagainya.
Hagrid menceritakan kegiatan sehari hari Ron, Hermione serta Harry ketika mereka bertiga masih bersekolah di Hogwarts. Tak ada tahun tanpa peristiwa ditahun mereka bertiga bersekolah apalagi ditahun terakhir mereka merupakan tahun dimana dimulainya perang dunia kedua yang mengakibatkan banyak korban berjatuhan. James dan Fred harus kehilangan paman mereka yang bernama sama dengan Fred junior. Teddy pun harus kehilangan kedua orangtuanya serta neneknya saat perang tersebut.
Hari sudah semakin larut. James dan Fred kembali ke asrama mereka dan segera bergegas untuk tidur. Sementara itu Ginny dan Harry yang sedang memeriksa ke kamar Lily dan Albus juga sudah melihat kedua anak mereka yang sudah terbang ke alam mimpi mereka masing masing. Harry dan Ginny pun kembali turun kebawah dan membereskan barang barang yang berserakan di ruang keluarga lalu mereka bergegas ke kamar mereka lalu pergi tidur.
Pagi hari menjelang. Di kediaman Potter, keluarga bahagia itu tengah menikmati sarapan mereka yang dibuat oleh tangan terampil ibu mereka. Siapa lagi kalau bukan Ginny Potter nee Weasley.
"Mommy, Daddy. Al ikut mengantar Lily ya. Bosen kalau harus tinggal dirumah" ditengah sarapan mereka Albus meminta ikut mengantarkan Lily ke sekolah.
"kalau Al mau ikut biar kamu saja yang mengantar Lily. Aku langsung pergi ke kementrian" Harry pun memberikan usul dan Albus mendapatkan lampu hijau dari ayahnya.
"tapi Al masih belum sembuh betul, Harry"
"Al juga butuh udara segar, Ginny. Kasihan juga kalau dibiarkan dirumah terus menerus. Ajak saja Albus jalan jalan sambil menunggu jamnya Lily pulang" Ginny berpikir jika omongan suaminya ada benarnya juga. Ia pun memutuskan untuk mengantarkan Lily sekalian mengajak Albus jalan jalan sehingga Harry bisa langsung berangkat ke kementrian.
Setelah selesai sarapan, Albus dan Lily membantu Harry dan Ginny membereskan meja makan. Harry pun langsung pergi ke kementrian menggunakan jaringan Floo setelah selesai membersihkan meja makan. Ginny pun langsung menyuruh Albus untuk ganti baju kalau mau pergi mengantarkan Lily.
"belajar yang benar ya, sayang. Jangan buat Mommy sama Daddy kecewa" pesan Ginny ketika mobil mereka sudah sampai di depan sekolah Lily dan Lily hendak turun.
"kamu mau kemana, sayang" Ginny bertanya kepada Albus ketika Lily sudah memasuki sekolahnya.
"terserah Mommy saja. Tapi kalau kita pergi ke tempat rekreasi sepertinya seru, Mom"
Mereka memutuskan untuk pergi ke tempat rekreasi sambil menunggu Lily pulang sekolah sekitar jam 2 siang. Mereka berdua berkeliling keliling di tempat rekreasi tersebut. Menikmati berbagai wahana disana. Mereka juga melihat berbagai macam hewan di zona binatang. Tak lupa Albus membelikan Lily oleh oleh. Ia pasti senang dibelikan oleh oleh. Albus juga tak lupa membelikan oleh oleh untuk kedua kakaknya yang lain, Victorie, Rose, Fred serta Scorpius.
Ketika jam hendak menunjukkan jam 2 siang mereka bergegas pulang dan menjemput Lily disekolah. Albus pun tak lupa memberikan oleh oleh yang dibelikannya tadi di tempat rekreasi. Ginny dan Albus yang melihatnya senang sekali melihat Lily yang senang mendapatkan oleh oleh yang mereka belikan di tempat rekreasi tadi. Mereka pun langsung menuju ke rumah untuk beristirahat.
xxXxx
Kau Tetaplah Adikku
-To Be Continue-
