Miracle in December
.
.
.
Chapter 6
.
.
.
Keesokan harinya..
"Aigoo.. aigoo.. aku terlambat! Andweeeee!" Jerit Luhan,
"Aigoo bagaimana ini" panik Luhan,
Saat ini Luhan tengah sibuk dengan dunianya sendiri, ia merutuki kecerobohan nya karena lupa membuat alarm.
Jam sudah menunjukkan pukul 07.58 tapi ia tak kunjung berangkat juga, dirasa semuanya sudah siap, Luhan mengambil tas dan juga ponselnya, ia juga merapikan penampilannya sebelum berangkat, ia kembali bercermin.
Saat bercermin Luhan melihat ada yg kurang dengan penampilannya,
"Kyaaaa.. bibir ku, aigoo dimana lip ice ku"
"Aigoo ini dia"
"Yap selesai",
'ck. ingatlah ini sudah jam berapa luhan!' inner Luhan.
Luhan yg sadar mengingat dirinya sudah terlambat 1 jam lebih, dan belum lagi ditambah dengan perjalanannya nanti menuju sekolah barunya, ia kembali merutuki dirinya dan bergegas pergi menuju ke basement dan tak lupa sebelum itu ia mengunci pintu kamar hotelnya.
BASEMENT
"Paman, ayo kita berangkat! aku sudah telat" ucap Luhan
"Baik nona" ucap paman Kim,
"Paman jarak hotel ini dengan sekolah baru ku membutuhkan waktu berapa?" tanya luhan "kira-kira 45 menit nona" jawab paman Kim
"Aigoooo kenapa lama sekali, aku benar-benar akan mendapatkan image buruk sebagai image murid baru" rutuk Luhan
"Nona sebaiknya nona masuk kedalam mobil dan kita langsung berangkat" ucap paman Kim,
Luhan yg mendengarnya mengangguk dan masuk kedalam mobil dan perjalanan menuju sekolah barunya.
HANLIM MULTI ART HIGH SCHOOL
Setiba disekolah barunya, Luhan buru-buru keluar dan merapikan penampilannya sebelum masuk, ia menggigit jarinya saat ia melihat jam tangan nya yg sudah menunjukka pukul 09.35.
Dan tentu saja pelajaran sudah dimulai 2 jam ug lalu, dan bahkan sekarang sudah bel itirahat dan murid-murid disekolah itu sedang menikmati waktu istirahat mereka, dengan ada yg mengobrol dikoridor, berolahraga, membaca buku, dan makan dikantin.
Luhan menghela nafas panjang.
'Benar-benar memalukan' batin Luhan,
Sebelum masuk kedalam Luhan berpamitan kepada paman Kim.
"Paman bisa pergi sekarang, dan aku akan masuk kedalam" ucap Luhan
"Oh ya paman, nanti paman tidak perlu menjemputku.. karena nanti aku akan pulang bersama dengan gege Kris" lanjut Luhan.
"Baik nona, saya pamit undur diri dulu" ucap paman Kim dan pergi dari sekolah elite itu.
Setelah paman Km pergi, dan Luhan pun memutuskan masuk kedalam.
Saat ia masuk kedalam dan berjalan dikoridor lantai pertama, semua murid yg berada disana mengalihkan pandangan mereka kearag Luhan.
Luhan yg merasa semua orang memandangnya, ia tersenyum dan menyapa mereka..
"Anyeong",
Dan mereka pun ikut membalas sapaan Luhan, murid laki-laki yg berada disana dibuat terpesona oleh wajah cantik dan senyuman Luhan.
Sedangkan murid prempuan yg berada disana ada yg memandangnya dengan pandangan iri, datar, dan kagum, mereka tidak menyangka sekolah mereka kedatangan murid baru yg terlihat begitu sempurna, dengan wajah cantiknya, mata rusanya, senyuman manisnya, kulit putih nya yg begitu bersih tanpa celah dan porsi tubuh yg begitu pas bhak seperti cleopatra atau dewi yunani.
Luhan berjalan disepanjang koridor lantai 1 tapi ia tak kunjung juga menemukan ruang kepala sekolah, namun langkah nya terhenti saat ia melihat seseorang yg sangat dikenalinya dan ia rindukan selama ini sedang berjalan dengan santai bersama teman-temannya.
Mata Luhan mulai berkaca-kaca saat ia melihat dengan jelas wajah seseorang yg berada didepan nya, ia melompat-lompat keatas bawah dan melambaikan tangannya.
"Gegeee.. ggeeegee"
"Geegeee ini LUHAN" teriak Luhan dengan volume yg terbilang tidak pelan,
Sehingga membuat murid-murid yg berada disana menoleh memandang Luhan.
Sedangkan seseorang yg berada didepan sana yg melihat, mendengar tingkah dan teriakan Luhan memandang Luhan aneh.
'Ada apa dengan perempuan itu? Siapa yg ia panggil? Ck. Dasar gila' batin salah satu teman laki-laki dari seseorang yg luhan kenal,
Merasa mengenali suara teriakan dan wajah didepan sana.
Kris menggelengkan kepalanya 'ck. Apa yg aku pikirkan! Itu tidak mungkin, aku pasti berhalusinasi, saat ini ia sedang berada diamerika bukan dikorea' batin Kris,
Luhan terus bertingkah dan berteriak memanggil gegenya.
"Gegeee..geegee.. ini LUHANNN",
Kris yg mendengar kembali suara teriakan yg menurutnya sangat familiar untuknya, menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya,
'Tidak, tidak mungkin dia disini' batin Kris,
Luhan yg sudah tidak sabar lagi ingin segera memeluk gegenya mengumpulkan segenap tenaga nya dan mengusap air matanya lalu berlari kearah gegenya Kris yg bersama dengan teman-temannya.
Ia tidak peduli dengan murid-murid memandangnya aneh, ia terus berlari dengan air mata yg terus mengalir dari sumbernya, Kris yg sedang menjauh pikiran-pikiran gilanya terkejut saat melihat seseorang tengah berlari kearahnya dan memanggil namanya.
'DEG'
Ia kenal dengan wajah seseorang itu, wajah seseorang yg tengah berlari kearahnya, ia sangat mengenalnya, ya ia mengenal wajah itu, wajah itu adalah wajah adiknya, ya itu wajah adiknya luhan, adiknya yg sangat ia rindukan.
Kris tak kuat menahan air matanya, saat ia melihat seorang gadis yg berlari kearah nya adalah benar-benar adiknya luhan, ia membuka dan merentangkan kedua tangan nya.
'GREP'
Ia merasakan pelukan dari nya,
"Luhan" gumam Kris,
"Ne" ucap luhan,
"Luhann.. apa benar ini kau ?" panggil Kris
"ya ini aku Luhan gege" jawab Luhan terisak,
Kris yg mendengarnya tak kuasa air matanya keluar dan langsung membalas pelukan dari adiknya, ia memeluk adiknya dengan erat seakan-akan ia tak ingin adik kecilnya jauh darinya.
Ia mencium dan mengusap rambut adiknya dengan sayang.
"Luhann, gege sangat merindukan mu" ucap Kris,
"Luhan juga sangat merindukan gege" ucap Luhan,
"Jangan tinggalkan gege lagi, gege mohonn"
"Luhan tidak akan meninggalkan gege lagi, Luhan akan selalu berada disamping gege mulai hari ini"
Kris yg mendengarnya tersenyum, "benarkah"
"He'm" angguk Luhan,
Kris kembali memeluk adiknya erat dan tak sadar jika saat ini semua murid yg berada disana tengah memandang dirinya seakan-akan, mereka menonton sebuah drama romantis.
Murid-murid prempuan yg berada disana menjerit histeris saat idola mereka sedang berpelukan dengan seorang prempuan yg notabennya adalah adik dari sang idolanya, namun sayang mereka salah paham dan menganggap prempuan yg tengah dipeluk idola mereka adalah seorang wanita jalang yg sedang caper dan harus mereka singkirkan.
"Kenapa kau bisa berada disini?" tanya Kris,
"Taaraa kejutan, mulai hari ini aku akan bersekolah disini" jawab Luhan ceria,
"Wow, jinjja ?"
"Ne!",
Kris yg mendengar kabar bahagia dari adiknya tersenyum bahagia, ia tidak menyangka ia akan kembali bersama menghabiskan waktunya bersama dengan luhan nya.
Merasa diacuhkan, salah satu teman kris menghampiri mereka
"Ekhem, ngomong-ngomong kalian sudah seperti main drama, dan.. ah ya kau hutang penjelasan dengan ku bung" ucap salah satu teman kris berwajah kotak,
Kris yg sangking bahagia nya karena kabar kepindahan adiknya Luhan sampai dibuat lupa oleh temannya sendiri, yg saat ini sedang memandang dirinya dengan pandangan sebagian meyelidik karena dibuat kepo dan juga horor karena dibuat kelaparan oleh adegan yg diperankan oleh Kris.
"Bisakah kita pergi kekantin sekarang? Aku sudah sangat lapar" ucap teman Kris yg berpipi bakpao,
Kris menghela nafas dan meminta maaf kepada teman-temannya dan "maaf bung, baiklah kalian pergi ke kantin saja dulu"
"Bagaimana dengan mu?"
"Aku akan menyusul kalian nanti"
"Ck. kenapa tidak bilang dari tadi saja!" gerutu salah satu dari mereka,
"Baiklah kita pergi dulu, sampai jumpa dikantin"
"Sampai jumpa cantik" goda mereka,
Kris yg melihat adiknya Luhan digoda oleh teman-temannya mencibir mereka, sedangkan luhan ia merasa malu dan muncul semburat merah dipippinya.
"Hei, kenapa kau masih memakai tas? Atau jangan-jangan kau baru berangkat" Tebak kris,
Luhan yg mendengarnya mengangguk dan senyum pepsodent.
"Ya dan kau benar"
"Ck. lalu apa yg kau lakukan disini, kenapa kau tak pergi keruang kepala sekolah?" tanya Kris
"Tadinya aku sedang mencari tapi aku tak kunjung juga menemukannya, dan pada akhirnya aku menemukan mu" jawab Luhan
"Bagaimana kau bisa menemukannya disini, berkeliling 100x pun kau tidak akan menemukannya disini, karena ruang kepala sekolah dan guru berada diletak sebelah utara, Luhann" ucap Kris,
Luhan yg mendengarnya mengerucutkan bibirnya,
"Dan lihatlah dirimu, kau semakin cantik dan imut saja" goda Kris gemas
"YAya aku tau itu, semua orang juga menetahuinya" ucap Luhan PD,
Kris tersenyum manis saat Luhan mengucapkan nya dengan PDnya,
"Dasar, baiklah gege akan mengantarkan mu keruang kepala sekolah. Kajja.."
"Ne",
Mereka berjalan menuju tempat ruang kepsek, murid-murid yg masih berada disana memandang mereka dengan datar, tidak suka, iri dan beranggapan bahwa mereka adalah sepasang kekasih.
Sedangkan para penggemar Kris menatap mereka dengan murka dan bersiap menyusun rencana mereka untuk menyingkirkan Luhan.
.
=》Headmaster Room
"Kita sudah sampai, ayo kita masuk" ucap Kris
"Tidak ge, aku akan masuk sendiri, gege bisa pergi kekantin karena teman-teman gege pasti sudah menunggu gege," ujar Luhan
"Tapi lu.." belum sempat Kris melanjutkan ucapannya,
Luhan sudah memotongnya "Tidak ge.. aku bisa melakukannya sendiri, bukankah ini adalah sekolah yg bagus dan terbaik? Jadi gege tidak usah khawatir karena pihak sekolah pasti akan menyuruh seseorang untuk mengantarkan ku kekelas dan berkeliling diarea sekolah ini",
Kris yg mendengarnya mengangguk setuju dan mengusap kepala adiknya
"Kau memang adik gege yg pintar, baiklah gege pergi dulu, bye lulu" ucap Kris dan beranjak pergi dari sana,
Luhan mengangguk tersenyum dan segera masuk keruangan kepala sekolah yg berada didepannya.
Headmaster Room
"Anyeong haseo" sapa Luhan membungkuk
"Anyeong" balas sang kepala sekolah panggil aja Taeyeon songsaenim
"Apa kau Luhan?" tanya Taeyeon
"Ne Ssaem" jawab Luhan takut
Taeyeon yg melihat murid baru nya terlihat takut tersenyum
"Tak perlu takut Luhan-ssi, aku tidak akan memakan mu" gurau Taeyeon
"Ne Ssaem",
"Luhan tadi baba mu sudah menghubungi dan menjelaskannya kepadaku, aku tak akan menghukum mu kali ini, tapi lain kali, aku akan melakukannya kepada mu, jadi aku harap kau dapat mematuhi peraturan yg ada disini" jelas Taeyeon,
Luhan yg mendengar, melihat dan mendapat kemurahan hati dari sang kepala sekolah didepannya mengangguk tersenyum
"Ne gansahamnida songsaenim, aku janji aku tidak akan melakukannya lagi, maaf kan aku" ucap Luhan menyesal,
Taeyeon yg mendengarnya mengangguk tersenyum
"Setelah ini kau bisa masuk kekelas mu di X IPA 1, aku berharap kau betah sekolah disini Luhan-ssi"
"Ne gansahamnida Ssaem",
Dan pada akhirnya mereka saling mengobrol dan bercerita.
Canteen.
Lain tempat lain obrolan, saat ini kris dan kawan-kawan tengah berkumpul ditempat biasa mereka, mereka memesan cukup banyak makanan karena sebagian dari mereka memang doyan makan.
"Meeting dimulai" ujar Suho
"Bisa kau jelaskan kejadiaan dikoridor tadi" sahut chanyeol,
"Dia adikku" ucap Kris singkat,
Teman-teman Kris yg mendengarnya menggeleng tidak percaya.
Itu terjadi karena Kris tidak pernah bercerita bahwa ia memiliki seorang adik, yg mereka tahu Kris adalah seorang keturunan china-kanada, dan ia tinggal di China dengan babanya.
Dan perlu diketahui keluarganya adalah pemilik perusahaan real estate nomor satu di China dan ia memutuskan melanjutkan sekolahnya di Korea.
Dan sekarang mereka dibuat terkejut saat Kris mengaku memiliki seorang adik, dan adiknya ialah yang mereka lihat tadi dikoridor.
Ckckck. Dunia ini memang sempit.
"Lalu dimana adikmu?"
"Iya dimana dia?"
"Kenapa kau tidak membawanya?"
"Jangan bilang kau mau menyembunyikan nya dari kami Kris"
"Hei kau sengaja ya?"
"Aku kan ingin berkenalan dengan nya"
"Hei dia sangat cantik"
"Apa dia sudah punya kekasih?"
"Kenapa kau tidak menceritakannya kepada kami?"
"Hei.."
"Hei.."
"Hei.." ,
Belum sempat Kris menjawab pertanyaan yg satu, ia sudah kembali diborong sederetan pertanyaan dari teman-temannya.
Kris menghela nafas sebelum menjawab sederetan pertanyaan.
"Oke. Aku minta maaf untuk itu,"
"Tidak usah bertele-tele" potong namja berkulit tan
"Baiklah aku akan menceritanya kepada kalian.." ,
Ketika Kris hendak menceritakan tentang adiknya Luhan, bel masuk sudah berbunyi, teman-teman Kris yg terdiri dari beberapa cowok tampan dan cewek cantik itu menyumpah serapah bel yg sudah membuat kris tidak jadi menceritakan tentang adik cantiknya itu.
Setelah puas mengumpat, menggerutu dan menyumpahi, mereka memutuskan pergi dari kantin dan kembali kekelas mereka masing-masing.
X IPA 1
"Anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru" ucap Henry-Ssaem,
Semua murid yg berada dikelas tsb langsung berbisik-bisik
"Waah."
"Aku fikir aku tau siapa dia"
"Hei mungkinkah murid baru yg ada dikoridor tadii?"
"Waah jika itu benar aku tak sabar melihat murid baru itu"
"Dia sangat cantik"
"Kau benar"
"Dia juga manis",
Henry yg melihat murid-muridnya berbisik-bisik dan bicara sendiri-sendiri kecuali 2 siswa yg memang sudah tau siapa murid baru itu, dibuat jengah dan segera menghentikan murid-muridnya yg asik dengan dunia.
"Anak-anak bisa kalian tenang!" teriak Henry-Ssaem,
Semua murid yg mendapatkan teriakan dari Henry langsung terdiam.
Ketika kelas mulai tenang, Henry mulai membuka suara kembali.
"Nah begini lebih baik bukan?" ,
Henry tersenyum saat melihat murid-muridnya bisa dikondisikan, ia pun berjalan kearah pintu, membukannya dan menyuruh murid baru itu masuk.
"Masuklah" ucap Henry
"Ne Ssaem".
Saat murid baru itu masuk, semua murid yg melihatnya langsung memusatkan pandangan mereka kearah murid baru itu, mereka memandang murid baru tsb dengan pandangan terpesona, antusias, datar dan juga tidak suka.
Melihat semua muridnya terdiam dan memandang murid baru itu Henry tersenyum dan berdehem
"Jja kau bisa memperkenalkan dirimu" suruh Henry,
Murid baru itu mengangguk tersenyum dan mulai memperkenalkan dirinya..
"Anyeong haseo, Xi Luhan imnida, kalian bisa memanggilku Luhan, aku berasal dari China, aku harap kita bisa berteman dengan baik, terimakasih",
"Dan perlu kalian ketahui dia adalah siswi pindahan dari Fayetteville High School di Amerika" sahut Henry,
Mereka dibuat takjub dan kaget saat mendengar bahwa murid baru yg berada didepan mereka adalah siswi pindahan dari FHS, karena mereka menganggap murid baru yg bernama luhan itu pasti siswi yg pintar dan juga anak orang kaya, satu kata buat Luhan dari mereka adalah "WOW".
Ketika salah seorang murid sedang berdiri dan mengacungkan tangannya keatas untuk bertanya, Henry langsung menyuruh muridnya itu untuk duduk kembali dan menurunka tangannya.
"Aku tidak akan membuka sesi tanya-jawab, karena kita harus kembali ke mata pelajaran, jika kalian ingin melakukan itu, kalian bisa melakukannya ketika waktu pulang nanti" ucap Henry,
"Dan bukka buku kalian halaman 212"
Semua murid yg mendengarnya mendesah kecewa dan membuka buku mereka masing-masing
"Daan kau Luhan, kau bisa duduk bersama dengan Do Kyungsoo, Do Kyungsoo angkat tangan mu" perintah Henry,
Murid bernam Do kyungsoo itupun langsung mengangkat tangannya, dan Luhan pun mengangguk patuh lalu menghampiri murid yg bernama Do kyungsoo itu.
"Anyeong" sapa Luhan,
Kyungsoo yg mendapat sapaan dari patner barunya mengangguk dan membalasnya
"Anyeong, duduklah",
Luhan yg merasa mendapat sambutan yg baik tersenyum dan duduk.
Saat Luhan baru mendudukkan bokongnya, siswi didepan nya menoleh kearahnya.
"Anyeong Luhan-ssi, perkenalkan nama ku Byun Baekhyun, kau bisa memanggilku Baekhyun" ucapnya,
Luhan mengangguk dan membalas "anyeong, Luhan imnida",
"Sekarang kita adalah teman ne" ucap Baekhyun
"Ne" ucap Luhan mengangguk tersenyum
"Kyaaa kau manis sekali"
"Jinjja.."
"Ne, bahkan kau juga sangat cantik" puji Baekhyun,
Luhan yg mendapat pujian dari Bekhyun tersipu malu
"Terimakasih, kau juga cantik" puji Luhan balik,
Baekhyun memang cantik tapi tak secantik luhan, bisa dibilang Luhan jauh dari kata cantik, ia sangat cantik, manis dan mempesona.
Kyunsoo yg mendengar obrolan 2 orang disamping kanannya dan didepannya menghela nafas.
"Sssstttt, Baek sebaiknya kau kembali menghadap depan dengarkan penjelasan Henry-Ssaem jika kau tidak ingin disuruh Henry-ssaem untuk berdiri dilapangan dan memberi hormat tiang bendera sampai waktu jam pulang bukan" ucap Kyungsoo,
Baekhyun yg mendengar apa yg dikatakan sahabatnya kyungsoo membenarkan perkataannya, ia tidak bisa membayangkan jika ia disuruh melakukannya sampai akhir jam pulang bisa-bisa kulitnya terbakar dan menjadi hitam bhak arang..
"Hiiiiii" guman Bekhyun bergidik ngeri,
Sedangkan Luhan yg melihat sikap dua teman baru nya tersenyum.
Melihat bagaimana kyungsoo yg memberi peringatan kepada Baekhyun dan Baekhyun yg terlihat lucu saat ia bergidik ngeri
Ia tidak menyangka disekolah barunya ini ia bisa mendapatkan teman begitu cepat, ia bersyukur karena itu.
Sedangkan ditempat lain..
XII IPA 2
Selama jam pelajaran berlangsung Kris selalu memperhatikan jam tangannya, ia merutuki arah jarum jam yg masih pukul 12.35.
Sedangkan jam pelajaran berakhir pukul 02.00, Xiumin yg melihat Kris dari tadi selalu memperhatikan jam menyerngit bingung.
"Ada apa dengan mu?" tanya Xiumin,
Kris menghela nafas dan menoleh kearah Xiumin yg duduk berada disampingnya.
"Aku ingin pulang" jawab Kris
"Wae?"
"Aku ingin segera bertemu dengan adikku"
Xiumin yg mendengar jawaban dari Kris melotot tidak percaya, pasalnya Kris adalah orang yg selalu menegur siapapun orang itu yg mengeluh ingin segera pulang, dan lihatlah sekarang malah ia sendiri yg ingin pulang.
'ck! dasar idiot' batin xiumin,
Sedangkan seseorang yg berada dibelakang tempat duduk Kris menatap kedua temannya dengan pandangan bertanya,
'Tak biasanya mereka mengobrol selama pelajaran berlangsung' batin seseorang yg bernama suho,
Karena kepo(?) yg sedang melanda dirinya ia mengambil kertas dan mengepalnya lalu melemparnya kepunggung Xiumin
Xiumin yg merasa seseorang melemparinya menoleh kebelakang, saat ia menoleh kebelakang ia melihat temannya Suho memandang dirinya dengan pandangan bertanya, Xiumin pun langsung memberi kode kepada Suho jika ia akan memberitahunya nanti ketika pulang sekolah dan Suho pun mengangguk mengerti dan kembali memperhatikan pelajaran.
Pukul 02.00
Hal yg sangat ditunggu Kris telah tiba, bukan hanya Kris tapi semua murid disekolah ini, mereka begitu bahagia ketika jam sekolah sudah berakhir.
Satu persatu murid sudah keluar dari kelas mereka dan pulang.
Kris yg notabennya sudah menunggu moment pulang pun segera keluar dari kelasnya tanpa menunggu kedua temannya Xiumin dan Suho sudah main nyelonong pergi kekelas adiknya luhan, Xiumin dan Suho yg melihat Kris langsung pergi begitu saja, mengedikan bahu dan membereskan buku mereka.
Saat ia tiba dikelas adiknya, ia langsung menghampiri adiknya dan memeluknya, sedangkan beberapa murid yg masih berada disana hati mereka menjerit histeris melihat moment antara Luhan dan Kris yg juga merupakan salah satu idol disekolah, rasanya mereka ingin menghampiri Luhan menyeretnya dan mecabik-cabik wajah cantik luhan.
Karena tidak ingin membuat hati lebih panas, murid-murid itu memutuskan pergi dan segera pulang, mungkin saja esok pagi gosip sudah bertebaran dimana.
Kyungsoo dan Baekhyun yg notabennya adalah teman baru luhan, melihat tak percaya bahwa temannya Luhan seorang murid baru bisa membuat sang idol sekolah ini memeluknya, Kai yg melihat duo sepasang kakak-adik sedang asik berlovely itu memutar matasnya bosan sedangkan Sehun memandang mereka dengan datar..
"Hyung bisakah kau berhenti bernostalgia disini, kau bisa melanjutkan nya dirumah nanti" ucap Kai,
Kris yg mendengarnya melepaskan pelukannya kepada sang adik dan memandang kai dengan tajam.
Luhan mengangguk tersenyum
"Dia benar gege" ucap Luhan membenarkan,
Baekhyun dan Kyungsoo yg mendengar Luhan memanggil Kris dengan gege memutar otak mereka kembali.
'Ku rasa aku pernah mendengar panggilan itu' batin kyungsoo dan baekhyun bersamaan,
Tak ingin mengganggu, akhirnya Baekhyun dan Kyungsoo memutuskan untuk segera pulang
"Luhan-Kai-Sehun ssi dan Kris sunbae kamit pulang dulu, anyeong" pamit keduanya.
Kris, Kai dan Sehun mengangguk, sedangkan Luhan..
"Baiklah, kalian hati-hati ne, sampai jumpa besok" ucap Luhan,
Baekhyun dan Kyungsoo mengangguk tersenyum lalu pergi,
"Bisakah kita pulang sekarang" ucap Sehun,
Mereka bertiga Kris, Kai dan Luhan mengangguk setuju dan menyusul pulang setelah Baekhyunn dan Kyungsoo pergi.
Xiumin, Suho dkk yg lain?
Tentu saja sudah pulang.
Parkiran
"Hyung kami pulang dulu" pamit Kai dan Sehun,
Kris mengganguk setuju
"Hati-hati dijalan" ucap kris
"Siap hyung, dan sampai jumpa cantik" ucap Kai,
Sehun memutar matanya bosan dan memutuskan pergi duluan dengan mobilnya, kai yg melihat Sehun meninggalkannya terlebih dahulu mengumpati Sehun dan memutuskan pergi juga.
"Bye hyung",
Kris memberikan jempolnya kepada Kai.
"Sebaiknya kita juga pulang dan kau hutang penjelasan dengan ku adik cantik" ucap Kris,
"Sebelum kita pulang dan menjelaskan nya aku ingin pergi kehotel tempat ku menginap dulu gege, aku ingin mengambil barang-barangku" jelas Luhan
"Baiklah, as you wish baby" ucap Kris dan melajukan mobilnya keluar dari sekolah menuju tempat dimana adiknya menginap selama ia disini.
.
.
.
TBC
.
.
Azky_ExoLh7
