Cast :
Cho KyuHyun (17 years old)
Lee Sungmin (18 years old)
Lee (Cho) DongHae (18 years old)
Choi (Cho) Siwon (20 years old)
Genre : Family, Romance, School Life
Rate: T
Disclamer : KyuHyun adalah milik SungMin, dan SungMin mutlak milik KyuHyun
Fanfic ini terinspirasi dari manga Jepang yang berjudul Animal Jungle dan Small Devil Kiss. Kedua manga tersebut memiliki tema yang hampir sama. Namun, jalan cerita dalam FF ini mutlak hasil perasan otak saya sendiri meskipun ada beberapa kesamaan dengan komik, namun jalan ceritanya berbeda kok
Summary : Lee SungMin seorang namja manis yang harus memulai kehidupan bersama keluarga barunya karena pernikahan kembali eomma-nya. Bagaimanakah kehidupan barunya bersama appa dan saudara tirinya?
Happy Reading ^^
Last chapter
Satu ciuman mendarat mulus di bibir Sungmin. Sungmin membelalakkan matanya saat menyadari apa yang tengah Kyuhyun lakukan. Namun tubuhnya seakan lemas. Dia tidak berani memberontak.
"Saranghae hyung" Ucap Kyuhyun saat dia sudah melepas ciumannya.
"Kyu?" Sungmin tidak tahu harus membalas apa. Dia masih sangat menyadari kalau apa yang adiknya atau bahkan dirinya sendiri rasakan adalah suatu kesalahan.
"Aku akan ke kamar" Ucap Kyuhyun tiba-tiba dan langsung beranjak menuju kamarnya, meninggalkan Sungmin yang masih setia dengan keterkejutannya.
"Nado Saranghae Kyu" Gumam Sungmin disusul dengan satu tetes air mata yang mengalir di pipi chubby-nya.
Chapter 7
"Sungmin-ah, kau sedang apa?" Tanya Donghae saat dilihatnya Sungmin tengah duduk sendirian di depan televisi yang dalam keadaan mati.
"Aku sedang menonton-" Sungmin tidak melanjutkan kata-katanya ketika dilihatnya televisi di hadapannya masih dalam keadaan mati.
"Apa kau sedang ada masalah?"
"Anniyo"
Donghae hanya menghela napas mendengarnya.
"Aku akan kerumah Eunhyuk. Siwon hyung sepertinya menginap dirumah temannya malam ini. Kau baik-baik sama Kyuhyun dirumah ya" Ucap Donghae dan mengacak surai hitam Sungmin.
"Kau juga akan menginap?"
"Anniyo. Tapi kemungkinan aku akan pulang sedikit larut" Jawab Donghae dengan cengiran diwajahnya dan langsung berjalan keluar rumah.
Sungmin menghela nafas. Kembali dia harus berdua degan Kyuhyun di rumah. Ingatannya kembali melayang kepada kejadian kemarin malam. Ia tidak dapat melupakan kejadian itu barang sedetik pun. Perkataan Kyuhyun dan perasaannya yang ia tahu adalah suatu kesalahan membuat pikirannya kacau seharian ini.
"Kau sedang apa?" Suara Kyuhyun menyadarkan Sungmin dari pikiran-pikirannya.
"Aku akan menonton TV" Sungmin meraih remote di hadapannya dan menyalakan TV.
Kyuhyun duduk disebelah Sungmin dan ikut menikmati acara yang ditayangkan oleh salah satu stasiun TV di Korea Selatan.
"Siwon hyung akan menginap dirumah temannya malam ini" Kyuhyun mencoba mengusir suasana sepi dengan mengajak ngobrol Sungmin.
"Ya. Tadi Donghae juga bilang begitu"
Kyuhyun menganggukkan kepalanya mendengar jawaban Sungmin.
"Masalah kemarin-" Kyuhyun menghela nafas sebelum melanjutkan kalimatnya "Aku benar-benar mencintaimu Sungmin-ah"
Deg. Jantung Sungmin kembali berdetak cepat mendengar ucapan Kyuhyun.
"Kyu-"
"Aku tahu ini salah. Kau hyung ku, tidak sepantasnya aku mencintai hyung ku sendiri. Aku tidak berharap kau membalas perasaan ku. aku sudah merasa sangat lega karena sudah mengatakan ini pada mu" Kyuhyun tersenyum kepada Sungmin.
Sungmin terpaku. Baru kali ini dia melihat Kyuhyun tersenyum dengan sangat tampan. Tanpa disadarinya, satu tetes air mata jatuh ke pipinya.
"Hei, kenapa kau menangis?" Kyuhyun yang terkejut langsung mengusap lelehan air mata dipipi chubby Sungmin.
"Aku tidak bisa Kyu. Aku-"
"Gwaenchana. Aku tahu kau akan menolakku"
Sungmin menatap mata Kyuhyun, dapat dilihatnya sorot kepedihan dimata indah itu.
"Aku tidak ingin melukai eomma"
"Aku paham, aku akan menjadi adik mu satu-satunya" Kyuhyun kembali tersenyum, tapi justru ucapannya membuat Sungmin berpikir bahwa Kyuhyun menyerah.
Sungmin POV
"Selamat pagi" Sapa ku saat sampai di ruang makan. Ketiga saudara tiri ku sudah berkumpul di meja makan. "Mianhae aku terlambat"
"Gwaenchana, kajja kita mulai sarapan sebelum kalian terlambat sekolah" Ucap Siwon hyung.
"Sungmin-ah, kajja kita berangkat" Donghae mengapit lengan kanan ku setelah aku selesai dengan makanan ku dan menarik ku keluar rumah.
"Kau ini sudah punya pacar masih saja menggoda orang lain" Siwon hyung memukul kepala Donghae dan melepaskan tangan Donghae dari lengan ku. "Sungmin itu menyukai namja yg lebih tua. Iyakan Sungmin?" Ganti Siwon hyung yang mengapit lengan kanan ku.
"Nde? A..Aku. . ."
"Bodoh" Gumam Kyuhyun yang dapat terdengar jelas oleh kami. Aku menatap Kyuhyun yang sudah lebih dahulu memasukki mobil dan menutup pintu dengan kencang.
"Kenapa lagi dia. Seperti gadis sedang datang bulan" Ucap Donghae.
"Cepat berangkat" Suruh Siwon hyung. Entah sejak kapan dia melepaskan tangannya dari tangan ku.
"ne hyung" Jawab ku dan Donghae bersamaan dan segera masuk kedalam mobil.
"Kyuhyun-ah, kau sudah mengerjakan PR Fisika?" Aku bertanya saat kami sudah duduk di bangku kami di dalam kelas.
"Sudah. Wae?"
"Aku boleh pinjam?" Aku kembali bertanya dengan sedikit ragu.
"Kau belum mengerjakan?"
Aku menggelengkan kepala ku.
"Apa saja sih yang kau kerjakan" Gerutunya, tapi tangannya sudah masuk kedalam ransel hitamnya dan memberikan sebuah buku padaku setelahnya.
"Hehe, gomawo. Kau kan tahu sendiri aku tidak bisa berhitung"
"Apasih sebenarnya yg kau bisa" Gumam Kyuhyun yang masih bisa terdengar oleh ku. anak ini ternyata mulutnya sangat pedas.
Pulang sekolah, seperti biasa keadaan rumah sangat sepi. Donghae langsung pergi bersama kekasihnya, Siwon hyung sepertinya belum pulang kuliah, sedangkan appa dan eomma kemungkinan lusa baru pulang. Aku berniat untuk mengambil air minum di kulkas ketika aku menemui isi kulkas yang hampir kosong.
"Kyuhyun-ah, kau mau menemaniku pergi belanja?" Aku menghampiri Kyuhyun yang duduk di depan ruang tengah sambil memainkan PSP di tangannya.
"Aku sedang sibuk hyung" Jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari benda persegi berwarna hitam di tangannya.
"Sibuk bermain game? Ayolah Kyu" Aku terus merengek disampingnya.
Kyuhyun menghela nafas dalam dan menghembuskannya.
"Kajja" Ajaknya setelah meletakkan PSP itu di atas meja.
Sepertinya jurus aegyo ku masih tetap mematikan.
"Kenapa kau belanja sayur banyak sekali!"
"Eh. Wae? Sayur itu menyehatkan"
"Sayur itu menjijikkan"
"Ku tidak suka sayur?"
"Aku bahkan sangat membencinya"
"Pantas tubuh mu seperti tiang berjalan.
"Dan pantas tubuhmu seperti labu karena kebanyakan makan sayur. Bantet!"
"YAA! Kau mau mati hah?!"
"Kau itu tidak pantas melotot seperti itu" Ucap Kyuhyun sambil memegang puncak kepala ku.
Aku terdiam seketika, entah kenapa ada perasaan hangat yang tiba-tiba memenuhi hati ku.
"Hey, kau sedang apa disitu?"
Aku terlonjak dan tersadar dari lamunan ku. seketika aku menemukan Kyuhyun yang sudah berdiri di depan agak jauh dari ku.
'bodoh, apa yang baru saja aku pikirkan'
"Aku sudah tidak sabar menunggu eomma pulang" Ucapku setelah kami sudah masuk kedalam mobil dengan Kyuhyun yang duduk di belakang kemudi.
"Lusa mereka pulang" Jawab Kyuhyun.
"Kau tidak merindukan mereka?"
"Wae?"
"Hey, aku bertanya. Kenapa kau malah balik bertanya"
Dia hanya tertawa tidak menjawab pertanyaan ku.
"Dasar aneh" Gumam ku.
Setelah sampai dirumah aku segera menuju dengan Kyuhyun disampingku yang membawa dua kantong belanjaan di kedua tangannya.
"Kau ingin makan apa?"
"Aku ingin memakan mu" Jawabnya.
"Kau tahu Cho. Panci ini masih cukup kuat untuk aku hantam kan ke kepalamu" Ucap ku ssetelah mendengar jawaban senonoh dari mulutnya.
"Haha, terserah kau saja" Jawabnya dan berjalan menuju ruang tengah.
Aku menghela nafas. Aku merasa senang bisa dekat dengan Kyuhyun. Tapi entah kenapa ada perasaan tidak suka yang terus mengganjal perasaan ku.
"Kyuhyun-ah, kau tidak tidur?" Tanya ku ketika kulihat Kyuhyun sedang duduk sendirian sambil menonton TV.
"Tidak bisa tidur" Jawabnya. Aku melirik jam yang tertempel di tembok kanan ku. sudah tengah malam ternyata. Aku pun memutuskan untuk menemaninya.
"Kau belum tidur?" Tanyanya.
Aku menggelengkan kepala ku sebagai jawaban.
15 menit kami duduk tanpa ada percakapan. Kyuhyun masih fokus pada acara televisi sedangkan mata ku sudah terasa berat.
PUK
Aku tersentak ketika tangan Kyuhyun menyentuh kepala ku dan menuntun ku untuk membaringkan kepala di pangkuannya.
"Tidurlah" Ucapnya.
Aku tidak berani bergerak seinci pun. Jantung ku berdetak cepat karena perlakuannya. Diam-diam aku tersenyum dan melirik kearahnya yang ternyata sudah memejamkan mata. Aku pun mengikutinya dan tertidur di pangkuannya.
"Kyuhyun-ah, Sungmin-ah. Ireona!"
Sayup-sayup aku mendengar suara seseorang disertai tepukkan pelan di pundak kiriku. Perlahan aku membuka mata ku dan seketika kurasakan pegal di punggung dan leherku.
"Kenapa kalian tidur disini?"
Aku melihat kesebelah ku dan menemukan Kyuhyun yang ternyata sudah bangun dan tersenyum kearah ku.
"Kami ketiduran saat nonton TV, eomma" Jawabnya.
'eomma?' seketika aku melihat kearah suara seseorang yang tadi kemungkinan membangunkan kami.
"Eomma?" Ucap ku.
"Ne, chagi" Jawab eomma dan mengelus pucuk kepala ku.
"Kapan eomma datang? Bukan kah harusnya besok?"
"Baru saja. Kenapa bilang begitu, kau tidak suka eomma pulang lebih awal?"
"eh, a..anni bukan-"
"Kyuhyunie!" Teriak seseorang yang seketika menghentikan ucapan ku.
Sungmin POV End
Normal POV
"Kyuhyunie!" Teriak seseorang yang seketika menghentikan ucapan Sungmin.
Semua mata kini beralih ke namja jangkung yang berlari kearah Kyuhyun.
Cup
Semua mata kini membelalakkan matanya, termasuk Kangin dan Leeteuk yang melihat anak bungsu mereka dicium oleh seorang namja jangkung yang memang sedikit hyper itu.
"Morning kiss eoh" Gerutu Donghae yang melihat adiknya.
Kyuhyun seketika mematung ditempat duduknya. Nyawanya yang belum sepenuhnya terkumpul karena baru bangun tidur dan tidak siap untuk menerima 'serangan' yang hanya dapat membuatnya membelalakkan kedua matanya tanpa melawan sedikit pun. Tidak menyadari tatapan seseorang yang menatap terkejut dan terluka kearahnya.
TBC
Annyeong ^^
Chapter 7 up!
Kira-kira siapa ya itu yang mencium Kyuhyun haha
Saya mau minta maaf karena sudah membuat bingung di chapter-chapter sebelumnya, itu belum end yeorobeun, saya tulis 'last chapter' diatas maksudnya adalah untuk preview chapter sebelumnya.
Oh ya, ada yg berminat baca komik aslinya? Animal Jungle dulu komik pertama yang saya beli, dan sampai sekarang masih jatuh cinta sama Midori yang di sini berperan sebagai kyuhyun. Isi komiknya hampir mirip dengan kehidupan asli saya di dunia nyata, makanya feelnya sangat dapat banget buat saya. Kalau ada yg berminat baca secara gratis buka aja MangaPark, kalau di MangaReader tidak ada. Ceritanya bagus kok, masih lumayan aman meskipun sedikit #ekhem. Untuk Small Devil Kiss bisa baca juga di sana #promo.
Dan saya mau meminta maaf karena saya tidak membalas review kalian. Jujur saya tidak tahu caranya. Pernah mencoba membalas salah satu review, tapi saya tidak tahu itu terbalas apa tidak.
Special thanks to :
.136, TifyTiffanyLee, sary nayolla, sissy, winecouple, zaAra evilkyu, Guest, chu, ButtCouple137, Zen Liu, KyuMin EvilAegyo, KobayashiAde, Lilin Sarang Kyumin, BabyMing, 137, ChuteKyuMin, Adekyumin joyer, min, Guest, angelfsparkyu, Chella-KMS, mingmingming, Guest, , danactebh, Guest, min, Ristinok137, Momo Koda Mi, lee sunri hyun, 5351, abilhikmah, Cho Min Hwa, LauraRose14, kyumin pu, Kyumin minie chan, Cho Sungkyu, 1307, CloudSparKyuYe, HeePumpkin137, Mingie137, PrinceJoy, epildedo, gorjazsimba, gweboon, himaya annisa , laelileleistiani, lingpark , petals161, zahraclouds, Hanami Syaheera, minnie-minnie-mine, viekrungysweetpumpkin.
Khamsahamnida ^^
RnR ne yeorobeun
