Tittle : Hurt For Fall
Cast : Kim Kibum ( yeoja )
Choi Siwon ( namja )
Lee Sungmin ( yeoja )
Cho Kyuhyun ( namja )
Warning : Typo(s) | GaJe | Abal | GS
Disclaimer : FF ini MURNI milik saya, Dimohon untuk tidak mem-PLAGIAT ataupun meng-COPAS FF ini
Presented : Jenny Andrea Damayanti
Hurt For Fall
.
.
.
Mentari pagi bersinar terang. Seperti biasa seorang Kim Kibum melakukan rutinitasnya yaitu berangkat sekolah pagi-pagi dengan menggunakan Syal. Syal yang digunakan Kim Kibum adalah Syal pemberian Kyuhyun kepadanya.
Entah kenapa Kibum memakai syal itu, yang jelas hatinya yang menyuruh Kibum untuk memakainya.
Kibum berjalan santai sambil menyeruput Susu Kotak miliknya melewati Halte Bis. Pandangannya mengarah pada seorang namja berseragam sama dengannya yang sedang duduk di kursi Halte sambil memainkan PSP.
Dalam sekejap Kibum tau siapa namja yang duduk dengan gaya angkuhnya. tak lupa pandangannya yang tak luput dari benda Kotak hitam tersebut.
Cho Kyuhyun
Dengan santainya Kibum berjalan kearah Halte kemudian duduk tepat disebelah Kyuhyun yang masih fokus dengan PSP miliknya.
" Cih ! Tak kusangka namja sepertimu bisa berada disini "
Ujar Kibum bermaksud menyindir Kyuhyun, namun sayangnya Kyuhyun tak mengindahkan sindiran itu.
" Kenapa ? Tak boleh ? "
Ujar Kyuhyun datar membuat Kibum sedikit sebal dengan perkataan Kyuhyun
" Jika aku bilang TIDAK apa kau mau meninggalkan tempat ini ? "
Sahut Kibum dengan meninggikan Volumenya, Kyuhyun mematikan PSPnya dan memasukannya kedalam Saku celana kemudian menatap Kibum dengan dalam
" Sayang sekali, saya tidak berminat meninggalkan tempat ini "
Jawab Kyuhyun yang mulai menyamankan duduknya membuat Kibum berdiri dari tempatnya.
" Baiklah, jika kau tak ingin meninggalkan tempat ini jangan salahkan aku jika kau terlambat memasuki sekolah "
Kibum melangkahkan kakinya meninggalkan Kyuhyun yang terdiam sambil mencerna apa yang baru saja Kibum katakan. Setelah itu ia berdiri dari tempatnya dan berlari mengejar Kibum
" Ya ! Yeoja Salju ! maksudmu apa ?! "
Kibum menghentikan langkahnya kemudian berbalik menatap Kyuhyun yang sedang berlari kearahnya
" Hei namja Menyebalkan ! Percuma saja kau duduk di Halte menunggu Bus yang akan Tiba pukul setengah Tujuh nanti, apa kau mau terlambat ? "
Setelah itu Kibum kemudian berbalik dan mulai melangkahkan kakinya kembali, ia menggenggam Susu Kotaknya yang sudah habis kemudian membuangnya ketempat sampah.
Kyuhyun yang semula diam kini menatap Jam tangan miliknya dan setelah itu ia berlari menyusul langkah Kibum
" Ya ! Kenapa kau tak bilang padaku daritadi ? "
" Untuk apa ? "
Jawab Kibum enteng tanpa menghiraukan Kyuhyun.
" Aish ! Dasar yeoja salju ! "
Ejek Kyuhyun
" Dasar namja menyebalkan ! "
Sahut Kibum sambil berlari kecil meninggalkan Kyuhyun yang berada dibelakangnya.
Kyuhyun melangkahkan kakinya agar sejajar dengan Kibum. Ia memperhatikan Syal Kibum sambil tersenyum
" Apa Suhu disekitar sini terlalu dingin sehingga kau mengenakan Syal ? "
Tanya Kyuhyun mencoba menghilangkan rasa canggung diantara mereka
" Jika aku bilang IYA apa kau akan berhenti bertanya ? "
" Lalu kenapa kau bertanya kepadaku ? "
Kibum mendengus, ia melepaskan syal yang melekat pada lehernya.
" Kalau begitu Terimakasih, karna kau sudah membuat suasana disini menjadi PANAS ! "
Kibum meraih tangan Kyuhyun dan menaruhkan Syal itu diatas telapak tangan Kyuhyun.
" Ini, aku kembalikan "
Ucap Kibum sambil meninggalkan Kyuhyun.
Kyuhyun menghela nafasnya sehingga kepulan udara keluar dari mulutnya. Ia menyusul Kibum sambil menggenggam Syal tersebut.
Tap
Srett
Dengan cekatan, Kyuhyun meraih tubuh Kibum agar berbalik menghadapnya dan kemudian melilitkan Syal itu ke leher Kibum dengan rapi.
" Jangan pernah menyakiti tubuhmu sendiri Kim Kibum, apa kau tau suhu disini sangatlah dingin ? "
Kibum hanya tercengang dengan perliku Kyuhyun terhadapnya, perlahan tapi pasti ia menyunggingkan senyum tipis dibibirnya.
" Apa pedulimu Cho Kyuhyun ? "
Kibum kemudian berbalik meninggalkan Kyuhyun yang masih terdiam, ia hanya melangkah sambil tersenyum tulus menatap Syal biru tersebut.
' Meskipun menyebalkan, dia tetaplah Cho Kyuhyun yang selalu perduli '
" Kim Kibum, aku heran denganmu. Kenapa kau sensitive sekali ? "
tanya Kyuhyun setelah terdiam lama dan mulai menyusul langkah Kibum kembali.
" Aku bingung dengan sikapmu yang terkadang kelewat Dingin dan juga pemarah. Pantas saja aku memanggilmu yeoja Salju, karena kau mirip sekali dengan boneka salju itu "
Kibum menghentikan langkahnya, ia memberi Deathglare andalannya kearah kyuhyun kemudian tersenyum misterius
" Benarkah ? Kalau begitu... Rasakan ini ! "
Splaasshh
Kyuhyun menghentikan langkahnya saat merasakan gumpalan salju mengenai seragamnya, ia menatap sang pelaku dengan pandangan geram
" Ya ! Kenapa kau melemparku dengan bola salju eoh ? "
Pekik Kyuhyun kearah Kibum yang semakin menjauh, sementara Kibum hanya berjalan lurus kedepan sambil mengendikan kedua bahunya.
" Tck ! Jinjja ! Awas saja kau ! "
Kyuhyun siap-siap mengambil salju dan membentuknya menjadi bola kemudian melemparkannya kearah Kibum
Splasshh
Bola salju itu tepat mengenai punggung Kibum, membuat Kibum hampir terjungkal kedepan. Ia menatap Kyuhyun dengan pandangan horor. Kibum membalas Kyuhyun dengan melemparkan bola saljunya bertubi-tubi kearah Kyuhyun
" Ya ! Rasakan ini Namja Menyebalkan ! "
Tak mau kalah Kyuhyun pun ikut melemparkan bola saljunya kearah Kibum secara bertubi-tubi, sehingga terjadilah perang bola salju di gang kecil tersebut.
" Ya ! Yeoja salju ! lihatlah dirimu sekarang, kau lebih persis dengan Boneka salju yang tak jadi ! "
Kibum mengepalkan tangannya kuat, ia membuat Bola salju yang lebih besar kemudian melemparkannya kearah Kyuhyun.
Kyuhyun yang melihat Kibum melemparkan Bola salju kearahnya hanya bisa menghindar.
Splashh
" Wekk :p tidak kena "
Ujar Kyuhyun sambil menjulurkan lidahnya kearah Kibum
" Ya ! Kau anak Muda ! Apa yang kalian lakukan Ha ?! "
interupsi suara seorang namja menghentikan aksi perang mereka. Kibum dan Kyuhyun berjengit kaget, saat merasakan Aura setan yang membunuh dibelakangnya.
Kyuhyun sempat menolehkan kepalanya dan mendapati namja Gendut serta berkumis sedang menatapnya garang.
" Kim Kibum, sepertinya kita dalam masalah besar "
Ujar Kyuhyun sedikit berbisik kearah Kibum.
Kibum menelan Salivanya berat saat namja gendut dan berkumis itu berjalan kearah mereka.
" Cho Kyuhyun, dengar. Dalam hitungan ketiga, kita harus lari mengerti ! "
Kyuhyun menganggukan kepalanya
" Hana "
" Ya ! Kalian berdua harus mengganti Jasku yang mahal ini ! "
" Dul "
" Kalian tidak tau berapa harga Jas ini huh !? "
" Set ! Lari ! "
" Ya ! Kalian jangan lari ! Kalian berdua ingin mati eoh ?! "
Kibum dan Kyuhyun tidak memperdulikan omelan yang keluar dari mulut namja gendut tadi. Mereka berdua sekarang sedang berlari kencang karena Namja gemuk itu mengejarnya.
Srett
" Lewat sini ! "
Ujar Kyuhyun sambil menggenggam tangan Kibum agar mengikuti arahnya.
Mereka berdua berjalan di Gang-Gang yang sempit, membuat namja gemuk tadi sulit mengejar mereka karena Tidak muat.
" Ya ! Sial ! Mereka kabur "
Ujar namja itu sambil menatap Punggung Kyuhyun dan Kibum yang semakin jauh dari pandangannya.
" Hoshh... Hoshh ... Hoshh ... "
Setelah merasa tidak ada yang mengejar
Kibum menghentikan langkahnya dan mengambil nafasnya yang sempat tersengal-sengal.
Begitu juga dengan Kyuhyun, ia mengusap Keringat yang membasahi dahinya dengan telapak tangan kemudian pandangannya beralih kearah tangan mereka yang terpaut saling menggenggam. Dan bisa dirasakan ada sedikit kehangatan saat tangan mereka bergandengan.
" Gwenchana ? "
Kyuhyun menepuk pundak Kibum pelan, sedangkan Kibum hanya menganggukan kepalanya
" Nde, nan Gwenchanayo "
Ujar Kibum sambil menampakan wajahnya yang sedikit kelelahan
Srett
" Naiklah "
Kyuhyun kemudian berjongkok membelakangi Kibum, ia bermaksud agar Kibum naik ke punggungnya untuk digendong, karena ia tak tega melihat wajah Kibum yang kelelahan habis berlari.
" Tak usah berlebihan Cho Kyuhyun "
Kibum melangkahkan kakinya menjauhi Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun mulai berdiri dari jongkoknya dan berlari mengejar Kibum.
Srett
" Eh ? "
Kibum terlonjak kaget, saat tangannya tiba-tiba digenggam erat. Kyuhyun menatap manik mata Kibum yang kebingungan, kemudian ia menarik sudut bibirnya menjadi senyuman tulus.
" Begini lebih baik "
Ujar Kyuhyun sambil mengeratkan genggamannya. Kibum hanya bisa pasrah karena menurutnya genggaman tangan Kyuhyun membuat tubuhnya sedikit hangat.
' Kenapa aku merasa nyaman dengan namja ini ? '
.
.
.
Siwon memakirkan mobilnya di parkiran, kemudian berjalan menuju koridor sekolah. Matanya memicing saat melihat segerombolan siswa mengerubungi papan Mading.
Ia mendekati gerombolan tersebut dan menyelip masuk kedalam untuk melihat papan Mading.
-SnowFlake Party for This Year-
Siwon membaca artikel poster yang menempel pada Papan Mading. Kemudian setelah membacanya ia tersenyum misterius dan mulai meninggalkan tempat itu.
" tadi pagi aku melihat Kyuhyun sunbae bergandengan tangan dengan Kibum Sunbae. "
Siwon menajamkan indra pendengarannya saat melewati sekumpulan yeoja yang sedang bergossip
" Mereka berdua juga berangkat bersama, apa jangan-jangan mereka berpacaran ya ? "
Deg
Siwon membulatkan matanya, nafasnya tercekat tenggorokannya kering dan ia hanya terdiam terpaku dengan wajah syoknya.
" Benarkah ? Padahalkan mereka berdua saling bertengkar di sekolah, mana mungkin berpacaran ? "
" Mungkin saja mereka menyembunyikan hubungannya "
" Bukankah Kyuhyun sunbae berpacaran dengan Sungmin, apa jangan-jangan Kibum Sunbae adalah pacar gelap Kyuhyun Sunbae ? "
Siwon mengepalkan tangannya erat-erat,
Rasanya ia ingin meneriaki yeoja penggossip itu dan menendang mereka kedalam jurang. Namun ia urungkan karena Siwon adalah ketua OSIS, tidak memungkinkan ia berbuat seperti itu terhadap yeoja tadi. Bisa-bisa Siwon yang akan didepak keluar oleh KepSek.
" Psstt ... Pstt ... Itu mereka "
Pandangan mereka tertuju pada, Kibum dan Kyuhyun yang sedang tertawa bersama. Sesekali Kyuhyun mengusap rambut Kibum kemudian merangkul pundak Kibum membuat Siwon menatap geram kearah mereka berdua.
" Kau tau ? Saat namja gemuk dan berkumis itu mengejar kita, hahaha ... ia kesusahan berjalan karena perutnya yang besar selalu bergoyang-goyang. Aku tak habis pikir kenapa namja itu begitu nekat mengejar kita "
Ujar Kyuhyun yang disambut gelak tawa dari Kibum, Kyuhyun merasa senang karena leluconnya membuat Kibum tertawa kembali.
" Itu karena namja tadi sedang kesal babo ! "
Timpal Kibum sambil terkekeh pelan. Kyuhyun yang melihat raut wajah Kibum tersenyum, dengan perlahan ia menyunggingkan senyuman tulusnya meskipun tipis.
' Aku merindukan wajah cerianya '
Siwon menggertakan giginya, rahangnya mengeras kilatan emosi muncul dari matanya.
" Dasar namja brengsek ! Berani-beraninya ia mendekati Kibum sedangkan dia sudah mempunyai Sungmin ? "
Siwon menghampiri mereka berdua kemudian
Bugh !
" Omona ! "
Semua murid yang melintas langsung mengelilingi tempat kejadian.
Kyuhyun jatuh tersungkur sambil mengelap sudut bibirnya yang berdarah. Kibum membantu Kyuhyun agar berdiri kemudian menatap Siwon dengan sengit
" Choi Siwon -ssi ! Apa yang kau lakukan ? ! "
Bentak Kibum kearah Siwon
" Aku hanya memberi pelajaran terhadap DIA yang berani-beraninya mempermainkan Lee Sungmin ! "
Ujar Siwon sambil mengarahkan telunjuknya tepat didepan wajah Kyuhyun
Kibum merasa sedikit nyeri di bagian dadanya saat mendengar penuturan Siwon.
' Kim Kibum, kau terlalu berharap '
Senyum kecut Kibum tampilkan saat membayangkan bahwa Siwon cemburu kepadanya. Namun sepertinya harapan itu hanyalah Hopeless baginya.
" Maksudmu apa Siwon-ssi ? Aku tak pernah mempermainkannya sedikitpun ! "
Ujar Kyuhyun mengelak. Siwon semakin menggertakan giginya saat memandang tangan Kibum yang merangkul lengan Kyuhyun.
" Cho Kyuhyun, jika kau tak mempermainkan Lee Sungmin. Lalu, ada hubungan apa kau dengan Kim Kibum ? "
" Owhh ... Aku tau, pasti kalian mempunyai hubungan Khusus, mengakulah Kyuhyun-ssi apa kalian berpacaran dibelakang Sungmin ? "
Lanjut Siwon sambil tertawa meremehkan.
Kibum menundukan kepalanya, ia tidak kuat mendengar semua sindiran yang Siwon lontarkan.
" Aku dan Kibum memang memiliki hubungan khusus sebagai ... "
Kyuhyun menggantungkan ucapannya, ia menyunggingkan seringaian kearah Siwon.
" Aku rasa, kau tak perlu tau hubunganku dengan Kibum itu apa. Karna kau bukanlah siapa-siapanya Kim Kibum. "
Deg
" Kau ! "
Siwon melayangkan tinjunya kearah wajah Kyuhyun, namun urung saat tangan lain mencekalnya.
" Siwon Oppa Hentikan ! "
Sungmin menggenggam tangan Siwon kemudian mencekalnya erat, sedangkan Siwon hanya terdiam membeku.
" Semuanya bubar ! "
Teriak Sungmin kearah segerombolan yang mengerubungi mereka. Gerombolan itu mulai menjauh dan bubar kembali keaktivitas semula.
Sungmin yang masih menggenggam erat tangan Siwon dengan perlahan mulai melepaskan cekalannya dan menatap kedua bola mata Siwon.
" Oppa~ berkelahi tak akan pernah menyelesaikan masalah "
Tutur Sungmin bijak, kemudian ia berjalan kearah Kyuhyun yang masih dipapah oleh Kibum.
Srett
Sungmin mengambil tangan Kyuhyun dan melingkarkannya diatas pundaknya.
" Kibum-ssi biar aku yang mengobati Kyuhyun "
Kibum melepaskan tangan Kyuhyun yang melingkar dipundaknya kemudian membiarkan Sungmin yang memapah tubuh Kyuhyun.
Siwon menghela nafasnya, dengan gerakan cepat ia menyambar tangan Kibum dan menyeretnya kesuatu tempat.
" Tetap diam, dan ikuti aku "
Kibum merasakan tangannya digenggam erat oleh Siwon dan membuatnya sedikit meringis kesakitan.
" Siwon-ssi lepassh ! " Teriak Kibum sambil mencoba melepaskan genggaman Siwon pada lengannya. Namun semakin kuat Kibum memberontak Siwon akan semakin mencengkram erat tangan Kibum
" Si-Siwon-ssi ! Lepasshkan ! Tanganku sakit "
Siwon menghempaskan tangan Kibum dan memandang sengit kearah Kibum. Kibum tidak memperhatikan tatapan Siwon, ia sibuk mengelus lengannya yang sedikit memerah akibat cengkraman Siwon.
" Kim Kibum. Ada hubungan apa kau dengan Kyuhyun !? "
Kibum menghentikan usapannya dan tersenyum sinis kearah Siwon.
" Itu bukan urunsanmu Choi Siwon-ssi "
Siwon menarik nafasnya perlahan untuk meredam amarahnya, sepertinya masalah ini harus dituntaskan dengan kepala Dingin. Batin Siwon.
" Kim Kibum, berhenti memanggil namaku dengan imbuhan ' -ssi ' "
Siwon merendahkan suaranya, sepertinya ia berhasil meredam amarahnya untuk kali ini. Kibum tak habis pikir kenapa namja didepan ini selalu menuntut seenaknya.
" Lalu Jika aku memanggil namamu tanpa imbuhan ' -ssi ' apa kau akan berhenti menginterogasiku ? "
Jawab Kibum dengan sarkistik.
" Kim Kibum, kenapa kau berubah ? "
" Aku berubah atau tidak, itu tetap bukan urusanmu. Karena apa ? Karena kau bukan siapa-siapaku "
Ujar Kibum sambil tertawa mengejek membuat Siwon mematung, Siwon menatap Kibum dengan pandangan sedih.
" Kim Kibum tolong jangan begini. Aku begini terhadapmu karna aku peduli denganmu Kim Kibum " Siwon menatap manik mata Kibum dengan dalam, kemudian ia meraih tangan Kibum dan menggenggamnya.
" Jangan pernah mengatakan bahwa kau peduli terhadapku Choi Siwon, karna nyatanya kau hanya membuatku Terluka "
Kibum menghepaskan tangan Siwon dengan kasar, tersirat kekecawaan yang mendalam dibalik perkataannya.
" Tidak Kibum. Dengarkan baik-baik penjelasanku, aku memperdulikanmu karna aku masih mencintaimu "
Elak Siwon sambil berusaha meraih tangan Kibum
Namun Kibum tetap menjauh dan mundur beberapa langkah, Siwon hanya menghela nafas beratnya dengan raut muka kecewa.
" Kau tak pernah mengerti arti mencintai seseorang Choi Siwon "
" Mianhe Kibum, aku memanglah bodoh. Jadi tolong maafkan aku "
" Kau tak mengerti, bagimu Mencintai seseorang sangatlah mudah namun bagiku itu sangatlah sulit. Berkali-kali aku terjatuh karna Cinta, dan berulang kali aku terluka karna Cinta. Sebanyak apapun aku berusaha agar tetap bertahan, susah payah aku menahan agar tak menangis dan pada akhirnya air mata ini selalu sukses membasahi pipiku "
" sekuat tenaga menahan isakan yang selalu membuat hatiku berdenyut sakit, seberat apapun aku mencoba itu semua tak sebanding dengan permintaan maafmu yang tak mampu membayar itu semua "
" A-apa maksudmu Kim Kibum ? "
Kibum mendecih pelan, ia memalingkan mukanya ke kanan dan memutuskan kontak mata dengan Siwon.
" Kau masih belum mengerti maksudku ? Pikirkan saja sendiri semuanya Choi Siwon "
Kibum melangkahkan kakinya meninggalkan Siwon yang masih terdiam, ia berusaha sekuat tenaga agar air matanya tidak meluncur.
' Kim Kibum, apa yang kau katakan itu sudah benar. '
Grepp
Kibum menghentikan langkahnya saat merasakan dekapan hangat nan posesisif dari belakang.
Tanpa menolehpun ia sudah tau siapa yang memeluknya.
" Mianhe, mianhe Kibum-ah~ aku mohon, aku memang tidak pernah merasakan penderitaanmu yang selalu berusaha sekuat tenaga untuk tetap bertahan " ujar Siwon yang semakin merapatkan pelukannya terhadap pinggang Kibum.
Pertahanan Kibum runtuh, air matanya kini telah lolos membanjiri pipi putihnya. Ia hanya diam dan meredam isakannya sambil memejamkan mata.
" Kumohon Kim Kibum~ terimalah permohonan maafku, aku akan berusaha memperbaiki semuanya Kim Kibum. Akan ku tebus penderitaanmu semua, aku janji "
Kibum menggelengkan kepalanya, sekuat tenaga ia menahan isakan tangisnya dengan menggigit bibir bawahnya dengan kuat.
' Andwe, ini sangat sulit '
batin Kibum menutup erat matanya rapat-rapat.
" Hiks "
Dan detik berikutnya Kibum merutuki bibirnya ini yang tak bisa menahan isakan tangisnya, Siwon semakin bersalah saat mendengar isakan tangis Kibum. Hatinya merasa tergores membayangkan Kibum menahan tangis untuknya.
" Mianhe Kibum-ah, aku menyakitimu. Jangan menangis Kibum "
Siwon membalikan tubuh Kibum kearahnya.
Ia memandang wajah Kibum yang sembab, serta mimiknya yang menahan tangis.
Cup
Siwon mencium kening Kibum, dan mendekap erat tubuh Kibum kedalam pelukan yang menyakitkan
' Jangan seperti ini Siwon, kau membuatku terlalu berharap yang tak akan pernah terkabul '
' Kumohon Kibum, maafkanlah aku '
Would you tell me I was wrong?
Would you help me understand?
Are you looking down upon me?
Are you proud of who I am?
There's nothing I wouldn't do
To have just one more chance
To look into your eyes and see you looking back~
.
.
.
Sungmin meremas handuk yang basah setelah dicelupkan kedalam air hangat. Kemudian ia mengusapkan handuk basah itu ke sudut bibir Kyuhyun yang berdarah.
" Ssshhh ! Arghh ! Min sakit, Min pelan-pelan ! "
Ringis Kyuhyun sambil memegang handuk basah yang Sungmin genggam, membuat usapan itu terhenti.
" Salahmu sendiri, kenapa menentang Siwon oppa ? "
" Siapa yang menentang Min ? Dia sendiri yang tiba-tiba memukulku "
Elak Kyuhyun
" Lalu kenapa kau tadi pagi berangkat bersama Kibum Sunbae ? Kau tak tau bahwa dia menyukai Kibum sunbae ? "
Ujar Sungmin dengan sedikit nada cemburu.
" Ohh itu, aku tak sengaja berpapasan dengannya tadi saat berangkat sekolah. Dan apa kau bilang ? Laki-laki itu menyukai Kibum ? Yang benar saja "
Kyuhyun tersenyum hambar, sedangkan Sungmin merengut tak suka.
" Itu benar Kyu, dia mantan Kibum sunbae. Mereka berdua putus karena kesalah pahaman. Lebih baik kau tak usah dekat-delat dengan Kibum lagi. Apa kau mau setiap hari jika kau dekat dengan Kibum sunbae, wajahmu akan babak belur semua ? "
" Aku tau Min, semua masalah mereka aku mengerti. Oleh sebab itu, aku ingin membuat Choi Siwon sadar bahwa dia mencintai Kibum bukan dirimu, dan aku ingin membantu Kibum agar tersenyum kembali "
Ujar Kyuhyun membuat Sungmin terkejut
" K-Kyu "
Sungmin mengucapkan kata itu dengan susah payah, entah kenapa suaranya selalu hilang saat manik mata Kyuhyun mengunci tatapannya.
" Apa kau lupa jika aku sangatlah jenius ? Kau lupa jika aku murid akselerasi disini ? "
Sungmin memukul pelan lengan Kyuhyun membuat Kyuhyun terkekeh
" Dasar Narsis ! "
Ejek Sungmin. Kyuhyun menghentikan kekehannya dan menatap Sungmin dengan serius.
" Tapi Min, kenapa kau dan Siwon saling dekat ? Apa kalian dulu pernah memiliki hubungan khusus ? "
Interupsi Kyuhyun dengan pandangan menyelidik, Sungmin menghela nafasnya dan tersenyum sekilas.
" Dia adalah sahabatku saat SMP, sebelum aku bertemu denganmu dia adalah teman dekatku. Siwon Oppa sangatlah baik dan juga selalu perhatian, karna itulah aku dekat dengannya sampai sekarang. aku selalu memberinya perhatian yang lebih sebagai sahabat, namun ia mengartikannya bukan sekedar sahabat namun lebih dari itu "
Kyuhyun mendengarkan cerita Sungmin sambil menopangkan dagunya dengan tangan.
" Hingga saat ia lulus, aku dan Siwon Oppa jarang bertemu karna faktor Jadwal sekolah yang padat. Aku merasa kesepian, tanpa Siwon Oppa semuanya terasa hambar. Dan disaat kau hadir, itu semua berubah tergantikan dengan rasa yang berbeda. Rasa yang tak bisa dideskripsikan dengan kata-kata, aku mulai terbiasa dengan kehadiranmu "
Kyuhyun merasa atmosfir disekitarnya menjadi berbunga mendengar cerita Sungmin.
Sungguh, dalam hatinya ia sangat bahagia.
" Namun, kau pindah ke Luar Negeri dan meneruskan jenjang sekolah menengah keatas disana. Sedangkan aku berada di Seoul menunggu kenyataan yang tak pasti, menunggu Puzzle yang tak terselesaikan. "
Kyuhyun merasa bersalah saat ia pernah meninggalkan Sungmin keluar negeri, ia ingin minta maaf namun Sungmin melanjutkan ceritanya
" Siwon Oppalah yang membantuku menghadapi semua rintangan berat ini. Saat itu ia sudah menjalin hubungan dengan seorang yeoja. Yeoja itu benar-benar hebat, aku salut dengannya yang selalu bertahan mempertahankan hatinya yang runtuh saat dia mengetahui bahwa Siwon oppa mencintaiku. Aku menolak halus pernayataan cinta dari Siwon oppa karna apa ? Karna aku tau kau pasti akan kembali. Kembali disini, berdampingan denganku, dan juga menetap sebagai penghuni didalam hatiku "
Sungmin tersenyum kearah Kyuhyun, sementara Kyuhyun didalam hatinya seperti ada ribuan kembang api yang meledak beserta bunga-bunga yang bertebaran.
Grepp
Kyuhyun membawa tubuh Sungmin kedalam pelukannya, menyalurkan rasa terimakasih sebesar-besarnya dengan suatu pelukan hangat.
" Kyu~ "
" Gomawo Min~ gomawo, karna kau rela menungguku. Aku mencintaimu Min~ selalu. Hingga didalam sini "
Kyuhyun mengarahkan tangan sungmin menyentuh dadanya tepat kearah jantung yang berdetak tak karuan
" Disini... Berdebar kencang ketika kau menceritakan semuanya "
Sungmin bisa merasakan debaran jantung Kyuhyun yang berdetak tak karuan, ia mengulas senyuman dan membalas pelukan Kyuhyun. Kyuhyun menyandarkan dagunya diatas bahu Sungmin, dan mulai menikmati setiap elusan tangan Sungmin yang mengelus pungungnya.
" Kyu~ "
Kyuhyun memanggil nama Kyuhyun, karena ia teringat sesuatu yang belum ia tanyakan.
" Hmmb ? "
Sahut Kyuhyun dengan gumaman, ia lebih terfokus menghirup aroma tubuh Sungmin.
" Aku ingin kau berjanji terhadapku "
Ujar Sungmin membuat Kyuhyun menghentikan aktivitasnya.
" Berjanji apa ? "
" Berjanjilah, kau akan tetap mencintaiku "
" Ne, tenanglah Min. Tanpa kau suruhpun aku akan melakukannya "
Sungmin mengeratkan pelukannya dan menempelkan kepalanya di dada Kyuhyun. Ia tersenyum kecil saat mendengar detak jantung Kyuhyun.
Dan didalam Ruang UKS itulah tempat Kyuhyun dan Sungmin saling menyalurkan kasih sayang dan perasaan lewat sebuah pelukan. Pelukan yang tak ingin mereka lepaskan, Pelukan pertanda bahwa mereka saling mencintai
' Setidaknya, kau telah berjanji Kyu~
Untuk kali ini, biarkan aku bersikap egois dengan perasaanku ini. Aku hanya ingin kau selalu menatapku, mencintaiku, menyayangiku selamanya '
As the dawn is breaking,
It's early morn.
The taxi's waiting,
He's blowing his horn.
Already I'm so lonely,
I could cry.
Kiss me and a smile for me,
Darling tell me that your wait for me.
Hold me like you'll never, never let me go.
.
.
.
TBC
Annyeong ^^
Saya kembali dengan membawa chapter 7
Big Thanks for All Reviewer.
I love you so much, tanpa ada kalian FF ini tak akan lanjut sampai chap ini.
Buat kalian semua yang menyempatkan untuk membaca FF saya, terimakasih karna kalian sudah mau meluangkan waktu untuk membacanya.
Last
Give me support for writte next chap
kyunny . wordpress . com
