DISCLAIMER : Idea Factory & Eiichiro Oda


Noire punya teman ?

LASTATION

Salah satu Nation terlihat sekarang begitu panik, para penduduk di sana melihat di atas tv ada yang mengatakan kalau CPU mereka telah di tangkap oleh seseorang. Ini tentu saja membuat semua penduduk di CPU panik besar. Para prajurit bergegas untuk membebeskan CPU mereka, mereka mendengar kalau CPU mereka ada di Basilicom

''Sial, kenapa bisa begini?'' tanya salah satu perajurit

''Entahlah, namun aku merasa kalau ada yang tidak suka dengan CPU kita, kalau memang ini ulah terorisme kenapa mereka hanya menangkap CPU kita?'' tanya salah satu perajurit

Para prajurit disitu terlihat mengangguk mengerti dengan perkataan dari salah satu mereka. Mereka kemudia berpikir apakah mereka harus meminta tolong kepada Nation lain nya? Namun CPU mereka selalu saja mengatakan kalau Nation mereka bisa menyelesaikan masalah sendiri.

''Bagaimana kalau kita meminta bantuan kepada Nation lain?'' tanya salah satu prajurit

''Tapi CPU kita selalu mengatakan kalau kita tidak perlu melibatkan Nation lain dalam masalah kita'' ucap salah satu prajurit

''Sial, ini benar-benar membuatku bingung''

Para prajurit terlihat tidak bisa berbuat apa-apa sekarang, mereka hanya bisa menggunakan senjata mereka untuk melawan para monster yang menjaga basilicom sehingga mereka tidak bisa masuk kedalam.

Di Lastation senjata mereka terlihat lebih maju dari negara lain nya, kalau di negara lain menggunakan pedang, tombak ataupun tongkat sihir, di Lastation mereka menggunakan senjata api. Mereka bisa menembakkan sebuah peluru kepada para monster

Kebanyakan para monster itu adalah Dogoo. Dogoo adalah monster tingkat rendah di Gamindustri, mereka biasanya bisa di temukan di hutan-hutan terdekat, mereka terlihat tidak berbahaya tapi tetap saja mereka monster

Di dalam Basilicom terlihat ada seorang wanita memakai pakaian seperti pelayan, memakai dua pita di rambut belakangnya, dia menggunakan sarung tangan hitam, dan terlihat matanya berwarna merah. Dia adalah Noire

Dia terlihat terikat dan tidak bisa bergerak di Basilicom nya sendiri. Terlihat dia bersama seorang pria yang sepertinya orang yang telah mengikatnya seperti itu.

''Sial, aku lengah'' pikir Noire dengan kesal sambil meronta-ronta untuk melepas ikatakan dari tubuhnya itu. Namun tetap saja tidak bisa karena tali itu sepertinya bukan tali biasa.

''Siapa kau?! Kenapa kau menangkapku?!'' tanya Noire dengan marah

Pria itu kemudian melihat kearah Noire tersenyum dengan jahat, dia berpikir kalau sepertinya rencana nya berhasil menangkap CPU. Pria itu kemudian melihat kearah Noire

''Aku memiliki sesuatu kepada para CPU, sesuatu yang sangat kubenci kepada kalian, penyebab aku sangat membenci kalian'' ucap pria itu dengan tersenyum jahat

Noire merasa heran dengan pria di depan nya ini, dia berperilaku aneh. Saat itu Noire sedang memburu monster di dekat Nation nya yang di katakan bertingkah aneh, setelah Noire berhasil mengalahkan semua monster itu dia pun pulang. Noire lengah saat dia mau kembali ke Lastation dia kemudian dia tidak tahu kalau tiba-tiba saja energi share di dalam dirinya seperti menghilang dan kemudian Noire merasakan tidak enak badan dan kemudian pingsan.

Noire kemudian bangun dan kaget karena dia tiba-tiba ada di Basilicomnya, Noire kemudian menyadari kalau dia tidak sendirian disini, dia melihat ada laki-laki yang duduk di kursi tempat dia biasa duduk. Dan begitulah ceritanya bagaimana Noire bisa tertangkap

''Sial'' kesal Noire

''Bagaimana CPU, kau masih belum menyerah juga?'' ejek pria itu

''Hey kau terlalu ketat mengikat tali ini, aku ini masih wanita, ini menyakitkan'' protes Noire merasakan kalau ikatan nya terlalu ketat

''Oh maaf, aku harus melakukan itu karena kalau kendur sedikit saja maka kau bisa terbebas'' ucap pria itu menjelaskan

''Maksudmu jika aku mengendurkan nya sedikit saja maka tali ini akan lepas?'' tanya Noire

''Ya benar'' jawab pria itu jujur

Noire kemudian heran melihat pria di depan nya ini, dia terlihat membenci CPU namun terlihat dia tidak masalah berbicara kepada mereka. Noire kemudian masih penasaran dengan tujuan pria di depan nya ini

''Sebenarnya tujuanmu apa?'' tanya Noire

''Simple, aku hanya mau menghancurkan Nation ini'' jawab pria itu

''Menghancurkan Nation ini? Pff jangan meremehkan Lastation'' ucap Noire dengan bangga walapun seharusnya dia tidak harus bangga karena di ikat seperti itu.

''Hahaha semua CPU memang memliki ego yang sangat tinggi terutama kau CPU Black Heart'' kata pria itu melihat kearah Noire . Noire kemudian berharap kalau adik perempuan nya segera pulang

''Nation in akan segera hancur dengan sebuah ledakan'' ucap pria itu

Noire kaget mendengarnya, apakah maksud dari pria di depan nya ini, berarti pria di depan nya ini memang benar-benar ingin menghancurkan Lastation.

''Aku berharap kalau Uni cepat pulang'' harap Noire

DI LUAR BASILICOM

Di luar terlihat masih banyak orang sedang berkumpul melihat para prajurit melawan para monster di depan Basilicom CPU mereka. Para prajurit mencoba untuk masuk untuk menyelamatkan CPU mereka akan tetapi para monster selalu saja menghadang mereka.

''Sial, kita harus bagaimana?'' tanya salah satu prajurit

''Aku tidak tahu'' jawab salah satu perajurit

Kemudian para prajurit mendengar sebuah suara langkah seperti orang berlari di belakang mereka, mereka kemudian melihat kebelakang mereka dan melihat ada beberapa wanita dan satu pria sedang berlari menuju kearah mereka.

''Mereka?...'' salah satu prajurit terlihat mengenal mereka

''Para CPU'' ucap prajurit di samping nya

Terlihat Neptune(sang karakter utama, mungkin)dan yang lain nya sedang berlari kearah para prajurit. Prajurit terlihat senang melihat mereka karena berpikir para CPU itu akan membantu mereka

Uni terlihat yang paling panik disitu

''Dimana onee-chan?'' tanya Uni dengan panik

''Black Heart-sama sedang di tangkap di Basilicom nya'' ucap salah satu perajurit

Uni tambah panik mendengarnya kalau kakak perempuan nya di tangkap. Uni mencoba untuk masuk namun di tahan oleh para prajurit karena di depan Basilicom masih ada beberapa monster

''Maaf Uni-sama, masih ada monster disana'' ucap prajurit Lastation menunjuk didepan Basilicom nya. Uni terlihat benar-benar marah melihat monster itu, dia kemudian mengeluarkan senjata nya dan kemudian menembakan nya kearah para monster itu dan mengenai beberapa dari mereka

Neptune dan yang lain nya kaget melihat apa yang dilakukan oleh Uni, Nepgear kemudian mencoba untuk menenangkan Uni.

''Tenanglah Uni'' ucap Nepgear

Uni mencoba untuk tenang sekarang, dia benar-benar sudah panik bercampur marah melihat para monster itu. ''Maaf, aku tidak bisa mengendalikan diriku'' ucap Uni

Luffy yang melihat Uni hanya mengerti dengan apa yang terjadi dengan perasaan nya. Setiap orang pasti akan panik mendengar kalau orang yang disayangi nya dalam bahaya. Luffy kemudian berpikir bagaimana caranya agar dia bisa masuk kedalam Basilicomnya Noire

''Sepertinya aku bisa masuk dari jendela atas'' ucap Luffy memberi saran

Neptune, Blanc dan Vert terlihat merasa tidak masuk akal dengan perkataan dari Luffy, Luffy juga ingat kalau Neptune dan para CPU seharusnya bisa berubah dan kemudian terbang dan masuk melalui jendela

''Kenapa kalian tidak berubah dan masuk ke dalam jendela atas?'' tanya Luffy

''Berubah? Hanya untuk terbang? Hmmm Luffy bro, kau memang merendahkan kami'' ucap Neptune

''Kami tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu'' ucap Blanc

''Kami ini Goddess Luffy, apakah kau pernah melihat seorang Dewi melakukan hal aneh seperti itu?'' tanya Vert sambil terlihat menyombongkan diri mereka sebagai seorang CPU/Goddess

Luffy terlihat hanya terdiam mendengar mereka menyombongkan diri mereka masing-masing. Nepgear, Uni, Ram dan Rom yang melihat mereka hanya terlihat bengong tidak tahu memproses Luffy yang sepertinya tidak mengerti sama sekali perkataan dari ketiga senior CPU itu.

''Baiklah, kalau begitu aku yang akan melakukan nya'' ucap Luffy

Neptune dan yang lain nya kaget mendengar perkataan dari Luffy, Luffy kemudian melenturkan tangan nya keatas dan memegang bagian atas salah satu bangunan. Luffy kemudian naik keatas dan kemudian melihat ke salah satu jendela di Basilicom Noire

Luffy kemudian terlihat bersiap-siap untuk terbang kesana, Luffy berpikir apakah salah satu trik lama nya bisa digunakan di dunia ini

''Gomu-Gomu No Rocket'' Luffy kemudian terbang kedepan dengan sangat cepat

Para CPU dan kedua manusia kaget melihat ini. Mereka benar-benar tidak tahu kalau Luffy bisa melakukan hal gila seperti itu dengan tubuh karetnya, Luffy kemudian terbang dengan sangat cepat ke salah satu jendela dan...

Bugh!

Terdengar suara tabrakan antara Luffy dan kaca itu, Uni lupa mengatakan kalau kaca di Basilicom mereka sangat keras dan bisa disebut anti peluru. Luffy terlihat menabrak kaca itu dan terlihat masih lengket di kaca itu

''Satu pertanyaan? Apakah dia merasakan sakit?'' tanya Neptune

''Dia bilang kalau dia terbuat dari karet, jadi pasti dia tidak akan merasa sakit'' ucap Vert melihat Luffy yang masih menempel di kaca itu tidak tahu harus berbuat apa

''Dan kau pasti berpikiran hal mesum darinya kan, Vert?'' tanya Blanc kepada Vert

''Ara, sepertinya kaulah yang mesum disini Blanc, kenapa kau berpikirkan seperti itu?'' tanya Vert balik

Blanc tidak bisa menjawab dia hanya terdiam. ''Dia benar-benar bodoh'' ucap Uni melihat Luffy

Nepgear hanya tersenyum kaku melihat Luffy, Ram dan Rom tertawa terbahak-bahak melihat Luffy. Luffy kemudian mencoba untuk membuka kaca itu namun kaca itu sama sekali tidak bisa dibuka. Luffy kemudian memutuskan untuk memukul kaca itu, dia agak kesulitan untuk menghancurkan nya karena kaca itu begitu keras namun akhirnya dia bisa menghancurkan nya dan kemudian Luffy pun masuk ke dalam

Neptune dan yang lain nya kaget melihat Luffy bisa menghancurkan kaca itu dengan cukup mudah.

''Wow, dia bisa menghancurkan kaca itu'' ucap Neptune kagum

''Dia begitu kuat dari kelihatan nya'' ucap Blanc tidak percaya juga

''Walaupun dengan tubuh kurus itu'' setuju Vert

''Tuan Luffy memang hebat'' ucap Ram. ''Itu benar'' setuju Rom

Uni dan Nepgear juga terlihat kaget terutama Uni yang mengatakan kalau kaca itu sangat tidak mudah di hancurkan dan dikatakan anti peluru, namun sekarang terlihat malah ada seorang anak manusia menghancurkan kaca itu dengan cukup mudah.

''Lalu apa yang akan kita lakukan?'' tanya Neptune dengan bingung

Kemudian terlihat ada sebuah tembakan kearah para monster itu, Neptune dan yang lain nya kaget melihatnya. Terlihat Uni adalah pelaku penembakan itu

''Hey Uni, kenapa kau melakukan itu?'' tanya Neptune

''Aku tidak mau kalah dari nya'' ucap Uni

Para CPU dan manusia yang mendengar perkataan dari Uni hanya heran, dia memiliki sifat yang sama seperti kakak perempuan nya yang tidak mau kalau dari siapa pun dan dalam hal apa pun.

''Kita tidak punya pilihan'' ucap Vert yang kemudian mengeluarkan tombak nya.

''Kau benar, kita tidak boleh berdiam diri saja'' ucap Blanc yang kemudian mengeluarkan palu nya

''Apakah kita harus berubah?'' tanya Nepgear

''Sepertinya itu tidak perlu, mereka kelihatan hanya monster lemah'' ucap Neptune mengeluarkan katana nya

DI DALAM BASILICOM

Terlihat Luffy sekarang sudah ada di dalam Basilicom nya Noire, Luffy kemudian berjalan mencari ada dimana orang bernama Noire itu yang di katakan kakak perempuan Uni. Luffy kemudian menyadari kalau dia tidak sendirian disini.

''Ternyata banyak orang di dalam sini'' ucap Luffy melihat banyak orang-orang yang sepertinya sedang berjaga. Luffy bisa saja menghajar mereka semua namun pertanyaan nya adalah apakah itu aman, jika mereka semua tahu kalau dia disini maka akan terjadi sesuatu yang lebih buruk.

Luffy kemudian memutuskan untuk mengendap-endap mencari ruangan Noire berada, Luffy kemudian berjalan sangat pelan, saat penjaga berbalik maka Luffy akan memanjat ke atas langit dan saat penjaga itu sudah pergi maka dia melanjutkan perjalanan nya

Luffy benar-benar bingung untuk mencari kemana, dia mencari kesana kemari namun dia hanya menemukan ruangan tanpa seseorang pun, Luffy berpikir kalau sepertinya ruangan Noire ada di paling atas menara ini. Luffy kemudian mencari cara untuk naik keatas. Luffy kemudian melihat ada sebuah lift dan keluarlah dua orang yang sepertinya teroris

Kedua orang itu kaget melihat Luffy, Luffy juga terlihat begitu kaget karena sekarang dia ketahuan. Penjaga mencoba untuk mengeluarkan senjata mereka namun terlambat karena Luffy memukul mereka berdua dengan sangat cepat, mereka kemudian tidak sadarkan diri karena pukulan Luffy yang cukup kuat. Luffy kemudian masuk Lift meninggalkan mereka

Sementara itu terlihat di ruangan paling atas Noire masih terlihat berusaha untuk melepaskan ikatan nya yang begitu kuat. Pria itu terlihat masih duduk di tempat duduk nya. Noire benar-benar tidak tahan lagi melihat pria itu duduk di tempat dia seharusnya, Noire berpikir tujuan orang ini yang sebenarnya.

''Sebenarnya apa tujuanmu?!'' teriak Noire

''Sudah aku bilang, aku akan menghancurkan Nation ini'' kata pria itu dengan santai

''Sudah kubilang jangan merendahkan Lastation'' ucap Noire yang masih angkuh

''Oh kau masih bersikat angkuh, apakah kau akan masih bersingkat angkuh jika Nation ini meledak? tanya pria itu

Noire kemudian kaget mendengar perkataan dari pria di depan nya ini. Noire benar-benar yakin kalau orang ini sepertinya memiliki bom entah di mana yang begitu besar sehingga bisa menghancurkan Lastation. Lastation adalah negara yang besar jadi tidak mungkin dengan bom sederhana bisa menghancurkan Lastation

''Dimana kau menyimpan bom itu?'' tanya Noire menatap marah kearah pria itu

''Menurutmu dimana?'' Pria itu terlihat mencoba mempermainkan Noire

Noire terlihat hanya terdiam berpikir dimana kira-kira di menyembunyikan bom itu, Noire sekarang benar-benar berharap kalau Uni segera pulang dan menembak pria ini dengan senjata nya.

''Ngomong-ngomong ruangan bawah tanahmu lumayan keren'' puji pria itu

''Terima kasih, Basilicom ku adalah Basilicom terbaik'' ucap Noire dengan bangga walaupun dia tidak tahu dengan Basilicom milik CPU lain nya. Noire kemudian menyadari apa yang pria maksud dari ruangan bawah tanah nya

''Jangan bilang kalau kau..''

''Ya, bom itu ada di ruangan bawah tanahmu'' ucap pria itu yang sepertinya jujur

Noire sekarang benar-benar panik, pria ini tidak bercanda mengatakan kalau dia akan meledakan Lastation, tapi kenapa? Noire benar-benar bingung dengan tujuan pria ini, kenapa dia ingin menghancurkan Lastation

''Kenapa kau mau menghancurkan Lastation?'' tanya Noire

''Karena aku membenci kalian, para CPU'' kata pria itu dengan tersenyum jahat

Noire tidak tahu dengan alasan apa pria ini begitu membenci CPU, CPU memiliki tugas untuk melindungi Nation mereka. Noire tidak ingat kalau dia melakukan kesalahan sehingga ada penduduk yang membencinya

''Baiklah, sepertinya pesta ini akan segera di mulai'' ucap pria itu yang kemudian berdiri dan kemudian menuju ke pintu keluar. Noire tidak bisa membiarkan orang itu meledakan Nation nya

''Hey tunggu!'' teriak Noire yang masih terikat mencoba untuk melepaskan dirinya

Pria itu hanya terlihat tersenyum dengan jahat melihat Noire tidak berdaya, pria itu kemudian mencoba membuka pintu keluarm pintu keluar tiba-tiba saja terbuka duluan. Pria itu kaget karena pintu tiba-tiba saja terbuka sendiri

''Sepertinya ini ruangan nya''

Terdengar suara seorang laki-laki, pria itu kemudian kaget melihat ada seorang anak laki-laki memakai pakaian kaos berwarna ungu, bercelana jeans pendek berwarna ungu, dia memiliki rambut berwarna hitam, mata hitam dengan ada bekas luka, dia terlihat kurus dan dia memakai sebuah topi jerami di kepala nya. Noire yang melihatnya juga kaget, Noire berpikir kalau dia berasal dari Planeptune terlihat dari pakaian nya yang serba ungu

''Hey siapa kau?'' tanya anak itu

''Justru aku bertanya seperti itu! Kau ini siapa?!'' tanya pria jahat itu

''Aku? Aku Luffy, senang berkenalan denganmu'' ucap Luffy dengan ramah

Pria itu heran melihat Luffy begitu ramah memperkenalkan dirinya, pria itu sadar kalau seharusnya ada penjaga yang menjaga di depan pintu

''Dimana para penjaga?'' tanya pria jahat itu

''Mereka sudah aku hajar'' ucap Luffy jujur

Pria itu kemudian bingung dengan apa yang akan dia lakukan, dia tidak mungkin melawan anak ini yang sudah mengalahkan bawahaan nya dengan mudah. Luffy heran melihat pria di depan nya ini, Luffy kemudian melihat kebelakang pria itu dan kaget melihat ada seorang wanita remaja.

''Hey apakah kau Noire?'' tanya Luffy. Luffy cukup yakin kalau wanita itu adalah Noire kakak perempuan Uni. Terlihat dari ciri-ciri nya yang sama seperti Uni

''Y-Ya, itu aku'' kata Noire. Noire heran melihat laki-laki itu mengetahui nama nya

''Syukurlah, aku kesini untuk menyelamatkamu'' ucap Luffy yang kemudian berjalan melewati pria itu dan kemudian menuju kearah Noire yang sedang di ikat. Luffy kemudian mencoba untuk melepas tali aneh yang mengikat Noire

Luffy pun berhasil melepas Noire dengan kekuatan fisik nya, Noire kaget melihat kekuatan fisik anak ini. Noire kemudian ingat kalau dia harus mencegah pria tadi mengaktifkan bom nya

''Kita harus mengejar pria tadi!'' ucap Noire dengan keras

Luffy kaget mendengar perkataan Noire yang mengaggetkan. Luffy ingat kalau dia berkenalan dengan seorang pria saat masuk kesini tadi

''Kenapa?'' tanya Luffy

''Dia adalah orang yang akan meledakan Lastation!'' ucap Noire memberitahu Luffy

Luffy benar-benar kaget mendengarnya, jadi pria yang tadi adalah pria jahat yang akan meledakan Lastation. Luffy benar-benar merasa di bodohi(sejak dari dulu Luffy memang sering di bodohi)

''Ayo kita kejar dia'' ucap Noire

''Kemana?''

''Ke ruangan bawah tanah'' jawab Noire

Luffy kemudian mengangguk mengerti namun dia tidak mengerti kenapa mereka harus menuju ke ruang bawah tanah. Mereka kemudian berlari menuju ke ruang bawah tanah, Noire berpikir untuk menggunakan Lift akan tetapi terlihat Lift sudah di rusak oleh pria itu

''Sial, ternyata dia pintar'' ucap Noire kesal. ''Ayo, kita menggunakan tangga'' kata Noire

Mereka berdua kemudian berlari menuju ke tangga untuk menuju ke bawah secara manual. Luffy dati tadi masih terlihat tidak mengerti dengan Noire yang ingin ke ruang bawah tanah

''Kenapa kita harus ke ruang bawah tanah?'' tanya Luffy sambil berlari

''Dia memiliki bom disana, bom untuk meledakan Lastation'' ucap Noire memberi tahu sambil berlari

Luffy mengangguk mengerti, jadi pria itu sepertinya berniat untuk menghancurkan segala nya. Luffy sudah berapa kali melihat penjahat seperti itu. Mereka kemudian sudah ada di bawah namun terlihat tiba-tiba saja ada beberapa orang menghadang mereka

''Baiklah, saatnya untuk menendang pantat seseorang'' ucap Luffy dengan semangat

''Tunggu, biar aku yang mengurus mereka'' Noire kemudian mengeluarkan pedang pendeknya. Luffy benar-benar merasa heran dengna senjata para CPU, mereka memiliki senjata yang berbeda-beda

Noire kemudian maju ke depan untuk menyerang mereka semua, dengan skill bertarung nya yang cukup elegan, dia bisa menghindari serangan para orang-orang itu. Luffy kagum melihat dia menghindari semua serangan itu, itu seperti dia memiliki Haki pengamatan.

Noire menyerang mereka satu persatu, menghindari, menyerang, menghindar, menyerang, menghindari, menyerang, itulah cara Noire bertarung cukup berbeda dengan para CPU lain nya. Noire pun berhasil mengalahkan mereka semua. Noire terlihat tersenyum dengan bangga karena bisa mengalahkan mereka semua

''Berani sekali kalian melawan Goddess'' ucap Noire dengan angkuh

Noire kemudian berbalim melihat kearah Luffy yang terlihat dari tadi hanya terdiam menyaksikan dia bertarung.

''Hey! Ayo cepat, kita harus mengejarnya'' ucap Noire

Luffy mengangguk mengerti. Mereka berdua kemudian lanjut berlari untuk mengejar pria itu yang ada di ruang bawah tanah. Saat Noire dan Luffy ingin menuruni tangga, mereka mendengar suara panggilan

''Onee-chan!''

Noire kaget mendengat suara itu, dia sangat mengenal suara teriakan itu. Luffy melihat kalau Neptune dan yang lain nya ternyata berhasil masuk ke dalam Basilicom

''Hey, kalian berhasil akhirnya'' ucap Luffy melihat mereka

''Luffy bro, sudah kubilang kau terlalu merendahkan kami'' ucap Neptune

''Namun kami memujimu karena berhasil lebih dulu dari kami'' ucap Blanc melihat Noire yang sepertinya selamat

Uni memeluk Noire, Uni begitu bahagia karena kakak perempuan nya baik-baik saja. Dia begitu khawatir dari tadi, Noire hanya tersenyum dengan lembut melihat adik perempuan nya ini.

''Sudahlah Uni, aku baik-baik saja'' ucap Noire

''Tapi aku mendengar kalau Noire di siksa'' ucap Uni

''Di siksa? Itu tidak benar, aku hanya di ikat'' ucap Noire yang bersyukur kalau pria itu sepertinya tidak terlalu kejam untuk menyiksanya

Noire kemudian memilik ide melihat mereka semua, Noire kemudian melihat kearah Luffy dan berpikir kalau sepertinya dia harus memperkenalkan Luffy sebagai teman nya

''Oh iya, perkenalkan, dia Luffy teman ku'' ucap Noire menunjuk kearah Luffy yang sedang mengupil

Neptune dan yang lain nya heran mendengar perkataan dari Noire, Neptune yang lain nya kemudian terlihat ingin tertawa namun akhirnya tertawa juga, Noire yang melihat mereka hanya heran karena mereka tiba-tiba saja tertawa

''Kenapa kalian tertawa?'' tanya Noire

''Noire, kau sepertinya baru mengenal laki-laki ini'' ucap Neptune

''Dia benar-benar orang penyendiri yang malang'' ucap Blanc

''Aku benar-benar merasa kasihan dengan mu, Noire-san'' ucap Vert

Noire terlihat heran melihat mereka semua, Uni kemudian berbisik kepada kakak perempuan nya itu. Wajah Noire kemudian terlihat berwarna merah karena malu mengetahui kalau mereka semua ternyata sudah mengenal Luffy jauh sebelum dia sendiri

''Noire punya teman? Itu sangat tidak mungkin'' ejek Neptune tertawa terbahak-bahak

Noire marah dan malu mendengat perkataan dari Neptune, Noire mendesah pasrah melihat mereka menertawakan nya. Noire merasakan kalau bahunya di pegang oleh seseorang, Noire melihat kalau Luffy memegang bahunya

''Tidak apa-apa Noire, kita sekarang adalah teman'' ucap Luffy dengan polos

Noire terlihat kaget mendengarnya, dia akhirnya menemui orang lain yang ingin menjadi teman nya. Noire terlihat memerah pipi nya karena malu

''B-Baiklah, s-sekarang kita adalah teman'' ucap Noire dengan gagap

Luffy hanya tersenyum melihat sifat Noire yang tsundere itu. Noire kemudian ingat kalau mereka harus ke ruang bawah tanah.

''Kita harus segera ke ruang bawah tanah'' ucap Noire

''Memangnya ada apa? Bukankah kau sekarang sudah bebas?'' ucap Blanc

''Tidak bukan itu, kita harus menghentikan pria itu yang akan mengaktifkan bom menghancurkan Lastation'' ucap Noire

Mereka semua kemudian kaget mendengarnya. ''Kalau begitu kita harus cepat'' ucap Neptune

Mereka semua kemudian berlari menuju ke ruang bawah.

Dan akhirnya mereka sampai di ruang bawah tanah, di ruangan bawah tanah Basilicom milik Noire ternyata cukup besar, mereka juga melihat beberapa tempat yang sepertinya penjara. Mereka kemudian terus berlari dan akhirnya menemukan pria itu yang sedang berdiri dengan sangat percaya diri

''Akhirnya kalian datang CPU'' ucap pria itu

''Baiklah ini sudah berakhir, angkat tangan dan kami tidak akan menyakitimu'' ucap Neptune berperilaku seperti seorang polisi.

Pria itu menahan tawa mendengar perkataan dari Neptune. ''Angkat tangan? Kenapa aku harus melakukan itu?'' tanya pria itu dengan tertawa melihat Neptune

''Karena kau sudah kalah'' ucap Luffy dengan polos

Pria itu kemudian melihat kearah Luffy. ''Kalah? Apakah aku tidak salah dengar, akulah yang menang disini'' ucap pria itu dengan percaya diri

''Kenapa kau bisa berpikirkan seperti itu?'' tanya Blanc dengan wajah datarnya

''Karena aku sudah mengaktifkan bom itu'' ucap pria itu yang menunjuk kearah sebuah benda yang cukup besar seperti bom.

Mereka kaget melihatnya, Noire benar-benar yakin kalau itu adalah bom yang di bicarakan pria itu yang bisa menghancurkan Lastation. Noire berpikir apakah bom itu bisa di matikan

''Nepgear, apakah kau bisa mematikan bom itu?'' tanya Noire

''Hmm sepertinya aku bisa, aku membutuhkan waktu untuk mematikan nya'' ucap Nepgear

''Kalau begitu lakukan sekarang Nep-jr'' ucap Neptune

Nepgear kemudian mengangguk mengerti dan kemudian berlari menuju kearah bom itu untuk segera mematikan nya. Noire kemudian melihat kearah pria itu

''Kau bilang kalau kau akan meledakan Lastation, apakah kau sadar apa yang kau lakukan ini?'' tanya Noire

''Ya aku sadar, aku benar-benar sadar'' ucap pria itu

''Kalau begitu aku bertanya satu pertanyaan, jika bom ini meledak bukankah kau juga akan terkena ledakan nya kan?'' tanya Neptune

Pria itu kemudian terdiam mendengar pertanyaan dari Neptune, dia tidak bisa menjawab pertanyaan Neptune karena pertanyaan Neptune ternyata sangat benar.

''Orang ini benar-benar tidak tahu apa yang dia lakukan'' ucap IF melihat pria itu

''Dia tidak memikirkan nya secara matang desu'' ucap Compa setuju

Blanc dan Vert mengangguk setuju dengan perkataan Compa.

''Orang ini benar-benar bodoh, bahkan lebih bodoh dari Luffy'' ucap Uni melihat kearah Luffy

Luffy hanya terlihat tersenyum karena orang-orang tidak mengatakan kalau dia sangat bodoh, ternyata ada orang yang lebih bodoh darinya. Luffy hanya tertawa terbahak-bahak melihat pria itu yang sekarang kebingungan

''Setelah ini kau akan aku tangkap'' ucap Noire

Pria itu sekarang ketakukan karena rencana nya tiba-tiba saja seperti ini, dia tidak tahu kalau dia harus pergi juga agar tidak terkena bom itu. Nepgear terlihat mencoba untuk mematikan bom itu, dia senang karena dia tahu cara mematikan bom itu

''Sepertinya ini tidak terlalu sulit seperti aku duga'' ucap Neptune yang sekarang mereka akan hanya menunggu Nepgear berhasil mematikan bom itu.

Pria itu sepertinya ketakutan sekarang dia berpikir bagaimana cara nya untuk melarikan diri dari situasi ini. Dia tidak mau menjadi tahanan para CPU, dia kemudian berpikir untuk menggunakan monster itu menjadi umpan dia untuk melarikan diri

Dia kemudian mengeluarkan monster bertipe dogoo untuk menjadi umpan nya. Neptune dan yang lain nya terlihat heran dengan apa yang di lakukan oleh pria itu

''Kau ternyata tidak mau menyerah juga? Kau orang yang keras kepala ternyata'' ucap Neptune

''Baiklah, sepertinya aku harus memberimu pelajaran'' ucap Noire yang sekarang menggunakan pedang nya.

''Pria ini benar-benar membuatku muak'' ucap Blanc menatap tajam pria itu sambil mengeluarkan palu nya

Para dogoo kemudian menuju ke para CPU untuk menyerang mereka. Vert yang sudah mengeluarkan tombak nya lalu maju ke depan untuk menyerang para dogoo itu

''Wow, aku tidak percaya kalau Vert yang maju kedepan'' ucap Neptune

''Dia malah yang ingin menghancurkan para monster itu'' ucap Blanc

Vert menusuk semua doggo itu dengan tombak nya dengan sangat mudah, Vert melihat kalau ada beberapa dogoo di depan nya yang berbaris lurus

''Oh kalian ingin benar-benar di tusuk, baiklah'' Vert kemudian mengangkat tangan nya

''Sylhet Spear''

Sebuah tombak yang panjang pun muncuk di belakang Vert dan kemudian menusuk kearah para dogoo itu dan menusuk mereka dengan tegak lurus. Beberapa doggo terlihat musnah terkena serangan dari Vert

''Itu mudah'' ucap Vert dengan bangga

Blanc dan Neptune maju ke depan nya juga membantu Vert melawan para dogoo itu. Blanc menggunakan palu nya untuk menghancurkan mereka sedangkan Neptune menggunakan katana nya.

''Cross Combo'' ucap Neptune menyerang ke depan

Neptune menebas para dogoo itu dengan 7 kali tebasan, Neptune terlihat tersenyum karena dia tidak mau kalah dengan Vert. Neptune melihat kalau ada dua dogoo datan dari atas, dia kemudian menebas kedua dogoo itu dengan mudah

Blanc berhasil mengalahkan tujuh dari mereka. Noire yang dari tadi terdiam kemudian maju kedepan untuk bergabung dengan Neptune dan yang lain nya untuk mengalahkan para dogoo itu

''Tornado Sword'' Noire memutar menebas para dogoo itu dengan satu serangan.

Terlihat tidak ada lagi tersisa dogoo. Mereka semua sudah musnah di kalahkan oleh para CPU. CPU candidate hanya mendesah pasrah karena mereka tidak kebagian melawan para dogoo.

Luffy melihat pria itu mengendap-endap mencoba untuk kabur dari mereka, Luffy kemudian merentangkan tangan nya dan kemudian memegang pria itu dan kemudian menariknya. Pria itu kaget melihat kekuatan aneh Luffy yang bisa memanjangkan tangan nya. Luffy memegang kerah baju orang itu dan menatap nya

''Maafkan aku'' ucap pria itu ketakutan

Luffy hanya terdiam menatap pria itu, dia berpikir kalau Noire lah yang berhak menghukum pria ini. Nepgear dari tadi terlihat mencoba untuk mematikan bom itu dan kemudian akhirnya berhasil.

''Fiuh, akhirnya aku berhasil'' ucap Nepgear

''Bagus Nep-jr'' ucap Neptune dengan bangga

Nepgear tersenyum mendengar pujian dari kakak perempuan nya itu. Nepger kemudian menuju ke tempat yang lain nya.

''Baiklah, sekarang ini sudah berakhir'' ucap Noire yang kemudian melihat kearah pria yang di pegang oleh Luffy

Noire berjalan kearahnya, pria itu terlihat begitu ketakutan dan berniat untuk kabur namun dia tidak bisa karena cengkraman Luffy begitu kuat bahkan dengan kedua tangan nya dia tidak bisa melepas cengkraman Luffy

''Sekarang kau tidak bisa lari sekarang'' ucap Noire melihat pria itu

''Baik-baiklah, aku menyerah'' ucap pria itu

Noire tersenyum melihat pria itu akhirnya menyerah tidak mau melawan lagi

BEBERAPA SAAT KEMUDIAN

Beberapa saat kemudian, pria itu kemudian di tahan, para penduduk sekarang terlihat lebih tenang sekarang karena sudah melihat kalau CPU mereka baik-baik saja. Noire juga menyuruh para prajurit untuk membasmi para monster yang tersisa

Neptune dan yang lain nya terlihat sekarang berkumpul di Basilicom milik Noire, Luffy melihat kalau di Basilicom milik Noire tidak terlihat ada nya game ataupun sesuatu yang menghibur. Noire sedang berbicara dengan Neptune dan yang lain nya

''Jadi kalian sudah mengenalnya?'' tanya Noire melihat kearah Luffy

''Ya, Iffy menemukan nya saat ada di hutan'' ucap Neptune

IF mengangguk membenarkan perkataan dari Neptune, Noire tidak tahu kalau ada orang yang tinggal di hutan. Di hutan di Gamindustri memiliki banyak sekali monster, jadi tidak mungkin ada seseorang yang berani tinggal di hutan

''Jadi, kau membuat dia menjadi penduduk mu?'' tanya Noire lagi

''Yup, dia sekarang menjadi penduduk Planeptune'' ucap Neptune dengan bangga

Neptune cukup senang memiliki penduduk seperti Luffy yang happy going, tidak terlalu serius, suka bermain game dan bercanda. Noire terlihat mengangguk mengerti dengan Neptune.

''Aku juga mau merekrutnya menjadi prajurit di Nation ku'' ucap Blanc

Semua orang kemudian kaget mendengar perkataan dari Blanc. Ram dan Rom terlihat senang mendengar perkataan dari kakak perempuan mereka.

''Kau mau membuatnya menjadi prajuritmu?'' tanya Vert sekali lagi

''Benar, dia memiliki kemampuan bertarung yang hebat, jadi dia mungkin akan menjadi prajurit Lowee yang terkuat'' ucap Blanc

''Hmmm Blanc, bukankah Nation mu tidak terlalu menuju ke militer, justru Nation ku lah yang pantas memiliki prajurit terkuat'' ucap Noire

''Ara, tanpa teknologi militermu akan payah, Noire-san'' ucap Vert tidak mau kalah membanggakan Nation nya

''Hey teknologi Planeptune juga hebat, lagian Luffy itu sudah menjadi penduduk ku jadi jangan seenaknya mengambil dia'' ucap Neptune tidak mau kalah

Nepgear dan Uni terlihat hanya tersenyum pasrah melihat para senior CPU berdebat satu sama lain. Luffy dari tadi terlihat mencari console game untuk dia mainkan. Luffy kemudian berjalan kearah Neptune dan yang lain nya

''Hey apakah disini ada game?'' tanya Luffy

''Game? ada kok, Uni antar Luffy ke tempat console kita'' kata Noire

''Baik onee-chan'' Uni mengangguk. ''Ayo'' ajak Uni

Luffy kemudian berjalan bersama Uni ketempat console game milik Noire sedangkan para CPU terlihat masih berbicara satu sama lain

''Jadi Noire, kenapa ada orang yang membencimu sehingga dia ingin menghancurkan Nation mu? Apakah kau melakukan sesuatu yang membuat dia membencimu?'' tanya Neptune

''Tidak, aku tidak mengenal orang itu! Lagian dia sepertinya membenci semua Nation bukan hanya aku!'' ucap Noire protes karena dia di tuduh

''Baik-Baik, jangan marah'' ucap Neptune

''Hmmmm ini sama sekali aneh, kita seperti biasa melakukan perkerjaan sehari-hari dan tidak ada protes sedikit pun dari pada penduduk, namun entah dari mana orang-orang ini sepertinya membenci kita'' ucap Vert juga kepikirkan soal ini

''Mereka hanyalah seorang pecundang yang tidak menyukai CPU karena mereka sepertinya tidak puas dalam kepemimpinan kita'' ucap Blanc

''Aku setuju dengan Blanc, mereka hanyalah orang yang tidak puas dan kemudian memberontak'' ucap Noire

Semua CPU mengangguk setuju dengan perkataan dari Noire. IF tertarik dengan hal ini

''Satu pertanyaan? Apakah mereka memiliki organisasi?'' tanya Neptune

''Entahlah, aku berharap kalau dia tidak memiliki nya'' ucap Noire

''Ya, itu akan sangat menyebalkan dan itu sangat menyusahkan'' kata Blanc

Mereka semua mengangguk mengerti, terlihat Noire sudah menyiapkan beberapa cemilan sehingga mereka bisa berbicara satu sama lain dengan tenang. Neptune mengambil sebuah puding dan kemudian memakan nya

''Jadi, Luffy tinggal di mana sekarang?'' tanya Blanc kepada Neptune

''Hmmm mungkin dia akan tinggal di Basilicom ku'' ucap Neptune

''Apakah kau yakin? Dia adalah laki-laki'' ucap Vert

''Ya aku yakin, cukup menyenangkan kalau ada dia, mungkin aku tidak akan sendirian lagi bermain game'' kata Neptune

''Onee-chan, bukankah ada aku?'' ucap Nepgear yang merasa di lupakan

''Oh maaf Nep-jr, aku lupa'' ucap Neptune dengan santai

Nepgear terlihat tersenyum kaku mendengar perakataan dari kakak perempuan nya itu yang melupakan nya begitu saja. CPU yang lain nya terlihat mendesah melihat Neptune

''Baiklah, sepertinya kita akan berdamai lagi'' ucap Neptune

''Ya, kita juga perlu ini'' ucap Noire setuju

Luffy dan Uni kemudian kembali sambil terlihat Luffy membawa console game milik Noire, Noire tersenyum bangga karena dia akan memamerkan console game nya kepada Luffy

''Aku kembali, ayo semua nya kita main game'' ucap Luffy dengan tersenyum tidak sabar

''Baiklah, namun berapa player yang bisa bermain?'' tanya Vert

''4 player'' ucap Noire

''Kalau begitu kita akan bermain bergantian, aku yang pertama'' ucap Neptune

Neptune, Vert dan Blanc kemudian mengambil stick console mereka, Noire ingin mengambil miliknya akan tetapi Luffy lebih cepat mengambil stick console nya.

''Hey aku dulan'' ucap Noire kesal kepada Luffy

''Aku duluan'' ucap Luffy tidak mau kalah

Luffy dan Noire sekarang terlihat sedang berebut satu sama lain, Neptune dan yang lain nya terlihat hanya mendesah melihat mereka berdua.

Bersambung


Akhir bab

Neptune: Akhirnya kau berjumpa dengan semua CPU, Luffy

Luffy: Ya aku senang berjumpa dengan kalian semua

Noire: Maksudmu apa mengatakan seperti itu?*memerah*

Blanc: Maksud nya, dia senang berjumpa dengan kita Noire, kenapa kau tidak mengerti dengan perkataan nya

Noire: Ya aku tahu itu, namun bukan itu maksud ku!

Vert: Kalian semua tenanglah, kenapa kalian selalu saja bertengkar?

Blanc: Hmm kau terlihat rendah hati karena kau pasti menginginkan kepopuleran kan, Vert?

Vert: Blanc, bukankah itu cukup masuk akal untuk di jadikan alasan, namun bagaimana dengan mu, apa yang populer darimu, hmmm oh iya,...rata

Blanc: Brengsek! Kau mau aku hajar?!

Neptune: Wow tenanglah Blanc

Author: Terima kasih sudah baca dan Review, Tolong tinggalkan Review. Luffy akhirnya berjumpa dengan para CPU, dia akan memiliki skill dan ability di masa depan nanti. Hey Neptune! Kemana semua puding di kulkas?!