Tittle:Where Happiness Comes Alive

Author:Winter and Summer

Main Cast:Xi Luhan

Oh Sehun

Wu Yi Fan

Xi Chanyeol

rated :T(GS)

insiprasi:pengalaman hidupku selama 14tahun dan khayalan tingkat tinggiku

semua tokoh hanya milik tuhan & SMEnt

typo bertebaran,tidak sesuai denganEYD,ini Fanfic Pertamakuㅋㅋthis is GS.

So this is the Last chap!Hope you guys enjoy it

Are you ready to get lost?

Here we go!

HAPPYREADING

salam HunHan

Luhan's birthday

tut...tutt...tut..

"Yeoboseo Sehunnah, ada apa?Kau tidak tahu ini jam berapa?"

"Aku tau sekarang pukul 00:01 iya kan? hahaha, Saengilchukhahaeyo!Ya! Rusa kecilku berulang tahun hari ini!Yeay!Aku yang pertama kan Lu? Iya kan?"

"Aduhh Sehunnah tidak perlu berteriak!Iya kau yang pertama, gomawo kekekeke"

"Maaf aku tidak bisa menemanimu,aku terlalu sibuk untuk mempersiapkan ujian akhirku bulan depan."

"Gwenchana Sehunnah, lagi pula lebih penting ujian akhir dari pada aku"

"Ahahaha, kau bercanda? Menurutku lebih penting Xi Luhan dari pada ujian akhir. Ya sudah aku tutup teleponnya aku benar benar sibuk... mian Lu. sekali lagi Happy birthday love"

"Ne,gomawo Sehunnah"

06:30 a.m

Luhan's POV

ini adalah kali pertama merayakan hari ulang tahunku tanpa Sehun, sangat terasa BERBEDA. Huft...

Tok tok tok..

"Lu gege masuk ya?"Ujar Chan ge dari luar sana

"Ne!"Jawabku setengah berteriak

"Hai Lu, happy birthday adikku yang paling manjaa! Sudah besar rupanya adikku ini, ah iya tadi baba dan mama ingin menelponmu. Sebentar"

Chanyeol pun mengeluarkan smartphonenya dari kantong celananya.

"Ni hao~Ba Ma ini , ingin bicara pada Luhan? "Tanya gege pada Baba dan Mama sambil menyerahkan smartphonenya padaku.

"Halo? Ba Ma ini Luhan!"

"Halo Luhan ini mama,selamat ulang tahun untuk anak mama yang cantik Tuhan selalu memberkati mu Xi Luhan.Wo ai ni Lu"

"Xiexie ma, Wo ye ai ni"

"Halo Luhan, selamat ulang tahun Princess Semoga Tuhan selalu memberkati mu. Ah! dan semoga hubungan kau dan Sehun cepat diresmikan okaay? Hahahaha" Ucap Baba meledekku sambil tertawa ditelepon

"Ya !Baba ini apa apaan? Aku dan Oh Sehun tidak punya hubungan apa apa"Rajukku

"Ok ok, By the way happy birthday again to my beloved daughter. Baba tutup dulu ya teleponnya,karena ada urusan kantor.. bye Chanlie bye Luhan Wo ai ni Men"

"Pai pai Baba mama"Teriakku bersamaan dengan ChanLie ge

-pip-

"Eum Ge, sini merapat padaku. Aku ingin menggambil gambar kita"

menggerakan jari telunjukku, memerintahkannya agar dia mendekat padaku.

"Okay"

"Yi Er San.."

Cklik

"Yeay! Xiexie ge"Ucapku riang

"Hm... okay aku keluar dulu ya, sebentar lagi aku ke kantor"Jawabnya sambil berdiri

"Okaay bye, take care ge"

"Ne.. Happy birthday I love you"Ucapnya dibalik pintu

Waktunya mengUpload foto ini di SNS

[With my Handsome brother CEOYeol Love you too Ge~Xiexie ]

Terlihat Chan ge berpose 'V' sign dan aku mencium pipinya... tidak buruk.. haha The Power of Xi Family

-Sent-

Tringg

(Comment from SehunOH)

SehunOH•

XiaoLu mana birthday kiss untukku?Aku juga ingin yang seperti itu!kekeke

•XiaoLu•

SehunOH YA! Namja gila, sebentar lagi ujian akhir masih bisa bermain media social? Chu~ for my birthday kiss and Chu again for your morning kiss. Kau orang pertama untuk hari ini. Xiexie ㅋㅋ

5 tahun kemudian...

"Yeoboseo Lu! Besok aku, Jongdae, Yixing , dan Joonmyeon akan pergi ke Jeju besok untuk merayakan akhir tahun disana. Apakah kau bisa ikut?" Tanya yeoja berpipi bakpao itu

"Mian Minseok ah, aku sudah berjanji untuk menjaga rumah, karena besok oppa dan eonni akan pergi kerumah Baek eonni"Jawab Luhan

"Ah ne, gwenchana. Salam ya untuk keponakan mu itu. Ya sudah aku tutup Lu"

"Ppai Minseok ah, hati hati dijalan. Salam untuk yang lainnya"

-PIP-

Drt drt drt

Sebuah pesan singkat baru saja masuk ke ponsel milik Luhan

from:oohsehun

Maaf baru bisa menjawab pesanmu sekarang Lu, Aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu? Aku juga sangat merindukanmu Maaf akhir akhir ini aku sangat sibuk dengan pekerjaanku, aku harap kau bisa mengerti itu. Salam untuk Baba, Mama, dan Chanyeol hyung ok :))

Setelah membaca pesan singkat itu, Luhan buru-buru membalasnya. Karena jika Sehun sudah membalas pesannya, berarti dia tidak dalam keadaan sibuk.

To:oohsehun

Yak! Kau baru membalas pesanku sekarang? Padahal aku mengirimnya 5 hari yang lalu

-send-

' Gakkeumssik nado moreuge jjajeuggina neoreul hyanghan mameunbyeonhaji anhanneunde hoksi naega isanghan geolkka~` {SOME}

Belum ada beberapa menit Handphone Luhan sudah berdering lagi, namun kini adalah sebuah panggilan bukan sebuah pesan singkat.

'oohsehun is calling'

itulah yang tertera pada layar handphone Luhan.

"Yeoboseo SEHUNNAH!"Teriak Luhan kegirangan

"Aigoo , tidak usah berteriak seperti itu Lu, Itu berlebihan."Jawab Sehun mengaduh kesakitan

"YAK! berlebihan katamu? Kita ini sudah 5 tahun ani ralat hampir 6 tahun tidak bertemu kau bilang berlebihan? Keterlaluan."Protes Luhan

"Ne mian, Kau sedang dimana sekarang?"

"Dirumah."

"Sehunnah Wo Xiang Ni~ (I Miss You)"

"Em.. Nado~"

"Nado?Hanya nado?"

"Lalu aku harus menjawab apa? Eum sudah merencanakan untuk libur akhir tahun?"Tanya Sehun

"Huh menyebalkan. Tidak, aku hanya berdiam diri dirumah. Bagaimana denganmu?"

"Aku tidak bisa kembali ke Korea, masih banyak kerjaan yang menumpuk. Mian Lu"Lirih Sehun

"Ah... ya sudahlah, mau bagaimana lagi."Jawab Luhan lesu

"Hun, sebenarnya kau bekerja apa dan dimana ?"Luhan bersuara lagi

"Euum, maaf Lu. rekanku sudah menunggu, ppai Lu Saranghae"Ujar Sehun buru-buru mematikan sambungan teleponnya.

-Bip-

"Nado hun ah"Jawab Luhan lesu

'Ah yasudahlah mungkin bisa tanya lain waktu'Pikir Luhan

"Lu, eonni dan oppa pergi dulu ne. Hati hati dirumah, Jangan lupa kunci pintu sebelum tidur arraseo?"Ujar Baekhyun

"Ne eonni, hati hati dijalan. Sampaikan salamku pada Appa dan Eomma eonni ok? ChanYoung-ah jangan nakal ya sayang."Jawab Luhan sambil mengusap kepala keponakannya.

"Bye bye Luhannie"Kata Chanyeol sambil melajukan mobilnya.

"Ppai noona"Kata Baekhyun dari kaca mobil sambil melambai lambaikan tangan mungil ChanYoung dan menirukan suara anak kecil.

Sepi. Begitulah keadaan rumah Luhan sekarang. Sebenarnya ia sangat ingin bepergian saat akhir tahun. Tapi mengingat ia hanya sendiri, Luhan pun mengurungkan niatnya.

TING TONG~

CKLEK!

"Annyeonghaseyo, apakah benar ini kediaman nona Xi Luhan?"Tanya laki laki bertubuh tinggi tegap mengenakan coat hitam, syal sebatas mulut dan topi hitam, tak lupa kacamata hitam yang bertengger manis dihidung mancungnya.

"Yya saya sendiri, ada apa ya?"Tanya Luhan sedikit takut

1detik...

2detik...

3detik...

4detik...

5 menit sudah berlalu, tak ada tanda tanda pergerakan dari keduanya. Sampai pada akhirnya Luhan kehabisan kesabaranya karena berdiri tanpa alasan yang jelas.

"Mohon maaf agasshi, jika anda tidak ada keperluan lebih baik agasshi pergi saja."Ucap Luhan mengusir karena risih dengan tatapan pria dihadapanya.

"Aigoo, apa kau tidak mengenaliku?Apakah aku bertambah tampan sampai kau tak mengenaliku?Ah ya sudahlah aku pergi dulu" Jawab laki laki itu sambil melepaskan kacamata hitamnya dan beranjak pergi.

"OH SEHUN?"

BRUKK

"YAK!Xi Luhan bangun!"

"_"

"Padahal aku mengaharapkan sebuah ciuman atau pelukan, bukan malah pingsan begini."Racau Sehun sambil menggendong Luhan kedalam rumahnya tak lupa menenteng tas bawaannya sendiri.

Sudah satu jam Sehun duduk terdiam sambil menatap Luhan yang tak kunjung bangun. Padahal sebelum berangkat kerumah Luhan, Sehun bolak balik mengganti bajunya saat masih berada di rumahnya. Mengoreksi cara berpakaianya, jadi apa yang salah sampai Luhan pingsan begini? Penampilannya cukup keren kok, menurut Jinjja.

"Engh.."

"Lu, apa sudah merasa baikan?"Tanya Sehun panik

"Sehun?"Tanya Luhan balik

"ya?"Jawab Sehun

"Sehun?"Jawab Luhan dengan muka bingung setengah mati.

"Iya, ini aku Oh Sehun. Maafkan aku tidak mengabarimu, maafkan aku belum sempat menepati janjiku untuk menjemputmu. Maafkan aku membuatmu terkejut tadi"Jawab Sehun merasa bersalah sambil mengusap surai panjang Luhan

Setelah berjam jam mereka larut dalam keheningan, akhirnya Luhan pun angkat bicara.

"Ya! Apa apaan kau Oh Sehun? Sudah jarang menghubungiku, tiba tiba kau datang dihadapanku sekarang. Kemana saja kau selama ini hah? Kau juga sudah tidak menjawab Email atau pun SNS ku 6 bulan belakangan ini."Cerocos Luhan kesal

"Mian Lu, aku sangat sibuk akhir akhir ini"

"Sibuk? Kau fikir aku tidak sibuk? Aku sibuk Hunnah, tetapi aku masih bisa menyempatkan diri untuk menanyai keadaanmu disana"Jawab Luhan kelewat emosi

"Mian Lu"Jawab Sehun tanpa memandang Luhan

"Sehunnah apa kau ingat Kyungsoo?"Tanya Luhan

"Ne, Do Kyungsoo kan? ada apa?"

"Dia sudah bertunangan dengan Jongin oppa, sekitar 3bulan yang lalu."Jelas Luhan

"Oh untuk itu aku sudah tahu, Jongin menelponku saat itu. Tapi aku tidak bisa datang"

"Memang, Oh Sehun kan orang paling sibuk sedunia. Sampai-sampai ia tidak bisa sekedar menanyakan kabar 'sahabatnya' "Sindir Luhan

"Mianhae"

"Ck..hmm"

"Em Lu?"

"Apa?!"Jawab Luhan sewot

"Jadi apakah kau sudah siap?"Tanya Sehun tiba tiba

"Siap?"Ulang Luhan kebingungan

"Iya, besok pukul 17:00 kita akan berangkat ke New York. Jangan khawatir, aku sudah minta izin kepada Baba, mama, hyung, dan noonamu. Ah dan juga keponakanmu yang lucu itu. Semua kebutuhanmu sudah aku siapkan."Jawab Sehun memastikan.

"Jadi kau sudah bertemu dengan mereka?Jadi sejak kapan kau berada di Seoul?"Tanya Luhan terkejut, sangat terkejut malah

"Aku di Seoul sejak 2 hari yang lalu, sebelum kesini aku mampir ke China untuk bertemu Baba dan Mamamu. Kemarin aku juga sudah bertemu Chan hyung, Baek noona, dan juga ChanYoung. Aah pipi keponakanmu itu sangatlah chubby sampai sampai aku ingin menggigitnya hahaha"Jelas Sehun panjang lebar.

"Kembali ke pembicaraan awal, apakah kau sudah siap?"Tanya Sehun

"Kemana?"Tanya Luhan lagi, sepertinya pikiran Luhan sedang kacau saat ini. Sampai sampai ia bertanya hal yang sudah dijelaskan barusan.

"Eiiy~tentu saja New York, kau ini bagaimana?Aku barusan menjelaskan hal ini Nona Xi"Jawab Sehun sedikit meninggikan nada berbicaranya.

"Mian mian, habis kau datang secara tiba tiba dan sekarang kau ingin membawaku ke New York!"Jawab Luhan tak mau kalah

"Cepat bereskan barang barangmu!"Perintah Sehun

"Ya sudah, tolong kau ambilkan koperku diatas lemari itu!Aku ingin memilih baju baju yang akan kubawa nanti."Jawab Luhan sambil melompat dari tempat tidurnya.

"Lu kopermu itu banyak, jadi ingin pakai yang warna apa?!"Tanya Sehun sambil sedikit berjinjit melihat lihat koper Luhan.

"Yang warna coklat Oh Sehun, yang ada gambar Bambi kecil ditengah tengahnya"Ujar Luhan sambil mengeluarkan beberapa pakaian dari dalam lemari bergambarkan 'Bambi' nya.

'Bambi?Tidak berubah, Bambi adalah favoritenya'Kata Sehun dalam hati

"Berapa lama kita berlibur disana Oh Sehun?"

"Sekitar 1 bulan mungkin, atau lebih"Jawab Sehun sambil menurunkan koper Coklat yang Luhan maksud.

-SKIP TIME-

"Gomawo Sehannah sudah mengantarkan kami."Tutur Luhan lembut seperti biasanya sambil mengusap kepala Sehan.

"Ye noona, hati hati dijalan. Selamat bersenang senang noona hyung."Jawab Sehan sedikit salah tingkah karena perilaku Luhan yang terlampau manis itu.

"Belajar yang baik, jaga Appa. Jika terjadi sesuatu hubungi aku .Hyung pergi dulu, jaga dirimu baik baik."Ujar Sehun sambil menepuk pundak saudaranya.

"Arraseo,nikmatilah Honeymoon kalian~"Jawab Sehan jahil Sehun pun menoleh sambil memberikan tatapan 'Mati Saja Kau!'. Luhan yang itu mendengar itu seketika merona hebat.

Kini Luhan dan Sehun tengah berada di dalam ruang tunggu bandara. Jam menunjukan pukul 16:25 yang artinya tinggal beberapa menit lagi mereka mengawali libur akhir tahun bersama untuk yang pertama kalinya setelah tidak berjumpa lama.

"Lu tunggu disini sebentar, aku ingin ke toilet."

"Eum, jangan lama lama ya Sehunnah."

10menit berlalu Sehun belum juga datang, tetapi Luhan nampak biasa saja. Mungkin toiletnya sedang penuh pikir Luhan.

25menit berlalu tetapi Sehun tak kunjung datang. Akhirnya Luhan pun memutuskan untuk menelpon Sehun.

Nihil, tak ada jawaban dari handphone Sehun. Sampai pada akhirnya terdengar pengumuman untuk keberangkatan dengan tujuan New York.

Drt..Drt..Drt

from:oohsehun

Kau masuklah kepesawat dahulu, aku baru saja masuk ke toilet. Nanti kususul.

Mau tak mau, Luhan menuruti perintah Luhan sudah berada di dalam pesawat. Ia sudah duduk manis Luhan sangat panik, pasalnya saat ini semua penumpang sudah duduk dengan rapi dibangku mereka masing masing. Tapi sampai saat ini ia belum juga melihat kehadiran seorang Oh Sehun di pesawat yang ia tumpangi. Di sebelah Luhan pun adanya seorang Ahjumma sedang menggendong anak bayi bukan Sehun. Luhan memutuskan untuk bangkit dari tempat duduknya, tapi naas seorang pramugari melihatnya saat ini.

"Maaf Agasshi, sebaiknya anda kembali ke tempat duduk anda. Karena sebentar lagi pesawat ini akan take off." Ucap Pramugari itu Kepada Luhan.

"Tapi teman saya belum-"Belum sempat menuntaskan pembicaraanya pramugari itu menyela Luhan.

"Lebih baik agasshi kembali ke tempat duduk dan pakai sabuk pengaman anda."Titah pramugari itu lembut sambil memasangkan sabuk pengaman Luhan.

Kini semua awak kabin tengah memperagakan cara mengenakan alat keselamatan yang telah tersedia di pesawat. Lampu tanda mengenakan sabuk pengaman sudah menyala, semua penumpang dan awak kabin sudah duduk dengan tenang di tempat mereka masing masing. Luhan kini juga sudah duduk dengan tenang di tempatnya. Luhan memang sudah duduk tenang sekarang, tetapi hati dan pikirannya tidak bisa tenang karena tidak menemukan seorang Oh Sehun Disampingnya.

'Semoga saja Sehun sudah naik ke pesawat' pikir Luhan menenangkan diri. Bisa saja ia tidak sebangku dengan Sehun.

TING TUNG~

"Ladies and gentlemen, Good Afternoon . Welcome to Galaxy airlines on board GLX-365 "

'Tunggu bukankah ini suara Oh S-' pikir Luhan bingung

"This is your Captain pilot OH Sehun speaking and I have some information about our flight. It will fly at an altitude of 38.000 feet and bla...bla...bla. Well ladies and gentleman thank you for your attention, and have a pleasent flight."

TING TUNG~

Luhan's POV

"MWORAGO? OH SEHUN? Sialan namja itu!Lihat saja nanti"Ucapku dalam hati.

Saat sedang bersantai di dalam pesawat, tiba tiba seorang pramugari menghampiriku.

"Miss Xi?"Tanya yeoja itu memastikan

"Eum, ya"Jawabku

"Ini tolong dibaca. Semoga perjalananmu menyenangkan."Ucapnya pramugari ber name tag Choi SooYoung itu sambil memberikan kartu ucapan dengan cover boneka beruang diatas pesawat dengan Bambi di kursi penumpang.

"Ne~Khamsahamnida"Jawabku sambil menerima kartu itu.

'Neomu kyeopta~'Ucapku

'This is your captain pilot speaking. Selamat datang di Pesawat kesayanganku Xi Luhan, semoga perjalananmu menyenangkan. Kurang lebih aku sudah tiga setengah tahun terbang bersamanya, kuharap kau menyukai pesawatku juga^^. Jika kau membutuhkan sesuatu, bilang saja pada rekan rekan kerjaku. And thank you for choosing Galaxy Airlines as your airline today. Enjoy your holiday Love '

-Your Captain Pilot OH Sehun-

Author POV

Setelah membaca pesan itu, sebuah senyum kecil merekah di wajah mungil seorang Xi Luhan.

"Gomawo Oh Sehun. Ini hadiah yang sangat manis"Kata Luhan dalam hati

Setelah merasa bosan akhirnya Luhan memutuskan untuk mengistirahatkan tubuhnya sejenak, mencoba untuk merasakan kenyamanan yang Sehun rasakan terhadap pesawat kesayangan Sehun. Perjalanan ke New York bukanlah perjalanan yang singkat. Luhan sudah bolak balik bangun lalu tidur lagi. Tak lupa ia juga mengambil beberapa gambar di dalam pesawat.

'Aku saja merasa bosan, apalagi sehun'pikir Luhan

SKIP TIME

TING TUNG~

"Ladies and gentlemen, Welcome to New wish you a pleasant stay in New York and we hope to see you again very soon. This is Captain OH Sehun speaking On behalf all our crew of Galaxy Airlines GLX-365, thank you for choosing Galaxy Airlines as your airline today, and Enjoy your holiday"

"Hello New York"Cicit Luhan sambil tersenyum bahagia

Seorang Pramugara kini berdiri tepat di samping tempat duduk Luhan.

"Xi Luhan kan? Kau diminta oleh captain Oh untuk turun belakangan."Ujar Pramugara itu dengan senyuman kecil.

"Ha?Oh ne, khamsahamnida Minho-sshi"Jawab Luhan sambil tersenyum balik.

"Bbagaimana kau tahu namaku?"Tanya namja itu kaget

"Itu name tag mu"Ucap Luhan ragu sambil menunjuk name tag yang menempel pada seragam pramugara itu.

"Hai Lu, bagaimana? Apakah kau nyaman dengan penerbanganku?"Tanya Sehun saat Luhan masih berada di dalam pesawat yang sudah kosong itu. Terlihat kini Sehun memakai seragam 'Pilot' nya dengan lengkap.

'Sangat menawan'Batin Luhan

"YA! Namja gila kau tahu tadi aku panik setengah mati saat kau tidak duduk disebelahku. Ku fikir kau ketinggalan tadi!"Amuk Luhan sambil mencubit lengan Sehun.

"Appo appo! Yang pentingkan sekarang kita sudah di New York hehe"Ujar Sehun tanpa dosa

"Itu sama sekali tidak L-U-C-U!"

"Eiiy kajja turun. Pesawatku mau dibersihkan dulu."Ajak Sehun sambil melepaskan topi 'Pilot' nya dan memasangkan topi itu di kepala Luhan.

Saat sudah turun dari pesawat, keduanya memilih untuk mengambil beberapa gambar dengan latar belakang pesawat 'Sehun'. Dan seperti biasa Luhan akan mengupload foto foto itu di akun Instagramnya (nama akunnya sama dengan nama SNS)

[ Hello New York!With my Captain Pilot SehunOH ]

Foto pertama Sehun sedang mencium kepala (pelipis) Luhan dengan latar belakang pesawat. Foto kedua kini dengan pose yang jauh berbeda, terlihat Luhan merentangkan kedua tanganya dan Sehun disebelahnya berkacak pinggang dengan gagah. Dan masih dengan latar yang sama.

Tring~

(Comment from BKhyun27)

•BKhyunPark•

XiaoLu SehunOH Selamat bersenang senang Luhan padamu ya Sehun^^

Tring~

(Comment from CEOYeol)

•CEOYeol•

Titip Luhannie pada mu ya Sehunnah SehunOH kalian jangan 'nakal' disana XiaoLu ㅋㅋㅋ

Tring~

(Comment from MINSEOKKISS)

•MINSEOKKISS•

SehunOH aaaaa~Sehun sunbaenim (^o^)/ :D

•XiaoLu•

MINSEOKKISS YAK!BAWA PERGI YEOJAMU KIM JONGDAE KJongDay :D

Tring~

(Comment from NanaChoi)

•NanaChoi•

XiaoLu SehunOH Sunbae kalian sangat serasi!aaa~ #HunHanHARDShipper :D

Tring~

(Comment from LEESohee)

•LEESohee•

XiaoLu Aaah jadi itu OhSehun, menarik juga. Seperti yang kau ceritakanㅋㅋ

Jadi kira kira seperti itulah komentar komentar untuk Sehun dan Luhan hari ini.

"Jadi ini Apartementmu?"Tanya Luhan berdecak kagum.

"Hm..Tidurlah, kau pasti lelahkan? Maaf disini hanya ada satu kamar. Jika kau perlu sesuatu aku ada di ruang tengah."Jawab Sehun sambil melepaskan pakaian kerjanya.

Jadi Apartement Sehun terletak di tengah kota New York. Yang menarik adalah pada saat malam hari, pemandangan kota NewYork terlihat lebih indah jika dipandang dari balkon apartement Sehun. Penuh dengan kelap kelip lampu kota.

"Sehun.."Panggil Luhan,menghentikan langkah Sehun

"Ada apa?"Jawab Sehun sambil berbalik.

"Tidurlah disini. Tidurlah bersamaku, kau juga lelahkan?"Pinta Luhan

"Baiklah, kau ingin mandi dulu?"Tanya Sehun

"Iya"

"Ya sudah, kau pakailah kamar mandinya dulu. Setelah selesai aku juga ingin mandi"Jawab Sehun sambil menutup pintu kamarnya

Kini Sehun dan Luhan sudah berbaring dengan manis diranjang Sehun. Keduanya lebih memilih untuk diam, menikmati waktu mereka berdua. Sedari tadi Sehun hanya mengusap usap punggung Luhan. Luhan pun memilih untuk menyembunyikan wajahnya di dada bidang Sehun sambil, menghirup aroma khas seorang Oh Sehun. Semburat merah bertaburan dipipi chubby nan mungil Luhan. Rencananya malam ini Sehun berniat untuk membawa Luhan ke kedai 'Bubble Tea' langganannya, tetapi berhubung kota New York sedang dilanda hujan deras Sehun pun mengurungkan niatnya.

"Jadi besok kegiatanmu apa?"Tanya Luhan membuyarkan keheningan

"Kebetulan besok aku tidak ada jadwal penerbangan. Besok aku akan ke kantor untuk mengambil cuti satu bulan kedepan, besok kau ingin kemana?"Tanya Sehun balik

"Molla"

"Yasudah ayo tidur ini sudah malam."Ajak Sehun sambil membenarkan letak tidur mereka

"Engg... Jaljayo hunnah"Jawab Luhan sambil memberikan kecupan singkat dibibir tipis Sehun

"Eum Lu?"

"Ne?"Jawab Luhan sambil menghadap kearah Sehun

"Happy NewYear, saranghae"

"Ah sudah tahun baru rupanya, Happy NewYear Oh Sehunnn. Nado saranghaeyo"Ujar Luhan sambil mengecup bibir tipis Sehun dan dibalas lagi dengan sebuah kecupan dimata rusa Luhan

Beginilah posisi mereka, terlelap sambil memeluk satu sama lain. Memberikan kehangatan disetiap pelukan yang mereka lakukan.

Pagi ini cuaca di kota New York cukup cerah. Seorang yeoja cantik baru saja mengerjapkan matanya, menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam retina matanya. Dibelakangnya juga nampak seorang namja masih tertidur lelap sambil mendekap erat yeojanya, bisa dibilang namja itu tidur sambil memberikan 'back hug'. Yeoja cantik itu hanya memilih untuk diam dan malah memandangi wajah pangeran tampan yang tidur dibelakangnya.

"Hey jangan memandangiku seperti itu. Aku tahu aku ini tampan saat tidur."Kata Sehun sambil terpejam dan dijawab kekehan dari bibir mungil Luhan.

"Ada ada saja .. Good Morning tuan Oh"Kata Luhan, bibir tipis nan manis itu mendarat tepat dibibir mungil Luhan sebagai jawaban 'Selamat Paginya'. Semburat merah kini mulai tampak dipipi mulus Luhan.

"Jam berapa ini?"Tanya Luhan

"Ini masih sangat pagi Lu, berbaringlah dulu"Jawab Sehun sambil memejamkan matanya dan mendekap erat Luhan.

"Arraseo"

Kini Sehun dan Luhan tengah menikmati sarapan pagi mereka di tempat 'Bubble Tea' yang Sehun ceritakan untuk mengawali tahun baru mereka. Luhan duduk manis dengan menyesap 'Bubble Tea' favoritenya. Senang? Jelas Luhan senang. Mendengar pernyataan dari salah seorang pelayan di caffe ini bahwa Sehun selalu berkunjung pada hari Minggu,dan Sehun pasti memesan dua Bubble Tea dengan rasa yang berbeda yaitu Taro dan Choco Bubble Tea. Sehun tidak pernah melupakan janjinya untuk meminum 'Bubble Tea' di hari minggu.

"See? Aku tidak pernah berbohong untuk 'Bubble Tea di hari Minggu'. Itu sudah seperti ritual wajib bagiku"Ujar Sehun sambil menyesap Choco BubbleTea nya.

"Haha arraseo.."Jawab Luhan dengan tawa kecil dibibirnya.

Saat ini Sehun dan Luhan sedang menyusuri kota New York dengan berjalan kaki. Sebenarnya tadi Sehun sudah mengajak Luhan untuk menaiki mobilnya, tetapi Luhan berpendapat lain. Luhan berkata dengan berjalan kaki lebih sehat dari pada menaiki mobil. Sehun sebenarnya hanya tidak mau Luhan kelelahan, akhirnya ia pun harus mengalah dan menuruti permintaan Luhan. Padahal hati Luhan berkata lain, menurutnya dengan berjalan kaki waktu berdua dengan Sehun akan lebih lama ketimbang menaiki mobil. Hari ini Sehun dan Luhan hanya mengahabiskan waktu mereka dengan berbelanja. Saat di sebuah pusat perbelanjaan tadi Sehun dan Luhan memilih untuk membeli barang barang couple, ya contohnya seperti Coat, Syal, dan Sarung tangan. Karena menurut mereka barang barang itu saat ini cocok dipakai saat ini, berhubung sekarang adalah musim dingin.

Hari demi hari mereka jalani dengan tenang, tidak terasa Luhan sudah dua minggu lebih berada di New York. Kini Luhan sudah terbiasa dengan keadaan di New York. Sehun pun menepati janjinya untuk cuti satu bulan. Seperti inilah mereka setiap hari, terbangun dari tempat tidur yang sama, saling memberi ciuman 'Selamat Pagi', saling mengumbar hal yang berbau mesra. Tapi ada satu kekurangan disana, mungkin kalian semua sudah tau dengan jelas apa 'kekurangan'itu. Tepatnya tidak ada satu pun dari mereka yang menyatakan isi hati mereka dengan serius. Mereka hanya terus mengumbar kata 'cinta' tanpa sebuah ikatan yang 'jelas'. Luhan pun merasakan betul kekurangan itu, ia hanya khawatir Sehun menganggapnya hanya seorang 'sahabat'. Sudah bertahun tahun bersama, sampai mereka sekarang menginjak usia dewasa. Luhan takut suatu saat Sehun datang kepadanya dengan membawa seorang 'wanita'. Kurang lebih itulah yang Luhan pikirkan saat ini.

Hari ini mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu di apartement Sehun. Sehun kini sedang duduk tenang sambil membaca buku penerbangan dikasurnya, sedangkan Luhan dari tadi hanya berkutat dengan ponselnya dan menaruh kepalanya dipaha Sehun. Sudah dua jam mereka beraktifitas dalam diam, Sehun dari tadi juga sesekali mencatat sesuatu dibuku kecil miliknya.

"Sehunnah"Panggil Luhan tiba tiba

"Engg?"

"Sehunnah"Panggil Luhan lagi

"Ne?"

"Tak apa"Jawab Luhan merasa gemas dengan tingkah Luhan. Ia singkirkan semua buku buku yang ada dikasur, dan membawa Luhan kepangkuannya.

"Ada apa Lu?"Tanya Sehun sambil memberikan kecupan kecupan kecil dibibir Luhan

"Enggh... hentikan~"Jawab Luhan sambil merajuk

"Kau ini kenapa eum?"Tanya Sehun lagi

"Bosan~"Jawab Luhan singkat sambil memanyunkan bibir mungilnya

"Jadi aku harus apa heum?"Tanya Sehun sambil memegang dagu tirus Luhan. Tanpa aba aba Sehun meraih bibir mungil Luhan dan mengecupnya dalam.

"Yasudah cepat mandi, kita akan keluar hari ini"Titah Sehun tiba tiba

"Jinjja? Yeay! Gomawo Oh Sehun"Jawab Luhan sambil memberi ciuman ciuman singkat di bibir tipis Sehun.

Disinilah Luhan dan Sehun sekarang,di sebuah kapal mereka sedang menyebrang menuju Pulau Liberty. Luhan terlihat sangat antusias, terbukti dari tadi hingga saat ini Luhan hanya mengoceh dan seperti biasa Sehun selalu menjawab semua perkataan Luhan.

"Lu apa kau tidak lelah?"Tanya Sehun

"Tidak memangnya kenapa?"

"Tak apa"Jawab Sehun singkat

"Sehun ayo foto"Ajak Luhan sambil berlari mencari tempat yang pas untuk mengabadikkan gambarnya bersama Sehun

"Ne..."Sehun hanya menurut mengikuti diam Sehun memotret Luhan dari belakang dan mengUpload di akun Instagram caption

[My Endless Love ]

Setelah selesai Sehun segera menyusul Luhan.

Tak terasa langit mulai bertabur cahaya jingga,menandakan bahwa bulan akan segera muncul. Luhan sedang melihat pemandangan New York dari dibalkon kamar Sehun. Perjalananya bersama Sehun hari ini cukup menyenangkan. Kegiatan Luhan terusik karena sebuah tangan memeluk perutnya dari belakang.

"Lu.."Ujar Sehun tepat diperpotongan Leher Luhan

"Hmm..."

"Apa yang akan kau lakukan setelah liburan ini selesai?"Tanya Sehun

"Molla"Jawab Luhan sekenanya, kemudian membalikan tubuhnya agar dapat memandang wajah Sehun. Sehun menangkup wajah mungil Luhan dan menepelkan kedua dahi mereka.

Sehun POV

Aku menarik napasku panjang,mengumpulkan semua keberanianku, untuk merangkai kata kata yang tepat

"Seriuslah denganku. Aku ingin memulai dan mengakhiri hariku denganmu. Aku ingin saat aku membuka mataku dipagi hari yang kulihat adalah kau. Dari sekian banyak wanita yang ku jumpai, aku hanya merasa nyaman bila bersamamu. Hatiku selalu menghangat ketika mengingatmu dan jantungku selalu berdebar lebih cepat dari yang biasanya. Aku ingin semua orang tahu bahwa kau hanyalah milikku. Dan aku ingin kau menjadi ibu dari anak anakku kelak. Aku rasa aku akan mengakhiri perjalanan panjangku, karena aku sudah tau dimana hatikku akan berlabuh. Xi Luhan would you marry me?"Ujarku gugup .

Kulihat dia menitihkan air matanya, isakan isakan kecil mulai keluar dari bibir mugilnya. Kuusap punggungnya pelan guna menenangkannya

"Yes I do"Ujar Luhan padaku dan sebuah senyuman muncul di bibirku dengan segera kubawa Luhan kedalam dekapanku. Aku merasa amat lega mendengar jawaban dari mulut Luhan

5 tahun kemudian ...

"Appa wake up please"Teriak dua bocah perempuan berusia 4 tahun itu bersamaan, mereka menarik narik selimut yang Sehun pakai

"Haowen, Gaowen jangan ganggu appa sayang. Appa masih lelah, kasihan appa baru datang dari German tadi malam sayang"Ujar Luhan pada anak kembarnya hasil buah cintanya dan Sehun, sambil membuka tirai kamarnya.

"Appa tidak lelah "Sahut Sehun dan langsung menggendong kedua anaknya menuju ruang keluarga. Sebenarnya dari tadi Sehun hanya berpura pura tidur

"Appa aku ingin Liburan"Ujar yeoja kecil berambut panjang itu, rupanya mirip sekali dengan Luhan bisa dibilang sekarang ada 3 Luhan di istana Sehun. Yang pertama Luhan, kedua Haowen, dan yang ketiga adalah Gaowen

"Popo dulu"Ujar Sehun semangat. Dengan segera kedua anak kembar itu mencium pipi Sehun. Haowen pipi kanan dan Gaowen dipipi kiri Sehun. Luhan yang melihatnya hanya tersenyum dan mendekat kearah mereka

"Okayy, mau pergi kemana princess princess appa yang cantik ini heum?"Tanya Sehun sambil memberi kecupan dipipi anak anaknya

"I want to meet Granny and Grandpa in Shangai "Jawab Haowen

"Ne, i miss granny and grandpa~"Sahut Gaowen

"Ne, kalau begitu mandi sekarang. Appa akan memesan tiket untuk kita"Jelas Sehun pada malaikat malaikat kecilnya. Berhubung Sehun adalah seorang pilot, jadi dia mudah saja mendapat tiket dengan tujuan manapun.

"Ne Appa arraseo. Gomabseumnida appa"Ujar dua bocah kecil itu semangat sambil meloncat dari gendongan Sehun dan membungkukkan badan mereka berulang kali. Keduanya langsung berlari menuju kamar mereka.

"Bibi Jung tolong mandikan Haowen dan Gaowen. Baju mereka, biarkan mereka saja yang pilih. Terima kasih bi "Ujar Sehun lembut pada maidnya

"Baik Tuan"

"Appa, apa kami boleh membawa Bambi?"Teriak si kecil Gaowen dari kamarnya. Bambi adalah anak anjing peliharaan keluarga kecil Sehun.

"Ne, tak apa"Sahut Sehun

"Selamat pagi Lu"Ujar Sehun dan memberikan kecupan manis dibibir Luhan

"Pagi.. eumm, Sehun apa kau tidak lelah?"Tanya Luhan

"Selama itu untuk kalian, aku tidak akan pernah lelah karena kalian adalah semangatku "Ujar Sehun lembut sambil memeluk Luhan

'Terima kasih Tuhan, karena kau sudah mengirimkan Luhan untuku serta malaikat malaikat kecil yang melengkapi kehidupanku dan Luhan. Aku berjanji akan menjaga mereka semampuku' Ujar Sehun dalam hati.

'Tak pernah kusangka,aku mempunyai keluarga margaku menjadi Oh LuHan. Dan membangun sebuah istana mungil bersama sunbaeku, tetanggaku, seseorang yang kadang ku panggil oppa, dan sahabat kecilku. Saranghae OhSeHun Thanks for making my life complete'

THE END

My Endless Love...

Where Happiness Comes Alive

Terimakasih buat Tuhan YME dan SMent yang sudah mendukung aku buat bikin FF ini

고맙습니다 여로분들 Maaf telat ngePostnya,soalnya kemaren FFNku ga bisa nge Post gitu :(

Yo yo yo~Akhirnya selezai juga FF pertamaku ya kalau aku ngePost FF di FFN pasti ada kata-kata yang kepotong,kan jadi gak nyambung -.- .Untuk selanjutnya aku HIATUS dulu untuk mempersiapkan FF the way ya kenapa coba Sehun and Luhan itu serasi banget,sayang banget Luhan namja ㅋㅋㅋㅋㅋsoalnya aku berharap banget mereka mulai gila karena HunHan.훈한 is Real.

THANKS TO KALIAN semua yang udah MENERIMA Fanfic AKU ini dengan APA ADANYA

Jangan lupa review untuk chapter terakhir ini review주세요 review biar aku semangat buat FF lagi!Kalo bisa follow dan Favorite FF ini BYEE LOVE HUNHAN BYEE!DAHHHH!.Btw HunHan masih pake gelang Cartier NYA EXO loo

#ComingSoon #CMM #SummerWinter #NeverEndingWork

훈한 내사랑 ㅋㅋㅋ

WE ARE ONE

Bye bye sampai berjumpa di FF selanjutnya 안녕 여로분

©2014-2015

•SummerWinter•

-present-