Z O N E
Disclaimer : Vocaloid punya Yamaha, fic ini punya saya
Warnings : Typo(s), OOC, OOT, Gaje, Abal-abal, Jelek, dan sebangsanya
Chapter 7
Buku Diary Zone
"Digantung lagi?!"
Yuuma menatap sahabat peraknya yang kini tengah mengangguk dengan tatapan tidak percaya. Ia tidak habis pikir. Piko adalah satu-satunya cowok paling pasif, tidak peka, tidak gentleman, dan paling pasif (lagi) yang ia kenal. Ia jadi sedikit menyesal telah bertemu pemuda dengan rambut perak berantena ini.
"Sudah kuduga. Kau tidak cocok dengan Miki. Lebih baik kau menyerah saja"
Piko mendelik tak suka. "Kau sendiri dengan Aria-san? Apa ada kemajuan?!"
"K-Kenapa bawa-bawa IA, sih?" gerutu Yuuma. Cepat-cepat ia mengalihkan perhatiannya pada buku catatan IA yang dipinjamnya karena tadi tidak mencatat lantaran ketiduran. Suatu keajaiban jika kau bisa tidur di pelajaran Kiyoteru-sensei.
"Kau tidak berhak mengejekku jika kau pun belum bisa pacaran dengannya, Yuuma"
Ugh, that's hurt, Piko.
Yuuma merutuki dirinya sendiri yang sepertinya tidak berbeda jauh dari Piko. Ia terkena boomerang yang ia lempar sendiri. Kalian tau? Yuuma juga memiliki gadis yang ia sukai. Tapi tidak seutuhnya memiliki. Berbeda dengan Piko yang udah naksir selama tiga bulan, Yuuma sudah menyukai gadis itu semenjak mereka masih kecil!
Gadis itu bernama Aria. Yuuma lebih suka memanggilnya IA. Sahabat Yuuma sejak mereka masih balita. Ia sangat manis walaupun perilakunya agak kasar. Yuuma tahu bahwa seumur hidup IA tidak akan pernah bisa memandang dirinya sebagai orang yang IA cintai. IA lebih suka menatap cowok lain di seberang sana daripada melirik Yuuma yang berada di depannya.
"Kalian bersahabat sejak kecil, mungkin kau kena friendzone" gumam Piko. Yuuma mengacuhkannya. Ia lebih memilih berkutat dengan buku catatan Matematika IA.
'Lebih parah dari itu, Piko. Lebih para dari itu"
Hari sudah sore. Di kamar Yuuma terdapat dua orang remaja berbeda gender sedang menjalani kesibukkan masing-masing. Yuuma yang sekarang sedang bermain PSP dan IA yang sedang mengutak-atik Smartphone-nya. Sesekali kepalanya mengangguk-angguk mengikuti irama lagu yang didengarnya melalui headset.
"Kau tidak mau pulang?" tanya Yuuma. Matanya masih fokus ke arah layar PSP-nya.
"Kau menggangguku" lanjutnya.
"Kau tau, kan Otou-san dan Okaa-san ku tidak di rumah? Biasanya juga tidak apa-apa jika aku menginap disini" balas IA datar. Tapi tiba-tiba ia teringat sesuatu.
"Ne, ne Yuuma! Aku mau curhat!"
'Mulai lagi, deh' Yuuma memutar bola matanya malas.
"Tadi aku melihat Mikuo-kun mencium adik kembarnya itu!" teriaknya histeris. Matanya berkilat-kilat bagaikan api yang membara. Mengingat kejadian tidak mengenakkan di sekolah tadi membuat amarahnya bangkit kembali.
'Aku gak denger.. Aku gak denger..'
"Padahal baru tiga hari yang lalu kami kencan ke taman bermain, tapi kini dia malah berciuman dengan adiknya! Dasar incest! Langsung saja kuputusi dia. Kenapa, sih semua cowok sama saja?! Aku tidak mengerti! Lihat yang cantik sedikit langsung ngiler. Apalagi si Mikuo-baka itu! Adiknya sendiri dia embat! Dasar incest! Langsung saja ku putusi dia. Kenapa, sih semua cowok sama saja? Aku tidak—"
Bla bla bla bla. Beginilah IA. Tiada hari tanpa curhat dengannya. Membuat telinga Yuuma kini sudah kebal dengan curhatannya. Mengatakan semua cowok sama sajalah. Lah, emang Yuuma bukan cowok apa? Walau kenyataannya Yuuma menyukainya tapi tetap saja, kan? Terkadang Yuuma heran apa di rumahnya IA tidak memiliki buku Diary gitu? Harusnya dia curhat kepada buku Diary, bukan kepadanya.
'Ini lebih parah dari friendzone, Piko. Ini buku Diary zone'
Dan Yuuma kembali fokus ke PSP-nya dan mengabaikan IA yang sedari tadi mengutuk Mikuo dan seluruh cowok di dunia.
Buku Diary Zone : zona dimana kita dianggap sebagai wadah curhatannya si doi.
FIN
HAAAAI! *datang dengan wajah gembira* *ditendang* (kemana aja lu Ay?!)
Hehe ini YuumaIA yang dipesan oleh Shiro Rukami. Semoga suka ya ^^
Ini fic udah setahun gak di update u.u maafkan daku, yah. Otak saya gak mengizinkan, sih. Maunya main game mulu.
Chap depan YuuYanhe, ya sesuai dengan rikues Panda Dayo (lagi) XD sering-sering rikues ya biar aku semangat XD
Huhu thanks lagi yang sebanyak-banyaknya buat Panda Dayo, Iwanaga-hime, akuamarine (hehe a-nya dah kecil nih XD), Shiro Rukami, AyA-Chan28, dan blueesnow. You are ma rvp :')
Thanks juga buat reviewers di fic Dua Kalimat Saja : iloveyugiohGX93, aranthane, Mikurin Nya, Panda Dayo, dan Safana965. Yang ini ripiu juga yaks :v
Ya segitu aja dari Ay, soalnya saya mau main game lagi *plak. Terima kasih yang udah baca ^^ Reviewnya boleh kali, ya :D Sampai jumpa di zone-zone berikutnya ^^/
