7 CERITA MISTERI KISEKI NO SEDAI IN SUMMER
Disclaimer : TADATOSHI FUJIMAKI
Summary : Kini giliran Kuroko dan Murasakibara dalam Kuburan!
WARNING : MISS TYPO, ANEH, AJAIB, THIS IS IT... ALA CHEF..#Lupakan..
Peserta pertama telah dilewati oleh si manusia Hijau aka Midorima Shintarou dengan senang hati, dia berhasil melewati alam barza dan berbagai penghuni absurd yang berada di kuburan itu. sedangkan kini Kuroko akan menjadi 'TUMBAL' yang kedua… apa reaksinya ketika melihat hantu?
.
.
"Itu pertanyaan ga penting.." Midorima langsung mendepak Author, author menyerang dengan gesit, dibalas dengan hook kiri, dibalas oleh author dengan jurus 'tokai no jutsu' lalu Midorima melakukan serangan tetapi Author menendangnya saudaraaa dan GOOLLLL!
"ACARA OPO IKI?" Sekarang Aomine yang jadi belepotan kosakatanya, dia jadi anak kampung dengan logat medok kayak indo'TIIIITTTT'.
"Lupakan pertempuran itu..Author kita memang agak tidak waras" perkataan Akashi langsung disambut oleh jitakan hebat dari Author lagi.
"Ah yang kedua kali Akacchin.." jawab Murasakibara melihat Akashi dengan es krim benjol 3 tumpuk.
"Nee bagaimana dengan Kurokocchi yaa?" Kise melirik jalan setapak yang dilalui oleh Kuroko.. di ujung sana gelap.. membuat si kuning itu bergidik dan kembali memandang Midorima yang sudah di K.O oleh author..
.
.
.
.
Oke kita tinggalkan sejenak manusia unyu di luar kuburan.. mari kita lihat apa yang terjadi pada Kuroko Tetsuya si Phantom man itu di dalam arena(emangnya mau maen sepak bola).
.
.
.
O_O
Kuroko sedang menyusuri jalan yang dilalui Midorima pertama kali, dia merasa kalau lumpur mulai memenuhi sepatunya, Kuroko agak minder karena sepatu ini adalah sepatu terakir yang dia punya.. sedangkan sepatu lainnya sedang ia cuci ke laundry..(lhaaa).
"Hawanya horror.. apalagi Cuma ada Lilin..kurasa Akashi kun berlebihan..kalau aku sampe kesurupan akan kugentayangi dia.." gumam Kuroko kesal meski dalam wujud ekspresi datar yang makin membuatnya tambah horror.
"Kenapa harus bunga Oleander?" Kuroko masih menatap.. dan melirik dan entah kenapa tiba-tiba ada yang nyanyii 'Lirikkan matamu menarik hatiii~~ oo senyumanmuu najong sekalii~~" Kuroko mendapatkan asal suara cempreng bin jelek itu.
Sesosok..sebuah..atau selontong? Pocong sedang asik dangdutan.. entah kenapa Kuroko malah memperhatikan si pocong yang asik goyang pinggul yang ga bangeeettt…
"Ada nasi bungkus panjang…" sahutnya.
"Heii ga sopan, emangnya gue makanan..!?" seru si pocong sewot.
"Ah dia dengar" tukas Kuroko lagi.
"KAMU YANG NGOMONG KERAS-KERAS…!" Hardik si pocong kembali.
Sejenak hening…. "Anoo..sumimasen..kenapa kau masih hidup? Emang di Jepang ada Pocong ya?" tanya Kuroko agak heran.
"Heeeehh ini namanya globalisasi dasar bocah cebol! Udah sana daripada ngurusin orang mati mending lo capcus yee sebelum gue depak lo" sahut si pocong mule keki.
"Memangnya kau mau menendangku dengan apa? Kaki aja diiket" PLAK sebuah sandal jepit melayang, ternyata si ocong itu melemparkan sandal dengan kepalanya!
"Cepetan minggat ato butuh gue sundul kepala lo kayak melon!?" ancam si pocong.
"Iyaaa… dasar pocong sentiment" Kuroko mulai males dan kembali ke jalan yang benar…(?).
Dengan keadaan super mencekam juga wajah Kuroko yang makin kelam.. anak itu mulai celingukan, dia mule gugup..dan dia mule berhalusinasi atau berijaminasi kalau tiba-tiba ada sosok hantu yang memegang kakinya. Tanpa sadar Kuroko langsung loncat-loncat ngeliat kuburan yang lebih tepatnya garis finish untuknya. Dia meletakkan bunga itu dan berbalik ke belakang untuk cao!.
Tanpa menunggu perkiraan dari Ki Joko Stupid..(baca : Ki joko Bodong(?)), Kuroko melihat sosok tak berkepala berada di balik nisan yang menjadi tempat dirinya menaruh bunga.. rongga kosong di sosok itu membuat Kuroko terdiam sesaat..
"….." hening…sampe Authornya ga tau mau ngasih soungepek apaan.. karena keduanya sama-sama ga bicara.
"HITSURESHIMASU.. (PERMISI)" Kuroko menunduk sedikit, dia berbalik, dan dengan kecepatan ala Flaz, Kuroko melakukan misdirection sambil berlari, Kuroko pun di dalem atinya ingin mencoba gaya baru dengan lari marathon..dijamin Kagami akan bangga sekaligus terharu karena bola yang bakal dioper Kuroko akan OUT semua..
Kuroko tak menggubris apa-apa selain 4 kata yang ada di kepalanya 'L-A-R-I'.. sungguh malang nian nasib si bocah kece itu.
.
.
.
.
O_O
Sementara kita tinggalkan pelari hitam kita(halah) kita kembali ke Murasakibara yang sedang anteng memandang indahnya bulan, padahal ga ada bulan di atas sana..
"Murasakibaracchi.. nanti giliranmu, kau ga takut?" tanya Kise.
"Aku baru dapet is-mail dari Muro chin" jawab Murasakibara seenak jidatnya.
"E-MAIL Murasakibara.." koreksi Akashi.
"Yaahh begitulah..kata Murochin dia lagi di L.A sama Kagamicchin.. katanya dia di sana juga lagi ketemu setan… dan banyak lagi macemnya, sayang aku ga bisa liat langsung karena bukan hape 3g" Murasakibara bicara panjang lebar kali tinggi sama dengan volume balok itu.
"Kurasa kalo nyangkut Himuro dia agak…ng.. cerewet yaa?" tanya Midorima.
"Dasarnya emang kangen ya begitu" cletuk Akashi.
"Kalo Himurocchi kangen ga sama Murasakibaracchi?"tanya Kise polos.
"Kalau kau nanya gitu aku langsung yakin Murasakibara akan nge-dunk kepalamu langsung ke tengah kuburan" pernyataan berkelas Midorima langsung membuat si model kuning bintang iklan sampo(?) itu terdiam.
Tak lama kemudian mereka mulai curiga kenapa Kuroko ga balik.
"Mana Tetsu? Jangan bilang dia kesurupan dan akan menggentayangi kita" Aomine yang dari tadi pundung bangkit dengan semangat josgandos cetar membahana badai Katrina.
"Jangan ngomong yang ga-ga deh" Kise mulai takut.
"Kalian kangen aku?" sosok berlumpur di belakang Aomine langsung membuat Aomine, Kise, dan Midorima, serta Akashi berteriak ala cheerleader
"WUAAAAAAAA!"
"Kuroko! Jangan menganggetkanku!" Midorima melabrak Kuroko.
"Habis dari tadi kupanggil ga pada jawab" sahut Kuroko.
"Makanya manggil yang keras Tetsu! Kau membuat jantungku nyaris copot" keluh Aomine.
"Kan 'NYARIS'" sambar si kecil imut biru itu lagi.
"TETSUUUU!" Aomine ga terima, dia langsung mencari tali untuk gantung diri tapi dihentikan oleh Akashi.
"Kau mau jadi penghuni tambahan di sini Daiki?" Akashi siap meluncurkan misil gunting ke kepala Aomine.
"Eh ga kalo gitu ceritanya aku juga bakal mati sekarang..Akashi.." Aomine sweatdrop melihat kumpulan gunting bermerek di tangan Akashi siap meluncur.
"Baiklah.. Atsushi sekarang giliranmu" Akashi melirik Murasakibara.
"Yaah padahal lagi bales e-mail Muro chin.." Murasakibara menutup hape ungu di tangannya dan mengambil bunga oleander, si jangkung itu siap melibas segala jenis hantu dengan tingginya yang aduhai luar biasa..
"Aku yakin banget dia ga bakal takut.. yang ada setan pada lari semua" Kise menambahkan.
"Jangan menjelaskan hal yang udah pasti, Ryota" Akashi Cuma geleng-geleng kayak anak DUGEM. Lalu Midorima angguk-angguk kayak anak Metal.
.
.
.
.
O_O
Mari kita tinggalkan sejenak anak dugem dan metal itu, kembali ke.. Murasakibara. Langkahnya yang berat membuat celananya yang panjang itu mulai kena lumpur, sekarang Murasakibara mulai sebal karena celana itu celana paporitnya yang sering dia pakai..
"Ini kan celana yang dibeliin Murochin" keluh Murasakibara dengan sebatang lilin yang keliatan kuatir(halah).
"Murocchiiiin…. Kau dimana sih.. ke L.A segala…" entah apakah dia menderita 'partner-complex' atau over protectip sama Himuro, karena yang dari tadi dicari oleh Murasakibara adalah Himuro.
Tak berapa lama Murasakibara datang ke Nisan itu, dia meletakkan bunganya.. dan sesosok wanita tanpa bola mata sudah duduk di depan Murasakibara.. darahnya mengalir deras bagaikan aliran Bengawan Solo(lho),
Sejenak hening… tapi tiba-tiba hantu itu mulai ketakutan… Murasakibara masang tampang ketika dirinya sedang ada di lapangan basket, lama-lama hantu itu mule ciut nyalinya.
"Heiii… cepat menyingkir dari siniii…." Murasakibara ga nanggung-nanggung mematahkan sebuah batu kuburan di sebelah kirinya, aura negatip langsung menyebar… tak lama hantu itu mulai gemeteran kayak ngeliat jin tomang.
"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" Hantu itu menjerit dengan suara falsetto dan dengan sedikit ketukan 4/4 si mbak kunti langsung ngacir entah kenapa sambil nangis.
.
.
.
.
O_O
Di luar kuburan… "Kok ada yang tereak ya?" tanya Aomine. "Murasakibara?" tanya Midorima.
"Masa suaranya cewek? Sejak kapan Murasakibara kun transgender?" jawaban Kuroko langsung ngebuat rekannya jungkir balik.
"Tetsuya.. sejak kapan kau jadi OOC begini? Bener deh.. kau rada oke…" tanya Akashi.
"Yang jelas sebelum Negara api menyerang" jawab Kuroko lagi. Kembali Akashi melakukan koprol indah. Setelah percakapan aneh bin sarap itu Murasakibara muncul dengan tampang yang sama dengan wajahnya waktu pertama kali masuk.
"Murasakibaracchi kau hebaaat!" seru Kise.
"Ah yaa..Cuma ada gangguan kecil" jawab Murasakibara sambil nyemil.
"Nee siapa yang teriak tadi, yang jelas bukan kau kan?" tanya Midorima.
"Oh itu, tadi ada kuntilanak di batu nisan..karena wajahnya jelek dan bau aku usir aja pake batu nisan…" terang si kepala ungu itu.
"UAAAHH! GAWAT! DIA AUTIS…TUNGGU..DIA GILAAA!" suara hati Kuroko cs minus Akashi mulai terdengar di penjuru dunia(author ngedadak alay).
"Yossshh sekarang giliranku!" Kise bersemangat langsung melaju untuk masuk ke kuburan.
"Hati-hati Kise kun..banyak sesuatu di dalam" seru Kuroko.
"Orang oon ga bakal di gentayangin hantu.." cela Aomine.
"Hidoiioo! Aku kan juga ikut uji nyali! Memangnya aku Aominecchi yang sukanya kabur ke rumah Momoicchi!?" hardik Kise.
"Haaaahh! Lo ngajak ribut yaaa! Mau gue jadiin dendeng lo?!" sekarang keduanya malah asik ribut sendiri-sendiri dan kalau Midorima tidak mengeluarkan lucky itemnnya yang sekarang sudah ganti menjadi boneka jelangkung, keduanya ga bakal selese sampe pagi.
"GYAAAA! Jauhkan itu Midorima!" Aomine mundur 4 langkah serong kanan maju jalan.
"Makanya jangan ribut ato gue tendang muka lo" Midorima memicingkan mata seksinya ke Aomine."Dan kau! Cepat pergiiiii!" Midorima melempari Kise dengan shuriken yang entah dia temukan entah darimana.
"GOMENASAAAAAIII!" Kise lari super cepat dengan kelas eksekutip menuju kea rah kuburan.
"Jaa..bagemana nasib Kisea kun, nee Akashi kun?" tanya Kuroko.
"Kita akan melihatnya langsung" jawab Akashi.
"Kita ga lagi LIVE STREAMING.." jawab Kuroko lagi.
"Setidaknya kita masih ON AIR di fanfict ini Tetsuya" terang Akashi ga mau kalah.
"Kalo bicaramu gitu.. kau jadi orang yang nyebelin.." cela Kuroko.
hening sejenak… kemudian adegan beralih ke Kuroko yang dijitaki oleh Akashi. Bagaimana kisah selanjutnya?
Apakah.. mereka bakal bisa keluar dari situasi iniii? masih dengan kekepoan kaliaann makanya stay tuune di sini!~~
.
.
.
.
TO BE KONTINYUUU
Haaii minna sebagai hadiah sebelum Yuzu Hiatus dan kembali lagi tanggal 12 nanti, ini adalah chapter yang akan
membawa kalian pada imajinasi dimana Kuroko dan Murasakibara dan kawan2nya berOOC riaa
ga tau kenapa mungkin karena mau aja...
sooo sankyuu untuk semuanya, Yuzu harus pamit dulu untuk Final test,
see you in 12 June..! in new chapter!
Oh ya dont forget to R^R yeaaa
