Gomen Gami baru update sekarang., maaf membuat Minna semua kecewa dengan Gami.

Selamat membaca~

Album coklat bergaris biru

Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke

Pairing : SasuFemNaru

Rated : T

Genre : Romance, family,

Warning : femnaruto bukan naruko, OOC, Typo dimana-mana, gaje, ada sedikit yaoi nya

Chapter 8

Acara liburan yang terbilang sangat aneh bagi seorang Uchiha Sasuke, bagaimana tidak aneh? masa mereka liburan hanya untuk memperhatikan dan mengawasi Naruto cs dari jauh. Benar-benar liburan yang aneh.

Sasuke menatap keadaan Mansionnya( orang tuanya) dengan pandangan heran dan menyelidik.

"Kaa-sama, ada apa ini? kenapa para pelayan hilir mudik seperti ini? "Tanya Sasuke kepada Mikoto yang berada diruang tengah

"Oh Sasuke, hari ini Itachi akan membawa seseorang. Katanya sih Kekasih Itachi" Jawab Mikoto

Sasuke hanya berhnria merespon jawaban dari Kaa-sama nya. Dia tidak perduli siapa pun kekasih Itachi itu, bukan urusannya.

Sasuke pun melangkah menuju kamarnya untuk mandi dan istirahat, badannya terasa pegal-pegal.

3 jam kemudian

Sasuke mendengar suara yang berisik dari ruang tengah, suara berisik itu pulalah yang membuat Sasuke bangun dari tidurnya.

"Berisik sekali"Gerutu Sasuke

Sambil merapikan penampilannya yang sedikit berantakan karena tidur, setelah merasa rapi Sasuke pun keluar dari kamarnya menuju ruang tengah.

"Wah ternyata ini Menma-chan yang di ceritakan Itachi, sangat manis"

Suara Kaa-sama nya terdengar oleh Sasuke

'Menma? apa mungkin-'Batin Sasuke

"Obaa-san, Menma Laki-laki bukan manis tapi tampan. Kaa-chan aja bilang Menma tampan"Kata Menma narsis

"Bagi Baa-san Menma itu manis"Kata Mikoto tak mau kalah

"Terima saja nasipmu Gaki, khukhukhu"Tawa Kyuubi dengan sadisnya

Menma mendelik Kyuubi lalu menginjak kaki Kyuubi.

"Woiy Gaki sakit tau"Teriak Kyuubi marah

"Wek biarin"Cibir Menma

Mereka yang disana melihat tingkah kedua Uzumaki itu tersenyum.

"Oh iya, Naru-chan tidak ikut?"Tanya Mikoto

"Naru lagi keluar negeri mengurus beberapa perusahannya yang ada disana"Jawab Itachi

Sasuke sedari tadi mendengar pembicaraan mereka sedikit heran, kenapa Kaa-sama nya mengenal Naruto begitu dekat dan lagi Tou-sama nya terlihat menyayangi Menma.

"Sasuke, kenapa kau berdiri disana ayo kesini"Tegur Mikoto

"Hn"

Sasuke pun mendekati mereka

"Sasuke, ini Uzumaki Kyuubi kekasih Nii-san mu"Kata Mikoto riang

"Hn"Respon Sasuke cuek

'Sabar Kyuu'Batin Kyuubi menahan amarah

"Dan Sasuke selama Naru-chan, Kaa-chan nya Menma pergi keluar negeri maka Menma akan tinggal disini sampai Naru-chan kembali"Kata Fugaku

"Bukannya masih ada Nara dan Sabaku"kata Sasuke tak terima

"Mereka juga ikut keluar negeri"Jelas Itachi

"Ck"Decik Sasuke kesal

Menma melihat itu hanya tersenyum sendu karena Tou-Sama nya tidak menerima kehadirannya disini, ya walau dia tau Tou-sama nya tidak mengetahui keberadaannya. Tapi itu tetap menyakitkan.

Kyuubi yang melihat ekspresi Menma berubah berusaha mengembalikan ekspresi Menma kesemula(Ceria). Itachi juga ikut membantu Kyuubi, dia tidak ingin keponakan tersayangnya bersedih hati.

'Walau aku tak suka bocah ini, tapi kenapa sesuatu di hatiku menginginkan bocah ini selalu didekatku'Batin Sasuke

.

.

.

Menma menghela nafas lalu turun keruang makan, seragam sekolahnya sudah terpasang rapi dan juga rambutnya melawan grafitasi seperti Tou-sama nya dan mata birunya yang mirip Tou-san serta Kaa-chan nya.

Menma tersenyum saat melihat Jii-Sama, Baa-Sama nya telah ada dimeja makan.

"Ohayo Jii-Sama, Baa-sama"Sapa Menma ceria

"Ohayo Menma/Chan"Balas mereka

"Mou Baa-sama jangan panggil Menma seperti itu, Menma bukan anak kecil"Kata Menma cemberut

"Hihihi"Tawa Mikoto

Menma cemberut dan Fugaku tersenyum

"Ohayo~"Sapa Itachi yang terlihat segar dengan Kyuubi di belakangnya yanh bertampang kusut serta mulutnya sedari tadi komat kamit tak jelas

"Uncle Kyuu kenapa bertampang seperti itu? "Tanya Menma heran

"Jangan banya tanya Gaki, aku benar-benar lelah"Jawab Kyuubi malas sambil mengipaskan tangannya didepan wajahnya

Menma hanya menganggukan kepala, dia sudah sering melihat Unclenya yang satu ini seperti ini apalagi kalau sekamar dengan Itachi-Ji .

"Ohayo"Sapa Sasuke datar

"Ohayo Sasu-Kun"Balas Mikoto

Sasuke pun bergabung dimeja makan dan duduk disamping Anikinya serta didepannya Menma duduk disamping Kaa-sama nya.

Sarapan pun dimulai dengan tenang

"Menma mau Baa-Sama buatkan bekal? "Tanya Mikoto penuh kasih

"Bolehkah? "Tanya balik Menma

"Tentu, bukannya Kaa-chan mu sering membuatkan bekal untuk mu"Jawab Mikoto lembut

"Hmm, arigato Baa-sama" Kata Menma senang

"Sama-sama"

Menma begitu senang karena ternyata Nenek dan Kakeknya dari pihak Tou-sama nya menyayanginya dengan tulus seperti Mito-baa nya yang di amerika sana.

"Gaki biar Uncle yang mengantarmu kesekolah, Ne"Kata Kyuubi

"Hai"Respon Menma

.

.

.

Entah kesialan apa yang terjadi padanya (Sasuke), mobilnya tiba-tiba mogok ditengah jalan saat dia mau pergi ketempat berkumpulnya dengan teman-temannya.

"Shit"Upat Sasuke menendang mobilnya kesal

Memandang kesekelilingnya, banya anak-anak sekolah yang hilir mudik seperti baru pulang sekolah. Mata Onyx nya menatap seorang anak laki-laki berseragam KHS sedang berjalan bersebelahan dengan seorang anak laki-laki juga.

Entah kenapa waktu seperti melambat saat sebuah truk menuju Menma yang sedang menyeberang.

Chiiit

Brak

Tabrakan pun terjadi, Sasuke membatu di tempatnya dan entah kenapa kakinya berlari dengan cepat menuju Menma.

"Menma, apa kau mendengar ku?"Tanya Sasuke panik sambil menepuk pipi Menma pelan

"Ugh"Rintih Menma sakit

"Bertahan aku akan memanggil ambulan"Kata Sasuke masih panik

Dengan cepat Sasuke menelpon ambulan, darah mengalir terus dari kepala Menma membasahi kemeja Sasuke dan wajah Menma. Menma yang setengah sadar menatap Sasuke senang dan tidak disadarinya dia tersenyum.

'Tou-san, ternyata Tou-sama memperhatikan dan menyayangi ku'Batin Menma haru

15 menit kemudian

Sasuke mondar-mandir didepan pintu ICU, suara derap langkah kaki membuat perhatiannya teralih. Disana keluarganya, Kyuubi, Hinata dan Lee menuju kearahnya nya dengan ekspresi cemas tak kepalang.

"Apa yang terjadi pada Menma?"Tanya Kyuubi cemas

"Sebuah truk menabraknya"Jawab Sasuke

"Astaga, kenapa ini terjadi Hiks"Tangis Hinata

"Tenang Hinata"Kata Lee sambil mengusap punggung Hinata lembut

"Kyuu, apa kau telah menghubungi Naru-chan?"Tanya Fugaku

"Sudah, dia akan segera datang "Jawab Kyuubi

Clek

Suara pintu membuat mereka serentak menatap pintu ICU, Keluarlah seorang dokter.

"Maaf apa kalian keluarga korban?"Tanya Dokter yang bernamaa Kabuto itu

"Ya, saya Pamannya"Jawab Kyuubi

"Sebelumnya saya mohon maaf, kondisi pasien begitu krisis, pasien kekurangan darah dan persediah darah untuk pasien sudah habis"Jelas Kabuto

Semuanya membeku

"Dan juga Hati pasien sobek karena ada serpihan kaca di dalamnya"Sambung Kabuto

Rasanya mereka yang mendengar itu melihat shinigami

"Dok ambil Hati saya"

Semuanya melihat kesumber suara dan mereka menatap Naruto terkejut

"Naruto apa maksud mu?"Tanya Kyuubi terkejut

Naruto tersenyum, Shikamaru dan Gaara yang berdiri disamping Naruto menggenggam tangan Naruto erat.

"Dulu aku telah memeriksa kecocokan seluruh organ dalam tubuh kami, dan hanya Hati milik ku yang cocok untuk Menma"Jelas Naruto "Namun soal darah, Hanya Ayah kandungnya yang bisa karena golongan darah Menma AB negatif"Sambung Naruto

"Tidak Naru, kau bisa mati"Kata Kyuubi

"Hidupku hanya untuk Menma, bila harus nyama taruhannya. Aku yakin akan banya orang yang menjaganya setelah aku pergi"Kata Naruto

.

.

.

Sasuke sudah mengetahui semuanya, dia shok okey. Setelah mendonorkan darahnya untuk Menma, dia memintak penjelasan dari keluarganya dan akhirnya dia tau kalau Menma itu anaknya. Dia merasa begitu buruk.

"Naru tidak bisa bertahan lebih lama lagi"Kata Kyuubi setelah keluar dari kamar rawat Naruto

Operasi telah berakhir sekitar 30 menit yang lalu, dan kondisi Menma semakin membaik sedangkan Naruto kondisinya semakin memburuk.

Semuanya menunduk sedih, Hinata menangia di bahu Lee dan Lee menangis dalam diam. Mikoto terisak di dada Fugaku dan Fugaku meneteskan air mata.

Clek

Pintu rawat Naruto terbuka, Shikamaru keluar menundukan kepala dan dapat dilihat air matanya menetes tanpa henti.

"Dia telah pergi"Kata Shikamaru datar

Suara orang jatuh terduduk, tangisan histeris terdengar didepan kamar rawat Naruto, didalam kamar Gaara menangis sambil memeluk tubuh tak bernyawa Naruto.

Badan Naruto sudah tak hangat lagi namun senyum kecil tercipta di wajahnya menandakan dia bahagia.

Di kamar rawat Menma

Menma masih dalam kondisi koma, namun bila di perhatikan secara teliti kau akan melihat air mata disudut mata Menma yang tertutup itu. Menma dapat merasakan kepergian Naruto untuk selamanya dalam kehidupannya.

"Kaa-chan" Igau Menma

.

.

.

Pemakaman Naruto dilaksanakan esok harinya dan saat itu pun Menma sadar dari komanya, banya yang datang dalam acara pemakaman Naruto. Mereka semua bersedih akan kepergian Naruto, Hinata tak berhenti menangis itu membuat Lee selaku sahabat Hinata khawatir.

Menma menatap pusaran Naruto dengan sedih, matanya berkaca-kaca namun air mata tidak keluar sedikit pun. Menma masih ingat perkataan Naruto waktu dia masih kecil.

"Bila Menma ingin menangis, menangis saja tapi jangan didepan orang lain karena itu akan menjadi kelemahan Menma di mata mereka. Mereka tak pantas melihat air mata yang jatuh dari mata indahmu itu, kau mengerti?"

Sampai sekarang Menma selalu mematuhi perkataan Naruto karena dia menyayangi Naruto.

Para pelayat satu persatu pergi dari pemakaman yang tersisa hanya keluarga dan kerabat Naruto.

"Menma saatnya kita pulang"Kata Kyuubi

"Uncle dan yang lain pulang saja, Menma akan menyusul nanti"Kata Menma serak tanpa menatap mereka

"Lebih baik biarkan Menma sendiri disini"Kata Gaara

Mereka pun meninggalkan Menma sendirian, namun Sasuke menatap Menma dari balik pohon Sakura yanv tak jauh dari pemakaman.

"Ne Kaa-chan, apa Kaa-chan sudah bertemu Tou-san? pasti sudah, hiks Menma Hiks pasti Hiks akan me Hiks rindukan Hika Kaa-chan"Tangis Menma menyayat hati siapa saja yang mendengarnya

"Hiks kenapa? hiks ini semua tidak adil hiks, Orang yang baik selalu pergi dan Hiks orang yang jahat tetap tinggal. Menma ingin bersama kalian, Menma tidak butuh Dia"Tangis Menma

Sasuke mendengar itu menetaskan air matanya

Syuuut

Angin berhembus dengan pelan, membuat Sasuke menutup matanya. Saat dia membuka matanya, dia melihat Naruto mengunakan Gaun putih selutut memeluk Menma yang sedang duduk didepan makam Naruto.

Menma merasakan sebuah dekapan yang sangat dia kenali, menestakan air mata semakin deras. Menma memeluk tangan yang kasat mata di pinggangnya dengan rindu.

"Menma jangan menangis lagi, Kaa-chan akan selalu ada di hatimu. Kaa-chan akan selalu ada didekatmu"Bisik Naruto lembut

"Kaa-chan" Tangis Menma

Naruto atau roh Naruto mencium kening Menma penuh kasih lalu tersenyum menenangkan.

"Suatu saat nanti kita akan bertemu dan berkumpul lagi bersama-sama di atas sana, tapi jangan terlalu cepat menyusul kami"Kata Naruto dengan candaan

"Hiks"Anggukan Menma sambil menangis

"Sttt sudah, waktu Kaa-chan tidak banya. Jaga dirimu baik-baik, jangan nakal dan jadilah orang yang berguna saat besar nanti, Selamat tinggal My Son"

Perlahan tubuh Naruto menghilang menjadi partikel cahaya dan terbang kelangi biru cerah, Menma menatap kepergian Naruto dengan senyumannya lalu memantapkan hatinya.

Melangkah menjauhi makam Naruto menuju ke Mansion Uzumaki, dia butuh istirahat dan menenangkan pikirannya yang kacau dan penuh ini.

"Kaa-chan, Menma berjanji akan menjadi seseorang yang hebat dan berguna untuk orang-orang yang menyayangi Menma"Janji Menma

'Menma, kau adalah Cahaya bagi Kaa-chan. Hiduplah dengan bahagia My son'

.

.

.

Skip Time (10 tahun kemudian)

Sudah 10 tahun berlalu dan sekarang Menma menjadi seorang CIO(Benar ngak sih?) Dari Perusahan Uzumaki, Menma merupakan pria yang di incar oleh para wanita dan Uke juga Same diberbagai negara.

Sayangnya mereka tidak tau kalau Menma sudah menikah dengan seorang wanita dari Amerika yang merupakan Sahabatnya waktu kecil dan juga Tunangannya saat usia 6 tahun yaitu Lilyana, yang sekarang menjadia Uzumaki Lily. Wanita yang berambut pirang, mata coklat, kulit putih dan tingginya hanya sebatas dagu Menma, Wanita yang cantik dan lembut.

"Lily-chan, kau sudah siapa?"Tanya Menma sedikit berteriak dari luar Mansion Uzumaki

"Ya, Aku sudah siap"Jawab Lily yang keluar dari rumah dengan gaun hitam sama seperti Menma yang memakai Kemeja hitam, pokoknya serba hitam.

"Kalau begitu ayo kita berangkan, bocah-bocah itu mungkin sudah disana bersama Uncle-uncle mereka"Kata Menma sedikit kesal karena anak-anaknya lebih memilih pergi dengan paman-pamannya.

"Hihihi, Menma kau ini cemburuan dengan Uncle-uncle mereka" Tawa Lily

Menma cemberut, lalu tersenyum.

Dipemakaman

Orang-orang memakai baju serba hitam mengelilingi sebuah makam yang bersih penuh dengan bunga-bunga yang indah.

Menma yang baru datang segera mendekari makan itu lalu tersenyum.

"Ohayo Kaa-chan, hari ini 10 tahun kepergian Kaa-chan. Kami disini ingin sangat merindukan Kaa-chan"Kata Menma penuh rindu

"Kaa-chan, hari ini Menma membawa istri dan anak-anak Menma"Kata Menma

"Kaa-sama, saya Lily istri Menma"Kata Lily

"Baa-chan, Naru err Uzumaki Narumi dan si bodoh ini Uzumaki Haruto"Kata Narumi Innocent sambil bilang saudara kembarnya bodoh

"Baa-chan jangan dengarin Naru-Nee, Haru tidak bodoh nyatanya Haru dapat juara satu di sekolah"Bantah Haruto

"Mou Juara satu apaan? "Ejek Narumi

"Grrr Naru-Nee"Geram Haruto

"Anak-anak kalian membuat Tou-chan malu didepan Baa-chan kalian tau"Kata Menma sambil menutupi wajahnya dangan tangannya

"Gomen Ne Tou-chan "Sesal Mereka "Gomen Baa-chan"

Mereka yang disana tersenyum dan tertawa oleh tingkah kedua anak kembar itu, mereka berdua mirip dengan Naruto dan 'Menma' Saat masih kecil, kadang kala Kyuubi, Shikamaru dan Gaara akan menyebut mereka itu kopian dari kedua sosok yang berarti bagi mereka.

'Ne Kaa-chan, Menma sudah bahagia disini. Jadi Kaa-chan jangan mengkhawatirkan Menma disana'Batin Menma sambil menatap langit yang berawan dan sekilas Menma melihat Kaa-chan tersenyum di atas sana lalu terbang menggunakan sayap putih yang indah

'Kaa-chan'Batin Menma senang

"Wow, kau melihat itu Haru"Kata Narumi sambil menatap langit

"Ya, indah. tapi sepertinya Haru pernah melihat wajah itu deh"Kata Haruto sambil berfikir

Mereka semua melihat kedua saudara kembar itu, Menma menatap mereka penasaran.

Narumi dan Haruto saling bertatapan lalu tersenyum

"Baa-chan "Kata mereka serentak "Malaikat"Sambung mereka senang

Mereka mendengar itu terkejut dengan perkataan kedua saudara itu kecuali Menma yang terkekeh geli.

"Kenapa Kau tertawa Menma?"Tanya Gaara

"Ternyata Mereka memiliki kemampuan khusus seperti Kaa-chan"Kata Menma lembut

"Indra keenam?"Pernyataan Kyuubi

"Ya"Balas Menma

Si kembar sibuk berargumen mengenai sosok Naruto yang mereka lihat, lalu tak lama mereka membolakan matanya dan Menatap Menma.

"Tou-chan" Panggil Mereka

"Ya?"

"Tadi bukan hanya Baa-chan yang disana tapi, Jii-chan juga"Kata Mereka serentak "Jii-chan berdiri di belakang Baa-chan dan saat Baa-chan terbang Jii-chan tersenyum sebelum menyusul Baa-chan"Sambung Mereka

.

.

Semi End

"Mereka telah bahagia, Nii-chan" Kata Naruto menatap Orang-orang dibawahnya

Sosok pria yang di panggil Nii-chan oleh Naruto tersenyum namun tetap berdiri di belakang Naruto.

"Ya, Mereka telah bahagia. Dan kau telah berhasil mendidik Menma kecil kita"Balas Menma yang memakai kemeja putih dan semua serba putih serta sayap putihnya yang indah

Naruto tersenyum

"Ayo kita kembali Nii-chan" Kata Naruto

Naruto berbalik lalu terbang menuju surga, tempat tinggalnya sekarang. Menma menatap kebawah dan tersenyum kepada kedua bocah kembar yang menatap dia dan Naruto sedari tadi. Lalu menyusul Naruto yang sudah pergi duluan.

'Kebahagian akan selalu datang untuk mu, anakku Menma'Doa Menma untuk anaknya

.

.

.

END

Gomen endingnya ngak sesuai dengan keinginan Minna semuanya. Gami berfikir akan sangat sulit untuk Naruto bersama Sasuke jadinya Naruto Gami bikin meninggal saja namun dia pergi dengan bahagia dan Menma dapat hidup bersama Ayah kandungnya dan menerima Ayah kandungnya dalam kehidupannya.

Gami tau Gami mengecewakan kalian semua, Gami minta maaf.(Membungkukan badan).

Sekian dulu dari Gami~

Kalau ada yang minat baca fic Gami yang lainya.

Selamat tinggal dan sampai bertemu lagi

\(^o^)/