Disclaimer : FMA dan segala urusan tetek bengeknya itu punya Hiromu Arakawa.

~oOo~

If Ain't Got You-Alicia Keys

Some people live for the fortune

Some peolple live just for the fame

Some people live for the power, yeah

Some people live just to play the game

Beberapa yang aku dapat deskripsikan tentang manusia-manusia yang dapat kumengerti apa wataknya.

Beberapa mereka hidup hanya bergantung pada keberuntungan. Mereka kadang hidup hanya untuk menjadi terkenal. Mereka hidup kadang hanya untuk membuat kekuatan mereka bertambah. Ataupun mereka mengikuti suatu permainan. Permainan yang merusak dan merendahkan martabat manusia.

Aku Lan Fan. Dan itu yang dapat kusimpulkan dari beberapa orang yang pernah kutemui.

Tapi, tidak dengan orang itu. Orang yang kujaga dan membuatku betul-betul terpikat. Aku jatuh cinta dengan sifatnya yang tak mementingkan kebahagiaan sendiri, melainkan untuk semuanya.

Dan aku sangat suka dengan gaya berfikir yang seperti itu.

Ah! Apa yang kupikirkan memangnya?

Some people want it all

But I don't want nothing at all

If it ain't you baby

If I ain't got you baby

Aku tidak butuh semua itu. Harta, kepopuleran, dan apapun itu. Aku tak suka dengan kemewahan seperti itu. Aku hanya seorang penjaga untuknya. Tapi, di sisi lain aku hanya seorang wanita yang jatuh cinta dengan orang yang dijaganya itu.

Aku tidak membutuhkan itu semua, kecuali dia. Ya oke, ini mungkin terkesan egois. Tapi aku tidak ingin dipandang hanya sebagai penjaganya.

Tapi aku ingin dipandang sebagai seorang wanita yang begitu mencintainya.

Some people want diamond rings

Some just want everything

But everything means nothing

If I ain't got you, Yeah

Harus kukatakan bahwa tak kusangka, ia melamarku! Oh Tuhan! Betul-betul hal yang diluar kendaliku.

"Maukah kau menerima cincinku, Lan Fan?" katanya santai.

"Cincin untuk apa?"

"Cincin untuk menjadi hiasan hidungmu. Haha."

Aku mendengus. "Kau pikir itu lucu, Kaisar?"

Ia masih tertawa, walaupun tawanya ia redakan sedikit.

"Sepertinya begitu lucu buatku. Tapi, maukah kau menerima cincin ini?"

Ekspresi wajahnya berubah serius. Dan itulah yang aku suka dari sifatnya.

Begitu mempesona buatku.

"Tidak perlu, Kaisar. Aku tidak butuh cincin itu."

Alisnya naik.

"Jadi kau tidak mau menerimaku?"

Aku tersenyum.

"Bukan itu, Kaisar. Untuk apa cincin itu kalau sebenarnya yang lebih penting adalah dirimu. Bukan lambang perasaanmu yang kau tuang dalam cincin itu."

Ia tersenyum lalu memulukku singkat. Sebelum aku membalas pelukannya padaku, ia sudah keburu pergi. Melompat-lompat tak keruan lagi. Lalu mulai bekerja.

Ah, Kaisar yang aneh menurutku.

Tapi ia begitu membuatku terpikat.

Menurut kalian, bagaimana?

~oOo~

A/N : Betul kata dheeSafa. Jujur, ini adalah pairing tersulit yang pernah saya buat. Kepala saya sampai pusing nyari lagu yang pas. Untungnya ketemu lagu ini. Dan makasih buat chibimillo yang nanya-nanya soal Pairing Xing. Pertanyaanmu terbayar satu deh!

Fiuh, gaje pasti. OOC mungkin? Ah yang penting niat saya yang emang mau bikin pairing ini terlaksana dengan lancar.

Tunggu chapter ke 9!

:)

Nagisa