Tittle : MY ADVENTURE
Genre : Friendship/Family/Adventure Rate : T (semi M)
Mainchar : Naruto U.
Pair : lihat saja nanti Disclaimer : Naruto dkk punya Masashi Kishimoto. Fanfict ini punya saya
Summary : Bagaimana jadinya jika Uzumaki Naruto, seorang yang lemah tapi karena ingin melindungi sesuatu yang berharga baginya maka ia pun berlatih dengan keras,sehingga ia pun menjadi kuat ? Serta ia adalah Jinchuuriki dari Kyuubi? Dan ter nyata dia adalah seorang perempuan?cerita selanjutnya adalah..
Warning : OOC,fem!naru, AU semi Canon atau sebaliknya(?), ide pasaran, smart and strong!Naru, good!Kyuubi and other standard warnings : typo dan mainstream.
"Naruto berbicara"
"Batin naruto"
"Bijuu berbicara"
"-telepati-"
.
Chapter 8
.
Di sebuah desa yang dikenal sebagai desa ombak atau nami no kuni, terdapat sebuah jembatan yang bisa dibilang besar dan megah, meskipun masih pada tahap penyelesaian. Sementara Tim-7 hanya membantu para pekerja bangunan yang sedang mengerjakan pembangunan jembatan, dengan cara mendo'akan pembangunan itu agar cepat selesai.
Saat ini tim-7 dan tazuna sedang beristirahat makan siang di bawah pohon pinggir jembatan, tapi tiba-tiba ada asap kabut menutupi daerah jembatan.
'Kabut ini, jangan-jangan,,,, Zabuza' batin jonin pembimbing tim-7 aka hatake Kakashi.
"Kalian jaga tazuna, kita sedang diserang!" perintah kakashi.
Para genin tim-7 yang terdiri dari Naruto, Sasuke, dan Sakura tanpa diperintah dua kali langsung mengambil posisi, untuk melindungi Tazuna. Sementara para pekerja lainnya langsung melarikan diri saat mendengar teriakan kakashi.
"Kita bertemu lagi Kakashi no sharingan" ucap Zabuza. setelah kabut menghilang, tidak jauh didepan kakashi sudah ada Zabuza dan seorang memakai topeng yang kakashi kira sebagai hunter-nin yang menyelamatkan zabuza dulu.
"Ya, Apa kau ingin menyelesaikan urusan kita, momochi Zabuza?" tanya kakashi sambil menarik keatas hitai atte sebelah kirinya hingga memperlihatkan sharingan tiga tamoe yang berputar lambat.
"Tapi sekarang hasilnya akan berbeda" seru Zabuza dengan nada meremehkan sambil mengambil pedang besar di punggungnya.
"Kau urus bocah itu!" lanjut perintah Zabuza pada hunter-nin di sampingnya.
"Ha'i, zabuza-sama" jawab hunter-nin tadi. Setelah itu hunter-nin tadi langsung melesat pergi ke tempat para genin dan tazuna.
"Ternyata benar, dia adalah teman mu zabuza" ujar kakashi santai, sambil membuat kuda-kuda bertarung.
"Baiklah, kita langsung saja mulai pertarungan kita!" ucap zabuza, setelah mengatakan itu zabuza langsung menyerang Kakashi dengan kubikiribochonya yang sudah siap dia tebaskan kearah Kakashi.
Kakashi yang melihat itu tidak tiggal diam, dia juga ikut melesat ke arah zabuza sambil menyiapkan kunai di kedua tanggannya.
Saat zabuza sudah ada di depan kakashi, zabuza langsung mengayunkan vertikal dari atas ke bawah ingin membelah kakashi.
Tapi karena reflek kakashi yang sudah terlatih bertahun-tahun, kakashi langsung meloncat ke kanan dan membalas serangan zabuza dengan mengayunkan kunainya mengarah ke tubuh zabuza.
Trank…..
Tapi zabuza bisa menahan serangan kunai dari kakashi,
Traank….
Traank….
pertarungan pun berlanjut dengan saling serang, tangkis, dan menghindar.
Sementara di tempat lain, tidak jauh dari tempat kakashi dan zabuza bertarung. saat ini para genin tengah melindungi client mereka dari hunter-nin yang ada di depan mereka.
"Lebih baik kalian serahkan tazuna kepada ku, dan kalian akan ku biarkan untuk hidup" ujar hunter-nin.
"Hn, tidak akan" jawab sasuke datar.
"Baiklah jika itu mau kalian, aku akan mengambilnya dengan cara paksa" ucap hunter-nin itu disertai tangan yang bergerak cepat membuat handseal. setelah menyelesaikan handsealnya, hunter-nin itu merentangkan tangannya ke depan lebih tepatnya ke arah para genin dan tazuna berada.
"Hyuton: Sensatsu suisho"
Setelah mengatakan itu, disekitar hunter-nin tadi tercipta jarum-jarum kecil yang beterbangan disekitarnya, tak menugu lama jarum-jarum tadi langsung melesat ke arah naruto dan rekan setimnya.
Sasuke yang melihat itu langsung melangkahkan kakinya kedepan sambil membuat handseal.
"Katon: Gokayyu no jutsu"
Dari mulut sasuke keluar bola api yang lumayan besar dan mengarah ke jarum-jarum yang di keluarkan hunter-nin tadi, hingga akhirnya kedua jutsu itu bertabrakan dan menimbulkan asap.
"Jutsumu lumayan juga, bocah" ujar hunter-nin itu dengan nada meremegkan.
"Naru-chan, sakura kalian jaga tazuna. Sementara aku akan menghadapi dia!" ucap sasuke.
"Tap_"
"Tidak ada tapi-tapian, naru-chan" ucap sasuke memotong perkataan naruto.
"'Huh, baiklah. Tapi kau berhati-hatilah, suke-kun!" ucap naruto mengalah akan sifat keras kepala kekasihnya itu.
"Hn"setelah itu sasuke langsung berlari kearah hunter-nin. Sementara hunter-nin tadi yang melihat sasuke berlari ke arahnya langsung melemparkan beberapa senbon yang terbuat dari es ke arah sasuke.
Tring. . .
Tring. . .
Tring. . .
Suara sasuke menangkis senbon-senbon yang mengarah pada tubuhnya menggunakan kunai. Sasuke yang masih berlari, tak mau kalah dan melemparkan beberapa suriken yang dia ambil dari kantung kunainya.
"Serangan seperti itu tak akan melukaiku, adik manis" ujar hunter-nin meremehkan, sambil menghindari suriken yang sasuke lemparkan.
Sementara sasuke yang mendengar perkataan dari hunter-nin tadi, hanya mampu menggertakkan giginya karena merasa diremehkan. Tak mau di anggap lemah, sasuke langsung mempercepat larinya.
Sesampainya didepan hunter-nin, sasuke langsung melesakkan pukulan ke perut hunter-nin itu. Tapi hunter-nin itu masih bisa menghindari serangan sasuke dengan cara memiringkan tubuhnya ke kiri lalu membalas serangan sasuke dengan sebuah tendangan yang mengarah ke punggung sasuke.
Meskipun begitu sasuke masih bisa menghindari serangan hunter-nin tadi, setelah menghindar sasuke langsung menyerang balik hunter-nin itu, tapi bedanya sekarang sasuke sudah mengaktifkan sharingan dikedua matanya. Pertarungan taijutsu pun tak terelakkan lagi, mereka saling tendang pukul dan tangkis.
Setelah cukup lama bertarung taijutsu, sasuke yang sudah merasakan kelelahan akhirnya langsung melompat mundur untuk menjaga jarak dengan hunter-nin itu.
Setelah mendarat dengna sempurna, tanpa pikir panjang lagi sasuke langsung membuat handseal yang yang cukup panjang. Hunter-nin tadi yang melihat sasuke membuat handseal tidakmau kalah sehingga dia ikut membuat handseal.
"Katon: Dai Endan"
"Ice release: ice dome"
Dari mulut sasuke keluar peluru api berukuran besar, sementara hunter-nin itu membuat kubah pelindung yang terbuat dari es, lalu kedua jutsu itu bertabrakan.
Blaaaarrrr…..
Muncul kepulan asap menutupi area pertempuran yang diakibatkan oleh kedua jutsu tadi.
Tanpa diketahui oleh sasuke, hunter-nin tadi sudah berdiri dibelakang sasuke. Katena kurang konsentrasi serta gerakan hunter-nin yang terlalu cepat akhirnya sasuke terkena tendangan dari hunter-nin tadi hingga terpental cukupjauh.
"Ugh"
Saat asap mulai menipis, naruto melihat sasuke terlempar, langsung melemparkan kunai hiraishinnya ke arah hunter-nin. Tidak sampai satu detik naruto sudah ada di atas hunter-nin dengan membawa sebuah bola biru sebesar bola takrau, lalu naruto menarahkan bola itu ketubuh hunter-nin.
"Rasengan"
Hunter-nin tadi yang merasakan bahaya dari arah atas langsung meloncat mundur.
Blaaarr
Ditampat hunter-nin tadi berdiri muncul sebuah serangan hingga menakibatkan debu beterbangan.
Setelah debu-debu tadi menghilang terlihatlah sesosok gadis cantik berusia sekitar tiga belas tahunan bersurai merah dengan gaya pony teil, berdiri di sebuah kawah berukuran kecil.
"Kau cepat juga bocah" ujar hunter-nin.
"Terima kasih atas pujiannya, tapi bisakah kau melepas topengmu itu haku-nii" ujar naruto disertai senyum manisnya.
"Hm, sepertinya kau sudah mengetahui kalau ini aku, ne naru-chan." ucap hunter-nin itu yang ternyata adalas haku, setah mengatakan itu haku melepas topengnya dan terlihatlah wajah cantik haku.
"Cantik" gumam sasuke, yang entah sejak kapan sudah berdiri di samping naruto. Tapi gumaman sasuke masih bisa didengar oleh naruto, hingga mengakibatkan naruto terkikik geli.
"Hihihihi" naruto tertawa kecil setelah mendengar gumaman sasuke.
"Kenapa" tanya sasuke saat mendengar suara tawa kecil naruto.
"Suke-kun, meskipun wajah haku-nii itu manis bahkan bisa dibilang cantik, tapi dia itu seorang lelaki tulen" ujar naruto dengan senyum manisnya.
Sasuke yang mendengarkan penjelasan naruto, langsung menatap haku dengan tatapan tidak percaya.
"Sudanglah naru-chan, lebih baik kita lanjutkan saja pertarungan ini. Aku penasaaran dengan dengan kekuatan mu." ucap haku mengintrupsi.
"Ha'i, haku-nii" balas naruto.
"Ne suke-kun, lebih baik suke beristirahat saja" lanjut naruto.
"Tap_" "Tidak ada tapi-tapian sasuke-kun, lagi pula aku ingin melawan sesama pengguna hyuton" potong naruto.
"Hn, baiklah tapi hati-hati." ujar sasuke mengalah, dan melesat kearah sakura dan tazuna berada.
Setelah melihat sasuke sudah pergi, naruto langsung membuat handseal dengan cepat.
"Hyoton: sensatsu suisho"
Muncul jarum-jarum beterbangan di sekitar naruto dengan jumlah yang tidak sedikit, setelah itu jarum-jarum tadi langsung melesat ke arah haku.
Sementara haku langsung meloncat mundur untuk menghindar dari jarum-jarum yang naruto buat. Haku hanya tersenyum tipis, saat melihat jarum naruto menancap di tempat haku tadi berdiri.
Melihat jutsunya gagal naruto langsung berlari ke arah haku dengan kecepatan chuninnya.
Saat sudah berada di depan haku, naruto menyerang haku dengan taijutsunya. Sementara haku hanya menghindar dari semua serangan taijutsu yang naruto lancarkan.
"Gerakan mu kurang cepat naru-chan" ucap haku sambil menendang perut naruto sampai terlempar naruto masih bisa mendarat dengan mulus.
Mendengar perkataan dari haku, naruto langsung membuat sebuah handseal dengan satu tangan,sambil bergumam.
"Fuinjutsu: graviti seal ka'i"
Setelah itu naruto melesat kearah haku dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat oleh mata biasa, dikarenakan 100Kg pemberat yang ada ditubuhnya sudah naruto lepas.
Haku yang melihat kecepatan naruto bertahbah derastis hanya bisa tersenyum tipis. Dan ikut melesat ke arah naruto dengan kecepatan yang melebihi kecepatan naruto.
Setelah itu haku dan naruto bertarung taijutsu, lagi.
Tapi tak berselang lama kemudian haku melompat mundur, menjaga jaraknya dengan naruto.
"Semoga kita bertemu lagi naruto" ucap haku di sertai senyum manisnya. Setelah itu haku langsung menghilang dengan via sunshine.
Poof Naruto yang mendengar itu tentu saja tidak mengerti, setelah itu naruto memperbesar area sensornya untuk menemukan Keberadaan haku.
Tidak lama lemudian dia menatap ke arah tempat kakashi dan zabuza bertarung.
"Ha-haku-nii,,, HAKU-NII" teriak naruto lalu jatuh terduduk dan menangis. tanpa di sadari oleh orang lain bahkan naruto sendiri, matanya sudah berubah menjadi sharingan tiga tamoe berputar dengan gila, tidak lama kemudian mata sharingan naruto berubah menjadi mangekyou sharingan dengan bentuk shuriken dengan tiga sudut lancip(mangekyou sharingan itachi)
"TENANGKAN DIRIMU NARU-CHAN!" perintah kyuubi.
"Tapi hak_"
"TENANG, AKU MASIH BISA MERASAKAN ALIRAN CAKRA HAKU, MESKIPUN ITU KECIL"ucap kyuubi.
"Arigatau kyu-nii" balas naruto yang sudah merasa tenang akibat perkataan kyuubi, lalu mata sharingan naruto berubah menjadi manik sapphire seperti biasa. setelah itu Tanpa pikir panjang, naruto langsung berdiri dan menghilang menggunakan via sunshine.
Poof
Sementara ditempat kakashi dan zabuza sebelum perginya haku.
Saat ini kakashi sedang menyiapkan handseal, setelah selesai kakashi menghentakkan tangannya ketanah.
"Kuciyose no jutsu"
Muncul beberapa anjing di depan kakashi dari ukuran kecil sampai besar. Lalu anjing-anjing kakashi langsung melesat kearah zabuza dan menghentikan pergerakan zabuza dengan cara menggigit kaki dan tangan zabuza.
"Kau akan kukalahkan zabuza" ujar kakashi, lalu di tangan kiri kakashi muncul percikan listrik kecil yang lama-kelamaan menjadi besar. Setelah itu kakashi melesat kearah zabuza yang hanya bisa diam.
"Chidori"
Tapi bukan zabuza yang terkena jurus kakashi melainkan haku, hingga tangan kakashi menancap didada kanan haku. hal itu tentu membuat kakashi membulatkan matanya kaget. Bukan hanya kakashi yang kaget, tapi zabuza juga sama dengan kakashi.
"A_anda ti_tidak apa-apa, chouk… zabuza-sama." ucap lirih haku disertai batuk yang mengeluarkan darah segar. Tapi zabuza tidak menjawap pertanyaan haku dikarenakan masih kaget.
"HAKU-NII.….." teriak naruto, dari kejauhan.
Seakan sadar dari rasa terkejutnya, kakashi langsung mencabut tangan kirinya, hingga membuat haku terjatuh ketanah. Tapi sebelum tubuh haku membentur tanah, kakashi dengan sigap langsung menangkap tubuh tak berdaya haku. Lalu kakashi membaringkan tubuh lemas haku di tanah secara perlahan. Kakashi bahkan sudah tidak menghiraukan zabuza yang sudah melepas kan diri dari anjing-anjingnya.
"Ke-kenapa kau melakukan ini haku?"tanya zabuza dengan nada lirih sambil menatap haku yang sudah menutup matanya.
"Karena dia peduli pada mu, zabuza-san" bukan haku yang menjawap melainkan kakashi.
Tak lama kemudian muncul naruto disamping kakashi dan langsung memeriksa keadaan haku, tapi tak lama kemudian naruto menghembuskan nafas lega karena haku masih hidup meski keadaannya bisa dikatakan kritis.
"Bagaimana keadaan haku?" tanya zabuza khawatir saat melihat naruto memeriksa tubuh haku dengan ninjutsu medisnya.
"Haku-nii masih hidup meski beberapa sarafnya terpotong" jawab naruto sambil berusaha menyembuhkan luka yang diderita haku dengan ninjutsu medisnya.
Tidak seberapa lama kemudian haku mulai membuka matanya, yang pertama haku lihat adalah naruto yang sedang merawat lukanya.
"Akhirnya haku-nii sadar juga"ucap naruto sambil mengusap peluh keringat yang menetes di wajahnya.
"Kau tidak apa-apa haku" tanya zabuza, saat melihat haku yang sudah membuka matanya.
"H-Ha'i, zabuza-sama" jawab haku lirih.
"Sudah kubilang panggil aku tou-san, karna kau sudah aku anggap anak ku sendiri!" ujar zabuza disertai senyum lembut.
"Ha'i, t-tou-san" jawab haku dengan senyum bahagia dan bulir air mata yang menetes dari matanya.
"Khe ternyata kau sudah berhianat ya, zabuza" ujar seorang bertubuh gemuk, dan cebol. Yang dikenal oleh zabuza sebagai gotou.
Sementara tim-7, dan zabuza hanya bisa menggertakkan giginya geram, bukan karena gotou tapi karena para bandit dan shinobi yang berada di belakang gotou yang jumlahnya mencapai puluhan dan mereka juga sudah kelelahan akibat pertarungan mereka sebelumnya.
"Khe tapi tenanglah karena aku juga sudah berencana membunuh mu setelah kau kelelahan akibat bertarung dengan shinobi konoha itu. Agar aku tidak perlu membayar mahal dirimu, hahaha" ujar gotou disertai tawa jahatnya.
"Gotou, kau" ucap zabuza geram karena dia hanya dimanfaatkan oleh gotou. setelah itu zabuza berdiri dan menggenggam pedang kubikiribochonya erat, tapi saat zabuza akan melesat ke arah gotou dia dihalangi oleh tangan naruto.
"Kau mau apa bocah" ucap zabuza pada naruto.
"Kau istirahat saja zabuza-san, biar naru yang menghadapi mereka semua" ujar naruto.
"Terserah kau saja bocah" balas zabuza dengan senyum tipis terpatri di balik maskernya.
"Kakashi-sensei bolehkan naru mengh_"
"Ya ya, kau boleh naru" ucap malas kakashi memotong perkataan naruto.
"Mou kenapa kakashi-sensei memotong ucapan naru" ucap naruto disertai ekspresi cemberut yaitu pipi di kembungkan dan bibir di kerucut kan kedepan. Tapi ekspresi itu hanya bertahan sebentar dan digantikan dengan seringai sadis yang terpatri indah di wajah cantik naruto.
Setelah itu naruto mengambil delapan kunai cabang tiganya, dari fuin penyimpanan yang terdapat di pegerlengan tangannya. Lalu naruto maju sambil menatap tajam gotou, jangan lupakan seringai sadis yang masih setia menempel di wajah cantik naruto.
"Khe mau apa kau gadis manis, mau menyerang kami dengan mainanmu itu" ujar salah satu shinobi bayaran gotou.
Naruto yang mendengar itu hanya memperlebar seringainya, dan tanpa babibu naruto langsung melempar ke delapan kunai cabang tiganya ke kumpulan para bandit dan shinobi suruhan gotou.
"Serangan seperti itu tidak akan mempan terhadap kami gadi manis" ucap seorang bandir.
Naruto tidak menjawap ucap dari bandit tadi, melainkan membuat handseal.
"Kunai kage bunshin no jutsu"
Saat kunai cabang tiga naruto sudah mencapai satu meter dari target, kunai cabang tiga yang semula berjumlah delapan menjadi ratusan. Hal itu tentu membuat para bandit dan shinobi suruhan gotou membulatkan matanya kaget.
Jraas Jraas Jraas
Tiga orang bandit yang tidak mampu menghindar langsung tewas ditempat karena mendapat luka tusukan kunai naruto.
"Cepat habisi mereka" teriak gotou yang entah sejak kapan sudah berada di belakang para bandit dan shinobi bayarannya. Sementara para anak buah gotou yang mendengar teriakan gotou langsung menyiapkan senjatanya masing-masing.
Naruto yang melihat para bandit dan shinobi bayaran gotou menyiapkan senjatanya, langsung membuat handseal satu tangan dengan tangan kiri.
"Hyuton: katana no kori"
Setelah itu di tangan kanan naruto mencul sebuah katana yang terbuat dari es berwarna biru muda dengan panjan sekitar satu meter.
Saat para anak buah gotou akan menyerang naruto, tiba-tiba naruto sudah menghilang dengan kilatan berwarna merah.
Bezzt "Arrrggg,,,"
"Apa itu" tanya seorang bandit, saat mendengar teriakan kesakitan dari arah belakang.
""Arrrgggg" "arrrgggg". " arrrggggg"
"Semua ber_ arrrrgggg" belum sempat seorang shinobi itu berbicara, dia sudah mati saat sebuah kilatan muncul didepannya dan memenggal kepalanya.
"Arrggg" "arrrgggg" "arrrgggg"
Teriakan kesakitan terus saja terdengar dari para bandit atau pun shinobi bayaran gotou yang ditebas oles kilatan berwarna merah.
Sementara sasuke ddk, yang melihat pembunuhan, bukan maksutnya pembantaian itu hanya mampu membulatkan mata serta mulutnya lebar-lubar.
"I-tu bukan pem-bunuhan melainkan pembantaian" ucap sakura dengan nada ketakutan. Tapi tidak ada yang menanggapi ucapan sakura, karena semua orang yang masih kaget bercampur ngeri saat melihat pembantaian yang ada di depan mereka.
Lima menit kemudian semua anak buah gotou sudah habis dibantai naruto dengan jurus hiraishinnya dan menyisakan gotou seorang, saat ini gotou sudah bersujut didepan naruto.
"A-ampuni ak-aku, ak-aku akan memberikan ap-apapun untuk mu" ujar gotou tergagap karena ketakutan, sambil bersujut didepan naruto.
"Baiklah, tapi dengan satu syarat" ucap naruto.
"Apa itu" jawab gotou cepat.
Jrraasss
"Kematian mu" ucap naruto dengan senyum inocent, sambil menebas kepala gotou hingga putus.
Setelah itu naruto berjalan ke tempat tim-7, tazuna, haku, dan tazuna berada.
"Kenapa kalian menatap naru seperti itu" ucap naruto sambil memiringkan kepalanya sedikit, saat melihat semua orang yang ada di sana melihatnya dengan tatapan tidak bisa diartikan.
"Ahh,,, tidak. Tidak ada apa-apa"ujar kakasi yang pertama sadar dari acara kaget berjamaah tadi.
"Baiklah, kalau begitu. Sebainya kita kerumah tazuna-san sekarang, karena haku-nii masih butuh istirahat." ujar naruto mengintrupsi.
"Baiklah ayo"
Skip
Pagi hari di desa nami no kuni, di sebuah jembatan besar dan megah. Saat ini semua penenduduk nami no kuni berdiri disana untuk mengantar kepulangan tim-7, karena zabuza dan haku sudah pulang duluan ke kirigakure untuk membantu pasukan rebelion.
"Karena hari sudah menjelang siang, sebaiknya kita berangkat sekarang" ujar kakashi.
"Ha'i jaga dirimu tazuna-san, stunami-san. Dan untuk mu, innari-kun cepatlah besar dan jaga desa ini"ucap naruto.
"Ha'i naru-nee" jawab inari sambil tersenyam lebar.
"Oh ya, naru-chan aku sudah mendapat nama yang cocok untuk jembatan ini" ucap tazuna.
"Kalau boleh tau, apa namanya?" tanya naruto penasaran.
" THE GREAT NARUTO BRIDGE. Bagaimana apa naru-chan setuju?" ucap tazuna dengan antusias.
"Tidak buruk, naru setuju" jawab naruto disertai senyum manis.
"Baiklah, sebaiknya kita pulang sekarang" ujar kakashi pada ketiga muritnya.
"Ha'i" jawab ketiga murit kakashi serempak.
"Sampai jumpa semuanya!" seru naruto, sambil berjalan menjauhi desa nami no kuni.
"Ya, sampai jumpa" jawab stunami,tazuna, dan para warga nami no kuni.
"Kapan-kapan main ke sini lagi, naru-nee" ujar inari sambil melambaikan tangan nya ke naruto yang sudah menjauh.
Sementara naruto hanya melambaikan tangannya sebagai jawab sambil terus berjalan menjauhi nami no kuni.
.
Tbc…
.
.
