Name: The Birth of Human Faction
Author: The World Arcana
Genre: Romance and Adventure
Rating: M
Disclaimer: Semua unsur anime dan game yang termasuk di fic saya ini adalah bukan milik saya.
AN: Hello, The World Arcana is back… Sorry yang sedang nungguin fic Heroes From Another World, The Story of Four Overlord, Jinchuuriki of Youkai Academy, dan fic ane yang lain tapi ane malah ngasih fic baru pada kalian. Fic ini adalah fic pengganti dari Tale of Gutsy Shinobi karena ane buntu pas scene incest antara Naruto dan Asia dan ane bakal dua char itu ada di fic ini sebagai ayah dan anak. Latar fic ini adalah setelah battle Team 7 vs Kaguya and Naruto vs Sasuke. Enjoy…
Pair: Naruto Uzumaki x Arturia Pendragon, Natsu Dragneel x Lucy Heartfillia x Ultear Milkovich, Kazuto Kirigaya x Asuna Yuuki x Shino Asada, Tatsumi x Mine x Akame x Leone(Maybe), Erza Scarlet x Jellal Fernandez, Gray Fullbuster x Juvia Lockser, Asia Argento x Siegrain Fernandez(OC), Storm Fullbuster(OC) x Luna Layla Dragneel(OC), Igneel Zeref Dragneel(OC) x Sylvia Fullbuster x Sachi Kirigaya/Kuroyukihime, Sasuke Uchiha x Sakura Haruno, Invel Yura x Esdeath, Larcade Dragneel x Dimaria Yesta, Zeref Dragneel x Mavis Vermillion, etc.
Chapter 8: Black Lotus and the Black Swordsman
- Vermillion Academy, Japan . DxD Dimension -
Asia, Rosemary dan Kuroyukihime pun yang sudah memegang bokken masing-masing pun saling bertatapan dengan serius. Kemudian Rosemary pun melesat terlebih dahulu tapi Kuroyukihime berhasil menahan serangannya dengan bokken miliknya tapi dengan kecepatannya Asia berhasil menuju ke belakang Kuroyukihime tapi dia sudah melepaskan kontak antara bokken miliknya dengan Rosemary dan langsung menahan serangan Asia.
"Tch..."
'Dia itu...' Batin Kuroyukihime yang sudah menatap tajam Asia 'Kecepatan yang dia miliki itu bukan kecepatan biasa tapi hampir seperti teleportasi. Gadis pirang ini bukanlah orang sembarangan.'
Rosemary yang terkejut pun menatap sahabatnya dan membatin 'Kecepatan Asia tidaklah sama seperti kecepatan tou-chan dan paman Laxus yang mengandalkan kecepatan murni. Dia melakukan teleportasi meskipun dalam jarak dekat. Jadi ini salah satu kekuatan chakra yang kau punya itu, Asia-chan? Menarik... Tapi aku tidak akan kalah, Enchant!!!'
Mungkin Asia dan Kuroyukihime tidak tahu atas apa yang dilakukan Rosemary terlebih bokken miliknya tiba-tiba saja bisa mematahkan bokken Kuroyukihime padahal tadi dia tidak bisa melakukan hal seperti itu tapi Igneel, sang putra dari Fire Devil Dragon Slayer yang bernama Natsu Dragneel bukanlah orang bodoh. Dia tahu dengan jelas apa yang sudah dia lakukan "Rosemary Fernandez, apa-apaan perbuatanmu itu. Ini cuma semacam latihan saja kan? Tapi kenapa kau harus memperkuat bokken milikmu dengan Enchant?"
'Dasar Igneel sialan, aku tahu pasti dia menyadari kalau aku memperkuat bokken-ku dengan Enchant.' Gerutu Rosemary dan kemudian dia pun melakukan "Tapi sepertinya bukan hanya aku saja yang menggunakan kemampuanku. Benar kan Asia-chan?"
Mendengar itu, Asia pun menjatuhkan pedangnya dan mengangkat kedua tangannya di udara "Kau hebat bisa menyadarinya, Rosie. Dan aku yakin kau juga merasakannya, Kuroyukihime-chan."
Rosemary kemudian menyerang secara cepat pada Asia yang telah menjatuhkan bokkennya tapi Asia berhasil menahannya dengan bokkennya yang dia ambil dengan sigap dan kemudian Rosemary menatap Asia dengan serius dan dia pun berkata "Jadi kau menggunakan kekuatan chakramu dalam pertarungan ini, Asia-chan?"
"Ya kau benar, aku menggunakan chakraku dalam pertandingan ini. Aku menggunakan teknik milikku yang bernama Sunshin no Jutsu jadi aku bisa berteleportasi seperti tadi meskipun jarak dan kecepatan teknikku tidak secepat teknik Hiraishin no Jutsu milik ayah dan kakekku sih."
'Pantas saja dia bisa menggunakan teleportasi, ternyata dia punya teknik untuk teleportasi.' Batin Kuroyukihime dan kemudian dia menyadari sesuatu dan dia melanjutkan 'Tapi apa itu chakra? Bukannya orang-orang yang berada di sini mempunyai mana bukan chakra... Aku harus tanya ke tou-chan, kaa-chan dan Shino-kaachan nanti.'
Rosemary pun terkejut atas perkataan Asia tapi kemudian Asia pun terlihat menyeringai dan berkata "Dan kau Rosie-chan... Kau nakal juga ya, kau bilang seolah kau ingin menyatakan kalau aku curang disini kan. Kalau aku curang, kau juga sama tahu... Aku tahu kau membuat bokkenmu itu menjadi lebih kuat dari sebelumnya dengan sihirmu kan?"
"Urusai!!! Kau bilang seperti itu tapi kau juga curang tau..." Balas Rosemary sambil menunjuk Asia dengan kesal dan kemudian dia pun melihat Kuroyukihime dan berkata "Maaf sepertinya karena kecurangan kami, kau yang menang dalam pertandingan ini Kuroyukihime-san. Tapi kumohon, tolong jangan beritahu apa yang kau dengar tentang kekuatan kami tadi terutama kau hanyalah orang biasa."
"Tenang saja, aku tidak akan memberitahukan tentang ini pada siapapun." Ucap Kuroyukihime sambil tersenyum dan itu membuat Asia, Rosemary, Roxanne, Igneel dan Sylvia menghela nafas lega. Tapi kemudian dia menatap Rosemary dan Asia dengan tatapan serius dan melanjutkan "Tapi ada syaratnya..."
"Apa itu?"
"Kalian berdua harus melawanku dengan seluruh kekuatan kalian." Jawab Kuroyukihime dan kemudian cincin di tangannya mengeluarkan cahaya hitam "Karena jika tidak, kalian akan celaka karena aku juga bukanlah orang biasa yang tidak bisa apa-apa."
"I-Itu kan..."
"Ada apa, Asia-chan?" Tanya Rosemary yang melihat keterkejutannya sahabat atau sepupunya tapi dia belum tahu kalau gadis di dekatnya itu adalah sepupunya.
"Cincinnya itu adalah Sacred Gear." Jawab Asia dan kemudian dia melihat cincin kembar di jarinya dan membatin dengan lirih 'Sama sepertiku...'
"A-APAAA"
Rosemary pun terkejut bukan main sama seperti 4 sahabatnya terlebih saat melihat tubuh Kuroyukihime diselimuti oleh armor berwarna hitam dan membuatnya mendecih 'Tch, sepertinya tidak ada pilihan lain. Maaf kaa-chan, tou-chan dan juga baa-chan... Aku akan membuat Mavis-sama marah besar kali ini.'
"Requip!!!"
Tubuh Rosemary pun bersinar dan terlihatlah tubuhnya terlihat jelas selama beberapa detik dan membuat Igneel membuang muka dan juga kemudian tubuh dia diselimuti oleh armor berwarna silver yang menutupi dadanya dengan rok dan juga sayap besi yang terbentuk di belakang tubuhnya, setelah itu dia pun men-summon dua pedang dia dua tangannya dari ketiadaan.
"Heaven's Wheel Armor!!!"
"Oyyy Rosie!!!"
"Ada apa kau memanggilku Igneel?" Tanya Rosemary sambil menatap mata Igneel.
"Lain kali kau harus lebih banyak latihan menggunakan sihir Requip milikmu itu." Jawab Igneel dan kemudian dia melanjutkan dengan wajah memerah "Karena aku masih bisa melihat tubuh telanjangmu itu saat kau menggunakan sihirmu tidak seperti bibi Erza."
"G-Gaaagghhhh!!!"
"Dasar mesum kurang ajar!!!" Teriak Rosemary yang tiba-tiba melesat ke arah Igneel dan langsung mencengkram kerah bajunya dan mengoyang-goyangkan tubuhnya dengan tidak manusiawi "Bisa-bisanya kau melihatku dalam keadaan seperti itu, baka!!!"
"J-Jangan salahkan aku..." Balas Igneel dan kemudian dia melanjutkan untuk membela diri "Kalau kau sekuat bibi Erza juga kau bisa melakukan Requip secara instan seperti dia. Salahmu sendiri yang malas berlatih seperti kakakmu serta kami, pemalas..."
"G-Ggggrrrrrrrrrrr..."
"Hoy Rosie..." Ucap Asia dan membuat sahabatnya itu menatapnya dengan tatapan kesal karena panggilan yang tidak dia sukai itu tapi dia cukup terkejut saat melihat mata biru nan indah milik Asia berganti dengan mata merah dan terdapat celah seperti mata rubah dan entah kenapa itu membuat dirinya merinding "Sudah, lepaskan saja Igneel-san... Kasihan dia bisa kehabisan nafas. Lagipula bukannya ada pertarungan yang harus kita jalani kan..."
"Sigh, kau benar..." Ucap Rosemary yang menghentikan perbuatannya pada Igneel dan kemudian dia berkata pada Igneel "Urusan kita belum selesai, Igneel."
"Terserah kau saja Rosie..." Balas Igneel yang melihat Rosemary mengambil pedang miliknya yang dia tancapkan di tanah saat dia menyiksanya tadi 'Shit, sepertinya mereka benar-benar serius ingin bertarung. Bibi Mavis, kaa-chan dan Lucy-kaachan bisa marah besar padaku nanti."
Kuroyukihime yang melesat ke arah Rosemary pun harus langsung berhenti dan menghindari pedang yang tiba-tiba melesat kepadanya 'Tch dia hebat juga, dia bisa membuat pedang muncul dari ketiadaan dan sepertinya dia juga bisa mengendalikannya dengan Telekinnesis. Dia tidak boleh diremehkan...'
'Tekniknya yang bisa memanggil pedang dari ketiadaan itu hampir sama dengan teknik paman Shirou.' Batin Asia dengan nada sedih saat mengingat sosok yang dia anggap sebagai pamannya dan juga salah satu orang yang melatihnya teknik berpedang selain ibunya.
Trannnnkkkk
Trannnnkkkk
Trannnnkkkk
Melihat Kuroyukihime selalu berhasil menghindari serangannya pun membuatnya jengkel dan lalu membuat Rosemary maju dengan kedua pedang di tangannya
"Pentagram Sword!!!"
"A-Arrrrggghhhh!!!"
Kuroyukihime pun terkena serangan telak Rosemary saat Rosemary tiba-tiba melewati dirinya dan muncul lingkaran pentagram yang berhasil menyakiti tubuhnya yang telah di selimuti oleh armor miliknya dan membuat armornya hancur sana-sini tapi dia bisa memperbaikinya.
'Jadi dia bisa memperbaiki armornya... Tapi aku belum selesai.' Batin Rosemary yang kemudian membuat beberapa pedang yang mengeluarkan sinar berwarna biru dan semua pedang itu mengarah kepada Kuroyukihime.
"Blumbenblatt!!!"
Melihat itu, Kuroyukihime langsung menggunakan kelincahan dan refleksnya yang dia warisi dari ayahnya dan dia berhasil menghindari serangan pedang-pedang dari Rosemary meskipun Rosemary dengan sigap kembali mengganti armor-nya dengan sihirnya
"Requip!!!"
"Black Wing Armor!!!"
"Moon Flash!!!"
"Ahhhhhh!!!"
Kuroyukihime pun telak terkena serangan dari Rosemary tapi melihat Rosemary dalam keadaan vulnerable berhasil mendekatinya dan berniat menggunakan teknik yang diajarkan ayahnya 'Doakan aku semoga aku berhasil, tou-chan.'
"Starburst Stream!!!"
Kuroyukihime pun kemudian menyerang Rosemary yang lengah secara bertubi-tubi dengan dua pedangnya. Armor miliknya memang kuat tapi tetap saja serangan Kuroyukihime yang satu ini benar-benar kuat.
Rosemary pun terlempar dan memuntahkan darah dari bibirnya dan membuat Igneel, Roxanne, Sylvia dan terutama Asia cemas, kemudian Kuroyukihime yang sudah membuka topeng armornya pun mengarahkan pedangnya ke arah Rosemary yang sedang terengah-engah dan dia pun berkata dengan nada dingin "Hmm, jadi namamu Rosemary kan. Bagaimana kalau kau menyerah saja? Kau terlihat cukup kesakitan karena terkena teknik ajaran ayahku..."
Craaasssshhh
Kuroyukihime pun terkejut karena sebuah belati melesat dengan kecepatan tinggi dan berhasil menggores pipinya. Memegang pipinya yang berdarah, dia pun langsung menatap Asia yang telah menatapnya dengan tajam dan berkata "Kau tahu Kuroyukihime-chan, meremehkan musuh dan mengabaikannya bisa membuatmu kehilangan nyawamu. Apa kau lupa kalau aku ini juga merupakan lawanmu dalam pertarungan ini?"
Setelah mengatakan hal itu, Asia pun segera melesat dengan kecepatan dengan aura berbentuk bola yang terbentuk di tangannya yang dia tidak pakai untuk memakai pedang. Melihat itu Kuroyukihime pun memucat dan membatin 'Aura berbentuk bola di tangannya itu sepertinya sangat berbahaya, aku tidak bisa membiarkan bola itu mengenai tubuhku.
Traaaannnkkk
Pedang yang dimiliki dua gadis belia ini pun beradu dan Asia pun berkata sambil memperhatikan celah yang dibuka secara tidak sengaja oleh Kuroyukihime sendiri "Kuroyukihime, teknik Starburst Stream yang kau pelajari itu... Aku akui memang cukup kuat. Tapi teknik yang diciptakan oleh kakekku, kemudian dikuasai oleh guru dan juga muridnya serta ayahku juga tidak akan kalah!!! Rasakan ini, Rasengan!!!"
"Aaaarregggghhhhaaahh"
Kuroyukihime berteriak kesakitan saat Rasengan milik Asia berhasil mengoyak-ngoyak bagian luar perut dirinya yang terlapis armor dan kemudian dia terlempar jauh ke belakang dan menabrak tembok dengan keras. Asia kemudian menghela nafas lega dan dia pun mendekati Rosemary dan menjulurkan tangannya untuk membantunya berdiri "Kau tidak apa-apa kan Rosie?"
Twittcchh
Alis Rosemary pun berkedut karena kesal atas panggilan Asia tapi kemudian dia tersenyum dan menyambut uluran tangan Asia "Tidak apa-apa, terima kasih atas bantuannya."
"Sama-sama..."
Rosemary kemudian melihat Kuroyukihime yang armor di bagian perutnya sudah hancur karena teknik Asia berhasil bangkit tapi entah kenapa, ada sesuatu yang aneh dan membuat mereka semua bertanya-tanya 'Apa yang terjadi padanya? Kau tahu sesuatu, Asia-chan?'
"Aku kurang tahu, Rosie." Ucap Asia yang sudah memasang pose berpikir dan membatin 'Tapi aku seperti pernah melihat hal seperti ini, tapi di mana?'
"Bunuh!!!"
"Bunuh!!!"
"Bunuh!!!"
Melihat Asia dan Rosemary, dua tangan armor Kuroyukihime berubah menjadi Rocket Launcher dan melesatkan dua tembakan roket ke arah mereka tapi Igneel yang melihat itu langsung menatap Roxanne dan berkata "Roxanne!!! Gunakan sihirmu untuk membuat dinding yang cukup kuat untuk melindungi Asia dan Rosemary!!!"
"Baiklah aku mengerti..." Balas Roxanne. Putri dari Gajeel Redfox dan Levy McGarden itu langsung membuat sihir pertahanan dengan Solid Script Magic miliknya yang dia warisi dari ibunya membuat Rosemary dan Asia berterima kasih dalam-dalam pada Roxanne, juga tidak habis pikir... Kenapa bisa-bisanya Kuroyukihime menyerang mereka seolah dia ingin menghabisi mereka berdua.
"Aku tidak habis pikir, kenapa Kuroyukihime-chan ingin membunuh kita?" Pikir Rosemary dan kemudian dia melanjutkan "Apa dia kesal karena kekalahannya di tanganmu barusan."
"Tidak, Kuroyukihime-chan tidak menjadi seperti itu karena kekalahannya dariku." Jawab Asia dan kemudian dia melanjutkan "Dia menjadi seperti ini karena dia sepertinya terpengaruh oleh aura negatif Sacred Gear miliknya saat dia ingin membuka Balance Breaker-nya. Sepertinya Kuroyukihime-chan ingin mengalahkan kita dengan Balance Breaker dari Sacred Gear miliknya tapi karena mental dan tekadnya belum kuat maka dia jadi terpengaruh oleh aura negatif Sacred Gear miliknya..."
"Jadi apa yang harus kita lakukan Asia-san?" Tanya Igneel diikuti oleh Roxanne dan juga Sylvia yang sudah berada di dekat Rosemary dan Asia.
"Tahan atau buat tubuhnya melemah supaya Kuroyukihime bisa kembali menjadi semula." Jawab Asia.
"Gaaaaaagghhhhhhhh!!!"
Igneel yang melihat keadaan Kuroyukihime hanya bisa menatap dengan sedih dan membatin 'Bertahanlah Kuroyukihime-san, aku... Tidak, tapi kami... Akan menyelamatkanmu.'
Sylvia pun menahan pergerakan Kuroyukihime dengan teknik Water-Make miliknya. Melihat itu, Roxanne pun memberikan thumb up pada rekannya itu dan tersenyum "Nice, Sylvia... Sekarang giliranku."
Iron
Dragon
Roooaarr!!!
Roxanne pun mengeluarkan teknik Dragon Slayer miliknya yang dia pelajari dari ayahnya dan itu mengenai tubuh armor yang melapisi tubuh Kuroyukihime, membuatnya terlempar dengan keras. Igneel yang sudah membuat pedang dengan teknik Ice Make yang dia warisi dari sang ibu langsung melesat ke arah Kuroyukihime dan membatin dengan tatapan lirih 'Maafkan aku Kuroyukihime-san, aku sebenarnya tidak mau melakukan ini tapi ini harus dilakukan demi kebaikanmu sendiri.'
"Sword Style: Seven Star Slash!!!"
Slaaassshhh
Slaaassshhh
Slaaassshhh
Slaaassshhh
Slaaassahhh
Slaaassshhh
Slaaassshhh
Igneel melakukan tebasan bertubi-tubi selama 7 kali berturut-turut dengan dua pedangnya dan itu membuat armor di tubuh Kuroyukihime hancur karena serangan dari Igneel dan Roxanne. Melihat Rosemary sudah berganti armor menjadi Flame Empress Armor... Igneel pun menjauh dan kemudian dia menatap Rosemary dan Asia yang sudah bersiap untuk melakukan serangan terakhir 'Kumohon selamatkan dia, Rosemary, Asia-san...'
"Kau yakin ini akan berhasil, Asia-chan?" Tanya Rosemary
"Seratus persen yakin..." Jawab Asia dan kemudian dia melanjutkan "Aku memiliki elemen angin yang aku warisi dari ayahku dan juga saat kau menggunakan armor itu, kau bisa menggunakan serangan dengan elemen api. Kata ayahku, elemen angin adalah support bagi element api supaya element api bertambah besar."
"Kalau begitu ayo kita lakukan!!!"
"Flame Wave!!!"
"Fuuton: Daitoppa!!!"
Blaaaaaarrr
"Apakah serangan kita berhasil?" Tanya Rosemary.
"Aku kurang yakin..." Jawab Asia.
Dan benar saja perkiraan Asia, meskipun sudah dihantam oleh serangan elemen kombinasi mereka berdua tapi Kuroyukihime ternyata masih bisa bangkit meskipun bagian armornya sudah hancur beberapa saat ini dan dia tidak bisa berdiri dengan tegak karena kaki bagian kirinya mengalami cedera. Mereka semua bingung bagaimana caranya membuat Kuroyukihime kembali sadar seperti semula tapi kemudian mereka dibuat terkejut saat Igneel tiba-tiba datang dan berkata...
"Aku yang akan mengurusnya, percayalah padaku."
"Ta-Tapi Igneel-kun..."
"Maaf Sylvia..." Balas Igneel dan kemudian dia melanjutkan "Dia ingin bebas tapi dia tidak berdaya untuk melawan pengaruh benda yang ada di tubuhnya sejak lahir itu. Kekerasan telah terbukti cara yang salah, jadi aku akan gunakan cara kedua yaitu membuatnya kembali sadar dengan cara baik-baik bukan dengan cara menyerangnya."
Mereka pun merasa cemas saat posisi Igneel semakin dekat dengan Kuroyukihime tapi mereka malah dibuat terkejut saat tiba-tiba putra dari Natsu Dragneel dan Ultear Milkovich itu memeluk Kuroyukihime yang masih dibaluti oleh armornya yang telah beregenerasi secara perlahan, membuat Rosemary dan Sylvia menatap Igneel dengan tatapan kesal 'Apa yang si baka itu/Igneel-kun lakukan?"
"Aku tahu, pasti sulit..." Ucap Igneel pada Kuroyukihime yang mencoba berontak dari pelukannya "Mempunyai kekuatan besar sejak kecil tapi kita tidak bisa mengendalikannya sama sekali, yang ada malah kita yang dikuasai oleh kekuatan kita sendiri. Aku tahu kau kuat, Kuroyukihime-san. Jangan biarkan kekuatan itu mengendalikanmu dan kuasai kekuatanmu itu. Aku tahu ini lebih sulit dilakukan daripada dikatakan tapi kau ingin kan, menjadi lebih kuat supaya kau bisa melindungi orang-orang yang kau sayangi? Aku juga ingin lebih kuat supaya aku bisa melindungi ayah, ibu, Lucy-kaachan, kakak perempuanku, paman, bibi dan juga sepupuku. What About You? If you want to protect everyone who's important to you... Please come back right now!!!"
Di dalam mindscape Kuroyukihime, terlihat kedua tangan dan kakinya terikat oleh sebuah rantai berwarna hitam. Dia hanya bisa pasrah dan menunggu teman-teman barunya membunuhnya supaya dia dan juga Sacred Gear miliknya yang selalu lepas kontrol tidak lagi membuat masalah di dunia. Tapi saat mendengar perkataan Igneel, dia pun tersenyum dan keluarlah aura berwarna hitam yang melapisi tubuhnya "Dragneel-kun benar. Aku tidak bisa menyerah sekarang. Kalau aku pergi maka tou-chan, kaa-chan, Shino-kaachan dan Yui-chan serta bibi Suguha, dan yang lain bisa sedih. Aku tidak akan kalah darimu Black Lotus!!! Karena aku adalah mastermu dan masih banyak yang menungguku di luar sana, Reset!!!"
Rantai-rantai yang mengikat tubuhnya pun menghilang dan kemudian dia pun memejamkan mata. Setelah membuka matanya, dia pun terkejut dirinya yang sudah tidak dibaluti oleh armor hitam dari Sacred Gear miliknya masih dipeluk oleh Igneel dan itu membuat dia wajahnya memerah hebat dan dengan spontan dia mendorong Igneel menjauh membuat Igneel terkejut saat Kuroyukihime sudah sadar dari pengaruh Sacred Gear-nya "Kau sepertinya menikmati sekali memelukku dengan erat seperti itu ya, Dragneel-kun hmhmhm..."
"Ugh, aku bisa jelaskan Kuroyukihime-san..."
Tapi Kuroyukihime malah tersenyum dan mendekati Igneel yang sedang membuang buka untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah hebat karena terlalu dekatnya wajah Kuroyukihime dengan wajahnya "Tidak apa-apa Dragneel-kun. Malah aku ingin berterima kasih padamu karena kau telah memberitahuku untuk tidak menyerah menguasai kekuatan Sacred Gear milikku. Jadi sekali lagi, aku ucapkan banyak terima kasih."
"Sama-sama, senang bisa membantu."
Kemudian Kuroyukihime melihat Asia, Rosemary, Roxanne dan Sylvia yang menatapnya dengan tatapan kesal. Setelah itu, dia pun tersenyum dam berkata "Aku sudah kembali, minna "
-Kuoh Town, Japan. DxD Universe-
Di malam hari di sebuah taman yang berada di sebuah kota bernama Kuoh, terlihatlah seorang pemuda berambut coklat jabrik memakai t-shirt berwarna putih dan dalaman baju berwarna merah. Namanya adalah Issei Hyoudou, murid kelas 2 dari Kuoh Academy. Saat ini dia sedang melakukan video call dengan sahabat masa kecilnya sekaligus pacarnya yang bernama Irina Shidou yang saat ini sedang berada di Eropa karena pekerjaan ayahnya. Mereka berdua pun saling menceritakan kejadian apa saja yang mereka lalui termasuk Issei yang dibenci karena berteman dengan Matsuda dan Motohama meskipun dia tidak semesum mereka berdua, juga dua orang gadis cantik dan lumayan seksi yang merupakan kakak kelasnya yaitu Rias Gremory dan juga Akeno Himejima selalu mengawasinya sejak pertama kali dia masuk Kuoh Academy... Membuat sang pacar menggembungkan pipinya dengan kesal saat mengetahui pacarnya diawasi oleh orang cantik dan seksi.
Kemudian dia pun baru menyadari ada seseorang gadis yang mengawasi sejak tadi dia melakukan video call dengan Irina dan membuatnya memutuskan videp call-nya dengan Irina. Kemudian dia menghampiri gadis itu dan belum dia berkata sepatah kata pun, gadis itu pun berkata dengan nada dingin dan menusuk "Jadi kau adalah host dari salah Thirteenth Longinus... Sacred Gear buatan Tuhan yang rumornya bisa membunuh Tuhan. Tidak terlihat kuat dimataku."
'Apa-apaan gadis ini? Sudah menghinaku, dia juga bilang hal-hal aneh tadi. Apa dia sudah waras? Yeah, right... Mana mungkin Tuhan membuat alat untuk membunuh dirinya sendiri?' Batin Issei dan kemudian dia langsung berjalan menjauh dari gadis itu dan dia pun berkata "Pulanglah, nona. Sepertinya kau kebanyakan minum alkohol jadi bicaramu ngawur."
Issei yang merasakan bahaya muncul dari belakang tubuhnya, langsung melakukan evasive manuver dan membuatnya selamat dari tombak yang berasal dari belakang tubuhnya. Dia pun melihat ternyata gadis tadi yang memunculkan tombak dari ketiadaan dan berkata "Oyyy!!! Apa yang kau lakukan tadi? Apa kau tidak sadar kau hampir membunuhku tadi? Apa kau ingin membunuhku karena masalah tadi, kalau begitu aku benar-benar minta maaf... Aku tidak akan melakukan itu lagi sumpah."
"Aku tidak ingin membunuhmu hanya karena hal sepele seperti itu tapi karena kau adalah salah satu ancaman bagi ras kami."
"Ras apa maksudmu?"
Gadis itu kemudian merubah penampilannya menjadi lebih terbuka dan juga terdapat dua pasang sayap berwarna hitam di belakang tubuhnya membuat Issei terkejut bukan main 'Oke, aku tidak begitu peduli pada pakaian yang dia gunakan. Tapi bagaimana bisa dia memiliki sayap, apakah dia manusia tapi aku yakin kalau tidak ada manusia yang bisa mempunyai sayap.'
"Kau masih hijau dalam masalah ini sepertinya khukhukhu. Sepertinya membunuhmu secepat mungkin akan menjadi pilihan yang bijak khukhukhu."
"Aku tidak akan melakukan itu jika aku jadi kau, malaikat jatuh..."
"Siapa kau?" Tanya gadis itu pada pria berambut hitam dan juga memakai baju dan jaket berwarna hitam, di belakang tubuhnya juga tersemat dua pedang berwarna hitam dan juga biru kehijauan. Saat ini posisinya berada di depan Issei.
Pria itu kemudian mengeluarkan dua pedangnya dan menyeringai "Namaku adalah Kazuto Kirigaya, senang bisa bertemu denganmu nona. Jadi... Bisakah kau berdansa denganku sebentar."
-To Be Continued-
Review:
Kaara:
Ini udah update.
Kurotsuki Makito:
Bukannya lebih banyak word lebih bagus.
Deadly God:
Great Red sama Trihexa masih lebih kuat dari Naruto, Naruto sama Ophis seimbang tapi kalo Ophis yang udah kena racun Samael dan Lilith mah masih lebih kuat Naruto.
Aerogel:
Asia dan Issei gak akan jadi iblis dan jadi member Alliance of Mildia, bahkan Issei bakal jadi brother figure buat Sachi/Kuroyukihime dan Yui.
Abu Amar Al Maruf:
Gak bakal sama, soalnya dia bakal diculik dengan cara licik soalnya Asia versi ane gak kaya canon, dia lebih pintar daripada di canon awal-awal dan enggal begitu naif.
ArataKyousuke146:
Pertama Naruto gak all out di awal-awal karena Naruto terlalu fokusin buat melindungi rekan-rekannya, tapi entar dia all out terlebih pas Sasuke muncul.
Jesika477:
Pas Fraksi Manusia dan Alliance of Mildia sudah beraliansi dan Naruto bertemu Eileen dan Erza, ane akan ngebuat extra chapter tentang Minato dan Eileen.
IzumiReina:
Tapi ada twistnya, ya... Tapi ente harus sabar untuk melihat apa twistnya.
Justian: Kalo sama Amaterasu, Tsukuyomi, Susanoo, dll masih bisa kalo sama dewa-dewi yang lain kayaknya kagak.
