Disclaimer :

Naruto – Masashi Kishimoto

Highschool DxD – Ichiei Ishibumi

Genre: Adventure, Fantasy, and Romance.

Rating: M

Pair: [Naruto X Kurumi]

Warning:

Typo, Ooc, Godlike!Naru, Strong!Naru, Smart!Naru, Demi-God!Naru, Blade Of Athena!Naru, and Blade Of Olympus!Naru.

Summary:

Naruto merupakan seorang manusia setengah dewa, anak dari dewi Athena yang berambisi membalas dendam kepada pembunuh kedua orang tuanya.

Naruto dan Kurumi kini berjalan-jalan menikmati suasana pagi hari di tempat baru mereka, Mekai. Mekai terlihat sama saja seperti di permukaan Bumi, tempat tinggal umat manusia. Ada matahari, bulat, langit biru berawan, pepohonan hijau, pegunungan, sungai, pasar, pemukiman penduduk dll.

Saat di pasar Kurumi tidak henti-hentinya manja dengan Naruto, yaitu membeli sesuatu yang dia lihat, Naruto hanya menatap pasrah dompet di tangannya yang kini mulai menipis, tapi dirinya rela dan iklhas jika itu untuk kebahagian Kurumi.

"Ne.. ne.. Naru-kun, kita duduk disana, yuk" ajak Kurumi dengan menarik tangan Naruto kesebuah taman dengan adanya bangku panjang dengan dua pohon rindang menghimpitnya.

Naruto hanya menganguk lemah dengan senyuman di wajahnya dan ikutime langkah mengikuti Kurumi. Naruto duduk dengan menyandarkan punggungnya, menutup mata dan menikamti hembusan angin. Kurumi yang duduk di sebelah Naruto segera pindah duduk ke pangkuan Naruto dan menyandarkan punggungnya di dada bidang Naruto, Naruto sama sekali tidak terusik dengan itu, dia malah menikmatinya dengan melingkarkan kedua tanganya di perut Kurumi memeluk erat dirinya.

"Aku cinta padamu, Kurumi" ucap Naruto pelan disamping telinga Kurumi.

"Aku juga cinta padamu, Naru..." balas Kurumi dengan memeluk tangan Naruto yang memeluknya.

Shiing...

Tiba-tiba dibelakang tercipta lingkaran sihir bersimbol klan Gremory yang memunculkan Grayfia dari sana.

"Ehem! Maaf menggangu kalian, tapi aku ada perintah dari Lucifer-sama untuk menjemput kalian" ucap Grayfia membuat Naruto dengan terpaksa menghentikan acara mesra-mesraannya.

"Memangnya ada apa?" tanya Naruto dengan raut wajah kesal karena sudah mengangu 'acara'nya tadi.

"Ini ada hubungannya dengan alat yang akan mengembalikan ingatan Kurumi kembali" jawab Grayfia membuat Naruto tersentak.

"memangnya a.. ada ap..apa dengan alat i..itu?" tanya Naruto terbata karena kaget.

"Lebih baik, Lucifer-sama saja yang menjawabnya" jawab Grayfia di balas anggukan Naruto.

Mereka 'pun menghilang dengan lingkaran sihir yang dibuat Grayfia di bawah kaki mereka, pergi meninggalkan taman itu.

Naruto berjalan tergesa-gesa di aula mansion Gremory menuju tempat Sirzechs berada, Kurumi yang berada dibelakang kekashinya itu hanya menatap cemas dirinya, Grayfia hanya mengikuti langkah Naruto dan Kurumi. Dia heran kenapa pemuda kuning itu terlihat sangat panik saat dia memberi tahu sedikit tentang alat itu karena Naruto terus memaksanya memberi tahu di sepanjang perjalanan.

Braak!

Naruto dengan kasar membuka pintu tempat Sirzechs berada,disana dia juga melihat seorang pria seumuran dengan Sirzechs yang memiliki surai rambut berwarna hijau. Tempat ini berwarna putih bersih di sekujur ruangan, banyak alat-alat penelitian dia atas meja dan lemari kaca, dan juga sebuah tempat tidur pasien yang terlihat canggih dengan alat-alat medis menyatu dengan kasur tersebut.

"Apa maksudnya ini Sirzechs? Kau membohongiku!" bentak Naruto sambil berjalan mendekati pria merah ini bersama rekannya.

"Kami tidak membohongimu pangeran, memang alat yang akan mengembalikan ingatan itu sekarang mengalami kendala. Saat percobaan pertama terhadap Imouto Sirzechs itu berhasil, tapi sekarang ada beberapa sirkuit sistem mengalami kerusakan" bukan Sirzechs yang menjawab melainkan pria berambut hijau itu yang bernama Ajuka Beelzebub, Maou Beelzebub masa kini dari klan Astaroth.

"Kenapa tidak kau perbaiki saja, kepala hijau..." ucap Naruto sinis terhadap Ajuka.

"Naruto-sama, tolong jaga bicaramu, walau kau seorang pangeran, tapi sekarang kau berhadapan dengan Maou Beelzebub dan Lucifer" ucap Grayfia yang masuk keruangan itu bersama Kurumi.

"Cih..." Naruto hanya mendecih menanggapi Grayfia, sementara Sirzechs hanya bisa menghela napas melihat tingkah pangeran Olympus itu.

"Sirkuit sistem yang mengalami kerusakan itu adalah sirkuit yang sulit dicari di Mekai, mungkin suku cadangnya hanya ada di Bumi" ucap Ajuka.

"Kalau begitu aku tidak bisa menjadi tahanan kalian, perjanjian kita sebelumnya otomatis batal karena kalian sudah melanggarnya" ucap Naruto.

"Tapi kau tetap tidak bisa pergi dari Mekai sebelum masa hukumanmu selesai setelah pertunangan Rias" balas Sirzechs.

"Baiklah, aku menerima itu, tapi satu hal yang akan aku samapaikan pada kalian. Jika kalian tetap mengawasiku disini, aku tidak segan-segan membunuh mata-mata itu" ucap Naruto dengan pandangan tajam menatap Sirzechs, Ajuka, dan Grayfia di depannya.

"Baik, aku setuju dengan itu" balas Sirzechs.

Naruto menganguk setuju dan segera menarik Kurumi keluar ruangan meninggalkan ketiga iblis itu.

"Sirzechs, apa kau tahu apa yang kau katakan tadi?" tanya Ajuka.

"Tidak apa-apa. Lagipula Mekai memiliki pertahanan yang kuat, aku yakin mereka tidak akan berbuat yang aneh-aneh disini" jawab Sirzechs.

"Kuharap aku dapat mempercayai perkataanmu itu" balas Ajuka.

"Kenapa kita kesini, Naru?" tanya Kurumi sambil berjalan mengikuti Naruto kesebuah tanah lapang yang tampak tandus yang hanya ditumbuhi sedikit pohon.

"Kau tunggu disininya, Kurumi" bukannya menjawab perkataan Kurumi, Naruto malah menyuruh Kurumi berdiam diri di bawah pohon yang cukup rindang.

Naruto berjalan ke tengah tanah lapang meninggalkan Kurumi dibawah pohon itu.

"Kau mau kemana?" tanya Kurumi sedikit keras kepada Naruto yang sudah berjalan menjauh darinya. Naruto segera menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Kurumi dengan senyuman diwajahnya.

"Kau akan tahu nanti" jawab Naruto.

Naruto kembali melanjutkan jalannya sampai dia berada di tengah lapang. Naruto berhenti persis ditengah kawasan itu, matanya menatap langit Mekai yang terlihat sedikit mendung.

Dzzzzzzttt...

Kedua tangan Naruto tiba-tiba terselimuti percikan listrik yang mengeluarkan bunyi seperti ribuan kicauan burung, dibawah kaki Naruto tercipta sebuah lingkaran sihir bersimbol Olympus. Awan mendung di sekitar tanah lapang itu bersatu membentuk pusaran dengan ribuan sambaran petir ditengahnya. Naruto memandang semua itu dengan pandangan tajam, mulutnya mulai berbicara merapalkan mantra.

"TERBUKALAH! PINTU NERAKA TERDALAM, COCYTUS!"

KRAAK! KRAAAKK! KRAAAAKKK!

Duuar! Duuar! Duaar!

Tanah lapang mulai bergetar dan terbelah, langit Mekai terus menyambarkan ribuan petir dalam persekian detik. Kurumi terjatuh tidak sadarkan diri, tapi sebuah kubah setengah lingkaran melindunginya, sebuah kekkai yang dibuat Naruto.

SHIIIIIIINNNNG...

Munculah lingkaran sihir bersimbol Olympus raksasa di hadapan Naruto, dari dalam lingkaran sihir itu keluarlah sesosok makhluk tengah tersalib di salib raksasa dengan tubuh bagian atasnya sosok malaikat jatuh dan tubuh bagian bawahnya sosok naga timur dengan ribuan paku, pasak, pedang, tombak, kapak menancap pada sekujur tubuhnya. Matanya tertutupi lilitan kain hitam dengan air mata darah mengalir dibawahnya.

Sesosok makhluk mengerikan itu disebut Samael, makhluk yang terbuat dari 'niat jahat' The God of Bible. Samael adalah malaikat yang mempengaruhi manusia pertama, Adam dan Hawa untuk memakan buah pengetahuan, hal itu membuat The God of Bible mengutuknya atas kebencian-Nya terhadap naga dan ular.

Naruto memandang lekat Samael yang berada dihadapannya, tangannya terulur mencoba menggapai tubuh Samael, namun sebuah serangan Power of Destruction berskala besar berhasil menghentikannya, Naruto segera berbalik dan memblok serangan Power of Destruction itu dengan membelahnya menjadi dua bagian melesat disampinya dengan menggunakan kedua Blade of Athena yang sudah terselimuti percikan halilintar.

Naruto menatap kelima iblis yang sudah berada tidak jauh dari tempat dia berdiri. Four Great Satans, untuk julukan keempat Maou yang terdiri dari Sirzechs Lucifer, Ajuka Beelzebub, Serafall Leviathan, dan Falbium Asmodeus. Maou Sentai Satan Rangers, untuk julukan mereka, keempat Maou dan Grayfia Lucifuge. Mereka tidak hanya berlima saja, dibelakang mereka sudah berjejer ratusan, bukan! Ribuan prajurit iblis.

"Keh, sepertinya aku ketahuan ya?" tanya Naruto pada dirinya sendiri.

"Naruto, apa maksudnya ini? Kenapa kau ingin membebaskan makhluk terkutuk itu?" tanya Sirzechs dengan pandangan tajam menatap Naruto.

"Kau tidak perlu tahu, Lucifer... tugasmu hanya memerintah Mekai, jadi jangan ikut campur urusanku" jawab Naruto sambil menutup matanya dengan sebelah tangan, menatap kelima iblis dan prajuritnya dari sela jarinya.

"Ini akan menjadi urusanku bila urusanmu mengancam Mekai, bahkan alam semesta" balas Sirzechs tajam.

"Khekhekhekhe... memangnya kau bisa apa Lucifer... apa kau ingin mengkroyok ku bersama pasukanmu?" tanya Naruto dengan pandangan meremehkan.

Kurumi menatap Naruto dengan ketakutan dari kedua matanya, dia tidak mengenali Naruto yang ini, Naruto yang ia kenal tidak sejahat itu. Apa yang sebenarnya pada Naruto yang ia kenal, kemana sosok baik dan penyayang itu.

"Ini sudah melampaui batas, kami harus menghentikanmu sekarang juga, disini!"

Pandangan Sirzechs kembai menajam, dia merentangkan kedua tangannya kedepan dadanya seperti menekan sesuatu, sebuah bola berwarna merah kehitaman yang terbuat dari Power of Destrcution yang di padatkan tercipta di kedua tanganya.

Naruto memposisikan kedua pedangnya di kiri-kanan, mengengam erat gagang pedang Blade of Athena yang telah diselimuti listrik berkekuatan ratusan ribu volt. Saat Naruto mencoba maju tiba-tiba saja tubuhnya tidak bisa bergerak, saat dia melihat kebawah dirinya baru menyadari bahwa kedua kakinya sudah terbungkus es.

Serafall dan Grayfia merentangkan tangan mereka dengan lingkaran sihir masing-masing di depannya. Mereka berdualah yang telah membuat sihir kombinasi berbasis es yang telah menghentikan pergerakan Naruto.

Gigi-gigi Naruto menggertak, tatapannya semakin menajam, rambut pirangnya bergoyang liar, badannya tiba-tiba mulai berotot, kedua Blade of Athena di gengamannya semakin memancarkan percikan listrik berkekuatan ratusan ribu volt sampai menutupi bilah pedang itu.

ZRRSSS... ZZRRRSSSS... ZZZRRRRSSSSS...

Krak.. kraak... kraaakk...

Sihir es yang menutupi pinggang hingga kaki Naruto seketika hancur berhamburan seperti kaca saat dirinya terselimuti ribuan percikan listrik berkekuatan jutaan ribu volt melebihi kedua pedangnya di sekujur tubuhnya. Tanah di bawah pijakan Naruto hancur tidak bisa menahan kekuatan gila di atasnya.

"Akan aku bunuh kalian semua!" ucapan Naruto memberat saat dirinya sudah terselimuti kekuatan gila di sekujur tubuhnya membentuk layaknya armor melindunginya.

Seluruh pasukan iblis jatuh tak sadarkan diri saat merasakanmerasakan tekanan kekuatan begitu besar dari tubuh Naruto, hanya kelima iblis ini saja yang masih mampu bertahan, walau Serafall, Falbium, dan Grayfia harus jatuh berlutut dengan napas memburu. Hanya Sirzechs dan Ajuka yang merupakan Super Devils yang masih mampu berdiri di bawah tekanan kekuatan pangeran Olympus itu. Sirzechs dengan terpaksa menghentikan serangannya dan mengalihkan kekuatannya kedalam dirinya untuk memperkuat tubuhnya.

"WOOOOOOOOOOOOOOOOOO...!"

Samael meraung ganas saat dirinya juga merasakan kekuatan Naruto, tentakel atau tangannya bergerak cepat menuju Naruto mencoba menangkapnya.

DUUUAAAARRRRR!

Tanah di bawah pijakan Naruto yang sudah hancur kembali hancur saat tentakel hitam milik Samael menghantamnya.

DDZZZTTTT!

Tiba-tiba di langit muncul Naruto melayang terbalik di atas Samael dengan menyilangkan kedua pedang Blade of Athena di depan wajahnya. Naruto dengan cepat mengerakkan tangan kanannya, mengayunkan Blade of Athena yang terikat rantai emas melesat menuju Samael di bawahnya.

KAABOOOOOOOMM!

Tempat Samael berada hancur seketika saat Blade of Athena berkekuatan penuh menghantamnya dengan sangat keras. Kepulan asap hitam hasil ledakan tersebut membumbung tinggi menutupi area sekitarnya. Sirzechs bernapas lega saat dirinya dan Ajuka berhasil membuat kekkai melindungi kedua rekan dan istrinya.

Di dalam kepulan asap yang masih menutupi pandangan para iblis, Naruto bergerak cepat menuju tempat Samael berada, terlihat di dasar kawah raksasa terdapat Samael dengan dirinya sudah terlepas dari salib dan ribuan senjata yang mengekangnya.

"GROOOOOOOOOOOOO...!"

Samael kembali meraung ganas di dasar kawah tersebut. Tidak lama kemudian muncul lingkaran sihir raksasa yang sama seperti milik Naruto di bawahnya, dari dalam lingkaran sihir tersebut keluarlah puluhan rantai emas menjerat tubuh Samael sampai dia tidak bisa bergerak dan menariknya secara paksa kedalam lingkaran sihir itu hingga lingkaran sihir tersebut menghilang.

"Akhirnya aku mendapatkan Samael. Kuharap Hades bersama ribuan Grim Reaper tidak mencariku" gumam Naruto dengan kondisi sudah seperti semula.

Naruto melayang turun mendekati tempat Kurumi berada yang terlindungi kekkai terkuatnya. Dia menapakkan kaki ke tanah, dirinya menatap Kurumi yang tidak sadarkan diri dari balik kekkai, segera saja dirinya hilangkan kekkai itu dan membawa Kurumi dalam kendongannya.

Syuut! Syuut! Syuut! Syuut! Syuut!...

Tanpa di duga oleh Naruto, ribuan tombak es melesat sangat cepat menuju dirinya. Segera saja Naruto dengan cepat membuat lingkaran sihir di depannya melindunginya bersama Kurumi di kendongannya.

Naruto menatap kepulan asap di seberangnya yang mulai menipis tersapu angin yang memperlihatkan keempat Maou dan satu istri Maou berdiri menatapnya dengan lingakaran sihir berbeda masing-masing di depan mereka.

'Sial, aku harus cepat kabur dari sini, tapi aku belum menguasai dengan sempurna sihir perpindahan dimensi' pikir Naruto dengan mulai menguras otaknya.

Kelima serangan sihirberskala besar berbeda basis melesat menuju Naruto sebagai sasarannya, dirinya sudah kehabisan tenaga saat meluncurkan serangan berkekuatan besar menyerang Samael dan menangkapnya.

Shiiing...

Munculah sebuah lingakaran sihir di belakang Naruto yang mengeluarkan sebuah tangan yang menariknya bersama Kurumi kedalam lingkaran sihir tersebut meninggalkan kelima serangan yang saling berhantaman yang menimbulkan ledakan dahsyat.

To Be Continue

A/N: fiuuu~ cukup sulit juga membuat chap ini dalam waktu dekat. Maafnya minna-san mungkin chap ini masih kekurangan word, tapi saya sudah mengerjakannya semaksimal mungkin.

Jika kalian menanyakan kenapa mesin pengembali pikiran yang dibuat Ajuka bisa rusak itu karena Naruto yang telah merusaknya untuk memaksa dirinya keluar perjanjian untuk bisa bebas bergerak di Mekai tanpa di awasi.

Naruto belum mampu menguasai sihir perpindahan dimensi, makanya dia membuat dirinya tertangkap untuk masuk ke Mekai yang masih satu dunia dengan Underworld, jadi dia bisa memanggil Samael dengan mantra yang ia pelajari dari tempat Hades semasa dia berlatih bersama Ares.

Dan terakhir untuk seseorang yang menyelamatkan Naruto akan terjawab di chap depan.

Profil

Name: Naruto Namikaze/Uzumaki

Nicknames: The Prince of Olympus

Race: Demi-God

Abilities: Thunderbolt

Equipment:

The Blade of Athena

The Blade of Olympus

Relatives:

Minato (Father) - Dead

Athena (Mother) - Alive

Kushina (Foster Mother) - Dead

Affiliations : Olympus

Kritik dan Saran

Review