Naruto : milik masashi.
Seperti biasa banyak typo dll...
Warning : lemon NTR incest.
Gak suka jangan baca.
Di sebuah ranjang dengan ukuran besar tampak lima orang yang terlihat masih tertidur pulas. Mereka adalah naruto si pemilik kamar dan empat wanita cantik yang tidak lain adalah hinata mikoto kushina dan kaguya. Setelah melewati malam panjang penuh gairah mereka memutuskan untuk tidur bersama.
Satu satu nya lelaki di antara mereka membuka mata dan dia langsung melihat empat wanita nya masih tidur dengan wajah damai. Di sebelah kanan nya ada hinata dan mikoto lalu di sebelah kiri nya ada kaguya dan kushina. Hinata dan kaguya memeluk lengan nya karna berada di posisi paling dekan dengan naruto.
"emmhh... Apa sudah pagi?" ujar wanita berambut putih yang baru membuka mata.
"ohayo kaguya-chan.." sapa naruto dengan senyum lembut. Wanita yang mendapat ucapan selamat pagi tersenyum. "ohayo naruto-kun" jawap kaguya tersenyum.
Wanita itu memeluk erat lengah kekasih nya. Yah mereka sepasang kekasih sekarang , meskipun baru kemarin mereka jadian.
Kemarin Setelah makan malam selesai dengan berani kaguya mengutarakan perasaan nya. Dia tidak mau berlama lama memendam perasaan nya pada naruto. Apalagi diri nya sudah tersentuh oleh naruto, maka jalan terbaik menurut kaguya adalah menjadi istri naruto, meskipun sekarang mereka baru pacaran tapi kaguya berharap hubungan mereka bisa lebih dari sepasang kekasih.
Naruto sendiri dengan senang hati menerima kaguya menjadi kekasih nya, apalagi kushina setuju dengan hubungan mereka. Wanita berambut merah itu sangat senang sekali saat mereka resmi menjadi sepasang kekasih. Bukan hanya itu saja yang membuat naruto mau menerima kaguya tapi juga karna wanita itu mau berbagi.
"kau cantik saat bangun tidur."
Ucapan naruto membuat pipi kaguya merona. Hati nya berbunga-bunga mendapat pujian dari kekasih nya.
"J-jangan menggodaku!"
"Kenapa? Kau memang cantik kok, apa lagi saat tidak memakai pakaian seperti ini, kau tampak sangat seksi."
Mereka semua memang tidak ada yang berpakaian alias telanjang, jadi naruto bisa melihat payudara milik para wanita nya karna tubuh bagian atas mereka tidak tertutup selimut.
Kaguya yang melihat naruto terus menatap payudara nya menjadi semakin malu, dia menarik selimut untuk menutupi payudara nya. Tapi naruto tidak membiarkan kaguya melakukan nya, dia menahan selimut sehingga kaguya tidak bisa menarik nya ke atas.
"Naru..." ujar kaguya sedikit merengek.
"Kenapa? tadi malam saja kau sangat agresif, kenapa harus malu hanya karna aku melihat payudaramu."
Kaguya ingat saat tadi malam mereka semua bercinta diri nya lah yang paling agresif. Kaguya seakan tidak ingin kalah dari mikoto hinata dan kushina dalam melayani naruto. Mungkin karna diri nya sudah menjadi kekasih nayruto sehingga dia merasa harus lebih baik dari mereka.
"mau bermain sebentar? Mumpung mereka masih tidur. "
Ucapan naruto membuat kaguya sedikit kaget. Apa belum puas setelah hampir semalaman naruto bercinta dengan empat wanita sekaligus. Kira kira seperti itu fikiran kaguya.
" tapi aku le-ahhh... Naruh..." belum selesai kaguya bicara dia terpaksa harus mendesah saat merasakan sebuah jari tiba tiba memasuki vagina nya. Pelaku nya tentu saja naruto, dia tersenyum melihat kaguya langsung mendesah.
" apa ini nikmat?" Tanya naruto sambil menggerakan jari nya di dalam vagina kaguya.
"emmhhh..." kaguya hanya menganguk sambil menahan desaha nya, mungkin dia tidak mau membangunkan kushina mikoto dan hinata.
Naruto tidak suka kaguya menahan desahan nya, dia ingin mendengar desahan seksi kaguya seperti tadi malam. Maka dari itu naruto mencabut jari nya lalu menindih tubuh kaguya. Dia ingin lansung ke menu utama.
"Kita lihat sejauh mana kau bisa menahan desahan mu kaguya-chan." Ujar naruto sambil menyeringai.
Melihat seringai naruto entah kenapa membuat tubuh kaguya memanas. Seakan dia tidak sabar menerima hujamam penis naruto pada vagina nya.
Setelah membuka paha kaguya naruto langsung mengarahkan penis nya pada vagina kaguya, dia menggesekan ujung penisnya nya di lipatan vagina kaguya. Dan saat melihat kaguya siap, dengan sekali hentakan naruto memasukan penis nya kedalam vagina kaguya.
"Kyaahhh... " desah kaguya sedikit terkejut saat tiba tiba vaginanya di penuhi oleh penis naruto. Dan Dengan refleks kedua kaki kaguya menyilang di pinggang naruto.
Tidak peduli kaguya yang masih terkejut, naruto langsung menggerakan pinggul nya dengan tempo sedang.
"Uhhh... Ahhh... Ahhh... Ahhh..."
Desah kaguya saat merasakan penis besar sedang keluar masuk di dalam vagina nya. Kedua tangan kaguya memeluk leher naruto sehingga wajah mereka sangat dekat.
"ohhh... Naru jangan keras keras ahhh... Nanti mereka bangun uhhh..."
"tidak papa kalau mereka bangun, lagipula bukankan lebih nikmat saat aku menghujam vaginamu dengan keras."
Tidak di pungkiri kaguya memang menyukai saat naruto bermain sedikit kasar. Tidak tau kenapa diri nya semakin bernafsu saat naruto melakukanya. Tapi sekarang ada orang di samping mereka yang masih tertidur, jadi kaguya tidak mau mengganggu mereka saja.
"kyaahhh... Naru penismu menyentuh rahimku ohhh... Nikmat sekali ahhh... Ahhh... Ahhh... Emmmhhhh..."
Ucapan kaguya membuat naruto tambah senang, dia bangga dengan diri nya saat bisa membuat para wanita nya mendesah nikmat setiap kali bercinta dengan nya.
Untuk menambah ransangan naruto mencium leher kaguya sesekali dia menggigit pelan. Membuat kaguya terpekik saat gigi naruto menggigit lehernya pelan.
"kyahhh... Naru ohhh... Tandai aku buktikan pada semua orang bahwa aku hanya milik mu ahhh..."
Dengan senang hati naruto melakukan nya. Diri nya menandai leher kaguya dengan kiss mark yang cukup banyak. Melihat hasil kerja nya naruto tersenyum puas. Kaguya juga senang saat banyak sekali ruam merah di leher nya hasil perbuatan naruto.
"ahhh... Ahhh... Ahhh... Naru ohhh... Aku mencintaimu ahhh..."
"Aku juga kaguya-chan uhhh..."
Mungkin karna ranjang yang terus bergerak sehingga kushina mikoto dan hinata terbangun dari tidur nya, pertama kali mereka membuka mata, mereka di suguhkan pemandangan dua orang yang tengan bercinta. Bukan hal yang mengejutkan bagi mereka melihat pemandangan seperti ini, malah ini hal biasa bagi mereke.
Kushina melihat jam diding yang menunjukan pukul setengah enam lalu bangkit dari ranjang sambil bicara pada mikoto dan hinata.
"kalian berdua ayo bantu aku menyiapkan sarapan, kita biarkan dua pasangan baru ini menikmati pagi yang penuh gairah" ujar kushina di sertai senyum di wajah nya.
Mikoto dan hinata mengangguk, merek turun dari ranjang dan menyusul kushina yang berjalan ke kamar mandi.
"Nikmati waktu berdua kalian, karna nanti giliran kami yang akan menikmati penis naruto." Ujar mikoto dengan senyum menggoda.
Naruto tersenyum mendengar ucapan mikoto, lalu bicara.
"tenang saja penisku selalu siap memanjakan vagina kalian"
Senyum mikoto semakin lebar mendengan ucapan naruto. Dia tidak sabar merasakan penis naruto menghujam vagina nya lagi.
"sekarang aku akan membuatmu mendesah keras kaguya-chan"
Naruto tidak menahan diri, dia menggerekan pinggul nya dengan cepat membuat tubuh kaguya terhentak oleh gerakan naruto.
"Emmhhh... Ahhh... Ahhh... Ohhh... Nikmat sekali naru uhhh... Lagi lebih cepat lagi naru ahhh... Ahhh... Ahhh..."
Kaguya mendesah semakin keras setiap kali penis naruto menusuk vagina nya. Tubuh nya serasa melayang merasakan kenikmatan yang di berikan naruto.
"ohhh... Yahhh... A-aku hampir sampai ahhh... Ahhh... Ahhh..."
Kaguya merasa dia sudah hampir klimaks, vagina nya mulai berkedut saat hampir mencapai orgasme.
"uhhh... Aku juga ahhh... Vaginamu masih sangat sempit kaguya ohhh..."
Naruto semakin tak terkendali saat diri nya juga hampir klimaks. Dia menghujam vagina kaguya dengan sangat cepat.
"ohhh... Ahhh... Ahhh... Aku keluar naru ahhh... Ahhh... Ahhh... A-aku keluar kyaahhhhhhhh..."
"Aku juga kaguya guuuhhhhhhh..."
Crot crot crot crot
Kaguya merasa vagina nya sangat penuh oleh sperma naruto. Dia merasakan cairan panas itu mengalir masuk kedalan rahim nya.
"uhhh... Nikmat sekali naru" ujar kaguya setelah orgasme nya mereda. Dia tersenyum manis pada naruto yang masih menindih tubuh nya.
"kau juga kaguya-chan, tapi aku belum selesai, kita masuk ke ronde berikut nya." Jawap naruto sambil bangkit dari tubuh kaguya.
Kaguya hanya pasrah saat tubuh nya di balik oleh naruto sehingga diri nya dalam posisi doggy style. Seperti nya naruto ingin menusuk nya dari belakang.
"Uhhhh..." lenguh kaguya saat penis naruto memasuki vagina nya lagi.
Di dalam kamar mandi yang ada di kamar naruto tiga wanita yang tengah membersikan tubuh mereka saling tersenyum saat mendengan desahan kaguya. Yah mereka bisa mendengar desahan kaguya dengan jelas.
"Mereka asik sekali yah.." ujar mikoto sambil menyabuni tubuh nya.
"biarkan saja nanti juga giliran kita tiba." Sahut kushina. Wanita berambut merah itu tengah menyabuni tubuh nya sama seperti mikoto.
"vaginaku masih terasa sangat penuh olah sperma naruto" kata hinata. Dia tengan membasuh tubuh nya dengan air untuk menghilangkan sabun di tubuh nya.
"hihihi naruto memang sangat hebat bisa memuaskan kita sekaligus. Entah dari mana stamina monster nya itu."
"Tentu saja, siapa dulu ibu nya" sahut kushina dengan bangga. Wanita busty itu tersenyum pada mikoto dan hinata. Seakan menyombongkan diri karna telah melahirkan anak yang begitu perkasa.
"sudah sebaik nya kita cepat. Kita masih harus menyiapkan sarapan untuk mengisi stamina agar nanti tidak kelelahan saat bermain dengan naruto." Ujar hinata pada mikoto dan kushina.
"wah... Kau sangat mesum hinata hihihi"
"Benar kushina menantuku ini menjadi sangat mesum setelah naruto sering memakai tubuh nya. Kasian sekali suamimu hinata disana dia sedang berkerja keras, tapi disini kau malah berselingkuh dengan naruto hehehe" ujar mikoto sambil tertawa. Dia tidak tau apa yang akan terjadi pada anak bodoh nya itu jika tau istri nya berselingkuh di belakang nya.
"Hem! Kaa-san juga sama saja kan. Palahan kaa-san yang lebih dulu beselingkuh dengan naruto."
"hihihi sudahlah. Kita biarkan saja para suami bodoh itu. Yang penting kita bisa memuaskan nafsu birahi kita bersama naruto."
Mikoto dan hinata tersenyum mendengar ucapan kushina. daripada memikirkan para suami bodoh itu lebih baik mareka menikmati saat saat ini sebelum suami mereka semua pulang.
"naru aku keluar lagi kyaaahhhhhh..."
Mikoto hinata dan kushina tersenyum mendengar suara itu. Seperti nya kaguya kembali mencapai klimaks.
Tiada hari tanpa sex. Mungkin kata itu tepat menggambarkan kehidupan naruto. Hidup di kelilingi tujuh wanita cantik memang menyenangkan apalagi mereka selalu siap saat naruto menginginkan untuk berhubungan badan. Seperti saat ini. Sarapan baru saja selesai tapi naruto dan kushina sudah sibuk dengan kegiatan panas mereka. Padahal sebelum sarapan naruto sudah bermain bersama kaguya.
"uhhh... Naru lebih cepat ahhh... Ahhh... Ahhh..." kushina berdiri di belakang counter dapur dengan tubuh sedikit membungkuk, sementara naruto dia berdiri di belakang kushina sambil terus memaju mundurkan pinggul nya.
Awal nya kushina sedang mencuci piring bekas sarapan tapi karna naruto terus menggoda nya jadilah mereka bermain di dapur.
Naruto hanya menyinkap rok kushina sementara diri nya hanya menurunkan celana nya saja.
"uhh... Nikmat sekali ahhh..." ujar naruto sambil meremas payudara kushina dari luas kaos yang di kenakan kushina.
"ohhh... Naru ahhh... Ahhh... Ahhh... Penismu menyentuh rahim ku ohhh... Rasanya sangat nikmat ahhh... Ahhh... Ahhh... "
Bahkan mereka melupakan tiga orang yang tengah duduk di ruang tamu yang tidak lain adalah mikoto hinata dan kaguya.
"Ahhh... Ahhh... Ahhh... Naru aku hampir sampai uhhh... Lebih cepat lagihh... Ahhh..."
Merasa diri nya juga hampir sampai, naruto mempercepat gerakan pinggul nya dia membuat tubuh kushina terhentak karna geraka nya.
"uhhh... Aku juga kushina ahhh... kita keluar bersama"
"Ouhhh... A-aku Keluar naru kyaahhhh..." vagina kushina menjepit penis naruto dngan kuat saat mencapai klimaks.
"aku juga kushina guuhhhh..." naruto memasukan penis nya sangat dalam pada vagina kushina, lalu dia menyemburkan sperma nya kedalam rahim kushina.
"Uhhh..." lenguh kushina saat naruto mencabut penis nya. Tampak cairan putih mengalir dari dalam vagina nya menandakan rahim nya tidak mampu menampung semua sperma naruto yang sangat banyak.
"Kau keluar sangat banyak naru" ujar kushina.
"itu karna vaginamu sangat nikmat kushi-chan" jawap naruto menggoda.
Naruto mengambil sebuah kotak yang tadi dia bawa dari kamar lalu meletakan nya di lantai. Hal itu memunculkan sebuah tanda tanya di benak kushina.
"Apa itu naru?" tanya kushina sambil berjongkok.
"Ini adalah mainan untuk mu"
Kushina semakin penasaran dengan ucapan naruto. Mainan? Mainan apa. Tapi setelah naruto membuka kotak itu kushina menyeringai senang melihat isi nya.
Di dalam kotak itu ada banyak vibrator dan sebuah botol dengan cairan berwarn merah, di sana juga ada jarum suntik. Untuk vibrator kushina tau kegunaan alat itu. Tapi jarum suntik dan cairan dalam botol itu kushina tidak tau.
"Cairan apa ini" tanya kushina menunjuk sebuah botol.
" Ini adalah obat perangsang dosis tinggi. Bahkan efek nya lebih kuat dari yang pernah aku gunakan untuk kurenai."
"ho jadi kau mau mencoba obat ini pada mikoto hinata dan kaguya yah..."
"hehehe begitulah. Ini pasti akan menarik. Sekarang buatkan mereka minuman aku akan memasukan obat ini kedalam minuman mereka."
"dasar nakal, tapi baiklah" kushina bediri lalu mulai membuat tiga teh, dia membuat nya dengan senyum nakal di wajah nya. Dia penasaran seperti apa mereka bertiga saat lepas kendali.
Tanpa sepengetahuan kushina, naruto menyeringai di belakang. Dia mendekati kushina dengan jarum suntik di tangan nya.
"kyahh..." teriak Kushina terkejut saat paha nya tiba tiba di tusuk jarum suntik oleh naruto.
"Hey a-apa yang kau lakukan naru?"
"Menyuntik mu dengan obat perangsang hahaha."
"a-apa?" kushina tentu saja terkejut. Dia menatap naruto yang menyeringai ke arah nya.
"tidak perlu terkejut seperti itu, bukankan tidak adil jika hanya kau yang tidak merasakan efek dari obat ini."
Kushina mengeti sekarang. Dari awal naruto memang berniat mencoba obat ini pada mereka ber empat. ' hah...sudahlah lagi pula tidak ada salah nya juga.' Ucap kushina dalam hati.
"ya sudah sekarang masukan obat itu kedalam teh ini." Ujar kushina memerintah.
"Baiklah, tapi sebelum itu naikan rok mu lagi, aku ingin memasang vibrator ini di vagina mu." Ujar naruto dengan enteng nya.
Kushina menurut saja, dia menyikap rok nya sehingga vagina nya langsung terlihat oleh mata naruto. Yah dari tadi kushina belum mengenakan celana dalam nya.
"Emmmhhhhh." Desah kushina saat vibrator itu memasuki vagina nya.
"sudah selesai. Sekarang kau pakai celana dalam mu lagi."
Kushina menatap naruto yang tersenyum jahil padanya. "dasar mesum, kau senang sekali yah memperlakukanku seperti ini?"
Naruto hanya tertawa saja menaggapi ucapan kushina. Dia meneteskan obat itu kedalam teh yang akan di berikan pada mikoto hinata dan kaguya. Selain dengan cara di suntikan obat ini juga bisa di campur kedalam minuman.
"Selesai, sekarang kau berikan minuman ini pada mereka."
Kushina mengangguk lalu mengambil minuman di atas nampan untuk dia bawa keluar. Kushina berjalan dengan tidak nyaman karna ada vibrator di dalam vagina nya.
Sebelum kushina benar benar keluar dari dapur naruto mengambil remot yang ada di dalam kotak. Remot itu adalah alat untuk menyalakan vibrator yang ada di dalam vagina kushina agar bergetar.
"ouhhhh..." kushina mendesah saat vibrator di dalam vagina nya tiba tiba bergetar. Dia menoleh kebelakang dan melihat naruto yang menyeringai kearah nya sambil menunjukan sebuah remot.
"Kau ingin membuatku terjatuh ya?" ujar kushina kesal.
Dengan vibrator yang terus bergetar kushina benjalan menuju ruang tamu sambil membawa nampan berisi tiga cangkir teh.
Mikoto menatap kushina dengan aneh saat wanita berambut merah itu sampai di ruang tamu. Dia melihat kaki kushina yang sedikit bergetar dan wajah yang memerah. Dan terlihat jelas saat kushina menyodorkan nampan berisi cangkir teh kearah nya, nampan itu sedikit bergetar.
"Kau sakit kushina?" tanya mikoto setelah meminum teh yang di berikan kushina. Sama dengan mikoto, kaguya dan hinata juga meminum teh itu hingga tersisa setengah.
"Uhhh... T-tidak ahhh... Sial..." dengan susah payah kushina mencoba duduk di saming mikoto. 'seperti nya obat itu mulai bereaksi, uhh... tubuhku mulai merasakan efek nya.' Ucap kushina dalam hati. Kushina merasa nafsu nya meningkat dengan cepat. Di tambah ada vibrator yang masih bergetar di dalam vagina nya.
"Kaa-san apa kau tidak papa?" tanya kaguya yang duduk di seberang meja bersama hinata. Dia melihat tubuh kushina mulai di banjiri keringat.
"Emmhhh... N-naruto menyuntikan obat perangsang padaku ahhh... dan dia juga memasang vibrator di dalam vaginku ohhh... Astaga aku hampir sampai uhhh..." kushina meremas rok nya dengan kuat saat sudah tidak bisa menahan orgasme yang sebentar lagi datang.
Mikoto hinata dan kaguya terkejut mendengar ucapan kushina, tapi itu hanya sesaat karna selanjut nya mereka malah tersenyum jahil pada kushina.
"Hoo... Pantas saja kau seperti cacing kepanasan begitu hihihi." Ujar mikoto sambil tertawa kecil. Tapi kushina tidak memperdulikan ucapan mikoto, dia sibuk menikmati vibrator yang bergetar di dalam vagina nya.
"ohhh... A-aku keluar kyaahhhhhhhh..." Kushina mendesah panjang saat mencapai klimaks. Tubuh nya menyandar di sandaran sofa dengan pantat yang terangkat.
"Hihihi kau klimaks kushina?"
"hah hah hah yah... Obat itu membuatku klimaks dengan cepat mikoto. Aku merasa sangat bernafsu sekali."
"Tenang saja aku akan membantumu." Mikoto minyingkap rok kushina dan melepas celana dalam nya sehingga dia bisa melihat vibrator yang masih bergetar di dalam vagina Kushina. Dengan tangan kanan nya mikoto memaju mundurkan vibrator itu membuat kushina kembali mendesah.
"ohhh... Mikoto ahhh... Lebih cepat uhhh... " mikoto merasa tubuh nya memanas saat melihat wajah sayu kushina. Dengan tatapan wyang mulaibsayu mikoto melumat bibir kushina dengan rakus.
"Emmhhhh emmhh ahhh..." desah mereka berdua.
Hinata juga merasa tubuh nya memanas melihat ciuman panas mikoto dan kushina. Dia melihat kaguya yang wajah nya memerah. Seperti nya kaguya juga mulai bernafsu.
Dengan pelan hinata membaringkan kaguya di atas sofa sementara diri nya merangkak ke atas tubuh kaguya. Kaguya hanya menurut saat hinata melumat bibir nya, entah kenapa diri nya sangat bernafsu sekali. Mungkin karna obat perangsang yang di berikan naruto mulai bereaksi.
"Uhhh... Hinata ahhh... "desah kaguya saat hinata menciumi leher nya.
Naruto bersandar pada daun pintu ruang tamu sambil menonton pergumulan para wanita di sofa. Dia menyeringai mengetahui obat nya sudah bereaksi pada mereka. 'hem... Saat nya aku bergabung' ujar naruto dalam hati. Dia berjalan mendekat lalu bicara. " boleh aku ikut?"
"Naruto... ayo puaskan kami." Ujar mikoto dengan wajah sayu.
"hehehe tentu saja, tapi sebaik nya kita kekamar. Disana kita bisa lebih bebas." Menuruti kata kata naruto, mereka semua bangkit dari sofa lalu berjalan menuju kamar.
Sesampai nya di kamar kushina langsung mendorong naruto hingga berbaring dia rangjang.
"Kau agresif sekali kushina"
"itu salahmu karna menyuntikan obat perangsang padaku." Ujar kushina sabil melepas celana naruto. Entah karna nafsu yang begitu tinggi kushina langsung menyingkap rok nya dan mencabut vibrator di dalam vagina nya.
"uhhh... Benda ini tidak bisa memuaskan ku. Aku mau yang asli. Kata kushina menggoda. Dia merangkak menaiki tubuh naruto dan lansung memasukan penis yang sudah tegang itu kedalam vagina nya.
"ouuhhh... Ahhh... Nikmat sekali uhhh... Lebih nikmat dari pada vibrator sialan itu."
Dengan posisi woman on top maka kushina yang mengendalikan permainnan. Dia terus menaik turunkan tubuh nya dengan wajah senang.
Kaguya melapas semua pakain nya yang berupa kaos biru lengan pendek dan rok putih di atas lutut. Dia bergabung bersama kushina dan naruto yang sudah asik dengan kegiatan mereka.
" Naru puaskan aku juga." pinta kaguya dengan wajah sayu. Dia mengarahkan vagina nya pada mulut naruto. "uhhh... Ahhh... Ahhh... Yahhh... Masukan lidah mu naru ohhh... Nikmat sekali." Desah desah kaguya keras. karna posisi yang saling berhadapan kushina bisa meremas payudara kaguya sambil terus menaik turunkan tubuh nya.
Di samping tubuh naruto, mikoto dan hinata juga tengah sibuk berdua, menantu dan mertua itu tengah bermain denga vibrator dengan dua ujung. Ujung yang satu berada di dalam vagina hinata dan ujung yang satu nya lagi berada di dalam vagina mikoto. Dengan posisi saling menggunting mikoto dan hinata sama sama menggerakan pinggul nya sehingga vibrator itu keluar masuk di dalam vagina mereka.
"ahhh... Kaa-san ohhh... Nikmat sekali uhhh..." desah hinata yang kini duduk dengan tubuh sedikit condong kebelakang dan kedua tangan yang menopang di belakang punggung.
"ahhh... Ahhh... Ahhh... Nikmat hinata ohhh... Kaa-san juga merasa nikmat ahhh..." posisi mikoto sama seperti hinata. Tubuh nya condong ke belakang dengan kedua tangan yang menopang tubuh nya.
"ahhh... Ahh... Ahhh... Ayo bergerak lebih cepat kaa-san." Pinta hinata pada mertua nya. Mikoto mengangguk dan menggerakan pinggul nya lebih cepat.
Kita beralih ke sebelah nya di mana kushina masih terus menaik turunkan tubuh nya sambil meremas payudara kaguya.
"Ouuhhh... Penismu masuk sampai ke ujung naru ahhh... Ahhh... Ahhh... Rasanya nikmat sekali ohhh..." dari mereka semua hanya kushina yang masih mengenakan pakaiaan. Sementara yang lain sudah telanjang bulat.
" lebih dalam naru masukan lidah mu lebih dalam ahhh... Ahhh... Ahhh...ohhh..."desah kaguya semakin keras.
Setelah beberapa menit kushina merasa akan klimaks, gerakan nya semakin cepat membuat payudara yang masing terbungkus kaos memantul naik turun.
"n-naru a-aku keluar kyaahhhhhhhh..." kushina mendesah panjang dengan senyum senang di wajah nya.
"aku juga naru a-aku keluar kyaahhhhhhhh..." kaguya juga sudah mencapai klimaks tubuh nya sampai menegang dengan dada membusung tinggi.
"ouuhhhh... Nikmat sekali kan kaguya." Ujar kushina dengan wajah yang masih tampak sayu.
"Kau benar kaa-san, rasa nya sangat nikmat." Ujar kaguya sambil bangkit jari wajah naruto.
"K-kaa-san a-aku kelaur ahhhhhhhhh..."
"K-kaa-san juga hinata kyaahhhhhhh..." menantu dan mertua itu klimaks bersamaan. Vagina mereka banjir oleh cairan cinta mereka sendiri.
"Sekarang aku yang akan mengambil alih." Ujar naruto dengan seringai di wajah nya. Dari tadi naruto hanya diam saja membiarkan kushina mengendalikan permainan, tapi sekarang giliran naruto yang akan menguasai mereka ber empat.
Para wanita tersenyum senang. Mereka tidak sabar merasakan kebrutalan naruto dalam menggagahi mereka. Dan dengan wajah sayu yang menggoda, mereka berucap dengan kompak "lakukan sesukamu naru."
Satu tahun kemudian.
Kaguya duduk di sisi ranjang dengan lingerie hitam trasparan sehingga celada dalam nya terlihat jelas. Dia tengah menunggu suami nya yang masih di kamar mandi.
Yah.. tadi siang kaguya melangsungkan pernikahan nya dengan naruto. Jadi ini adalah malam pertama mereke, meskipun mereka sudah sering melakukan nya sih.
Cklek.
"Hay kaguya.. kami datang." Ujar suara dari pintu kamar. Di sana kushina berjalan masuk di ikuti mikoto hinata mei tsunade dan kurenai. Mereka semua mengenakan linggerie sama seperti kaguya, hanya warna nya saja yang membedakan.
"bagai mana kaa-san Apa semua nya lancar"? Tanya kaguya pada mertua nya itu.
"Kau tenang saja mereka semua sudah tertidur pulas di kamar masing masing, berkat obat tidur kita bisa menjalankan rencana kita hihihi" yah kushina memberi obat tidur di minuman minato fugaku dan sasuke.
Keluarga uchiha menginap atas permintaan kushina karna hari sudah malam, itulah kenapa mereka ada di rumah kushina.
" lalu bagai mana dengan suamimu kurenai?" kali ini kaguya bertanya pada kurenai.
"sama seperti fagaku dan sasuke, dia tertidur pulas di rumah."
"Bagus kalau begitu, sekarang kita bisa bermain dengan naruto dengan bebas. Jarang jarang kan kita bisa bermai bersama seperti ini." sahut mey dengan senyum di wajah nya.
" seperti nya kalian sudah siap!." Ujar naruto yang baru saja keluar dari kamar mandi. Dia hanya menggunakan handuk untuk menutupi penis nya.
"tentu saja naru, malam ini tolong buat kami semua mendesah nikmat." Ujar kushina dengan senyum nakal di wajah nya. Bukan hanya kushina tapi semua wanita itu tersenyum nakal pada naruto.
"Tenang saja, aku akan membuat kalian semua melayang malam ini."
Selesai dengan ucapan nya naruto mendekati ranjang. Dia bersiap membuat tujuh wanita itu mendesahkan nama nya.
TAMAT.
Yo semua, ahir nya aku nyelesain satu fic ku. Yah meskipun di paksakan si hehehe. Tapi udah lah sekarang aku bisa fokus pada kedua fic ku yang lain. Dan juga ada rencana buat OS. Di tunggu aja yah .
Ahir kata sampai jumpa di fic ku yang lain.
