Main Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun

Other Cast : Bang Yong Guk, Himchan, Zelo (B.A.P)

Choi Siwon, Kim Ryeowook, Kim Jong Woon, Kim Kibum.

Disclaimer: Semua cast milik Tuhan, tapi cerita ini milik author mesum (Cupid'skyumin)...

.

.

.

Previous Chapter

"Biarkan aku memiliki tubuhmu seutuhnya Ming". Bisiknya seduktif, Kyuhyun membawa kepalanya turun untuk mengendus dada halus yang terekspose di hadapannya kemudian menjilat pelan nipple kanan namja cantik itu.

"K-kyunnie...nghhh...hhh...ahh!"

.

.

.

Chapter 8


Sick Of Hope


.

..

Pekikkan serta lenguhan nikmat itu lolos begitu saja dari bibirnya saat lidah Kyuhyun memainkan nipple kanannya dalam tempo cepat. Sungmin sempat menggeleng beberapa kali karena rangsangan tersebut, ia tak pernah menduga hanya jilatan lidah dari namja tampan itu mampu membuat tubuhnya memanas dan menggigil nikmat.

"Mmh...akhh...AH!"

Sungmin seketika membusungkan dada ketika Kyuhyun menghisap kuat ujung nipplenya, berkali-kali ia ingin menghempaskan tubuhnya ke ranjang, namun rengkuhan lengan Kyuhyun yang melingkar di punggungnya, menginginkan namja cantik itu tetap membusung untuk memudahkannya melahap habis nipple tersebut.

.

.

Kyuhyun mulai beralih menanggalkan kemeja Sungmin tanpa melepaskan kuluman bibirnya di nipple Sungmin, berulang kali ia memberikan gigitan bahkan geratan gigi untuk merangsang namja cantiknya. Sungguh...desahan itu terlalu hebat menggodanya untuk bergerak liar mengerjai tubuh Sungmin.

"Nnn~...K-kyuhh...akhh!..Nghhh! Mhhmphh". Lenguhan nikmat itu terus mengalun dari bibirnya, namun wajah yang semakin bersemu merah membuatnya membekap bibir dengan punggung tangannya. Sungmin terlalu malu mendesah sekeras itu di depan Kyuhyun. Terlebih ruaman jemari panjang yang bergerak turun di permukaan perutnya, membuat namja cantik itu semakin hebat menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri.

"Mhhhmphhh!.." Jeritnya, ketika tangan Kyuhyun menyusup masuk ke dalam celananya. Kedua manik foxy itu membulat lebar meski bibirnya masih ia bekap dengan tangannya sendiri.

Dan seketika itu Kyuhyun menghentikan gerakan tangannya, ia beralih mengecup pelan kening Sungmin. kemudian tersenyum lembut melihat namja cantiknya begitu panik menerima setiap perlakuannya, dengan perlahan Kyuhyun menggenggam jemari Sungmin dan membawanya ke setiap sisi kepala namja mungil itu.

"Jangan menutupi bibirmu...mendesahlah untukku Ming... karena aku menyukainya". Ucap Kyuhyun seraya menjilat pelan garis leher Sungmin.

"Hhhh...nghh...K-kyuuhh". Rintih Sungmin dengan mata yang terpejam erat, ia memiringkan kepala saat jilatan Kyuhyun semakin intens bahkan namja tampan itu mulai memberikan hisapan-hiasapan kecil di permukaan leher jenjang itu.

"Ah!...Arghh! Appo~ hhh...nghhmmh". Sungmin memekik sakit ketika Kyuhyun menyesap kuat perpotongan lehernya, menciptakan spot merah yang begitu kontras di kulit putihnya, akan tetapi gerakan lidah yang melumuri hickey tersebut membuat Sungmin kembali melenguh nikmat dan semakin meremas kuat surai coklat Kyuhyun .

"Saranghae...". Bisik Kyuhyun di sela-sela hisapannya, ia begitu menikmati rasa manis dari permukaan kulit babyskin Sungmin, terlebih...aroma vanilla yang menguar kuat membuatnya semakin tak terkendali mencumbu tubuh cantik berisi itu.

"Nghh..Na-nado Saranghhae..Ah!..Kyu-hyuunhhh".

Pekikan cinta itu meyakinkan Kyuhyun untuk membawa lidah basahnya bergerak turun menyusuri dada Sungmin. ia kembali menciptakan banyak spot merah di permukaan halus itu, berulang kali Kyuhyun menggigit kedua nipple Sungmin, berusaha memancing desiran darah ke titik sensitif tersebut. ia tersenyum puas kala melihat nipple lembut itu tampak bengkak dan memerah sempurna.

"Hnnghhh!.. ah!...akkhhh~". Sungmin semakin menggeliat resah di bawah kungkungan Kyuhyun, organ kenyal itu begitu panas melumuri setiap jengkal permukaan perutnya. Berkali-kali ia mencoba untuk menghindari rangsangan Kyuhyun , namun hisapan kuat di pusarnya berhasil membuat tubuhnya melemas seketika.

Namja tampan itu menyeringai tajam di tengah cumbuannya, ia menekan perut bagian bawah Sungmin, berniat mengurangi ketegangan namja cantik itu. sedetik kemudian Kyuhyun sedikit menarik turun celana Sungmin hingga batas pinggulnya, garis selangkangan Sungmin begitu menyulut libido namja tampan itu meskipun tak memperlihatkan organ keseluruhannya. Ia beralih cepat menghisap kuat selangkangan Sungmin tanpa jeda sedikitpun.

"AKKK~~...K-kyuuhh...AH!...Mmhhh...AKKKHHH!~". Jerit Sungmin seketika, namun Kyuhyun kembali memperdalam hisapannya dengan mencengkeram pinggul namja cantik itu, lidah dan giginya bergerak liar tanpa memperdulikan rontaan keras Sungmin.

"Nnnhh...Ge-geumanhae! AHH! B-berhentii!". Sungmin kembali memekik keras, berulang kali ia menggelengkan kepala ketika menyadari Kyuhyun hendak melepaskan pengait celananya. Sungguh...ia tidak siap bahkan terlalu gugup jika Kyuhyun melihat tubuh telanjangnya. walau ia tau Kyuhyun pernah melihat tubuh polosnya akan tetapi jantung yang berdebar kencang membuat rasa sungkan itu kian berkumpul dalam benaknya.

Kyuhyun yang menyadari tubuh Sungmin gemetar, cepat-cepat bergerak ke atas. ia terkekeh pelan ketika melihat namja cantik itu menggigit kuat bibirnya. Kyuhyun tau Sungmin begitu tegang melakukan hubungan intim pertamanya.

"Lemaskan tubuhmu Chaggi". Ucap Kyuhyun lembut, ia melumat bibir cherry Sungmin dan melepaskannya saat kedua kelopak mata itu terbuka secara perlahan. Sungmin berkali-kali mengerjap polos setelah mendengar ucapan Kyuhyun, bahkan semburat merah kini mewarnai wajah cantiknya.

"A-aku g-gugup..".

Kyuhyun kembali terkekeh mendengar cicitan Sungmin, ia menggerakkan kedua tangannya untuk menangkup pipi Sungmin kemudian memberikan sebuah gigitan kecil di hidung namja cantik itu.

"Aku tau...tunggulah di sini sebentar...aku akan mengambil sesuatu untuk menenangkanmu". Bisik Kyuhyun pelan, ia beranjak dari ranjangnya setelah mencium bibir Sungmin.

Sementara namja cantik itu hanya menarik nafas dalam-dalam, ia meraba spot merah yang tersebar di dada dan perutnya. Berkali-kali Sungmin menggigit bibir bawahnya ketika sekelebat adegan erotis mulai memenuhi benaknya. Bayangan Kyuhyun akan merasuki tubuhnya nyaris membuatnya kesulitan bernafas.

Namun tiba-tiba Sungmin terkesiap ketika Kyuhyun menduduki sisi ranjangnya, debaran jantungnya semakin menggila kala melihat pahatan kokoh di lengan namja tampan itu. Ia baru menyadari sisi lain dari tubuh Kyuhyun, begitu tegap dan menggairahkan. Mungkinkah cinta yang membuat tubuh tinggi itu terlihat menawan ataukah memang matanya yang buta selama ini...sungguh Sungmin tak dapat menerkanya.

.

"Nghh...K-kyuu". Rintih Sungmin, ia kembali menegang saat Kyuhyun memijit nipplenya. Terlihat jelas perut namja cantik itu mengeras karena sentuhan Kyuhyun.

"Apa kau merasa lebih nyaman dengan ini?". Ucap Kyuhyun sembari meletakkan sebuah kain hangat di atas perut Sungmin.

"Uhm...ne Kyuu".

"Pejamkan matamu Ming".

Kyuhyun tersenyum lembut saat melihat Sungmin mulai memejamkan matanya. ia beralih membuka pengait celana namja cantik itu kemudian menariknya turun secara perlahan. Sebuah seringai tajam kembali terulas di bibir merahnya ketika menyadari celana dalam Sungmin tampak basah karena percum.

"Mmhh...nnhh~...sshh". Sungmin mendesis nikmat ketika Kyuhun kembali mengendus selangkangannya, ia menghirup dalam-dalam aroma tubuh namja cantik itu yang begitu kuat tercium dari area tersebut. Sungguh Kyuhyun tak mampu menahan lagi hasratnya...dengan tergesa-gesa ia menarik turun kain terakhir tersebut, menampilkan genital mungil yang telah menegang.

Namun tiba-tiba Sungmin membulatkan mata lebar katika menyadari Kyuhyun telah membuat tubuhnya telanjang seutuhnya. Manik foxy itu tampak berkaca-kaca karena menahan malu. Ketidak percayaan diri akan tubuhnya mambuat Sungmin merasa sangat memalukan di hadapan namja yang ia cintai.

"Akh!...Kyu...a-aku~

"Percayalah padaku Ming... tubuhmu benar-benar indah". Ucap Kyuhyun mencoba menenangkan namja cantiknya.

Ia kembali merebahkan tubuh Sungmin yang sempat terduduk kemudian menekuk kaki jenjang namja cantik itu secara perlahan. Dengan seduktif ia menjilat percum yang telah mengalir dari ujung junior Sungmin. merasa tak puas...Kyuhyun memasukkan junior mungil tersebut ke dalam mulutnya. Berkali-kali ia memberikan geratan gigi tanpa jeda berusaha memancing rintihan dan desahan menggoda namja cantiknya.

"A-akkhhh! Kyuhyunnnhh...Mhhhaaahh!". Pekik Sungmin seketika.

Tubuh mungilnya menggeliat liar kerena hisapan Kyuhyun di genitalnya. Terlebih kain hangat yang mengompres perutnya semakin membuat namja cantik itu meremas kuat surai coklat Kyuhyun, harus ia akui kehangatan dari kain basah tersebut memang terasa nyaman akan tetapi tetesan air yang meluber dan mengalir turun ke selangkangannya makin membuatnya menggelinjang di bawah kuasa Kyuhyun.

.

.

"Argghh!..AH!...Henthikannhh! Ukhh...AH!..! K-Kyuhh!". Sungmin berkali-kali menghempaskan tubuhnya ke ranjang, sungguh. ia tak mampu menahan tegangan kuat yang mendera organ vitalnya. Kyuhyun terlampau hebat menghisap junior milikknya seolah ingin menyesap habis cairan kental yang mulai merembas dari dalamnya. Bahkan Kyuhyun semakin liar menusuk-nusuk lubang sensitif di ujung junior tersebut dengan lidahnya.

"Kyuhh! B-berhentih...AH! Kyunniehh!..A-ku AH! ti-dak tahannhh...Hnghh!~".

Kyuhyun tak memperdulikan jeritan tersebut, ia semakin menguatkan hisapannya hingga kedua pipinya tampak mengempis. Sekian lama namja tampan itu memendam perasaan cintanya, bahkan mengubur dalam-dalam hasrat untuk menyentuh Sungmin. namun detik yang dihadapinya saat ini benar-benar merobohkan dinding pertahanan nafsunya. Ia terlalu menggilai tubuh cantik itu hingga mustahil baginya untuk menghentikan semuanya.

"Hmmphh...AH! A-aku~...ngghh...K-Kyuhh! AH! AH! AHH! AKKKKK~".

Tubuh mungil itu melengkung sempurna, beberapa kali ia terlihat mengejang ketika pinggulnya menghentak-hentakkan juniornya masuk ke dalam mulut Kyuhyun untuk memuncratkan cairan cintanya.

'Gulp...Gulp'

Kyuhyun begitu seduktif menelan seluruh cairan cinta Sungmin, setiap tetes sperma yang mengalir ke dalam kerongkongannya semakin menyulut nafsunya. tak dipungkirinya Cairan manis itu telah menjadi candu baginya. Ia tersenyum hangat melihat namja cantik itu memejamkan mata erat. Peluh yang mengalir disertai hembusan nafas yang tersendat begitu jelas menggambarkan, orgasme pertamanya benar-benar telah menguras habis tenaga Sungmin.

Kyuhyun mencium cepat bibir cherry yang terbuka, sedikit melumatnya...kemudian menyusupkan lidah basahnya ke dalam belahan hangat tersebut. sementara jemari tangannya bergerak turun untuk membelai genital yang terlihat lemas. Kyuhyun sedikit meremas-remas junior tersebut dan mendapatkan erangan tertahan dari Sungmin. tak beberapa lama kemudian ia menggerakkan jari telunjuknya untuk menusuk single hole namja cantik itu.

"Urmmhh! Mmhhh...". Sungmin kembali mengerang ketika merasakan panas karena benda asing yang memasuki rektumnya, ia memaksa duduk untuk melihat apa yang dilakukan Kyuhyun terhadap tubuh bagian bawahnya.

Tak ingin membuat Sungmin panik, Kyuhyun mengakhiri ciuman tersebut lalu membantu mendudukkan namja mungil itu dengan perlahan. dan seketika itu Sungmin membulatkan mata lebar saat menyadari jari telunjuk Kyuhyun telah terbenam sempurna di dalam rektumnya.

"Rilekskan tubuhmu...aku akan mempersiapkan dirimu Ming...akan lebih baik jika kau berbaring".

"A-aku ingin melihatnya...Nghh". Ucap Sungmin seraya menggelengkan kepalanya, ia meremas kuat lengan Kyuhyun ketika namja tampan itu semakin membuka lebar kakinya yang tertekuk.

Kyuhyun hanya terkekeh pelan mendengarnya, ia menggunakan tangan kirinya untuk merengkuh pinggang Sungmin demi menyamankan posisi duduk namja cantiknya, sementara tangan kanannya semakin gencar menggerakkan telunjuknya keluar masuk di lubang senggama Sungmin.

"Mmhh...ah".

"Apa ini membuatmu sakit?" Tanya Kyuhyun tanpa menghentikan tusukkan jarinya.

"A-ani..hanya..ngh...sedikit panas..mh...AHHH! KYUHH!"

"Aku menemukannya Ming...katakan jika sakit". Bisik Kyuhyun sembari menggigit telinga Sungmin, ia menyeringai puas saat menemukan posisi prostat sungmin, kemudian Kyuhyun menambahkan jari tengahnya untuk memasukki lubang anal Sungmin. namun belum sempat dua jari itu masuk setengahnya, Sungmin tiba-tiba memekik sakit.

"Argh! Appohh...hhh..hhh".

Dengan panik Kyuyhun menarik keluar kedua jarinya, kemudian mengulumnya beberapa saat. Setelah dirasa cukup terlumuri salivanya. Kyuhyun kembali memposisikan dua jari tersebut di depan rektum Sungmin dan melesakkannya sekali hentak.

"Nghhh...Kyunnieehh!" lenguh Sungmin saat ujung jari itu nyaris menyentuh prostatnya. Ia mengernyit ketika jemari panjang Kyuhyun bergerak pelan menusuk rektumnya.

Menyadari tak ada raut kesakitan yang berarti dari namja cantiknya, membuat Kyuhyun yakin untuk menambahkan satu jarinya tanpa peringatan.

"Argghh! K-Kyuu...i-ini sakit...hngghh".

"Jika kau berbaring...kau tak akan merasa sesakit ini Chaggi".

"A-ani...aku ingin melihatnya...Arrh! pe-pelanhh Kyuuhh".

Sungmin semakin membuka lebar kedua pahanya, membiarkan ketiga jari panjang itu bergerak leluasa menghujam rektumnya. Wajah cantiknya semakin memanas bahkan tampak memerah ketika menatap bagian bawah tubuhnya tampak melebar,Sungmin dapat melihat dengan jelas lapisan dalam rektumnya ikut tertarik keluar karena pergerakan tangan Kyuhyun, kemudian kembali terbenam dengan rasa panas yang ditinggalkannya.

"Mhh...nghh...ngh...K-kyuh".

"Ne...Ming?". Bisik Kyuhyun lembut, ia membenarkan posisi tubuh Sungmin agar bersandar pada dadanya tanpa menghentikan gerakan jarinya di lubang hangat itu. namja tampan itu begitu terpana menatap wajah cantik yang memerah sempurna, peluh yang berkilat di tubuh namja cantik itu semakin membuat libidonya melambung. Ia mempercepat hujaman jarinya dengan gerakan menggunting bermaksud melebarkan single hole Sungmin.

"Nghh!Mhhhahh..ahh...ANGHHH!...AKH! Lebih!..AHH". Sungmin menggeleng frustasi karena hujaman kuat itu, tubuhnya kembali menghentak-hentak ketika jemari panjang Kyuhyun berhasil menumbuk telak prostatnya. Ia menengadahkan kepalanya di lengan Kyuhyun dengan bibir yang terbuka, bahkan tampak saliva yang meleleh turun dari sudut bibir namja cantik itu. Sungguh ia benar-benar menikmati rangsangan panas yang Kyuhyun berikan di lubang senggamanya.

Kyuhyun menggeram pelan mendengar lenguhan nikmat namja cantiknya, ia tak mungkin bertahan lama untuk segera melepaskan hasratnya ke dalam tubuh kekasihnya. Dengan kasar Kyuhyun menarik keluar jemarinya membuat Sungmin kembali memekik sakit.

"Akan ku lakukan dengan pelan". Ujar Kyuhyun sembari menanggalkan celana training beserta underwearnya.

Sementara itu Sungmin tampak tercengang menatap genital yang menegang sempurna di tengah selangkangan Kyuhyun. Sungmin begitu kepayahan meneguk ludah kala membayangkan rektumnya mungkin akan terkoyak karena di masuki penis yang keras dan berdiameter sebesar itu.

"Berbaringlah Ming kau~

"t-tidak biarkan seperti ini saja".

"ini akan terasa lebih sakit...aku tak ingin menyakitimu".

Sungmin menggeleng pelan, kemudian memeluk erat tubuh tinggi di hadapannya. berkali-kali ia menarik nafas dalam untuk menghilangkan rasa gugup yang kembali menyergap.

"A-aku bi-sa bertahan K-kyunnie".

Kyuhyun hanya menghela nafas pelan mendengarnya, Sungminnya tak pernah berubah...tetap keras kepala dan bersikap kuat di hadapannya. tapi sesungguhnya ia memahami betul , Sungmin tengan menahan ketakutannya.

Kyuhyun mengecup lama kening Sungmin, kemudian menyandarkan tubuh polos itu di kepala ranjang. Ia beralih menatap lekat manik foxy yang begitu sayu,kemudian tersenyum hangat ...mencoba meyakinkan namja cantik itu untuk tetap tenang saat menerima sentuhan lembutnya.

"Aku akan memasukkannya, apa kau siap?" Tanya Kyuhyun, dan hanya ditanggapi dengan anggukan lemah dari namja mungil itu. Sungmin begitu berdebar melihat Kyuhyun membuka kakinya dan memposisikan penis besar itu di depan bibir rektumnya. Tapi bagaimanapun ia tetap bersikeras melihat detik-detik Kyuhyun merasukki tubuhnya.

.

.

"Hmpphhh~hh". Sungmin memeluk erat tubuh Kyuhyun dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang itu ketika merasakan rektumya ditekan kuat oleh benda yang tumpul. Posisi duduk dan rasa tegangnya membuat rektum itu kian menyempit hingga menyulitkan Kyuhyun untuk bergerak lebih.

"Lemaskan tubuhmu Chaggi".

JLEB

"ARGHHHTT! A-appohh...Hiks hentikannhh Kyuhh! Argghh!". Sungmin menjerit sakit saat Kyuhyun melesakkan kepala penisnya, ia mulai terisak karena rasa perih dan ngilu yang merambat cepat dari single hole miliknya.

Dengan panik Kyuhyun menarik keluar kejantannannya kemudian mendekap erat tubuh mungil yang bergetar. Ia melumat lembut bibir cherry itu bahkan memainkan lidah di dalamnya, bermaksud memberikan jeda bagi Sungmin untuk menenangkan tubuhnya. Kyuhyun tak mungkin melawan nafsunya dengan menghentikan semuanya, dan ia itu tak bisa menunggu lebih lama untuk segera mungkin menyatukan tubuh keduanya.

Tanpa kata...Kyuhyun menyeka linangan air mata tersebut kemudian beralih membaringkan tubuh Sungmin secara perlahan, sejenak ia tersenyum lembut saat mengamati raut wajah tak berdaya di hadapannya...namun sedetik kemudian Kyuhyun mengangkat pinggul Sungmin dan mengalungkan kedua kaki jenjang itu di lehernya. Namja tampan itu begitu susah meneguk ludahnya kala menatap lubang kecil dihadapannya. Sungguh...Setiap kerutan yang melingkari rektum itu terlalu hebat menyulut birahinya untuk segera menghisap bahkan melesakkan lidah basah ke dalamnya.

"K-kyuu...a-pa yang kau~ angghh Ge-geumahaee...mmh". Racau Sungmin, lidah basah yang membelai bibir rektumnya semakin membuatnya melesakkan kepala di bantal dengan tangan yang terkepal kuat. kedua matanya membulat lebar ketika organ kenyal itu begitu liar melumuri lubang analnya, terlebih posisi kepala yang berada di bawah membuat wajahnya memerah sempurna...karena ia dapat melihat dengan jelas...Kyuhun tengah menusuk rektumnya dengan lidah panasnya.

"Nnhh...ah...ahh...Kyuhyuuunnhh". Namja cantik itu meraba-raba ranjangnya kala rasa geli itu kian menyiksa lubang sensitif miliknya. Berkali-kali ia menggelinjang liar, namun remasan tangan Kyuhyun pada twinsballnya membuatnya tak berkutik dan hanya memekik pasrah.

"Ngghh..Ah! Kyunniehh...anghh...hen-thikannhh...mmhhahh".

Kyuhhyun tak sekalipun mendengarkan rintihan tersebut, ia semakin mengeratkan dekapan tangannya di pinggul namja cantik itu, berkali-kali Kyuhyun menghisap kuat rektum tersebut mencoba menyesap cairan manis yang mengalir dari dalamnya. Ia manyeringai puas ketika menatap wajah menahan nikmat namja cantiknya, Sungguh... Sungmin benar-benar menggemaskan dengan bibir yang terbuka menampilkan gigi kelincinya, dan itu membuat Kyuhyun makin brutal mencumbu rektum hangat tersebut.

.

.

.

"hhhh...hhh...hhh". Engahnya, ketika Kyuhyun mengakhiri cumbuan basahnya.

Ia menatap sayu namja tampan yang kini beralih membentangkan kedua kakinya yang tertekuk. Sungmin tak memiliki daya untuk melihat apa yang akan dilakukan Kyuhyun terhadap tubuhnya, ia hanya pasrah saat Kyuhyun menggesekkan kepala penis itu di lubang analnya.

"Jangan berhenti menatap mataku Ming". Ujar Kyuhyun, ia menarik nafas dalam kemudian menekan paha Sungmin hingga menyentuh dadanya.

.

"Aku mencintaimu.."

'BLESS'

"ARGGHHTTHH...Hiks...SAKIT! ARGHH...KELUARKAN! KYUU! KELUARKAN! Nggh...Hiks". Sungmin berteriak keras Ketika Kyuhyun menghujamkan setengah kejantanannya dalam sekali hentak. Berkali-kali ia menghempaskan tubuhnya kala lubang analnya terasa terbakar dan hancur.

"Ming~.

"Keluarkan Hiks...aku tidak ingin ini...ku mo-hon henti-kan".

"Dengarkan aku~

"T-tidak...hiks..ke-luarkan Kyuu...Arrgghh".

Sorot obsidian itu kian meredup ketika melihat bulir kristal yang kian deras mengalir, Sungguh Kyuhyun tak mampu bertahan dengan kesakitan namja cantiknya terlebih darah kental yang mengalir di pangkal penisnya membuatnya yakin, Sungmin tengah merasakan sakit yang luar biasa akibat penetrasinya, tangisan itu menggerakkan jemarinya untuk menyeka air mata tersebut dan menangkup pipi chubby Sungmin.

"Lihat mataku Chaggi...".

"Hiks...Neomu appoo Kyuuu".

Kyuhyun begitu teriris melihat tatapan pias namja cantiknya, ia mengecup sesaat bibir basah Sungmin kemudian memberikan pijatan-pijatan lembut di sekitar perut dan selangkangan namja cantik itu.

"Apa kau mencintaiku?" Bisiknya lirih.

Kyuhyun tersenyum lembut ketika melihat Sungmin mengangguk lemah. Ia beralih membawa jemari Sungmin ke setiap sisi kepala namja cantik itu, berusaha menyalurkan segenap kehangatan dan cintanya untuk Sungmin. Dengan perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya kemudian memberikan lumatan lembut di bibir Cherry Sungmin.

"Gigit bibirku jika kau kembali merasakan sakit". Gumam Kyuhun di sela-sela lumatannya, ia menarik keluar kejantanan miliknya hingga batas kepala kemudian menghujamkan seluruhnya dalam sekali hentak. Tak ayal hal itu membuat Sungmin tersentak hebat dengan kedua mata yang terbelalak lebar, bahkan cairan merah pekat itu makin banyak menetes dari pusat tautan intim keduanya.

"URRRMMPHHTTHH...KYUMPHH...URMMHH!".

Kyuhyun mengernyit sakit saat Sungmin menggigit kuat bibir bawahnya, ia dapat meresapi rasa anyir yang menyebar cepat di indra pengecapnya. Walau demikian, Kyuhyun tetap menggerakkan penisnya keluar masuk secara perlahan, sementara kedua tangannya semakin erat merengkuh tengkuk Sungmin, berusaha memaksa namja cantik itu agar lebih menggigit keras bibirnya.

Kyuhyun tak memperdulikan rembasan darah dari bibirnya yang terkoyak, bukankah apa yang dirasakan Sungmin lebih menyakitkan dibandingkan dirinya.

.

.

"Mmhh...Hrrmmphh!..Khhh...Mmhh!". Erangan kerasnya teredam sepenuhnya oleh ciuman Kyuhyun.

namun rasa sakit yang kian mencabik bagian bawah tubuhnya membuat Sungmin meronta hebat di tengah-tengah hentakan tubuh itu. Sungguh...ia tak mampu membayangkan bentuk lubang analnya saat ini, tak ada rasa nikmat sedikitpun dari persetubuhan mereka bahkan ia nyaris pingsan jika saja Kyuhyun tak meremas kuat junior mungilnya. Kondisi tubuh yang masih lemah tentu membuatnya tak berdaya menerima hujaman benda besar milik namja tampan itu.

"Urmmh!..hhmmh!...NGAHHH!..AKKKK~ hhh". Pupil matanya seketika membesar,ia melepas ciuman Kyuhyun dan memekik keras saat penis besar itu menghantam telak prostatnya. Sementara namja tampan itu tampak menyeringai tajam kala menyadari ia berhasil menemukan titik tersensitif dari tubuh namja mungilnya, dengan segala kepastiannya...ia kembali menggerakkan penisnya dalam tempo yang lebih cepat.

"Akhh!...Ah! K-kyuuuhh...mhhh! Akk~ AH!". Pekik Sungmin, ia menggelinjang liar ketika Kyuhyun semakin mempercepat tusukkan penisnya. Rasa panas dan nikmat membaur menjadi satu di dalam perutnya. Berkali-kali ia ingin melakukan gerakan berlawanan untuk memperdalam kenikmatanya, akan tetapi cengkraman tangan Kyuhyun yang menekan kuat pahanya, tak menginginkannya berbuat lebih.

"ANNHH~...Ah! Ukkhh...ce-phathh! Kyuuu...Mhhhaaahh! Lebih ce-phatthh!". Racau Sungmin seiring hentakkan penis yang bergerak brutal di dalam lubang analnya. Tapi tiba-tiba Kyuhyun memperlambat gerakan penisnya membuat Sungmin mengacak rambutnya frustasi, ia menginginkan gerakan yang lebih cepat dan kuat untuk mengisi rongga tubuhnya.

.

.

K-kyuuhh...nghhh...laku-khan lagihh ah!...lebihh Kyunniehh...Hiks". Isak Sungmin, ia begitu putus asa dengan gerakan lamban Kyuhyun. merasa di abaikan Sungmin membawa kedua tangannya ke bawah berniat meremas juniornya. Akan tetapi Kyuhyun dengan cepat menepisnya dan kembali menggenggam jemari mungil itu.

"Jangan lakukan itu, karena hanya aku yang berhak menyentuhnya Ming". Bisik Kyuhyun seduktif seraya meremas-remas twinsball namja cantiknya. Kemudian ia menghujamkan penisnya dengan kekuatan penuh demi memenuhi permintaan Sungmin.

"Ah! Ah!..Kyyuuhh! anghhhmmh! Kyunniehh!..oh...hhh".

Desahan yang berkali-kali menyerukan namanya membuat Kyuhyun makin kehilangan kendali, ia menekuk kaki Sungmin ke atas hingga nyaris menyentuh kepala namja cantik itu. lalu memperdalam tusukkan penisnya dengan bertumpu pada paha Sungmin. Kyuhyun mengeram nikmat ketika dinding rektum Sungmin semakin menyempit memberikan pijatan dan remasan pada genital besarnya.

"Khhh...aku mencintaimu Minghh.."

.

.

.

"Ukhh!akh..Kyuuhh...nghh...AH!...AH!". Lenguh Sungmin, buku-buku jarinya tampak memutih karena mencengkeram kepala ranjang. sodokan penis Kyuhyun banar-benar berhasil mengaduk seluruh isi perutnya dan membuat sesuatu ingin berhambur keluar. namja tampan itu begitu lihai memperdaya tubuhnya, hingga tak memberinya kesempatan untuk bernafas secara normal, terlebih posis tubuh yang tertekuk ke atas membuat dadanya makin terasa sesak.

.

.

"AHH!..AH!...AKKHH! A-aku...MHH! AKKHH! K-KYUNNIEHH...ARGHHTTTTH~

Sungmin menghentak-hantakkan kepala frustasi ketika perutnya menegang hebat, ia mengatupkan gigi kuat saat tubuhnya mengejang berkali-kali karena letupan Spermanya. Namja cantik itu menautkan alis saat menyadari wajah dan dadanya telah dipenuhi dengan muncratan sarinya sendiri.

"Hhhh...hhhh..hh"

Engah Sungmin pasca orgasme keduanya, ia kembali meremas kepalanya saat rasa pening itu kembali menyergap. Namun tubuh mungilnya masih terhentak-hentak ke atas karena hujaman Kyuhyun. Sungmin terlalu lemas untuk mendesah lagi, bahkan untuk sekedar membuka mata ia tak kan mampu.

"Yeppeohh...Kkhhh". Erang Kyuhyun, wajah cantik yang berlumuran dengan cairan cinta itu semakin membuatnya bergerak liar menggagahi namja cantiknya. Ia mencondongkan tubuh demi menyesap sperma yang meleleh dari dagu Sungmin. Kemudian mempercepat hujamnnnya kala puncak kanimatan itu semakin mendekat.

.

.

.

"AH!...KHHH!...MINGHHHH..ssshhh!". Kyuhyun semakin melesakkan penisnya ke dalam, saat jutaan benihnya menyeruak masuk memenuhi rongga tubuh namja cantik itu. berkali-kali ia menghentakkan pinggulnya, membiarkan cairan kental itu keluar hingga tetes terakhir.

"Ungghhmmhh...Kyuuhhh". Rintih Sungmin lemah, perutnya terasa penuh dan hangat karena cairan cinta namja tampannya. Ia tersenyum lembut dan setelahnya kasadarannya hilang dalam dekapan Kyuhyun.

.

.

"Gomawo Chaggi..". Bisik Kyuhyun lirih, ia menghirup dalam-dalam aroma tubuh Sungmin yang menguar dari ceruk leher jenjang itu.

"...".

"Ming..". Kyuhyun mengernyit heran, kala tak ada sahutan yang didengarnya...ia beralih menegakkan kepalanya dan terkekeh pelan, saat menyadari Sungmin telah terlelap. Ia spenuhnya menyadari Sungmin terlalu lelah kerena kegiatan panjangnya.

"Sepertinya aku terlalu hebat menyetubuhimu Ming...". Candanya sambil terkikik kecil, ia beralih menjilati sperma yang mengotori wajah dan dada namja cantiknya dan memejamkan mata ketika menyesap habis cairan kental yang begitu nikmat di lidahnya.

.

.

Dengan perlahan Kyuhyun menarik kejantanannya, dan seketika itu ia dapat melihat dengan jelas sperma milikya meleleh keluar bersama darah dari rektum Sungmin.

Namja tampan itu tersenyum hangat melihatnya, ia begitu puas kala menyadari dirinya yang merenggut sesuatu yang berharga dari tubuh Sungmin, bahkan memiliki namja cantik itu seutuhnya.

Kyuhyun mengekakkan tubuh kemudian menutupi tubuh polos Sungmin dengan selimut tebal. Perlahan tapi pasti ia kembali melumat bibir cherry yang bahkan tak pernah berhenti mengalirkan rasa manisnya.

"Nggmmhh..." lenguh Sungmin dalam tidurnya.

"Yeppeohh...Cup".

Ia mendaratkan sebuah kecupan lembut di kening namja cantik itu, dan setelahnya beranjak memasuki kamar mandi untuk sekedar membersihkan tubuhnya yang dipenuhi aroma sex.

.

.

.


"Bummie...apa harimu menyenangkan?"

"Junsu~ah". Pekiknya girang, Kibum tersenyum lebar ketika menyadari seorang namja manis memasuki kamarnya dengan peralatan medisnya.

"Cha hari ini aku yang akan memantau kondisimu".

"Kau? bukankah Yoochun hyung mengatakan bahwa Yunho uissangnim yang akan menanganiku".

"Seharusnya memang begitu, tapi Tuan musang itu tak mungkin dapat berkonsetrasi pada pekerjaannya. Kau tau? Jaejong Hyung sebentar lagi akan melahirkan".

Kibum hanya mengangguk paham mendengarnya, ia kembali merebahkan tubuhnya dan menatap sendu pohon sakura di luar jendela kamarnya.

"Junsu~ah...aku merindukannya".

"Mwoo?".

Junsu mengernyit heran mendengar gumaman halus namja cantik itu, tapi sedetik kemudian ia membulatkan mata lebar saat Kibum menggenggam erat tangannya.

"Su~ie...bantu aku sekali ini saja. Bawa aku ke korea untuk menemui Siwon Hyung".

"Bu-bummie...itu tidak mungkin. Kondisimu masih terlalu lemah untuk bepergian jauh. Lebih baik aku menghubunginya agar mengunjungimu".

"Tidak...aku tak ingin Wonnie mengetahui kondisiku, ku mohon sekali ini saja".

"aisshh aku tak bisa melakukan~

"Su~ie..".

Junsu seketika terdiam saat melihat Kibum begitu rapuh di hadapannya, ia menepuk pelan bahu Kibum dan tersenyum hangat padanya.

"Baiklah...hanya sekali ini saja...aku akan mempersiapkannya 3 hari ke depan".

"Gomawooo Junsu~ah". Kibum kembali mengulas senyum cantik di bibir merahnya, sungguh ia tak mampu lagi menahan rindunya untuk segera bertemu dengan namja kekar itu.

Junsu hanya terkekeh pelan mendengar ucapan Kibum, meski jauh dalam lubuk hatinya ia begitu sangsi untuk melakukannya. Ia sepenuhnya menyadari Yoochun teramat mencintai Kibum bahkan tak menginginginkan namja cantik itu lepas dari kungkungannya.

'Mianhae Hyung...seharusnya kau membiarkan Siwon dan Kibum saling mencintai'. Ucapnya dalam hati.

.

.

.


'CKIIITTT'.

BRUGGHHH

Zelo tiba-tiba menghentikan mendadak Mobil hitam yang dikemudikannya, membuat seorang namja garang di sisinya berjengit dan mencium ganas kaca mobil miliknya.

"Ughhmphh! Phabbwoohhhhh!".

Sementara Zelo hanya meringis kecil mendengar umpatan tertahan itu, kedua matanya tampak berbinar ketika melihat sebuah bangunan mewah yang menjulang tinggi di pusat kota Seoul

"A-pa kau ya-kin ini aparte-mennya?" Tanya Himchan terbata-bata, ia meremas kuat perutnya yang terasa mual. Sungguh mencari Sungmin dengan mengelilingi kota Seoul selama lebih dari 7 jam dan kecepatan mobil di atas angin membuatnya hampir mati dalam kedaan terduduk. Ia benar-benar menyesal telah membiarkan Dongsaeng kecilnya begitu brutal mengemudikan mobil Yong Guk . Terlebih berkali-kali mobil itu melaju terbirit-birit untuk menghindari kejaran polisi.

"100% tidak akan meleset Hyung". pekik Zelo riang, ia cepat-cepat melepas seatbelt miliknya kemudian bergerak cekatan membuka pintu untuk Hyung ulzzangnya.

Sementara Yong Guk dengan lemas membuka pintu mobil itu dan jatuh tersungkur di samping ban mobilnya. Kedua matanya tampak memejam dan menutup saat merasakan kepalanya seolah dikelilingi oleh puluhan kumbang hitam. namun sedetik kemudian bola matanya membulat lebar dan...

'HOOOOEEEEKKKKHHH!'.

"Ommonaaa...Daebaaak! Ramyun yang kau keluarkan terlihat sangat menggemaskan..". Pekik Zelo seketika.

"Uhmphh Hoooeeekkkhhh!"

"Ooooo Daeeebaakkk! Lagi Hyung keluarkan yang lebih banyak!" Titahnya girang. Zelo begitu antusias melihat hyung garangnya memuntahkan seluruh isi perutnya, berkali-kali ia terkikik geli menatap wajah buruk rupa Yong Guk saat terbatuk-batuk karena rasa mualnya. Nampaknya Namja manis itu tak manyadari Hyungnya tersiksa kerena ulahnya.

.

"Yonggie Hyung! Astaga Zelo...apa yang kau lakukan! Cepat ambil air mineral dari dalam dashboard!".

Himchan secepat kilat memeluk tubuh kekasihnya, dan secara perlahan menyeka bibir Yong Guk dengan sapu tangan miliknya.

"H-Himchannieeehhh~".

"Ne Hyung...gwaenchana?"

"Sepertinya aku akan mati.."

SLAPPP

"Berhenti mengatakan hal bodoh! Kau hanya mabuk darat hyung!". Seru Himchan dengan memukul keras kepala namja garang itu.

"Argghh! Appoyooo! Aku sedang sakit Himchannie!".

"...". Himchan memilih untuk diam, ia meraih sebotol air mineral dari tangan Zelokemudian meminumkannya pada Yong Guk, sisanya ia gunakan untuk membasuh bibir namja garang itu.

.

.

.

"Sebaiknya kau istirahat di dalam mobil, biar aku dan Zelo yang mencari Sungmin".

"Tidak! Aku ikut...siapa yang akan merawatku jika aku sakit nanti". Tukas Yong Guk cepat

Himchan hanya mendengus kesal mendengarnya, ia berjalan pelan mengikuti langkah Zelo sembari merengkuh pinggang Yong Guk.

.

.

Skip Time

"Master Kyu pasti ada di dalam".

"Apa kau yakin ini benar-benar pintu apartemennya...". Ujar Himchan, ia begitu was-was dengan pemikiran dongsaeng kecilnya.

"Aisshhh jangan meragukanku Hyung".

'Akkhhh...ini nikmathhh ah! ah!"

Ketiganya seketika membulatkan mata lebar katika mendengar sayup-sayup desahan seseorang dari dalam pintu itu.

"Apa itu Sungmin?". Tanya Yong Guk terkejut.

"MINNIEE! YAHH! Buka pintunya Kyuuu! Apa yang kau lakukan pada sungmin! Kau gila Kyuhyun! Hyung cepat buka pintu ini! Ppalliyyaa Hyuung!".

"M-mwo...bagai mana mungkin aku memphhffttthhh~". Yong Guk terbelalak lebar saat Himchan tiba-tiba mencium ganas bibir tebalnya, tapi setelahnya ia tersenyum puas dalam lumatan tersebut.

.

.

"Cepat buka pintu ini Hyung"

"Tentu saja Chaggiyaaahhh...kau telah mebuat tenagaku kembali!".

Yong Guk mengambil ancang-ancang ke belakang. Kemudian berlari kencang mendobrak pintu nirkable di hadapannya.

'BRAAKKKK'

"SUNG-minniee...o-omooo!". Himchan dan kedua namja tinggi itu seketika mematung, tampak bulir keringat dingin mengucur deras dari kepala ketiganya. Saat melihat seorang Ajjushi tengah menunggangi seorang yeojja.

"KYAAAAAAAAAAAAAAA". Jerit sang Yeojja.

"KURANG AJARRR! YACKKKK! APA KALIAN INGIN MENCARI MATI!". Ajjushi itu begitu geram, ia meraih pedang samurai yang tergantung di dinding kamarnya dan menghunuskannya tepat di depan wajah Yong Guk. Ia tak menyadari dirinya kini tengah telanjang bulat di hadapan remaja-remaja itu.

Zelo yang terkejut bergerak kalut melepaskan sepatunya, lalu melemparkannya dengan tenaga penuh pada benda besar di tengah selangkangan pria paruh baya itu.

"MATI KAU...ULAR TUA!"

BUAGGHH

"ARRGGGHHHHHHHHH!".

.

.

"Lari hyuuuunggggg!" Zelo berlari panik keluar dari gedung apartemen itu dengan menyeret dua hyungnya, berkali-kali ia hampir jatuh tersungkur karena hanya mengenakan satu sepatu.

.

.

Ketiganya tampak terengah-engah di dalam mobil mereka, Himchan kembali memijit kepalanya yang terasa pening kemudian melajukan mobil kekasihnya secara perlahan, sementara Yong Guk dengan kesal mencabuti bulu kakinya...ia benar-benar frustasi menghadapi ulah dongsaeng kecilnya.

"Hyung apa kau ingin...

"JANGAN BICARA DENGANKU PABBOHHH!"

"A-arrasseo...Himchan Hyung Saranghaeee".

"YAHHHH!"

.

.


Kyuhyun begitu tenang mengamati wajah terlelap dalam rengkuhannya berkali-kali ia memberikan lumatan kecil di bibir tipis itu dan membelai surai hitam Sungmin. kebahagiaan dalam dirinya seolah membuncah begitu hebatnya, saat mendekap erat namja pujaannya.

.

.

"Appa...aku mendapatkannya...Cho Sungmin-ku". Gumam Kyuhyun lirih, ia meraih sebuah kotak kecil berwarna merah di bawah bantal miliknya. Senyum menawannya kian terkembang kala melihat kilau cincin bermata intan dari kotak yang ia buka. Benda itu nyaris ia lenyapkan ketika hatinya hancur berkeping-keping. Namun rasa cinta yang begitu besar memaksanya untuk tetap menyimpan dan menjaganya dengan baik.

Kyuhyun beralih menggenggam tangan Sungmin, dan mengecupnya lembut...ia terkekeh pelan saat memainkan jemari mungil itu di depan wajahnya.

"Kau akan terlihat sangat cantik saat memakai cincin ini Ming". Kyuhyun kembali menatap cincin tersebut, ia tertawa lepas ketika mengingat perdebatan dirinya dengan ayahnya.

.

Flash Back On.

"MWOOO?! YAH! APPA! AKU MENGUTUKMU KARENA PERJODOHAN INI!"

Pria tampan berkaca mata itu membulatkan mata lebar mendengar seruan putranya, ia cepat-cepat menggulung korannya kemudian meghempaskannya di kepala Kyuhyun.

PLAKKKK

"Arh! Appoyooo!"

"Bocah tengik! Seperti itukah cara bicara yang kau tunjukkan pada Appamu!" Gertak Hangeng, ia beralih menarik lengan Kyuhyun dan menghempaskannya di sofa mereka.

"Chaggi dengarkan Appamu, menikahlah dengan Lee Sungmin demi wasiat kakekmu".

"Mwooo! Kalian mengorbankanku untuk wasiat bodoh itu?!"

"Kami tidak mengorbankanmu...semua sudah digariskan sejak awal, dan ini waktu yang tepat bagimu untuk mengetahui perjodohan ini".

"MICHIYOSSEO!...apa kalian berpikir aku hidup di zaman dinasti Joseon dan kalian bisa sesuka hati menjodohkanku huh! Mengapa kalian baru mengatakannya padaku Wae? Waeeeeee?!".

Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi, wajah tampannya kian tertekuk kusut saat menduga masa depannya akan berakhir suram dengan perjodohan tersebut, berkali-kali hatinya mengumpat pada wasiat sang harabojji.

"Yyya...karena waktu itu kau belum cukup umur untuk mengetahui perjodohan ini. Tentu kami tak mengharapkanmu menyerang Sungmin di usia sekecil itu". Ujar Hangeng sambil terkekeh keras

" Mussun soriyaaa?! Geundaee Appaa aku tak mengenalnya!~

"Tak perlu waktu untuk mengenalnya, kau akan mencintai anak itu setelah melihatnya Kyu". Ucap Heechul riang, yeojja cantik itu terkekeh pelan melihat wajah putranya terlihat kian mengeruh.

"Mustahil!". Seru Kyuhyun cepat ia beranjak berdiri hendak meninggalkan ruangan tersebut, namun tiba-tiba Hangeng meraih pergelangan tangannya

"Sematkan cincin ini di jari Sungmin saat kau berhasil mendapatkan hatinya...bergegaslah menuju Kediaman Lee aku rasa Kangin akan mejelaskan semuanya padamu...ah kalian cepat antar Kyuhyun anak ini harus menjaga calon istrinya". Hangeng memerintahkan dua pria kekar kepercayaannya untuk menyeret paksa tubuh tinggi putra tunggalnya

"Ne...Cho Sajang".

"MWOOOO! Y-YAHH! LEPASKAN AKU PABBO!...APPPA! KAU TAK BERHAK MEMBUANGKU SEPERTI INI!"

.

.

"Aisshhh...anak bodoh! Kau bisa pulang kapanpun kau mau!".

"Yeobbo...apa tidak sebaiknya kita mendampingi Kyunnie".

Hangeng tersenyum hangat mendengar pertanyaan istrinya, ia merengkuh pinggang ramping itu untuk menariknya semakin masuk ke dalam dekapannya.

"Kangin yang memintanya, kehadiran kita akan membuat mereka tertekan. Kau tau? Perjodohan bukanlah sesuatu yang mudah untuk diterima dua anak itu. Biarkan cinta mereka mengalir dengan sendirinya".

,

,

,

Skip Time

"Hhh...anak itu sudah tertidur rupanya, mungkin kau bisa berbincang dengan Sungmin esok hari Kyu".

"Yeppeohh...".

Leetuk mengernyit heran ketika mendengar gumaman lirih Kyuhyun, tapi setelahnya ia terkekeh pelan kala menyadari namja tinggi itu nampaknya telah jatuh hati pada putra semata wayangnya. Terlihat jelas Kyuhyun tak berkedip saat memandang wajah polos namja cantik itu.

"Kyu.."

"..."

"Kyunnie..".

"Ah n-e Teukkie Ahjjumaa.."

"Panggil aku Eomma...sepertinya kau jatuh cinta pada putraku". Leetuk tersenyum hangat, ketika melihat namja tampan di hadapannya bertingkah gugup.

"M-mwo?"

"Aku rasa...kau dapat menjaga Sungmin dengan baik, Cha..bergegaslah tidur. Hari semakin larut Kyu". Ucap Leetuk seraya membimbing Kyuhhyun untuk memasuki kamarnya yang berdekatan dengan kamar Sungmin.

"Kyunnie...Sungmin belum mengetahui tentang perjodohan ini, anak itu mungkin akan tertekan bahkan tak ingin bicara pada Eomma dan Appanya jika kami menyampaikan perjodohan kalian. Akan lebih baik jika kau sendiri yang memberitahukan ini padanya".

"Ne Teukkie Eomma".

.

.

Esoknya

"Chaggy...putra sahabat appa tak akan melakukan hal itu terhadapmu,percayalah. Cha kami harus bergegas secepatnya. Kyu jaga Sungmin ne".

.

.

"APPAAAAAAA!"

"Diam Ming!"

"Yah! Siapa Kau! Jangan menyentuhku!"

"Aisshh Jinjja Lee Sungmin!...kau menyebalkan sekali huh!".

Flash back Off

.

.

Kyuhyun kembali menatap lekat wajah malaikat yang terlelap dalam pelukannya, betapa besar perasaan cintanya untuk namja cantik itu. Dengan perlahan ia menyibak helaian rambut yang menjuntai di kening Sungmin, kemudian mengecupnya lama.

Kyuhyun tak pernah menduga ia akan menaruh hatinya untuk Sungmin sejak pertemuan pertama itu. Namun tiba-tiba senyumnya memudar ketika menyadari sampai detik ini ia tak memiliki kesempatan untuk mengatakan ikatan tersebut pada namja cantiknya. Cinta yang tak pernah teraba oleh Sungmin membuatnya mengubur dalam-dalam perjodohan mereka hingga saat Sungmin membuka matanya dan melihat ia selalu berdiri di tempat yang sama hanya untuk memeluknya.

"Kyuu...".

Kyuhyun terkekeh pelan, mendengar igauan namja cantiknya, ia kembali mencium bibir Sungmin dengan mengeratkan dekapan lengannya.

.

.

"Benar...tetaplah seperti ini. aku akan selalu melindungimu selama hidupku. Meskipun mencintaimu akan menjadi racun bahkan duri bagiku. Aku akan tetap bertahan...karena aku benar-benar mencintaimu Lee Sungmin".

.

.

.

.

TBC

.

.

Chaaa Sick Of Hope Chap 8 hadiiir

*hehe iyaa ini sama kya di Caffe Latte, NCnya pas chap 8. entah...author merasa nyaman bikin NC di angka itu# Plakk

*Waah kabarnya KyuMIn di Caffe Latte, mereka bahagia dengan dua baby kembar mereka Chinguuu.

* Siwon munculnyadi chap depan ^^

Dan Untuk:

Cho Na Na, Tiasicho, RithaGaemGyu, cho hyo woon, KYUMINTS, paprikapumpkin, Nha KyuMin, Zahra Amelia, ZaAra eviLKyu, thiafumings, hapsarikyuku, dhian930715ELF, nova137, Ardilla KyuMin, deviyanti137, ParkRinRin, ChoHuiChan, Kyurin Minnie, bebek, dessykyumin, JokerKiller, Kim Yong Neul, Princess Pumkins ELF, Safira Blue Sapphire, Iam E.L.F and JOYer, SPREAD JOY137, Sparkyu,chikakyumin, ChoKyunnie, Lee Minry, kyumin saranghae, riesty137, namnam15, Maximumelf, AreynaSyndrome, reaRelf, kimteechul, Chikyumin, Ria, Jo-Sitta Kim, KyuMin Child Clouds, Jirania, sitara1083, dJOYers, fymuthia, evilbunny, winecouple, Love Clouds, epildedo, kyuminjoy, vey900128, hyukie, abilhikmah, Phia89, MyLovelySiBum, Gueest, amelia jillbely, punyuk monkey, Vhentea, 137Line, sitapumpkinelf, sudokyu,sary nayola,Kikkurone, San, yeminmine, MatoShishiTats, Yhana Emng Gokill, kyutamins, lee sunri hyun, kim ryeosa wardhani, lemonade, minnie kyumin, Erry Kyumin, kyumin flm, Sarahyuni312, minnieming, adette, hae-yha, okoyunjae, sissy, Shim Chaeri, joyervara137, sillygirl137, nilamevilee, dan para Guest

Gomawooo udah review di chap 7 kemarin ^^

tetep review fic ini ne chinguyaa...Saranghaaeeeee...

.

author mengharap review readers di chap ini please...^^. biar semgt updatenya

Annyeonggg

kamshaeeee