Yoo minna,jumpa lagi dengan saya ...sorry ane lama update karena ya... ,kali ini akan ada pertarungan Minato melawan Pain dan juga seperti di canon,Menma melawan Pain sampai berubah jadi jangan banyak cincong lagi,langsung aja di...
.
.
.
Aishiteru Okaasan
Terlihat di Konoha sedang terjadi -rumah dimana-mana rumah sakit Konoha banyak sekali korban yang terluka,terlihat Sakura sedang mengobati seorang wanita tua.
"Apakah masih sakit,ne?",tanya Sakura.
"Hmm..sudah merasa ,ne",ujar wanita tua itu.
"Arigatou ne,nee-san karena sudah menolong kami."ujar cucunya.
"Hmm..sama-sama",Sakura mengelus kepala gadis kecil itu dengan -tiba datang beberapa ninja medis membawa beberapa korban.
"Sakuran-san,kami membutuhkan bantuanmu sekarang juga."ujar salah satu Ninja Medis itu.
"Hai..aku segera ,tolong jaga nenek mu,ne",setelah itu Sakura pun menyusul Ninja Medis tadi.
Gedung Hokage
Telihat di atas gedung Hokage,Tsunade sedang bertapa sambil mengeluarkan dan Kushina beserta para Anbu mengelilingi -tiba,dari atas datang Pain dengan tatapan yang datar,ia pun mendarat dengan yang melihat Pain datang,langsung memasang posisi siaga.
"Hmm..Aku hanya ingin bertanya,dimana Jinchuuriki Kyuubi?".
"Ka..kau..",Tsunade terkejut melihat Pain datang.
"Hmm..lama tak bertemu,Tsunade-san".jawab Pain.
"Siapa dia,Tsunade-sama?",tanya Minato.
"Dia adalah salah satu anak yang dilatih Jiraiya saat perang Dunia Shinobi Ke 3."
"Untuk apa kau ingin mengetahui tentang anakku",ujar Kushina dengan marah.
"Hehh..Ternyata dia adalah anakmu?Sangat mengejutkan".
"Hmm..apa kau ketua Akatsuki?"tanya Minato.
"Hmm..kau tidak perlu ..aku ingin bertanya pada mu,nona kau memiliki hubungan dengan Anbu Konoha,Ryuu no Anbu?"
Deg..deg..
"Mengapa kau bertanya tentang itu?",tanya Minato
"Karena sebelum aku membunuhnya,aku megingat warna matanya sangat mirip dengan nona Uzumaki itu."
Kushina yang mendengar kenyataan itu,menundukkan wajahnya sambil menangis dengan yang mendengarnya tiba-tiba mengeluarkan aura kuning yang sangat membara dari yang ada di situ mulai menjauhi yang melihat perubahan pada Minato hanya menatapnya datar.
"Aku akan membunuhmu kau membunuh anak yang sangat kusayangi."Minato pun langsung menerjang yang melihatnya,langsung melayang ke atas.
"Kau baru merasakan sebagian dari rasa sakit yang kurasakan saat ibuku dibunuh oleh ninja seperti ini juga harus merasakan rasa sakit yang seperti aku rasakan."Pain pun merentangkan tangannya.
"Shinra Tensei"
Bwoosss...
Seluruh isi yang ada di Desa Konoha tersapu dengan dorongan angin yang sangat rumah luluh lantak akibat dari serangan beberapa saat,hilang asap yang menutupi desa di tengah kawah,Minato,Tsunade,Kushina beserta para Anbu masih berdiri menghadap Minato yang penuh akan masih menggunakan Jurus Medisnya dengan mengirim siput ke seluruh desa.
"Hah..hah..untung masih sempat",batin Minato.
Flashback
"Baiklah,kalian para Anbu,evakuasi seluruh warga ke tempat yang satu lagi,aku akan mengirimkan satu bunshinku untuk menjaga kalian jika terjadi sesuatu yang tidak diduga."terlihat Minato menghadap beberapa anggota anbu bersama Kushina dan mengucapkan itu,mereka pun berpencar untuk mengevakuasi warga.
Flashback off
"Hah..hah..Tsunade-sama,sebaiknya anda dan Kushina pergi ke tempat evakuasi aku yang mengurus ini".
"Ta..tapi anata-"
"Tidak ada tapi-tapian."tegas yang mendengarnya langsung pergi sambil menarik Kushina yang tidak mau pergi.
"Anata..kumohon..hiks..hiks,jangan tinggalkan tidak ingin lagi kehilangan orang yang aku sayangi",Kushina menangis sambil memeluk pun melepaskan pelukannya,kemudian mencium kening Kushina.
"Aku berjanji,aku akan kembali setelah mengalahkan orang itu."setelah mengucapkan itu,Minato pun memberikan Kushina kepada Tsunade dan mereka pun pergi bersama para Minato menatap kearah Pain begitupun mengeluarkan beberapa kunai khususnya dan melemparnya sembarang arah,setelah itu ia pun berlari kearah Pain.
"Aku akan membalaskan kematian Naruto dengan membunuhmu."
Minato pun memukul wajah Pain,namun Pain hanya memundurkan wajahnya,namun Minato langsung menendangnya dengan yang merasakan tendangan keras Minato pun terlempar sangat jauh.
Duarrr...
Asap mengepul di tempat Pain yang melihat Pain terlempar masih tetap memasang posisi -tiba Minato terlempar dengan sangat kuat.
"Shinra Tensei"
Bwooshh...
Minato terlempar dengan sangat kuat,namun ia masih bisa menahan gerakan nya agar tidak terlempar lebih jauh yang melihatnya langsung berlari dengan sangat cepat kearah pun langsung memukul ke arah perut Minato,namun Minato langsung pukulannya ditahan ia pun memukul wajah yang tidak mau kalah juga menyerang saling balas membalas pukulan dan tendangan.
Bukk..bukkk...bukkk...
Minato pun menendang kearah wajah Pain,namun masih dapat ditangkis yang melihatnya tak kehabisan akal,ia langsung membuat rasengan di tangan kirinya.
"Rasengan",Minato langsung mengarahkan kearah perut Pain.
Pain yang tidak dapat mengelak lagi,langsung terlempar sangat tidak memilki tenaga lagi karena sudah menggunakan Shinra Tensei sebanyak dua kali.
Duarrrr...
Terlihat asap mengepul di tempat Pain asap menghilang,terlihat Pain sedang dilndungi oleh kelima Pain yang melihatnya,kembali memasang -tiba,salah satu dari Pain tadi maju kedepan dan merapal segel tangan.
"Kuchiyose no jutsu"
Boffttt...Booffftt...
Tiba-tiba asap putih mengepul di lama setelah itu,muncul badak bercula satu,anjing berkepala tiga dan seekor burung berparuh memiliki mata yang sama dengan para kuchiyose pun langsung pergi kearah yang melihatnya langsung memasang siaga sambil menggigit Kunai khususnya.
Gunung Myaboku
Duar...duar...
Terlihat asap mengepul dan lubang kawah,terlihat Menma dengan Jiraiya sedang saling bertatap muka dengan mata senjutsu memiliki mata senjutsu berwarna orange dan Jiraiya berwarna pun saling terenyum satu sama yang melihatnya hanya tersenyum kemudian ia turun menyusul mereka.
"Hmm..kau semakin kuat saja ne,Menma",ujar Jiraiya.
"Itu ini kau sudah bisa menahan Jiraiya selama satu sebuah kemajuan yang sangat bagus."tambah Fukasaku.
"Hehehe..Itu semua berkat kalian berdua."jawab Menma.
Tiba-tiba,datang istri dari Fukasaku dengan wajah yang panik.
"Jiraiya,Konoha sekarang sedang di serang."ujarnya.
Mereka yang mendengarnya,sontak pun langsung melihat Jiraiya,dan Jiraiya pun menganggukan kepalanya.
"Hmm..Kita akan pergi sekarang ,bersiaplah",Menma yang mendengarnya,menganggukkan kepalanya kemudian berlari ke tempat penginapan.
"Tunggu aku,Otou-san,Okaa-san."batin Menma.
Konoha
Duar..duar..
Terlihat banyak sekali kawah di tempat Minato dan para Pain saat ini masih dikejar-kejar oleh para Kuchiyose Pain dan juga dua orang badak yang melihat Minato dekat dengannya,langsung yang melihatnya,langsung menghilang menggunakan Hiraishinnya ketempat yang lebih jauh dari para Kuchiyose.
"Heh...Teknik mu sama dengan Anbu Konoha itu,Uzumaki kau yang mengajarinya?"tanya Pain.
"Tentu adalah anak yang sangat berbakat dan juga tak pernah menyerah saat menurun dari ibunya."Minato yang mengatakannya,entah kenapa merasa masih belum bisa menerima kepergian Naruto.
"Heh..kalau begitu,aku akan mengirim mu ketempatnya sekarang juga",dari belakang Minato,tiba-tiba muncul pain yang memiliki rambut panjang dengan tangan yang mengarah ke kepala -tiba...
"Rasengan"...
Duarrr...
Terlihat asap mengepul di tempat menghilang,nampak lah Menma dengan pakaian barunya(pakaian Naruto vs Pain)dengan mata senjutsunya beserta tiga Kuchiyose kataknya berdiri di belakangnya.
"Kau sangat lama,Menma",ujar Minato sambil tersenyum.
"Hehehe...Gomen ne, baru saja dapat kabar dari Mama.",Menma menjawab sambil tersenyum.
Minato yang melihatnya,hanya bisa tersenyum dan kembali menatap ke arah pain yang sudah mati dibunuh oleh Menma.
"Baiklah, tunjukkan padanya kerja sama clan Namikaze."ujar Minato dengan Hokagenya berkibar ditiup angin.
"Yosh..ayo,Otou-sama".
Tempat evakuasi
Terlihat di tempat evakuasi,Tsunade dan Sakura sedang menyembuhkan yang berpindah tempat dari tempat evakuasi pertama ke tempat yang kedua berkat Jiraiya sedang berbicara dengan Kushina.
"Dimana Menma,Ero-baka?"tanya Kushina.
"Hah..Dia ngotot ingin membantu aku membiarkannya lagipula dia itu kuat",ujar Jiraiya.
Kushina yang mendengarnya hanya bisa menghela napas.
"Hah..Kuharap mereka baik-baik saja."Kushina pun pergi membantu Tsunade.
Minato dan Menma
Terlihat Menma dan Minato memasang posisi bertarung sambil melihat kelima Pain yang tersisa.
"Ikuzo,Menma",Minato pun langsung pergi menyerang pain yang bisa menghidupkan orang mati.
Play soundtrack(chiyo vs sasori)
Minato kemudian melemparkan tiga kunai khususnya ke sembarang arah,setelah itu ia membuat rasengan di tangan pun bergerak menuju ke arah Pain pemanggil depannya,tiga ekor hewan kuchiyose pun menahan serudukan dari badak bercula satu,kemudian ia memutarnya lalu melemparnya ke belakang Menma,para Kuchiyose katak langsung menghajar para hewan Kuchiyose langsung pergi menuju Pain Pemanggil kuchiyose.
"Tajuu Kage Bunshin no Jutsu"
Booff..booff..boff..
Tiga bayangan muncul di depan pun memegang Pain itu,kemudian Menma memukul sedetik sebelum itu,Pain itu bisa lolos dengan memukul para pun melaju kearah Menma,tetapi saat ia ingin menuju kearah Menma,Gamabunta langsung memakannya.
Mulut Gamabunta
Pain itu kebingungan melihat sekitarnya,namun tiba-tiba Menma muncul di depannya dengan rasengannya.
"Rasengan"
Tempat pertarungan
Terlihat Pain Yahiko menatap ke arah mulut Gamabunta yang berapa lama,keluar Menma dengan pain tadi yang sudah yang baru saja menghabisi salah satu pain,melirik kearah tersenyum melihat kekuatan Menma yang sudah meningkat -tiba,muncul pain yang memiliki senjata di seluruh tubuhnya di depan yang tak sempat menghindar,langsung menggunakan Hiraishinnya.
Duarrrr...
Terlihat Minato sudah menghindar dari tempatnya asap menghilang,terlihat Menma sudah membunuh pain tersisa dua Pain lagi.
Skip time(sama kayak di canon Pain yg satunya lagi)
Terlihat Menma sudah membuat Pain penghisap chakra menjadi -tiba,painYahiko langsung berdiri sambil merentangkan tanganya.
"Shinra Tensei"
Bwooss...
Minato terlempar akibat jutsu dari yang melihatnya langsung berlari kearah Minato,namun Pain Yahiko langsung menariknya.
"Basho Tenin"
Bwoss...
Menma pun tertarik dan saat sudah dekat,Yahiko langsung menusukkan besi hitam ke tangan yang melihat Menma di tusuk,langsung menerjang Pain,namun..
Jrasss...
Minato langsung ditusuk menggunakan besi hitam Pain ke yang melihatnya hanya menyeringai.
"Heh..Apa kau tau,beginilah cara ku membunuh anakmu,Uzumaki Naruto."ujar Yahiko.
Minato yang mendengarnya hanya diam Pain menarik besi tadi dan melempar Minato ke atas(seperti Hinata) kemudian ia menjatuhkan Minato dengan sangat yang melihatnya,merasakan sakit di berapa lama sebuah chakra merah keluar dengan sangat besar dari tubuh Menma.
Deg..deg..
Tempat evakuasi
Tiba-tiba atap tempat evakuasi warga disana yang merasakannya langsung menatap Kushina yang berwajah panik.
"Ti..tidak salah lagi.I..ini chakra Kyuubi dari tubuh Menma."ujar Kushina.
"Hmm..kalau begitu,ayo kita khawatir Minato terluka."balas Jiraiya.
"Aku ikut."ujar Tsunade.
Mereka pun pergi menuju tempat Menma dan Minato.
Skip time(sampe Naruto jumpa Kyuubi)
Di sebuah tempat
Terlihat sebuah tempat yang sangat indah dan damai jika di bernuansa tengah tempat itu,terlihat Naruto sedang berbicara dengan Kami-sama.
"Jadi,apa kau tidak lelah mengabulkan semua permintaan kami di bumi,Kami-sama?",tanya Naruto.
"Tentu saja Maha Kuat,jadi aku tidak lelah".
"Hmm..jadi ada berapa Alam semesta yang kau punya?".
"Kau tidak perlu adalah urusanku."
"Hah..yasudah."
Tiba-tiba Naruto merasakan sesuatu yang tidak mengenakkan.
"I..ini kan chakra"
"Ya..ini adalah chakra Konoha sedang di serang oleh ketua Akatsuki dan kakak mu berubah menjadi Kyuubi dan juga ayahmu sedang dalam kondisi sekarat."Ujar Kami-sama.
"Kami-sama,bolehkah aku menjumpai Nii-san ku untuk menyadarkannya?"
"Hmm... kuberi waktu satu itu kembali lah kesini."Setelah mengatakan itu,tiba-tiba tubuh Naruto bercahaya.
" ,Kami-sama",Naruto pun tiba-tiba menghilang.
Desa konoha
Jiraiya beserta Tsunade dan Kushina sedang menuju ketempat Minato.
"Kita hampir merasakan chakra Minato yang semakin menipis."Ujar Jiraiya dengan mata Senjutsunya.
Tak berapa lama,mereka pun terkejut melihat keadaan Minato,termasuk berkaca-kaca melihat keadaan pun berlari kearah Minato.
"Anata..Hiks..Hiks..Bangun jangan tinggalkan aku."Kushina menangis sambil memangku Minato.
"Kau tenang akan menyelamatkan Minato."ujar Tsunade.
Tsunade pun langsung mengeluarkan chakra medis nya.
Menma vs Pain
Terlihat kondisi Pain sangat sudah tinggal sekarang sedang bersembunyi di balik sebuah pohon.
"Aku akan mengakhiri semuanya sekarang".Ia pun membuka sebelah tangannya.
"Chibaku Tensei"
Tiba-tiba wilayah sekitar Pain terangkat ke yang masih dalam keadaan mode Kyuubi ekor enam juga terangkat ke atas.
Jiraiya side
Play soundtrack Naruto-tragic
Jiraiya merasakan keanehan di telapak ia melihatnya,ia angka delapan di telapak tangannya.
"Kushina,aku harus pergi Menma sudah diluar kendali."tanpa menunggu jawaban,Jiaraiya langsung pergi ke tempat yang melihat Jiraiya langsung pergi,hanya bisa pasrah dan menyerahkannya kepada Jiraiya.
Menma side
Terlihat bongkahan dilangit,keluar banyak ekor tanpa yang melihanya,hanya memasang wajah datar.
"Akhirnya,keluar juga kau,Kyuubi."ucap Pain
Menma side
"Dimana aku?".
Menma melihat chakra hitam keluar dari pun kebingungan melihat tempat sekitarnya,seperti tempat melihat jeruji besi di depannya.
"Apa kau ingin kekuatan?",suara seram terdengar Menma.
"Siapa kau?"
"Apa kau ingin kekuatan,Bocah?"
"Ya..Aku ingin kekuatan untuk membunuh orang itu."
"Maka,lepaslah segel itu kau akan mendapatkan kekuatan".
Setelah itu,Menma kehilangan kesadarannya,dan melangkah mendekati jeruji besi itu.
Jiraiya side
" terlambat."ujar Jiraiya sambil melihat telapak tangannya sudah berubah menjadi angka sembilan.
Menma side again
Terlihat Menma diangkat oleh sebuar putaran pun menggenggam saat ingin menariknya,ada seseorang memegang bahunya,kemudian pun sadar,kemudia dia melihat siapa yang melihat seseorang memakai pakaian Anbu dengan rambut merahnya dan matanya yang sewarna dengan mata ibunya,violet.
"GRRR...SIAPA KAU",
"Lama tak berjumpa ne,Onii-san."ujar Naruto
"Ka..kau",mata Menma berlinang air mata melihat bahwa orang itu adalah Naruto.
"Hah..aku tidak menyangka bahwa kau sampai berubah menjadi aku masih sempat."
"Bagaimana kau bisa ada disini,Naruto?Bukannya kau sudah meninggal?"
"Aku bisa kesini karena atas izin Kami-sama".
"Kami-sama?wah..Kau sudah bertemu dengannya?Tetapi kenapa kau cepat sekali meninggalkan ku,Baka-Otouto!"Menma pun memukul perut Naruto.
"Ittai..Itu sudah kehendak Kami-sama,Onii-san."
"Apa kau tidak tahu bagaimana perasaan Kaa-san saat ia mendengar mu meninggal?".
"Hah..Gomen ,waktu ku tidak ingin menyampaikan,bahwa Pain bukanlah musuh sebenarnya."
"Maksudmu,masih ada musuh lain?"
" memakai topeng di memiliki sharingan dimata kananya serta dialah yang membantu Pain untuk mengalahkan ku.'
"Apa dia sangat kuat?"
" aku percaya bahwa nii-san bisa mengalahkannya."Setelah mengucapkan itu,tubuh Naruto tiba-tiba bersinar.
"Kenapa dengan tubuh,mu?"
"Mungkin cukup sampai disini saja pertemuan ,jangan terlalu cepat menyusulku, juga titip salam ku untuk semuanya termasuk Ibu dan Ayah."
Setelah mengatakan itu,tubuh Naruto pun menghilang.
Normal side
Terlihat tubuh Kyuubi tidak berlanjut lagi dan kebingungan bebatuan yang terangkat melihat Menma sedang menatapnya dari atas.
Skip time(sama kayak di canon)
Terlihat Menma sedang berdoa di dalam itu ia bangkit dan meninggalkan tempat merasa sudah tidak sanggup lagi berjalan,dan saat ia ingin ambruk tiba-tiba ada yang menahannya dari bawah.
"Kau sangat mengagumkan,Menma",Ujar Minato.
"Heh.. otou-san baik-baik saja?".
"Hmm..aku merasa lebih baikan ,ne."
"Hihihi...ne, aku ingin berubah menjadi Kyuubi,aku bertemu Naruto."
"Wah..Otou-san juga sama,bertemu dengannya katanya?"
"Ia menitipkan salam untukmu."
"Hmm..anak itu."
Saat mereka di tepi hutan,mereka mendengar kan suara yang sangat sudah keluar,terlihatlah semua warga Konoha menanti bersorak ramai.
"Wah..Itu dia pahlawan kita,Menma"
"Arigatou,ne Menma nii-san."
"Kami sudah lama menunggumu",begitulah teriakan mereka.
Menma yang melihatnya terpelongo dan turun dari gendongan melihat Kushina mendatanginya sambil sudah dekat,ia memukul kepala Menma sampai ia hampir terjatuh,namun Kushina langsung memeluknya.
"Baka..Baka..Okaa-san sangat khawatir dengan ,ne karena sudah menyelamatkan kami."
Minato yang melihatnya,hanya melihat Menma di angkat-angkat ke atas oleh teman setim tampak kesenangan melihat teman-temanya mengangkatnya.
Dari kejauhan terlihat Naruto memandang mereka semua,Ia tersenyum melihat keadaan -tiba seorang wanita menghampirinya.
"Saatnya kita pergi,Naruto-kun",ujar wanita itu.
"Hai..Ayo kita pergi,"
"Gabriel-chan"
.
.
.
Tbc...
Yoo..yoo..yoo..jumpa lagi sama ane Author yang gak kalok ane lama ane mau nyambungin ni cerita ke Highschool dxd,namun masih rencana,Dan juga arigatou,karena masih ada yang menunggu fic saya ini dan memberikan saran..Dah,itu dari saya...Shichidaime-sama.
Hiraishin no jutsu.
