Title : My Boys

Author : Chicin Clv

Main Cast: Yesung, (Yesung centric)

Pairing : ?

Disclaimer: Terinspirasi dari film jepang Atashinchi No Danshi tp memiliki cerita dan alur berbeda

Genre : Comedy, Romance, Brothership, Fluff

Warning: YAOI!

Chapter: 7/?

Rating : General


BRAK

Setelah bunyi nyaring yang diketahui sebagai bunyi pintu yang dibanting tidak elitnya, kini terlihatlah seorang namja dan seorang yeoja dengan nafas tersengal, seperti habis berlari menghindari sesuatu.

"hah hah hah untung kita tidak terlalu basah ya sungie~" ucap salah satu namja cantik sekaligus tampan ( heechul ) pada yeoja manis ( yesung ) yang berada di sampingnya. Ya, sampai saat ini yesung masih belum melepaskan kostum yeoja yang sedari tadi masih menempel pada tubuh rampingnya.

"hah hah iya hyung, untung hujan baru turun deras saat kita hampir mendekati dorm" jawab yesung tersenyum senang dengan kemenangannya menghindari hujan. Meskipun pada nyatanya mereka tetap kebasahan karna mereka berlari dalam hujan meskipun dengan jarak yang dekat.

Kini heechul memperhatikan penuturan dongsaeng barunya tersebut dengan senyum yang sangat tulus, ya senyum tulus kini tetap mengembang sedari tadi di saat heechul mulai menerima yesung dan berbaikan sedikit dengan hatinya. Dengan wajah yang masih tersenyum heechul menggerakkan tangannya dan mengusap beberapa tetes air hujan yang mengalir di wajah yesung

"kau terlihat semakin manis dengan beberapa tetes air di wajah mu sungie~" ucap heechul

"benarkah?" tanya yesung riang mendengan pujian heechul "tapi itu terasa dingin hyung~" sambungnya lagi sambil mendekap sendiri tubuh mungilnya

"kalau gitu mari kita berganti pakaian. Aku tak ingin kita masuk angin karna basah-basahan. Lagian terlalu lembab tidak bagus untuk kulit ku kekekeke" tanggap heeechul dan sedikit terkikik melihat wajah yesung yang sedikit cemberut mendengar kenarsisan heechul.

Mereka berdua sedikit terkejut begitu ingin berbalik menuju kamar masing-masing menemukan hangeng berdiri dengan tegap menatap mereka dengan tangan terlipat di depan dada dan dengan tatapan yang sangat sulit di artikan

"Ya,, hangeng~ah kau mengejutkanku" ucap heechul

Dengan perlahan dan pasti hangeng mulai mendekati heechul dan berdiri di depan heechul dengan tatapan tegas dan lekat

"Cukup semua yang kau lakukan selama ini" ucap hangeng tegas pada heechul

Heechul dengan wajah datarnya kembali menatap hangeng,sedangkan yesung sedikit heran dengan arah pembicaraan hangeng yang di tujukannya untuk heechul

"kau berbicara apa? Aku tidak mengerti. Ayo yesung kita ke kamar" jawab heechul sambil melenggang pergi dari hadapan hangeng masih dengan memegang tangan yesung, yesung hanya dapat pasrah dengan tarikan heechul.

Melihat heechul yang dengan acuh meninggalkannya membuat hangeng sedikit geram dan langsung menangkap tangan kiri heechul karna tangan kanannya menggenggam tangan yesung.

"aku tau kau mengerti maksudku chullie~, aku mendengar lagi masalahmu siang ini dengan yeojachingu mu itu" seru hangeng semakin menguatkan genggamannya pada tangan heechul agar heechul tidak lari. Karna setiap hangeng ingin menasehati heechul pasti heechul selalu menghindar dan mengacuhkannya.

Tapi cukup untuk sekarang ini, hangeng tak ingin namja yang disayanginya -ah~ ani~- dicintainya terjerumus dalam pencarian kasih sayang, karna di sini hangeng selalu siap memberikan apa yang heechul cari tanpa balasan, persis seperti yang selama ini di kejarnya. Tetapi kenapa heechul selalu mengabaikannya dan menolaknya.

"itu bukan urusanmu" jawab heechul dingin sambil melepaskan genggaman tangan hangeng dengan tangannya yang tadi sempat menarik yesung

"KAU TAU AKU DISINI TAPI KENAPA KAU TAK PERNAH MAU MENERIMA KU?" bentak hangeng. mungkin ini batasnya, selama ini hangeng akan diam dengan penolakan heechul tapi cukup. Dia pun ingin sedikit diterima dan diberi kesempatan unutuk melengkapi kekosongan hati heechul tapi apa? Heechul tetap menatapnya dengan datar dan dingin.

"mian~" ucap hangeng kemudian setelah melihat tak ada perubahan di wajah heechul. Mungkin memang susah untuk membujuk namja cantik satu ini untuk membuka hatinya. "aku keluar sebentar, ingin menenangkan pikiran" ucapnya samar sambil beranjak pergi menuju keluar dorm

Heechul yang melihat hangeng pergi hanya dapat menghebuskan nafasnya

"hah~~ apa aku terlalu keras padanya?" ucap heechul beranjak menuju arah berlawanan dengan hangeng. Baru beberapa langkah menuju kamarnya heechul mengingat kalau dia melupakan sesuatu

"eh~ sungie mana?" tanyanya entah pada siapa sambil celingukan "ah mungkin sudah langsung ke kamarnya di saat aku tadi bertengkar dengan hangeng" jawabnya sendiri. Kemudian kembali melangkahkan kaki ke arah kamarnya.

.

.

"bbbrrrr ternyata berada di bawah hujan di saat malam ternyata dingin juga ya" ucap yesung yang kini kedingingan dan kebasahan di guyur hujan

Ya, setelah melihat hangeng berjalan keluar dorm dengan reflek yesung langsung berlari mengejar hangeng. Yesung takut akan terjadi sesuatu dengan hangeng apa bila berada di luar saat malam dan keadaan hujan deras. Padahal secara logika yesunglah yang seharusnya di khawatirkan, seorang Yeoja manis * author : inget yesung masih belum nuker baju yeojanya * dengan tubuh mungil berjalan sendirian di saat hujan dan pada malam hari, benar-benar yeoja manis yang tidak tahu situasi dan keadaan yang terlalu perhatian pada orang lain dan terlalu bodoh * ups ralat * terlalu polos.

"uhhh seharusnya aku tadi sebelum mengejar hangeng hyung mengambil payung dulu... apa aku balik saja? Ah tanggung sekarang juga sudah basah. Huuu sebaiknya aku mencari hangeng hyung saja... aaahhh kemana ya tadi arah perginya?" racau yesung dalam pencariannya dengan sedikit mempoutkan bibir sambil memikirkan arah pencariannya akan hangeng.

Nah yeoja manis kita satu ini ternyata benar-benar tidak mengetahui marabahaya dari beberapa pasang mata yang memperhatikannya dalam guyuran hujan.

Basah = baju menjadi transparan.

Basah = membuat beberapa bagian tubuh mengkilap.

Basah = tampilan yang awalnya menggemaskan berubah menjadi SEKSI.

Basah = sasaran empuk.

"ah itu hangeng hyung~" seru yesung mengabaikan mata-mata lapar yang menatapnya dan berlari kecil kearah siluet namja tampan yang duduk sendiri di sudut sebuah taman

"hangeng hyung~" sapa yesung pada namja yang kini membelakanginya sambil menepuk pelan pundak hangeng

"yesung!" kaget hangeng melihat yesung kini ada dibelakangnya

"jalan mu benar-benar kencang hyung. Aku sampai kehilanganmu" omel yesung pada hangeng sambil menggembungkan pipinya karna sedang dalam keadaan kesal

"apa kau tadi mengejarku?" tanya hangeng yang masih terkejut dan sedikit heran

"mmhh" jawab yesung dengan menganggukkan kepalanya pasti

Wajah hangeng yang menggambarkan keterkejutan kini berganti dengan senyuman yang menghangatkan sambil menepuk pelan tempat di sampingnya

"nah sini duduklah" ajak hangeng

Yesung perlahan menuju tempat yang di sebutkan hangeng dan mendudukan dirinya di sana. Kemudian menolehkan kepalanya kearah hangeng

"hyung~~" ucapnya masih dengan menatap hangeng "apa kau marah dan akan membenci chullie hyung~?"

"ani~~ tidak mungkin aku akan marah dan benci pada orang yang sangat berharga dalam hidupku" jawab hangeng sambil tersenyum menatap yesung yang sedari tadi nenatapnya

"ah syukurlah~~ aku kira kau akan menyerah dengan chullie hyung" ucap yesung sambil mengusap dadanya menandakan kalau dia benar-benar lega

"hahaha kau itu sangat lucu yesung, kau mengejarku hanya untuk memastikan aku tidak akan meninggalkan heechul?"

"ne~ meskipun aku tidak begitu mengerti dengan masalah kalian berdua tapi aku merasa chullie hyung membutuhkan hangeng hyung. Lagi pula sepertinya hanya hangeng hyung yang sangat mengerti tentang chullie hyung. Dan Menurut ku kalian berdua juga cocok kok" jelas yesung panjang lebar dan menggebu-gebu

"kekekeke tenang saja yesung~. Aku akan selalu berada di sampingnya" kikik hangeng

AT DORM ( di saat yang bersamaan )

"eh kau sudah pulang chullie?" tanya leeteuk yang melihat heechul dengan nyamannya duduk sambil menonton tv

"ah iya. Baru saja" jawab heechul tanpa mengalihkan wajahnnya

"kalau begitu sungie mana?" tanya leeteuk lagi

"mmhhh sepertinya di kamarnya, mengganti baju"

"aku malah baru dari kamarnya"

"eh? Tapi tadi... aish jangan-jangan dia mengejar hangeng" ucap heechul ingat akan sesuatu

"maksud mu?" heran leeteuk

"aishh nanti aku jelaskan. Sekarang kau telfon saja sungie~ suruh dia kembali, di luar hujan sangat deras, aku takut dia akan sakit"

Leeteuk sedikit heran dengan penuturan heechul

'sejak kapan bocah ini berbaikan dengan yesung? Apa chullie sudah menerima yesung? Apa lagi chullie memanggilnya sungie dan mengkhawatirkannya' batin leeteuk

"hei... Jangan menatapku seperti itu. oke, aku mengakui sungie itu anak yang manis dan polos. Jadi aku menerimanya. Kau jangan takut pak tua, aku tak ada maksud jahat. Sekarang lebih baik kau telfon sungie untuk memastikannya dalam keadaan baik" terang heechul melihat tatapan menyelidik dari leeteuk

"aku tahu anak itu juga dapat merubahmu chullie... hehehehe." Tanggap leeteuk kemudian merogoh ponsel dari saku celananya dan mencoba untuk menghubungi yesung

"uuhhh telfonnya tidak aktif" kesal leeteuk

"kalau begitu coba kau telfon hangeng" tawar heechul

"oke ku coba"

BACK TO Yesung n Hangeng

"yes- ah sungie kau tau sesuatu?" tanya hangeng sambil menatap yesung

"ani~ emang apa hyung?" tanya yesung heran dan sedikit memiringkan kepalanya

"kau tahu baju dalam keadaan basah bisa menjadi transparan?" tanya hangeng lagi yang di jawab anggukan oleh yesung

"nah kalau begitu sekarang dengan bebas aku dapat melihat dadamu di balik bajumu yang kini transparan karna basah" lanjut hangeng sambil tersenyum jahil ke arah yesung

"kyaaaa" dengan reflek yesung berteriak dan menyilangkan tangannya di depan dadanya untuk menghalangi pandangan hangeng

"hahahahaaha kau sangat lucu sungie~ dengan wajah, pakaian, gelagat dan teriakan mu orang-orang akan yakin kau seorang yeoja" tawa hangeng

"aku bukan yeoja hyung, lagian kan namja juga boleh malu kalau dada nya kelihatan hyung" marah yesung dan mendelik kesal pada hangeng. Sedangkan hangeng yang melihat tingkah yesung hanya dapat tertawa lebih keras.

"baiklah, kalau begitu apa kau mau menjadi namjachingu ku? Kau sangat manis menurut ku" tanya hangeng usil

"shiro~~ kau itu milik chullie hyung. Jadi maaf aku menolakmu secara langsung hyung" jawab yesung sambil tersenyum manis

"hahaha bagaimana kalau menjadi anakku dan heechul saja?" tanya hangeng lagi. Sepertinya namja tampan kita satu ini sudah mulai senang mengganggu namja manis kita yang memang selalu menjadi sararan empuk kejahilan.

"shiro~~ maaf juga hyung, sekarang aku sudah punya sooman appa." Jawab yesung lagi dengan polosnya

"hahahaha benar-benar lucu" tawa hangeng lagi

"uuuhhh kau menyebalkan hyung" ucap yesung melihat hangeng yang selalu tertawa mendengar jawabannya

DRRRT DRRRT

"yeoboseo~" ucap hangeng setelah merasa poselnya bergetar dan menggeser tampilan jawab/terima

"..."

"ne, dia bersama ku sekarang"

"..."

"baiklah,,, kami akan pulang" jawab hangeng mengakhiri line telfonnya

"nah sungie~ mari kita balik ke dorm,,, sepertinya setelah ini kita akan menerima ceramah panjang dari teukie hyung" ajak hangeng pada yesung setelah memasukkan pembali ponselnya ke saku celana

.

"kami pulang~~" ucap hangeng dan yesung berbarengan begitu memasuki pintu dorm

"YA,,, KALIAN BERDUA,,, siapa suruh kalian hujan-hujan di saat malam ha?" sembur leeteuk berkacak pinggang pada yesung dan hangeng yang baru memasuki ruang tengah

"..."

"kalian tidak tahu kami khawatir?" tanya heechul yang kini sudah berada di sebelah leeteuk

"maafkan kami hyung~~~" sahut yesung sambil menunjukkan wajah menyesalnya

"hah~~ ya sudah kalau begitu. Yang penting kalian sekarang baik-baik saja... sekarang, sebaiknya kalian kekamar masing-masing ganti baju basah kalian, mandi air hangat kemudian istirahat, Sekarang sudah malam dan lagi besok kita ada latihan" tutur leeteuk menasehati

"ne~ umma" jawab yesung dan hangeng serentak kemudian terkikik geli yang di hadiahi tatapan maut oleh leeteuk karna memanggilnya umma

"mmhhh hangeng soal ucapan ku tadi,,,, maaf" ucap heechul lirih dan segera berjalan kekamarnya

Meskipun kata-kata yang di ucapkan heechul teramat pelan tapi cukup bisa di dengar oleh leeteuk, yesung dan hangeng. Yesung dan hangeng yang mendengar penuturan heechul kemudian saling pandang dan tersenyum kecil. Sedangkan leeteuk~~

"hei, sebenarnya apa yang terjadi disini? Ada yang mau menjelaskan?" tanya leeteuk bingung entah pada siapa.

.

.

.

.

"hua~~ aku kesasar lagi T^T" runtuk batin yesung

Sepertinya namja manis kita satu ini senang sekali yang namanya tersesat. Seperti sekarang ini untuk kedua kalinya yesung kembali tersesat di gedung SM setelah yesung kembali dari toilet dan ingin kembali ketempat para personil Super Junior melakukan latihan dance. Masih dengan celingukan yesung mencoba mengingat-ngingat arah dan jalan yang tadi di laluinya untuk mencapai toilet

puk~

"hyung~~ apa kau tersesat lagi?" tanya namja tampan nemepuk bahu yesung

Untuk kedua kalinya yesung bertemu dengan namja tampan ini a.k.a changmin dalam keadaan tersesat. Yesung yang merasa malu karna kepergok tersesat dua kali hanya dapat menundukkan kepalanya dan menggeleng pelan. Kemudian~

"ani~~ aku tidak tersesat changmin~ah. Aku tadi hanya memastikan arah yang telah kulalui" ucapnya bohong.

"uuhhh tidak mungkin aku bilang kalau aku tersesat,,, malunya~ 2kali ketahuan tersesat" batin yesung

Changmin yang melihat wajah yesung hanya dapat mengulum tawa, pasalnya dari awal changmin tahu kalau yesung tersesat lagi dan yesung sepertinya bukan pembohong yang pintar, karna semuanya terbaca jelas di wajah manisnya

"nah kalau begitu bagaimana kalau aku menemanimu ketempat tujuan mu hyung? Lagi pula kau ingin kemana?" tawar changmin lembut

"ng aku ingin keruang latihan.. baiklah kajja" ajak yesung kemudian mulai melangkahkan kakinya, dan jalan berdampingan dengan changmin

"hyung~~ apa kau yakin ini arahnya?" tanya changmin ragu

"ne~ tentu saja changmin~ah,,, jadi kau meragukan ku?" tanya yesung kesal dan mempoutkan bibirnya

"hahaha ani hyung~ mmhh ngomong-ngomong apa dalam minggu ini kau ada waktu kosong hyung?" tanya changmin pada yesung *author: kekeke ky' na changmin dah mulai pedekate nich*

"mmmmhhhh sepertinya ada..." jawab yesung ragu

"nah kalau begitu bagaimana kalau kita pergi kencan hyung?" tanya changmin to the point

"mian changmin~ah aku tidak bisa benerima tawara kencan mu. Aku sudah punya tunangan" jawab yesung menyesal

"eh~ ahahaha kau terlalu polos hyung~"kikik changmin "baiklah, bagaimana kalau kita jalan tebagai teman?" tanya changmin lagi

"mmmhhh oke~" jawab yesung setelah berfikir

"ah kita sampai" yesung tiba-tiba

Changmin menatap heran pintu di depannya yang bertuliskan 'practice room'

"apa kau yakin ingin kesini hyung?" tanya changmin ragu dan menatap yesung

"yup~ aku yakin sekali" jawab yesung yakin, dan menunjukkan tatapan yang bersinar-sinar seperti anak kecil yang menemukan harta karun

"kalau begitu sebaiknya aku sekarang pergi. Aku juga ada urusan lain. Bye hyung~ chu~" tanggap changmin sekilas mencium pipi yesung kemudian beranjak pergi dari tempat yesung berada

.

Cklek~ blam~

Yesung memasuki ruangan yang tadi berada di depannya dengan yakin

"aku kemba-" ucap yesung terpotong setelah melihat sekeliling ruangan dimana terdapat 12 namja (yang setelah penghitungan pasti oleh yesung) bukanlah Super Junior karna tak ada satupun dari namja ini yang dikenalnya, lagi pula ke12 namja ini terlihat masih muda tidak seperti Super junior yang sudah terlihat tua *ups* dewasa...

"..."

"ah~ mian~ aku salah ruangan" ucap yesung meminta maaf sambil membungkukkan badannya menyesal

"haha tidak apa hyung" ucap seorang namja kini sudah berada di hadapan yesung

Mendengar sebuah suara didepannya yesung langsung menegakkan tubuhnya. Dan dapat dilihat seorang namja dengan postur tubuh yang dapat dikatakan mungil, wajah yang putih dan manis serta senyum malaikat yang sedari tadi tidak lepas dari wajahnya

"hyung.. apa tadi kau mengira ini ruang latihan Super Junior hyung?" tanya namja itu pada yesung

"ne~" jawab yesung malu

"manisnya~~" ucap namja tersebut melihat wajah malu yesung

"ani myeonie~~ menurutku kau jauh lebih manis" ucap seorang namja jangkung yang memiliki wajah menyebalkan berdiri dibelakang namja tadi kemudian melingkarkan lengan panjangnya pada pinggang namja di depannya dan mencium sekilas tengkuk namja tersebut.

Yesung hanya dapat heran melihat kedua nama didepannya tidak malu untuk mengumbar kemesraan didepan orang baru.

"yifan~ jangan berbuat macam-macam. Lagian menurutku yesung hyung memang manis kok" ucap namja manis tadi sambil sedikit memarahi namja jangkung di belakangnya

"ah iya kenalkan namaku kim joonmyeon tapi biasa di panggil suho dan namja dengan wajah mengesalkan di belakangku ini wu yifan atau kris" sambung namja manis yang di ketahui bernama suho "nah namja-namja lain yang dibelakang itu adalah member exo" terangnya lagi

Yesung langsung manggut-manggut mendengar penjelasan dan perkenalan dari suho

"ne~ namaku wu yifan atau kris. Aku suaminya joonmyeon~" sambung kris

"ya~ yifan. Kau jangan membuat kesalahfahaman" omel suho marah

"tapi kan benar myeonie~ sebentar lagi kita menikah" balas yifan

"mmhh maaf mengganggu pertengkaran kalian. Tapi sebaiknya aku kembali" ucap yesung memutus pertengkarang calon 'suami-istri' di depannya

"apa sebaiknya aku antarkan hyung? Takutnya nanti kau malah lebih kesasar" tawar suho pada yesung

"dengan senang hati aku menerima tawaranmu suho~ah" jawab yesung dengan senyum yang mengembang

"myeonie~ aku ikut ya? Aku tidak mau menjaga anak-anak serigala ini sendirian" rajuk kris

"ya sudah kalau begitu. Dongsaengdeul, hyungdeul aku keluar sebentar ya~" permisi suho pada 10 namja di belakangnya

"anak-anak, baba dan mama pergi sebentar ya. Kalian jangan membuat masalah" ucap kris menyusul yesung dan suho

Cklek~ blam~

"aish mengesalkan, siapa yang baba? Memang ada seorang appa yang menarik kaki anaknya yang sedang tidur sampai terjatuh dari ranjang dan membuat bokong anaknya yang seksi menjadi sakit?" ujar seorang namja tampan berkulit tan setelah yesung, suho dan kris meninggalkan ruangan

"kkamjong~ah itu karna kau tidur seranjang dengan suho hyung sambil meraba-raba paha dan bokong suho hyung. Tentu saja kris hyung jadi murka. Lagi pula apa kau tidak bisa mengurangi kadar kemesuman mu?" balas namja lain yang mempunyai rambut pelangi

"YA MAKNAE, SIAPA YANG KAU PANGGIL MESUM?" marah namja berkulit tan

"tentu saja kau. Aku yakinkan sekarang video yadong mu pasti sudah bertambah banyak di laptop mu. Lagi pula kemarin aku juga melihat video suho hyung yang sedang berganti pakaian dan sedang mandi di dalam salah satu koleksi video yadong mu" jawab namja berambut pelangi lagi

"YA MAKNAE KURANG AJAR, BERHENTI MENGUTAK-ATIK LAPTOP KU"

"ya dan kau kamjong berhenti membentakku. Atau aku akan mengadukan tentang obsesi mu terhadap suho hyung pada kris hyung" ucap namja berambut pelangi membalas namja berkulit tan. Sedangkan kedelapan namja yang lain hanya dapat pasrah melihat perkelahian dua namja ini yang memang sudah biasa terjadi dan memang hanya suho yang dapat menghentikannya

Mendengar ancaman dari namja berambut pelangi, namja berkulit tan siap menerkam namja tersebut.

Sedangkan namja bermata panda yang duduk tidak jauh dari kedua namja yang akan melakukan pertumpahan darah siap-siap menangis dan~~~

"HUE~~ MAMA~~ CEPAT KEMBALI" teriaknya sambil menangis. Dan ketujuh namja lain tidak ada niat menghentikan pertengkaran kedua namja dan hanya menatap keduanya malas

.

.

"tao~" ucap suho tiba-tiba dalam perjalannya menemani yesung menuju ruang latihan Super Junior yang mendapat tatapan heran dari kris dan yesung yang berada disisi kiri dan kanannya

"wae myeonie~?" tanya kris heran menatap suho yang tiba-tiba memanggil nama salah satu 'anak'nya

"yifan, barusan aku mendengar suara tao" ucap suho

"hahahaha tidak mungkin myeonie~ kita sudah lumayan jauh dari ruang latihan" tawa kris mendengan penuturan suho

"tapi aku yakin. ya sudah kalau kau tak percaya" ucapnya sambil menggembungkan pipi

Yesung yang kembali melihat pertengkaran calon 'suami-istri' ini langsung terkikik geli

"hyung~ kau mentertawakan ku?" rajuk suho melihat yesung terkikik

"ani suho~~" jawab yesung berusaha manahan tawanya

"mmmhhh ngomong-ngomong hyung. Kenapa sooman ahjushi baru memperkanalkan mu pada kami hyung?" tanya suho pada yesung, dan diterima dengan tatapan heran dari yesung

"maksudmu suho~ah?" tanya yesung heran

"kau sudah menjadi anak sooman ahjushi dari beberapa bulan yang lalu kan hyung? Aku pernah melihat arsipmu dalam berkas-berkas ahjushi kira-kira setahun yang lalu" ucap suho menjelaskan

"ehh mungkin kau salah lihat suho~ah... aku mengenal sooman appa baru beberapa minggu.. mungkin belum cukup sebulan" balas yesung

Suho yang mendengar jawaban yesung kembali berfikir. Pasalnya dia sangat yakin dengan berkas yang pernah dibacanya meskipun dalam berkas tersebut tidak tertempel foto yesung

"tapi hyung aku sangat yakin. Malah di dalam berkas itu aku menemukan file yang menyatakakan kalau kau itu-"

"myeoni~ah aku rasa kau terlalu banyak bekerja. Mungkin arsip yang kau temukan itu bukan milik yesung hyung. Hah~ sepertinya aku harus bicara dengan paman mu itu untuk mengurangi sedikit beban kerja mu, buktinya sekarang kau sudah mencapur adukkan semua data dalam otakmu" potong kris

"tapi yifan aku yakin~" balas suho lagi tanpa meneruskan ucapannya yang terpotong tadi

"eeehhh paman? Jadi suho itu ponakannya sooman appa?" tanya yesung mendengar perkataan kris tadi

"ne hyung~" jawab suho "jadi kita juga saudara hyung" sambung suho lagi yang sepertinya melupakan pembicaraan penting mereka tadi

"kyaaa~~ senangnya aku mempunyai dongsaeng lagi" senang yesung dan refleks memeluk suho

"Nyonya-nyonya, Apa kalian tak menydari aku sedang ada disini dan kalian bermesra-mesraan tanpa ragu-ragu" kesal kris melihat yesung dan suho berpelukan mesra "dan yesung hyung kita sudah sampai diruang latihanmu. Jadi sebaiknya kau sekarang melepaskan 'istri'ku dan bergabung dengan tunanganmu"

Mendengar kekesalan kris, suho dan yesung tertawa lucu melihat wajah kris yang tertekuk sempurna dan terlihat kusut. Kemudian yesung melepas pelukannya dari suho dan berjalan mendekati pintu ruangan yang dimaksud kris

"hehehe gomawo, kris, gomawo suho sudah mengantarku. Dan suho sepertinya kapan-kapan kita harus bertemu dan berbincang lagi ya" ucap yesung yang diterima anggukan dari keduanya dan yesung langsung memasuki ruangan yang berada didepannya

Cklek~

"anyeong~~" lambai yesung pada suho sebelum menutup pintu

Blam~

.

"yifan~ aku merasakan firasat buruk. Sepertinya sebentar lagi sesuatu akan terjadi" ucap suho tiba-tiba

Kris langsung terkejut menatap suho yang pucat dan tubuhnya sedikit bergetar sambil berkata tiba-tiba dalam perjalannya kembali keruang latihan.

"hah~ myeonie~ah. Aku terkadang takut dengan perasaanmu yang terlalu peka. Sehingga kalau kau berkata begini berarti sesuatu yang buruk benar-benar akan terjadi. Dan aku harap itu bukan menimpa hubungan kita" balas kris dan merangkul pinggang suho agar masuk dalam dekapannya untuk menenangkan suho.

Mungkin bukan indra keenam tapi suho memang mempunyai sedikit kelebihan untuk kepekaannya terhadap lingkungan dan keadaan. Sehingga bila suho sudah memperingatkan berarti memang akan terjadi

"bukan. Ini mengenai yesung hyung~" ucapnya lagi sambil merapatkan diri pada kris masih dalam keadaan takut

Akhirnya mereka berjalan dalam diam menuju tujuan dan dengan pemikiran masing-masing, dengan suho yang masih dalam dekapan kris yang merangkulnya

.

.

.

.

TBC


Anyeong readerdeul .

I'AM BACK,,, KEKEKEKE

Setelah sekian lama aq hiatus akhirnya aku kembali bawa sambungan ff yg sempat terhenti. Huaaa mian klw malah mengecewakan, sekian bulan behenti nulis bikin kemampuan nulis yg emang dari sono nya udah cetek makin ancur...

Makin lama bahasa penulisan aq makin jelek, makin g' beraturan n g' jelas. N chap ini alurnya emang aku bikin cepet biar bisa ngejar ending nya yg kira2 3 ato 4 chapter lg...
uuhhh aq jg kurang bisa bikin ff yg berkonflik, krn dr awal aq biasa bikin ff yg ringan, jd ancur dech ceritanya T^T. Sekali lagi mian klw mengecewakan

N aq memperjelas pasangan hanchul,,,, n untuk yesung masih ngambang bakal d pasangin sama siapa. Aku juga bikin suho tau sedikit tentang masa lalu yesung, n untung aja kris berentiin suho ngomong, klw g' kan langsung bakal kebongkar d chap ini hehehehe. N aq juga lagi suka sama krisuho couple/ leader line n suho centris maka na aku masukin sedikit k sini. Aq bikin kai aga' terobsesi sama suho stlh liat vid nya exo yg d happy camp, waktu kai d gendong suho kesannya kai menikmati bgt, kekekeke. Awalnya bingung mo kasih ni ke-pervet-an ma siapa n ujung2 na jatoh k kai,,,, sorry ya kai, dirimu terzalimi d sini

Untuk ff yg lain idenya masih ngadat tapi pasti bakal d lanjutin, jd tunggu aja ya...

.

.

.

.

Chicin Clv