Kyuhyun yang mendengar jawaban sungmin sebelum perempuan itu pergi, mulai melonjak-lonjak girang dan bahagia

"kyaaaa! AKU BERHASIL! Aku akan kencan lagi dengan sungmin!" teriak kyuhyun heboh, kali ini dia harus berhasil menyatakan cintanya pada sungmin

-my first time?-

Pairing :

-lee sungmin-

-cho kyuhyun-

-lee hyukjae-

And other cast

-chapter 8 of 8-

Rated : T+ s/d M

Warning(!) : genderswitch (GS), typo(s), pervert!min, innocent!kyu, etc

Desclaimer : mereka semua milik Tuhan, keluarga, dan diri mereka sendiri

-Fic ini merupakan remake dari serial anime BgataHkei ^^. 90% akan sesuai dengan ceitanya dan 10% ada perubahan terutama pada ending ceritanya-

Chapter 8

Cho's house

Kyu's bedroom

Kyuhyun membolak-balikkan majalah yang tadi ia beli di toko buku, dia mulai membacanya dengan penuh seksama. Apa kalian berpikir kyuhyun membaca majalah biasa? Anda salah readers sekalian, cho kyuhyun sedang baca majalah dewasa! Majalah dewasa! MAJALAH DEWASA SAUDARA-SAUDARA!

"kami sudah ciuman, pasti selanjutnya akan..." kyuhyun berasa malu mengucapkannya. Kyuhyun akui dia juga sangat ingin melakukan 'itu' dengan sungmin. tapi...

"uuh—apa aku bisa" gumam kyuhyun terdengar putus asa

"selama ini aku tidak pernah memikirkan hal ini. apa mungkin sungmin.. sudah berpengalaman dalam hal 'ini'?" oke kyuhyun mulai membayangkan yang 'iya-iya'

'OMO! 'dia' bangun' pikir kyuhyun memandang horror selangkangannya

.

.

.

Keesokan harinya

Seoul high school, class 11-C

"sungmin dan eunhyuk pasti sudah sangat berpengalaman dalam hal 'itu'" duga changmin seenak jidat. Kenapa eunhyuk dibawa-bawa? Eunhyuk itu sebenarnya populer loh, tapi tetap kalah saing dari sungmin. banyak kok yang ngefans sama eunhyuk tapi tetep kalah saing sama sungmin -,-

'sudah kuduga' pikir kyuhyun dengan ekspresi murung.

Saat ini, kyuhyun dkk sedang berkumpul dan sedang membicarakan topik yang berkaitan dengan seks, kebetulan sekali kyuhyun sedang mencari ilmu(?) tentang 'itu'

"bagaimana dengan tao?" tanya minho, otomatis kyuhyun, changmin dan shindong langsung menoleh ke arah tao yang sedang bercanda dengan D.O tapi kalau dilihat-lihat hanya tao yang heboh sedangkan D.O santai-santai saja

"ish.. dia pasti ga mungkin" seru changmin menggeleng-gelengkan kepalanya yakin

"tapi, dia pasti akan berhubungan seks juga kan?" celetuk shindong

"kau benar juga.. pas dia sedang melakukan seks dia pasti akan blak-blakan atas apa yang ia pikirkan, kalau yang laki-laki klimaksnya cepat pasti secara tidak langsung akan ia sindir" seru minho, mendengar itu changmin dan shindong langsung tertawa hanya dengan membayangkannya.

Kyuhyun tidak ikut tertawa bersama teman-temannya, justru dia makin tambang murung.

'tapi, sepertinya kalau untuk sungmin akan jauh lebih parah. Uuh! Bagaimana kalau nanti pas aku melakukan seks dengan sungmin aku malah klimaks duluan!? Apa sungmin akan kecewa?' pikir kyuhyun menundukkan kepalanya dalam-dalam.

.

.

Ladies toilet

"bagiku tidak masalah kok kalau kau cepat klimaks" gumam sungmin tersenyum di depan kaca mengundang tatapan aneh dari eunhyuk

"kau sedang apa?" heran eunhyuk. Apa sungmin mulai gila gara-gara belum juga melakukan seks?

"aku sedang latihan. Apa yang akan aku katakan saat kyuhyun klimaks duluan" jawab sungmin yang sukses membuat eunhyuk cengo

"untuk apa melakukan itu?"

Sungmin mengabaikan ocehan eunhyuk dan kembali melanjutkan skenarionya

"'kau klimaks duluan sebelum kita mulai, tidak apa-apa itu sering terjadi'" gumam sungmin lagi setia memamerkan senyumnya. Tapi senyumnya hilang setelah dia memikirkan tentang hal ini –kyuhyun cepat klimaks- baik-baik

"meskipun aku berkata seperti itu! Tetap saja aku tidak terima!" teriak sungmin histeris

'apa kyuhyun yakin mau sama perempuan seperti ini?' pikir eunhyuk memandang aneh sungmin yang tidak bisa ditebak pikirannya

.

.

.

Sabtu..

Sungmin mempoutkan bibirnya kesal. Oh ayolah.. siapa yang tidak kesal jika harus menunggu lebih dari 20 menit. Memang sih salah dia karena datang terlalu cepat dari waktu janjian, tapi tetap saja dia tidak suka, harusnya kyuhyun datang jauh lebih cepat dari dia!

"sialan kau cho. Berani sekali membuatku menunggu" umpat sungmin, kemudian melirik jam tangan pinknya. "aku datang 1 jam lebih cepat" lanjutnya. Jika seperti itu, bukan salah kyuhyun kalau harus membuat sungmin menunggu, salah sendiri datang kecepatan. #author kesel sendiri

"lipglossku kering tidak ya? Apa makeup ku luntur?" seru sungmin mulai was-was kalau-kalau karena terlalu lama menunggu dandanannya jadi tidak sempurna

"hei cantik, mau kutemani" goda seorang laki-laki menghampiri sungmin

"TIDAK BUTUH!" ketus sungmin lebih ke emosi

Laki-laki yang diteriaki seperti itu oleh sungmin hanya bisa pergi dengan menggerutu

"ish, cho kyuhyun! jika aku sendirian pasti akan ada yang menggodaku, harusnya dia datang 2 jam lebih awal!" kesal sungmin

.

35 menit kemudian

"dia telat!" geram sungmin melirik jam tangannya yang menunjukkan pukul 10:55 sedangkan waktu janjian adalah jam 11:00. Aigoo~

"dasar cho! Harusnya dia cepat datang kesini" seru sungmin dengan wajah yang mulai bersedih, apa kencannya akan gagal?

"sungmin-ah" suara seorang laki-laki terdengar dari belakang sungmin

"YA CHO KYUHYUN! BERANI SEKALI KAU MEMBUATKU MENUNGGU!" damprat(?) sungmin tanpa melihat siapa yang menyapanya

"kyuhyun?"

Merasa ada yang aneh dari suara kyuhyun, sungmin segera berbalik untuk memastikan siapa orang itu

"hyun joong?" kaget sungmin sekaligus malu karena sudah berteriak pada orang yang salah

"sungmin-ah.. maafkan aku!" teriak seorang laki-laki dari kejauhan berlari menghampiri sungmin. "maaf yah aku telat" maafnya setelah sampai di samping sungmin

Sungmin menoleh ke arah kyuhyun yang sepertinya baru sadar kalau ada hyun joong di sana. Sungmin sedikit lega sekarang karena kyuhyun sudah datang.

"sungmin-ah, bagaimana kalau kutraktir minum teh? Anggap saja sebagai tanda perkenalan kita. Aku tidak mau kau canggung padaku" ujar hyun joong tersenyum manis pada sungmin yang terlihat berpikir. "kyuhyun juga boleh ikut"

"bagaimana yaaa—"

"apa kau tidak mau akrab denganku?" tanyanya dengan ekspresi kucing kecebur got

"mmh... baiklah" jawab sungmin. Lagipula perempuan penyuka kelinci itu tidak punya alas an untuk menolak hyunjoong. Menggunakan kyuhyun sebagai alasan? Percuma saja kyuhyun kan juga diajak minum teh. Bilang sedang kencan? Sungmin tidak akan menggunakan alasan itu. Dia kan tidak ada hubungan khusus dengan kyuhyun, sungmin juga belum tahu perasaannya ke kyuhyun.

Di sisi lain, Kyuhyun hanya diam saja tidak terlalu banyak komentar. Sebenarnya dalam hati dia mau protes pada sungmin karena setuju-setuju aja. Tapi dia tidak cukup berani untuk mengatakan itu

.

.

Moobit cafe

"waaaah! Coba lihat di meja itu, mereka sangat tampan dan cantik! apa mereka berdua model?"

"mereka sangat cocok! Eh.. tunggu! Sepertinya ada satu orang lagi di samping perempuan manis itu"

"benar juga! Aku baru sadar kalau ada laki-laki itu!"

"mungkin dia Cuma numpang duduk, laki-laki itu benar-benar merusak pemandangan!"

Begitulah hiruk pikuk dua orang ibu-ibu muda yang sedang ngerumpi di sebelah meja kyumin dan hyunjoong. Sebenarnya kyuhyun, sungmin dan hyunjoong mendengar semua ucapan ibu-ibu itu tapi sungmin dan hyunjoon santai-santai saja lain hal dengan kyuhyun yang minder mendengar ucapan itu.

'apa ini hukuman karena aku telat' batin kyuhyun nelangsa

'hh~ kenapa aku malah jadi minum teh sama orang ini bukannya jalan-jalan dengan kyuhyun' pikir sunmin sebal

"aku mau ke toilet dulu" seru sungmin dan mulai beranjak menuju kamar mandi

Akhirnya tinggallah kyuhyun dan hyunjoong di meja itu.

"mmh.. hyun-"

"apa hubunganmu dengan sungmin?" Tanya hyunjoong memotong ucapan kyuhyun

Kyuhyun terlihat kaget akan pertanyaan itu. Dia mulai berpikir akan menjawab apa. 'aku harus bilang padanya kalau aku kencan dengan sungmin, mungkin dengan begini dia tidak akan mengikuti sungmin' pikir kyuhyun dalam-dalam

"ka-kami ken- aku menyukai lee sungmin" jawab kyuhyun agak gagap, benar-benar melenceng dari rencana awal

"oooh.. cinta bertepuk sebelah tangan. Sangat menyedihkan" ujar hyunjoong prihatin

Kyuhyun langsung memasan wajah shock akan perkataan hyunjoong

'jadi, hubunganku dengan sungmin selama ini hanya sebelah tangan? Sungmin tidak menyukaiku!?' shock kyuhyun dalam hati.

"kau tidak sedang kencan kan dengan sungmin? Berarti kalau aku meminta dia jadi yeojachinguku tidak masalah kan?" Tanya hyunjoong lagi, tampangnya terlihat ramah tapi terlihat sekali dia tidak suka dengan kyuhyun dari pertanyaannya

Kyuhyun membulatkan matanya kaget, wajahnya menegang tanda tidak suka dengan pertanyaan hyunjoong

.

.

Ladies Toilet

"sehebat apapun dia, tetap saja kyuhyun yang terbaik, soalnya dia kan masih perjaka" gerutu sungmin sembari mencuci tangannya di wastafel. Sungmin tidak terlalu suka orang-orang menjelekkan kyuhyun seperti itu.

"lagipula kim hyunjoong itu kan dari keluarga kaya, tampan lagi. Pasti dulu dia sudah menyerahkan keperjakaannya pada para pelayan wanitanya. pasti dia juga sudah melakukan seks dengan banyak perempuan di amerika sana" seru sungmin menyimpulkan seenaknya.

Setelah selesai mengeringkan tangannya dia segera keluar menemui dua laki-laki yang sedang menunggunya.

.

.

Sungmin mengerutkan dahinya heran melihat suasana yang terjadi dia antara hyunjoong dan kyuhyun. terutama kyuhyun, ekspresinya sangat sulit diartikan

"kyuhyun-ah.. kau kenapa?" Tanya sungmin. Kyuhyun yang ditanya seperti itu hanya bisa menoleh dengan kaget pada sungmin yang sudah duduk di sebelahnya. Sepertinya dia tidak sadar sungmin datang

"kami sedang berbicara tentang aku yang menyukaimu sungmin-ah" jawab hyunjoong tersenyum manis.

"aku tidak menyukaimu" potong sungmin cepat menoleh tegas ke arah hyunjoong

Hyunjoong terlihat sedikit kaget akan perkataan sungmin yang tiba-tiba dan sangat cepat tanpa berpikir

"maaf kalau aku kurang jelas. Aku mencintaimu lee sungmin, jadilah pacarku" seru hyunjoong masih setia dengan senyumnya

"ANI! NO! tidak mau!"

"sungmin-ah" gumam kyuhyun pelan memandang penuh arti pada sungmin yang masih setia menatap kesal hyunjoong. Kyuhyun sangat senang dan lega mendengar penolakan sungmin

"kau tak ingin menyakiti perasaan kyuhyun-ssi ya?" Tanya hyunjoong yan otomatis membuat kyuhyun menoleh dengan harap-harap cemas pada sungmin

"m-mw-mwo!? Yang benar saja" gagap sungmin dengan muka memerah. "aku tidak peduli akan perasaan kyuhyun, yang jelas aku tidak mau jadi pacarmu" lanjutnya

Kyuhyun rasanya mau nangis mendengarnya. Ternyata sungmin menolak hyunjoon bukan karena dia, ditambah lagi sungmin bilang tidak peduli

"lalu kenapa?" heran hyunjoong.

"soalnya kau itu…. Tidak perjaka" jawab sungmin frontal

Kyuhyun dan hyunjoong sontak kaget dengan jawaban sungmin yang menurut author tidak elit.

Kafe yang pelanggannya hanya tinggal kyumin dan hyunjoong serta kedua ibu-ibu rumpi di sebelah meja mereka, entah kenapa terlihat sunyi setelah mendengar ucapan sungmin

"alasan macam apa itu?" seru ibu pertama memandang tidak percaya pada sungmin

"dia sedang bercanda ya? Mana mungkin laki-laki tampan seperti itu masih perjaka" timpal ibu kedua

BLUSH

Wajah hyunjoong langsung saja memerah mendengar ucapan sungmin yang sangat frontal. Untuk tidak ada banyak orang disini.

"apa itu sangat penting bagimu sungmin-ah?" Tanya hyunjoong lagi

"iya" jawab sungmin yakin

Kyuhyun yang mendengarnya makin merasa down. 'Jadi hanya itu kelebihanku!? Karena aku masih perjaka?' batin kyuhyun miris

"kalau begitu bagus sekali, aku bisa memberikan apa yang kau mau sungmin-ah" seru hyunjoong yang membuat sungmin bingung

"tunggu dulu! Kau masih perjaka!?" jerit sungmin yang mengerti maksud hyunjoong

"MMMWWWOOOO!" kaget semua orang yang ada di kafe itu, tidak hanya ibu-ibu di sebelah meja kyumin tapi para pelayan dan koki yang ternyata ikut menyimak obrolan sungmin juga ikut kaget. Ayolah~ siapa juga yang ga kaget mengetahui pria setampan itu masih perjaka!

"kok bisa!" jerit sungmin masih tidak percaya

"kenapa kau sangat mempedulikan hal itu? Seks itu bukan hal yang penting" seru hyunjoong

"apa maksudmu? Tentu saja itu penting soalnya" sungmin diam sejenak memikirkan apakah ia harus bilang tentang dirinya yang masih perawan dan tujuannya yang sebenarnya? Tapi sungmin juga masih punya malu, mana mungkin dia mengatakan hal itu

"kalau dengan orang yang kita suka wajar kan kalau ingin begitu" lanjut sungmin terlihat tidak meyakinkan

"kau benar, aku setuju" seru hyunjoong. "tapi, aku sudah dekat dengan banyak wanita dan tak ada yang membuatku merasa seperti ini. Kau berbeda sungmin-ah, Ini pertama kalinya aku menyatakan perasaanku pada seorang wanita. Aku benar-benar sangat mencintaimu sungmin-ah" lanjutnya tulus

Sungmin tertegun dan terpana akan ucapan hyunjoong. Ini pertama kalinya ada laki-laki yang berbicara seperti itu padanya.

'ani ani ani.. aku tidak boleh terkecoh mungkin saja dia berbohong untuk merayuku tidak mungkin orang seperti dia masih perjaka' pikir sungmin menatap penuh selidik ke hyunjoong

'tapi aku selalu berpikir kalau laki-laki tampan itu pasti tidak perjaka, apa mungkin pemikiranku salah? Apa mungkin dia adalah laki-laki yang selama ini aku cari?' sungmin mulai galau

Hyunjoong melirik jam tangannya sekilas, dia hampir lupa kalau dia harus menjemput adik perempuannya di bandara.

"gawat aku hampir telat, sungmin-ah maaf yah aku harus pergi menjemput adikku. Tolong dipikirkan baik-baik pernyataanku" seru hyunjoong sebelum akhirnya meninggalkan kyumin berduaan

Kyuhyun melirik sungmin di sebelahnya yang terlihat berpikir keras, kyuhyun sangat takut kalau sungmin akan meninggalkannya

'ish, kenapa aku bisa lengah sih. Bagaimana kalau sungmin malah menerima cinta hyunjoong!' pikir kyuhyun frustasi

"kyuhyun-ah, ayo kita pulang" seru sungmin kemudian beranjak pergi keluar kafe

Kyuhyun yang melihat sungmin pergi otomatis ikut berdiri mengikuti sungmin. Kyuhyun menghela nafasnya lemah, kencannya kali ini gagal lagi.

"sungmin-ah bagaimana kalau lain kali—"

"eoh? SUNGMIN-AH!"

Ucapan kyuhyun terhenti saat mendengar ada suara yang familiar menyebut nama sungmin. Kyuhyun dan sungmin yang memang sudah diluar kafe segera menoleh ke sumber suara yang ternyata adalah tao.

"tao?!" kaget sungmin dan juga kyuhyun. Kenapa hari ini selalu muncul orang yang tidak terduga

"apa yang kau lakukan disini?" Tanya tao pada sungmin. "eoh.. cho kyuhyun kau juga ada disini?" lanjutnya yang baru sadar kyuhyun ada di sebelah sungmin

"kau baru sadar yah" gumam kyuhyun sedih. Apa sebegitu tidak pentingnya kah dia sampai tao tidak menyadari keberadaannya?

"tunggu dulu! Kenapa kau bersama kyuhyun? Kalian sedang kencan yah!" jerit tao heboh

"a-aniya kami tidak kencan" sangkal sungmin gelagapan

"i-iya.. kami kebetulan ketemu kok tadi disitu.. iya kan sungmin?" sambung kyuhyun ikut menyangkal bisa gawat kalau ada gosip yang menyebar di sekolah.

"ah? Iyaa…"

"kalau begitu aku pulang dulu yaaah. Sampai jumpa!"

"sa-sampai jumpa!"

Kyuhyun berjalan pergi meninggalkan sungmin dan tao, hh~ kencan kali ini benar-benar gagal bahkan sebelum mereka memulainya. Ada aja rintangannya

'padahal aku sudah belajar tentang seks. Tapi…. Hhh~'

.

.

.

Esoknya..

Mc donalds

BRAK!

"dasar bodoh!" umpat eunhyuk ke sungmin yang ada di depannya.

"tapi hyukkie, siapa sangka pria setampan itu ternyata masih perjaka" seru sungmin. Saat ini, dia sedang curhat ke eunhyuk masalah kemarin sekalian makan siang walaupun sedari tadi makanannya belum tersentuh

"tapi, mana ada perempuan yang bilang kalau dia Cuma mau kencan sama yang masih perjaka!" uajr eunhyuk gemes. "kyuhyun pasti lagi kepikiran sekarang. Berpikir 'sungmin hanya ingin keperjakaanku' "

"tidak mungkin" seru sungmin tidak percaya. Padahal setelah author selidiki, kyuhyun ternyata memang sedang memikirkan hal ini.

"bagaimana kalau ternyata dia memikirkannya?" balas eunhyuk

Sungmin diam sejenak untuk berpikir, apa yang ia akan katakana ke kyuhyun?

"aku tahu! Aku tinggal jelaskan kesalahpahaman ini kan?" seru sungmin ke eunhyuk yang belum berkomentar apa-apa. "aku akan bilang, ehem! 'Kyuhyun-ah aku bukannya suka perjaka, sebenarnya aku suka—"

Eunhyuk mengerutkan keningnya saat sungmin tidak melanjutkan ucapannya. Kenapa dia?

Sungmin mulai memikirkan apa yang ia katakana. Bukannya dia tidak suka perjaka, itu berarti dia menyukai kyuhyun?

BLUSH

"ish! Ini memang bukan kesalahpahaman! Aku memilih dia karena dia perjaka! Iya benar begitu" jerit sungmin dengan wajah memerah karena malu. Mana mau sungmin mengakui kalau dia menyukai kyuhyun bukan keperjakaannya

"iya.. dulu memang begitu, tapi sekarang berbeda kan?"

"tidak ada bedanya, aku mau perjaka"

"kalau begitu, dengan hyunjoong tidak jadi masalah kan? Toh dia juga perjaka"

Sungmin terdiam tidak bisa membalas perkataan eunhyuk.

"sungmin-ah, jujurlah pada dirimu sendiri"

"ap-apa mak-maksudmu?"

"kau tidak peduli apakah kyuhyun perjaka atau tidak. Yang terpenting itu adalah cho kyuhyun benar kan!?"

Sungmin menggigit bibir bawahnya, apa mungkin yang dikatakan eunhyuk itu benar? Asalkan itu kyuhyun dia akan menerimanya?

"aniya! Aku hanya mau perjaka!" kekeuh sungmin, tapi dalam hati sungmin sebenarnya ragu akan apa yang ia ucapkan

.

.

.

Kyuhyun berjalan pulang sekolah dengan tidak semangat, kyuhyun masih kepikiran tentang pernyataan cinta hyunjoong pada sungmin kemarin, ditambah lagi kyuhyun mulai kepikiran apakah sungmin hanya main-main dengannya.

Kyuhyun pov

Hh~ aku tidak mengerti apa yang sungmin pikirkan.

Sebenarnya aku ingin curhat dengan seseorang. Tapi, kalau mencari orang yang bisa diajak bicara serius. Sepertinya tidak ada yang bisa kujadikan tempat curhat.

Changmin, minho, shindong? Tidak mungkin aku curhat ke mereka, bisa-bisa malah aku yang diserang dengan berbagai pertanyaan

Ahra noona? Dia lebih tidak mungkin, dia tidak pernah serius malah mungkin aku yang bakal dicerca sama dia. Bukannya dapat solusi malah makin stress

Langkahku terhenti saat melihat seorang perempuan yang aku kenal berdiri gelisah di depan rumahku dengan sebuah tempat makanan. Sepertinya bingkisan itu mau diserahkan ke keluargaku

"ryeowook-ah!" panggilku padanya yang kaget, sepertinya dia tidak sadar kalau aku sudah berdiri di sampingnya

"kyuhyun-ah! Aku datang untuk memberikan makanan kok bukannya mengintip" serunya cepat dan terkesan ingin aku percaya padanya.

"ah.. terima kasih" jawabku mengambil tempat makanan itu dari kedua tangannya.

"oh iya, ryeowook-ah apa kau mau mendengar curhatku?" mohonku. Kurasa ryeowook orang yang tepat untuk diajak curhat tentang masalah cintaku ini

Kyuhyun pov end

.

.

Cho's house

"masalah cinta?" beo ryeowook yang sudah duduk di ruang tv keluarga cho.

"iya.. jika kau tidak keberatan—"

"ani ani.. aku sama sekali tidak keberatan kok! Lagipula dari kecil kau selalu membantuku" seru ryeowook cepat, mana mungkin dia menolak permohonan orang yang ia suka

"maaf yah, kita berteman dari kecil tapi jarang ngobrol" sesal kyuhyun, di sekolah dia memang tidak terlalu akrab dengan ryeowook, kalau ketemu juga Cuma say hello saja.

"jadi kau ingin cerita apa?" Tanya ryeowook

"jadi begini…" kyuhyun mulai cerita ke ryeowook bagaimana hubungan dia dengan sungmin, sampai ke hyunjoong yang menyatakan cintanya ke sungmin. Tapi, kyuhyun tidak cerita tentang ciuman dan hal-hal mesum yang ia lakukan dengan sungmin, dia terlalu malu membicarakannya. Biarlah itu jadi kenangan untuk dirinya sendiri.

"ooh.. jadi kau sudah kencan beberapa kali dengan sungmin-ssi ya?" seru ryeowook. Hatinya terasa sakit mendengar kenyataan ini, tapi dia harus tegar apalagi mengetahui kalau kyuhyun mencintai sungmin, dia benar-benar tidak punya kesempatan untuk mendapatkan kyuhyun

"iya" jawab kyuhyun

"tapi, kalian tidak terlihat akrab di sekolah" seru ryeowook sedikit heran

Ucapan ryeowook itu benar-benar nyelekit(?) ke hati kyuhyun. Memang benar dia sudah kencan bahkan ciuman dan grepe-grepe sungmin tapi di sekolah tidak akrab sama sekali.

"jadi dia hanya main-main denganku yaa" gumam kyuhyun murung

"ah! Bukan begitu! Sungmin-ssi itu orang yang baik, tidak mungkin dia begitu" seru ryeowook berusaha membangkitkan semangat kyuhyun

"benarkah?"

"nanti, kau pasti akan tahu bagaimana perasaan sungmin yang sebenarnya padamu. Kau sangat mencintainya kan? Maka cintailah dia apa adanya" seru ryeowook tersenyum tipis. Hh~ dia benar-benar harus merelakan kyuhyun ke sungmin

"ryeowook-ah.. terima kasih yah, kau baik sekali. Lain kali aku bisa curhat padamu lagi kan?" seru kyuhyun tersenyum lebar, perasaannya sekarang sudah jauh lebih baik.

Ryeowook hanya membalasnya dengan senyuman tipis, kyuhyun tidak tahu kalau hati ryeowook sangat sakit saat ini.

'sungmin jauh lebih pantas untuk kyuhyun dibandingkan aku' pikir ryeowook tersenyum miris

.

.

.

Seoul high school, class 11-C

"kyuhyun-ah!"

Kyuhyun yang sedang sibuk membersihkan lensa kameranya langsung saja menoleh ke sumber suara –changmin-. Kyuhyun sedikit mengerutkan dahinya karena teman-temannya ini sedang membawa sebuah kotak kecil

"hanya kau yang belum memilih" seru changmin yang membuat kyuhyun makin tidak mengerti

"memilih apa?" Tanya kyuhyun

"perempuan paling cantik di kelas kita" jawab minho sumringah. "hanya laki-laki yang boleh ikut. Jangan sampai anak perempuan tahu" lanjutnya mengarahkan telunjuknya ke depan bibirnya

Sebenarnya percuma disembunyikan karena seluruh siswi di kelas itu sudah tahu perihal voting siswi paling cantik di kelas 11-C. salahkan saja changmin yang bicara dengan suara yang tidak pelan.

"sebenarnya, sungmin dan eunhyuk ada di posisi yang sama. Ternyata eunhyuk penggemarnya banyak juga ya" ujar shindong. "pilihanmu akan menentukan siapa pemenangnya" lanjutnya.

"pilihanku menentukan pemenangnya!?"

"tenang saja! Namamu tidak akan ditulis. Jadi siapa pilihanmu? Kau menyukai siapa kyuhyun-ah?' desak minho pada kyuhyun yang mulai gelisah.

'kalau pilihanku, jelas aku memilih sungmin. Tapi apa dia mau aku pilih?' pikir kyuhyun galau melirik pada sungmin yang ternyata juga sedang menoleh ke arah kyuhyun dkk. Sebenarnya tidak hanya sungmin sih, tapi seluruh siswi di kelas sedang menoleh kea rah kyuhyun dkk. Hanya saja kyuhyun dkk saja yang tidak sadar sedang diperhatikan

"jadi siapa yang kau pilih?" Tanya minho lagi lebih ke arah maksa. "kau harus memutuskan kyuhyun-ah! Pilih yang mana! Kau harus tegas!"

'benar juga! Aku harus tegas, aku tidak boleh seperti ini terus! Jika tidak, hubunganku dengan sungmin tidak akan mengalami kemajuan' pikir kyuhyun, matanya menatap penuh yakin pada sungmin yang ada di barisan belakang berkumpul bersama teman-temannya.

"bagaimana? Jadi kau memilih siapa?" Tanya changmin kepo

"a-aku.. sung-SUNGMIN-AH! AKU MENYUKAIMU!" teriak kyuhyun kencang. Jantungnya saat ini sudah berdebar sangat kencang hanya untuk mengatakan ini

Semuanya terdiam mendengar teriakan kyuhyun, bisa dikatakan saat ini mereka bingung bagaimana mengekspresikannya. Ryeowook yang sedang diluar kelas berbincang bersama temannya saja bisa mendengar teriakan kyuhyun di dalam kelas, dia hanya bisa memandang kyuhyun dengan tatapan sedih sekaligus bahagia karena kyuhyun sudah berani mengungkapkan perasaannya.

Sementara itu, hyunjoong yang baru saja masuk ke kelas karena tadi ia dipanggil wali kelasnya langsung terdiam, dia menatap kyuhyun penuh arti kemudian beralih pada sungmin menantikan tanggapan dari perempuan cantik itu.

Bagaimana keadaan sungmin saat ini? Perempuan yang lahir bulan januari itu kini berdiri mematung, dia sangat kaget –tentu saja- tiba-tiba kyuhyun berkata seperti itu terlebih lagi ini di depan teman-teman sekelasnya, sungmin sangat malu. Tapi di lubuk hatinya yang paling dalam dia sangat senang mendengar kata itu dari mulut kyuhyun

"yaaa! Kyuhyun-ah, kenapa kau malah nyatain cinta? Ini kah hanya pemilihan" seru shindong yang sudah tersadar dari kagetnya

Sungmin pov

itu benar kyuhyun-ah! Kau kan hanya harus memilih kenapa jadi nyatain cinta! Aku kan malu

Tapi kenapa aku rasanya ingin menangis mendengar pernyataan kyuhyun, dadaku juga sesak, aku tidak bisa bernafas. padahal hyunjoong juga menyatakan cintanya padaku tapi kenapa terasa berbeda sekali saat kyuhyun yang mengatakannya

Uuh! Sebenarnya aku ini kenapa!

Karena tidak tahan dengan semua ini, aku segera berlari keluar kelas setelah mengambil tas di mejaku, sepertinya aku akan bolos hari ini. aku tidak tahu apa yang sekarang sedang terjadi di dalam kelas, tapi sepertinya aku sempat mendengar tepukan prihatin dari changmin.

Sungmin pov end.

.

.

Atap sekolah

"sungmin-ah, sedang apa kau disini!" seru eunhyuk berjalan ke arahku yang sedang berdiri di pinggir pagar, sepertinya dia ikut berlari mengikutiku kesini.

"kenapa kau malah lari kesini? Kyuhyun kan sedang menyatakan cintanya padamu, kenapa tidak kau jawab? Malah kabur" ujar eunhyuk lagi.

"memangnya aku harus menjawabnya"

"tentu saja, kenapa tidak kau jawab 'aku juga menyukaimu' atau 'kita berteman saja' jangan suka menggantungkan perasaan orang"

"teman? Teman seks maksudmu?"

"YA! Bukan itu maksudku! Hanya teman biasa! atau kau benci padanya?"

"MWO! Aniya!"

"kalau begitu kau menyukainya?"

"aku tidak bilang seperti itu"

Eunhyuk menghela nafasnya pelan. Eunhyuk sudah lama mengenal sungmin, dia tahu kalau sebenarnya sungmin itu menyukai kyuhyun, tapi dia masih ragu dengan perasaannya sendiri.

"sungmin-ah.. pikirkanlah baik-baik. Ikutilah kata hatimu, aku tahu kau itu menyukai kyuhyun aku hanya tidak ingin kau menyesal. Oke? Aku akan kembali ke kelas, pikirkanlah baik-baik perkataanku" seru eunhyuk meninggalkan sungmin yang sibuk memikirkan perkataan eunhyuk

.

.

Lee's house, sungmin's room

"dasar cho kyuhyun bodoh! Bodoh! Bodoh! Apa dia pikir aku senang digituin?" umpat sungmin kesal memukul-mukul bantalnya

"tapi aku memang senang sih.." gumam sungmin mulai tersenyum aneh. Senyum aneh sungmin hilang saat ingat perkataan eunhyuk tadi di atap sekolah.

"hh~ apa iya aku menyukai kyuhyun? Aku kan hanya ingin keperjakaannya. Tapi, aku tidak suka saat dia dekat dengan perempuan lain, apa itu bisa disebut cinta?" gumam sungmin galau

"hh~ jika aku hanya ingin keperjakaan laki-laki aku bisa saja dengan hyunjoong yang jauh lebih tampan dari kyuhyun, tapi…

Saat kyuhyun menyatakan cintanya padaku aku merasa perasaan yang aneh berbeda saat hyunjoong atau laki-laki lain yang bilang cinta padaku.

Apa aku mencintai kyuhyun?"

Sungmin memeluk gulingnya dan tiduran sambil menatap ke arah langit-langit kamarnya. Hyunjoong dan kyuhyun menyatakan cinta padanya, dan sungmin menggantungkan jawaban keduanya. Dia harus mengambil keputusan

"kim hyunjoong…"

.

.

Beberapa hari kemudian…

Seoul high school

"hyunjoong-ah!" panggil sungmin ke hyunjoong yang sedang berjalan di koridor.

"sungmin-ah? Ada apa?" Tanya hyunjoong saat sungmin sudah ada di hadapannya. Hyunjoong sangat senang karena sungmin menemuinya, akhir-akhir ini sungmin terus menghindar darinya setiap istirahat sungmin akan menghilang entah kemana dan akan langsung pulang begitu bel pulang berbunyi. Padahal dia ingin bertanya tentang pernyataan cintanya

"aku ingin bicara denganmu… tentang pernyataan cintamu tempo hari" seru sungmin

"kau sudah memikirkan jawabannya? Apa jawabanmu?" Tanya hyunjoong, jantungnya berdebar menunggu jawaban sungmin.

"hyunjoong-ah, aku…"

.

.

Perpustakaan

Kyuhyun melirik sungmin yang sedang sibuk menyusun dan menata buku-buku ke rak, tahun ini mereka kembali jadi pengurus perpustakaan, mungkin karena mereka pernah jadi pengurus perpustakaan jadi mereka dipilih lagi.

Ini kesempatan kyuhyun untuk berbicara dengan sungmin soal pernyataan cintanya beberapa hari yang lalu, lagipula perpustakaan sedang sepi hanya tinggal mereka berdua. Akhir-akhir ini Sungmin sangat sulit ditemui bahkan terkesan menghindarinya, apa mungkin sungmin sekarang membencinya? Jika ia, kyuhyun menyesal telah menyatakan cintanya.

"sungmin-ah!

"kyuhyun-ah!

"mmh.. kau duluan saja yang berbicara" ujar kyuhyun mempersilahkan sungmin duluan.

"kyuhyun-ah.. aku.. mmmh.. akhir-akhir ini aku menjauhimu, jadi.." sungmin mulai menggantungkan ucapannya lagi, yang selalu sukses bikin kyuhyun deg-degn + penasaran.

'jika sampai sungmin ingin aku menjauhinya, lebih baik aku mati' batin kyuhyun dramatis

"aku mau minta maaf" lanjut sungmin cepat membuat kyuhyun cengo, sungmin minta maaf? Jarang-jarang sungmin minta maaf

"terus, kau mau bilang apa?" Tanya sungmin

"mmh.. soal masalah pemilihan kemarin.. aku benar-benar menyatakan cintaku!" ujar kyuhyun malu-malu

BLUSH

Wajah sungmin kembali merona heboh mendengar kata-kata itu dari mulut kyuhyun. "terus?" Tanya sungmin sok cool

"mmh.. itu, bisakah kau menjawabnya? Maukah kau jadi yeojachinguku?" Tanya kyuhyun HHC –Harap Harap Cemas-

sungmin diam, ekspresinya wajahnya benar-benar sulit diartikan. Dengan perlahan sunmin menatap wajah kyuhyun yang menegang menanti jawabannya.

Sungmin menghembuskan nafasnya perlahan lewat mulut. Dia berjalan pelan mendekati kyuhyun.

Keringat dingin mulai muncul di pelipis kyuhyun. 'apa sungmin akan menolaknya?' pikir kyuhyun takut saat sungmin sudah berdiri di depannya

CUPPP!

Kyuhyun membulatkan matanya selebar-lebarnya, dia tidak menyangka sungmin malah menciumnya. Ini artinya apa?

Sungmin menjauhkan bibirnya dari bibir kyuhyun. Wajahnya sudah memerah seperti kepiting rebus. Dia sangat malu.

"kau sudah dapat jawabannya kan" ujar sungmin melirik ke segala arah yang jelas bukan ke kyuhyun, dia terlalu malu!

Kyuhyun yang mulai tersadar dari shocknya, otaknya mulai mencerna perkataan sungmin. Sungmin menciumnya itu berarti sungmin mau jadi yeojachingunya? Begitulah pemikiran kyuhyun

"jadi.. kau bersedia jadi yeojachinguku?" Tanya kyuhyun lagi, dia masih tidak percaya sungmin mau jadi yeojachingunya.

Sungmin menganggukan kepalanya perlahan, wajahnya menunduk berusaha menutupi rona merahnya dari kyuhyun.

GREP!

"gomawo! Jeongmal gomawo! Aku akan menyayangi dan melindungimu selama aku masih hidup!" girang kyuhyun mempererat pelukannya pada sungmin, kyuhyun bersumpah ini adalah hari terbaik dan terindah sepanjang hidupnya

Kyuhyun melonggarkan pelukannya untuk melihat sungmin yang tersenyum manis padanya. Sungguh, dia tidak bisa menekspresikan perasaannya saat ini.

Kyuhyun menyatukan keningnya pada sungmin, keduanya sama-sama menutup mata, menikmati saat-saat mereka menjadi sepasang kekasih.

Kyuhyun membuka perlahan matanya, dia tersenyum manis melihat sungmin benar-benar ada di depannya, berarti dia tidak bermimpi, mata kyuhyun mulai terarah ke bibir kissable sungmin.

Kyuhyun menelan ludahnya kasar, bibir itu benar-benar mengundang untuk dijamah(?). 'apa tidak masalah jika aku menciumnya? Tapi aku sudah jadi namjachingunya kan harusnya tidak apa-apa kan?' batin kyuhyun bertanya-tanya

CUP!

Sungmin sontak membuka matanya saat merasa ada sesuatu yang menekan bibirnya. Sungmin kembali merona mendapati bahwa kyuhyun sedang menciumnya. Hanya sekedar menempel, belum berbuat lebih. Tapi sepertinya kyuhyun memang hanya berniat untuk menempelkan bibirnya tanpa menggerakkannya dan itu membuat sungmin tidak puas

Sungmin menahan tengkuk kyuhyun dan mulai melumat kasar bibir kyuhyun. Bahkan saking kasarnya sungmin mulai bergerak maju ke arah kyuhyun sampai punggung kyuhyun menabrak tembok.

Kyuhyun awalnya terkejut mendapat serangan tiba-tiba dari sungmin tapi kemudian dia menutup matanya berusaha ikut menikmati ciuman ganas mereka.

Sungmin mengarahkan tangan kanan kyuhyun yang bebas masuk ke dalam seragamnya, kyuhyun yang mengerti maksud sungmin mulai meraba-raba masuk ke dalam seragam sungmin, mencari dua gundukan empuk yang sudah lama tangannya tidak temui

"aaahhnn~" erang sungmin saat kyuhyun meraba payudaranya dan meremas-remasnya

Kyuhyun yang mendengar erangan sungmin semakin intens meremas payudaranya bahkan tidak hanya satu tangan, kedua tangan kyuhyun sudah masuk dan meremas-remas lembut payudara yang terbalut bra itu.

"aaah~ kyyuuhh~" desah sungmin, dia benar-benar tidak tahan padahal ini baru payudaranya bagaimana kalau yang lain.

Kyuhyun yang sudah bernafsu segera menarik ke atas kemeja sungmin sekaligus menarik ke atas bra hitamnya. Dan, terpampanglah kedua gundukan yang tidak kecil juga tidak besar tapi sangat menggiurkan bagi kyuhyun

GLUP

Kyuhyun mendekatkan kepalanya kea rah payudara sungmin. Dia mulai mencium payudara sungmin dengan saying. 'harum sekali' pikir kyuhyun

Sungmin menggigit bibir bawahnya berusaha untuk tidak mendesah dengan keras. Perlakuan kyuhyun kali ini membuat sungmin ingin sekali berteriak, tapi ia juga masih tahu tempat.

"AAAAHN~" erang sungmin saat mulut kyuhyun melahap puncak payudaranya.

CKLEK

"apa disini ada orang!?" Tanya seorang laki-laki paruh baya memasuki ruangan perpustakaan

Kyuhyun dan sungmin yang mengenal suara itu adalah suara dari pak Go selaku satpam sekolah langsung saling menjauh dengan panic. Untung mereka ada di balik rak-rak buku jadi tidak terlalu kepergok saat sedang berbuat yang 'iya-iya'

Sungmin segera memperbaiki bajunya yang berantakan sedangkan kyuhyun juga merapikan penampilannya sebelum pak satpam itu datang. Berusaha bersikap biasa saja.

"eoh? Apa yang sedang kalian lakukan?" Tanya pak satpam saat berhasil menemukan keberadaan kyumin. "kenapa wajah kalian memerah?" tanyanya lagi.

"hah? Mmh.. kami kepanasan pak makanya wajah kami memerah" jawab kyuhyun berusaha tidak terlihat panic

"ooh.. hari sudah sore, sebaiknya kalian pulang" saran pak satpam yang langsung diangguki cepat oleh kyumin

.

.

Cho's house

"aku pulang!" seru kyuhyun saat masuk ke rumah. Dia segera berjalan ke arah dapur dan mulai mengambil air minum untuk menghilangkan rasa hausnya

Ahra yang baru masuk dapur langsung mengerutkan dahinya, dia merasa ada yang berubah dari adiknya

"kyuhyun-ah!"

"ne?"

SNIFF SNIFF

"YA! Noona apa yang kau lakukan!?" protes kyuhyun, tiba-tiba saja ahra mengendus tubuhnya seperti doggie. Memangnya dia bau!

"aku mencium bau seks! Tapi sepertinya belum sampai pada intinya!" duga ahra tepat sasaran.

BLUSH

'kenapa ahra noona bisa tahu? Apa sebau itu?' pikir kyuhyun takjub dan malu. 'oh iya, mungkin noona bisa membantuku tentang masalah seks'

"noona! Bantulah aku!" mohon kyuhyun dengan wajah memelas

"kalau masalah sungmin bukannya aku selalu membantumu? Serahkan saja padaku! Kau butuh bantuan apa?" Tanya ahra

"tolong ajarkan aku bagaimana melakukan seks tanpa gagal sekalipun!" jerit kyuhyun menahan malu, untung orang tua mereka sedang pergi ke busan menjenguk kakek nenek jadi mereka tidak perlu shock mendengar kata-kata itu keluar dari mulut kyuhyun

Ahra cengo! Dia juga shock. Wajahnya memerah malu

"mwoya! Masa kau minta ajarin begituan dari noona-mu?" protes ahra

.

.

Lee's house, kibum's room

Kibum merapikan tumpukan kadonya di lantai. Dia belum setengah tahun di seoul high school tapi dia sudah menerima banyak kado dari para laki-laki disana, bahkan ada juga yang dari kakak kelas. Jika siwon sampai tahu mungkin kibum tidak akan selamat.

CKLEK

"kibum-ah! Bantulah aku!" mohon sungmin melas

Kibum hanya menaikkan sebelah alisnya heran. Tidak biasanya eonni-nya seperti ini, biasanya dia angkuh dan sungmin juga tidak berkomentar apa-apa tentang tumpukan kado yang ada di kamar kibum

'ini pasti masalah yang serius sampai eonni seperti ini' pikir kibum

"ajarkan aku bagaimana melakukan seks tanpa gagal!" mohon sungmin dengan wajah memerah. Sungmin sudah memikirkan hal ini sejak ia pulang sekolah, dia baru sadar kalau setiap dia hampir melakukan seks dengan kyuhyun, ada aja halangannya. Sungmin sampai stress mikirin ini

"mwoya! Masa kau minta ajarin begituan dari adikmu!" protes kibum dengan wajah yang sudah memerah seperti sungmin.

"ini adalah permintaan sekali seumur hidup! Kibum-ah bantu aku!" mohon sungmin

"tapi aku ga tahu apa-apa soal begituan" ucapan kibum sukses membuat sungmin ingin menjedukkan kepalanya ke tembok. Harusnya dia bertanya ke eunhyuk bukan ke kibum

.

.

Sungmin's room

"hh~kenapa aku susah-susah berpikir!bilang saja ayo kita bercinta! Aku harus memilih tempat yang cocok" gumam sungmin

"oh iya, besok kan libur. sebaiknya aku menghubungi kyuhyun" gumamnya lagi kemudian mengambil handphonenya

.

.

Cho's house, kyuhyun's room

DDRRTT DDRRRTTT

Kyuhyun segera mengambil handphonenya saat handphonenya bergetar tanda ada sms masuk

From : sungmin

Aku mau bertemu! Kita ketemuan di stasiun seoul jam 6 !

"hah? Jam enam pagi?" kaget kyuhyun, dia segera melirik jam dinding yang ada di kamarnya. "berarti lima jam lagi"

.

.

.

Stasiun seoul

Sungmin berdiri seorang diri di depan stasiun seoul menunggu kyuhyun yang tak kunjung datang. Sepertinya dia telat. Tapi kali ini, sungmin dengan sabar menunggu kyuhyun

'aku mau melanjutkan yang kemarin secepat mungkin. Makin pagi makin bagus' pikir sungmin

"sungmin-ah!" panggil kyuhyun dari kejauhan. Sungmin segera menoleh ke arah kyuhyun yang sedang berlari ke tempatnya

Setelah mereka saling berhadapan dan bertatap muka, mereka jadi kembali ingat apa yang baru mereka lakukan kemarin.

BLUSH

"a-a-aku…" gagap sungmin malu.

'aish! Padahal sudah sejauh ini kenapa masih malu! Kalau aku tidak bilang mau bercinta, pasti hanya akan menjadi kencan biasa' pikir sungmin frustasi, bisa-bisanya dia merona malu di saat-saat seperti ini

"mmh.. sungmin-ah, disini dingin bagaimana kalau kita mencari tempat yang lebih hangat?" tawar kyuhyun dan langsung pergi menjauhi stasiun mencari tempat yang hangat mungkin sebuah kedai

"hah?" sungmin memandan panic punggung kyuhyun yang hampir menjauh darinya. Bisa-bisa rencananya melakukan seks pagi-pagi batal

"kyuhyun-ah! Aku mau seks!" jerit sungmin tertahan.

Kyuhyun yang belum terlalu jauh segera berbalik dan memandang sungmin kaget.

"su-sungmin-ah"

'apa aku tidak salah dengar? Dia menginginkan hal yang sama?' pikir kyuhyun tidak percaya sekaligus senang

"aa-aku juga mau seks" seru kyuhyun terbata menahan malu

.

.

Love hotel busan

Sungmin dan kyuhyun memandang pintu depan hotel di busan ini dengan mantap. Tadi mereka naik kereta yang paling pagi ke busan. Kenapa mereka tidak memilih hotel di seoul? Jika di seoul pasti banyak halangannya, kalau sampai ada orang yang mereka kenal melihat mereka keluar hotel kan bisa gawat.

Dengan penuh keyakinan, kyuhyun menggandeng tangan sungmin memasuki hotel tersebut.

Setelah memesan kamar dan mendapat kunci kamar yang mereka inginkan, kyumin segera naik ke lantai atas guna mencari kamar yang akan menjadi saksi first seks kyumin.

.

.

307 room

Sungmin menatap takjub fasilitas yang disediakan hotel ini. Suasananya benar-benar sangat mendukung untuk melakukan yang iya-iya. Pemandangannya di luar sana benar-benar indah. Kemudian dia beralih menatap kasur kingsize yang terlihat sangat nyaman ditiduri.

'akhirnya kami sudah sejauh ini. Oh iya, aku harus mematikan handphoneku dulu, tapi sebelumnya aku harus memastikan kalau ada 'itu' dulu' pikir sungmin, dia mulai menjelajahi isi ruangan ini dan menemukan benda yang ia cari. Love hotel seperti ini pasti menyediakan benda itu –kondom-

.

.

Cho's house, bathroom

Ahra menggosok giginya dengan perlahan, pagi-pagi sekali kyuhyun bilang mau pergi ke suatu tempat, ahra yakin kyuhyun pasti menemui sungmin.

"apa kyuhyun akan baik-baik saja yah? Aku sudah menjelaskannya secara detail kemarin, awas saja kalau dia tidak bawa kabar baik!" gumam ahra.

.

.

Love hotel busan, 307 room

"aaah! Aaaghh,, ssshh AAAAggghhh!"

"ooohh.. sempit sekali~"

"aaagggh.. ooopppaaahhh~~'

Desahan-desahan erotis mulai menggema di ruangan remang-remang itu. Jika kalian berpikir itu adalah desahan kyumin, anda sekalian salah besar! Sebenarnya itu adalah suara video mesum yang disediakan hotel ini.

Kyumin sepakat untuk nonton video ini dulu sebelum memulai. Yaaa~ anggap saja sebagai pemanasan. Sebenarnya ini ide sungmin, kyuhyun hanya ikut apa kata sungmin

'nonton video seperti ini bersama sungmin di kasur rasanya canggung sekali' pikir kyuhyun menutup matanya. Dia benar-benar sudah terangsang hanya dengan mendengar desahan-desahan erotis, apalagi membayangkan kalau itu adalah suara sungmin, little cho semakin tegak berdiri

'dengan menonton video ini, aku yakin otak kyuhyun akan penuh dengan hal-hal yang berbau seks dan saat itulah waktunya berperang!' pikir sungmin tersenyum mesum

"Ooouugghh…"

"Aaaaggghh.. Ah! Ah! AAAHHNNN!"

Wajah sungmin dan kyuhyun semakin memerah saat adegan-adegan mesum itu semakin panas dan ganas.

'uuh.. bagaimana ini, aku jadi ingin digituin juga sama kyuhyun sekarang' pikir sungmin melirik gelisah ke kyuhyun. Tangannya sudah terselip di selangkangannya, berusaha menahan gairahnya. Sungmin yakin celana dalamnya sekarang pasti sudah basah. 'ish, aku memasang video ini supaya kyuhyun bernafsu tapi kenapa malah aku yang nafsu!'

Sungmin semakin bergerak gelisah dengan kedua tangannya yang sudah terselip di antara kedua pahanya. Gerakan gelisah itu tak luput dari perhatian kyuhyun

'omo! Sungmin sedang apa!? Apa dia sudah terangsang?' pikir kyuhyun ikut gelisah, melihat sungmin terangsang dia jadi ikutan terangsang

GLEK!

Kyuhyun berusaha sekuat tenaga menelan air liurnya yang hampir keluar melihat ekspresi sungmin yang memerah menahan nafsu.

'uuugh! Aku sudah tidak kuat lagi!' umpat kyuhyun dalam hati

"SUNGMIN-AH!"

BRUK!

Sungmin menatap kaget kyuhyun yang tiba-tiba mendorongnya ke kasur. Alhasil beginilah posisi mereka, sungmin yang ada di bawah kukungan kyuhyun yang menatapnya sayu

'bagaimana ini? Lepas bajunya dulu? Atau menciumnya?' kyuhyun mulai galau. 'kyuhyun kau harus tenang!ingat apa yang noona ajarkan!'

Flashback on

"kyuhyun-ah dengarkan baik-baik! Saat kau masuk ke hotel kau harus ajak dia mengobrol! Kau harus mengobrol yang menjurus! Arra!" nasehat ahra pada kyuhyun yang duduk setia mendengarkan

"kau peluk dia, cium dia, dorong dia perlahan ke kasur, cium dia dengan lembut jangan hanya berpusat pada dada dan pantatnya saja, kau juga harus belai rambutnya atau…cium kelopak matanya dan lehernya. Gi-gigit pelan-pelan kupingnya.. dan jika digituin dia akan senang lalu—lalu.." oke ahra tidak sanggup melanjutkan, itu sangat memalukan

Kyuhyun saja yang mendengarnya sudah mau pingsan kalau memungkinkan author rasa dia juga akan mimisan. Aigoo..

Flashback off

'pertama, cium dengan lembut' pikir kyuhyun menelan ludahya dengan gugup. Dengan perlahan kyuhyun mendekatkan wajahnya pada sungmin yang terlihat pasrah

CUP~

Mereka berdua saling memejamkan mata menikmati ciuman mereka. Dengan perlahan tapi pasti, kyuhyun mulai menggerakkan bibirnya dengan lembut. Seolah bibir sungmin akan terluka jika dia menggerakkannya dengan kasar.

Tangan kyuhyun juga tidak tinggal diam, dia menarik ke atas baju sungmin, tangannya merayap ke punggung sungmin mencari kaitan bra sungmin. Kyuhyun berusaha untuk membukanya tapi tidak pernah berhasil sampai sungmin kesal dibuatnya.

"biar aku saja" ujar sungmin saat melepas ciuman lembut kyuhyun.

Sungmin segera duduk dan mulai membuka bajunya satu per satu sampai akhirnya dia topless. Sungmin mendekapkan kedua tangannya di depan dadanya berusaha menutupi payudaranya dari kyuhyun yang menganga melihatnya

GLUP!

Kyuhyun dengan perlahan menarik kedua tangan sungmin agar kyuhyun bisa melihat jelas payudara sungmin.

'cantik sekali' pikir kyuhyun terpana

GYUT

"aaahhn" erang sungmin saat kyuhyun mulai meremas dan menciumi dadanya. Benar-benar sensasi yang luar biasa

Tangan kyuhyun mulai meraba bagian bawah sungmin, dia mulai melepas celana sungmin sampai perempuan yang sebentar lagi menjadi wanita itu benar-benar naked. Sungmin ingin sekali lari karena malu, tapi dia sudah terlanjur nafsu jadinya dia pasrah-pasrah saja akan apa yang kyuhyun lakukan

"tidak adil hanya aku yang naked. Kau juga harus begitu!" protes sungmin menutup kedua bola matanya

Kyuhyun menyetujui ucapan sungmin, akhirnya kyuhyun juga melepas seluruh bajunya dan membuangnya ke segala arah sampai akhirnya dia juga totally naked seperti sungmin.

Kyuhyun kembali menindih tubuh sungmin. Wajahnya terasa panas, dia bisa merasakan kulitnya dan kulit sungmin yang tidak terhalang apa-apa saling bergesek dan bertemu, menciptakan sensasi yang tidak bisa diucapkan dengan kata-kata

Kyuhyun menelusupkan kepalanya ke ceruk leher sungmin menyesap aroma yang sekarang menjadi candunya.

"aakh!" jerit sungmin tertahan saat kyuhyun memberikan sebuah kissmark di lehernya.

Tangan kyuhyun tak tinggal diam, kedua tangannya mulai merayap ke payudara sungmin, meremas-remas lembut dan intens!

"sungmin.. aku sudah tidak tahan lagi.. bolehkah?"Tanya kyuhyun dengan suara serak tapi seksi

Sungmin mengangguk pelan, dia juga sudah sangat terangsang dan sangat bernafsu. Tentu saja sungmin mengijinkannya.

Kyuhyun melirik ke kanan dan ke kiri mencari sesuatu, setelah mendapatkan benda itu, kyuhyun segera memasangkannya ke little cho. Bagaimanapun juga, kyuhyun belum siap jadi ayah. Kyuhyun mulai membuka kedua paha sungmin lebar-lebar, dia meraba dan menggesekkan kedua tangannya pada little min mengundang desahan erotis dari sang empunya.

"aaaaghh! Cepat masukkan cho kyuhyun!" kesal sungmin, dia sudah sangat terangsang bukan saatnya untuk di grepe-grepe

"ah? Maaf.. aku akan memulainya.. gigit saja bahuku jika sakit yaa" ujar kyuhyun memeluk tubuh sungmin dan tentu saja dibalas pelukan super erat dari sungmin

Kyuhyun mulai mengarahkan juniornya pada lubang kecil sungmin.

"aaahn" desah sungmin saat kyuhyun menggesek-gesekkan juniornya pada 'milik'nya. Dia tidak bisa mendeskripsikannya, yang jelas rasanya sangat menakjubkan

'muat tidak ya?' pikir sungmin sedikit takut, dia sempat melihat betapa besarnya junior kyuhyun.

"sungmin-ah.. tahan sedikit" ujar kyuhyun sebelum dia menggeram, berusaha memasukkan little cho pada mrs. V sungmin yang sempit.

"AAAGGHHH!" jerit sungmin kesakitan. Padahal ini baru kepalanya belum sampai setengah tapi sudah terasa sangat sakit

"uuugghh! Soo tight!" geram kyuhyun nikmat. Kyuhyun terus berusaha memasukkan seluruh juniornya pada mrs.V sungmin.

JLEB!

"AAAAKKKKKHHH!" teriak sungmin, seprai yang awalnya putih sekarang sudah ternoda oleh darah perawan sungmin. 'ini sakit sekali… terasa ada yang mengganjal' rintih sungmin dalam hati, saking sakitnya sungmin mengeluarkan air matanya

Kyuhyun menghapus air mata yang mengalir di pelipis sungmin dengan saying dan sedih. Dia benar-benar tidak tega melihat sungmin kesakitan seperti ini.

"maafkan aku, harusnya aku tidak melakukan ini" sesal kyuhyun. Laki-laki yang baru saja mengambil keperawanan sungmin itu berniat untuk menarik little cho dari mrs.V sungmin yang sangat nikmat

Sungmin segera menahan gerakan kyuhyun, dia sudah sejauh ini, sudah kesakitan dan berakhir begitu saja? Hell no! dia harus merasakan nikmat dari rasa sakit ini

"jangan berani kau lakukan itu! Aku baik-baik saja! Sekarang kau bisa menggerakkannya maju mundur secara perlahan" ujar sungmin masih dengan memejamkan matanya, berusaha tenang dan mengabaikan perih di selangkangannya.

"aakh aaahhn! Aah! Aaah!" desah dan erang sungmin saat kyuhyun mulai bergerak secara pelan. Sepertinya sungmin sudah bisa merasakan nikmat dari kegiatan ini

"uugghh! Ini sangat nikmat! Milikmu sangat enak sungmin-ah" puji kyuhyun, bagi laki-laki mendesah adalah hal yang memalukan saat melakukan hubungan seks tandanya dia sangat lemah. Tapi kyuhyun tidak peduli, dia mendesah sekeras-kerasnya, bagaimana tidak ini sangat menakjubkan!

"AAAH! AH! AH! Aaasshh! Kyuhyun lebih cepat!"

"aaahn! Aaagh! Ini sangat hebat sungmin-ah!"

"aahn! Aah!ah! Ah! Ah! Ah! Jangan berhenti!"

"aaaahhh! Sungmin aku rasa aku mau keluar"

"aah! Ah! Ah! Ah! Aku juga mau keluar!"

"AAAAAHHHHNNN~~"

Kyuhyun langsung jatuh lemas diatas sungmin. Kyuhyun sama sekali tidak menyangka melakukan seks ternyata bisa sangat melelahkan.

"hosh hosh.. sungmin-ah, apa kau menikmatinya?" Tanya kyuhyu n terengah-engah pada sungmin di bawahnya. Tautan tubuh mereka sama sekali belum terlepas, sepertinya kyuhyun masih enggan mengeluarkannya

"ini sangat enak kyuhyun-ah.." jawab sungmin berusaha mengatur nafasnya.

"saranghae.." bisik kyuhyun ke telinga sungmin

"nado saranghae~" jawab sungmin tersenyum manis. Mereka berpelukan mesra dengan senyum lebar menghiasi kedua pasangan muda ini.

SRET! BRUK!

"omo! Sungmin-ah!" kaget kyuhyun saat sungmin tiba-tiba mendorongnya dan kini posisi mereka berbalik dengan sungmin yang ada di atas kyuhyun dengan senyum mesum.

Sungmin membungkukkan badannya, mengarahkan bibirnya ke telinga kyuhyun dan berbisik. "ini belum selesai kyuhyun-ah~ kita akan melakukannya seharian. Kalau perlu kita akan melakukan seks seminggu penuh di hotel ini"

"MWO!?"

.

.

END!

.

.

Yeiy! Akhirnya end juga!

Gomenasai kalau NC-nya ga HOT, author belum berpengalaman dalam hal menulis rate m ^^v. author harap kalian puas dengan endingnya.

Ga nyangka udah sebulan ga update-update.. salahkan saja dosen author yang ngasih tugas bejibun(?) author sampe stress dibuatnya. Ini aja nyuri-nyuri kesempatan buat update -,-

Special big thanks to readers, new readers and silent readers

Mohon maaf bila ada salah-salah kata :)

Akhir kata.. review please.. :)