Title : Innocent Beast!

Author : Kim Sun Ri

Genre : Romance, Drama

Rating : T

Length : Chaptered

Disclaimer : This fict is mine, but the casts aren't

Warning : Yaoi, BoyXBoy, BL, AU, OOC(?)

Pairing : Eunhae/Hyukhae(Seme!Hyuk, Uke!Hae), Kyumin, dll.

.

Don't Like Don't Read!

Enjoy!

.

.:Innocent Beast:.

.

Chapter 7

'Takut… Aku… Takut… Maaf, maafkan aku… Maaf…'

.

Author's POV

Hyukjae berdiri di depan pintu rumahnya. Ia menengok kebelakang, melihat Donghae masih ada disana dibelakangnya sejak tadi. Ia mengangkat sebelah alisnya.

"Kenapa kau mengikutiku?" Tanyanya.

Pertanyaan itu seolah menyentak akal sehat Donghae. Ia sendiri baru menyadari telah mengikuti Hyukjae hingga rumahnya. Ia hanya berdiam diri tanpa bisa menjawab. Hyukjae mengedikkan bahunya tidak peduli. Ia lalu mencoba membuka pintu, tapi mendapatinya terkunci. Ia mencoba berteriak memanggil Kyuhyun beberapa kali, namun tidak ada jawaban yang ia dapat. Hyukjae menghela napas kesal.

*Brak!*

Ia menendang pintu itu amat keras, membuat bagian kuncinya patah dan sedikit remuk. Pintu lalu terbanting terbuka kedalam, dengan cara yang tidak manusiawi. Donghae membelalakkan matanya terkejut akan tindakan Hyukjae tersebut.

Hyukjae berjalan masuk ke rumah dengan santainya, diikuti dengan Donghae setelah ia terpana menatap pintu rusak itu selama beberapa menit. Kyuhyun bergegas keluar dari dapur mendengar suara ribut tersebut.

"Ada apa tadi? Oh Eunhyuk-hyung, kau sudah pulang."

"Kenapa kau lama sekali membuka pintu? Dan sudah kukatakan untuk berhenti memanggilku dengan nama itu. Panggil aku Hyukjae," Hyukjae memutar bola matanya malas.

Kyuhyun langsung terdiam beberapa saat, menatapnya dengan mata membulat. Kemudian ia menghela napas panjang dan mengacak rambutnya sendiri frustasi. Lalu pandangannya beralih pada Donghae.

"Dan sedang apa kau disini? Apa yang telah kau lakukan pada hyungku kali ini?" Dengusnya kesal.

"Apa yang kulakukan?! Aku korbannya disini! Hyungmu itu mencuri ciumanku!" Donghae mengomel.

Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya sebelum menyeringai jahil. Ia melirik kearah hyungnya sambil berpikir. Jadi benarkah hyungnya itu tertarik pada Donghae sehingga ia menciumnya bahkan 'tanpa sadar'?

"Aish bisakah kau diam?! Seharusnya kau berterimakasih karena aku menolongmu dari para bajingan itu! Sudahlah, aku lelah. Ada makanan tidak Kyu?" Hyukjae mengeluh.

"Belum selesai dimasak. Tidurlah dulu di sofa. Aku akan membangunkanmu bila sudah selesai, Hyukjae," jawab Kyuhyun singkat.

Hyukjae berjalan kearah sofa seperti yang diperintahkan. Ia merebahkan diri disana dan menutup matanya. Dalam kurang dari satu menit, terlihat napasnya berubah teratur dan cukup jelas ia sudah tertidur. Kyuhyun menghela napas lagi, lalu menggerutu pelan soal pintu yang rusak. Ia mengisyaratkan Donghae untuk duduk di bangku. Donghae menurutinya dan Kyuhyun duduk di depannya.

"Apa yang terjadi?" Tanya Kyuhyun.

"Sudah kubilang, hyungmu menciumku. Sial! Apa yang ada di otaknya! Ia aneh sekali seperti itu!" Donghae merengek entah pada siapa.

"Bukan itu yang kutanyakan, idiot. Jelaskan padaku kronologi kejadiannya, dari paling awal. Dan aku akan memberitaumu apa yang kau perlu tau," Kyuhyun mendengus.

"Aish! Bagaimana aku memulainya… Oh, aku sedang berjalan-jalan di jalan yang aku tidak ingat karena sedang tidak membawa mobil. Kemudian munculah para anggota geng yang mencegatku ingin membalas dendam. Aku menghiraukan mereka dan mereka mulai memukuliku. Lalu terdengar suara teriakan dari belakang. Aku menoleh dan melihat hyungmu itu. Ia menghampiri kami dan meminta para namja itu untuk melepaskanku. Mereka menolak, tentunya. Ia memohon pada mereka untuk melepasku sekali lagi, tetapi mereka malah memukulku. Ia terlihat agak terkejut karenanya. Lalu seorang namja memukulnya hingga terjatuh-…"

Donghae terhenti sesaat, menyadari bahwa perubahan aneh pada diri Hyukjae terjadi setelah ia terkena pukulan.

"Saat ia berdiri kembali, ia mulai mengamuk dan mengalahkan para namja itu dengan mudahnya. Hanya butuh waktu sekitar lima belas menit untuknya meratakan para namja itu ketanah. Ia terlihat… berbeda… Tingkahnya, sorot matanya… Lalu setelah selesai ia berbalik kearahku dan-…"

Donghae merundukkan wajahnya dan melihat kearah lantai dengan gugup. Terakhir kali ia mengucapkannya ia masih dalam perasaan campur aduk dan pikiran tidak terpusat. Ini pertama kalinya untuknya. Selama ini orang melihatnya dalam 'bad boy image', walau sebenarnya ia masih tidak tau apa-apa soal hal seperti ini. Sekarang setelah ia menyadarinya, tanpa sadar pipinya bersemu kemarahan.

"D-dia menciumku," gumamnya dengan suara berbisik dan terbata.

Kyuhyun menyeringai melihat tingkah Donghae. Sebenarnya ia cukup terkejut, melihat seorang Lee Donghae bisa jadi begini polosnya dan malu hanya karena membicarakan sebuah ciuman.

"Kau menyukai hyungku ya?" Ledek Kyuhyun masih dengan seringaian yang sama.

"B-bwo…?! Tentu tidak! Kau ini bicara apa sih?!" Bentak Donghae.

Tidak mungkin aku menyukainya! Lagipula aku normal!

Aku begini karena ini pertama kalinya untukku!

Bukan berarti aku menyukainya kan?!

… entahlah.

Kemudian Donghae terlihat bergelut dengan pikirannya sendiri. Kyuhyun Sepertinya menyadarinya dan terkekeh pelan, namun masih dengan sedikit aura licik.

"Ya, ya. Aku mengerti sekarang. Kau ingin mendengar ceritaku, atau tetap memerah karena memikirkan hyungku?" Ledek Kyuhyun lagi.

Donghae mengangkat wajahnya dan menatap tajam kearah Kyuhyun. Namun hal itu hanya membuat tawa Kyuhyun meledek semakin keras. Ia menghentikan tawanya dengan dengusan geli sebelum berusaha kembali tenang. Ia kemudian menceritakan apa yang ia simpulkan kepada sang penguasa sekolah itu.

"Pertama-tama, aku ingin kau berjanji padaku bahwa kau tidak akan menceritakan hal ini pada siapapun," Kyuhyun berubah kembali serius.

Donghae mengangguk pelan.

"Darimana aku harus memulainya… Oke, begini… Kurasa Eunhyuk-hyung entah kebetulan melihatmu yang sedang dipukuli, dan jadi kesal. Maksudku, benar-benar amat sangat kesal. Lalu amarahnya memuncak saat melihatmu dipukul hingga terjatuh. Dan saat ia terkena pukulan juga, Hyukjae mengamuk dan mengalahkan para namja itu," Kyuhyun menjelaskan dengan sedikit ambigu, membuat Donghae semakin bingung.

"… Lalu…? Aku tau itu, bodoh," Donghae melihatnya dengan tatapan meremehkan.

"Kau tidak menangkap apa yang kucoba katakan ya," Kyuhyun menghela napas.

Donghae menatapnya heran.

"Yang kumaksud adalah… Eunhyuk-hyung marah, dan sebagai pemicunya ia terkena pukulan. Lalu Hyukjae muncul. Mereka bertukar. Mengerti sekarang?"

Donghae memproses kalimat tersebut di otaknya perlahan. Lalu ia membulatkan matanya saat menyadari apa yang sedari tadi Kyuhyun coba jelaskan.

"Maksudmu… Dia…"

"Ya, dia memiliki… Emm bagaimana aku menyebutnya. Kepribadian ganda?"

"B-bagaimana bisa…?" Donghae menggumam terbata.

Ia tidak pernah percaya akan adanya pribadi ganda sebelumnya. Tapi kini ia melihat teman sekelasnya, teman sebangkunya, orang yang selalu ia ganggu, orang yang selalu ramah dan tersenyum polos memiliki hal tersebut dalamnya.

"Saat Eunhyuk-hyung terbawa emosinya, ia akan berubah menjadi Hyukjae. Tidak seperti Eunhyuk-hyung, Hyukjae orangnya dingin dan… 'tegas'. Ia melakukan apapun yang ia ingin lakukan. Meski begitu sebenarnya ia 'melindungi' Eunhyuk-hyung. Hyukjae akan muncul ketika Eunhyuk-hyung membutuhkannya tanpa Eunhyuk-hyung menyadarinya. Dan ia akan melakukan apa yang sebenarnya ingin dilakukan oleh Eunhyuk-hyung. Meski begitu kuberitau satu hal. Jangan pernah berurusan dengan Hyukjae. Dia adalah seseorang yang bahkan singapun tak dapat lawan. Sekali ia mulai, ia tidak akan dapat dihentikan bila ia belum puas."

Teringat bayang-bayang saat Hyukjae menghajar para namja itu. Teringat teriakan kesakitan dan suara retakan tulang yang jelas. Kemudian Donghae menatap kearah sosok yang kini tertidur di sofa. Ia sedang tertidur dengan damainya, wajah dinginnya sudah tidak terlihat lagi. Donghae terus menatapnya, lalu tatapannya hinggap di bibir itu lagi. Wajahnya kembali bersemu merah.

"Boleh… aku tanya sesuatu?" Ia bertanya, hampir berbisik.

Kyuhyun memberinya isyarat untuk melanjutkan perkataannya.

"Apa dia… Mencium orang sembarangan saat seperti itu…?" Pertanyaan tersebut keluar amat samar.

Kyuhyun menyeringai penuh kemenangan.

"Tidak. Hyukjae bukan orang seperti itu. Lagipula ini pertama kalinya aku mendengarnya mencium orang."

"Lalu… Kenapa dia…?"

"Kau harus mencari jawabannya sendiri."

Donghae terus menatap sosok tertidur Hyukjae.

"Akankah dia… k-kembali? Maksudku… Kau tau…?"

"Ya. Dia akan kembali saat merasa tenang dan aman. Hingga saat ini tidur adalah cara yang paling efektif untuk mengembalikannya," Kyuhyun menatap Hyukjae, matanya menyiratkan kekhawatiran.

Baru saja ia menyelesaikan kalimatnya, sosok tertidur itu bergerak sedikit. Ia terus bergerak dalam tidurnya, hingga akhirnya ia mengangkat sebelah tangannya menutupi wajah. Perlahan Eunhyuk membuka matanya. Ia terdiam dalam posisi itu selama beberapa detik, sebelum lalu menyentak bangun terduduk, dan melihat kearah sekelilingnya dengan panik. Ia menatap Kyuhyun, lalu Donghae. Ia melihat kembali kearah Kyuhyun dengan wajah pucat, seperti karena rasa takut.

"K-Kyu… Apa aku…?" Gumamnya.

"Tidak apa, Eunhyuk-hyung. Semuanya baik-baik saja. Lebih baik kau bersihkan diri dan istirahat, ne?" Kyuhyun tersenyum menenangkannya.

Eunhyuk mengangguk perlahan. Kemudian ia melirik kearah Donghae. Tatapan itu aneh. Seolah Eunhyuk takut. Tanpa berpikir dua kali ia langsung pergi kekamarnya di lantai dua. Begitu pintu tersebut tertutup, Donghae berbalik kearah Kyuhyun kembali, menanyakan keanehan tersebut.

"Kenapa ia bertingkah seperti itu?" Tanyanya.

Raut wajah Kyuhyun berubah sendu. Ia tersenyum lemah.

"Pertama kali kami mengetahui soal kepribadiannya yang lain… adalah bertahun-tahun lalu. Singkat cerita, ia menjadi amat marah karena beberapa anak waktu itu menindasku dan melukaiku cukup parah karena mereka tidak menyukai tatapanku. Hyukjae muncul dan memukuli mereka semua, mengirim dua diantara anak tersebut ke rumah sakit. Saat itu tidak butuh waktu lama untuk orang-orang mengetahui 'masalah' kepribadiannya tersebut. Orang disekitar kami mulai melihatnya dengan… aneh. Seolah ia adalah monster yang berbahaya. Mereka menjauhinya dan mengisolasinya. Sampai titik dimana ia benar-benar dianggap berbahaya dan tak ada yang sudi untuk sekedar melihat kearahnya. Aku memutuskan kami untuk pindah dari kota itu dan meninggalkan masa lalu…"

Donghae amat terkejut dengan cerita tersebut. Ia tidak pernah menyangka Eunhyuk memiliki kisah hidup seperti itu yang terpendam didalamnya. Yang ia yakini sekarang, Eunhyuk juga merasa tertahan. Eunhyuk juga ingin merasa bebas.

"Saat itu, Eunhyuk-hyung amat depresi… Ia jauh lebih takut daripada orang-orang tersebut. Ia dibenci, dikucilkan dari dunia sekitarnya. Ia percaya bahwa siapapun yang tau mengenainya akan berpikir demikian. Mungkin itulah mengapa ia melihatmu seperti itu tadi…"

"Aku akan bicara dengannya," ucap Donghae tanpa keraguan.

Kyuhyun langsung mengangkat wajahnya dan menatap Donghae. Tetapi senyuman terulas diwajahnya saat ia melihat mata Donghae yang penuh keyakinan, dan tidak ada rasa takut maupun rasa muak disana. Tidak seperti pasang mata yang selama ini ia lihat.

"Terimakasih," bisiknya tulus.

.

.:Innocent Beast:.

.

Eunhyuk sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk, terduduk di tepi kasurnya saat suara pintu kamar terbuka terdengar. Tanpa melihat kearahnya, ia tetap mengeringkan rambutnya, mengira Kyuhyunlah yang memasuki kamarnya. Namun tubuhnya langsung berubah kaku saat mendengar suara yang berbeda.

"Hey," panggil Donghae.

Eunhyuk terlonjak sedikit karenanya. Ia lalu mengangkat wajahnya dan menatap Donghae. Donghae segera menyadari wajah Eunhyuk yang berubah pucat, dan ketakutan yang dalam tersirat di matanya.

"Aku hanya ingin mengucapkan terimakasih… Kau tau… Karena telah menolongku…?" Donghae berucap terbata-bata karena situasi canggung yang ada, dan ia cukup malu sekarang.

Tapi ia segera merutuki ucapannya yang terdengar putus-putus saat ia melihat Eunhyuk menjadi lebih takut lagi. Ia tau Eunhyuk pasti mengira ia takut akan Eunhyuk sekarang.

"M-maaf…" Eunhyuk berujar lirih.

Perlahan Eunhyuk membawa kedua lututnya di depan tubuhnya. Ia memeluk lututnya dan bersandar pada tembok, berusaha menjauh sejauh mungkin dari Donghae. Donghae menghampirinya. Cukup terkejut saat ia melihat Eunhyuk tengah sedikit gemetar. Ia duduk disisinya.

"Kenapa kau meminta maaf? Kau ini aneh sekali…" Donghae menghela napas.

"K-kau pasti pikir aku gila kan…? K-kumohon jangan…" Eunhyuk terbata amat parah, dan meneguk kata-kata yang akan ia keluarkan berikutnya.

"Jangan… tinggalkan aku…"

Suara tersebut amat pelan dan lirih. Donghae yakin bila keadaan tidak sedang hening, ia tidak akan bisa mendengarnya. Donghae merasa hatinya tertarik oleh bisikan tersebut. Ia tidak tau mengapa. Ini sama sekali tidak masuk akal. Dirinya dan Eunhyuk bahkan tidak dapat disebut teman. Mereka amat jarang berbicara satu sama lain, selain hinaan satu arah Donghae. Tetapi ia memiliki keinginan untuk memenuhi permohonan tersebut.

Bukan sebuah jawaban kata-kata yang Donghae keluarkan. Melainkan ia mendekat kearah sosok yang tengah gemetar tersebut. Ia mengangkat tangannya, dan mengelus surai merah Eunhyuk lembut, mencoba menenangkannya. Eunhyuk berubah tegang sesaat. Tapi begitu ia mengerti maksud Donghae, ia langsung berubah tenang dan rileks. Ia memejamkan matanya, merasakan belaian lembut di rambutnya. Bibirnya perlahan mengulaskan senyuman damai yang begitu menenangkan.

"Terimakasih…" Bisiknya.

.

-To Be Continued-

.

Update super pendek… Tapi semoga chapter ini bisa menjawab sebagian besar pertanyaan yang ada. Meski banyak yang author licik ini sembunyikan. Kekeke~

Recap aja info yang ada di chap ini, yap hyuk punya kepribadian ganda. kenapa dia bisa punya akan di jelaskan nanti, sementara masih dirahasiakan. lalu soal Donghae.. sebenernya gak ada masalah sih dia. cuma dia anak keluarga super kaya yang merasa kesepian. nanti juga akan lebih dijelaskan lagi. nah soal Kyu utang sama Hyuk ya maksudnya itu, hyuk pernah nolongin Kyu dulu pas kecil. mungkin akan kubuat kisahnya dalam side story nanti kalo ada niat kekeke~

#plak. #ditusukKyu

bales ripiu time~

hana ryeong9 : nih pelan-pelan nyadar hehe. ho oh hyuk pny kepribadian ganda ^^

EndaHyukjae : uwahh makasih ada fans! xD . wii ada sesama EunHae shipper kekeke.. iya hyuk pny kpribadian ganda~ gomawo chingu :*

maria8 : ho oh~ . uumm.. bingung juga mo bales apaan kekeke~

Hikari tsuky : iya doong nae yeobo keren #plak #digamparhae

arumfishy : yap dia lebih sadis ... *bgm horror . iyaa~

anchofishy : makanya dia gamau emosi kekeke~. iya punyaa. hmm.. sadar ga yaaa? :P

Guest (lagi-lagi bingung namanya gini aj ya hehe) : ini udah jelaskah dia kenapa? ^^

nyukkunyuk : *pegangin rahangnya . keke~. kan kyu nge geplak nya geplakan sayang(?) . itu 'hutang' nya seperti yang disebut diatas~. iya memang hyuk pny alter ego. dasar reader sotoy tapi pinter! #digampar. iya nanti nongol, tp belum di chap ini mianhaeee. dan aku takut FF ku mengecewakan nanti ukh #pundung.

SSungMine : iya muka alim ternyata beringas kekeke~

Lee Eunhwa : hae memang uke di cerita ini chingu. aduh kalo chap sebelumnya pendek chap ini super pendek dong #gigitbantal. ampuuuuun!

RieHaeHyuk : iya tuh hyuk maen nyosor aja! #plak

justreader : ini uda lanjut~ thanks uda RnR ^^

HyukBunnyMing : kekeke~. ada tentunya tidak ada manusia yang tidak punya masalah #plak #authorngelantur. gomawoo ^^

dew'yellow : #peluk #kekencengan. nyehehehe. iya maaf kmaren ga kebacaa.. mulai skarang EunHae momentnya akan meningkan hehehe. gomawo jugaa ^^

Arit291 : yap tepat sekali! keke~ alesannya akan diceritakan nanti sesuai perkembangan cerita~

felfishyani : tau tuh hae sok jaim #plak. konfliknya ribet ya? smoga makin lama makin ngerti deh T.T

Me Naruto : uwaa gomawoo~ . iya hyuk punya kepribadian ganda. alesannya nanti diceritain~ ^^

Anonymouss : setiap review diterima di chap manapun! #terharu. hehe. uwa gomawo~. iya biar ga ad yang terlalu cewe kekeke

sri : nih sudah lanjuut, gomawo uda RnR ^^

LEETEUKSEMOX : kekeke kliatan lemah ya? ngga juga kok dy lumayan bisa berantem cuma lagi mood galau dan dikeroyok makanya habis dia. iya punya. mianhae aku lebih kebiasa hyuk yang seme. gabisa bikin HaeHyuk gatau kenapaa..

Gomawo semua yang udah review! Aku terharu dan semakin semangat tiap baca review yang masuk #hiks.

Ngomong-ngomong kegalauan gabisa nonton SMTownINA ku kmarin-kmarin uda terhapus karna foto pas EunHae moment! disini boleh ninggalin link ga sih? cari aman aku ga taro linknya deh, search aja di google "witheunhae SMTownINA" . nanti keluar foto dari dia. disitu pose hae lagi meluk hyuk di leher. posisinya hae uke banget kyaaa. #hyper.

#plak. author digampar karena terlalu bawel.

oh well, mind to RnR? ^^