-About You-

Mini Fanfiction

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Pairing : Naruto x Hinata

Genre : Drama and Romance

Rated : T

Warning !

Amatiran, Newbie, Typo sana sini, Abal, Bertele-tele ? Alur kecepetan ? POV yang berubah sendiri ? Ide pasaran? (maybe)

Fanfic ini berisi bermacam-macam genre dengan cerita yang pendek". Setiap chapter memiliki cerita yang berbeda. Hanya kisah yang keluar sebagai pelarian author dari kesibukan dan ide yang datang begitu saja. Hope you like it and thank you. ^^

Enjoy~

While listening to : Akdong Musician – Give Love

Haggyo (1)

Namanya Hyuga Hinata, awal aku mengenalnya dia merupakan gadis yang cukup pendiam. Entah kenapa sejak kejadian itu, aku tidak bisa berhenti untuk tidak memperhatikannya. Kejadian itu, sekitar satu minggu pertama dimulainya ajaran baru di sekolah. Kami semua adalah murid baru di Konoha High School. Sama sekali belum saling mengenal, namun karena suatu tugas pertama dari guru kami, Iruka-sensei. Meminta kami untuk berkelompok 2 orang ; satu laki-laki dan satu perempuan. Saat itulah kami pertama kali saling mengenal dan mengobrol. Meski bukan obrolan asik sesama sahabat karib. Hanya seputar tugas saja.

Dia tidak begitu aktif dalam berbicara denganku, sehingga tanggapan pertamaku adalah dia gadis yang pendiam.

Namun dugaanku salah, satu bulan berlalu sejak awal masuk sekolah dia terlihat sudah akrab dengan teman-teman di kelas. Yang membuatku cukup heran, kebanyakan teman-teman itu adalah laki-laki. Tapi dia juga sangat akrab dengan Sakura dan Tenten. Kudengar mereka bertiga sebenarnya sudah saling mengenal sejak MOS (Masa Orientasi Siswa).

Sebenarnya itu tidak terlalu menggangguku, hanya saja kenapa aku tidak bisa akrab seperti itu dengannya?

Kenapa kalau dengan Kiba, ia terlihat akrab sekali?

Dan kenapa aku merasa terganggu dengan hal itu?

Apa aku cemburu?

.

.

.

.

.

"Naruto!"

Gerakan tangan Naruto berhenti, begitu juga dengan huruf-huruf di layar laptopnya yang juga tidak mengeluarkan huruf-huruf berikutnya. Setelah berkedip dua kali Naruto melepas headset hitam di telinganya lalu menatap ke depan kelas, mencoba mencari orang yang memanggilnya. Meski ia yakin betul, bahwa itu adalah suara Hinata, teman sekelasnya.

"Naruto, Aku disini."

Naruto menoleh ke kanan dan, "Astaga! Hinata!" terlihat Hinata yang sudah duduk disampingnya entah sejak kapan sambil menatapnya bingung.

"Kebiasaan, kalau mendengarkan musik jangan keras-keras makanya." Ucap Hinata sambil mulai membuka buku tulisnya yang ada di atas meja.

Nah, sejak kapan gadis itu duduk di sampingnya? Kemana perginya Sasuke?

"Kau? Kenapa di sini?" Tanya Naruto pelan, masih dengan dahi mengernyit sambil menatap Hinata yang masih sibuk membuka-buka buku nya.

"Lihat ke papan tulis." Jawab Hinata tanpa menoleh ke Naruto.

Dengan masih bingung, Narutopun menoleh ke arah papan tulis dan mulai membaca apa yang tertulis di sana.

Tugas!

Kerjakan paket Matematika Bab V Hal 201.

Berkelompok (2 orang) – DIKUMPULKAN setelah istirahat kedua

Naruto menghela napas kesal.

Lagi!? Matematika? Dan kenapa harus dikumpulkan? Sepertinya Kakashi-sensei memang sedang ingin ngebet nikah jadi melampiaskan stress nya ke para murid.

Tapi . .

Naruto menoleh ke kanan, Hinata sudah mulai menuliskan angka-angka di bukunya. Namun sedetik kemudian menoleh menatap Naruto dengan ekspresi bingung.

"Apa?" Ucap Hinata.

"Eh itu . . kenapa aku satu kelompok denganmu?"

Aduh! Naruto baka! Kenapa aku malah bilang begitu? Bukan begitu maksudku, dasar bodoh!

Hinata mengernyit heran, "Bukannya kau yang bilang ingin satu kelompok denganku?"

"Aku?" Gumam Naruto bingung.

Hinata mengangguk pelan, "Sasuke bilang kau kesusahan di matematika. Jadi katanya kau ingin minta diajari olehku." Jawab Hinata sambil melirik Sasuke yang duduk di tempat duduk Hinata aslinya, yaitu disebelah Sakura.

Naruto mengikuti arah pandang Hinata dan melihat Sasuke yang sedang sibuk menulis dengan Sakura yang terlihat berbicara dengannya.

'Anak itu pasti punya permintaan. Aku tidak tahu apa permintaanya, tapi kali ini aku pasti akan mengabulkan permintaanmu, Sasuke sialan.' Pikir Naruto sambil tersenyum.

"Ah . . iya! Itu benar. He . . he . ." Ucap Naruto sambil tertawa garing.

Hinata tersenyum geli mendengar tawa Naruto yang terdenar seperti dipaksakan itu.

"Jadi, dibagian mana yang tidak kau mengerti Naruto?"

.

.

.

Menghabiskan waktu bersamamu meskipun hanya hal-hal kecil sekalipun, itu selalu bisa membuatku bahagia.

Review Plis?

Incasey