CHAPTER 8 Out!

A Naruto Fanfiction

Disclaimer © Masashi Kishimoto

..:: The Chronicle Of Trio Uzumaki © Lompoberang ::...

Genre : Adventure - Romance – Family

Rate : T (Semi M).

Pair : Naruto X Kushina - Karin X ?

Warning : Typo bertebaran/ Alur Berantakan / Ide Pasaran / OOC / StrongNaru / GodlikeNaru /

.

Don't Like...Don't Read

.

..:: CHAPTER 8 : NAMI NO KUNI (PART I) ::..


Setelah meninggalkan Uzuhiogakure. Naruto kini berada di hutan wilayah masih memakai pakaian yang sama yaitu baju merah polos dan memakai jaket putih tanpa lengan dengan gambar Pusaran air berada di bagian punggung dan ia menutupi kepalanya dengan tudung jaketnya. Untuk bawahan ia mengenakan celan hitam pendek dan alas kaki standar Ninja. Hitae-atte miliknya di ikat pada lengan kanan baju merahnya.

Naruto berjalan dengan santai di bawah rimbunnya pepohonan itu karena kemampuan sensor miliknya telah berkembang dan jarak dari sensor miliknya adalah 200 meter.

"Oe! Naruto aku mau memberitahukanmu sesuatu jadi masuklah ke Mindscape milikmu." Kurama tiba-tiba berbicara di pikiran Naruto.

"Memangnya ada apa dan kenapa tidak memberitahukanku langsung." Balas Naruto pada Kurama.

"Jangan banyak ngomong. Sudah masuk saja." Gerutu Kurama di Pikiran Naruto.

"Baiklah Kurama." Batin Naruto. Ia kemudian berjalan menuju salah satu pohon dan duduk sambil berkonsentrasi untuk masuk ke dalam Mindscape miliknya.

.

NARUTO MINDSCAPE

"Sebenarnya apa yang ingin kau katakan Kurama?" Tanya Naruto yang sedang tiduran di atas kepala Kurama.

"Aku mau kau mengirimku ke dimensi milikmu." Jawab Kurama.

"Memangnya kau mau apa di dimensi milikku." Tanya Naruto kembali.

"Aku mau tidur di dimensi milikmu, aku bosan terus-terusan di tempat ini." Jawab Kurama sambil menunjuk-nunjuk sekiratarnya.

"Memangnya itu bisa Kurama kalau bisa bagaimana caranya." Tanya Naruto.

"Kau tinggal mengeluarkan bunshin di dimensi milikmu dan aku akan berpindah ke bunshinmu lalu merubahnya menjadi wujudnya menjadi diriku." Jelas Kurama dan Naruto ber'oh'ria.

.

REAL WORLD

Setelah kembali dari Midscape miliknya Naruto lalu berdiri dan membuat sebuah Handseal.

Jikkukan Hōrī

Di depan Naruto langsung muncul sebuah lubang hitam yang dikelilingi simbol-simbol Fuin. Dan seketika Naruto terhisap masuk ke dalam lubang tersebut.

.

NARUTO DIMENSION

Naruto kini berada di dimensi miliknya yang hanya didominasi warnah putih sejauh mata memandang.

"Ternyata dimensi milikku masih kosong. Baiklah aku akan merubahnya." Gumam Naruto lalu mengingat pemandangan yang ia lalui selama misinya. Dan ketika Naruto sudah selesai ia lalu menjentikkan jarinya.

Seketika dimensi Naruto yang tadinya didominasi warnah putih kini berubah menjadi sebuah padang rumput luas yang dikelilingi pegunungan. Di bagian barat terdapat sebuah hutan yang cukup lebat sementara di utara terdapat sebuah danau yang sangat indah.

"Selanjutnya adalah memasang gravitasi dan perbedaan waktunya. Sebaiknya kau samakan saja waktunya dengan dengan dunia nyata." Gumam Naruto lalu membuat Handseal

Jikkukan Hōrī : Jizoku Hōshutsu

"Perbedaan waktunya sedah selesai tinggal gravitasinya dan aku juga akan menyamakan dengan dunia nyata." Gumam Naruto kembali lalu membuat Handseal.

Jikkukan Hōrī : Kaizen Jūryoku

"Sudah selesai. Untung Arashi-Jiji mengajarkan semua tentang dimensi ini." Gumam Naruto sambil mengingat percakapannya dengan Arashi.

"Kenapa lama sekali Naruto." Teriak Kurama di pikiran Naruto.

"Sabar sedikit dong, aku sedang memodifikasinya." Bentak Naruto pada Kurama di pikirannya. Lalu membuat Handseal.

Kagebunhsin no jutsu

Pooft!

Bunshin Naruto langsung muncul dan manik Sapphire langsung berubah menjadi ke warna kemerahan dan garis vertikal khas mata Kurama. Dan seketika bunshin tersebut langsung meledak menjadi kepulan asap yang cukup besar.

"Wah...hebat sekali kau Naruto merubah dimensi milikmu menjadi seindah ini." Ucap Kurama setelah kepulan asap putih tadi mengilang.

"Jangan melakukan hal-hal bodoh yang bisa merusak dimensi milikku, Kurama." Kata Naruto sambil menatap Kurama yang sudah dalam posisi tidur.

"Oh iya Kurama. Apa kita masih bisa bertelapati walaupun kau berada di dimensi milikku?" Tanya Naruto.

"Tentu bisa Baka Gaki. Itu karena link kita sudah sempurna." Jawab Kurama lalu menutup kedu matanya.

"Cih dasar bola bulu tukang tidur." Ucap Naruto lalu keluar dari dimensi miliknya lalu melanjutkan perjalanannya ke Konoha.

.

.

KONOHAGAKURE

Tepatnya di Apartemen Trio Uzumaki tampak Kushina sedang menyiapkan makan siang sementara Karin sedang dudu diam di sofa atau lebih tepatnya sedang bercanda gurau bersama Kurama Yang di pikirannya.

Tok! Tok! Tok!

Canda Karin dan Kurama langsung terhenti ketika mendengar suara seseorang mengetuk pintu. Ia langsung berjalan menuju pintu dan membukanya. Setelah terbuka tampak seorang dengan rambut pantat ayam sedang memegang sebuah gulungan.

"Yo! Karin-chan apa Naruto ada? Sudah lima hari aku tidak melihatnya." Kata Sasuke dan tanpa sadar memberikan Suffix –chan pada Karin.

"Itu karena Nii-chan sedang melakukan misi solo. Ngomong-ngomong ada apa Sasuke mencari Nii-chan." Jawab Karin diikuti pertanyaan

"Dobe melakukan misi solo." Batin Sasuke terkejut namun ia berusaha menyembunyikan keterkejutannya.

"Aku cuman ingin mengembalikan gulungan yang dipinjamkannya." Jawab Sasuke lalu memberikan gulungan yang ia pegang ke Karin.

Karin menerima gulungan tersebut lalu memasukkannya ke dalam kantong ninjanya lalu mengeluarkan gulungan yang lain.

"Apa ini Karin-chan?" Tanya Sasuke heran ketika Karin memberikan gulungan yang lain.

"Nii-chan menyuruhku untuk memberikan gulungan itu pada Sasuke ketika mengembalikan gulungan yang sebelumnya." Jawab Karin dan Sasuke ber'oh'ria.

"Memangnya ini gulungan apa?" Tanya Sasuke.

"Ini gulungan Ninjutsu Katon dari Rank-A sampai Rank-S."Jawab Karin.

"Dobe benar-benar serius untuk membantuku." Batin Sasuke lalu mengambil gulungan di tangan Karin. "Kalau begitu terima kasih Karin-chan." Sambung Sasuke lalu beranjak meninggalkan apartemen Trio Uzumaki.

.

SKIP TIME

Keesokan harinya. Bertempat di ruangan Hokage Tim 7 sedang berada di hadapan Sandaime Hokage. Hiri ini mereka akan menerima misi baru.

"Apa kalian tahu kenapa aku mengumpulkan kalian disini?" Tanya Hiruzen pada Tim 7.

"Apa ada misi baru Hokage-sama?" Jawab Kakashi diikuti pertanyaan.

"Kuharap misi kali ini bukan misi Rank-D." Ujar Rei diikuti anggukan oleh kedua rekannya.

"Hahaha...Kau benar hari ini aku akan memberikan kalian misi Rank-..." Belum sempat menyelesaikan kalimatnya Karin langsung masuk ke ruangan Hokage diikuti Kushina.

"Karin-chan sudah kubilang jika ingin masuk ruanganku ketuklah dulu." Kata Hiruzen sambil menghela nafasnya melihat kelakuan salah satu cucu angkatnya. Sementara Tim 7 minus Sasuke sweatdrop

"Hee..Maaf Jiji lain kali aku akan mengetok." Kata Karin tanpa rasa bersalah.

"Ternyata Tim 7 juga ada disini." Sapa Kushina. Dan Tim 7 menyapa balik setelah pulih dari sweatdrop.

"Ngomong-ngomong ada apa Karin-chan?" Tanya Hiruzen.

"Ano...Begini Jiji apa ada misi yang boleh kami lakukan. Aku dan Kushina-neechan bosan." Jawab Karin.

"Maaf Karin-chan, Kushina-chan. Aku tidak bisa, aku sudah berjanji pada Naruto-kun untuk tidak memberikan kalian misi." Kata Hiruzen lalu menghisap pipa tembakaunya

"Aku tahu Jiji. Aku yang akan menjelaskannya pada Nii-chan. Kumohon Jiji." Karin memohon pada Hiruzen dengn Puppy eyes.

"Huu! Baiklah. Tapi jika Naruto-kun memarahi aku akan menyalahkan kalian." Ucap Hiruzen sambil menghela nafas berat.

"Maaf Hokage-sama, memangnya Naruto kemana?" Tanya Kakashi dengan hormat.

"Ia sedang menjalankan miso solo ke desa dekat Kirigakure." Jawab Hiruzen sontak membuat Tim 7 minus Sasuke terkejut.

"Na-Naruto menjalan misi solo." Kata Kakashi dan Hiruzen mengangguk.

"Kita kembali ke misi kalian." Hiruzen menggantung kalimat sambil menghisap pipa tembakaunya kembali. "Karena permintaan misi sudah habis. Jadi aku menugaskan Tim 7 dan Tim 11 tanpa Naruto." Sambung Hiruzen

Semuanya mengangguk paham kecuali Sakura karena Karin dan Kushina akan melaksanakan misi bersama kesempatannya untuk berduaan dengn Sasuke hilang.

"Baiklah misi kalian adalah mengantar seorang pembuat jembatan menuju ke Nami no Kuni. Dan sepertinya dia sudah tiba." Ucap Hiruzen setelah mendengar seseorang mengetuk pintu.

"Anda boleh masuk Tazuna-san." Kata Hiruzen.

Mendengar dirinya dipanggil Tazuna langsung masuk kedalam ruangan tersebut. Pakaiannya sama seperti di canon.

"Tazuna-san mereka adalah tim yang akan mengawal anda." Kata Hiruzen menatap Tim 7 dan Tim 11.

"Apa anda bercanda Hokage-sama. Mereka hanya anak-anak." Ejek Tazuna setelah memperhatin tim yang akan mengawalnya.

"Hey Oji-san! Jangan menilai seseorang dari penampilannya." Bela Karin dan dibalas anggukan oleh yang lainnya.

"Baiklah, aku akan menuggu kalian di gerbang dua puluh menit lagi." Ucap Tazuna.

"Baiklah kalian semua pulang dan bersiapkan perlengkapan kalian. Kita akan berkumpul di gerbang dua puluh menit lagi." Kata Kakashi lalu menghilang diikuti kepulan asap.

.

Dua puluh menit kemudian Tim 7 minus Kakashi dan Tim 11 minus Naruto serta Tazuna sudah berkumpul di depan gerbang Konoha. Sakura yang mengetahui Kakashi belum tiba hanya menggerutu tidak jelas. Tak berselang lama kemudian muncullah Kakashi menggunkan Shunshin

"Maaf semuanya aku tadi tersesat di jalan bernama kehidupan." Sapa Kakashi dan semua minus Sasuke sweatdrop.

"Kakashi-sensei tidak berubah." Kata Karin setelah pulih dari sweatdrop.

"Jadi semuanya sudah berkumpul. Ayo kita berangkat." Ucap Kakashi dan dibalas anggukan oleh yang lainnya.

Akhirnya mereka pun memulai misinya. Mereka hanya berjalan santai namun penuh kewaspadaan dengan cara membentuk formasi diamond. Kakashi dan Rei di depan Tazuna. Karin dan Kushina berada di belakang. Sasuke di kiri dan Sakura di kanan.

.

Mereka telah menjauh dari wilayah Konoha mash dengan berjalan dengan santai namun tetap waspada. Karin yang sudah berlatih menjadi ninja sensor tiba-tiba merasakan ada dua chakra yang sedang bersembunyi di sebuah genangan air langsung menghampiri Kakashi yang berada di depan.

"Kakashi-sensei akhir-akhir ini cuaca panas sekali ya?" Kode Karin

"Wah Karin-chan ternyata kau menyadarinya." Balas Kakashi.

"Itu karena Nii-chan melarihku sensor." Kata Karin dan Kakashi ber'oh'ria.

Dua genangan air tersebut langsung membesar dan memuncul dua orang yang memegang katana dan dengan cepat menyabetkan katana miliknya secara horizontal. Kepala Kakashi langsung berpisah dengan tubuhnya sementara Karin melompat kebelakang untuk menghindari serangan tersebut.

"Aaahhh...Kakashi-sensei." Teriak Sakura ketakutan lalu menutup wajahya dengan kedua tangannya.

"Rei, Kushina, Karin-chan. Lindungi client dan Sakura." Perintah Sasuke dan dengan cepat ketiganya langsung melingkar melindungi Tazuna.

Melihat targetnya di lindungi salah satu dari kedua orang tersebut langsung merapatkan Handseal.

Suiton : Suigandan

Puluhan bola air langsung dimuntahkan olehnya dan langsung melesat menuju Sasuke. Sasuke tidak tinggal diam langsung membuat Handseal.

Katon : Hosenka No Jutsu

Sasuke mengeluarkan puluhan burung api dari mulutnya dan melesat menuju bola air tersebut.

Blaar! Blaar!

Ledakan-ledakan kecil langsung tercipta ketika bola api dan burung api keduanya beradu. Kedua orang tersebut langsung melesat menuju Sasuke sambil memegang katana mereka masing-masing. Sasuke langsung mengeluarkan kunai dan bersiap melawan keduanya.

Orang pertama langsung menyerang Sasuke dengan mengayunkan katana miliknya secara vertikal ke kepala Sasuke. Dengan cepat Sasuke menangkis dengan kunai miliknya.

Traank!

Sasuke yang sudah mengktif Sharingan dua tomoenya langsung terkejut ketika rekan orang tersebut telah berada di sampingnya. Karin yang melihat hal tersbut langsung mengeluarkan kunai dan berlari ke orang tersebut.

"Karin-chan. Apa yang kau lakukan?" Tanya Kushina pada Karin yang sudah berlari ke arah Sasuke.

"Aku akan membantu Sasuke." Jawab Karin.

Katana orang kedua yang menyerang Sasake kini berjarak beberapa senti lagi menebas lehernya.

Traank!

Karin langsung mengayunkan dari bawah ke atas kunia miliknya sehingga katana orang tersebut langsung terlempar ke udara. Melihat serangan mereka gagal, kedua orang tersebut langsung melompat mundur. Sasuke yang melihat hal itu langsung melempar kunai miliknya dan membuat Handseal.

Katon : Gokakyu No Jutsu

Sasuke langsung mengeluarkan bola api berukuran sedang ke dua orang tersebut.

Blaar!

Kedua orang tersebut terkena bola api Sasuke. Menyedari serangannya berhasil Sasuke menyeringai.

"Kalian bedua. AWAS!" Teriak semua kecuali Sakura.

Sasuke dan Karin langsung terkejut ketika berbalik ke samping kanan mereka. Kedua orang tersebut kini sedang bersiap melempar masing 6 kunai. Sasuke melihat ke arah api miliknya yang sudah padam.

"Cih! Kawarimi." Kesal Sasuke setelah melihat dua batang kayu yang sudah gosong.

Kedua orang tersebut melempar kunai mereka. 12 kunai kini mengarah ke Sasuke dan Karin. Sasuke langsung mengeluarkan dua kunai dari kantongnya.

Traank! Traank! Traank!

Sasuke berhasil menangkis 6 kunai yang mengarah padanya sedangkan Karin menangkis 5 Kunai. Karin langsung memegang lengan kanan miliknya yang terluka akibat satu kunai yang tidak ditangkisnya.

"Karin-chan!" Teriak Sasuke dan Kushina bersamaan.

Kedua orang tersebut kini bersiap melakukan Handseal. Namun mereka langsung kaget ketika Kakashi sudah berada di belakang mereka.

Dugh! Dugh!

Kepala kedua orang tersebut langsung terjepit bawah di ketiak Kakashi. Keduanya langsung melihat ke arah jasad Kakashi. Alangkah terkejutnya mereka ketika bukan Kakashi yang dilihatnya namun sebuah batang pohon yang terbelah dua.

Kraak! Kraak!

Suara leher yang patah langsung terdengar ketika Kakashi mengeratkan jepitannya. Kedua orang yang sudah tidak bernyawa lagi langsung ambruk ketika Kakashi melepaskan jepitannya.

"Sakura-san kau boleh membuka membuka matamu." Ucap Kushina pada Sakura yang sedang menutup mata dengan kedua tangannya.

Kakashi lalu menghampiri Karin yang sedang terluka di lengan kanannya.

"Apa kau tidak apa-apa Karin-chan." Tanya Kakashi.

"Ini hanya luka kecil Kakashi-sensei." Jawab Karin sambil menekan lukanya.

"Cih! Seandainya aku lebih kuat aku bisa melindungi Karin-chan adik Dobe dan untuk membawa pulang Nii-san." Batin Sasuke sambil mengepalkan tinjunya dengan kuat sambil menatap Karin.

Tazuna, Kushina, Rei dan Sakura lalu menghampiri ketiganya.

"Karin-chan apa kau yakin tidak apa-apa?" Tanya Kushina dan Karin mengangguk pelan.

"Maaf Karin-chan. Aku tidak melindungimu dari kunai tadi." Kata Sasuke dan langsung membuat rekan setimnya terkejut. Ini pertama kalinya mereka mendengar sang Uchiha bungsu meminta maaf.

"Dia benar-benar berubah. Apa ini karena Naruto." Batin Kakashi sambil tersenyum.

"Apa Sasuke-kun meminta maaf pada Karin sialan itu." Inner Sakura yang sudah meledak-ledak.

"Ano Sasuke-kun tadi aku juga ketakutan." Ucao Sakura berharap Sasuke memperdulikannya.

"Hn." Jawab Sasuke dingin. Sakura yang mendengar itu hanya bisa memasang wajah sabal.

Kushina lalu mengeluarkan perlengkapan medis dari tas perlengkapannya lalu mengobati luka Karin. Sementara Kushina mengobati luka Karin, Kakashi lalu menatap serius ke arah Tazuna.

"Tazuna-san bisa kau jelaskan semua ini?" Tanya Kakashi pada Tazuna.

"Apa maksudmu Kakashi-sensei?" Tanya Sakura dan Rei bersamaan.

"Ini sebenarnya hanya misi Rank-C tetapi kedua ninja tadi merupakan Missing-nin dari Kirigakure. Jadi bisa dibilang misi ini buka Rank-C melainkan Rank-A." Jelas Kakashi. Semuanya langsung menatap ke arah Tazuna bahkan Kushina yang sedang mengobati luka Karin berhenti sejenak.

"Baiklah.." Tazuna menghela nafas sejenak, "Sebenarnya di Kirigakure sedang berlangsung perang saudara dan aku tidak tahu apa penyababnya, itulah kenapa aku memilih memilih Konoha untuk meminta bantuan untuk membantu kami menyelesaikan jembatan yang kami buat." Sambung Tazuna.

"Tetapi kenapa anda meminta bantua Konoha bukannya Tazuna-san hanya membangun jembatan?" Tanya Kakashi kembali.

"Itu karena di desaku sedang dilanda krisis. Dan orang yang menyebabkan itu adalah Gatou. Aku membangun jembatan ini agar bisa memulihkan desaku dari krisis tetapi anak buah Gatou selalu mengganggu para pekerja. Itulah sebabnya aku menyewa ninja seperti kalian." Jelas Tazuna dan yang lain mengangguk paham.

"Jika kalian sudah mengetahui semuanya apa kalian masih ingin melanjutkan misi ini." Kata Tazuna sedikit pelan.

"Sebenarnya aku tidak ingin melanjutkan misi ini karena melenceng dari perkiraan. Aku akan mendiskusikannya terlebih dahulu pada timku lalu mengambil keputusan." Ucap Kakashi.

"Bagaimana menurut kalian. Apa kalian ingin melanjutkan misi ini?" Tanya Kakashi pada timnya.

"Aku akan melajutkannya. Kerana ini misi pertamaku." Jawab Karin dengan spontan yang sedang diobati lukanya.

"Aku juga." Jawab Kushina dan Rei

"Kalau kau Sasuke. Apa ingin melanjutkan." Tanya Kakashi pada Sasuke.

"Hn."

"Kalau Sasuke-kun ikut maka aku juga akan ikut." Ucap Sakura.

"Baiklah karena kalian setuju maka kita lanjutkan misi ini." Jawab Kakashi.

"Terima Kasih." Tazuna membungkukkan badan.

"Aku akan melaporkan ini pada Hokage-sama. Kita akan lanjutkan jika luka Karin-chan sudah diobati." Kata Kakashi dan lainnya mengangguk paham.

Setelah luka Karin sudah selesai diobati mereka akhirnya melanjutkan misi.

.

.

SKIP TIME

Tim 7 dan 11 serta Tazuna sudah berada di wilayah desa Nami No Kuni tepatnya di dekat sebuah danau kecil. Perjalan mereka tiba-tiba terhenti ketika sebuah pedang besar langsung terbang ke arah mereka. Dengan cepat Kakashi langsung mengambil kunai dan menangkis pedang tersebut dan alhasil pedang tersebut terlempar hingga menancap di sebuah pohon.

"Wah Wah! Ternyata Missing-nin tidak berguna itu dikalahkan oleh kalian." Ucap seseorang yang melompat ke atas pedang tersebut. Pria tersebut memiliki rambut hitam spike dengan Hitae-atte Kirigakure terpasang miring di kepalnya. Ia tidak mengenakan baju sementara celana yang ia gunakan adalah celana panjang putih dengan garis-garis (Kalau tidak salah).

"Oh! Ternyata kau Hatake Kakashi si Copy Ninja." Ucap Pria tersebut a.k.a Zabuza.

"Momochi Zabuza. Salah seorang dari 7 pendekar pedang Kirigakure." Jawab Kakashi

"Kalian semua lindungi Tazuna-san." Teriak Kakashi pada timnya lalu mengangkat Hitae-atte miliknya.

"Itu! Sharingan. Bagaimana ia bisa memilikinya padahal ia bukan Uchiha." Batin Sasuke setelah melihat Sharingan milik Kakashi. Karena sewaktu Survival Training Kakashi tidak mengaktifkannya saat melawan Sasuke.

"Aku akan membunuh kakek tua itu. Karena itu adalah misiku." Kata Zabuza lalu membuat Handseal.

"Tidak akan semudah itu." Kata Kakashi yang juga sedang membuat Handseal.

Katon : Gouryuuka No Jutsu

Suiton : Suiryuudan No Jutsu

Dari danau tersebut langsung keluar seekor Naga air dan langsung melesat ke arah Kakashi yang juga sudah menyemburkn seekor naga api dari mulutnya.

Blaar!

Kedua naga tersebut saling bertemu sehingga menciptakan kabut yang cukup tebal. (Author Skip saja sampai Kakashi terjebak penjara air milik Zabuza karena kurang ingat bagaimana oertarungannya).

.

"Karin-chan, Sasuke kita harus membantu Kakashi-sensei keluar dari penjara air itu. Sementara Rei dan Sakura lindungi Tazuna-san." Ucap Kushina dan lainnya mengangguk paham.

Sasuke Kushina dan Karin langsung berlari ke arah Zabusz. Kakashi yang melihat itu di dalam penjara air klon Zabuza tidak dapat berkata apa-apa.

"Kushina-Neechan. Sasuke kita harus bekerja sama." Kata Karin dan dijawab anggukan oleh yang lain.

.

.

Kita menuju ke Naruto. Karena lelah berjalan Naruto memutuskan untuk beristirahat di dimensi miliknya, kini sedang tertidur di atas kepala Kurama yang juga sedang tertidur.

Ketika sedang keasikan tertidur. Tiba-tiab Kurama mendapat pesan dari Kurama yang berada di tubuh Karin.

"Oe! Naruto bangun Kurama di tubuh adikmu baru saja menghubungiku." Naruto yang mendengar Kurama langsung terbangun.

"Memangnya dia bisa menghubungimu walaupun beda dimensi." Ucap Naruto yang sudah bangun dari tidur.

"Kau itu masih bodoh saja Naruto. Tentu saja bisa karena aku dan diriku di tibuh adikmu sudah bertemu jadi hal itu bisa terjadi." Jawab Kurama sambil memegang kepalanya.

"Memangnya apa yang Kurama lain katakan." Tanya Naruto.

"Ia mengatakan bahwa adikmu sedang menjalankan misi ke Nami no Kuni dan ia sedang bertarung dengan seorang pengguna pedang yang kuat." Jawab Kurama.

"APA! Aku kan sudah bilang kepada Jiji untuk tidak memberikan misi pada mereka berdua." Kata Naruto dengan marah dan juga khawatir.

"Nanti saja menjelaskannya, kau harus cepat jika tidak mereka berdua akan terluka bahkan mati."

Jantung Naruto langsung terasa di tusuk ratusan kunai beracun mendengar kata mati. Sektika ia langsung melompat turun dari kepala Kurama.

"Apa yang akan kau lakukan Naruto. Kau harus cepat tetapi jarak Nami no Kuni dari lokasi di dunia nyata sangat jauh." Ucap Kurama.

"itu benar juga. Baiklah aku akan memindahkan gerbang keluarnya." Ucap Naruto.

"Baka, kau akan pingsan setelah 10 menit keluar dari dimensimu. Kakekmu sudah memberitahumu akan hal itu kan?" Tanya Kurama pada Naruto.

"Itu satu-satu cara. Aku akan melakukan hal itu kalau tidak mereka berdua akan terluka bahkan mati." Ucap Naruto lalu mengeluarkan Kokutō Yoru dari Fuinjutsunya.

"Kurama bisa kau kirimkan lokasi mereka di pikiranku." Kata Naruto dan Kurama mengangguk paham. Ia lalu berkonsentrsi dan langsung mengirim lokasi Tim 7 dan 11.

"Sekalian aku akan mengetes kemampuan pedang ini." Ucap Naruto menancapkan Kokutō Yoru di sampingnya lalu membuat sebuah Handseal.

Jikkukan Hōrī : Kirikae Deguchi

Di depan Naruto langsung muncul sebuah lubang hitam yang dikelilingi simbol-simbol Fuin. Naruto mencabut Kokutō Yoru dan melompat masuk ke lubang tersebut.

.

Kembali ke pertarungan beberapa menit sebelum Naruto muncul.

"Sasuke, Kushina-chan kita serang dia secara bersamaan. Menggunakan Katon." Kata Karin pada keduanya.

"Baik/Hn." Jawab keduanya.

Ketiga lalu membuat Handseal secara bersamaan lalu berteriak.

Katon : Gokakyu No Jutsu

Tiga bola api berukuran sedang dikeluarkan oleh mereka dan bersatu menjadi bola api berukuran besar. Zabuza yang melihar hal itu langsung membuat Handseal.

Suiton : Suijinjoheki

Zabuza memuntahkan air berskala besar dari mulutnya dan membentuk dinding air raksasa. Kedua justu berskala besar tersebut langsung bertabrakan dan menciptakan kepulan asap tebal. Namun inilah yang ditunggu-tunggu Zabuza karena ia mempunyai gelar Silent Killer.

"Kuharap kalian mengerti cara bertarung Zabuza." Batin Kakashi yang masih dalan penjara air Zabusz.

Melihat kepulan asap yang cukup besar. Sasuke dan Kushina maju beberapa langkah dan mengeluarkan kunai. Sementara Karin berkonsentrasi melacak chakra Zabuza mengingat ia mempunyai sensor.

Kirigakure No Jutsu

Teriak Zabuza di dalam kepulan asap tersebur sehingga asap tersebut kini bercampur dengan kabut ciptaan Zabuza.

"Kalau begini Sharinganku jadi tidak berguna karena kabut ini terbuat dari chakra." Bartin Sasuke kesal.

"Karin-chan kami mengandalkanmu." Ucao Kushina berbalik menatap Karin yang masih terlihat kareba berada tidak jauh darinya.

Karin mengangguk pelan lalu mulai berkonsentrasi melacak chakra milik Zabuza.

"Samping kiri." Teriak Karin dan keduanya langsung menuju samping kiri Karin.

Dan benar saja. Tiba-tiba Zabuza langsung muncul dan mengayunkan Kubikribocho miliknya secara horizontal.

Traank!

Susake dan Kushina berhasil menangkis ayunan pedang Zabuza. Setelah menyerang Zabuza kembali menghilang dan Karin kembali berkonsntrasi.

"Di belakangku." Ucap Karin dan keduanya menuju kebelakang Karin.

Traank!

"Apa yang terjadi di dalam kabut itu." Batin semuanya yang berada di luar kabut tersebut.

Ayunan pedang Zabusz kembali ditangkis. Suara pedang dan kunai beradu terus berlangsung hingga kabut Zabuza perlahan menghilang. Setelah beberapa menit Karin yang sudah sangat kelelahan akhirnya jatuh tersungkur di tanah.

"Karin-chan." Teriak Sasuke dan Kushina bersamaan.

"Huuf..Aku...hufft...sudah mencapai...huufft...batasku." Ucap Karin dengan nafas yang memburu.

"Ini kesempatan terakhirku kabutnya mulai menghilang tetapi bicah sensor itu sudah mencapai batasnya." Batin Zabuza mendengar teriakan Sasuke dan Kushina.

Zabuza langsung melesat menuju Sasuke dan Kushina yang fokusnya teralih pada Karin yang tersungkur. Zabuza kini berada tepat di belakang Sasuke dan Kushina sambil menngayunkan pedang Kubikribocho miliknya secara horizontal dengan kuat.

"Sasuke. Kushina-Neechan dibelakang kalian!" Terika Karin yang melihat Zabuza kini berada di belakng mereka berdua.

Sasuke dan Kushina langsung berbalik sambil mengarahkan kunai milik mereka untuk menangkis Kubikribocho Zabuza.

Traank! Buagh!

Sasuke dan Kushina terhempas kebelakang akibat kuatnya ayunan Kubikribocho Zabuza. Kabut akhirnya menghilang. Semuanya kini terkejut melihat apa yang terjadi disana. Sasuke dan Kushina tergelatak karena terhempas. Karin sedang duduk kelelahan dan di depannya Zabuza berdiri sambil bersiap menebas Karin.

"Ada kata-kata terakhir!" Ucap Zabuza sambil bersiap mangayunkan Kubikribocho.

"Karin-chan/Karin!" Teriak semuanya melihat Karin kini duduk tidak berdaya di depan Zabuza yang sudah bersiap mangayunkan Kubikribocho.

"Maafkan aku Nii-chan. Seharusnya aku tidak meminta misi pada Jiji." Batin Karin

"Naruko-kun maaf! Seharusnya aku tidak menyetujui Karin-chan untuk meminta misi." Pikir Kushina dengan wajah bersalah serta takut akan kematian orang yang sudah dianggap adik.

"Sensei, Maaf! Aku gagal menjaga salah satu anak Sensei."

"Dobe! Seharusnya aku menjaga Karin-chan sebagai tanda terima kasihku karena telah meminjamkan gulungan jutsu milikmu serta menyadarkanku."

Zabuza pun mengayunkan Kubikribocho miliknya ke Karin dan bersamaan dengan hal itu sebuah lubang hitam yang dikelilingi kanji-kanji Fuin muncul di atas mereka. Semua yang melihat itu terkejut.

"Apa itu!" Kaget semuanya.

Dari lubang tersebut Naruto langsung keluar sambil memegang Kokutō Yoru. Zabuza masih belum menyadari kedatangan Naruto dari lubang dimensi milik Naruto. Kubikiribocho kini berjarak beberapa senti dari Karin. Naruto melompat turun sambil mengayunkan Kokutō Yoru.

Traank!

Kokutō Yoru langsung memotong Kubikiribocho Zabuza. Seperempat Kubikiribocho terpotong menyisahkan gagang serta sisa potongan Kubikiribocho masih di pegang Zabuza yang melompat kebelakang.

Tap! Jleeb!

Bersamaan saat Naruto mendarat membelakangi Zabuza. Seperempat Kubikiribocho tertancap di dekat Naruto. Semua orang disana belum mengetahui Naruto karena kepalanya hampir ditutupi sempurna oleh tudung jaketnya. Naruto lalu berbalik menghadap Zabuza.

"Tunggu dulu! Jaket itu sepertinya aku mengenalinya." Kata Kushina setelah memperhatikan jaket yang dikenakan Naruto.

"Apa yang tadi itu Jikkukan Ninjutsu dan siapa anak kecil dengan pedang besar iitu." Batin Kakashi masih didalam penjara air klon Zabuza.

"Siapa kau dan kenapa kau menyelamatkan Karin-chan?" Teriak Sasuke pada Naruto yang belum diketahuinya.

Karin yang mendengar teriakan Sasuke mengenai 'menyelamatkan' langsung mendongak ke atas. Alangkah terkejutnya Karin ketika melihat wajah Naruto yang penuh amarah yang sedikit ditutupi tudung jaketnya.

"Ni-" Belum sempat berkata-kata kesadaran Karin pun menghilang dan dengan sigap Naruto menancapkan Kokutō Yoru di tanah dan segera menangkap tubuh Karin.

Greb!

"Teme cepat kesini dan ambil Karin-chan. Aku hanya mempunya waktu sepuluh menit." Teriak Naruto masih memegang tubuh Karin. Semunya langsung terkejut mendengar suara yang sangat mereka kenal.

"Naruto/Naruto-kun/Dobe." Teriak semuanya bersamaan walaupun teriakan Kakashi tidak terdengar.

Mendengar perintah Naruto. Sasuke langsung bangkit dan berlari ke arah mereka.

"Nanti aku akan menjelaskan semuanya." Ucap Naruto dan Sasuke langsung menggendong Karin ala Bridal Style. Dan bergerak menjauh.

"Cih! Bocah sialan beraninya kau memotong Kubikiribocho milikku." Kesal Zabuza sambil memperhatikan pedangnya.

Naruto lalu berjalan ke Kokutō Yoru dan mencabutnya dari tanah tanpa memperdulikan kekesalan Zabuza. Tangan kanan Naruto kini memegang Kokutō Yoru dengan cepat Naruto langsung melesat menuju Zabuza.

"Bersiaplah sialan!" Teriak Naruto sambil mengalirkan chakra miliknya ke Kokutō Yoru. Aura hitam keunguan langsung keluar dari Kokutō Yoru membuat semua orang yang berada di sana gemetar.

"Aura pedangnya tiba-tiba berubah. Auranya sangat kuat." Batin Zabuza menamcapkan pedang Kubikiribocho yang sudah terpotong ke tanah lalu membuat Handseal.

Suiton : Suiryuudan No Jutsu

Seekor naga air langsung keluar dari danau dan melesat menuju Naruto. Naga air Zabuza kini berada di depan Naruto. Ia hanya menebaskan Kokutō Yoru menyilang.

Zuing! Zuing!

Naga air Zabuza langsung terpotong empat bagian. Empat bagian tersebut berpencar melewati Naruto. Zabuza dan Kakashi terkejur melihat naga air tersebut terpotong secara halus dan melewati Naruto.

"Ia memotong air dengan sangat halus." Batin Kakashi.

"Halus sekali potongannya. Aku akan mengambil pedang bocah itu sebagai pengganti Kubikiribocho." Batin Zabuza sambil tersenyum evil di balik perban yang menutupi mulutnya.

Naruto sudah tidak memperdulikan apa mereka pikirkan tentang Kokutō Yoru mengingat waktunya kini tersisah delapan menit.

"Delapan menit lagi." Batin Naruto. Ia lalu berhenti dan menancapkan Kokutō Yoru di tanah lalu membuat Handseal.

Mokuton : Mokurin

Dari dalam tanah di depan Naruto langsung keluar naga kayu yang melesat menuju ke Zabuza. Naruto lalu mencabut Kokutō Yoru dan melompat ke atas naga kayu miliknya. Zabuza tidak tinggal diam langsung membuat Handseal.

Suiton : Suijinheki

Zabuza memuntahkan air dari dalam mulutnya membentuk sebuah dinding air pelindung. Naruto yang melihat dinding air Zabuza langsung melompat kedepan sambil mengalirkan chakra ke Kokutō Yoru lalu menebas seacara hirozontal dinding air Zabuza.

Zuing!

Dinding air Zabuza terpotong menjadi dua bagian lalu hancur. Naruto lalu membuat Handseal sederhana dan udara dibawa kaki Naruto langsung tercipta gelembung air kecil. Ia lalu menggunkan gelembung air tersebut sebagai batu loncatan dan melompat ke samping. Bersamaan dengan itu Naga kayu Naruto langsung menerkam Zabuza.

"Arrggghhhh!" Teriak Zabuza yang berada di gigitan naga kayu Naruto.

Bunshin Zabuza yang memegang penjara air milik Kakashi langsung mencair begitupula penjara air yang mengurung Kakashi.

Tap!

"Huaahhh...Hahhh...Haaahh." Kakashi mencoba mengatur nafasnya setelah mendarat di tanah. "Arigatou! Naruto." Sambung Kakashi setelah nasanya sudah normal.

"Nanti saja berterima kasihnya. Waktuku tinggal lima menit lagi." Teriak Naruto mendarat dengan mulus.

"Ini belum selesai sialan!" Teriak Naruto dan menancapkan Kokutō Yoru dan membuat lalu bergumam pelan.

"KAI!"

Seketika Naga kayu yang menggigit Zabuza menghilang dan dengan cepat Naruto melesat dengan kecepatan tinggi menuju Zabuza. Naruto langsung menendang perut Zabuza denga kaki kanan yang dialiri chakra.

Dugh! Braak! Braak! Braak!

Zabuza terpental ke arah pepohonan. Beberapa pohon hancur ketika Zabuza mengenai pohon tersebut. Manik Sapphire Naruto sudah berganti menjadi pola riak air berwarna ungu menandakan bahwa ia telah mengaktifkan Rinnegannya. Naruto lalu mengarahkan tangan kanannya ke arah Kokutō Yoru

Bansho Tenin

Kokutō Yoru yang tertancap langsung tertarik ke tangan Naruto. Semua orang minus Karin dan Zabuza terbelalak kaget kerena tiba-tiba pedang Naruto tertarik ke arahnya.

"Sebenarnya sekuat apa kau Naruto/Dobe." Batin Kakashi dan Sasuke yang dari tadi memperhatikan pertarungan antara Naruto dan Zabuza.

Tak!

Setelah menangkap Kokutō Yoru. Naruto kembali melesat ke arah Zabuza yang sudah tidak sadarkan diri.

Jleeb! Jleeb! Jleeb!

Beberapa senbon langsung tertancap di tubuh Zabuza dan sontak Naruto mengehentikan pergerakannya. Seorang hunter-nin yang mengenakan topeng langsung muncul dan mengambil tubuh Zabuza.

"Cukup sampai disini. Ia adalah buruanku jadi serahkan sisanya padaku." Ucap sang Hunter-nin lalu menghilang dan muncul di dekat pedang Zabuza dan mengambil dan kembali menghilang.

Pandangan Naruto akhirnya mulai kabur dan perlahan kesadarannya pun menghilang. "Sepuluh menitnya sudah habis." Batin Naruto dan akhirnya ambruk di tanah sementara Kokutō Yoru tergeletak di sampingnya.

Kakashi yang sudah lumayan pulih kemudian berjalan menuju ke Naruto yang sudah pingsan.

"Ternyata Naruto hanya pingsan." Gumam Kakashi sambil menghela nafas

Alangkah terkejutnya Kakashi ketika melihat aliran chakra di dalam tubuh Naruto dengan Sharingan yang belum ia tutup.

"Apa! Chakra di tubuh Naruto tidak berkurang sama sekali." Batin Kakashi terkejut melihat chakra di dalam tubuh Naruto. (AN : Chakra Kurama Yin di tubuh Naruto ia sembunyikan jauh di dalam tubuhnya agar tidak ada orang yang mendeteksinya. Kecuali Hiruzen yang mengetahuinya).

"Aku akan menanyakan hali ini pada Naruto dan juga pedang miliknya ini." Gumam Kakashi setelah mengambil Kokutō Yoru. Dan sekali lagi Kakashi dibuat terkejut.

"Kenapa pedang ini sangat tumpul padahal tadi Naruto bisa memotong pedang Zabuza." Gumam Kakashi sambil menggesek-gesakkan tanganya pada bagian Kokutō Yoru yang dirasa tajam.

Kakashi lalu menaikkan Naruto ke punggungnya dan Kokutō Yoru ia peganng di tangan kirinya dan berjalan menuju ke timnya.

Sesampainya di tim yang dipimpinnya tampak semuanya sudah berkumpul di dekat sebuah batang pohon yang ditempati Karin bersandar yang juga pingsan.

"Apa yang terjadi dengan Naruto-kun?" Tanya Kushina yang melihat Kakashi datang sambil menggendong Naruto.

"Dia hanya pingsan. Aku tidak tahu apa penyebabnya." Jawab Kakashi dan Kushina yang mendengarnya hanya menghela nafas. "Bagaimana dengan Karin-chan?" Tanya Kakashi

"Dia juga pingsan karena kelelahan." Jawab Kushina.

"Sebaiknya kita ke tempatku saja untuk merawat keduanya." Ujar Tazuna dan dijawab Anggukan oleh yang lain.

Sasuke lalu mengakat tubuh Karin sontak membuat Sakuran dan Rei terkejut. Ini kedua kalinya Sasuke peduli pada Karin.

"Sasuke-kun apa yang kau lakukan?" Tanya Sakura sementara yang ditanya tidak merespon dan melanjutkan mengangkat tubuh Karin.

"Bantu aku menaikkan Karin-chan ke punggungku." Mendengar perkataan Sasuke. Kushina langsung melakukan yang dikatakan Sasuke.

"Kenapa kau peduli sekali pada bocah monster itu? Sasuke-kun?" Tanya Sakura dengan nada keras.

Sasuke dan Kushina yang mendengar perkataan Sakura langsung menatap tajam ke arahnya.

"Diam kau!" bentak Sasuke dan Kushina bersamaan dan Sakura langsung tertunduk ketakutan.

"Kau tidak tahu apa-apa tentang Karin-chan jadi jangan asal mengatainya." Sambung Kushina.

"Yare...Yare jangan bertengkar. Lagipula yang dikatakan Kushina itu benar Sakura." Timpal Kakashi dan Sakura hanya tertunduk.

"Sudah-sudah sebaiknya kita segera ketempatku." Tazuna mencoba menenangkan suasana.

"Itu benar ayo pergi." Jawab Kakashi dan mereka pun berangkat ke rumah Tazuna.

~~ TBC ~~


#Akhirnya Chapter 8 selesai juga. Kuharap Chapter ini cukup memuaskan.

Mohon maaf apabila chapter ini sedikit kacau.

Serta masih banyaknya Typo yang bertebaran, GaJe, Alur berantakan (Mungkin) dan lainnya.

Author dengan senang hati menerima Saran dan Kritikan

Jadi lebih dan kurang mohon di REVIEW.


#Balasan beberapa Review.

R : apa pair naruto hanya kushina saja? klo bisa masukin hinata juga dong.
B : disini pair Naruto cuman Kushina dan author tidak berencana membuat Naruto Harem.

R : apa naruto gak berencana buat 6 pein gitu?
B : Tidak walaupun nantinya Naruto bisa mengusai kekuatan 6 pain (tapi masih lama).

R : Pairnya Single NaruKushi aja ..
Kalau yg lain misal Sakura/Hinata udah Maenstream dan kebanyakan ..
B : Pairnya memang hanya NaruKushi.

R : masukin Karin juga please...
B : Jika maksud senpai masukin Karin ke pair Naruto. mungkin tidak bisa karena Author ingin Karin juga memiliki Pair dan itu masih rahasia.

R : untuk mengembalikan klan uzumaki, naruto harus mendirikan harem. semua kunoichi di konoha jadiin haremnya naruto tor.
B : Author tidak berencana membuat harem. Dan untuk membangkitkan Uzumaki, Naruto mempunyai cara yang lain dan itu masih Rahasia.

B : Kenapa naruto tidak langsung jadi jonnin saja udch basi naruto ikut ujian chunnin fict kayak itu banyak senpai. kan kemaren naruto di tawarani sandaimen jadi jonnin pembimbing terimna napa senpai lebih bagus jadi ada cewek lagi di tim naruto bisa haku atau hinata pindah .
R : Alasan Naruto menolak menjadi Jounin kan sudah ada di chapter Survival Training. Dan untuk tambahan di tim 11 tidak ada.

R : Suka NaruKushi sama SasuKarin..
B : NaruKushi sudah pasti tetapi untuk Pair Karin itu masih rahasia.

R : Lanjut sob, kemampuan baru naruto kalau di serang bisa nembus ga sob seperti obito, kan naruto punya dimensi sendiri?
B : Kemampuan Naruto tidak sama dengan Obito walaupun sama-sama mempunyai dimensi tersendiri. Itu karena prinsip dimensi Naruto dan Obito berbeda.

R : Thor bukanya untuk menguasai mokuton harus memasteri doton dan suiton dulu tapi kok disini naruto hanya memasteri suiton dan menurut sya seharusnya naruto menguasai hyoton dulu karena sudah memasteri futon dan suiton..
B : Itu karena Naruto lebih fokus pada Mokuton dibangding Doton. Dan Doton Naruto kan sudah dijelaskan bahwa hampir dimasteri. Sementara untuk Hyoton, Naruto akan baru mempelajarinya di chapter selanjutnya walaupun Fuuton dan Suiton sudah dimasteri.

R : tentang pair, jangan bingung hanya karena permintaan di review, pilihlah sesukamu gak usah gamang, karena pemikiran semua reader itu sendiri-sendiri.
B : Arigatou Senpai.

R : buat pair tambahin lagi tayuya thor!
B : Kalau untuk menjadi pair tambahan Naruto tidak bisa karena disini pair Naruto Cuma Kushina saja. Tetapi Author akan usahain Tayuya akan muncul dan memiliki pair tersendiri.

Dan yang Mereview untuk melanjutkan. Author akan senang hati melanjutkannya.


..:: SALAM HANGAT DARI AUTHOR ::..

..:: SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ::..

..:: LOMPOBERANG::..

- LOG OUT -