Naming
"Ah, aku tahu! Bagaimana kalau James Junior?" James tersenyum lebar, namun ditanggapi dengan banyak gelengan kepala. "Ayolah, kenapa tidak? Nama itu bagus!"
"Tidak sebagus Sirius Junior, James," kata Sirius menanggapi. "Ya kan, Lily?" tanyanya kepada Lily yang menggelengkan kepala kepada kedua pria dihadapannya.
"Aku tidak akan mau menamai bayiku dengan nama kalian," kata Lily tegas.
Remus hanya menggelengkan kepalanya sambil tertawa dan duduk disebelah Lily sambil memakan coklat batangan. "Bagaimana kalau Albus?"
"Tidak!" jerit Lily sambil tertawa juga, yang diiringi setelah itu dengan tawa James dan Sirius.
Remus seperti sedang berpikir. "Charlus?"
James, Lily, dan Sirius terdiam. Setelah beberapa saat, James menggelengkan kepalanya.
"Kenapa tidak? Itu bagus kok," kata Lily, berusaha untuk tidak menyinggung James.
"Benar, James, nama Ayahmu keren, dan dia juga orang baik selama masa hidupnya," Sirius mengangguk.
James menggelengkan kepalanya. "Nama itu keren, tapi itu dulu, jaman Dad. Anak itu akan membenciku kalau aku sampai menamainya dengan nama itu," ujarnya sambil mengedikkan kepalanya ke arah perut Lily.
Lily tersenyum mendengar itu, "Benar, seperti si kecil Dora."
Sirius dan Remus langsung tertawa.
"Bagaimana kalau Harold?" tanya Lily.
"Tidak, itu parah," komentar Sirius.
"Alastor?" tanya James.
Lily bergidik memikirkannya.
"Mooney?" usul Remus.
"TIDAK!" teriak James dan Sirius bersamaan.
"Charlie?"
"Tidak, itu anak Molly yang kedua," kata James.
Dan masih lama lagi setelah hari itu sampai akhirnya mereka menemukan nama 'Harry Potter'.
Okay, alright. Akhirnya dapet lagi ide untuk ngelanjutin ini. Enjoy!
Mischief Managed,
Raiha
