Setelah sampai di pantai yang sudah penuh dengan banyak nya kru film mereka di sambut oleh dua orang yang sangat familiar bagi satu sama lain. Jonghyun dan Kyuhyun segera keluar dari audi itu kemudian menatap tak percaya pada dua orang yang berada di hadapan mereka.

"Yunho hyung." Ucap Jonghyun sambil menatap Yunho.

"J-Jonghyun?" Sedangkan Kyuhyun menatap lekat pada seseorang yang berdiri seperti patung di samping Yunho.

"Changmin?"

"Hai... K-kyuhyun."

SparWonKyu present

.

.

Love Next Door!

Sequel of Handsome Next Door!

.

.

Rate T+ / Romance, Drama & Humor

Boys x Boys

Typo(s)

Cast: Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Jonghyun, Jung Yunho, Shim Changmin, Choi Minho, Tan Hangeng, etc.

Pair: WonKyu, JongKyu, HoMin dan mungkin masih ada lagi seiring cerita berjalan?

ENJOY

.

.

.

CHAPTER 7

"Lama tak bertemu, Jonghyun." Sapa Yunho lalu menepuk pundak Jonghyun dengan agak keras membuat Jonghyun sedikit meringis kesakitan.

"Ah ya sudah lama kita tak bertemu karena kesibukan kita masing-masing." Balas Jonghyun sembari mengelus pundak nya yang baru saja di tepuk.

"Ya begitulah.. ngomong-ngomong apa yang kalian lakukan disini?" Tanya Yunho dengan wajah bingung nya yang entah mengapa membuat Jonghyun ingin tertawa. Tapi saat Jonghyun akan menjawab tiba-tiba saja beberapa staff langsung datang mendekati mereka.

"Sajangnim! Selamat datang! Kami akan menyiapkan tempat untuk anda, Sajangnim." Ujar para staff itu yang mengintrupsi Jonghyun kemudian membungkukan badan nya formal. Mendengar sapaan para staff itu membuat Yunho juga Changmin memasang wajah bodoh mereka.

"Tidak perlu repot-repot, aku hanya sebentar disini. Lebih baik kalian lanjutkan pekerjaan kalian." Jonghyun tersenyum hingga menampilkan lesung pipi nya membuat beberapa staff wanita tersipu malu.

"Baiklah kami permisi dulu, Sajangnim." Para staff itu kembali membungkukan badan nya sebelum berjalan pergi untuk kembali melakukan pekerjaan nya.

"Sa-sajangnim? Jangan-jangan kau..." Yunho mengacungkan jari telunjuk ke arah Jonghyun yang hanya terkekeh pelan melihat reaksi itu.

"Seperti apa yang kau pikirkan." Ucap Jonghyun dengam polos nya.

"Haaaaa? Sa-sajangnim!" Changmin langsung saja terbata-bata saat mengetahui kalau lelaki di depan nya ini adalah penerus Lee Company. Dan dengan kikuk Changmin membungkukan badan nya yang langsung membuat Jonghyun tertawa dengan lepas.

"Sudah tak apa-apa kok." Kyuhyun yang sedaritadi memperhatikan hanya bisa terdiam. Ia tidak tau harus mengatakan apa atau melakukan apa.

"Jadi bagaimana kalian bisa bertemu kembali?" Pertanyaan Yunho barusan langsung membuat lamunan Kyuhyun buyar dan mengembalikan nya ke kenyataan nya sekarang.

"Ah dia salah satu pekerja ku dan sekarang tengah menjadi asisten pribadi dadakan ku. Teman nya ini juga bekerja untuk ku bukan?" Jonghyun mengalihkan pandangan nya pada Changmin yang langsung menganggukan kepala nya dengan cepat. Lalu saat mereka hendak membuka topik lain, jam tangan Jonghyun berbunyi. Pertanda bahwa itu saat nya pergi ke tempat lain. "Sayang sekali tapi sekarang kami harus pergi ke tempat lain."

"Sangat di sayangkan, sampai bertemu lagi!"

"Awas kalau kau menghancurkan drama nya." Jonghyun berpura-pura mengancam dan Yunho nampak berpura-pura ketakutan.

"Ohh tidak, aku janji tak akan menghancurkan nya."

"Kami permisi dulu."

"Sampai jumpa, Changmin." Kyuhyun akhirnya membuka mulut nya hanya untuk mengucapkan salam itu kemudian mengikuti Jonghyun masuk ke dalam audi putih nya. Setelah melihat audi putih itu melesat pergi dan menghilang dari pandangan mereka, Yunho akhirnya melepaskan helaan nafas nya sembari memijit kening nya.

"Ah kenapa aku punya firasat aneh." Ucap Yunho dan hanya di pandangi bingung oleh Changmin. Sedangkan di dalam audi putih itu terlihat satu namja manis yang nampak nya sedang gelisah karena terpikirkan sesuatu.

Kenapa seperti nya aku punya perasaan kalau aku seharus nya tak pergi ke tempat lain ini.

"Ada masalah?" Kyuhyun mengalihkan pandangan nya pada Jonghyun yang sedaritadi melirik nya melalui ekor mata nya. Kyuhyun tersenyum simpul kemudian mengalihkan pandangan keluar lagi.

"Tidak ada. Sekarang kita mau kemana?" Kyuhyun menekan-nekan tombol jendela di samping nya. Membuat kaca jendela itu bergerak naik turun.

"Tentu ke undangan yang sudah kita nantikan." Canda Jonghyun dan Kyuhyun hanya bisa tertawa renyah menanggapi itu.

"Undangan apa ini sebenar nya?" Tanya Kyuhyun penasaran lalu menyilangkan tangan nya di dada.

"Hanya undangan dari kolega ayah ku, karena dia sibuk aku harus menggantikan nya."

"Dan kau melibatkan ku."

"Bukankah kau tak keberatan?" Jonghyun menundukan kepala nya sedikit untuk melihat apakah rumah besar itu adalah yang mereka tuju dan seperti nya benar.

"Eum... y-yeah." Kyuhyun ikut menundukan kepala nya untuk sekedar melihat betapa besar nya rumah itu saat mereka memasuki pekarangan rumah itu. Sudah banyak mobil yang terpakir di sana menandakan sudah ada beberapa tamu yang datang. Dengan mulus Jonghyun memarkirkan audi putih nya dan segera bergegas keluar dari audi nya.

"Ayo kita segera pakai ini." Ujar Jonghyun lalu memberikan tuxedo hitam itu pada Kyuhyun. Setelah memperlihatkan surat undangan mereka, akhirnya mereka di persilahkan masuk lalu segera pergi menuju kamar ganti yang entah mengapa disediakan disana.

"Terlihat bagus." Jonghyun yang terlebih dahulu selesai mengganti pakaian nya dengan tuxedo hitam dengan lekat memperhatikan Kyuhyun yang sudah berganti pakaian.

"Uhh benarkah?" Tanya Kyuhyun ragu sembari memperhatikan diri nya sendiri di kaca yang memantulkan betapa mempesona nya makhluk ciptaan Tuhan satu ini.

"Ya, ayo kita segera pergi karena kurasa pesta nya akan segera di mulai." Dengan lembut Jonghyun menarik tangan Kyuhyun untuk menuju aula utama di rumah besar itu. Mata Kyuhyun langsung dimanjakan dengan gaya bangunan yang berasitektur khas jaman romawi kuno. Bagaimana indah nya pahatan-pahatan di dinding itu. Para tamu undangan yang pasti terbilang dari kalangan atas. Juga makanan dan minuman bintang lima yang sangat menggoda.

"Tutup mulut mu. Jangan buat banjir tempat ini." Canda Jonghyun dan Kyuhyun langsung mengatupkan bibir nya yang terbuka dengan lebar melihat semua ini.

"K-kau ini." Kyuhyun memukul pelan dada Jonghyun yang membuat nya terkekeh pelan sebelum akhirnya seorang pria paruh baya mendekati mereka.

"Kau anak dari tuan Lee pemilik Lee Company?" Tanya pria paruh baya itu lalu disusul dengan Jonghyun yang membungkukan badan nya formal.

"Ya, saya anak dari tuan Lee." Dan kemudian percakapan mereka tak pernah berhenti. Sekali nya berhenti pun itu untuk mengambil pasokan oksigen yang berkurang. Lalu jika mereka sudah selesai akan ada orang lain yang datang untuk mengajak Jonghyun mengobrol. Disinilah Kyuhyun terpojok di ruangan samping stand makanan karena ia tak tahu harus melakukan apa atau mengajak ngobrol siapa. Ia tak kenal siapapun disini.

Hahhh... Jonghyun kumohon cepatlah pergi dari sana.

Kyuhyun menghela nafas nya kasar lalu beralih menatap banyak nya makanan yang berjejer rapi di atas meja itu. Perut Kyuhyun sedikit berbunyi melihat itu tapi ada satu hal yang mengganggu pikiran nya.

A-apakah kalau makan ini harus bayar?

Kyuhyun memegangi perut nya yang semakin keras berbunyi tapi untunglah tak ada yang mendengar nya karena terlalu sibuk dengan diri masing-masing. Kyuhyun melangkahkan kaki nya menjauh dari meja yang penuh makanan itu. Ia bisa gila lama-lama berada di dekat makanan itu tapi baru beberapa langkah ia berjalan, ia dapat melihat sesosok namja yang nampak nya ia sangat kenal.

Tidak mungkin...

Kyuhyun melangkahkan kaki nya lagi agar dapat melihat dengan jelas siapa namja yang seperti nya ia kenal. Dan yep... dia adalah orang nya.

KE-KENAPA DIA ADA DISINI?!

Kyuhyun berteriak dalam hatinya saat melihat seorang namja yang nampak dikerumuni banyak yeoja itu. Siapakah gerangan? Dia adalah Choi Siwon.

Sial! Sial! Sial!

Kyuhyun memutar langkah nya menjauhi kerumunan itu tapi mata Siwon seketika itu juga jatuh pada seseorang yang nampak tergesa-gesa itu.

"Huh?" Siwon memicingkan mata nya saat melihat seorang namja berjalan menjauh dengan tergesa dan seperti nya ia sangat tahu siapa namja itu. Jadi ia harus memastikan nya.

"Permisi sebentar, ladies." Siwon berucap dengan lembut juga senyum dimple nya yang membuat para yeoja itu memekik pelan. Dengan susah payah akhirnya Siwon dapat keluar dari kerumunan itu dan berjalan agak cepat untuk mengejar namja itu.

Kenapa dia harus ada disini juga?!

Kyuhyun berjalan tergesa-gesa dengan wajah yang entah mengapa merah merona seperti itu. Tanpa ia pedulikan sekitar nya, ia hampir saja menabrak pramusaji yang sedang menawari minuman namun untung ada seseorang yang memegang pinggang nya hingga tak menabrak pramusaji itu.

"Ah terima kasih bany-" Kyuhyun langsung terdiam dan membatu saat pandangan beradu dengan pandangan seorang namja yang sangat ingin ia jauhi sekarang. Choi Siwon.

"EEEEPPP!"

"Aw appo!" Siwon mengambil satu langkah mundur setelah Kyuhyun mencubit telapak tangan nya dengan agak keras hingga terlihat bekas kuku nya disana.

"Jangan menyentuhku!" Bentak Kyuhyun dengan suara pelan karena ia tak mau menjadi pusat perhatian.

"Itukah tanda terima kasih ku setelah menyelamatkan mu dari insiden memalukan?"

DEG

Benar apa yang di katakan Siwon. Jika ia tak menahan pinggang nya seperti tadi mungkin ia sudah menabrak pramusaji itu dan membuat minuman yang ia bawa terjatuh semua nya. Lalu semua pandangan akan beralih pada nya tapi yang ia takutkan adalah... jika ia harus ganti rugi oh Kyuhyun tau itu sangatlah tak murah.

"Ah mm... te-terima kasih." Ucap Kyuhyun dengan agak tergagap lalu membenarkan tuxedo nya yang agak berantakan. Tapi seketika itu juga Kyuhyun langsung menundukan wajah nya malu karena bunyi nya yang kembali membuat suara.

"Y-yak!" Kyuhyun begitu terkejut saat Siwon menarik tangan nya menuju meja yang masih penuh dengan berbagai macam makanan itu.

"Makanlah jika kau lapar." Ucap Siwon sembari memperhatikan Kyuhyun yang masih menundukan kepala nya malu.

"A-apakah ini harus bayar?" Tanya Kyuhyun yang terdengar seperti bisikan karena suara nya yang terlalu kecil. Siwon tak bisa menahan senyum nya mendengar pertanyaan polos itu. Segera di dekatkan wajah nya pada telinga Kyuhyun kemudian berbisik.

"Pabbo.. mana mungkin harus bayar, kau tak pernah datang ke acara seperti ini sebelum nya?" Setelah mendengar itu rasa nya Kyuhyun ingin mengambil nampan yang berada di depan nya dan memukul kan nampan itu tepat di kepala Siwon. Andai itu bisa terjadi. Dengan perasaan kesal akhirnya Kyuhyun mengambil banyak sekali makanan dan dengan cepat ia habiskan semua itu. Diulangi nya mengambil banyak makanan, memakan nya lagi, mengambil nya lagi, dan terus seperti itu.

GRAB

"Hahpa mahumuhh? (Apa mau mu?)" ucap Kyuhyun dengan makanan yang sedang ia kunyah masih berada di mulut nya setelah Siwon memegang tangan nya. Siwon dapat melihat wajah Kyuhyun yang seperti seekor tupai yang sedang menaruh biji di dalam mulut nya, pipi Kyuhyun benar-benar mengembung. Rasa nya ingin sekali Siwon mencubit pipi yang penuh makanan itu tapi hal yang selanjut nya akan terjadi pasti menjijikan.

"Lihatlah sekitar mu." Dengan wajah bingung Kyuhyun akhirnya memperhatikan sekitar nya dan siapa sangka banyak sekali orang yang sedang memandangi nya saat ini. Dari pandangan yang memperlihat ketakjuban dan juga rasa jijik melihat tingkah Kyuhyun yang seperti itu.

GLEK

Kyuhyun menelan semua makanan yang ada dimulut nya dengan kasar lalu menyimpan kembali semua makanan yang berada di tangan nya kembali ke asal nya. Lalu dengan wajah yang merona malu sekaligus ditundukan, ia segera berlari keluar dari aula utama itu.

AHHHHH! MEMALUKAN! MEMALUKAN! MEMALUKAN!

Kyuhyun semakin berlari dengan cepat tanpa tau arah tujuan nya kemana, ia hanya mengikuti lorong yang entah mengapa seperti tak ada ujung nya ini. Dan saat ia membuka pintu yang lumayan agak lebar, ia menemukan diri nya sudah berada di sebuah taman yang sangat luas dengan sebuah labirin yang terbuat dari dedaunan.

"Hahh hahhh..." Kyuhyun mengatur nafas nya kembali setelah mendudukan nya di salah satu bangku yang ada di sana. Tangan nya terangkat untuk menutupi wajah nya yang masih merah merona karena malu. Ah andai ia tak seemosi itu pada Siwon pasti ia tak akan segegabah itu. Saat hening-hening nya seperti itu kemudian terdengar suara seseorang yang berhenti tepat di depan Kyuhyun dan saat Kyuhyun membuka tangan nya ia langsung mendapatkan segelas air mineral yang tepat berada di depan wajah nya.

"Kau belum manis." Ucap sang pelaku yang tak lain adalah Siwon. Wajah Kyuhyun kembali berubah menjadi masam tapi ia tak bisa menolak pemberian Siwon karena ia memang sangat membutuh kan itu. Lalu dengan cepat di ambil nya gelas itu dan ditegak nya dengan kasar membuat Siwon hanya bisa menggelengkan kepala nya. "Kenapa kau berlari seperti tadi?"

"Menurut mu kenapa?!" Kyuhyun menghabiskan semua air mineral itu lalu mengelap bibir nya dengan cepat tapi beberapa detik setelah itu mata nya langsung membulat terkejut saat tangan Siwon bergerak menyentuh pipi nya. Badan Kyuhyun seketika itu juga membeku dan entah mengapa tak bisa bergerak saat mereka saling bertukar pandang.

GRAB

"Ah Choi Siwon-ssi..." Mereka berdua segera mengalihkan pandangan nya pada sang pemilik suara itu yang ternyata adalah Lee Jonghyun yang menatap mereka sambil memasang senyuman yang tak dapat mereka artikan. Karena terlalu terkejut melihat kedatangan Jonghyun yang tiba-tiba membuat Kyuhyun langsung berdiri dari tempat nya. Sedangkan Siwon masih menatap tangan nya yang di pegang dengan erat oleh Jonghyun.

"Kita kembali berjumpa ternyata." Ucap Siwon dengan nada dingin nya lalu menghentakan tangan nya hingga pegangan Jonghyun terlepas dengan agak kasar.

"Tak kusangka kita akan bertemu kembali dalam keadaan seperti ini."

"Ya, sangat tak kusangka." Kyuhyun yang hanya dapat memperhatikan itu dapat merasakan ada nya hawa yang tidak enak di sana. Ia seperti dapat merasakan aura hitam yang menguar dari tubuh Siwon maupun Jonghyun dan ia tak menyukai itu sama sekali. Karena terlalu takut melihat pemandangan di depan nya tanpa sepengetahuan Siwon juga Jonghyun, Kyuhyun segera melangkahkan kaki nya pergi dari sana. Terus melangkah kan kaki nya, berbelok ke arah kanan lalu berbelok ke arah kiri lalu berjalan lurus kemudian berjalan ke kanan dan menemukan kalau diri nya sudah berada di jalan buntu. Tunggu, jalan buntu? Mata Kyuhyun segera memperhatikan sekitar nya yang hanya di penuhi dedaunan yang menjuntai ke atas dan saat ia berlari ke depan ia tak tau harus mengambil jalan yang mana. Saat ia memilih arah kanan ia kembali menemukan jalan buntu dan akhirnya Kyuhyun menyadari satu hal bodoh yang telah ia lakukan. Ia tersesat di dalam labirin itu.

"T-TOLONGGGGG!"

"Huh?"

"Apa?" Jonghyun dan Siwon yang mendengar suara minta tolong itu segera panik saat menemukan Kyuhyun sudah tak ada di samping mereka. Pandangan mereka kemudian beralih pada labirin di depan nya dan mereka percaya pasti suara Kyuhyun barusan berasal dari dalam labirin itu.

"Hah... lagi-lagi." Siwon memijit kening nya yang mendadak berdenyut pusing melihat Kyuhyun yang kembali bertingkah gegabah. Tapi beberapa detik setelah itu ia di kejutkan dengan Jonghyun yang berlari masuk ke dalam labirin itu. Tanpa menunggu lama Siwon segera mengejar Jonghyun dan menahan pundak nya, membuat Jonghyun memutarkan tubuh nya kebingungan.

"Apa?! Aku harus segera menemukan Kyuhyun." Ucap Jonghyun cepat-cepat dengan memasang wajah marah nya.

"Tidak, kau kembalilah. Aku yang akan menemukan nya." Siwon membalas dengan mantap membuat Jonghyun semakin menatap nya kesal. Di lain tempat di dalam labirin itu terlihat Kyuhyun yang kebingungan dalam mengambil arah mana yang harus ia tuju. Ia hanya mengandalkan insting nya saat ini dan insting nya menuntun diri nya menemukan sebuah air mancur indah. Kyuhyun punya feeling kalau ini adalah pusat nya labirin itu. Kyuhyun berjalan dengan agak linglung mendekati air mancur itu dan duduk di pinggiran air mancur itu. Mata nya mendadak menjadi berair dan tanpa ia inginkan, suara terisak nya mulai keluar. Ia sungguh menyesal telah bertingkah gegabah untuk kedua kali nya.

"Kyuhyun!" Panggilang itu terus terdengar dari mulut Siwon bagaikan sebuah mantra yang telah ia hapal di luar otak nya. Setelah menyuruh Jonghyun untuk pergi, ia segera berlari tanpa memikirkan Jonghyun yang tetap mencari Kyuhyun atau malah pergi. Ia tak sempat melihat nya, yang ada dipikiran nya saat ini adalah untuk cepat-cepat menemukan Kyuhyun.

"Kyuhyun!" Siwon kembali mengulang mengucapkan nama Kyuhyun tapi ia mendengar sahutan sama sekali. Siwon juga seperti nya tersesat di dalam labirin itu karena ia asal-asalan mengambil arah karena terlalu sibuk memikirkan Kyuhyun. Ia sampai tak peduli pada diri nya sendiri lagi.

"Kyuhyun!" Lagi-lagi tak ada sahutan, Siwon berhenti berlari untuk mengatur nafas nya yang sangat membutuh kan pasokan oksigen saat ini. Dan saat pandangan nya tak sengaja melihat ke arah kanan nya, ia dapat melihat seseorang yang sedang duduk di pinggiran sebuah air mancur. Siwon sangat yakin kalau itu adalah Kyuhyun. Dengan wajah berseri Siwon segera mengarahkan kaki nya menuju arah itu sebelum akhirnya...

BUGH

Siwon kehilangan keseimbangan nya juga kesadaran nya saat seseorang memukul belakang leher nya dengan cukup kuat. Tubuh Siwon terjatuh ke depan dan sebelum ia benar-benar kehilangan kesadaran hal terakhir yang ia dengar adalah...

"Maafkan aku, Siwon."

Kyuhyun semakin terisak saat tak dapat mendengar satu orang pun yang seperti nya mencari nya. Kyuhyun tak ingin berakhir di dalam labirin ini, bisa-bisa ia disebut mati konyol.

TRAK

"Ah!" Kyuhyun terkejut saat mendengar suara ranting yang terinjak dari arah kanan nya. Dan saat ia melihat pelaku nya, ia tak dapat menahan senyum nya untuk mengembang. Lalu dengan cepat ia berlari dan mendekati orang yang telah mematahkan ranting itu. "Jonghyun!"

"Oh Kyuhyun... aku sangat mengkhawatirkan mu!" Jonghyun segera melepaskan pelukan Kyuhyun dan berganti memeriksa Kyuhyun. "Apa kau terluka? Apa terjadi sesuatu?" tanya Jonghyun panik sembari mengecek semua wajah maupun tubuh Kyuhyun. Ia tak ingin menemukan satu goresan sekecil apapun pada diri Kyuhyun atau ia akan menggila karena itu.

"Jonghyun hiks... hiks..." Kyuhyun memejamkan mata nya saat isakan nya tak dapat di hentikan. Jonghyun tersenyum lembut kemudian menghapus air mata Kyuhyun dengan tak kalah lembut nya.

"Hey... stt... semua nya baik-baik saja sekarang." Ucap Jonghyun menenangkan dan nampak nya berhasil membuat Kyuhyun sedikit agak tenang. Kyuhyun kemudian mengangguk-anggukan kepala nya membuat Jonghyun gemas lalu mengacak surai Kyuhyun dengan lembut. "Ayo kita pergi dari tempat ini."

"Apa kau tau jalan keluar nya?" tanya Kyuhyun dengan wajah polos nya. Ia takut kalau nanti mereka berdua malah akan tersesat di dalam labirin itu. Tapi tak apa-apa jika sekarang mereka tersesat kembali karena sekarang ada Jonghyun yang berada di samping nya. Dan Kyuhyun sangat merasa aman karena hal itu.

"Tenang saja aku tau." Jawab Jonghyun dengan senyuman nya membuat Kyuhyun kembali menganggukan kepala nya. Dan Jonghyun sangat tak tahan untuk mencubit pipi gempal itu. "Kalau begitu kajja."

Jonghyun segera menglurukan tangan nya dan dengan senang hati Kyuhyun menggenggam tangan Jonghyun dengan erat. Mereka berdua segera melangkah dari tempat itu dengan tangan yang saling menggenggam satu sama lain, mengatakan kalau mereka aman berdua. Dengan langkah perlahan mereka dapat melihat jalan keluar dari labirin itu yang telah menanti mereka. Tapi ada satu hal yang tak dapat Kyuhyun dengar karena Jonghyun mengucapkan nya dalam batin nya.

Maaf Siwon... tapi...

"Ada apa Jonghyun?" tanya Kyuhyun bingung karena sesaat setelah mereka keluar dari labirin itu, Jonghyun menghentikan langkah nya dan mengalihkan pandangan nya pada labirin di belakang nya.

"Tak apa-apa." Jawab Jonghyun dengan sennyuman nya kemudian kembali berjalan dengan tangan yang saling bertautan. Mereka berdua kembali berjalan masuk ke dalam rumah itu dengan bibir Jonghyun yang menampilkan smirk nya dan pandangan mata nya yang berubah dingin.

Tapi... Kyuhyun hanya milikku.

.

.

.

.

TBC

Nyangggggg saya kembali maaf update nya lama karena banyak tugas sih hiks jadi susah mau ngeupdate nya:( dan rada sedih karena di chap sebelum nya review nya berkurang nih, apa karena JongKyu kah? tolong jangan benci my baby jong ya:( dan soal ada tidak nya chap special WonKyu dan special JongKyu masih saya ragu kan jadi kita lihat saja nanti ada atau tidak nya ya:)

Untuk para readers ayo berikan cinta a.k.a review nya untuk FF satu ini~ Karena tanpa ada nya review kalian mungkin saja semangat saya untuk melanjukan ff ini akan menghilang/? So ditunggu ne review nya:* Dan tunggu aja next chap nya! Grazie!