Title : Naruto The Super Warrior
Disclaimer : Naruto, dragon ball and Highschool DxD belongs to their author
Genre : Adventure
Pair : Naruto X Rias
Warn : Overpower Naru, Smart Naru, Future Naru, Typo, ETC.
Summary : Naruto seorang petarung terkuat dari tahun 2800 dikirim kemasa lalu untuk menikmati hidup oleh Kami-sama. Namun ia malah kembali bertarung demi untuk memperbaiki segalanya yang telah hancur karena peperangan antar fraksi di masa depan.
Chap 8 : My Persona Is BEERUS-SAMA!?
...
"Hoaammmzzz" Di sebuah kamar Naruto menguap dengan lebar dan membuka matanya, namun dia belum bisa bergerak karena Rias masih tertidur pulas sambil memelulnya dari samping.
Setelah mereka melakukan hubungan terlarang itu mereka selalu bersama. Makan sepiring berdua, mandi berdua semua mereka lakukan bersama terkecuali saat buang air besar. Kalau kecil masih bareng.
"Hoaamm, Ohayou Naruto-kun" kata Rias pelan dan masih mengucek-ucek matanya.
"Ohayou Rias-chan" balas Naruto dan merekapun bangkit dari tempat tidur dan memulai aktitas paginya.
Di sisi lain, seorang yang sangat mirip dengan Naruto sedang bertarung dengan seseorang di underworld.
Zrash!
Sayap api yang di miliki remaja yang mirip dengan Naruto mengepak dan mengangkatnya terbang.
Blaar!
Tepat setelah dia terbang tanah tempatnya berpijak tadi meledak.
"Cih.. si keparat itu" gumamnya dan sambil menyeka darah yang mengalir dari bibirnya dengan kasar.
"Haha.. Uzumaki Naruto! Kau tak akan selamat kali ini" ucap sesosok makhluk hitam yang mirip dengan bayangan serta memiliki 2 mata berwarna merah.
"Kita lihat saja Ghasty, Hyaaa" Remaja yang juga memiliki nama yang sama dengan Naruto itu melesat kedepam dengan sebuah pedang di tangan kanannya.
Trank!
Duar!
Kembali ke Naruto sekarang mereka yang sedang berjalan-jalan di sebuah mall bernama junes.
"Wah... kawai.." kata Rias sambil melihat baju bikini berwarna merah yang cukup seksi.
"Hem? Kamu mau?" Tanya Naruto yang memegang kedua pundakmya dari belakang.
"Ehm... mau sih... tapi.. harganya terlalu mahal" kata Rias sambil menunjuk angka yamg tertera di bawah bikini itu.
'Eh Buset, 9000 Yen!' Teriak batin Naruto dan membuka dompetnyanyang hanya berisi cangkang cangkang bekas bayi kecoa.
Kemudian dia tersenyum kepada Rias dengan hangat.
"Temang saja Rias-chan. Tak ada yang terlalu mahal untuk mu" katanya lalu menarik tangan Rias dan masuk ke dalam toko itu.
Creng!
"Datang kembali ya" kata penjaga kasir itu sambil tersenyum kepada Naruto dan Rias.
"Wokeh" kata Naruto dan mengacungkan jempolnya dan berbalik bersama Rias.
"Jadi... apa kau senang Rias-chan?" Tanya Naruto masih berjalan di belakang Rias dan memegang pundaknya.
"Senang Naruto-kun" jawab Rias pelan dan menurunlan tamgan Naruto dari pundaknya dan menggandeng tangan itu.
"Souka, kalau kau senang, aku juga senang" kata Naruto dan mengelus-elus mahkota milik Rias tersebut.
'Naruto! Uzumaki Naruto!' Sebuah suara terbesit kedalam Pikiran Naruto.
'Dare da?' Tanya Naruto dengan nada bodoh.
'Ore da yo! Ore da!' Kata suara itu sedikit membentak.
'Ore... dare?' Tanya Naruto lagi.
'Hahh... Naruto loh... Naruto alam semesta ke 6' katanya lagi baru akhirnya Naruto mengingatnya.
'Ohh.. kau, ada apa?' Tanya Naruto.
'Ku mohon, bantu aku untuk mengalahlan Ghasty' katanya meminta tolong untuo mengalahlan sesiatu yang bernama Ghasty.
'Sure thing, tunggu saja aku' kata Naruto dan memutus kontaknya.
"Ada apa Naruto-kun?" Tanya Rias sambil melihat ke wajah sang kekasih.
"Ehm... teman meminta tolong" katanya dengan pandangan yang tajam.
"Ehm... boleh aku pergi?" Tanya Naruto kepada Rias.
Rias tampak kecewa dan melepaskan gandenganya.
"Iya... gak papa" katanya.
"Maaf ya, sore jaa" kata Naruto dan menempelkan jari telunjuk dan jari tengah di dahinya.
Sring!
Dalam sekejap Naruto menghilang dari tempatnya meninggalkan Rias sendirian.
Sring!
Narutopun tiba di underworld tak ada yang berbeda dari underworld alam semesta ke 6 dan ke 7.
Narutopun berjalan kedepan kesebuah mansion besar dengan simbol phenex.
Sesampainya di pintu gerbang dia telah di tunggu oleh seorang remaja yang sama persis dengan Naruto.
"Naru, apa Ghasty kembali bebas?" Tanya Naruto dengan pandangan yang tajam.
"Ya... begitu lah" jawab Naru sambil menunduk.
"Tenang saja, kita pasti akan bisa menyegelnya kembali" kata Naruto dan kemudian menyelonong masuk duluan.
"Mau kemana woy, maling!" Teriak Naru kepad Naruto yang berlari masuk kerumah.
"Yare-yare"
.
.
.
"Hem... jadi begitu cerita mengapa si Ghasty bisa lolos" kata Naruto sambil ngangguk-ngangguk gak jelas.
"Jadi ayo kita bombardir sekarang" ucap Naruto dan Narupun tersenyum mengerikan.
...
Merekapun berjalan ke sisinutara underworld di dekat gregori dan melihat sebuah gua besar.
Ctak!
Naruto melemparkan sebuah batu kerikil kedalam gua itu.
Ggrrrooaaarrrr!
Seekor monster bayangannyang telanjang keluar dari gua dan mengamuk.
"Uzu- ehm... mana yang Uzumaki Naruto" tanya monster itu bingung ketika melihat ada dua Naruto di depannya.
"Heh... kami berdua adalah Naruto" kata mereka serempak dan merangsek kedepan.
Kedua Naruto itu melesat terbang.
"Yami jutsu : yami shibai!" Teriak Ghasty dan menyemburkan sebuah asap hitam yang mengerumuni mereka.
"Asap seperti ini tak akan menghalangi kami" teriak Naruto dan melesat dan memukul Ghasty dan membuatnya terlempar.
"B-bagai manamugkin k-kau bisa memukulku" kata Ghasty kaget karen setahunya dia hanyalah bayangan yang berbentuk sekumpulan asap.
"Heh.. aku menggunakan prinsip 4 wujud benda" "3 yang ada woy!"
"Heh... bagiku ada 4. Benda padat di panas kan menjadi benda cair, benda cair di padatkan jadi uap, dan uap di panaskan menjadi plasma" kata Naruto dengan gaya ala profesor.
"Ampun profesor" katanya dan bersujud-sujud di depan Naruto.
"Heh... kau tak bisa di ampuni, Ghasty Elicard kau akan di hukum karena mencoba menelan Underworld 2 kali" kata Naruto dan mengarahlan telapak tangannya ke arah Ghasty.
"Hakai!"
Duar!
...
"Urusanku telah selesai disini.. aku sebaiknya pergi Naru... Ehm.. Naru" Naruto kebingungan mencari di mana Naru.
Dia pun menjelajahi daerah sekitar.
"Hah... Yare-yare" gumam Naruto ketika menemukan Naru yang tmsedang tertidur, mungkin ini adalah efek dari jurus yami shibai tadi.
Setelah membawa Naru ke rumahnya. Narutopun kembali kedunianya.
Sring!
Naruto sampai di hotel amagi di kamarnya dan Rias.
Ketika dia masuk ia terkejut melihat Rias yang tertidur di kursi.
"Rias-chan maaf ya" katanya sambil mengelus pipi Rias yang sedang tertidur pulas, Lalu perlahan ia gendong Rias dan membawanya ke atas tempat tidur yang berukuran King Size yang ada di kamar itu.
Naruto tak langsung naik ke kasur dan tidur, ia memilih untuk duduk di kursi yang ada di depan tv namun tak menghidupkannya, ia takut kalau itu akan mengganggu Rias yang sedang tidur.
Tak!
Tak!
Jam yang berdetik menemani malam Naruto yang sedang membaca sebuah Novel.
Tang!
Tang!
Jam mulai mengeluarkan bunyi yang sedikit nyaring pertanda sudah tepat jam 12 malam.
Bzzt!
Bzzt!
Tv tiba-tiba hidup dan mengagetkan Naruto.
"Eh buset ada setan" kata Naruto dan langsung menutup mukanua dengan Novel yang ada di tangannya.
Note : Uzumaki-Hyoudo Naruto petarung terkuat dari masa depan sangat takut pada hantu dan sejenisnya.
"Malam Yosainaba, malam ini pembunuhan yang indah akan kembali terjadi" sebuah kata yang mengharuskan Naruto membuka matanya.
Di sana ada seorang pria yang memiliki warna mata yang aneh dan memakai pakaian yang biasa di pakai oleh pegawai di pombensin.
"Nah... korban kita malam ini adalah..." pria itu menggantung kalimatnya dan di belakangnya muncul sebuah mesin lotre.
Trak!
Trak!
Mesin lotre itu berhenti dan menunjuk sebuah gambar yang memiliki bentuk wajah yang mirip dengan Rias.
"Wooh... malam ini, korbannya adalah seorang gadis yang sangat cantik" kata pria itu dan tiba-tiba muncul Rias yang masih tertidur dan masih memakai baju sekolah yang tadi ia gunakan.
Naruto terkejut dan langsung melesat ke kamar tidur.
"Kusso"
Duak!
Naruto memukul dinding ketika melihat Rias yang sudah tidak ada di kamarnya.
Naruto kembali kedepan tv.
"Saa..., siapa yang merasa orang ini berharga, datanglah kemari... kikikiki" katanya dengan tawa dan akhirnya tv itu mati dengan sendirinya.
"Woy! Matte!" Katanya untuk menyentuh orang yang ada dalam tv itu.
Jleb!
Tampa di duga tanganya masuk kedalam tv itu.
"Yosh, Rias-chan tunggu lah aku" katanya dan membenamkan seluruh tubuhnya kedalam tv itu sepenuhnya.
VELVET ROOM (?)
Pria jelek yang ada di sana tersenyum tipis.
"Saa, tanda tangani lah ini. Uzumaki Naruto" katanya dan menyerahkan sebuah dokumen dengan kolom tanda tangan.
Entah sihir apa yang mereka gunakan, sehingga Naruto tanpa berkata apa-apa dan langsung menanda tangani dokumen itu.
Sring!
Dokumen itu langsung berubah menjadi sebuah kartu tarot.
"Another Fool? Kenapa kami selalu mendapat klien yang menggunakan kartu fool sebagai senjata utamanya" tangis pria itu dengan nista dan sambil menarik-naril ingusnya.
"Ekhem... baiklah, satu yang akan ku ingatkan. Apapun pilihanmu kami akan selalu mendukungmu. Till we meet again, Farewell" katanya dan pandangan Naruto mulai kabur dan akhirnya menghitam seluruhnya.
MANSION GREMORY (?)
Naruto terbangun di depan mansion Gremory.
Tempat itu sangat aneh dan penuh dengan kabut, untuk Naruto memiliki indra 6.5 yaitu indra yang dapat di berikan improvisasi.
Jadi dia tak terpengaruh dengan kabut itu.
Naruto berjalan ke depan pintu masuk mansion yang terbuat dari kayu yang besar.
Jrek!
Pintu itu terkunci dan Naruto mencoba mendobrak-dobraknya dan bahkan menendang-nendangnya namun tak kunjuk terbuka.
"Kampret lah! KIENZAN!" Teriak Naruto dan kelemparkan sebuah energi nerbentuk dengan piring yang memiliki ujung yang tajam.
Sret!
Pintu itu terbelah dan hancur lebur.
"Rusak juga kan kau, njrit" gumam Naruto dan melangkah masuk.
Baru satu langkah masuk, dia sudah terlempar kembali.
"Aduh duh duh" ucapnya kesakitan dan mengelus-elus pantatnya.
"Apaan tuh?" Tanya Naruti pada dirinya sendiri.
Ia kembali berjalan masuk namun kali ini dia dapat melihat seekor gurita atau cumi-cumi yak... sudahlah payah di bedaain.
Dan ada Rias yang sedang terperangkap di sebuah kandang namun anehnya dia masih teetidur.
Naruto sweatdrop di buatnya.
'Cewek kalau udah tidur kek kebo' pikirnya.
Di sisi lain dia melihat 6 orang remaja dan 1 orang badut berkostum beruang yang tergeletak dengan luka-luka di sekujur tubuh mereka dan tinggal satu yang berdiri dan dia adalah orang yang pernah Naruto tabrak beberapa hari yang lalu.
Duak!
Remaja itu di serang oleh tentakel gurita atau cumi-cumi tersebut dan terlempar tepat kearah Naruto.
"Op!" Kata Naruto ketika menangkapnya.
"Daijobu ka?" Tanya Naruto kepada Remaja itu.
"Daijo- woy homo!" Teriak remaja itu dan mendorong Naruto karena melihat wajah Naruto yang terlalu dekat dengan wajahnya.
"Apaan sih loe!" Teriak Naruto kepada remaja tadi.
"Go-gomen aku hany terkejut. Maaf" kata remaja itu.
" ya.. tak apa. Tapi bisakah kau menjelaskan makhluk apa itu?" Tanya Naruto kepada remaja itu.
"Pertama-tama perkenalkan namaku adalah Yuu Narukami 'Ane kagak nanya!' Dan makhluk itu adalah shadow, perwujudan dari sifat buruk manusia'Sifat buruk apa yang bentuknya kayak cumi-cumi gitu!?'" Jawab Yuu dengan celaan dari batin Naruto.
"Souka, jadi harus di apain?" Tanya Naruto lagi.
"Ya di basmi dong" katanya dan mengeluarkan sebuah kartu tarot yang mirip dengan kartu tarot yang di berikan pria jelek tadi padanya.
"Izanagi!" Teriak Yuu dan meremas kartu tarot itu seperti meremas oppai.
Krak!
Kartu itu pecah dan mengeluarkan seorang raksasa bertopeng dan memegang pedang.
Raksasa itu mencoba merangsek kedepan namun langsung di lempar kembali oleh tentakel dari monster itu dan Yuu juga ikut terlempar bersamanya.
'Naruto, cepat keluarkan aku' sebuah suara yang sangat familiar tersebesit di pikirannya.
'B-beerus-sensei' teriak batin Naruto.
'Heh... kau terlalu lama' kata Beerus.
Sring!
Muncul sebuah kartu tarot yang mengambang di depan wajahnya.
'Saa, cepat Naruto' kata beerus.
"Ha'i"
Ctang!
Naruto menyentil kartu itu.
Wush!
Angin yang sangat kencang berhembus dan mucul sebuah cahaya berwarna biru.
Ketika cahaya meredup tampak seekor kucing berwarna ungu yang berdiri dengan wibawanya.
"Hooh.. jadi kau yang mencoba menyekap pacar muridku ya?" Tanya Beerus dengan pandangan mata yang sangat mengerikan.
Grrauggh!
Monster cumi itu mengaum dan mencoba menyerang Beerus.
"Hakai"
Duar!
Monster itu langsung meledak setelah Beerus mengucapkan mantranya tanpa menggerakkan tubuhnya.
Sringg!
Entah apa yang terjadi, muncul cahaya yang sangat terang.
"Jadi... bagaimana hidupmu Naruto dan kenapa kau menjadi semakin tinggi" Tanya Beerus setelah cahay itu meredup.
"Bukan Beerus-sensei bukan aku yang bertambah besar tapi kau lah yang menjadi kecil" kata Naruto dan Beerus melihat dirinya sendiri.
"APA YANG TERJADIII!"
.
.
.
.
.
Akhirnya setelah mengobati Yuu dkk dengan kacang Senzu Narutopun membawa Rias dan Beerus pulang.
Naruto menidurkan Rias dibatas kasur.
"Benar-benar kebo ya Rias-chan" kata Naruto dan mengecup pipi sang kekasih.
"Ekhem aku tidur di mana malam ini?" Tanya Beerus yang mengintip dari pintu.
"Yaudah tidur aja bersama kami" katanya dan tanpa aba-aba Beerus langsubg melompat ke kasur.
"Yare-yare"
Dan itulah akhir kisah liburan kagak jelas mereka di hari ke 4 dan waktu sebelum mereka pulangntinggal 3 hari. Apakah yangbakan terjadi lagi? Apakah cewek menjadi cowok atau cocokw menjadi cewek ataukah matahari akan terbit dari barat atau akan gelap selama 40 hari.
Tak ada yang tahu(bahkan author sendiri gak tau) kalau ingin tahu pantengin terus Naruto The Super Warrior pada Esok hari.
Sore Jaa.
TBC
MAAF AGAK LAMA. DAN MAAF MASIH GAK NYAMBUNG. SEBENARNYA INI HANYALAH SIDE STORY YANG SAYA BUAT UNTUK MENGISI KEKOSONGAN IDE SAYA.
KARENA SAYA ADALAH INSTAN AUTHOR KARENA SAYA TAK PERNAH MERENCANAKAN SEBUAH CERITA TETAPI MENULIS APA YANG TERBESIT DI KEPALA SAJA HAHA.
MAKANYA KADANG RADA GAK NYAMBUNG😅.
SORE JAA.
SEE YOU NEXT CHAP.
REVIEWNYA DI TUNGGU EA...
