Chapter 8

Title : Love Me Once Again

Author : Ruby Kim

Cast : Wu Yi Fan (Kris) X Huang Zi Tao (Tao)

Genre : Romance and Hurt/Comfort

Disclaimer : Cast bukan milik saya, cerita asli milik saya. This story is pure fiction, nothing related to real life.

Length : Chaptered

Rated : T

Summary : Tao yang sudah 6 tahun tidak bertemu cinta pertamanya, bertemu dengan seorang namja dingin yang egois saat dia masuk ke SMA, tapi kenyataan pahit bahwa namja itu tidak mengingatnya membuatnya harus berjuang untuk melupakannya juga. Apakah Tao akan berhasil melupakannya? Atau mereka akan kembali jatuh cinta?

KrisTao is here! YAOI!

Warning : This story contains relationship between man and man (Boys X Boys). Full yadong yaoi NC25+. Do not read it if you do not like it. Please click back.

Author's Note : Terimakasih yang sudah membaca dan memberi review ^ ^. Ini akhir tahun pelajaran 2015-2016 dan lagi pada sibuk ya? Well…sedih liat review yang sedikit tapi aku senang masih ada yang mau membaca. Ini chapter terakhir hanya ingin mengakhiri cerita dengan baik dan semoga kalian suka ending-nya. Maaf bagian NC keduanya dipotong, hahaha. Tolong dibaca special note diakhir cerita. So, hope you like it!

.

.

.

.

.

Lay terbangun pagi harinya, dia terdiam beberapa saat melihat ke ranjang sebelahnya yang kosong dan merasa sedih mengingat Suho belum pulang.

Kepala Lay terasa sakit, mungkin efek obat. Dia melihat jam menunjuk angka 10.

Ini sudah terlalu siang tapi kenapa Tao atau Kris belum bangun?

Biasanya kalau Tao bangun duluan dia akan membangunkan Lay, Lay beranjak bangun dan membuat sarapan.

"Tao! Kris! Bangun sudah siang!" teriak Lay, tidak ada respon.

Apa mereka masih tidur?

Karena tidak mau teriak-teriak Lay memutuskan membangunkan mereka. Lay membuka pintu kamar Tao dan terkejut saat melihat kamar Tao yang acak-acakan.

Tunggu! Itu bukan apa-apa tapi masalahnya berceceran baju dan sperma.

YA! SPERMA!

Kris dan Tao yang tidur dalam keadaan naked sambil berpelukan dan aroma sex yang kuat langsung menusuk hidung Lay.

"Jangan-jangan mereka..."

BRUK!

Setelah terpikir apa yang mereka lakukan Lay langsung jatuh pingsan saat itu juga.

Kris dan Tao yang mendengar suara Lay langsung terbangun dan menatap tubuh Lay yang terkapar dilantai.

"Eomma!"

Tao akan menolong Lay tapi Kris menahannya "Pakai dulu bajumu" kata Kris, dengan cepat dan asal Tao memakai bajunya lalu menghampiri Lay yang pingsan "Eomma bangun! Gege eomma tidak mati kan?" seru Tao panik dan menangis sambil menguncang-guncang tubuh Lay.

"Dia hanya pingsan" jawab Kris mendekati Lay santai lalu menggendongnya.

"Kau mau membawanya kemana?" tanya Tao masih menangis sambil mengikuti Kris "Membawanya ke sofa, kau bereskan saja kamarmu, aku akan mengurus eommamu" jelas Kris "Eomma tidak apa-apa kan?" tanya Tao "Tentu saja, sudah jangan menangis lagi" jawab Kris mencium kening Tao lalu menuruni tangga.

#Lay Side

Aku terbangun disofa ruang TV.

Apa aku tertidur disini?

Jam berapa ini?

Aku rasa tadi berada dikamar Tao dan ah...mungkin itu mimpi buruk.

Aku mengedarkan pandanganku ke seluruh penjuru dan melihat Tao diikuti Kris turun dari tangga, Tao langsung berlari menghampiriku. "Eomma, kau baik-baik saja? Kenapa tidur disini?" tanya Tao memelukku "Ne, eomma juga tidak tahu, eomma buatkan sarapan dulu"

"Tidak usah, kami sudah makan, aku baru membuat sarapan tadi karena aku tidak mau membangunkan eomma" jelas Tao "Oh...begitukah? Kalian mau kemana?" tanyaku menyadari mereka memakai baju lengkap untuk pergi.

"Kami mau jalan-jalan dulu, sekalian mencari udara segar, boleh kan eomma?" pinta Tao memberiku bbuing-bbuing, aku mengangguk sambil mengelus surai hitamnya.

"Gomawo eomma, kami pergi dulu, hati-hati dirumah" kata Tao lalu menggandeng tangan Kris keluar rumah.

#Author Side

Lay sedang mencuci piring saat dirasakannya sesuatu melingkari pinggangnya.

Lay langsung menjerit dan berbalik untuk memukul orang yang memeluknya tapi untungnya itu belum terjadi karena ternyata yang memeluknya adalah suaminya.

"Kau mengagetkanku!" protes Lay memukul dada Suho "Jinja? Aku tidak bermaksud begitu" balas Suho tertawa melihat istrinya mempoutkan bibir tipisnya.

Suho langsung melumat bibir itu lalu menatap manik indah istrinya sambil tersenyum.

"Aku pulang" kata Suho mencium perpotongan leher Lay "Selamat datang dirumah"

"Aku merindukanmu" kata Suho mengecup pipi kanan Lay yang langsung memerah "Aku juga merindukanmu" balas Lay "Apa kau merindukan sentuhanku?" tanya Suho mengecup pipi kiri Lay yang bertambah merah, Lay mengangguk sangat pelan.

"Aku mencintaimu" bisik Suho melumat bibir Lay, melampiaskan semua rasa rindu mereka karena tidak bertemu selama seminggu.

"Tao dimana?" tanya Suho menatap Lay yang kembali mencuci piring "Dia sedang jalan-jalan dengan Kris" jawab Lay "Kris menginap disini?" tanya Suho "Ya, dia sudah ingat Tao lagi, amnesianya sembuh" jawab Lay sambil mengangguk.

"Aku tadi malam bermimpi aneh"

Suho memeluk pinggang Lay dari belakang "Jinja? Ceritakan padaku" balas Suho menghirup aroma khas yang menguar dari tubuh Lay.

Lay menceritakan kejadian yang menurutnya mimpi pada Suho secara rinci, Suho yang mendengarkan cerita Lay membulatkan matanya.

"Aku akan memeriksa kamar Tao" kata Suho beranjak ke kamar Tao dibuntuti Lay yang masih bingung dengan apa yang dilakukan Suho dan kenapa Suho mengacak-ngacak kamar Tao.

#Suho Side

Ini pasti bukan mimpi Lay.

Kris dan Tao sering membohongi Lay.

Dari dulu mereka suka membuat rencana nakal tanpa diketahui Lay walaupun ketahuan, mereka akan membuat Lay yang polos dan pelupa itu lupa dengan apa yang dia lihat.

Dulu Kris dan Tao pernah memecahkan pot bunga dan ketahuan Lay tapi Tao mengajak Lay mengobrol sampai Lay asik bercerita sendiri lalu Kris membuang pot bunga yang pecah. Sampai sekarang Lay tidak ingat kejadian itu dan sepertinya sekarang ulah kedua namja nakal itu terjadi lagi.

"Aku menemukannya"

Aku mencolek cairan putih kental dikolong kursi, aku mencium baunya.

Ini Sperma.

Berarti mereka memang melakukannya.

"Apa yang kau temukan?" tanya Lay penasaran, aku menunjukkan jariku yang basah dan seketika Lay pingsan.

Punya istri polos, pelupa dan mudah shock seperti ini membutuhkan banyak tenaga.

"Eomma! Kami pulang!"

Teriakkan Tao menggelegar membuat kaca rumah bergetar.

"Appa, sudah pulang" kata Tao memeluk Suho sementara Kris masuk membawa banyak shopping bag ditangannya.

"Kalian dari mana?" tanya Lay "Kami habis shopping, Kris gege sangat baik membelikan barang-barang yang aku mau terutama tas gucci" jawab Tao duduk dipangkuan Suho sambil memakan permen lollipop yang sedari tadi dia pegang.

"Dui bu qi and xie xie" kata Lay menepuk-menepuk pundak Kris yang hanya tersenyum kelelahan.

"Kris, aku ingin bicara denganmu sebentar, 'berdua'" kata Suho penuh penekanan, Lay membawa barang-barang yang Kris bawa dan mengajak Tao ke kamarnya.

"Ada apa?" tanya Kris duduk dihadapan Suho yang memasang wajah serius.

"Begini..."

Suho menghela nafas panjang membuat Kris berdebar, Kris punya firasat buruk sekarang.

"Kau meniduri anakku?"

Pertanyaan Suho sukses membuat Kris malu dan gelagapan, wajahnya seketika memerah.

"Ya, aku benar-benar minta maaf tapi aku akan bertanggung jawab" jawab Kris menunduk, perasaannya campur aduk sekarang terutama takut karena dia takut berpisah dengan Tao lagi.

"Untuk apa kau meminta maaf?! Itu hebat, bagaimana dia diranjang?" tanya Suho dengan wajah yang sumringah (?) bisa dikatakan bahagia dan antusias.

Mendapat respon begitu dari -calon- mertuanya, Kris jadi sweatdrop sendiri, Suho ini ada-ada saja, Kris mengira dia akan dimarahin habis-habisan oleh Suho.

"Liar dan panas" jawab Kris singkat melihat Suho menanti jawabannya, Suho tertawa keras.

"Persis seperti ibunya, mereka itu memiliki wajah yang polos dan sifat yang kekanak-kanakan tapi kalau diranjang 'hot'-nya bukan main" jelas Suho tertawa, mau tak mau Kris ikut tertawa.

"Mungkin kau mengira aku akan marah padamu tapi itu bukan cara keluarga Huang menyelesaikan masalah. Asal kau tidak menyakiti Tao, baik tubuh maupun perasaannya dan akan bertanggung jawab aku tidak masalah dan Lay selalu setuju dengan keputusanku" jelas Suho memasang wajah serius lagi.

"Tentu saja tidak akan, aku benar-benar mencintainya, aku pasti bertanggung jawab, keluarga Wu selalu bertanggung jawab" balas Kris diakhiri dengan smirk-nya.

"Kau ini masih kecil sudah berpikir seperti orang dewasa, tapi selama Tao denganmu aku tidak akan khawatir lagi"

"Aku akan mengurus Tao sebaik mungkin, jadi tolong restui kami" pinta Kris membungkuk.

"Terimakasih, Kris. Tentu saja aku merestuimu" kata Suho "Terimakasih appa" balas Kris tersenyum saat Suho menepuk bahunya.

"Kalian sudah selesai?" tanya Lay "Ya, sayang" jawab Suho "Kris, kau mau istirahat dulu?" tanya Lay "Tentu saja"

Kris masuk ke kamar dan melihat Tao sedang tidur diranjang menggunakan piama bergambar panda, Kris naik ke atas tubuh Tao lalu meniup wajah Tao, Tao mengerang pelan tapi kembali tidur.

"Baby..." panggil Kris mengusap pipi Tao lembut, Tao mengerang lagi dan mengibas-ngibaskan tangannya agar Kris tidak mengganggunya.

"Tao..." bisik Kris meniup telinga Tao yang langsung menendang perutnya, Kris merintih kesakitan, dia lebih kuat dari Tao tapi kalau serangan tiba-tiba dari seorang atlet wushu seperti ini tetap saja sakit.

"Gege!" seru Tao tersadar bahwa dia tadi menyakiti kekasihnya yang sedang memegangi perutnya.

"Kau baik-baik saja?" tanya Tao "Hell no" jawab Kris dingin, Tao jadi tambah merasa bersalah "Maaf, aku tidak bermaksud menendangmu" kata Tao terisak.

"Aku akan memaafkanmu dengan satu syarat" kata Kris, Tao berhenti terisak lalu menatap Kris dengan air mata hampir menetes.

"Aku akan melakukan apapun untukmu" kata Tao, smirk langsung menghiasi wajah tampan Kris "Layani aku malam ini" balas Kris menerjang Tao lalu melumat bibir peach Tao.

"Tapi ada orang tuaku" tolak Tao menggeleng-gelengkan kepalanya agar Kris tidak menciumnya "Aku sudah mendapat izin atas tubuhmu dari ayahmu" kata Kris melumat bibir Tao lagi.

"Appa menjualku?" tanya Tao yang disambut tawa Kris "Dia merestui kita Baby, kedua orang tuamu merestui kita" bisik Kris, mata Tao membulat.

"Benarkah? Itu benar-benar suatu kemajuan" kata Tao terkejut "Apapun akan kulakukan untukmu" balas Kris menggenggam kedua tangan Tao dan menciumnya.

Kris mengelus pipi Tao lalu mengecup bibirnya hangat "Wo ai ni" bisiknya tersenyum "Wo ye ai ni" balas Tao ikut tersenyum.

"Tao, aku bersyukur bisa memilikimu, memilikimu adalah keajaiban yang aku dapatkan, melihatmu adalah pemandangan terindah yang pernah aku lihat, memelukmu adalah kebahagiaan yang tidak pernah aku dapatkan sebelumnya, bercinta denganmu adalah hal paling berarti yang pernah aku lakukan, kau adalah ciptaan tuhan yang paling indah, jadi biarkan aku berada disisimu, biarkan aku menjaga dan melindungimu, merasakan semua yang ada dalam dirimu, aku tidak akan pernah pergi lagi darimu, aku tidak akan pernah lagi membuatmu menangis, kau adalah segalanya untukku, kau adalah hidupku, aku akan mencintaimu selamanya"

Tao menangis mendengarnya, dia memeluk Kris dan menangis terharu.

Tidak menyangka Kris akan mengatakan hal paling serius dan seromantis itu.

"Ge, aku bersyukur bisa memilikimu lagi, penderitaanku terbalas dengan memilikimu, kau pasti tahu aku sangat mencintaimu dan aku tak bisa berkata-kata mendengar ungkapanmu. Aku benar-benar bahagia, terimakasih"

Tao tahu dia tidak akan berhenti mencintai Kris walaupun Tuhan memisahkan mereka lagi.

Karena Tao percaya.

Tuhan menciptakan Kris hanya untuknya.

Dan Tuhan menciptakannya hanya untuk Kris.

.

.

.

The End

.

.

.

Mind to Review and Comment?

Have Request Couple For New Story?

Please, Don't be a Silent Readers

Special Thanks

| bijin YJS | Aiko Vallery | LVenge | PreciousPanda | hzffan | bukan princess syahrini | celindazifan | zitaofans | dillahKTS90 | Yonsy Fajar S | Violet Meh | Park Rinhyun – Uchiha | taona39 | pipid | Kamira Fujika | elhuang | Chikari | Niar Hyunbin | | Hwang Angi | Huang DiZie | Rich L Khalifa | Meh | Cici Fu | zizizitao | kristaokris | lee sunri hyun | Kirei Thelittlethieves | Ammi Gummy | Natcchi | Guest |

Special Note : Pada akhirnya aku bikin FF baru yang Kris-nya menderita seperti yang kalian mau #ketawajahat. Kalau sequel mungkin aku harus cari ide dulu karena awalnya buat sequel malah aku pakai buat cerita baru idenya. Aku ambil tema love triangle tapi masih dalam proses. Selama bulan puasa ini aku akan hiatus dulu sambil menulis FF baru itu. Kalian lebih suka T atau M? Dan untuk The Truth About Me aku sarankan kalian membacanya karena cerita itu sedih dan mengena dihati -maksa- itu cast-nya ChanBaek ya. So, kalian bebas request lagi, KrisTao boleh ambil suara.

Maaf jika aku punya banyak kesalahan dalam menulis FF jadi mohon kerjasamanya.

Selamat menjalankan ibadah shaum bagi yang menjalankan.

Thank you very much

-Ruby Kim-