Kyuubi menggosok kasar tubuh telanjangnya, menghilangkan jejak dari pria kurang ajar yang berani 'menyentuhnya' satu jam lalu dan merutuki dirinya sendiri. Bagaimana bisa ia tertidur pulas di ranjang milik carnivora liar yang senang tebar pesona dan lagi ugh—apa tadi benda keras dibalik handuk yang menyentuh sekilas perutnya?

Kyuubi semakin kesal mengingat kejadian horor yang baru saja dialaminya.

"KERIPUT SIALAAAAAAN!"

Satu-satunya yang masih Kyuubi syukuri, untungnya keperjakaannya masih selamat.

.

Itachi Uchiha bersiul pelan, melihat pantulan dirinya pada cermin besar yang menempel apik pada lemari kayu berplitur mengecek apakah dirinya masih tampan, karena seharian ini ia merasa selalu tersenyum seperti orang gila "Kau tampan,dude!". Setelahnya terkekeh mengingat wajah omega berambut merah yang begitu menggemaskan. Ah, menyenangkan sekali mengerjai Uzumaki Kurama.

Lagi Itachi tersenyum, entah pada siapa. Ia akui Uzumaki Kurama omega menarik yang mampu memutar balikan hidupnya 180 derajat, mengubah dirinya menjadi orang lain.

.

"Tidaaaaaak mauuuuu!" Naruto memekik, mencengkram kuat kaki meja disebelahnya. Ini sudah tengah malam dan Naruto masih ingin menonton pertandingan gulat. Ia bersikeras akan menguasai jurus salah satu jagoannya dan akan ia praktekan pada bocah berambut pantat ayam yang mengira dirinya sebagai 'perempuan'. Hell, Naruto itu laki-laki tulen, walaupun Uzumaki Naruto terlalu manis untuk ukuran seseorang yang memiliki penis.

"Uzu-maki-Na-ru-too—" Kushina mendesis, emosinya sudah sampai ubun-ubun "Kembali ke kamarmu sekarang!" suara Kushina meninggi, menarik telinga Naruto untuk diseret kembali ke kamarnya. Demi tuhan, besok masih ada satu take lagi untuk shooting iklan yang harus dibintangi Naruto, dan bocah pirang jabrik itu masih saja terjaga.

"Awawawaaa—sakiiit Kaa-chaan aaaa—" Naruto berontak, kedua kakinya menendang-nendang ruang hampa, mencoba protes dengan perlakuan Ibunya terhadap dirinya. Kushina bersikap apatis, tarikan pada telinga Naruto semakin keras ketika Naruto berhasil menendang guci mahal kesayangan Kushina dan menyebabkan guci itu hancur berkeping-keping.

"NA-RU-TO! Tidak ada jatah ramen selama satu bulan untukmu!"

"HUWAAAAAA KAA-CHAAAN AMPUNI AKUUUUU!"

Malam itu pun Naruto tertidur dengan telinganya yang merah.

.

.

Title : BAD OMEGA

Genre : Comedy, Romance, School-life

Rating : M

Pairing : Sasuke x Naruto, Shikamaru x Kiba, Neji x Gaara, Sasori x Deidara, Sakura x Hinata, Kakashi x Iruka, Itachi x Kyuubi(Kurama)

Chapter : 8

Warning : Alur kecepetan, banyak TYPO dimana-mana, sudah pasti OOC.

Summary : Naruto seorang Omega tapi dengan sifat Alpha plus plus. Diumurnya yang ke tujuh belas bertekad kuat untuk menjadi Omega seutuhnya berusaha mendapatkan seorang Alpha Jantan. Bagaimana usaha Naruto? Akankah ia berhasil menjadi Omega seutuhnya?

.

Naruto ©Masashi Kishimoto

BAD OMEGA ©saruakira

.

[AU] [Omegaverse]

.

.

Seharusnya Itachi menyesal telah bermain-main dengan Uzumaki Kurama –Kyuubi-sama— ia bukanlah tipe orang yang penuh dengan kesabaran dan mudah berbaik hati. Jika Itachi bisa mengerjainya sesuka hati, maka Kyuubi akan membalaskan apa yang sudah Itachi lakukan padanya beribu-ribu kali lipat lebih sadis. Lihat saja.

Kyuubi membakar beberapa dupa dengan mulut tak henti-henti mengocek mantra aneh. Satu boneka jerami ia paku dengan seluruh kekuatannya hingga mematahkan batang pohon. Sekedar info Kyuubi hanya penganut aliran kelompok omega anti diremehkan alpha dan jomblo-jomblo bahagia atau disingkat KOADA JOJOBA yang diketuai dirinya sendiri. Jika sedang kesal setengah hidup kebiasaannya adalah menyantet Alpha yang begitu dibencinya, sayangnya santetnya tidak pernah berhasil.

.

Siulan riang yang diperuntukan dirinya sendiri terdengar nyaring ditelinganya. Kyuubi begitu bahagia. Pagi tadi ia berhasil membuat Itachi masuk dalam perangkapnya, membiarkan Alpha sok ganteng itu basah kuyup. Melompat-lompat kecil dengan dua kantung plastik dalam genggamannya ikut terlonjak-lonjak. Sore ini sebelum pulang, Kyuubi memang kedapatan tugas piket dikelasnya hingga ia harus membuang sampah pada tempat pembakaran.

Karena begitu bahagia ia menyuruh teman sekelompok piketnya untuk pulang dan mengerjakan semuanya sendirian. Membuat Suigetsu melongo, karena biasanya Kyuubi akan duduk diatas meja –dengan beberapa snack favorit dan jus apel— mengomandokan anggota kelompok piketnya untuk membereskan kelas, jika ketahuan mengeluh dengan suka hati Kyuubi akan menghadiahi deathglare yang seolah-olah dapat mengutuknya hingga mati.

"Sepertinya kau begitu bahagia, Uzumaki Kurama?"

Kyuubi refleks memutar punggung, dari kejauhan dilihatnya Itachi sedang bersandar pada dinding. Seolah hanya angin lalu, melanjutkan langkahnya kembali menuju tempat pembakaran.

Sejenak Itachi merasa begitu kesal dicueki calon gebetan. Ingin sekali ia ikat rubah galak itu dan ia perkosa sampai puas, buru-buru menggeleng, ia tak pernah paham berada terlalu dekat dengan si setan merah membuat otaknya selalu berpikiran mesum. Shit, Kyuubi dan rambut merahnya. Setelah langkah 'tap tap' Kyuubi samar terdengar ia melangkah, memilih mengekori rubah merah galak yang begitu menggoda iman dan mengacaukan kewarasannya.

Mata hitam Itachi menyusuri surai merah yang tampak lebih terang tertimpa cahaya matahari sore. Kyuubi dan warna langit disore hari benar-benar perpaduan yang cocok. Dengan seksama ia makin memperhatikan bagian tubuh Kyuubi yang lain. Bahu lebarnya dan tingginya yang melebihi tinggi omega lain memiliki ketertarikan sendiri dimata Itachi membuatnya tanpa sadar terus memperhatikan Kyuubi. Sampai akhirnya objek pengamatannya menghentikan langkah, menatapnya dengan alis berkerut dalam.

"Kenapa kau mengikutiku heta-kuso?!"

"Hm?" Itachi cukup kaget dengan sepenggal kalimat yang dilontarkan Kyuubi, sejujurnya ia masih asik memperhatikan rambut merah dihadapannya. Memilih diam untuk sesaat, Kyuubi mengernyit melihat tampang datar Itachi. "Aku hanya berpikir apa bokongmu baik-baik saja?" Itachi mengatakannya dengan wajah lempeng selempeng papan penggilesan.

Kyuubi cengo seketika.

"Yah kurasa bokongmu baik-baik saja~" dengan tampang watados Itachi melangkah pergi, tak lupa mampir meremas bokong Kyuubi dengan sepenuh hati, hal yang ingin ia lakukan sedari tadi dan rasanya sangat

Mantap jiwa! –Itachi ketagihan—

"Terimakasih, semalam sungguh hebat" Itachi menyeringai, puas karena sepertinya ia berhasil membuat rubah galak itu tersulut emosi.

Kyuubi berjengit. "KERIPUUUUT SIALAAAAAN!" menghentak-hentak kaki, benar-benar kesal dengan tingkah Itachi hingga wajahnya berubah merah padam.

"Oh ya—" Itachi membalikan tubuhnya. "Jangan lupa bersihkan kemejaku, sudah ku letakkan dalam lokermu." Ia melambaikan tangannya.

Kyuubi tak bisa membendung emosinya "ITACHI UCHIHA BERANINYA KAAUUU—" dan melemparkan buntalan plastik penuh sampah berharap mengenai kepala Itachi agar ia terkena gegar otak sekalian. Sayangnya Itachi dengan mudah menghindar.

.

Tidak terima karena terus-terusan dilecehkan oleh Itachi, Kyuubi kesal setengah hidup. Si keriput itu jika berdua saja dengan dirinya pasti selalu melecehkan Kyuubi, entah itu meremas bokong, meraba dada dan yang terburuk menggunakan tangan kiri Kyuubi untuk membantunya melepas hasrat. Sementara didepan lainnya ia bersikap sok cool, dingin, misterius dan penuh wibawa. Dasar kepribadian ganda.

Hari ini Kyuubi akan mengakhiri sepak terjang kemesuman Itachi terhadap dirinya, sudah cukup tubuhnya di eksploitasi dan terimakasih berkat Itachi tangan kirinya sudah tak lagi virgin.

Kepala sekolah baru saja menyelesaikan pidatonya. Giliran Kyuubi maju, memberikan pidato sebagai siswa berprestasi. Kesempatan ini tidak akan Kyuubi sia-siakan. Begitu ia menyelesaikan pidatonya, berdehem sebentar dan dengan volume tinggi menantang Itachi.

"Itachi Uchiha!"

Menuai atensi yang langsung tertuju pada Kyuubi. "Jika semester ini kau bisa mengalahkan diriku dalam akademik—" Kyuubi mengatur nafasnya "Aku akan menuruti tiga permintaanmu." Katakan Kyuubi sudah gila, tapi ini satu-satunya cara membuat Itachi menerima tantangannya setelah beberapa tantangan yang dilayangkan Kyuubi kepadanya tak digubris satupun.

Itachi hanya diam, sementara ribuan pasang mata menatap penasaran. Sedetik kemudian fans Itachi meleleh ketika seyuman kecil merekah pada wajah tampannya. Beranjak dari posisi nyamannya dan ketika iris kelamnya bertubrukan dengan iris ruby senyumnya makin merekah "Baiklah Uzumaki Kurama, aku menerima tantanganmu!"

GULP

Sesaat nafas Kyuubi tercekat, untuk pertamakalinya ia merasa terintimidasi oleh sebuah senyuman.

.

Naruto baru saja menyelesaikan shooting iklannya sepuluh menit yang lalu. Tas orange kesayangannya tersampir apik dipundak. Melompat-lompat sesuai irama yang diciptakannya dan tak lupa merentangkan tangannya merasakan hembusan lembut angin menerpa kulit kecoklatannya. Naruto tampak senang karena sebentar lagi ia akan bertemu dengan aniki tercinta.

Surai pirangnya bergoyang seiring lompatan, begitu saphirenya menangkap bayangan bocah berambut ekor bebek, lompatannya terhenti. Tanpa menunggu, Naruto mempercepat langkahnya. Ia melompat dan dengan gerakan memutar satu tendangan Naruto layangkan.

DUAK

Berhasil dielak.

"Cih" Naruto mendaratkan dirinya. "Kau cukup kuat juga bocah!" mengusek hidung mencoba bergaya keren.

Bocah berambut hitam hanya memandang datar. "Ah kau lagi."

"Bertarunglah denganku bocah ayam!" Naruto melempar tas orangenya. Telunjuknya menunjuk tak sopan.

"Anak perempuan tak baik berkelahi."

"AKU BUKAN PEREMPUAN BODOH!" Naruto protes

"Hm, benarkah?" menaikan alisnya seolah tak percaya. Beranjak menghapus jarak dengan Naruto.

Di jarak yang makin menipis, Bocah yang lebih tinggi lima sentimeter dari Naruto memajukan lengannya, merangkul leher Naruto secepat pantulan kilat. Naruto hanya diam, bingung dengan kejadian yang begitu cepat. Saphirenya membulat saat kecupan kecil menyapu kulit lehernya membuat kakinya melemas seperti jelly memaksa Naruto meremas erat bagian depan kemeja bocah dihadapannya.

Bocah dihadapannya menunduk, mengusap lembut helaian pirang, satu kecupan menjadi jejak pada kening Naruto.

"Lima tahun lagi aku akan mengambilmu, bersiaplah Uzumaki Naruto."

Dan yang Naruto ingat senyuman hangat bocah dengan rambut mencuat dihadiahi pada dirinya sebelum kegelapan menyapanya.

.

Enam bulan berlalu dengan cepat, seluruh siswa berhambur penasaran dengan hasil ujian semester kemarin. Untuk kali ini mereka melupakan nilainya, lebih tertarik dengan nilai milik dua orang yang belakangan ini begitu terkenal.

Dengan langkah beringas, Kyuubi memasuki pelataran sekolah. Dari jauh ia sudah dapat melihat kerumunan di depan papan pengumuman yang sangat besar.

"Kuharap kau bisa menerima apapun hasilnya Kyuu-chan." Nagato mengenggam lembut jari jemari Kyuubi sebelum menerobos lautan manusia dihadapannya.

"Tenang Na-chan, sudah kupastikan aku yang akan menang." Kyuubi menyunggingkan senyuman percaya dirinya, senyum kemenangan.

Aura Kyuubi yang kuat memaksa siswa lain untuk menepi, Kyuubi membusungkan dadanya senyum kemenangan tak luput dari wajahnya. Ia mendongak, ribuan kesombongan yang baru saja ia banggakan serentak berguguran. Berserakan dibawah kakinya seiring dengan netranya yang menatap deretan huruf dan angka dihadapannya.

Itachi Uchiha 100

Uzumaki Kurama 98

.

Kyuubi menemui Itachi sepulang sekolah, pria merah itu menemui Itachi di atap dengan angin sepoi membelai rambut merah dan menerbangkan dasi yang melingkar apik di lehernya. Ia tak pernah segugup ini dan Kyuubi tak menyukainya.

Itachi menoleh begitu bunyi ringikan pintu besi berkarat terdengar dan cukup memekakan telinga. Langit merah sore begitu pas dengan rambut merah pria dihadapannya, Itachi begitu menyukainya perpaduan warna rambut Kyuubi dengan warna langit di sore hari. "Sudah melihat hasilnya?" Itachi menyeringai.

Kyuubi mendengus. "Cih, cepat ucapkan apa keinginanmu Keriput!"

Terkekeh hingga bahu lebarnya bergetar Itachi tak bisa menyembunyikan kekehannya atas sikap Kyuubi yang menurutnya sangat menggemaskan. "Satu aku ingin kau menyukaiku—"

"Ap—" Kyuubi hendak protes, terhenti ketika jari telunjuk Itachi membungkamnya.

"Kedua, aku ingin kau jadi pacarku." Itachi mendekat.

"Ketiga—" Itachi menangkap pinggang ramping pria dihadapannya. Ia menyelami manik crimson yang tampak terkejut atas perlakuannya. "Jadilah Mateku Ra" Satu kecupan mampir pada kening lebar Kyuubi.

Kyuubi terpaku, seumur-umur ia tak pernah menerima perlakuan seperti yang dilakukan Itachi terhadapnya. Kyuubi mundur perlahan dengan sejuta satu kesan. Ia tak pernah menyangka, pria yang selama ini ia musuhi ternyata begitu menakjubkan. Memperlakukan dirinya selayaknya Omega sejati. Hati Kyuubi luluh seketika.

"A-Aku—" tergagap, ia lupa caranya untuk berbicara, bahkan sedetik tadi ia lupa untuk bernapas.

"Ssst, kau tidak perlu menjawabnya sekarang, aku akan menunggumu." Itachi tersenyum dengan tulus menghantarkan perasaan nyaman pada diri Kyuubi. Pipi putih pucat diusapnya pelan penuh sayang, satu kecupan dipipi, satu kecupan lagi pada bibir, dan satu kecupan lagi dibawah dagu.

CUP CUP

"Ke-keripuuut—" Kyuubi protes

"Hn?" Itachi hanya menanggapinya dengan gumaman, terlalu sibuk dengan kegiatannya sekarang –Mengecupi wajah Kyuubi—

Kyuubi menarik tangan Itachi yang mencengkram bahunya begitu erat. "Berhentiii keripuut uuh—katanya kau a-akan menunggu—" Meronta minta dilepaskan.

Itachi diam, kedua tangannya menggengam erat lengan Kyuubi "Aku akan menunggumu—" ia menatap serius "Tapi bisakah hari ini kau memanjakan bagian ini lagi?" ia menarik telapak kiri Kyuubi membiarkannya merasakan benda panas di balik celananya.

TWITCH

Aliran darah Kyuubi naik seketika, menimbulkan perempatan imajiner. "Selesaikan masalahmu sendiri Keriput mesuuum!" Satu tendangan ia layangkan pada bagian selatan Itachi dan sukses membuat Itachi merosot.

Itachi meringkuk, memegangi masa depannya yang begitu nyeri, tendangan Kyuubi bukan main-main "L-love you too Kyuu—Ugh"

Kyuubi beringsut, menutup pintu sekencang-kencangnya meluapkan emosinya pada pintu tak bersalah. Sialan. Keriput itu benar-benar—Kyuubi sudah tertipu mentah-mentah, menelan bulat-bulat rayuan gombal Itachi. Cih ia jadi menyesal hatinya sempat berdenyut nyeri oleh perlakuan Itachi.

Sial. Sial. Siaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaal

.

Setelahnya pernyataan Itachi berlalu begitu saja. Seolah ditelan bumi Itachi tak lagi menagih jawaban ia terlalu sibuk dengan kegiatan akademik dan kesiswaan. Disisi lain Kyuubi tak pernah mau mengungkapkan isi hatinya pada Itachi. Ia terlalu gengsi dan terlalu sibuk melatih adiknya ilmu beladiri ciptaannya. Mereka terlalu sibuk, mengabaikan perasaan yang menumpuk dan dibiarkan disudut lorong. terongok tanpa tahu suatu saat perasaan itu akan meledak.

Dalam segala keapatisan, mereka terlihat tersiksaa. Mereka tak sadar. Mereka begitu mencintai.

Kyuubi terpekur, memandang kosong pada satu titik dalam buku tebal bacaannya malam ini. Ia tak jadi tidur, malah terjaga dalam kamar , menghadapi ribuan kenyataan yang baru saja menghantamnya tadi siang. Berusaha memunguti lagi cintanya yang berantakan.

Itachi baru saja meminta Nagato—sahabatnya, teman masa kecilnya—untuk menjadi matenya ketika pemilihan mate baru untuk para Alpha terpilih. Kyuubi hanya menelan kering dengan alis berkerut dalam menatap Itachi meminta penjelasan. Tapi Alpha itu hanya berlalu, menatap wajah Kyuubi pun enggan.

Kedua lututnya ia tekuk, meringkuk di atas ranjang empuk, menenggelamkan dirinya dengan jutaan mantra penenang hati. Ia bersumpah akan melupakan pria kurang ajar yang sudah berani memporak-porandakan hatinya.

.

Pintu loker tertutup pelan, mengencangkan kembali sepatu ruangannya ia menoleh begitu namanya dipanggil.

"Kyuu-chan~" Nagato memeluk ringan lengan sebelah kiri Kyuubi.

"Ara ara, kau semangat sekali pagi ini Na-chan" ia mencubit hidung mungil Nagato, begitu gemas dengan sikap sahabatnya.

Nagato menyengir lebar. "Ah!" ia mengeluarkan satu kotak bekal dari dalam tas makanannya. " Maafkan aku Kyuu-chan hari ini aku tidak bisa menemanimu makan siang, dan sebagai gantinya aku sudah siapkan 20 potong apel kelinci untukmu." Menyodorkan kotak berwarna jingga pada dada bidang Kyuubi.

"Kau menyogok ku huh?" Kyuubi memincing menuai kekehan dari Nagato "Baiklah dear sogokkanmu ini aku terima, bersenang-senanglah dengan si keriput itu." Setelahnya Kyuubi memilih pergi dengan melambaikan kedua jarinya membentuk tanda 'V', sesaat hatinya berdenyut nyeri.

Oh tuhan, perasaan ini begitu menyiksa.

.

Kyuubi terbangun saat langit berwarna jingga. Ia mengusap kasar matanya yang sembab, menghilangkan sisa-sisa anak sungai yang beberapa saat lalu mengalir deras. Itachi penyebabnya. Kyuubi tak mengerti, ia sudah mengubur perasaanya dengan begitu dalam, tapi entah kenapa ia tidak bisa menahan air matanya untuk jatuh saat melihat Itachi mencium Nagato.

Itachi sialan.

"Hoo—pemandangan yang jarang sekali aku lihat~"

Kyuubi tersentak, mengusap kasar wajahnya. Menatap garang pria dengan banyak tindikan dihadapannya dan hanya dibalas seringai meremehkan.

"Wah wah, aku sungguh beruntung bisa melihat Kyuubi-sama menangis~" pria itu membungkung, rambut sewarna jingganya menutupi pantulan sinar matahari dibelakangnya, Kyuubi dapat melihat jelas bagaimana bentuk tindik pada bagian hidung dan telinga pria tersebut.

"Urusai, aku tidak menangis."

"Hmm, kalau tidak menangis, berarti kau sedang apa?" smartphone berwarna ivory black tertarik dari saku. Menekan beberapa aplikaso, hingga aplikasi pemutar video menyala, memutar video berdurasi dua menit lebih dengan seorang pria berambut merah menangis sesegukan memanggil nama seorang Alpha. "Kira-kira bagaimana ya kalau video ini kusebar?"

Kyuubi berjengit dan Kyuubi bersumpah pria itu menyeringai semakin lebar.

"Cih sebar saja, aku tidak takut!" Kyuubi menggertakan giginya.

"Hmm—" Pria dihapannya memandang datar, membalik layar smartphone dan menekannya beberapakali. "—baiklah kalau itu maumu, akan ku se—"

BATS!

Kyuubi menendang memutar, sayangnya hanya angin yang ia tendang. "Cih" tak menyerah sau tinju ia layangkan dan dengan mudah dihindar, lawannya hanya meloncat-loncat untuk menghindari serangan Kyuubi. Hingga satu pukulan balasan tak dapat Kyuubi elak menyebabkan ia tersungkur.

"Seharusnya kau sadar statusmu rubah, omega tak akan pernah menang melawan alpha."

"Kuso yarouuuu Yahiko!" Kyuubi meronta saat punggungnya diduduki Yahiko.

"Oh, begitukah sikapmu terhadap kakak kelasmu yang tampan ini?" Yahiko makin menjadi, ia membaringkan tubuhnya yang lebih besar diatas tubuh Kyuubi yang tengkurap dilantai.

"Brengsek! Lepaskan aku!"

"Tidak sebelum kau jadi omegaku"

"HAH?"

Setelahnya Kyuubi hanya merasa tubuhnya diputar, crimsonnya membola saat Yahiko menindihnya.

.

Tsuzuku

.

Next on

"Haah—hhh tachi—"

"Maafkan aku Ra—"

.

.

Big Thanks to :

Amura|LeeEunki|yunha chan|nakami|Arum Junnie|TemeLoveDobChan|shira|shiraishi conan|shiro 144|Jungriri|uchiha emo10|Akai Miharu|versetta|snluv|Hime Uzumakiey|Sondakh641|Sleepy Asha 00|haneunkyo19|Avanrio11|Vilan616|ayame|KuroShiro542|no name|sweeykyuu|Za666|michhazz| Zie09|askasufa|Cuncun|fjsasunaru|Hyull|JasmineDaisynoyuki|Elysifujo|nina|uzumakinamikazehaki|Nikeisha Farras|Hanazawa Kay| Mimo Rain|kim diana|Classical Violin|Habibah 794|Park RinHyun Uchiha| Lusy922|choikim 131|cheonsa19|

(maaf jika ada penulisan nama yang salah atau terlewat, sutradara hanya manusia biasa yang ngship SasuNaru #plaaak)

Welcome New Reader and New Watcher~ salam cintaaah mumumu :*

Terimakasih sudah mengingatkan dan terus mendukung saru,

Terimaksih yang sudah favourit dan follow, terimakasih banyak :*

/ciumin atu-atu/

Author's note :

Halooo apa kabaaar?

Maafkan saya yang baru apdet, dan apa-apaan episode kali ini?!

Garing ga ada kriuk-kriuknya dan penuh drama-drama sok melow tapi gak kesampean :"((

Maaf saya sedang tidak dapat feeling untuk menulis, dan menulis dengan dipaksa itu begitu menyiksa sehingga saya rasa untuk episode ini sangat gaje dan garingTapi saya berpikir untuk menyelesaikan BAD OMEGA secepatnya sehingga jadilah ini- (curhat dulu ya). Doakan kedepannya saya dapat menyajikan episode yang lebih sangat menarik dari ini. AAAMIIIIN

Sekali lagi maafkan saya, karena masa lalu Kyuubi dan Itachi belum kelar-kelar dan rasanya saya akan membuatkan kedua kekasih gaje itu side story, saya memutuskan akan memperpanjang kontrak serial ini jadi 11 episode X"D

dan oh ya apa ada yang ngeh kalau disini ada moment sasunaru? XD

Okeh berhenti cuap-cuap, Semoga episode ini dapat menghibur dan maaf ini sama sekali tidak dibeta ^^"

Harap maklum, mohon pengertiannya minna~

Happy Reading, Happy Watching

Salam cinta, ketjup basah

C(O w O)D

-Saruakira-

Note :

Kyuubi dan Nagato dua-duanya omega yang berhasil masuk kelas Alpha karena peringkat mereka dibidang akademik maupun non-akademik setara bahkan mengalahkan Alpha. Jadi mereka berdua satu-satunya eh dua-duanya omega yang dikelas Alpha.

Satu lagi saya dan teman saya akan membuka circle di comifuro 8, nanti kalau sempat mampir ya. Ada beberapa merch Naruto ^^

Terimakasih sudah mau menuliskan review yang lucu-lucu dan membuatku kembali ingin menulis karena membaca review kalian, mohon maaf belum sempat membalas.

Sekali lagi terimakasih banyak (bows)