"Kris kenapa masih bertanya seperti itu. Aku tidak akan memutuskannya Kris, ku rasa kita sudah pernah membahas ini sebelumnya"
"Tapi Kyung-"
"Kris Hyung, apa yang kau lakukan disini"
Kyungsoo dan Kris menatap ke arah pintu yang terbuka
"Kai, , "
.
.
PLAYGIRL
.
.
.
CAST
KIM JONGIN
DO KYUNGSOO (GS)
OTHER MEMBER EXO
GENDERSWITCH AREA
.
.
RATED : M
.
BAHASA NON BAKU
TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA
.
Selamat membaca
Chapter 8
.
.
.
"Aku hanya menjenguk Kyungsoo, sudah lama aku tidak bertemu dengannya"
Kai masuk perlahan tersenyum kearah Kyungsoo
"Kalian kelihatan sangat akrab"
"Kai, , ini tidak seperti-" Kyungsoo mencoba menjelaskan
"Kai aku tau semua yang kau lakukan, jangan libatkan Kyungsoo"
Kyungsoo menatap keduanya heran, sementara Kai hanya tersenyum
"Apa yang kau maksud hyung? Aku tau kau yang dendam denganku. Aku berhasil mendapatkan Kyungsoo sedangkan kau tidak"
"Yaa aku memang kesal karena Kyungsoo lebih memilihmu. Tapi aku tidak yakin kau serius"
"Apa aku terlihat tidak serius? Kami akan menikah hyung"
"Aku tidak akan membiarkan kalian menikah"
"Hey ada apa denganmu? Soo kau sekarang pilihlah antara aku atau Kris hyung, supaya semuanya jelas"
"A-aku, , "
Keduanya menunggu jawaban Kyungsoo
"Maafkan aku, , " Kyungsoo menunduk kedua tangannya saling bertautan kuat
Baik Kai maupun Kris menatap Kyungsoo menunggu jawaban yang keluar dari mulut manis wanita cantik ini
"Aku- aku lebih memilih Kai. maafkan aku Kris"
"Mwo?!" Kris mengeluarkan protesnya
"Aku minta maaf telah mempermainkanmu. Tapi hatiku lebih memilih Kai, maafkan aku"
"Kau sudah dengar?" kai dengan smirknya
"kenapa seperti ini kyung" Kris menggenggam tangan Kyungsoo erat
"Maafkan aku Kris, aku tidak tau ada masalah apa dengan kalian di masa lalu. Yang aku tau kalian harus berbaikan. Kita masih bisa menjadi teman baik Kris"
"Baiklah aku menghormati semua keputusanmu, tapi kalau dia berani menyakitimu aku orang pertama yang maju"
"baiklah terimakasih" Kyungsoo tersenyum
.
CHUP!
.
Sebuah kecupan manis dihadiahkan untuk bibir indah Kyungsoo. Kris tersenyum, sementara Kai hanya mendecih tidak suka.
"lebih baik kau segera pulang hyung. Kau tau tidak ada hak lagi atas Kyungsoo untukmu"
Kris bangkit dari duduknya
"kali ini kau menang Kai" Kris meninggalkan mereka berdua
Kai memandang Kyungsoo dengan lekat
"Bisa kau jelaskan perselingkuhan yang kau lakukan itu"
Kyungsoo berdiri dan memeluk Kai erat
"Aku tidak tau kau mempunyai rasa cemburu sebesar ini" Kyungsoo tersenyum
"Soo aku serius. Kau mau mempermainkanku?"
Kyungsoo mendongak menatap mata Kai
"Aku yang harusnya bertanya balik kepadamu Kai. kenapa kau mempermainkanku hanya untuk membalas dendam kepada Kris sepupumu itu"
.
DEG!
.
Kai menatap Kyungsoo heran bagaimana ia tahu kalau Kai akan melakukan itu
"Aku bukan wanita bodoh Kai,, aku tau semuanya. Tapi kau lihatkan aku lebih memilihmu daripada Kris. Jadi bisa kau jelaskan maksudmu?"
"Soo, , bukan maksudku seperti itu"
Kyungsoo meletakkan kedua tangannya di pipi Kai ia tersenyum
"aku tidak akan memakimu Kai. aku hanya perlu cintamu. Aku tau kau perlu waktu untuk menerimaku, untuk itulah aku akan terus berusaha agar hatimu benar-benar mencintaiku tanpa alasan apapun"
"Maafkan aku, , "
Kyungsoo tersenyum mengecup bibir pria tampan didepannya ini
"Aku sudah memaafkanmu. Bagaimanapun Hyera sangat beruntung karena pernah memiliki lelaki baik sepertimu"
"bagaimana kau tau tentangnya?"
Kyungsoo tersenyum kembali
"sekali lagi aku ingatkan padamu lelaki tampan, aku ini bukan wanita bodoh"
.
Chup!
.
Kali ini kai yang mengecup bibir manis Kyungsoo
"Aku akan belajar meyakinkan hatiku untuk menerimamu"
"bukannya kau sudah menerimaku? Walau hanya untuk dipermainkan" tanya Kyungsoo
"Soo, , maksudku aku akan menerimamu dengan tulus. Maafkan aku"
"aku senang, terimakasih Kai" Kyungsoo memeluk Kai erat, sebuah tepukan di punggungnya ia dapatkan kala Kai membalas pelukannya tak kalah erat
.
.
.
"Jadi Kai benar-benar mengaku mempermainanmu?" tanya Sehun
"seperti yang Chanyeol tebak, ternyata Kai benar jahat" Ucap Kyungsoo sambil mengunyah makanannya
"aku tau Kai tidak mungkin melupakan Hyera dan langsung menerima Kyungsoo begitu saja" Chanyeol dengan percaya dirinya
"lalu hubungan kalian?" tanya Luhan penasaran
"kami mencoba memulai dari awal"
"kau menerimannya kembali? Astaga Kyungsoo kau bodoh" Baekhyun mengumpat
"Aku memang bodoh Baek, tapi rasa penasaranku semakin dalam untuk mendapatkan Kai kembali. Aku tau dia sangat baik"
"kau harus berhati-hati Kyungsoo" Chanyeol mulai khawatir
"Aku tau kalian pasti melindungiku dari kejauhan. Aku akan berhati-hati terimakasih"
Ponsel kyungsoo berbunyi keras, ia tersenyum dan menjawab panggilan itu
"Halo"
"Kyungsoo"
"Kai, , hai"
"lihat dia seperti gadis yang kasmaran sangat menjijikan" ucap Baekhyun pelan kepada yang lainnya
"bukannya dulu kaupun sama saat dengan Chanyeol baek?" luhan tersenyum
"yak, , " Baekhyun berteriak
"benarkah Lu? Aku penasaran bagaimana Baekhyun menjadi gadis manis yang terus tersipu" Chanyeol terkekeh
"aku mengganggumu?" tanya kai kembali di telponnya
"tidak Kai, tidak sama sekali. Ada apa kau menelponku?"
"aku hanya ingin bertemu denganmu"
"apakah ini ajakan kencan?" Kyungsoo tersenyum
"aku hanya menyebutkan ingin bertemu soo, tapi kalau kata kencan lebih baik untukmu maka aku berkata Ya kita kencan"
"uuu manisnya, , baiklah dimana kita bertemu"
"aku akan menjemputmu"
.
.
.
Kyungsoo duduk disamping kemudi mobil Kai. Ia terus mengembangkan senyumannya saat memasuki mobil Kai sampai dengan saat ini. Kyungsoo benar-benar seperti gadis yang baru saja jatuh cinta, ia terus menatap wajah tampan lelaki yang berada di sampingnya
"Kenapa tersenyum seperti itu? ada yang salah denganku?"
Kyungsoo hanya menggeleng
"tidak ada yang salah, hanya saja aku terus bertanya kenapa Tuhan bisa sehebat ini menciptakan makhluk tampan dan sempurna sepertimu Kai"
Kai yang mendengarnya ikut mengembangkan lengkungan bibirnya, ia tersenyum senang karena telah di gombali oleh wanita.
"Kau tau Soo, aku rasa harus belajar teknik menjadi seorang perayu yang handal sepertimu"
"Aku tidak akan mengajarimu Kai"
"Kenapa?"
"Karena kau pasti akan memiliki lebih banyak penggemar dan aku mempunyai banyak saingan untuk mendapatkan hatimu"
"hahaha percayalah Soo aku tidak tertarik dengan semua wanita"
"termasuk denganku?"
"sudahku bilang aku akan belajar menerimamu"
"hmmm baiklah aku akan sabar menunggunya"
"terimakasih, , "
Kyungsoo terus tersenyum
"kita akan kemana?"
"Ayahku mengajak makan malam di rumahnya"
"Mwo? Sungguh? Jadi aku akan bertemu dengan ayah mertua hari ini"
Kai kembali tersenyum "Yaa kita akan bertemu ayah hari ini"
"Omooo, , " Kyungsoo menggeleng-gelengkan kepalanya
Kai memandang Kyungsoo heran "ada apa?"
"kenapa kau tidak bilang astagaa, tampilanku seperti ini sangat kacau. Aku pasti terlihat sangat buruk"
Kai menggenggam tangan Kyungsoo erat "tenanglah soo, kau cantik percayalah"
"sungguh?"
"hmmm iya soo"
"baiklah pertama-tama aku belum pernah bertemu dengan mertua ah tidak maksudku aku tidak mempunyai pengalaman sama sekali saat bertemu dengan calon mertuaku. Apa yang ku katakan pada mereka Kai. Ayahmu orang yang seperti apa? Apakah seorang yang sangat baik hati yang memberikan pelukan hangat atau seorang yang selalu mengintimidasi dengan matanya yang melotot tajam. Astaga aku belum siap Kai. bagaimana ini?"
Kai hanya terkekeh lucu saat melihat Kyungsoo seperti ini. sekali lagi ia menemukan sisi lain Kyungsoo yang seperti kekanakan bukan sisi yang selalu agresif menggodanya
.
.
Sekarang mobil Kai terparkir di halaman yang luas, rumah yang besar bak istana putri-putri dongeng. Kyungsoo terpukau dengan semuanya, semuanya membuatnya takjub.
"ini rumahmu?"
"ini rumah ayahku soo bukan rumahku. Ayo masuk" Kai turun dari mobilnya dan berlari kecil untuk membukakan Kyungsoo pintu mobilnya
Kyungsoo berjalan mengekori Kai dari belakang, ia menatap sekeliling halaman luas milik ayahnya Kai, disana tertata rapi sebuah taman bunga yang indah. Kyungsoo terus menatap takjub dengan semuanya. Kai yang sadar Kyungsoo berjalan dibelakangnya segera menariknya dan menggandeng tangan Kyungsoo untuk berjalan disampingnya. Walaupun sudah sering Kai melakukan skinsip tetap saja Kyungsoo tersipu dibuatnya.
Mereka memasuki rumah keluarga Kim dan langsung disambut oleh maid yang bertugas sejak lama di rumah ini.
"tuan muda, , lama anda tidak berkunjung"
Kai melepaskan tangannya dari kyungsoo dan langsung memberikan pelukannya kepada wanita paruh baya itu
"ahjuma, , bagaimana kabarmu"
"aku selalu sehat tuan muda dan bagaimana kabarmu"
"ahjuma berapa kali ku ingatkan panggil namaku saja. akupun sangat sehat ahjuma"
Wanita paruh baya itupun tersenyum "baiklah Jongin. Siapa wanita cantik itu?"
Kyungsoo langsung tersenyum menatap maid yang bekerja di rumah Kai
"dia wanitaku ahjuma" Kai tersenyum
Kyungsoopun ikut tersenyum dengan penuturan Kai
"Do Kyungsoo imnida, senang berkenalan dengan anda" Kyungsoo menunduk hormat
Maid itupun segera memeluk Kyungsoo dengan hangat
"kau sangat cantik dan baik. Terimakasih sudah menemani tuan muda"
"terimakasih" Kyungsoo hanya bisa berkata seperti itu, ia terlalu gugup sekarang
"Kim Jongin, , " suara tegas menggema diseluruh rumah
Kai segera melangkahkan kakinya dan memeluk lelaki itu
"ayah, ,"
"Kau tampak sangat sehat nak"
"tentu ayah, anakmu selalu sehat. Bagaimana kabarmu?"
"Apakah ayah terlihat lemah?"
"haha tidak ayah masih terlihat sangat kuat"
Kim Junmyeon menatap Kyungsoo
"Jadi siapa si cantik ini?" Ayah kai melepaskan pelukannya dan menuju Kyungsoo
Kyungsoo semakin gugup dibuatnya
"Aku Do Kyungsoo tuan Kim senang bisa bertemu dengan anda"
Kim Junmyeon terkekeh pelan dan langsung memeluk Kyungsoo hangat
"Tidak usah formal seperti itu nak, panggil saja aku ayah sama seperti Jongin"
"ah i-iya ayah terimakasih"
"Ayaah, , jangan terlalu lama memeluknya. Dia milikku asal ayah tau"
Tuan kim tersenyum dan melepaskan pelukannya
"Maafkan anakku yang terlalu posesif kepadamu kyungsoo"
Kyungsoo tertawa ringan
"anak anda memang terlalu posesif tapi itu sangat manis"
Mereka tertawa bersama, sedangkan Kai hanya mempoutkan bibirnya lucu
"Kalian bekerjasama hanya untuk menertawakanku hmmm?"
"Kau tetap menjadi anak yang manja Kai"
"Aiisshhh sudahlah ayah, , dimana Taemin Noona?"
"Kai, , " seorang wanita cantik kali ini berlari kecil dan menabrakan tubuhnya ke dalam pelukan Kai. Kyungsoo menatap wanita itu, ia sangat cantik. Muka mereka berdua benar-benar mirip.
"Noona, , aku merindukanmu"
"Akupun begitu adikku. Hey kau tumbuh besar sekarang"
"hahaha pastilah, aku tidak seperti noona tidak tumbuh dengan baik"
"Yaaakk apa maksudmu, dasar tidak pernah berubah" Taemin menewer telinga Kai
"Aw aw noona sakiit, aisshhh"
Taemin menatap Kyungsoo
"Jadi dia wanitamu?
Kai tersenyum bangga "bagaimana? Cantikkan?"
Taemin mendekati Kyungsoo tersenyum manis, begitupu Kyungsoo ia segera menuduk hormat kepada calon kakak iparnya
"Do Kyungsoo imnida, senang berkenalan dengan anda"
"panggil aku eonnie saja kyung. Bagaimana gadis semanis dirimu bisa mengenal adikku yang jelek seperti itu?"
"Yakk noonaaa, , aku ini tampan asal noona tau, aissshhh"
"entahlah eonnie, aku juga tidak tau mengapa aku sangat menyukainya"
"kau pasti kena guna-guna yang jongin lakukan ckck"
"Aisshhh noonaa aku tidak seburuk itu" jongin kembali mempoutkan bibirnya
Semuanya tertawa melihat jongin yang sangat manja seperti itu.
.
.
Saat makan malam tiba, semuanya berkumpul di meja makan dan makan bersama
"benar kau yang memasak semua ini Kyungsoo?"
Kyungsoo menatap ayah Kai dengan was-was "apakah rasanya aneh ayah?"
Ayah Kai menggeleng dengan cepat kemudian tersenyum tulus
"ini benar-benar enak nak, kau benar-benar pandai memasak rupanya"
Kyungsoo tersipu malu "terimakasih ayah, itupun aku hanya membantu. Sisanya ahjuma dan Taemin Eonnie yang memasak"
"Taemin noona tidak bisa memasak sayang, jadi aku tidak percaya kalau noona membantumu. Paling noona didapur hanya menonton sambil mulutnya tidak pernah berhenti mengunyah makanan enak didapur"
Taemin memukul lengan Kai "yaaakk aku tidak seburuk itu, akupun bisa memasak jongin asalkan kau tau"
"Aduh noonaaa, , iya kau bisa memasak air aku tau"
Taemin kembali mencubit keras tangan adik lelakinya
"yak aku bisa memasak, ayaaaah jongin nakal"
"Astaga kalian berdua kenapa masih seperti anak kecil sudah berhenti"
Kai melepaskan tangannya dari taemin dan mengelusnya perlahan
"Aissshh dasar wanita kasar"
"daripada kau lelaki bodoh"
"Sudah cukup Taemin jongin. Kenapa terus bertengkar lebih baik makan, tidak malu apa dilihat oleh Kyungsoo"
Sementara Kyungsoo hanya tertawa kecil
Ting Tong
Ting Tong
"siapa yang datang?" jongin bertanya
"tunangan kakakmu"
"biar aku saja yang membukanya" Taemin berlari kecil membuka pintunya
Tak berapa lama Taemin masuk dengan seorang lelaki tampan dan senyum yang menawan
"maafkan aku terlambat ayah" ucap lelaki itu penuh dengan kesopanan
Ayah Kai segera berdiri dan memeluk calon menantunya
"tidak apa nak, , mari duduk kita makan bersama"
Minho segera duduk disamping Taemin, ia menatap Kai dan tersenyum
"jongin bagaimana kabarmu? Sudah lama kita tidak bertemu"
Kaipun ikut tersenyum "Aku baik hyung, ternyata Hyung masih bertahan dengan noona gila itu yaa, hyung betah sekali"
"Yakkk jongin aissshh"
Minho tetawa kecil "walaupun noonamu ini gila mungkin aku juga menjadi gila karena terlalu mencintainya"
Taemin menatap minho dengan tersipu malu "astaga sayang, aku juga mencintaimu"
"hahaha kau benar-benar perayu yang sangat handal hyung"
"aissshh jongin bodoh berhenti tertawa"
Minho tersenyum, kemudian matanya menatap kearah wanita yang duduk disamping Kai, wanita itupun tak kalah menatap Minho dengan intens
"sayang kenalkan dia pacar si lelaki bodoh ini" ucap Taemin mengenalkan
"Kyungsoo?" Minho menatap Kyungsoo
Kyungsoo hanya tersenyum kikuk saat bertemu dengan lelaki ini
"Kalian saling mengenal?" Taemin kembali bertanya
"Tentu sayang, , "
"Oh yaa kalian berteman dimana?"
Kai, Taemin menatap Minho menunggu jawabannya
"Dia mantan pacarku"
.
.
.
-TBC-
.
.
Maafkan ceritanya yang membosankan, mudah-mudahan tetap banyak yang suka
Terimakasih karena selalu setia menanti cerita ini
.
~Always Love KaiSoo~
