A/N : Bales review yang masuk dulu.
To Karen White:
Hasilnya itu 100 meter persegi... bener gak ya ngitungnya? Entahlah... #digampar
Len takut sama hantu, jadi sisi lain dari karakternya muncul deh. XD
(Len : maksud lu apa? | Yuki : lu kan punya nama ganda, kalo pagi namamu itu Len, kalo malam itu Lenny~. :D | Len : WTH! )
Banci taman lawang? *ngelirik Gakupo*
(Gakupo : Nani desu ka? | Yuki : iie, nanimonai... *nahan tawa* XD )
Hantunya dari kerajaan MacanEdan abad ke 50... XD #dicekekparahantu
Bukan, kali ini murni bukan ulah si Otaku Kepsek, tapi mungkin juga iya, hahahaha... #dibakarKepsek
Ini sudah di update.
(Yuki : mau gigit Len? Ok! Silahkan! Kalo perlu ajak warga sekalian biar rame. | Len : Sekali gigit gue R&R lu! | Yuki : hahaha... :D )
Arigato~.
-0o0-
To CoreFiraga:
Wih... gak kebayang kalo len jadi psikopat...
(Len : emang kenapa? | Yuki : lu kan shota, gak cocok jadi psikopat. *watados* | Len : *naik RR* Oh gitu ya~ |
Yuki : hehe..hehe.. gue cuma bercanda Lenny~... *kabur* | Len : *ngejar Yuki dengan RR* )
Kalo Rin dibantai Len, ceritanya the end dong... :D
Arigato~.
Summary : Ulangan semester akan digelar untuk Vocaloid Academy, tapi remaja-remaja ajaib ini malah bermain-main sampai H-1. Bagaimana persiapan (GJ) mereka? Baca saja.
Ulangan Semester
.
Disclaimer: I don't own any of these characters, except this story.
Warning : Gaje, pendek, aneh, ajaib, bahasa gahol ada disini, dll, dst, dsb.
.
.
Don't like? Must Like! Hahahaha... #gue serius!
.
[ All in normal pov ]
Hari ke-6 Ulangan Semester buat Aincrad Academy. Nama sekolahnya ganti? Kemarin malam si Otaku Kepsek datang ke sekolahan lalu membongkar papan nama sekolah dan di ganti dengan 'hasil karya' miliknya. :D
Di perjalanan menuju sekolah terlihat 3 sosok karakter sedang berjalan bersama, 2 karakter berambut kuning, 1 karakter berambut hijau, dan 1 karakter lainnya berambut hitam... *loading* lho? Kok ada 4? Cek dulu deh...
Laki-laki berambut kuning pendek dengan gaya ekor kuda(?), bermata biru, berwajah shota, itu Len!. #digantungLen
Perempuan berambut kuning pendek juga dengan pita putih yang setia menempel di atas kepalanya, bermata biru juga, mirip sama laki-laki di sebelahnya, itu Rin!.
Perempuan berambut hijau panjang yang di gerai, bermata senada dengan rambutnya, itu Miku!.
(Yuki : Miku, rambut lu kok gak di twin tail kayak biasanya? | Miku : bosen aja. | Yuki : oh... *diam* )
Perempuan berambut hitam panjang sampai menutupi wajah, pakaian serba putih, lagi makan sate, itu mbak Kunti!... *loading* eh(?) WHAAAATT! #Authorkabur
(Kunti : loh kok pergi sih? XD )
Kagamine Twins dan Miku langsung lomba lari dadakan. Wkwkwk... XD
-0o0-
"Haahh...hah...ha..."
Mereka bertiga sekarang sudah sampai di area sekolahan setelah lomba lari dadakan dengan mbak kunti sebagai jurinya. :D
"Napa lu, sakit?" tanya Rin dalam perjalanan menuju kelas.
"Gue ngantuk..hoaamm...dan laperrr." Ucap Len sambil menguap lebar-lebar sampai kucing aja bisa masuk!. :D
"Emang lu kemaren malam gak tidur?" tanya Miku.
"GIMANA GUE BISA TIDUR KALO GUE LU IKET DIBAWAH POHON JERUK BERSAMA HANTU-HANTU GJ!" teriak Len frustasi mengingat kejadian semalam.
"HAHAHAHAHA." Rin dan Miku kembali ngakak mengingat uji nyali semalam.
-0o0-
...di kelas...
Teng teng teng teng
.
"Pagi semua!" ucap Rin dengan semangat GJ '45.
"Eh Len, lu belum sarapan kan, nih makan." Ucap Miku lalu memberikan bekalnya ke Len.
"Terima kasih." Ucap Len pelan. Lalu dia membuka kotak bekal tersebut.
"WAAHHH!" teriak Len kaget.
"Ada apa?" tanya Rin penasaran.
"H-haah...i-itu..." ucap Len terbata-bata melihat isi bekal yang diberikan Miku.
"Kenapa emangnya? Ini kan cuma nasi goreng." Kata Miku tenang.
"Gak! Gue gak mau nasi goreng lagi." Ucap Len sambil menutup wajahnya. Dia ingat kejadian tadi malam dimana dia dikasih sepiring nasi goreng bajakan oleh sosok 'dermawan'. Wkwkwk... :D
"Pfffttt...HAHAHAHAHA." Rin dan Miku kembali ngakak melihat Len ketakutan.
"Buset deh, elu beneran takut hantu rupanya." Ucap Rin sambil menunjuk muka adiknya yang sudah pucat.
"KAN UDAH GUE BILANG KEMAREN KALO GUE ITU-"
"EHEM, Kagamine-san kalau kamu mau ber-'pidato' silahkan ke ruang Audiovisual!" kata Pak pengawas Ulses yang sepertinya baru datang.
"T-tidak terima kasih." Ucap Len lalu duduk dengan woles. :D
[Tes... Pengumuman... Hari ini subyek Ulangan Semester tetap sesuai jadwal jadi kalian bisa tenang, hehehe...] Ucap si Otaku Kepsek lewat speaker masjid sebelah. :D
"Gue gak yakin dengan ucapan si Otaku Kepsek." Kata Rin curiga.
"Apa lagi tawa GJ-nya itu." Sambung adiknya.
"Ada udang dibalik wajan nih." Kata Miku dengan peribahasanya yang gagal.
"..." Pak pengawas diam saja.
"Ada apa Pak kok diem? Gak kasih 'pidato' kayak biasanya?" tanya salah satu murid X-D.
"Gak deh, ntar lu potong lagi kayak kemaren." Kata Pak pengawas dengan bahasa lu-gue, sedangkan para murid cekikikan. :D
"Gak kok Pak, justru kami gak enak kalo gak denger 'pidato' Pak pengawas kayak biasanya." Ucap Rin sambil tersenyum penuh arti. :D
"Oh gitu ya." Ucap Pak pengawas bahagia.
"Iya pak." Sambung Len sambil tersenyum penuh arti seperti kakaknya. :D
"Ok deh. Ehem... anak-anak se-"
"SUDAH TAU PAAAKKK!" teriak para murid lalu ngakak berjama'ah. :D
"Tuh kan dipotong lagi." Ucap Pak pengawas lalu pundung di pojok kelas. Wkwkwk. :D
Poor Pak pengawas.
[Waktu mengerjakan soal kurang 15 menit, harap periksa kembali lembar jawaban anda sebelum dikumpulkan ke pengawas. Terima kasih.] Ucap si Otaku Kepsek lewat speaker sekolah.
Seluruh kelas hening...
"SOALNYA BELUM DIBAGI WOII!" teriak para murid gak woles. Lalu mereka 'menyerang' Pak pengawas yang lagi pundung di pojok kelas. :D
GRUSAK
GRUSUK
SRET
SRAK
BRAK
"INI SOAL GUE!"
"GUE!"
"EH GUE DULUAN YANG NGAMBIL NIH SOAL!"
"ENAK AJA GUE DULUAN!"
"WOI SOAL GUE ILANG!"
"Hehe... dapet soal, dapet soal." :D
"BALIKIN GAK SOAL GUE!"
"Yahh, soal punya gue sobek..." *sob*
"Nih... pake punya gue aja..." *cling*
"T-terima k-kasih..." *blush*
"GUE BELUM DAPAT SOAL!"
"EMANG GUE PIKIRIN?"
"Soal-soal, soal-soal, siapa belum dapat soal?"
"Kacang-kacang, kacang-kacang, siapa belum dapat kacang?" :D
"GUE!"
"GUE JUGA!"
"1.000 Yen Ajjaaah." :)
"#$%$%# &!"
"Eh, Pak pengawas kenapa tidur dilantai?" :D
-0o0-
5 menit habis buat rebutan soal yang gak dibagi-bagi sama Pak pengawas. Sedangkan Pak pengawas malah lagi asik tidur dilantai dengan stempel sepatu di wajahnya. Wkwkwk. :D
-0o0-
"Kakak, lu dapat soal gak?" tanya Len setelah kelas kembali 'damai'.
"Dapet dong, Rin gitu loh." Jawab Rin sambil memperlihatkan soal Ulses.
"Tapi gak usah pake kamehameha juga kalee." Ucap Len setelah melihat ada lubang di tembok selebar 2 meter. :D
"Hehehehe." Rin tertawa GJ.
[Waktu mengerjakan soal kurang 10 menit, harap periksa kembali lembar jawaban anda sebelum dikumpulkan ke pengawas. Terima kasih.] Ucap si Otaku Kepsek lagi. Para murid ricuh lagi. :D
"EH JAWABAN NOMER SATU APA?"
"GAK TAU!"
"KALO NOMER DUA?"
"GAK TAU JUGA!"
"NOMER TI-"
"GAK TAUUU!"
"..."
"Rin, lu udah selesai nomer berapa aja?" tanya Miku dari belakang.
"Em... nomer 1...2...3...4... sama 5 aja." Jawab Rin sambil menoleh ke belakang. Pak pengawas? Masih tiduran dilantai. :D
"Kalo adik lu?" tanya Miku lagi. Rin pun melihat pekerjaan adiknya.
"Sama aja." Ucap Rin lagi.
"Dasar kembar." Kata Miku mengejek.
"Problem?" tanya Rin emosi.
"G-gak." Miku ketakutan karena Rin bersiap mengeluarkan kamehameha-nya. :D
"Emang lu udah selesai nomer berapa aja?" tanya Rin.
"Nomer 6...7...8...9... sama 10 aja nih." Ucap Miku sambil memperlihatkan lembar jawabannya.
"Ya udah tinggal tukeran aja kan." Ucap Rin lalu mengambil lembar jawaban Miku dan menulis jawabannya diikuti Len.
"Nih." Ucap Rin setelah selesai membajak kerja'an Miku dan memberikan lembar jawaban milik (adik)nya. :D
(Len : kok punya gue?)
"Ok." Ucap Miku singkat dan mulai menulis jawabannya.
(Yuki : ini kebiasaan authorku kalo waktu udah mepet. Wkwkwk. | Author : diem lu! )
[Waktu mengerjakan soal kurang 5 menit, harap periksa kembali lembar jawaban anda sebelum dikumpulkan ke pengawas. Terima kasih.] Ucap si Otaku Kepsek lagi. Para murid makin ricuh lagi. :D
"WOI WOLES DIKIT NAPA!"
"LU DARI TADI WOLAS-WOLES, BAHASA APA'AN SIH ITU!"
"PLUTO! PUAS!"
"GAKK!"
"JAWABAN NOMER 123456789 APA WOI!"
"LU NANYA APA MAKSA!"
"MAKSA!"
"Emm... h-hei kamu s-sudah selesai belum?"
"Tinggal nomer 7 aja."
"I-ini lihat aja j-jawaban ku." *nervous*
"Wah terima kasih." *cling*
"Umm..." *blush*
"Ceilah, masih sempat-sempatnya aja mereka pacaran ditengah badai kayak gini." Ucap Rin melihat suasana kelas yang sudah menjadi medan perang. :D
"Napa? Lu cemburu?" tanya Miku yang sudah selesai membajak jawaban Rin.
"Ngapain gue cemburu." Ucap Rin sewot.
"Jangan-jangan lu gak suka cowok?" goda Miku.
"Enak aja, gue masih normal tau." Ucap Rin makin sewot.
[Waktu mengerjakan soal sudah selesai, bagi yang belum selesai ya selesaikan dong! Gitu aja kok repot. Terima kasih.] Ucap si Kepsek lagi. Murid-murid sweatdrop.
.
[Pengumuman bagi seluruh murid Aincrad Academy, karena kemarin subyek Ulangan Semester sejarah diganti dan Ulangan Semester hari ke-4 dibatalkan, maka untuk 2 hari kedepan kalian akan menjalani Ulangan Semester lagi. Bagi yang mau protes silahkan ke K.U.A!. Terima kasih.]
.
"KEPSEK GILAAAA!"
Teng teng teng teng
-0o0-
Dan teriakan 'kebahagiaan' para murid Aincrad Academy mengakhiri hari ke-6 Ulses.
Berakhir? Belum, karena kata si Otaku Kepsek GJ mereka harus Ulses lagi. :D
-0o0-
Kesimpulan :
Situasi Ulses bisa berubah hanya dalam hitungan detik!
Hahaha. :D
T~B~C
.
.
.
Review boleh, gak review gak boleh. :D
#gue duarius!
.
Semua kritik diterima disini.
Ayo! Utarakan suara anda dan sukses kan pemilukadal fic ini. :D
#gue tigarius!
.
.
.
Preview Ch. 9 :
Chapter spesial lagi.
Miku pergi ke Dokter untuk berkonsultasi tentang penyakitnya (yang baru-baru ini dideritanya akibat Ulses).
"Dok, aku mau konsultasi boleh gak?"
