-Kim family-
(Obrolan Malam)
Main Cast: Yixing(GS), Kim Junmyoun, Sehun
Other Cast: cari sendiri :D
/
/
/
Genderswitch. OCC
No bash and plagiarism
Sorry for the typo. Story is mine. EXO milik SM kecuali Zhang Yixing #dihajar
SULAY
"Sehun sudah tidur?" Tanya Suho ketika keluar dari kamar mandi dan mendapati Yixing tengah bersandar di ranjang mereka sambil memainkan hp nya.
"ne…anak itu minta dibacakan cerita tapi belum ada separo cerita kubacakan dia sudah terlelap" Yixing terkekeh kecil mengingat bagaimana menggemaskannya Sehun tadi. Suho ikut terkekeh setelah itu berbaring di samping Yixing di atas ranjang tempat tidur mereka. Suho mengamati istrinya tersebut, mengamati Yixing yang tengah asik dengan hp nya. Suho lantas memeluk Yixing dan membenamkan kepalanya di pinggang sang istri.
"isshh! Kim, lepaskan" protes Yixing yang sedikit merasa risih dengan pelukan suaminya tersebut.
"sayang, sebentar saja"
"jangan mulai Kim, kemarin kita baru saja melakukannya, hari ini tidak ada jatah untukmu" Suho terkekeh lalu melepaskan pelukannya dan menatap wajah kesal Yixing.
"wae?" Tanya Yixing kemudian. "aku serius Kim" Suho lagi lagi terkekeh.
:sayang…memang salah kalau aku memelukmu? Aku memelukmu bukan berarti aku minta jatah kan…tapi kalau kamu mau aku tidak menolak"
BUGH
"ya!" protes Suho yang baru saja mendapat pukulan bantal cuma cuma dari Yixing"
"Dasar mesum" ucap Yixing
"mesum untuk istriku sendiri tidak masalah. Tubuhmu itu milikku tau"
BUGH
Sekali lagi pukulan bantal Yixing hadiahkan kepada Suho yang menurutnya sangat mengganggu itu.
"yak! Yak!
BUGH BUGH BUGH
"biarkan saja, rasakan tuan Kim mesum"
BUGH BUGH BUGH
"yak! Awas kau" Suho lantas menangkap bantal yang akan dipukulkan lagi oleh Yixing lalu menarik tubuh Yixing dan menggelitikinya
"yak! Hahahahaha hentikan Kim hahahaha Kim hahahaha hentikan hahahaha yak"
"biarkan, rasakan pembalasanku hahahaha" Suho tertawa
"Kim hahahahaha tolong hahahahaha henti hahahaha kan Kim yak hahahaha" Yixing terus menggeliat menahan geli di pelukan Suho yang tengah asik menggelitikinya. Yixing paling tidak tahan digelitiki dan Suho sangat tau hal tersebut tentu saja.
"menyerah dulu baru kuhentikan" kata Suho
"baik baik hahahaha aku menyerah hahahaha tolong Kim hahahaha" Suho lantas menghentikan acara -mari menggelitiki Yixing- tersebut dan tersenyum evil menatap Yixing yang sedang mengatur nafasnya.
"hah hah hah awas kau Kim"
"mau kugelitiki lagi?" ucap Suho menggoda dengan tangannya yang siap untuk beraksi lagi.
"oke oke kali ini kau menang tuan Kim. Aku menyerah" ucap Yixing segera. Suho terkekeh melihat wajah sang istri yang sangat lucu menurutnya saat ini.
"kau lucu sekali sayang"
"huh ini semua gara gara dirimu tau, kau tau kan aku paling tidak tahan digelitiki" ucap Yixing kesal.
"tapi itu cara paling ampuh membuatmu menyerah"
"ishh!"
"kemari" Suho menarik Yixing agar mendekat padanya lalu menyandarkan Yixing padanya. Yixing mendengus tapi toh menurut juga. Suho memeluk erat Yixing. Dagunya ia sandarkan di pundak istrinya tersebut.
"pinggangmu semakin kecil" ucap Suho
"hmm aku diet"
"untuk apa sayang? Kurasa kau tidak kelebihan berat badan"
"ish, kau tak mengerti wanita, aku juga ingin tetap terlihat langsing walaupun sudah pernah melahirkan dan menyusui" Suho terkekeh pelan
"tapi bagiku bagaimanapun bentuk badanmu kau tetap wanita tersexy yang pernah kumiliki"
"yak! Jangan mulai Kim" wajah Yixing sedikit memerah. Suho terkekeh lagi lalu mengecup pipi Yixing. Yixing tak protes kali ini dan melanjutkan kegiatan asik dengan hp nya semula.
"asik sekali sih" ucap Suho
"kau tau, Baekhyun sudah melahirkan anak keduanya dan benar benar wajahnya itu seperti duplikat Chanyeol" jawab Yixing semangat lalu menunjukkan sebuah foto bayi mungil yang sedang tersenyum lucu di hp nya tersebut kehadapan Suho.
"wah benar benar mirip Park Dobi itu" ucap Suho tidak percaya. "Mereka tidak ingin kembali ke korea?"
"sebenarnya mereka ada rencana kembali ke korea sejak setahun lalu tapi karena Baekhyun hamil mereka menunda rencana mereka sampai Baekhyun melahirkan, dan yah mereka mungkin akan kembali saat anak kedua mereka sudah cukup umur untuk melakukan penerbangan, itu yang tadi Baekhyun katakan" jelas Yixing.
Baekhyun adalah sahabat Yixing saat di bangku kuliah dulu. Walaupun Baekhyun berada satu tingkat dibawah Yixing tapi tidak menghalangi mereka berdua untuk menjadi sahabat. Baekhyun yang memang orangnya sedikit berisik gampang akrab dengan siapapun. Dan percaya atau tidak Baekhyun dan Chanyeol lah yang memperkenalkannya dengan Suho. Chanyeol yang saat itu masih menjadi pacar Baekhyun datang bersama sang sahabat yaitu Suho ke pernikahan Minseok dan Jongdae. Disanalah Yixing bertemu dengan Suho dan akhirnya berakhir menjadi sepasang suami istri seperti sekarang. Tapi semenjak Baekhyun menikah dengan Chanyeol mereka pindah ke Jepang karena pekerjaan Chanyeol yang mengharuskan mereka tinggal disana. Yixing begitu merindukan sahabatnya itu.
"siapa nama anak kedua mereka?" Tanya Suho
"Jackson, Jackson Park" Suho hanya manggut manggut saja mendengar jawaban Yixing. "aku jadi ingat Sehun waktu masih bayi dulu. Sehun bayi begitu menggemaskan" lanjut Yixing.
"kalau begitu bikin lagi saja adik untuk Sehun" ucap Suho asal lalu menenggelamkan lagi kepalanya di pundak sang istri. Tidak ada jawaban dari Yixing bahkan pukulan yang biasanya diberikan oleh Yixing ketika Suho mulai membahas adik untuk Sehun itu pun tidak ada. Suho lantas menegakkan kepalanya dan menatap Yixing yang sepertinya tengah memikirkan sesuatu.
"eeemmm sayang, aku hanya bercanda tadi" ucap Suho lagi sambil membelai lembut tangan Yixing.
"uh? Kau bilang apa?" Tanya Yixing yang sepertinya sudah kembali dari acara berfikirnya.
"aku bercanda tadi"
"soal apa?"
"eerrr, soal adik untuk Sehun. Sungguh aku bercanda kau jangan marah"
"issshhh! Kau ini ngomong apa huh? Siap yang marah?"
"kau barusan. Kau langsung diam dan terlihat seperti tengah berpikir. Jangan pkirkan perkataanku. Aku benar benar tidak bermaksud apa apa" Yixing lalu terkekeh dan berbalik menghadap Suho.
"jangan jadi orang sok tau Kim" ucap Yixing menyentil hidung Suho lalu kembali terkekeh melihat wajah kebingungan Suho.
"kalau kau tidak marah lalu yang tadi itu apa? Apa yang kau pikirkan?" Tanya Suho penasaran. Yixing tidak langsung menjawab tapi malah menyandarkan kepalanya ke dada sang suami mencari kenyamanan di sana.
"sayang ada apa? Katakan. Kau baik baik saja kan?" Tanya Suho lagi karena tak kunjung mendapatkan jawaban dari istrinya tersebut. Raut wajah yang semula bingung tersebut berubah menjadi sedikit khawatir.
"aku baik baik saja Kim, kau tenang saja" jawab Yixing akhirnya.
"lalu?"
Yixing tersenyum sebentar "eeerrr aku sebenarnya juga sudah punya rencana untuk punya anak lagi tapi yah kau tau aku terlalu malu mengatakannya padamu"
"sayang benarkah?" Tanya Suho seperti tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar langsung dari istrinya. Istrinya yang selalu tidak mau diajak membahas tentang adik untuk Sehun tiba tiba berkata seperti itu Suho sungguh tidak percaya.
"Sehun sudah besar sekarang dan sepertinya sudah saatnya juga kita memberinya adik. Aku sudah bicara dengan Kyungsoo dan yah memang sudah saatnya aku membicarakan ini padamu" Yixing mendongak lalu tersenyum menatap Suho yang sedang balik menatapnya dengan ekspresi yang sepertinya masih mencerna apa yang Yixing ucapkan barusan.
"kau menemui Kyungsoo? Kapan? Aku tidak tau"
"aku selalu bertemu dengannya asal kau tau. Aku rutin check up dan konsultasi padanya untuk menjaga kesehatan kewanitaanku" jawab Yixing yang kembali menyandarkan kepalanya di dada Suho.
"kau tidak pernah bilang, aku kan bisa mengantarmu"
"ini urusan wanita jadi para pria tidak boleh tau"
"yak! Aku ini suamimu" protes Suho. Yixing hanya terkekeh kecil mendengar protesan Suho.
"jadi bagaimana? Aku tau kau sudah menginginkannya sejak lama Joonma"
"aku terserah kau saja sayang yang penting kau bahagia dan itu tidak akan menjadi bebanmu. Karna kau yang hamil jadi yah aku terserah saja padamu kapan kau siap untuk punya anak lagi" ucap Suho yang semakin mengeratkan pelukannya pada Yixing.
"mianhae" ucap Yixing
"untuk apa?" jawab Suho bingung
"maaf karena kau harus menunggu lama untuk ini"
"sayang dengar, kesehatanmu lebih penting. Jadi aku akan selalu mendukung apa yang menjadi keputusanmu. Aku memang menginginkan anak lagi tapi bagiku istriku lebih penting dari itu semua. Aku tidak mau kau melakukannya dengan terpaksa"
"gomawo Kim" Suho lalu mengecup puncak kepala Yixing.
"jadi kapan kita membuatnya? Sekarang? Aku siap" bisik Suho seduktif di telinga Yixing.
"yak! Hentikan tuan Kim mesum"
"akkh!" erang Suho karena Yixing baru saja mencubit pinggangnya.
"rasakan!"
"tega sekali, kalau tidak memukulku ya mencubitku, kau ini sebenarnya mencintaiku tidak sih?" protes Suho.
"itu caraku mencintaimu"
"dengan memukulku dan mencubitku terus setiap hari? mengerikan" Suho bergidik ngeri.
"kau terlalu banyak menonton film Kim"
"kasian sekali nasibku"
"berlebihan sekali, tsk!"
"istriku selalu menganiayaku"
"Kim, hentikan! Aku terlihat mengerikan"
"kau memang mengerikan"
"yasudah jangan dekat dekat denganku, jauh jauh sana, jangan minta apapaun lagi sekarang. Termasuk ja…"
"eh tidak sayang kau tidak mengerikan, istriku sangat manis" Suho langsung saja memotong ucapan Yixing, memeluk erat istrinya itu dan mengecup pipinya.
"ada maunya"
"aku mencintaimu"
"gombal!"
"sekali kali percayalah denganku. Ish! Kau ini benar benar tidak bisa bersikap romantis" Yixing terkekeh mendengar gerutuan Suho.
"yang penting kan aku mencintaimu"
"istriku manis sekali…..keure. Aku menyukaimu yang seperti ini, galak tapi manis. Kalau terlalu manis itu membosankan" Yixing hanya terkekeh menanggapi ucapan Suho
"Aku merindukan suasana seperti ini. Belakangan kita jarang melakuknnya karena terlalu sibuk"
"heemm, aku juga. Berduaan dengan istriku saja tanpa ada pengganggu kecil"
"itu anakmu Kim, jahat sekali"
"memang hanya dia yang sekarang lebih banyak mendapat perhatianmu dibandingkan denganku"
"kau iri? Dengan anakmu sendiri?"
"terkadang. Tapi aku menyayanginya, sangat menyayanginya. Sehun sudah semakin besar sekarang. Anak itu sekarang ingin melakukan apa apanya sendiri"
"ne benar. Sehun semakin mandiri sekarang"
"gomawo, kau berhasil mendidik Sehun kita dengan begitu baik sayang"
"bukan hanya aku, itu karena kita. Kita mendidiknya dengan sangat baik"
"aku pria paling beruntung karena memiliki kalian berdua di hidupku" Ucap Suho lalu mengecup puncak kepala Yixing yang sedari tadi bersandar di dadanya.
"aku ingin kau menyanyi Kim"
"aku? Aku tidak bisa menyanyi"
"aku tau kau dulu ikut klub vocal saat berada di sekolah menengah atas. Nanyikan beberapa lagu untukku"
"tapi aku sudah lama tidak menyanyi lagi pasti suaraku sudah berubah"
"ish! Mana ada begitu, cepat aku ingin mendengarmu menyanyi"
"baiklah. Lagu apa?"
"terserah apa saja. Yang penting aku bisa mendengar suaramu"
"ow lain kali aku harus melihatmu juga menari di depanku. Kudengar dari mama kau sungguh sangat hebat dalam menari"
"yak, apa saja yang sudah mama ceritakan padamu?" Yixing tiba tiba menegakkan kepalanya menatap Suho kaget. Suho ingin tertawa melihat ekspresi Yixing. Mungkin sedikit menggoda istrinya itu tidak ada salahnya pikirnya.
"eeemmm…apa ya?" Suho berpura pura berpikir. "mama tidak pernah cerita apa apa hanya tentang kau yang pernah menangis 3 hari 3 malam dan tidak pernah keluar kamar karena diputuskan oleh kakak kelasmu dulu saat berada di tingkat 1 sekolah menengah atas. Kata mama juga waktu itu kau seperti vampire" mata Yixing membola mendengar penuturan Suho.
"mama berlebihan. Aku tidak pernah seperti itu. Aku tidak seperti vampire" kesal Yixing karena mamanya telah menceritakan aib nya dulu saat sekolah kepada Suho.
"benarkah?" goda Suho.
"ishh berhenti menggodaku Kim"
"baiklah baiklah…aku tidak akan menggoda lagi. Sekarang kau tidur. Ini sudah pagi. Kita terlalu lama mengobrol sampai lupa waktu" ucap Suho sambil melihat jam di dinding kamarnya yang tengah menunjukkan pukul setengah 1 dini hari.
"tidak sebelum kau menyanyi untukku"
"ternyata masih ingat saja"
"palli"
"peluk aku kalau begitu"
"andwee!"
"yasudah tidak menyanyi" ancam Suho
"oke…baiklah" Yixing melingkarkan tangannya memeluk Suho.
"mau lagu apa?"
"terserah. Aku kan sudah bilang kalau aku hanya ingin mendengar suaramu" Suho berfikir setelahnya lagu apa yang akan ia nyanyikan. Dan setelah menemukan lagu yang tepat dia mulai menyanyi
Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to meI'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
Cause I give you all, all of me
And you give me all, all of you
Yixing tersenyum. Suara Suho ternyata cukup bagus. Suho mengecup kembali puncak kepala Yixing sebelum melanjutkan nyanyiannya lagi.
Cards on the table, we're both showing hearts
Risking it all, though it's hard
Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
Cause I give you all of me
And you give me all of you
I give you all, all of me
And you give me all, all of you
Suho mengakhiri nyanyiannya lalu tersenyum melihat Yixing yang tengah terlelap tidur. Suho suka pemandangan seperti ini ketika melihat Yixing tertidur. Wajahnya terlihat menggemaskan. Suho yang tidak tahan pun lalu mengecup bibir istrinya itu sebentar lalu beralih membaringkan tubuh Yixing yang tadi bersandar padanya. Suho ikut berbaring dan merengkuh Yixing ke dalam pelukannya. Yixing terlihat menggeliat sebentar lalu menyamankan posisinya ke dalam dekapan Suho tanpa terusik sedikitpun. Suho terkekeh melihatnya.
"Jaljayo. Gomawo. Aku mencintaimu" ucap Suho lalu mengecup puncak kepala Yixing sebelum dirinya juga ikut berselancar ke alam mimpi.
…
TBC
Halo hola ketemu lagi dengan Kim Family yang selalu ngaret update nya bhaq #tendang
Asik akhirnya mamih mau bikinin adik buat Sehun. Lalu kapan mamih hamil lagi? Jawabannya belum tau masih nunggu moment yang pas hehe…
Yang sudah review di chapter kemarin gomawo, jeongmal gomawo. Apalah arti saya tanpa kalian /bow/ mian belum bisa bales review nya satu satu tapi saya baca semua kok /cium satu satu/
Maaf kalo chapter ini belum greget karena ini cerita saya dapet pas lagi nyapu rumah hahahaha lol. Chapter depan doakan gak ngaret lagi ya soalnya sudah saya bikin ceritanya cuman pas nyampe tengah2 males ngelanjutin aja #plaakkk
Okeee…sampai disini saja nyinyiran saya. Akhiru kata, review juseyoooo….yang gasuka gausah baca
Ketemu di chapter depan …Annyeoonngggg /muah/ /pyooong/
