"Chanyeol." Sebuah panggilan lembut memasuki telinga Chanyeol yang sedang berbaring sambil memainkan ponselnya di ranjang. "Hmm..." Chanyeol menjawabnya hanya dengan sebuah gumaman. "Aku ingin menonton film." Pria mungil itu berkata sambil berjalan ke arah kekasihnya. Lalu duduk di samping kekasihnya yang masih sibuk dengan ponselnya. "Memangnya kau ingin menonton film apa ?" Tanya Chanyeol yang akhirnya berhenti memainkan ponselnya dan memilih untuk menatap Baekhyun. "Ayo kita menonton film horror." Jawab Baekhyun dengan semangat sambil menunjukan senyuman terbaiknya. "Apa kau serius dengan ucapanmu, Baekhyun ?" Chanyeol bertanya dengan tatapan aneh yang sedikit khawatir dengan apa yang selanjutnya akan terjadi jika ia menuruti kemauan pria mungil itu. "Tentu saja." Baekhyun menjawab dengan anggukan meyakinkan lalu menarik tangan Chanyeol untuk segera turun dari ranjang. "Kau yakin tidak apa-apa ?" Chanyeol bertanya lagi dengan nada yang benar-benar cemas sambil terus mengikuti langkah Baekhyun yang menuju ke ruang tengah. "Aku sudah menyiapkan popcorn disini dan juga cola." Baekhyun berucap sambil mendudukan dirinya di sofa, tangannya bergerak mengambil remote yang berada disamping mangkuk besar yang berisi popcorn. "Jangan berteriak terlalu keras ya, Chan." Baekhyun berkata sambil menekan sebuah tombol pada remote dan akhirnya film itu dimulai. "Seharusnya aku yang mengatakan itu padamu, Baekhyun." Chanyeol bergumam dengan pelan sambil melirik Baekhyun yang terlihat fokus pada layar televisi. "Kau bilang apa, Chan ?" Tanya Baekhyun sambil menoleh ke arah Chanyeol dengan tatapan bingung. "Tidak." Chanyeol menjawab dengan singkat sambil menggelengkan kepalanya lalu berniat untuk mengambil mangkuk popcorn di meja. "Waaa... Chanyeol. Tidak. Tidak. Aku tidak mau melihatnya. Astaga." Baru lima menit film itu ditayangkan tapi bantal sofa sudah jatuh di sembarang tempat dengan wajah Baekhyun yang sudah memerah entah karena terlalu takut atau ingin menangis. "Baek. Tadi aku sudah mengat--" "Mengapa kau membiarkanku melihat wajah hantu yang buruk rupa seperti itu ? Dasar bodoh. Bagaimana bisa kau berbuat hal keji seperti ini padaku, Park Chanyeol ?" Baekhyun memotong kalimat Chanyeol dengan mata yang sudah berkaca-kaca bahkan suaranya sudah terdengar parau. Chanyeol hanya bisa menghela napas lalu tangannya terjulur pada remote televisi dan segera mematikannya. "Kau baik-baik saja ?" Tanya Chanyeol lalu mendekatkan diri pada tubuh Baekhyun dan segera memeluknya. Sebuah gelengan Chanyeol rasakan di dadanya. Lalu ia segera melepaskan pelukan itu untuk memeriksa keadaan kekasihnya. "Aku ingin ke toilet, Chan." Baekhyun berkata dengan nada gemetar, tangannya masih menggenggam erat lengan baju Chanyeol. "Aku takut jika hantu berkepala sapi itu akan muncul di sana." Baekhyun meneruskan kalimatnya, matanya menatap dengan tatapan memohon pada Chanyeol. "Temani aku, Park bodoh. Kumohon." Baekhyun melanjutkan kembali kalimatnya karena kekasihnya belum juga memberikan tanggapan. "Kau harus ikut ke dalam juga." Kata Baekhyun lagi lalu ditanggapi dengan sebuah anggukan berat dari Chanyeol.

-END-

Thanks for reading... thanks for review... thanks for follow this 'absurd' story... thanks for like this 'weird' story... thanks for supporting me...

Kamsahamnida...