Chapter 9

.

Itu adalah bukti dari janji abadi kami

.

Suara burung-burung menyambut cerahnya pagi terdengar merdu di sebuah kuil yang disebut kuil Suho. Seorang namja tampan bertubuh tinggi sedang membersihkan halaman belakang dengan khusuk, terkadang angin pagi dengan nakalnya memainkan rambut pirang milik namja tampan itu,yukata berwarna abu-abu yang membalut tubuhnya sangat pas sekali dengannya.

Namja tampan itu adalah Kris, seorang shinshi dikuil Suho yang mempunyai seorang tuan yang begituu ceroboh,cengeng, dan lemah. Kris harus menggantikan tugas Tao menyapu halaman karena hari ini Tao harus pergi kesekolah.

Karena sanking khusuknya menyapu, Kris tidak menyadari kedatangan seorang namja cantik yang memakai yukata berwarna cream cerah dibelakangnya yang melihatnya dengan pipi merona.

'dua hari telah berlalu sejak aku kembali kekuil. Aku tidak merasa seperti biasanya sejak kemarin' batin namja cantik itu. Namja cantik itu adalah Tao, tangannya sedang memegang ember kosong. Awalnya Tao ingin mengisi ember ini untuk menyiram tanaman sekalian juga membantu Kris tapi sekarang Tao malah terkesima dengan Kris yang entah kenapa sangat mempesona pagi ini.

Telinga rubah Kris bergerak kecil saat mendengar pergerakan dibelakangnya, ia berhenti menyapu lalu menoleh kebelakang "selamat pagi, Tao" ucap Kris dengan wajah datarnya. Mata tajam Kris menatap Tao yang bertingkah gugup, bahkan sapaannya tidak dibalas.

"ada apa? wajahmu mer-"

PRANG

"wajahku tidak memerah"

Teriak Tao berbarengan dengan ia melempar ember kosong itu tepat kewajah Kris. Kris langsung tepar saat itu juga sedangkan pelaku pelemparan ember itu kabur dengan masuk kekuil lagi.

.

KRISTAO

.

Berbagai sarapan lezat terhidang diatas meja makan, mulai dari nasi goreng kimchi, Galbi, Oi Naengguk, Seolleotang dan sebagainya. Tao menyendokkan nasi goreng kimchinya dan memasukkannya kedalam mulutnya. Sangat enak masakan yang dibuat Kris membuat Tao tidak lelah untuk makan.

Ini tidak seharusnya terjadi

Hatiku telah berdebar tanpa henti sejak apa yang sudah terjadi.

Tao melirik kearah Kris yang masih asik makan tanpa, pipi Tao langsung bersemu merah mengingat kejadian kemarin, kejadian dimana Kris yang menciumnya dengan lembut. Sejak saat itu Tao benar-benar tidak bisa menatap Kris lama-lama, pasti jantungnya langsung berdetak tak normal dan blushing parah.

Kris merasa terganggu dengan lirikan Tao disampingnya "ada apa Tao? Kau mau tambah lagi?" tanya Kris. "tidak" jawab Tao cepat dengan wajah masih memerah lalu memakan lagi nasi goreng kimchinya. Kenapa seperti tidak ada rasanya?.

Ini membingungkanku

Dia hanya rubah. Bersikaplah normal.

Segini saja Tao sudah cukup kenyang masa Kris ingin dia tambah lagi, bisa-bisa dibenar-benar mirip panda. Tao pun mengakhiri acara makannya dengan minum teh hangat tanpa menyadari Kris sudah berjalan mendekatinya.

Kris berjalan kebelakang Tao dan tangannya bergerak menyentuh dahi Tao dari belakang, kalau dilihat dari jauh Kris seperti memeluk Tao. Tao yang kaget dengan tindakan Kris hanya diam dengan mata membulat. "setelah aku yang terkena demam, sepertinya kau juga kena" ucap Kris yang sudah menjauhkan tubuhnya dari Tao. Tao mengejapkan matanya, Kris mengambilkan termometer lalu memberikan pada Tao untuk mengecek suhu tubuhnya

"tidak mungkin, suhunya sampai 39,8 °C!" ucap Tao lemah dan tak percaya saat melihat suhu tubuhnya "demam tinggi!" teriak Jeno panik saat melihat suhu tubuh Tao "sebaiknya Tao tidak pergi sekolah hari ini" ucap Mark yang tak kalah panik.

"hey, aku tidak apa-apa, aku bisa menahannya" ucap Tao tersenyum lemah "selain itu, aku sudah terlalu banyak absen" Tao mencoba bediri walau sedikit sulit karena kepalanya yang pusing, kaki Tao melangkah pelan menuju pintu, tangan Tao berpegangan pada dinding untuk membantunya berjalan. Mata panda Tao tak fokus dan berkunang-kunang, apa separah itu demamnya.

"aku tidak mau mengulang satu tahun jika tetap seperti ini" ucap Tao tetap kukuh untuk turun kesekolah, tas hitamnya ia seret dilantai padahal isinya tak begitu berat. "K-Kris! Hentikan Tao cepat!" ucap Jeno yang berlari mendekati Tao dan menahan kaki Tao begitu juga dengan Mark "biarkan aku pergi" ucap Tao lemah. Tao yang kakinya ditahan lumayan kuat oleh Jeno dan Mark tak bisa melawan dan tubuhnya terjatuh.

Tapi sebelum menyentuh lantai Kris sudah berhasil menangkap Tao "aku tidak bisa membiarkan kau pergi dalam kondisimu saat ini" ucap Kris yang masih memegang pinggang ramping Tao. "ini adalah kesempatan yang baik. Ambil hari libur dari sekolah" ucap Kris tenang dengan wajah datarnya.

"i-ini tidak sesederhana seperti yang kau pikirkan Kris" elak Tao, Kris kan setan jadi sekolah atau tidak Kris tidak memperdulikan itu. Dan yang lebih penting, apa yang dilakukan Kris?! kenapa Kris masih memegang pinggangnya?!.

"aku mengatakan hal itu karena aku ingin membantumu" Kris menegakkan tubuh Tao dan memegang bahu Tao. Tao hanya memandang lemah Kris, membantu bagaimana?.

"oh! Bagaimana kalau Kris menyamar sebagai Tao dan pergi kesekolah?"

Ide yang disumbangkan Mark membuat dua suasana berdeda, suasana dibagian Kris sangat suram dan Kris bagai kehilangan nyawa sedangkan suasana dibagian Tao sangat cerah dan ada bling-blingnya, Tao sangat senang mendengar ide Mark.

"itu ide bagus!"

"aku tidak mauu!"

.

KRISTAO

.

"apa ZiTao tidak datang kesekolah lagi? Dia bisa mengulang setahun. Aku akan menelponya sekarang" ucap namja berambut hitam bername tag Lee Taemin. Taemin melihat bangku Tao yang kosong "jadi, siapa yang ingin bertaruh bahwa dia tidak akan datang hari ini?" tantang Taemin. Teman sebangku Taemin menatap bosan kelakuan Taemin "kau terlalu banyak bicara tentangnya. Jangan bilang kau suka dengannya" ucap teman taemin.

Taemin berusaha menaha tawanya "apa?! kau jangan melawak. Kita bicara tentang Tao, namja yang tidak memiliki apa-apa kecuali beras dikotak makan siangnya! Bagaimana aku bisa tidak mengolok-oloknya?" ucap Taemin sambil memegang perutnya yang sakit akibat tertawa keras.

"hei. Maaf, tapi bisa tolong menjauh dari kursiku?"

Sebuah suara menginterupsi Taemin dan langsung melihat siapa itu. 'T-Tao' gumam Taemin saat melihat Tao yang hari ini penampilannya sangat berbeda. Hari ini Tao terlihat lebih bersinar dari biasanya, matanya yang biasanya menatap polos kini terlihat lebih tajam, tubuhnya juga terlihat semakin tinggi. Taemin terkejut setengah mati melihat aura Tao yang sangat-sangat berbeda dari biasanya.

Tao hanya cuek dengan tingah aneh Taemin lalu duduk dibangkunya sambil menopang dagunya.

"ada apa dengan auranya?"

"apa dia selalu seperti ini?"

"aku bisa melihat bunga melayang disekelilingnya"

Taemin dan teman sebangkunya tidak percaya dengan yang mereka lihat. Tao benar-benar yah, bisa dibilang lebih menawan sekarang, auranya juga sangat berbeda.

.

Sialan kau Tao. Aku akan memastikan bahwa kau akan membayar untuk semua ini.

Yah, baiklah..baiklah.. akan ku jelaskan. Sebenarnya Tao yang dilihat Taemin dan temannya bukanlah Tao yang asli, itu adalah Kris yang menyamar menjadi Tao. Setelah mendapat ide dari Mark tadi Tao langsung melancarkan aksinya yaitu memohon pada Kris dengan melakukan bbiung-bbiung yang entah kenapa Kris tak bisa melawan dan akhirnya Kris mengangguk pasrah. Dan jadilah sekarang Kris yang menyamar sempurna menjadi Tao.

[karena Laxy bingung, jadi Kris yang nyamar jadi Tao akan Laxy bertanda kutip oke!]

Kris yang menyamar menjadi Tao mendengar jejeritan siswa yang sangat mengganggu pendengarannya, 'Tao' menoleh kearah pintu kelas yang dibuka dan menampakkan sesosok namja.

"selamat pagi"

Hanya dengan dua kata itu para yeoja dan para namja berstatus uke langsung berteriak layaknya fangirls. "minggu yang panjang yah. Tapi Kai, idola yang super sibuk datang kesekolah hari ini" ucap Kai yang terkesan sombong.

'Tao' kaget melihat Kai yang sangat populer disekolah. Kemudian 'Tao' melihat Kai mendekatinya sambil membawa sesuatu ditangannya "ini adalah suvenir" ucap Kai sambil menyerahkan kantong shopping bags plastik berwarna merah kepada 'Tao'.

Tapi langkah Kai terhenti dan ia menyadari sesuatu "Tao, kau sudah berubah menjadi namja dewasa semenjak aku pergi" ucap Kai yang melihat penampilan berbeda dari Tao yang terlihat dewasa bukan seperti anak kecil.

Kau bodoh, Setan Gagak

'Tao' menyeringai melihat Kai tidak curiga bahwa dirinya bukanlah Tao, penyamaran yang sangat bagus dan sempurna.

.

KRISTAO

.

Ting Tong... Ting Tong...

Bel tanda masukan pun dimulai. Semua siswa tampak menyiapkan perlengkapan untuk belajar nanti begitu juga dengan 'Tao'.

"Si Rubah dipindahkan kesini?!" teriak Kai tidak percaya dengan info yang diberitahu oleh dua orang fansnya. Kai tidak percaya bagaimana bisa rubah sialan itu masuk kekelas yang sama dengannya dan Tao. "iya, semua yeoja dan namja berstatus uke menjerit-jerit tentang hal itu" ucap salah satu fans Kai. "tapi kami masih berpikir kau yang lebih keren, Kai-ah!" ucap fans itu dan temannya menganggukkan kepalannya membenarkan jawaban itu.

Kai tidak perduli dengan omongan mereka, Kai sungguh khawatir. Bisa saja rubah itu mengganggu hidupnya. Kai mengigit kuku jempolnya sambil berpikir 'apakah ini benar?. Sial, aku berbalik untuk kedua kalinya dan ini terjadi lagi. Aku bermaksud untuk lebih dekat dengan Tao dan menyingkirkan Si Rubah itu. Aku pikir aku harus bekerja lebih cepat' pikir Kai. Mata tajam Kai melirik 'Tao' yang sedang sibuk membaca buku, bibir Kai menciptakan seringaian.

Kim Sonsaengnim memasuki kelas 2-3 dan disambut oleh para siswa dengan menyapa saem mereka. "Good morning class" ucap Kim saem yang ternyata adalah guru bahasa inggris. "good morning too teacher Kim" sahut semua siswa.

"ok, we will begin our lesson, now open page 68. Dan aku ingin seseorang membaca cerita ini ... um, Mr. Huang" ucap Kim Saem yang memulai pelajarannya, Kim saem menunjuk 'Tao' untuk membaca sebuah cerita pendek dibuku itu.

'Tao' berdiri dan mengerjapkan matanya beberapa kali, 'Tao' bingung dengan bahasa yang ada dibuku yang ia pegang saat ini. "ada apa, Mr. Huang? Silahkan mulai membaca" tanya Kim saem yang melihat 'Tao' hanya diam saja.

Kai berdiri dan mengangkat tangannya "Saem, Tao baru saja pulih dari sakitnya, sehingga ia masih belum bisa berbicara dengan jelas" ucap Kai, tangannya mengabil buku pelajarannya "sebagai gantinya, saya yang akan membacanya" Kai lalu mulai membaca cerita pendek itu dengan pelafalan bahasa inggris yang tepat dan benar.

Fans yang melihat Kai membaca itu semakin menyukai Kai "Kai sangat cerdas. Pengucapannya terlalu surgawi yang menjadi kenyataan" ucap fans Kai sarkastik. Jika tak ada sonsaengnim mungkin ia akan berteriak histeris.

Kai pun akhirnya selesai membaca dan melihat 'Tao' 'aku yakin kau pasti terpesona Tao' batin Kai. Tapi, Kai sweatdrop melihat 'Tao' yang malah mendeathglarenya dan aura membunuh berada disekitar 'Tao'.

Setelah pelajaran bahasa inggris selesai para murid kelas 2-3 pergi keruang musik. Lee Sonsaengnim sudah menunggu dengan duduk dikursi piano. "baiklah kali ini kita akan menyanyikan lagu Aegukka agar kita lebih mencintai negara kita" ucap Lee saem. -Aegukka adalah lagu kebangsaan Korea-

Para murid berbaris dengan rapi, yang pendek didepan dan yang tinggi dibelakang. Lee saem sudah bersiap didepan pianonya. "baiklah satu.. dua.. mulai.." ucap Lee saem memberi aba-aba. Dengan lihai tangan Lee saem memainkan turs piano.

Para murid pun langsung bernyanyi dengan merdu mengikuti irama piano Lee saem, tapi detik itu juga mereka langsung menghentikan nyanyian mereka "oke, hentikan! Tao kau satu-satunya yang tidak bernyanyi. Silahkan, ulangi lagi" pinta Lee saem pada 'Tao'.

'Tao' mengangguk dan mulai bernyanyi namun nada dan ketukannya berbeda dengan yang lain "itu kurang bagus" ucap Lee saem membuat 'Tao' menghentikan nyanyiannya. Lee sonsaengnim pun menunjuk Kai "bagaimana kalau kita membiarkan sang ahli untuk memberikan kita beberapa tips?"

Kai pun maju seiringan dengan teriakan para fansgirls "baiklah" Kai menghela napasnya pelan mencoba mengatur nadanya dan mulai menyanyikan lagu itu dengan nada dan ketukan yang pas. Tentu saja pas, ia seorang idol ingat?.

Para fangirls dan para namja berstatus uke langsung menangis terharu saat melihat idola mereka menunjukkan pertunjukan live dari Kai. Sedangkan para namja berstatus seme terperangah mendengar suara bagus Kai.

'hmm, apakah kau jatuh cinta pada suaraku, Tao?' batin Kai yang sudah selesai menyanyikan lagu itu lalu melihat 'Tao'. Dan kejadian itu tak jauh beda dengan dikelas tadi, 'Tao' memberinya deathglare mengerikan dan aura membunuh yang sangat kentara. Kai langsung sweatdrop -lagi-. Apa yang salah dengannya?.

Akhirnya kelas musik selesai dan para siswa bisa kembali kekelasnya. 'Tao' langsung berjalan cepat menuju kelasnya namun Kai memanggilnya. "Tao, ada apa? Kau tampaknya berada dalam mood yang buruk hari ini" ucap Kai sambil berjalan mendekati 'Tao' dengan kedua tangan yang dilipat didadanya. Dibelakang Kai sudah ada beberapa fans yang melihat Kai dan 'Tao' berinteraksi. "jika kau punya masalah aku bisa membantumu-"

"mari kita membuat sesuatu yang jelas. Aku pikir kau merusak pemandangan tolong menjauh dariku"

Ucapan Kai terputus dengan ucapan tajam 'Tao'. Aura mengerikan 'Tao' kembali lagi dan tatapan tajam 'Tao' kembali dilayangkan untuk Kai. Sedangkan Kai hanya tersenyum kaku, maksudnya dari merusak pemandangan?.

"kau hanya mencoba menipuku kan? Aku tahu kau ingin simbol dewaku. Kau harus menyerah" ucap 'Tao' tajam sambil melipat kedua tangannya didepan dada. "oh, jadi itu yang telah menganggumu? Aku minta maaf aku tidak menyadarinya dengan cepat. Tapi kau salah paham" Kai menggenggam tangan 'Tao' lembut membuat para fans dibelakang Kai berteriak frustasi.

"apa yang kau katakan, Kai?!"

"kau mencoba merayu?!"

"Kai! aku tidak rela!"

Itulah teriakan fangirls yang menganggu pendengaran. Kai sama sekali tidak memperdulikannya, yang terpenting sekarang adalah 'Tao'. Mumpung tidak ada rubah sialan itu, jadi Kai bebas mendekati 'Tao'. Ck, Kai kau pasti akan menjerit kaget saat tahu kenyataannya -,-.

'Tao' kaget saat tiba-tiba Kai menggenggam tangannya, jika ia kewujud aslinya Kai pasti sudah terpanggang. Tapi, ia tak bisa berubah begitu saja, bisa-bisa Tao dan dirinya dalam masalah. "aku hanya ingin menaklukan hatimu" ucap Kai lembut dan mengecup tangan 'Tao' membuat para fans menjerit lebih frustasi lagi.

BHUG!

'Tao' memberi bogem gratis pada pipi Kai hingga lebam "aku akan membunuhmu jika kau menyentuhku lagi" ucap 'Tao' mengepalkan tangannya sambil menatap tajam Kai yang terjerembab dilantai akibat pukulan 'Tao' yang sangat kuat, background berubah menjadi suram dan seperti terdengar suara petir. "kau tidak harus memukulku" ucap Kai pelan sambil memegang pipinya yang lebam.

Suasana kembali normal, 'Tao' pun melanjutkan jalannya kembali kekelas "'Tao' aku serius sekarang" ucapan Kai menghentikan langkah 'Tao'. 'Tao' tidak membalik badannya dan lebih mendengarkan ucapan Kai selanjutnya. Kai pun berdiri dan menatap serius punggung Tao 'Tao'.

"tampaknya racun disekolah ini telah menyebar. Kau harus menghindari berjalan sendirian ditempat gelap" ucap Kai serius. Kai tidak ingin 'Tao' terluka akibat racun itu.

"racun? huh...kau tidak usah mengkhawatirkan ku" dengus 'Tao' kemudian melanjutkan jalannya.

Sementara disepanjang koridor dan tangga terdapat kabut berwana hitam pekat yang semakin lama semakin menyebar.

.

KRISTAO

.

'Tao' berjalan dikoridor sekolah, bukannya kembali kekelas seperti siswa lain ia malah berjalan-jalan. 'Tao' melihat-lihat sekitar. Bayang-bayang memiliki kegelapan. Kegelapan adalah pintu masuk kedunia lain, ini berarti sebuah pintu masuk telah terbuka disuatu tempat disekolah ini.

'Tao' menghentikan langkahnya dan melihat kedepan "si Setan Gagak lebih tajam daripada yang terlihat" ucap 'Tao', tangannya memegang dagunya tampak berpikir tentang dimana pintu masuk dunia lain terbuka.

.

KRISTAO

.

"Kyungsoo-ah, kau harus cepat atau kita akan terlambat" ucap Baekhyun lantang didepan pintu ruang ganti khusus pria. Sekarang Baekhyun harus menunggu Kyungsoo yang sedang mengganti baju seragam dengan baju olahraga.

"ya! tunggu dulu, aku tidak bisa menemukan gelangku!" teriak D.O atau biasa dipanggil Kyungsoo atau Dyo oleh teman-temannya. Tangan mungilnya masih mengubek-ubek isi lokernya untuk mencari gelang kesayangannya "aku yakin menaruhnya disini" gerutu Kyungsoo yang tidak menemukan gelangnya juga.

"ah, kau kelamaan. Aku pergi duluan ya" teriak Baekhyun dari luar dan menutup pintu ruang ganti dan seketika ruang ganti menjadi gelap gulita membuat Kyungsoo ketakutan. "ya! Baekhyun hyung, cepat nyalakan lampunya! Ini terlalu gelap. Aku tidak bisa melihat apapun" teriak Kyungsoo ketakutan. Tak ada sahutan dari Baekhyun membuat Kyungsoo makin takut.

Ini buruk. Aku sendirian sekarang.

Kyungsoo melihat sekitar walau yang ia lihat hanyalah gelap. Ruangan ini di basement. Cahaya tidak bisa masuk jika pintunya tertutup. Kyungsoo kemudian meraba-raba loker dan berjalan dengan hati-hati menuju pintu untuk membukanya "dasar Bacon bodoh!" gerutu Kyungsoo.

"seorang namja yang manis. Manis, semanis permen. Seperti apa rasamu?"

DEG

Kyungsoo mendengar suara dari belakangnya. Bukankah dia sendirian, tapi mungkin itu temannya. Kyungsoo pun menoleh kebelakang.

SLURP

"Vanila!"

Mata Kyungsoo membulat seketika,pipinya tiba-tiba dijilat oleh lidah yang entah milik siapa. "HUUAAA!" teriak Kyungsoo ditengah gelap. Dengan cepat Kyungsoo berlari walau badannya harus tertabrak dinding dan tempat sampah "seseorang tolong aku!" teriak Kyungsoo.

BRUKK

Tubuh mungilnya terjatuh tepat didepan pintu ruang ganti. Kedua matanya yang tertutup kembali terbuka saat mendengar suara pintu dibuka. Kyungsoo tersenyum saat ia tahu siapa yang membuka pintunya.

"aku sudah mencarimu, namja dari kelas 2" ucap sang penolong Kyungsoo sambil menatap Kyungsoo yang matanya sudah berkaca-kaca. "'T-Tao!' Setan! Ada setan!" Kyungsoo langsung memeluk 'Tao' sambil menjerit ketakutan. Kyungsoo merasa terselamatkan sekarang.

"didalam sana ada setan, dia seperti tupai dengan lidah panjang!" jelas Kyungsoo yang masih ketakutan "aku tahu itu" ucap 'Tao', Kyungsoo masih betah memeluk 'Tao'. Badan Kyungsoo bergetar melihat ruang ganti sangat menyeramkan "itu adalah pengunjung dari dunia lain" ucap 'Tao' menjelaskan walau ia tahu jika Kyungsoo tidak akan mengerti.

"kau harus kembali kekelas" 'Tao' melepaskan pelukan Kyungsoo. Kyungsoo melihat 'Tao' bingung "bagaimana denganmu, Tao?" tanya Kyungsoo pelan namun 'Tao' masih mendengarnya. "aku juga akan kesana, setelah aku selesai disini" ujar 'Tao' yang mulai melangkah masuk kedalam ruang ganti.

Kyungsoo ingin menghentikan 'Tao' namun apa daya, pintunya sudah ditutup duluan oleh 'Tao'. Kyungsoo hanya bisa berdoa untuk keselamatan 'Tao' sekarang. Kyungsoo pun menoleh kekanan dan kirinya. Badannya masih merinding.

"Kyungsoo-ah, Park sonsaengnim sudah ada disini!" teriak Baekhyun dari arah kanan, langsung saja Kyungsoo berlari cepat menuju Baekhyun yang menunggu dipintu keluar "Baekhyun hyung!" teriak Kyungsoo. Baekhyun hanya bingung melihat tingkah dongsaengnya yang seperti habis melihat setan.

"kau seperti dikejar setan saja. Kau dan Tao tidak ada bedanya. Apakah kau lihat dia diruang ganti?" tanya Baekhyun saat Kyungsoo sudah ada didepannya yang terduduk mengatur napasnya. Baekhyun bingung kenapa ia punya teman yang lambat seperti Kyungsoo dan Baekhyun, tapi bagaimanapun juga ia mennyayangi temannya.

Kyungsoo langsung berdiri dan kembali berlari menuju ruang ganti "kau duluan saja!".

.

KRISTAO

.

"aku suka tempat ini. Banyak sekali pakaian namja uke yang manis-manis. Hanya melihat pemandangan seperti itu akan cukup bagiku. J-jadi dangan bakar aku!" ucap setan yang berada dibawah 'Tao'. Setan itu menyerupai pria betubuh tambun, memakai yukata putih, lidahnya yang besar menjulur keluar. Matanya sudah mengeluarkan air mata karena ketakutan dengan ancaman namja manis diatasnya yang menginjak perutnya.

"kau mesum, setan kelas rendah" ucap 'Tao' yang berada diatas setan itu. Ok sekarang tubuhnya memang seperti Tao tapi suaranya berubah menjadi suara Kris yang bass. Telinga dan ekor rubahnya muncul. Untuk apa takut, toh tidak akan ada juga manusia kemari. Tangannya sudah ada api rubahnya yang siap membakar setan mesum ini.

"Ini bukan tugasku untuk membasmi setan sepertimu. Tapi, ini adalah untuk kebaikan Tao" ucap 'Tao' menatap remeh setan dibawahnya. 'Tao' duduk disamping setan itu dan menatap tajam "aku harus menghapus setiap ancaman yang mungkin menyebabkan masalah baginya dimasa depan. Ya ampun" ujar 'Tao' sambil menyeringai. Setan dibawah 'Tao' pasrah jika dia akan dibakar, jika melawan pun nyawanya pasti sudah melayang sekarang.

BRAKK

"Tao!"

Pintu ruang ganti dibuka dengan paksa oleh seorang namja mungil, itu Kyungsoo. "a-apa?!" 'Tao' menoleh kebelakang melihat Kyungsoo. Setan itu menyeringai, ini kesempatan bagus untuk kabur dari rubah ini.

SLURP

"kau tidak memiliki rasa! Kau tidak enak!" ucap setan itu saat menjilat pipi 'Tao' yang lengah. 'Tao' langsung menghapus ludah yang menempel dipipinya. Menjijikan. "ya! Tunggu!" ucap 'Tao' saat melihat setan sialan itu berusaha kabur.

"aku membencimu, aku ingin vanila!" Setan itu langsung berdiri dan melompat kearah Kyungsoo. Kyungsoo yang masih kaget tidak bergerak sama sekali didepan pintu. Lidahnya yang besar dan panjang itu bersiap menjilat wajah Kyungsoo lagi, tapi...

BRUGH!

Bukannya wajah manis Kyungsoo melainkan sepatu yang mengenai wajah setan itu. "cukup sampai disitu" ucap Kai yang memeluk tubuh mungil Kyungsoo disampingnya. Setan itu langsung terjatuh dibawah kaki Kai. Kyungsoo merasa tertolong untuk kedua kalinya "hah? K-Kai?" ucap Kyungsoo lemah saat melihat Kai yang menyelamatkannya.

Pipi Kyungsoo memerah. Iya, sebenarnya Kyungsoo juga fans dari Kai, jadi saat diselamatkan seperti ini ia sangat-sangat bersyukur. Jantungnya bahkan ikut berdebar-debar.

"Tao-ah, sudah kubilang untuk menghindar dari tempat gelap bukan?" ucap Kai yang sudah melepas pelukannya pada Kyungsoo. Di depan pintu ruang ganti Kai melihat aura membunuh dari 'Tao', sedangkan setan itu mengaduh kesakitan dimukanya.

"Kai, bawa namja itu denganmu dan pergi ke luar" ucap 'Tao' dingin dan tajam. Setan itu langsung merinding mendengar suara menyeramkan 'Tao'. Dengan cepat 'Tao' menyeret setan itu masuk keruang ganti dan menutup pintu dengan keras. Hingga terdengar suara,

BRAK..

BRUKK..

Serta teriakan kesakitan terdengar hingga luar. 'Tao' benar-benar marah besar sekarang. Sedangkan Kai dan Kyungsoo ngeri pintu ruang ganti "hmm... Kai, suara apa itu?" ujar Kyungsoo ketakutan, "tidak apa-apa. Kita harus kembali ke kelas" ucap Kai lembut lalu mendorong pelan bahu Kyungsoo untuk pergi ke kelas. "tapi, Tao masih di..."

CHU~

Kyungsoo langsung bungkam saat Kai mencium pipinya, jantungnya kini berdebar lebih kencang, pipinya blushing parah "mari kita membuat apa yang terjadi hari ini menjadi rahasia kecil kita" ucap Kai tersenyum lembut sambil membuat isyarat diam kepada Kyungsoo.

"janji?"

"i-iya"

Kyungsoo mengangguk patuh dan berjalan ke luar. Sungguh, jika kau melihat Kyungsoo kau akan melihat wajah merah parah Kyungsoo yang sangat lucu. Kai tertawa kecil melihat Kyungsoo yang blushing saat ia mencium pipinya. Kai pun teringat dengan 'Tao' lalu ia memegang gagang pintu itu.

"aku masuk ya.." ucap Kai lalu membuka pintu dan yang Kai lihat adalah 'Tao' yang duduk santai dengan memegang permen ungu yang seperti ada gambar juluran lidah. Tangannya digunakan untuk menopang dagunya, sepertinya urusan 'Tao' dengan setan itu sudah selesai.

"dimana setannya? Apakah kau membiarkannya pergi?" tanya Kai yang melihat ruang ganti ini hanya ada 'Tao'. Tao tidak menjawab pertanyaan Kai malah menatap Kai malas kemudian ia menatap permen ungu digenggamannya.

"ya sudah. Tapi kau harus lebih berhati-hati" Kai berjalan keluar ruang ganti namun langkahnya terhenti "aku tidak bisa melindungimu sepanjang waktu karena aku tidak bisa mengawasimu seperti rubah itu" ucap Kai tanpa berbalik. "jadi jangan melakukan hal bodoh karena dia tidak ada disini".

'Tao' tersenyum tipis menanggapi ucapan Kai, ternyata Kai juga ingin melindungi Tao. 'Tao' lalu berdiri dan mendekati Kai yang masih berdiri dipintu. "lagi pula, Kris akan datang denganku ke sekolah mulai besok" ucap 'Tao' sambil menatap Kai. 'Tao' lalu menyerahkan permen ungu itu pada Kai "untukmu"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

-TBC-

jja~ ini Laxy bawa chapter baru! Hahah.. bagaimana dengan chap ini eoh?.

Ada yang review kalau chap kemaren udah END? hahaaha.. masih belum END bebz, jadi tenang aja OKE!

Review reply for Chap 7:

annisakkamjong: astaga, sampai nyebut lagi -" . Manis banget kek permen lolipop #plaakk, makanya udah besar gini cakep :3 . Bawaan dari lahir mungkin #plaakk. Ini sudah lanjut. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

yanu januarti: yanu harus kuat dong bayanginnya :v, njir imut2 tpi nyeselin -" #pukpukKris. Hahah.. itu hanya sebagian dari moment sweet KrisTao :3. Seperti komik yeth... ,hahah.. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

celindazifan: ah,, Laxy juga pengennya gitu, tapi susah cari moment yang tepat. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

Aiko Michishige, Kirei Thelittlethieves,Jisane Kotao, Xyln, aldif.63, luphbepz, kthk2, Guest : sudah lanjut^^. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

LVenge: Kai bisa saja disebut sebagai setan bebas. Yosh! ini udah lanjut!. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

CHANcut BAEKichot: jangan dong, entar Tao sama siapa ;-; ,hahah.. terima kasih. Waduuh,,, Laxy diancam ._. , hooh deh ntar Laxy bikin rame kek kuburan #eh?. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

PrincessZitao: bner tuh, mau berubah gimana pun tetep aja nyebelin -,- . Gomawo sudah review! Review lagi ya!

munakyumin137: ne ;-; , Laxy juga kasian ama bang naga. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

HyuieYunnie: bukan suka, cuma terobsesi saja,ini sdh lnjut. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

JungSooHee: haha.. bner juga kamu, Laxy akan lnjutkan ff ini^^. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

Ammi Gummy, ZhieWu68: yoona hanya terobsesi saja pada Kris karena ketampanan dan juga skillnya. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

pantao: pastinya Tao akan tetap jadi dewa'-'. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

Varka HuangWu: itu udah review -" . jgn nangis weh.. Laxy kagak ada sudah review! Review lagi ya!

Review reply for Chap 8:

celindazifan : wah.. jinjjayo?! maaf ne membuat menungu. Makasih bebz :*, ff ini ada akibat Laxy suka bnget ama anime ini. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

LVenge: hmm... kerja yeth? hm.. gimana yak? *mikir imut* ntar klo momentnya pas akan Laxy buat Tao bekerja^^ walau amsih SMA. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

annisakkamjong: haha... maaf ya Laxy bkin kaget :3 .Gomawo sudah review! Review lagi ya!

JungSooHee: begitulah Yoona -". Gomawo sudah review! Review lagi ya!

hindungendun: iyaa! moment KT emang sangat-sangat sweet!. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

Firdha858, Kirei Thelittlethieves, Aiko Michishige, aldif.63, Xyln. pantao: udh lanjut ^^. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

Ammi Gummy: SuLay mah gitu orangnya, pacaran diatas pohon :3. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

ZhieWu68: pokoknya setiap moment KT itu selalu sweeett!. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

luphbepz: greget bnget yeth bebz :*. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

Varka HuangWu: bangKai mah emang gitu, dia cuma pengen ama Tao doang.. kan bangKai udah ada Kyungsoo :v. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

PrincessZitao: benarkah sweet? haha.. padahal Laxy wktu bkin part terakhir udah ngantuk-ngantuk :v, Astaga, mian ne #bow. Gak usah disuruh Laxy juga akan buat terus FF KT!. Gomawo sudah review! Review lagi ya!

#LAST

#KEEPREVIEWTHISFANFICTION