THIS WAY
Cast : KYUMIN, Yesung, Seohyun
Gender : boyxboy, YAOI
Cerita Asli milik saya
HAPPY READING^^
S
.
E
L
F
.
"Yesung hyung?" Sungmin sangat terkejut mendengar satu kalimat yang cukup sakral keluar dari mulut Yesung.
Yesung menggenggam tangan Sungmin lembut. Meremas pelan tangan mungil Sungmin.
Sungmin sedikit tersentak saat melihat tatapan mata Yesung yang begitu teduh. Sungmin sedkit terbuai akan tatapan itu. Ia semakin menatap dalam manic kelam indah milik Yesung.
Yesung semakin mengikis jarak antara dirinya dengan Sungmin. Ia pun mendekatkan bibirnya ke arah pipi chubby Sungmin.
CHU~
Dengan lembut bibir Yesung telah menyentuh pipi mulus milik Sungmin. Sungmin hanya melebarkan matanya.
"Ye..yesung hyung..?" ucap Sungmin sambil memegang pipinya. Sungguh panas, ia yakin pipinya sudah memerah sempurna.
"Saranghae Sungmin-ah" lagi-lagi kata-kata yang membuat hati Sungmin terenyuh kembali terdengar.
"Ta..tapi.. hyu– "
"Aku tidak memaksamu untuk menjawabnya sekarang" Yesung memotong Sungmin. Ia tahu benar kalau Sungmin sekarang sedang di landa kebingungan. Dan ia cukup tahu kalau Sungmin masih 'Sangat' mencintai Kyuhyun.
Sungmin masih betah menatap bolamata Yesung. Ia menyelami manic teduh milik Yesung dan mencari kebohongan di mata Yesung. Tapi sungguh ia hanya melihat keyakinan dan kelembutan dimata Yesung.
.
.
.
Mereka saling terdiam setelah percakapan yang cukup singkat terjadi di antara mereka.
"Sungmin-ah, kalau begitu hyung pulang dulu ne?" ucapan Yesung memecahkan kesunyian di antara mereka. Ia mengusap saying kepala Sungmin dan memamerkan senyuman yang indah untuk Sungmin.
"N..ne hyung, hati-hati dijalan" ucap Sungmin sekenanya.
Ia masih terlalu terkejut dengan pernyataan orang dia anggap sebagai hyung-nya sendiri itu.
"Cepat sembuh" kata yang di ucapkan dengan penuh ketulusan keluar dari mulut Yesung.
Dan Sungmin hanya tersenyum tipis menanggapinya.
BLAM
Suara pintu yang tertutup terdengar bersamaan dengan keluarnya seseorang dari kamar tersebut. Siapa lagi kalau bukan Yesung.
'Aku berharap kau bisa membuka sedikit celah untukku, Sungmin-ah'
Yesung melantunkan harapannya di dalam hati.
PAGI HARINYA
SUNGMIN POV
Hari ini aku sudah bisa berangkat sekolah. Meski masih sedikit lemas tapi aku sudah tidak tahan jika harus berbaring di ranjang setiap harinya.
Bosan? Ya. Kalian pasti sependapat denganku.
Saat aku malangkah menuju ke kelas, aku melihat seluit bayangan namja yang sepertinya itu Kyuhyun.
Tapi aku tidak berharap banyak kalau sesosok namja itu adalah Kyuhyun. Entah kenapa aku merasa sangat rindu terhadapnya. Sangat rindu.
Seperti ada bongkahan batu yang menyumbat hati ini. aku ingin menemuinya, tapi aku tidak sanggup kalau harus menangis di hadapannya.
Dan aku semakin bingung dengan pernyataan cinta Yesung hyung sore lalu.
Apa yang harus aku lakukan? Menolaknya? Menolak orang yang jelas-jelas telah berbaik hati untuk mebghiburku di saat aku sedih. Atau aku harus menerimanya? Tapi aku hanya menganggapnya sebagai hyung-ku saja, tidak lebih.
.
.
.
Ku terus melangkahkan kakiku menyusuri koridor sekolah. Dan setelah melewati beberapa kelas akhirnya aku pun berhenti secara otomatis di depan kelasku. Aku menengokkan kepalaku untuk melihat seluruh isi kelas.
"Masih sepi" gumamku.
Tak ada seorang pun yang berada di kelas. Ku lirik sekilas jam tangan yang melingkar indah di tanganku.
'Pantas saja' batinku berucap.
Aku sedikit mengerucutkan bibirku. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Berdiam diri di kelas tanpa ada seseorang yang menemani? Aisshh.. itu membuatku takut.
Ah, bagaimana kalau sedikit berjalan-jalan? Bukankah itu ide yang bagus?
Tanpa membuang waktu lama aku pun segera beranjak dari depan kelasku dan kembali berjalan menyusuri koridor sekolah.
Satu per satu kelas telah ku lewati, saat aku tengah berjalan aku melihat sesosok namja yang selama ini aku rindukan. Sosok yang pernah menganggapku sebagai 'sahabat'nya DULU.
Sosok namja itu tidak lain adalah terlihat sedang serius melihat isi mading sekolah.
Karena tak ingin ketahuan, aku pun menyembunyikan diriku di balik tembok kelas. Aku sekarang seperti secret admirer yang diam-diam tengah mengamati orang di sukai.
Selama beberapa menit aku masih mengamatinya. Sampai ada seorang yeoja yang berjalan mengarah kea rah Kyuhyun dengan sebuah kado di tangannya.
"Oppa, aku menyukaimu. M..maukah k..kau menjadi namjachingu ku?" ucap yeoja cantik tersebut sambil menyodorkan sebuah kado yang berwarna merah dengan pita berwarna pink yang menghiasinya.
Ku lihat Kyuhyun hanya menatap datar yeoja yang berada di hadapannya yang sedang menatap Kyuhyun dengan tatapan penuh harap.
"Mianhe, aku tidak bisa. Bisakah kita hanya berteman saja?" taya Kyuhyun dengan suara rendah.
Apa? Kyuhyun menolaknya? Tapi kenapa?
Ya, aku memang lega mendengarnya. Tapi..
"Ne oppa. Annyeog" yeoja tersebut menundukkan kepalanya sambil berlalu dari hadapan Kyuhyun.
Saat aku tengah menyerngit heran sebuah dorongan menyadarkanku.
'BRUKK'
SUNGMIN POV END
'BRUKK'
Sebuah dorongan menginterupsi Sungmin yang tengah mengintai Kyuhyun. Dengan terpaksa Sungmin keluar dari tempat persembunyiannya.
"Ya! Apa-apaan kalian ini!" teriak Sungmin saat melihat dua namja yang sudah membuatnya keluar dari tempat persembunyiannya.
Kyuhyun yang mendengar suara tersebut sontak mengalihkan pandangannya ke arah ketiga namja yang salah satunya terdapat sosok namja yang diam-diam ia rindukan.
'Sungmin' batin Kyuhyun.
"Mianhe Sunbae. Kami kurang berhati-hati" ucap salah satu namja yang menjadi tersangka. Mereka hanya bisa meminta maaf dan menundukan kepalanya tanda rasa bersalah.
"Aish, sudahlah!" ucap Sungmin dengan kesal. Saat Sungmin mengalihkan pandangannya kearah Kyuhyun ia menemukan sosok tersebut juga tengah memandangnya.
'Aishh, aku ketahuan' batin Sungmni berteriak. Mau di taruh dimana wajahnya kalau Kyuhyun sampai mengetahui kegiatan yang barusan dilakukannya.
Mendengar suara tersebut Kyuhyun segera mengalihkan pandangannya ke sumber suara.
'Sungmin' batin Kyuhyun saat melihat sesosok namja manis yang berjarak tidak jauh darinya. Saat Sungmin menoleh kearah Kyuhyun secara tidak sadar mereka saling berpandangan.
KYUHYUN POV
Aku melihat ia menoleh kepadaku, mata itu yang selalu aku rindukan, bibir itu yang selalu mengucapkan kata-kata manis saat aku sedang bersedih. Setiap hari tak ada warna yang tidak ku lalui bersama 'Sahabat'ku tersebut. Bahkan saat Seohyun datang dalam kehidupanku itu pun tidak bisa menggantikan posisi Sungmin. Aku merasa jarak diantara aku dan Sungmin sangat jauh, karena tanpa sadar aku telah membangun tembok besar diantara kami .
Dan Aku akui aku sangat… merindukannya.
KYUHYUN POV END
SUNGMIN POV
Kyuhyun. Nama yang selalu ada dibenakku. Selalu menghiburku dengan caranya sendiri, menatapku lembut dengan sepasang hazel-nya. Meski tak jarang juga aku selalu dibuatnya kesal dengan sifat jahilnya, tapi itulah yang aku rindukan dari sosok tersebut.
Aku merindukannya, sangat amat merindukannya.
SUNGMIN POV END
TEETT… TEETT
'bel pengganggu/bel sialan' batin keduanya.
Mau tak mau mereka pun memutuskan kontak mata mereka. Dan Sungmin melihat Kyuhyun membalikkan badannya untuk menuju ke kelasnya. Dan Sungmin hanya menatap nanar punggung pemuda yang amat ia cintai.
'huuuh' ia pun menghela nafas panjang melihat Kyuhyun berjalan menjauhi dirinya. Dan ia pun meninggalkan tempat tersebut dan berjalan menuju ke kelasnya.
.
.
.
.
.
AT CLASS
'Sungmin' batin seorang namja tampan bernama Yesung yang melihat Sungmin memasuki kelasnya.
BUKK
Suara seseorang yang tidak lain adalah Sungmin tengah mendudukkan dirinya di sebuah bangku disamping Yesung berada.
Namja tampan tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa kagetnya melihat orang yang ia cintai sudah memasuki kelas yang sebelumnya tengah sakit . ia pun hanya memandang penuh selidik namja yang berada disampingnya dengan mulut berbentuk 'o'
"Sungmin, kau sudah sembuh?" Tanya Yesung sambil memandang Sungmin penuh Tanya.
Sungmin yang tadinya sedang sibuk menata hatinya karena suasana awkward yang tercipta diantara mereka sontak menoleh kearah Yesung yang menatapnya penuh arti.
"Ne?" Tanya Sungmin sambil memiringkan kepalanya yang terlihat sangat manis di hadapan Yesung.
"Kau sudah sembuh?" Tanya Yesung kedua kalinya.
"Ne hyung. Aku sudah agak baikan hari ini" ucap Sungmin dengan memamerkan senyumnya yang amat manis. Membuat Yesung mati-matian menahan tangannya agar tidak mencubit pipi cubbby milik Sungmin.
"Ah, syukurlah kalau begitu" Yesung pun membalas Sungmin dengan senyum hangat.
Sungmin merasa pipinya hangat seketika melihat senyuman yang ia sukai terbingkai indah di wajah tampan Yesung.
Suasana canggung pun menghampiri mereka. Tapi suasana tersebut dapat di cairkan dengan masuknya seorang guru yang mulai menerangkan beberapa materi die pan kelas.
Sesekali Yesung melirik namja manis di sampingnya, ia tidak dapat menyembunyikan senyumannya saat melihat wajah imut Sungmin yang sedang focus dengan penjelasan Seongsaenim di depan kelas.
"Yesung-ssi. Apa memperhatikan Sungmin-ssi lebih menarik daripada pelajaranku?" Tanya seorang Seongsaenim saat mendapati seorang muridnya tengah diam-diam menatap temannya tanpa memperhatikan penjelasan yang ia berikan.
"NE" tanpa sadar kata tersebut meluncur dengan lancarnya dari mulut Yesung.
Sungmin menolehkan kepalanya kearah Yesung dan menatap Yesung penuh Tanya.
"KIM JONGWON"
Sepetinya Yesung baru sadar kalau ternyata ia sedang dalam masalah saat melihat Seongsanim tengah menatapnya garang, dan dapat ia lihat seluruh murid melihat kearahnya.
'O..O..' Batin Yesung berucap.
"Keluar dari kelasku!" teriak Seongsaenim.
Dengan langkah gontai Yesung berjalan keluar kelas.
.
"Hyung. Apa benar tadi kau.. memandangiku?" Tanya Sungmin dengan sedikit ragu saat mereka tengah berada di kantin sekolah.
Yesung menatap Sungmin dengan pandangan tulus.
"Ne sungmin-ah" jujur ia mengucapkan kata tersebut sebagai jawaban.
"Kkkkk~ kau bodoh hyung" kekeh Sungmin yang mendengar jawaban yang terlalu jujur dari Yesung. Yesung menatap Sungmin yang sedang tertawa. Hatinya lega melihat Sungmin tidak lagi canggung setelah pernyataan cintanya tempo hari.
"Hehehe.. aku memang bodoh jika itu menyangkut kau Sungmin" ucap Yesung yang tekesan menggombal tapi kata-kata tersebut tulus dari hati.
"Aissh.. kau ini hyung" Sungmin tidak bisa menyembunyikan rona merah yang menjalar di pipinya saat mendengar kata-kata Yesung.
Tanpa mereka sadari sesosok namja tampan dengan rambut kecoklatan tengah melihat mereka dengan pandangan tidak suka. Ia pun tanpa sadar mengepalkan tangannya.
.
.
.
TBC
MAAF TELAT UPDATENYAA..
Oh iya lagi sneng banget nih coz ming lagi rajin-rajinnya(?) ber-selca ria. kkkk~
Terima kasih yang sudah review kemarin, REVIEW lagi yaa…^6^
