Main Cast : Lee Sungmin

Cho Kyuhyun

Author : Cho Ocean

Rate : T

Genre : Romance,Hurt

Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan dan Orang cerita ini MURNI milik author .

Warning : GS buat para uke kece,yang gak suka silakan di CLOSE aja..Gomawo.

.

.

Happy reading...Enjoy it...Syalalalalalaa,,,

.

.

.

MY LOVELY FIANCE

Chap 9

" A.. Apa maksudmu? " Tanya Kyuhyun sambil menatap Sungmin tak percaya.

" Kau pasti mendengar dengan jelas kalau aku ingin kita mengakhiri pertunangan ini " Kyuhyun menatap tajam mata Sungmin dan Sungmin tak gentar dengan itu malah Sungmin dengan beraninya membalas tatapan mata Kyuhyun.

" Wae? Berikan aku alasan yang masuk akal " Pinta kyuhyun dengan dinginnya.

" Kau bahkan yang lebih tau alasannya " Kyuhyun mengerutkan keningnya bingung.

" Mwo? Bagaimana aku bisa tahu alasannya? Jangan berkelit, cepat jelaskan! " Kali ini Kyuhyun bicara dengan nada yang sedikit ditinggikan, dalam hati Sungmin sebenarnya sudah bergemuruh namun dia berusaha untuk terlihat biasa saja.

" Tanyakan pada hatimu jika kau ingin tau alasannya " Sungmin lekas melangkah meninggalkan kamar Kyuhyun.

" BERHENTI! " Langkah Sungmin terhenti saat mendengar teriakan Kyuhyun. Dengan gerakan cepat Kyuhyun menghampiri Sungmin dan menarik pergelangan tangan kiri Sungmin lalu membalikan tubuh Sungmin agar menghadap kearahnya. Sungmin meringis saat merasakan cengkraman tangan Kyuhyun yang begitu erat.

" Jelaskan padaku sekarang! " Sungmin berusaha melepaskan cengkraman tangan Kyuhyun, melihat Sungmin meringis kesakitan akhirnya Kyuhyun melepaskan cengkramannya dan beralih mendorong tubuh Sungmin sampai menempel pada pintu lalu memenjarakan tubuh Sungmin.

" Bukankah aku sudah mengatakan padamu kalau hatimu lebih tau " Mata Sungmin sudah berkaca-kaca, melihat itu Kyuhyun pun melembut.

" Sungguh aku tak tahu alasannya, jebal katakan padaku " Pinta kyuhyun dengan lirih. Sungmin menundukan kepalanya saat air matanya menetes.

" Bukan aku yang selama ini kau cintai kan? " Mendadak tubuh Kyuhyun menegang dan Sungmin dapat merasakan itu, Sungmin mendongakan wajahnya menatap Kyuhyun. Biarlah Kyuhyun melihat kerapuhan dirinya, biarlah Kyuhyun melihat air matanya, Sungmin hanya ingin Kyuhyun tahu bahwa hatinya sungguh tersakiti. Kyuhyun bungkam namun masih menatap kedua manik mata Sungmin dalam.

" Aku sudah tahu semuanya, kau mencintai Minnie, dialah yang pertama kali kau temui ditaman itu, dialah cinta pertamamu dan seharusnya dialah yang menjadi tunanganmu, bukan aku. Benar kan apa yang aku katakan ini? " Kyuhyun masih bungkam, namun mata Kyuhyun berkaca-kaca.

" Kau diam dan itu kuanggap sebuah pembenaran. Aku akan melepasmu, mengembalikanmu pada Minnie, pada seseorang yang seharusnya menempati posisiku sekarang. Aku tak akan menahanmu lagi, jadi sekarang railah kebahagiaanmu bersama Minnie, bersama orang yang kau cintai " Lagi-lagi air mata Sungmin mengalir dengan mulusnya, hati Kyuhyun terasa tercubit melihat itu. Kyuhyun merengkuh Sungmin kedalam pelukannya.

" Mianhae.. Minahae, jeongmal mianhae " Hanya kata maaf yang dapat Kyuhyun katakan, Sungmin tak membalas pelukan Kyuhyun, dia hanya menangis didada Kyuhyun. Ini mungkin terakhir kalinya dia akan melakukan ini. Mulai besok dan seterusnya dia akan berusaha menjadi orang yang kuat. Kyuhyun mengeratkan pelukannya pada Sungmin, Kyuhyun memikirkan bagaimana kehidupannya setelah ini tanpa Sungmin.

.

.

.

BRAAAAAAK

" Oppa, bisakah kau menjelaskan padaku apa yang terjadi denganmu dan Sungmin? " Minnie dan Hyukkie menghampiri kantor Kyuhyun saat mendengar berita dari kepala Sekolah bahwa Sungmin akan pindah sekolah, Minnie, Hyukkie dan Kris tak tahu menahu soal kepindahan Sungmin maka dari itu Minnie dan Hyukkie menghampiri Kyuhyun meminta penjelasan sedangkan Kris pergi mencari keberadaan Sungmin yang tiba-tiba ponselnya tak bisa dihubungi.

" Kalian duduklah dulu " Dengan raut kesal kedua gadis itu duduk dihadapan Kyuhyun.

" Cepat ceritakan! " Kyuhyun menghela nafas saat melihat Minnie yang begitu murka.

" Semalam aku dan Minnie mengakhiri pertunangan kami " Ucapan Kyuhyun sukses membuat Minnie dan Hyukkie membulatkan matanya.

" Wae? Apa ini berhubungan dengan Minnie? " Pertanyaan Hyukkie kembali membuat Minnie membulatkan matanya.

" Aku? Kenapa aku? " Tanya Minnie dengan wajah bingungnya. Kyuhyun beranjak dari duduknya dan berjongkok dihadapan Minnie sambil menggenggam kedua tangan Minnie, itu membuat Minnie lagi-lagi terkejut dan Hyukkie yang marah dengan apa yang Kyuhyun lakukan.

" Minnie kau ingat aku pernah cerita kalau kita pernah bertemu ditaman 8 tahun lalu? Saat itu aku langsung jatuh cinta padamu, aku berharap bertemu lagi denganmu dan ternyata satu minggu kemudian aku bertemu lagi denganmu, saat itu aku berjanji akan memilikimu suatu saat nanti namun saat kau datang dari London waktu itu semua terungkap, bahwa seminggu setelah aku bertemu denganmu yang kutemui itu Sungmin bukan kau, karena wajah dan nama panggilan kalian sama membuatku terkecoh ditambah kalung itu, Sungmin sudah melepasku agar kembali bersamamu, kumohon kembalilah padaku " Pinta Kyuhyun dengan nada lirih, Minnie sudah meneteskan air mata namun dia tak menjawab apapun. Hyukkie bangkit dari duduknya dengan gerakan yang tiba-tiba sehingga kursi yang didudukinya terjungkal dan itu membuat Minnie dan Kyuhyun terkejut.

" Kyuhyun Shii, kenapa kau tega terhadap Sungmin? Kenapa kau tega terhadap yeoja yang bahkan sudah menemani harimu selama 1 tahun ini, dan apa yang kau rasakan pada Minnie benar-benar cinta? Atau kau hanya terkurung dalam perasaan masa lalumu yang belum tersampaikan itu? Pikirkanlah lagi jangan sampai kau menyesal dikemudian hari " Setelah itu Hyukkie pergi meninggalkan ruangan kerja Kyuhyun. Sekarang tersisa Kyuhyun dan Minnie didalam ruangan itu, Minnie memberanikan diri menatap Kyuhyun.

" Oppa, apa yang Hyukkie katakan itu benar, tanyakan pada hati oppa, siapa yang sebenarnya oppa cintai " Kyuhyun menatap dalam mata Minnie.

" Apa kau mencintaiku? " Minnie tersenyum kemudian membelai lembut wajah Kyuhyun, perlahan mata Kyuhyun terpejam menikmati kelembutan tangan Minnie diwajahnya.

" Aku menyayangimu oppa " Kyuhyun membuka matanya dan menatap Minnie sambil tersenyum.

" Tentu aku menyayangimu sama halnya aku menyayangi Sungmin, kalian saudaraku. Kalau soal cinta, hatiku sudah memilih Kris " Senyum Kyuhyun pudar, Minnie menatap Kyuhyun sambil tersenyum miris.

" Tapi aku tahu kalau Kris mencintai Sungmin, aku bisa melihat dari sikapnya terhadap Sungmin selama ini " Kyuhyun tak merengut tak suka mendengar ucapan Minnie tadi.

" Aku yakin, setelah Sungmin dan Oppa tak memiliki status tunangan, Kris akan mengejar Sungmindan menjadikan Sungmin miliknya " Kyuhyun emmbulatkan matanya kemudian dnegan spontan langsung berdiri.

BRAK

" ANDWE! AKU TAK AKAN MEMBIARKAN ITU TERKADI! " Minnie agak berjengkit karena terkejut saat Kyuhyun menggebrak meja dan berteriak seperti itu, Minnie terkekeh kemudian berdiri dan menyentuh lembut bahu Kyuhyun yang bergerak naik terus seirama dengan hebusan nafasnya yang memburu.

" See, bahkan tak perlu waktu yang lama untuk membuktikan bahwa oppa mencintai Sungmin, oppa tak ingin Sungmin dimiliki siapapun selain oppa, tanpa sadar kebersamaan kalian selama ini menumbuhkan rasa cinta pada hati oppa, tak ada cinta oppa untukku, itu hanya perasaan masa lalu yang belum tersampaikan dan kini oppa sudah menyampaikannya padaku namun oppa tak bisa melepas Sungmin karena oppa mencintainya. Raihlah kembali apa yang memang sudah menjadi milikmu selama ini oppa, jangan sampai menyesal dan terlambat " Kyuhyun langsung melihat arlojinya.

" Oh sial " umpat Kyuhyun sambil mengeram kesal kemudian menyambar kunci mobilnya dan berlari dengan cepat, Minnie menyusul Kyuhyun dari belakang.

TING

Mereka segera memasuki lift, dengan nafas tersengal Minnie beralih menghadap Kyuhyun yang sibuk melihat arloji dan ponselnya.

" Apa yang terjadi oppa? Hhh " Minnie masih mengatur nafasnya.

" Dalam satu jam pesawat Sungmin take off ke Jepang " Minnie membulatkan matanya mendengar penjelasan Kyuhyun.

" Aigooo, ck kenapa oppa pabbo sekali " Minnie mendadak cemas, saat sampai dibesmen mereka berdua memasuki mobil Kyuhyun dan dengan segera Kyuhyun melajukan mobilnya dengan cepat menuju bandara.

.

.

.

Kyuhyun berlari kencang masuk kedalam bandara, Minnie mengejar kyuhyun dari belakang. Kyuhyun mengedarkan pandangannya keseluruh area dibandara. Susah menemukan Sungmin ditengah-tengah orang yang sedang berlalu lalang. Langkah Kyuhyun terhenti saat dilihatnya Kris jalan kearah Kyuhyun sambil menunduk lemas, tanpa menunggu lagi Kyuhyun langsung mendekati Kris.

" Sungmin eodiga? " Kris tersentak saat seseorang berdiri tepat dihadapannya, namun keterkejutannya berganti dengan geraman kekesalan saat melihat sosok Kyuhyun dihadapannya.

" Sungmin dimana Kris? " Kali ini Minnie yang menanyakannya, setelah bersusah payah berlari menyusul Kyuhyun yang lebih dulu menghampiri Kris.

" Cepat katakan padaku! Apa pesawatnya sudah berangkat? " Tanya Kyuhyun dengan perasaan cemas dan panik. Tanpa berbasa basi lagi Kris langsung melayangkan pukulan diwajah Kyuhyun.

BUUUKKKKK

" OMO! Kris hentikan " Minnie langsung memeluk Kris dari samping mencoba menahan Kris, Kyuhyun nampak menyeka darah dari sudut bibirnya. Orang-orang yang berada disekitar mereka tentu terkejut melihat kejadian itu.

" Sudah kau puas menyakiti Sungmin huh? Setelah menyakitinya begitu dalam, kau sekarang menyesal dan ingin mengejarnya kembali hah? " Tanya Kris dengan marahnya, Kyuhyun hanya bisa menunduk dan masih dengan posisi terduduk dilantai.

" Kenapa ada manusia seperti dirimu? Kenapa ini tak adil sekali? Sungmin yang sangat mencintaimu namun kau sia-siakan, sedangkan aku yang tulus mencintai Sungmin namun harus menelan kenyataan pahit kalau dia tak mencintaiku " Ucap Kris dengan nada bergetar, Minnie tampak tersentak dengan ucapan Kris, tak menyangka Kris akan sejujur itu meskipun dia tahu soal perasaan Kris terhadap Sungmin.

" Aku menyesal " Ucap Kyuhyun lirih.

" Penyesalan memang selalu datang terlambat bukan? Sekarang nikamatilah penyesalanmu itu dan jangan ganggu Sungmin lagi, dia mengatakan padaku akan menata hatinya untuk melupakanmu jadi kuharap jangan pernah menemuinya untuk memintanya kembali atau aku akan membuat perhitungan padamu " Kris melepaskan pelukan Minnie dan pergi begitu saja. Minnie tampak menghampiri Kyuhyun dan membantu Kyuhyun untuk berdiri.

" Ayo kita pulang " Minnie membantu Kyuhyun berdiri, mereka pun berjalan keluar bandara tanpa menyadari sosok Mungil yang menatap mereka semua dari kejauhan.

" Kyu hiks saranghae " Setelahnya sosok itu pergi meninggalkan tempat persembunyiannya.

.

.

.

PLAK

Heechul menatap geram pada anak semata wayangnya ini, Hangeng sendiri mencoba menenangkan Heechul. Kyuhyun hanya bisa menunduk sedih tanpa berniat melawan sedikitpun.

" Apa yang sebenarnya ada diotakmu hah? " Heechul menatap nyalang kearah Kyuhyun namun Kyuhyun tetap diam. Dua hari setelah kepergian Sungmin, Heechul dan Hangeng pulang ke Seoul karena dapat kabar dari kedua orang tua Sungmin bahwa pertunangan anak-anak mereka dibatalakan. Heechul sendiri langsung menelpon Hyukkie untuk menanyakan kabar perihal penyebab pembatalan itu karena orang tua Sungmin hanya mengatakan kalau Sungmin merasa tak cocok dengan Kyuhyun karena mereka selalu bertengkar. Namun kenyataan yang didengarnya dari Hyukkie membuat amarahnya memuncak dan langsung bergegas ke Seoul. Dan disinilah Heechul dan Hangeng sekarang, diapatemen Kyuhyun untuk meminta penjelasan pada putranya itu.

" Apa yang kau pikirkan waktu itu eoh? Kau sudah dewasa dan seharusnya kau bisa berpikir jauh kedepan, cintamu pada Minnie itu hanya sebatas masa lalu dan hanya sebatas dalam hitungan satu hari, sedangkan Sungmin? Kau mencintainya dari kau pertama kali bertemu dengannya hingga bertahun-tahun lamanya " Suara Heechul tampak bergetar, dengan segera Hangeng memeluk Heechul dan menenangkan istrinya itu.

" Minahae Eomma hiks aku menyesal sungguh " Terserah kalau kedua orang tuanya semakin menganggapnya namja lemah, tapi saat ini Kyuhyun tak bisa menahan air matanya lagi. Tak tahan melihat putranya menangis, Hangeng pun menarik Kyuhyun kedalam pelukannya. Hangeng merengkuh istri dan putranya bersamaan.

" Uljima " Bisik Hangeng pada keduanya.

" Appa, Eomma aku akan menjemput Sungmin ke Jepang, aku akan meraihnya kembali " Heechul melepaskan pelukannya pada Hangeng dan menatap Kyuhyun lirih.

" Sungmin tak ada diJepang nak " Kyuhyun membulatkan kedua matanya mendengar ucapan Heechul.

" A.. Apa maksud Eomma? " Tanya Kyuhyun terbata-bata.

" Saat Sungmin pergi, dia tidak pulang ke Jepang, dia pergi kenegara lain entah dimana, Bumonim Sungmin tak memberitahukannya pada Eomma sesuai dengan permintaan Sungmin, sepertinya dia benar-benar ingin melupakanmu " Ucapan Heechul sukses membuat tubuh Kyuhyun melemas dan merosot hingga terduduk dibawah, kyuhyun memeluk kedua lututnya erat.

" Apa yang harus aku lalukan sekarang Eomma hiks? Aku benar-benar kehilangannya hiks " Heechul merengkuh Kyuhyun kedalam pelukannya, Heechul ikut menangis melihat putra semata wayangnya ini. Hangeng menghela nafas beratnya, tak ada yang bisa dia lakukan untuk putranya, ini murni kesalahan putra kandungnya.

.

.

.

Kyuhyun berdiri disebuah mansion besar, setelah melewati pos keamanan didepan akhirnya Kyuhyun bisa memasuki mansion ini, begitu masuk Kyuhyun disambul beberapa maid yang memang sudah tau kedatangan Kyuhyun dan mempersilahkan Kyuhyun menemui tuan dan nyonya mereka yang sudah menunggu di ruang keluarga.

" Oh Kyuhyun kau sudah datang " Yeoja paruh baya menghampiri Kyuhyun dan memeluknya erat begitu juga dnegan namja paruh baya itu pun ikut memeluk Kyuhyun.

" Aboji, Eomonim sehat? " yeoja dan namja paruh baya yang diketahui sebagai kedua orang tua Sungmin pun hanya menjawab dengan anggukan kepala.

" Aku tau kedatanganmu kemari untuk menanyakan keberadaan Sungmin kan? " Tebak Kangin yang tepat pada sasaran.

" ne aboji, kumohon beritahu aku dimana keberadaan Sungmin " Pinta Kyuhyun dengan lirihnya, Leeteuk sebenarnya kesal saat mengetahui kenyataan yang sebenarnya perihal pembatalan pertunangan anaknya saat Heechul memberitahukannya. Heechul sengaja memberitahu kebenaran itu karena dia tak ingin menutup-nutupi kesalahan anaknya yang mungkin suatu saat nanti akan menyebabkan persahabatannya dengan kedua orang tua Sungmin menjadi kacau. Namun disisi lain dia juga terenyuh dan terharu dengan perjuangan Kyuhyun hingga menghampirinya di Jepang demi mendapatkan informasi mengenai keberadaan putinya.

" Mian Kyu, kami tak bisa memberitahukannya, Sungmin sendiri yang meminta pada kami " Jelas Leeteuk. Kyuhyun menatap Leeteuk dalam, menghampiri Leeteuk dan Kangin dan berlutut dihadapan mereka.

" Jebal Aboji, Eomonim, beritahu aku keberadaan Sungmin hiks, aku menyesal sungguh, aku ingin kembali padanya, satu minggu tanpanya membuat dadaku sesak sekali, aku merindukannya hiks, jebal tolong aku, kumohon " Kyuhyun menunduk sambil menangis, sudah satu minggu semenjak kepergian Sungmin Kyuhyun menjadi sosok yang rapuh, setiap malam selalu menangis merindukan sosok Sungmin.

" Mian Kyu, sebaiknya kau relakan saja Sungmin, Eomonim yakin jika Sungmin jodohmu kalian akan bertemu kembali, sebaiknya kau pulang sekarang, kasihan Eomma mu yang sedih melihatmu yang begitu kacau satu minggu ini, kembalilah jadi Kyuhyun yang kuat " Leeteuk merengkuh Kyuhyun kedalam pelukannya.

" Eomonim hiks aku menyesal, sangat menyesal " Leeteuk mengangguk dan mengusap punggung Kyuhyun. Kangin memalingkan wajahnya tak kuat melihat Kyuhyun yang seperti ini. Sosok yang sedang mengintip itu membekap mulutnya untuk meredam isak tangisnya, tak kuat melihat namja yang masih dicintainya itu menangis seperti itu. Dengan langkah gontai dia melangkahkan kakinya menuju kamar, setelah pintu kamar tertutup sempurna sosok mungil itu merosot hingga duduk dilantai.

" Ini sudah tepat, yang kau lakukan sudah benar Lee Sungmin, tapi kenapa sangat sakit disini hiks, sakit sekali hiks " Sungmin menekan dadanya untuk mengurangi nyeri dihatinya. Sungmin memang berada diJepang, namun karena takut Kyuhyun mencarinya kesana Sungmin meminta kedua orang tuanya berkata seolah-olah dia pergi keluar negri dan tidak tinggal dijepang. Sungmin hanya ingin menata hatinya, takut merasakan sakit hati kembali maka dari itu Sungmin memutuskan untuk menata kembali hatinya, mencoba melupakan Kyuhyun.

.

.

.

4 Tahun kemudian

" Hae oppa, kau ini bisa serius dikit tidak? Kau selalu begini, ingat besok hari pertunangan kita, aku tak mau ada kekacauan nantinya " Hyukkie dan Donghae sedang mengecek gedung tempat pertunangannya dan Donghae akan dilaksanakan besok. Sedari tadi Hyukkie sibuk mengecek satu persatu apa yang sudah dipersiapkan panitia EO sedangkan Donghae hanya sibuk memeluk Hyukkie dari belakang sambil sesekali menggoda Hyukkie dengan membisik-bisikan kata cinta yang justru membuat Hyukkie muak karena sudah terlalu sering mendengarnya.

" Nae sarang, kau tambah manis jika sedang kesal begini, ah bagimana kalau besok kita langsung menikah saja? " Hyukkie dengan kesal menyikut perut Donghae.

" Aww, sakit chagi " Ringis Donghae sambil memegang perutnya.

" Salah sendiri selalu main-main dan kau ingat aku masih ada satu tahun lagi sebelum lulus kuliah jadi kau harus bersabar untuk menikah denganku sampai satu tahu kedepan ne " Hyukkie mengelus pipi Donghae lalu berlalu begitu saja.

" Ishhh, padahal aku sudah tak sabar menunggu saat menikah dengannya " guman Donghae. Dengan langkah gontai Donghae menyusul Hyukkie.

Keesokan harinya.

Donghae menyematkan cincin dijari manis Hyukkie lalu mengecup kening Hyukkie lembut, terlihat raut kebahagiaan diwajah mereka. Dari jauh Kyuhyun, Kris, dan Minnie memandang mereka dengan senyum bahagia, setelah itu mereka menghampiri Donghae dan Hyukkie untuk memberikan selamat.

" Donghae, chukkae " Kyuhyun memeluk Donghae erat dan dibalas Donghae dengan pelukan tak kalah erat.

" Ne gomawo " Kris dan Minnie pun memeluk Hyukkie.

" Hyukkie chukkae " Ucap mereka bersamaan, Hyukkie tersenyum sennag kemudian memeluk kedua sahabatnya ini.

" Kalian juga cepat menyusul kami, dan kau Kris bahagiakan Minnie oke? " Kris hanya mengangguk kemudia merangkul bahu Minnie erat, yah sejak dua tahun lalu mereka resmi menjadi sepasang kekasih. Setelah 2 tahun lamanya Minnie memperjuangkan cintanya terhadap Kris akhirnya membuahkan hasil, Kris kini sangat mencintai Minnie.

" Ah iya Hyung chukkae " Kris beralih memeluk Donghae diikuti dengan Minnie memluk Donghae.

" Hah, andai Sungmin disini " Ucapan lirih Hyukkie sukses membuat Kyuhyun tersenyum sendu.

" Aku memang disini " Sontak semua melihat kearah sosok yeoja mungil yang tiba-tiba muncul, semua membelakkan matanya terkejut melihat kedatangan Sungmin.

" Minnieeeeee " Hyukkie langsung menghampiri Sungmin dan memeluknya erat, Kris dan Minnie pun tak mau ketinggalan ikut memeluk Sungmin erat. Kyuhyun begitu terpana melihat wajah Sungmin yang berubah menjadi lebih dewasa, bahkan Sungmin sudah bisa berdandan dengan cantik, dress ketat begitu pas ditubuh mungilnya. Kyuhyun menatap wajah itu, wajah yang begitu dirindukannya. Tak terasa mata Kyuhyun sudah berkaca-kaca, melihat itu Donghae menghampiri Kyuhyun lalu merangkul pundaknya erat. Sungmin melepaskan pelukannya pada Hyukkie, Kris dan Minnie kemudian menghampiri Donghae.

" Oppa, chukkae " Sungmin memeluk donghae sejenak, Kyuhyun sedari tadi terus memperhatikan wajah Sungmin, tak tahan Kyuhyun langsung menarik Sungmin kedalam pelukannya membuat Sungmin terpekik saking terkejutnya. Hyukkie, Kris, Minnie dan Donghae tersenyum melihat itu, Donghae langsung memberi kode kepada Hyukkie, Kris dan Minnie agar pergi dari sana dan membiarkan mereka berdua.

.

.

.

Sungmin menatap taman yang sangat dirindukannya, taman penuh kenangan sedari dia kecil. Setelah menghadiri pesta pertunangan Hyukkie, Kyuhyun mengajaknya kemari dan Sungmin sendiri hanya mengangguk tanpa protes sedikitpun.

" Bagaimana kabarmu 4 tahun ini? " Tanya Sungmin pada Kyuhyun yang duduk disampingnya, Kyuhyun menatap Sungmin kemudian tersenyum.

" Tak pernah merasa baik setelah kau pergi " Kyuhyun tersenyum kecut.

" Oh begitu yah, kupikir kau baik-baik saja " Sungmin berdiri dan berjalan beberapa langkah kedepan, Kyuhyun menatap punggung itu penuh kerinduan.

" Kau kemari hanya untuk menghadiri pertunangan Hyukkie dan Donghae? "

" Ani, aku akan menetap disini, seminggu lalu aku lulus dari kuliah dan aku diterima disebuah perusahaan dan aku akan bekerja disana minggu depan " Kyuhyun berdiri meghampiri Sungmin kemudian memeluknya dari belakang membuat Sungmin tersentak.

" A.. Apa yang kau lakukan " Sungmin menggeliat mencoba melepaskan pelukan Kyuhyun padanya namun Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya pada Sungmin.

" Biarkan dulu seperti ini jebal " Sungmin pun diam tak lagi memberontak.

" Bogoshipoyo " Bisik Kyuhyun tepat ditelinga Sungmin, namun Sungmin hanya diam tak menjawabnya.

" Dengarkan apa yang akan aku katakan, mungkin ini sudah terlambat tapi lebih baik aku ucapkan meskipun terlambat dari pada tidak sama sekali " Kyuhyun menghentikan sejenak ucapannya kemudian melepaskan pelukannya pada Sungmin dan membalikan tubuh Sungmin agar menghadap padanya. Kyuhyun tersenyum dan mengelus lembut pipi Sungmin.

" Mianhae, 4 tahun lalu aku begitu menyakitimu sehingga kau pergi, saat itu aku baru sadar bahwa yang selama ini yang aku cintai adalah kau, saat pertama kali aku bertemu dengan Minnie yang kurasakan hanya terpesona namun saat aku betemu denganmu yang kurasakan adalah debaran jantung yang bergemuruh, aku baru menyadarinya kalau sejak awal yang aku cintai memang kau, aku terlalu bodoh mengartikan perasaanku selama ini. Sekarang aku akan mengatakannya padamu " Ucapan Kyuhyun kembali terhenti, Kyuhyun menangkupkan wajah Sungmin dan menatap dalam manik matanya.

" Lee Sungmin saranghae " Ucapan Kyuhyun itu sukses membuat air mata Sungmin mengalir, kata yang begitu indah namun membuat Sungmin takut disaat bersamaan.

" Kumohon kembalilah padaku, aku ingin kita mengulang semua dari awal, jebal " Mohon Kyuhyun, Perlahan Sungmin melepaskan tangkupan tangan Kyuhyun diwajahnya.

" Mianhae Kyu, aku tak bisa, aku tak ingin merasakan sakit itu kembali " Sungmin menundukan wajahnya. Kyuhyun menggenggam tangan Sungmin erat.

" Kumohon beri aku kesempatan, aku tak akan menyakitimu lagi " Sungmin masih diam kemudian dia melepaskan tautan tangannya dan Kyuhyun.

" Mian aku tak bisa " Sungmin bergegas melangkah kemudian langkahnya terhenti mendengar teriakan Kyuhyun.

" AKU TAK AKAN MENYERAH! AKU AKAN BERJUANG MENDAPATKANMU KEMBALI, SUKA ATAU TIDAK AKU AKAN TERUS MEMPERJUANGKANMU! AKU MENCINTAIMU! " Sungmin kemudian berlari meninggalkan Kyuhyun.

" Aku akan berusaha Min, aku tak akan menyerah kali ini " Ucap Kyuhyun lirih sambil memandang punggung Sungmin yang berlari semakin jauh meninggalkannya.

.

.

.

Kyuhyun berkutat dengan dokumen-dokumen dikantornya, namun dia mengerenyit bingung saat melihat laporan yang ada beberapa kesalahan. Kyuhyun segera menghubungi sekertarisnya.

" Cepat keruanganku sekarang " Tak lama seketaris Kyuhyun masuk kedalam ruangan Kyuhyun setelah sebelumnya mengetuk pintu ruangannya.

" Ada apa sangjangnim? " Kyuhyun menyerakan laporan itu pada skretarisnya.

" Siapa yang membuat laporan ini? "

" Saya tidak tahu sajangnim, ini pekerjaan yang dilakukan oleh bagian pemasaran "

" Cepat panggil kepala bagian pemasaran " Sekertaris Kyuhyun mengangguk paham kemudian segera bergegas keluar.

TOK TOK TOK

" Masuk " Sosok paruh baya itu masuk kedalam ruangan Kyuhyun.

" Ada apa sajangnim? Apa terjadi kesalahan? " Kyuhyun menatap namja paruh baya itu.

" Siapa yang membuat laporan ini Han Shii? " Kyuhyun menyerahkan laporan itu.

" Ini pegawai baru yang mengerjakannya tuan " Kyuhyun mengerenyitkan keningnya.

" Anak baru tahu ada pegawai baru "

" Dia menggantikan Meyoul yang behenti bekerja sajangnim, apa perlu saya panggilkan anak itu? " Kyuhyun mengannggukan kepalanya.

'" Panggil dia suruh kemari dan kau juga kembali lagi kemari " tuan Han mengangguk paham kemudian keluar dari ruangan Kyuhyun. Tak lama tuan Han kembali dengan pegawai baru tersebut.

" Tuan, ini pegawai barunya " Kyuhyun melihat pegawai baru itu menunduk , Kyuhyun berdiri menghampiri pegawai baru itu.

" Kau pegawai baru itu? Kau tau apa kesalahanmu? " Pegawai baru itu hanya menganggukan kepalanya masih tetap menundukan kepalanya.

" Tatap wajahku jika sedang bicara " nada Kyuhyun meninggi membuat pegawai baru itu dan tuan Han tersentak. Dengan perlahan pegawai itu mengangkat wajahnya dan kini Kyuhyun yang tersentak kaget.

" lee Sungmin? " Kyuhyun membuatkan matanya menatap sosok pegawai baru yang ternyata Sungmin ini, namun terkejutannya itu hanya sementara karena kini smirk terukir diwajah tampannya. Pandangan Kyuhyun beralih menatap tuan Han.

" Han Shii, sepertinya mulai besok nona Lee tak akan bekerja di devisi anda, mulai besok dia akan menjadi asisten pribadi saya, saya akan mengajarkannya bekerja yang baik dan benar " Ucapan Kyuhyun mendapatkan tatapan tajam dari Sungmin sedangkan tuan Han hanya mengangguk mengerti.

" Baiklah, ada yang bisa saya bantu kembali sajangnim? " Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

" tak ada, anda bisa keluar Han Shii " Tak lama tuan Han keluar Kyuhyun pun melipat tangannya didada kemudian menatap wajah Sungmin.

" Tuhan ternyata berbaik hati padaku, sebelum aku berusaha bahkan Tuhan menyerahkan dirimu langsung padaku, dan kau anak manis " Kyuhyun meletakan tangan kanannya diatas kepala Sungmin dan mendekatkan wajahnya pada wajah Sungmin, Sungmin mempoutkan bibirnya tak suka saat Kyuhyun menyebutnya anak manis.

" Mulai saat ini, kau akan menjadi tawananku, aku tak akan pernah melepaskanmu lagi "

CUP

Kyuhyun mengecup sekilas bibir Sungmin membuat Sungmin membulatkan kedua matanya tak menyangka Kyuhyun akan seberani ini. Baru kemarin dia melihat sosok Kyuhyun yang terlihat rapuh namun kini sosok itu seolah tertelan dan tergantikan sosok yang lebih berani dan agresif. Seperti janjinya kemarin sepertinya Kyuhyun akan membuat Sungmin kembali lagi padanya.

" Tak akan semudah yang kau pikirkan Cho Shii, aku tak akan dengan mudahnya memberikan hati ini lagi padamu "

DUK

" AWWW APPOOO " Kyuhyun meringis saat Sungmin menedang kakinya, kemudian Sungmin melangkah pergi meninggalkan ruangan Kyuhyun dan Kyuhyun yang meringis kesakitan sambil memegang kakinya yang terasa linu.

" Kita lihat saja, aku akan membuatmu menyesali perkataanmu, aku tak akan pernah menyerah sampai kau benar-benar menjadi milikku kembali " Guman Kyuhyun

TBC

Chap 9 Update, Mian kalau pendek, aku berusaha update secepat mungkin tapi aku gak bisa buat panjang2 juga karena ide aku terbatas karena waktu yang sempit ini, gak apa2 kan? Chap depan kuusahakan panjang, gimana perjuangan si pabbo Kyu mendapatkan kembali hati Sungmin. Dan yang minta Haehyuk moment aku Cuma bisa nyempilin dikit, chap selanjutnya aku usahain moment yang lebih romantis lagi, sabar ne, maaf kalau masih banyak typo dan kekuranga dalam tulisan aku ini, dan gomawo reviewnya kemarin, terakhir jangan lupa reviewnya ne ^^