"Eugh.." merasa tidurnya tidak nyaman, sungmin mengerakan tubuhnya untuk membalik arah tetapi terasa sulit karna seseorang yang di sampingnya sedang memeluknya dengan posesif.

Pria itu mengecup gemas seluruh wajah sungmin yang sedang meringkuk di hadapannya lalu tersenyum miring melihat sungmin yang sudah mulai terganggu karna ulah nya.

"kau mau terlambat pergi ke sekolah . dear.." ucapnya berbisik.

Sungmin mengerutkan dahinya, membuka matanya malas. Menatap pria yang di sampingnya yang terlihat sexy di mata sungmin, rambut coklatnya berantakan karna acara semalam yang begitu panas, seketika wajah sungmin memanas membayangkan kejadian semalam.

Menaikan sebelah alisnya, pria itu tau apa yang sedang sungmin pikirkan dengan wajah merah yang sedikit merona. "gadis mesum."

Melotot menatap tidak terima, apa aku ke tahuan? Ini memalukan _ "tidak, aku tidak kyu."

"kau tidak bisa berbohong padaku, kelinci nakal." Pria itu kyuhyun dengan rambut coklat yang masih berantakan mengeratkan pelukannya.

"lebih baik aku mandi,aku tidak ingin di hukum oleh kim sonsaengnim yang menyebalkan itu."

"aku suka saat kau di hukum, dan aku ingin menghukum mu karna sudah berpikir mesum." Kyuhyun menggigit cuping sungmin yang membuat bulu harus sungmin berdiri , dia tidak ingin terbawa pemainan lelaki ini kembali, ini sudah pagi dan sungmin tidak ingin jalannya sedikit pincang dan harus kembali berpikir mencari alasan kepada teman sekelas nya nanti jika mereka mulai bertanya.

"euhh.. kyuh.. kyuhyun hentikan, aku bisa terlambat."

"aku ingin mendengar desahanmu sayang."

"khyunnn.. ku mohon."

Menghembuskan nafasnya kesal, kyuhyun melepaskan pelukannya terhadap sungmin. Gadis itu menyebalkan tidak tahukan bahwa little cho sudah ingin di manjakan kembali.

Menatap kyuhyun bersalah, bukan maksud sungmin untuk menolak permintaan kyuhyun, tetapi ini sudah pagi dan dia harus berangkat kesekolah begitu juga kyuhyun yang harus mengajar beberapa kelas termaksud kelasnya. Seketika sungmin kembali teringat beberapa hari yang lalu saat kyuhyun dengan pemaksanya ingin melakukan nya lagi pada saat pagi hari padahal tadi malam mereka sudah melakukan entah berapa ronde dan itu membuat sungmin harus memakai syal tebal di lehernya saat musim panas.

"maaf.. " sungmin mendekatkan tubuhnya kepada kyuhyun yang setengah nekad, kulit putih pucatnya menggoda sungmin untuk mengecup.

"cepat mandi, sebelum aku berpikir untuk memakanmu kembali pagi ini."

"jangan marah." Sungmin menggoyangkan tubuh kyuhyun manja, mengeluarkan jurus puppy eyesnya yang membuat siapa pun pria yang melihatnya tidak tahan termaksud juga kyuhyun.

CUP

"cepat sana, sebelum aku berubah pikiran."

Sedikit terkejut karna kecupan kyuhyun, sungmin tersenyum senang karna kyuhyun sudah tidak marah lagi dengannya. "ne .. chagi."

.

.

After The Incident

.

.

Gendre: Romance, drama , tentuin sendiri aja.

.

.

Rate: T (maybe)

.

Disclaimer: kyumin shipper akan selalu ada dan jangan sampai ada kyu shipper yang lain, karna saya percaya tatapan kyuhyun hanya milik sungmin seorang bahkan kalung no7 yang selalu kyuhyun pakai menjadi keyakinan saya #plak.

.

.

Summary: karna kesalahannya karna malam itu insiden itu berkatnyalah aku seperti ini, menjadi seorang penjahat yang membuang bayiku sendiri di dalam tong sampah, mengabaikan kebenaran pikirannya bahwa dia telah hamil.

.

.

Warning: GS,TYPO(s), DON'T LIKE DON'T READ! NO BASH!NO PLAGIAT!

.

.

Happy reading (*_*)/

.

.

"sebutkan nama anda untuk di catat di pengadilan."ucap eunhyuk.

"kyuhyun, cho kyuhyun." Suara beratnya memenuhi seluruh ruang persidangan.

"dan silahkan sebutkan pekerjaan anda, tuan cho."

"saya guru matematika di everblue high school tempatnya daerah mokpo nona lee sungmin menuntut ilmu."

Sungmin melihat dengan terkejut, tangannya mengebal, semua kejadian kembali terulang seperti sebuah video yang di putar kembali mundur, memandang pria itu dari atas sampai bawah melihat wajahnya yang sangat percaya diri. Sifatnya yang tidak pernah berubah dan ini bukan mimpi itu dia pria yang sudah membuat sungmin berada di sini, pria itulah yang membuat sungmin melayang lalu terjatuh kembali, seseorang yang sangat sungmin cintai sekarang sudah ada di hadapannya, dia cho kyuhyun.

Kyuhyun beralih memandang sungmin, menatapnya dalam .

Mengejapkan matanya bergantian, sungmin tidak bisa bernafas, pria itu telah mempengaruhinya kembali dengan membuat tembok yang menghalangi antara mereka berdua kembali luntur.

Kalau boleh jujur hati sungmin seperti es yang sedang mencair, melihat wajah pria itu membuatnya menghangat, tidak taukah dia sungmin sudah merindukan pria itu saat sungmin memutuskan untuk meninggalkannya, tetapi di dalam lubuk hati kecil sungmin seperti ada goresan kecil yang membuat hati sungmin perpikir , apakah pria itu cho kyuhyun mencintainya sama seperti cinta sungmin kepada kyuhyun? , apakah pria itu merindukannya saat sungmin tidak bersamanya? , apakah pria itu benar – benar menggap sungmin hanyalah sebagai sebuah alat emosi balas dendam terhadap ibunya?

.

.

Kyuhyun merapihkan jas mahal berwarna abu , sungmin melirik kyuhyun yang sedang percaya diri berjalan lalu duduk di tengah sidang tepat di depan yang mulia hakim.

Lalu sungmin melirik pengacara yang sedang ada di sampingnya, pengacara itu terlihat mengepalkan tangannya kembali saat kyuhyun datang denga percaya diri. sama seperti saat sungmin berbicara tentang polisi dektektif itu menerima godaan ajakan ibunya untuk mengobrol di dalam kamar. Sebenarnya apa yang sedang terjadi pikir sungmin.

.

Eunhyuk mulai berdiri menghampiri saksi ahli yaitu guru yang mengajar di sekolah sungmin, memegang beberapa lembar kertas dan juga pulpen di sebelah tangan kirinya yang masih sungmin lihat mengepal dengan kencang, melirik dengan tajam lalu mulai bertanya.

"terima kasih cho kyuhyun sudah bersedia hadir atas panggilan saya selaku pengacara untuk menjadi saksi ahli."

"ne, panggil saja saya kyuhyun kau tidak usah terlalu formal seperti itu," ucapnya sedikit tertawa kecil "saya sangat senang membantu murid kesayangan saya yang penuh dengan prestasi." Lanjutnya.

Menaikan alisnya "murid kesayangan? Yah~ aku percaya cho kyuhyun shi."

"tolong kyuhyun saja."

"baiklah, saya hanya akan betanda dasar saya kyuhyun. Bagaimana menurut mu tentamg lee sungmin?"

Kyuhyun kembali melirik sungmin lalau menjawab "dia adalah murid yang berprestrasi, akademi dan non akademinya sangat bagus, dalam 2 tahun aku mengenalnya dia adalah anak yang sangat menyenangkan dan juga penurut."

"maaf tuan cho apa yang kau maksud pernurut?" hakim agung mulai tertarik.

"well,, dia mudah di bimbing dalam segala hal , lee sungmin cepat belajar untuk menangkap sesuatu yang baru.

Hati sungmin mendesir, dia tau bahwa bukan seperti itu yang pria itu maksud, sesuatu tentang pelajaran? Bahkan setela sungmin mengenal pria itu dia tidak focus dalam apaapun pelajaran, karna tidak lama setelah dia mengenal pria itu pria yang masih ada di hatinya walaupun telah menyakitinya,sungmin tela menjadi alat balas dendam sikisnya cho kyuhyun.

Pria itu melanjutkan "semua yang ada dalam diri lee sungmin sangat bagus, kepribadiannya, sikapnya, dan semua yang ada pada dirinya, dia adalah murid sayang sopan dalam bersikap dan ucapannya pun sangat terdidik, aku tidak pernah mendusta karna aku adalah wali kelasnya yang sudah mengenal lee sungmin jauh sebelum itu."

Seisi ruangan terdiam termaksud sungmin, matanya serasa memanas dan terbakar ingin rasanya menumpahkan seluruh air mata yang sudah tertahan untuk sekian lama hingga lupa bagaimana caranya untuk menangis.

Ketika cho kyuhyun sudah di persilahkan duduk kembali ke kursi para saksi ahli, sungmin melihat pria itu membuat geakan cepat di bawah meja. Dia mengarahkan kepalan tangan ke diri sendiri dan menggumankan kata "yes"

Hakim mengangguk kepada sungmin "pembela? Kau bole memulai."

Sungmin mendengar jaksa terkekeh pelan.

Eunhyuk berdiri. "rencana. Yang mulia itu lah yang saya dengar bahwa lee sungmin memiliki rencana jahat untuk membunuh bayinya. Tetapi di mana titik buktinya? Semua hanya mengarah pada rencana dan alibi, saya tidak akan mengulangi semua hal yang terjadi di persidangan hari ini. Tapi anda sudah mendengar mendeskripsikan dasar penyangkalan sungmin. Hari ini, guru wali kelas sungmin bersaksi akan sikap baiknya di sekolah jadi yang mulia, tidak mengambakan sungmin sebagai pembunuh darah dingin yang mengakulasi setiap langkah, yang mempunyai premiditasi rencana. Tapi sebagai anak kecil yang panik dan tak bisa membiarkandirinya perpikir jernih."

Eunhyuk terus berbicara, mendiskusikan potensi penagguhan penahanan sungmin, euhyuk menekankan tentang kehidupan keluarga sungmin yang hanya hidup ber dua dengan ibunya lalu mengingatkan potensinya dalam hal akademis dan tak lupa ia berbicara tentang fakta bahwa sungmin tidak memiliki catatan criminal sebelum insiden itu.

Eunhyuk kembali ketempat duduknya.

Hakim mengatupkan kedua tanggan di bawah dagu. Ia memandang sekeliling ruang sidang. " saya sudah memeriksa seluruh bukti yang di ajukan kepada saya hari ini, dan saya sudah mendengarkan kesaksian para ahli . dan dengan senang hati saya mnegumumkan bahwa saya sudah membuat keputusan."

Jantung sungmin langsung berdebar kencang. Sudah di putuskan? Sungmin merasakan eunhyuk begerak – gerak di kursinya. Sungmin melirik ke arahnya wajah pengacara itu tampak tenang, tapi dia mengenggam bolpoin dengan begitu erat sampaai – sampai ujung jemarinya memutih.

Sungmin melirik kearah kyuhyun di bawah meja tangannya mengelap tangan berkeringannya di celana berwarna abu – abu yang bergaris satu kakinya bergerak naik turun.

Hakim menunduk kea rah selembar kertas di tangannya." Pengadilan akan." Ia memandang ke seluruh arah persidangan memberikan efek dramatis. "mempertahanyakan yudisdiksi atas terdakwa, lee sungmin , dalam kasus Negara bagian mokpo . bahwa tedakwa akan di kabulkan untuk menangguhan penahanan dengan syarat 5 tahun masa percobaan."

Tok tok tok

Ekspresi pengacara itu di balik kacamata terbingkai kawat tidak berubah, tapi sungmin melihat embusan udara lolos dai ruang di antara bibirnya.

Palu hakim di ketukan, suaranya terdengar keseluruh ruang sidang.

"semua berdiri!"

Sungmin dan eunhyuk dan seluruh orang temaksuk kyuhyun dan ibunya ada di ruangan sidang langsung berdiri. Dan hakim pun keluar persidangan.

Eunhyuk menoleh pada sungmin. Senyumnya lebar sekali. Ia mengulurkan tangan.

Sungmin menunduk, memandang tangan itu. Ia mengingat pertama kali eunhyuk menawarkan jabatan tangan padanya saat di ruang pertemuan.

"kita menang!" kata eunhyuk. "selamat ,sungmin."

Sungmin meraih tangan eunhyuk. Mereka bersalaman lalu tos. "tidak, selamat untukmu eunhyuk. Kau yang melalukan semuanya."sungmin berusaha membalas senyuk eunhyuk, tapi rasanya ia tidak ingin tersenyum.

"hei, kalian."

Itu suara kyuhyun. Sungmin dan eunhyuk sama – sama berbalik dan memandangnya.

Kyuhyun berjalan cepat dari arah saksi , melewati beberapa orang yang masih berlama - lama di sana.

Tangan sungmin mulai berkeringat, mata mereka saling mengunci, ketika hakim megumumkan keputusannya sungmin tidak merasa lega atau senang yang dibayangkannya. Dan ia tidak mengerti kenapa begitu.

.

.

Tbc?

.

.

Maafffff baru update XD saya sudah bekerja dan itu sangat sibuk baru sempat nerusin ngetik padahal udah setengah di laptop dari bulan lalu, terima kasih yang udah review jangan lupa review lagi yah joyer kkkk~ mau curhat panjang lebar tapi kuota mau sekarat. Pokonya maaf chap ini mengecewakan XD oh iya boleh mampir ke wattpad : eciidesy dan blog: .com .

Ada ff baru di wattpad tapi belum sempet di upload di ffn dan untuk blog itu ma cuman iseng aja kali aja mau mampir.. see you next chap joy^^