7 times jimin does everything jungkook wants him to, and that 1 time he doesn't.
epilogue.
.
"Aku dengar dari Yoongi-hyung kalau—,"
"Aku minta maaf, hyung.
"…yeah."
Hening.
"Yeah, kau harus. Nanti, di hadapan semua member. Di hadapan manajer-hyung. Kau tidak pernah bisa benar-benar menyimpan rahasia dari mereka semua, kau tahu?"
"Y-ya, hyung."
"Tapi Jimin, bukan itu alasan aku mengajakmu kesini."
Jimin mendongak, untuk pertama kalinya mengalihkan pandangan dari aspal abu-abu di bawah kakinya.
"Well, pertama, karena aku butuh teman untuk membeli keripik favoritku dan kedua, karena aku hanya ingin memberi tahumu kalau aku disini, kau tahu. Kita semua disini—bangtan."
"Aku, uh, Yoongi-hyung…,"
"Dia hanya terkejut, kupikir. Maksudku, bohong sekali kalau kami, aku dan member yang lain, bilang tidak memprediksi hal seperti ini akan terjadi."
"Hah?"
"Kau dan Jungkook tidak benar-benar pandai main rahasia-rahasiaan tentang ini, kau tahu? Kudengar Taehyung dan Hoseok bahkan memasang taruhan untuk hal ini, kau bisa tanya sendiri nanti, ketika kau dan Jungkook memberi tahu mereka."
"Ya, hyung. Kalau itu maumu."
"Ini bukan masalah mauku atau bukan, Jimin-ah. Ini tentang tim, dan aku sebagai ketuanya, ketuamu, wajib mengingatkanmu kalau tidak boleh ada rahasia seburuk apapun itu."
"Ya, hyung."
"Dan juga, kalau tidak ada satu orang pun akan yang berbalik membelakangimu, seburuk apapun itu."
Pipi Jimin sudah penuh air mata saat ia sekali lagi berbisik lirih, "Ya, hyung."
.
note:
here you go, percakapan antara namjoon dan jimin ketika jungkook sibuk mengurung diri di kamar.
a hint of happy ending just for you bitches :)
