Different Prince chapter 9
Cast : Zhoumi
Henry Lau
Lee Donghae
Choi Siwon
Hangeng
Kim Heechul
Cameo : Tiffany Hwang
Jessica Jung
Kim Youngwoon
Park Jungsoo
Genre : Romance, Yaoi, GS for Heechul & Jungsoo
~oOo~
"Dia istri Tan Sajangnim, Tan Heechul."
Tubuhku menegang. Istri Tan Sajangnim ? Berarti...
"Dia ibunya Zhoumi." sahut Donghae hyung.
Astaga, aku sudah membentaknya tadi...
~oOo~
Donghae PoV
"Silahkan diminum, ahjumma.." aku meletakkan segelas teh dan kue kering di atas meja.
Aku melirik Henry yang sedari tadi diam. Wajahnya terlihat gugup.
"Henry ? Gwaenchana ?" tanyaku sambil mengelus punggung Henry.
Henry cuma mengangguk pelan. Matanya sedikit melirik ke arah Heechul ahjumma.
"Henry ? Kau sakit ?" tanya Heechul ahjumma.
Henry sedikit tersentak. Dia langsung menegakkan tubuhnya. "A, aniya. Aku sehat kok. Hehehe.."
Heechul ahjumma tersenyum. "Benarkah ?"
Henry mengangguk cepat. "Ne. Nan gwaenchana.."
Heechul ahjumma berpindah tempat duduk di sebelah Henry. "Kau menggemaskan sekali, Henry..."
Aku cuma terbengong melihat Henry yang diperlakukan bak boneka berbulu halus. Tak kusangka reaksi Heechul ahjumma sampai seperti itu.
"Ji, jinjja ?" tanya Henry susah payah, karena pipi bulatnya terus-terusan dielus Heechul ahjumma.
Heechul ahjumma mengangguk semangat. "Kau imut, pipimu bulat, seperti mochi. Aku jadi ingin menggigitnyaa...!" pekik Heechul ahjumma histeris.
"Donghae, malam ini jadwal Henry kosong kan ?"
Aku terdiam sebentar. "Ne. Waeyo ahjumma ?"
"Aku akan mengajak menantuku belanja.."
"Mwo ?! Me, menantu ?!" pekik Henry yang masih dalam pelukan Heechul ahjumma.
"Nee.. Kau menantuku, Henry..."
Aku terkikik pelan. Walaupun suami istri tapi sikap Heechul ahjumma sangat berbanding terbalik dengan Tan Sajangnim.
"Aku boleh menginap disini kan ?"
Aku dan Henry saling berpandangan. Bagaimana ini ?
"Tenang saja, aku sudah minta izin pada Hangeng." sahut Heechul ahjumma mengerti pandanganku.
"Kalau Tan Sajangnim sudah mengizinkan, baiklah.." jawabku.
Donghae PoV end
Henry PoV
"Haaahhh.." entah sudah berapa kali aku menghela napas malam ini.
Tidak kusangka, Heechul ahjumma sangat berbeda dengan Tan Sajangnim. Bahkan aku dipanggil menantu olehnya.
Bluusshh..
"Aduh, wajahku jadi panas.." aku mengibaskan tanganku, berusaha mencari udara. "Kenapa aku jadi seperti gadis yang sedang kasmaran ?"
"Henry ? Kau sudah siap ?" Heechul ahjumma berteriak dari luar kamarku. Ah, aku baru ingat. Malam ini Heechul ahjumma mengajakku pergi.
"Ne ahjumma..!" jawabku dengan sedikit berteriak. Aku segera menyambar jaket di hanger dan bergegas keluar kamar.
Aku sedikit tersentak. Heechul ahjumma tiba-tiba merangkul lenganku, padahal aku baru saja keluar kamar.
"Menantuku yang manis jadi makin manis malam ini.." Heechul ahjumma mencolek daguku dengan gaya nakalnya.
"A, ahjumma.. jangan begitu.." ujarku gugup.
Heechul ahjumma malah tertawa keras melihat reaksiku. "Baiklah, ayo kita segera pergi."
"Selamat bersenang-senang..! Oh iya, belikan aku dimsum ya !" pekik Donghae hyung.
Heechul ahjumma hanya memberi tanda oke, kemudian menyeretku entah kemana.
Henry PoV end
~oOo~
Normal PoV
"Undangan makan malam ?"
Hangeng mengangguk pelan. "Tuan dan Nyonya Jung baru kembali ke Korea hari ini. Mereka ingin bertemu langsung denganmu."
Zhoumi mendengus keras. "Aku tidak ikut. Lagipula eomma sedang di Cina, kenapa tidak tunggu sampai eomma kembali ?"
"Tuan Jung harus kembali ke Rusia esok lusa. Eommamu sudah sering bertemu mereka, jadi tidak masalah." jawab Hangeng.
"Dasar keluarga kaku.." umpat Zhoumi, dengan berbisik. "Hanya makan malam, aku tidak mau membicarakan yang lain." ujar Zhoumi seraya melangkah keluar ruangan sang appa.
Hangeng menatap punggung Zhoumi yang menghilang dibalik pintu. "Appa berani menjamin, tak akan lebih dari sekedar makan malam.."
Zhoumi melangkah lebar-lebar menuju tempat parkir. Ia ingin cepat sampai rumah dan beristirahat.
"Zhoumi gege...!" langkah Zhoumi terhenti saat ia mendengar suara. Suara yang tak asing lagi, bahkan membuat Zhoumi bosan karena mendengarnya hampir setiap hari.
"Kau mau pulang ?" yeoja pemilik suara tadi merangkul lengan Zhoumi.
"Wae ?" tanya Zhoumi malas.
"Bagaimana kalau kita ke toko perhiasan ? Kita beli cincin pertunangan.."
Zhoumi melebarkan matanya yang semula terlihat sayu. Cincin tunangan dia bilang ?
"Apa maksudmu ?"
Yeoja tadi, Jessica, hanya memandang bingung. "Gege tidak tahu ? Ayahku kan mengundang Tan ahjussi makan malam untuk membahas hal ini."
"Sudah kuduga, makan malam ini ada maksud tersembunyi." pikir Zhoumi.
"Gege ? Ayo kita pergi.."
Zhoumi melepas rangkulan Jessica "Aku mau pulang."
Zhoumi berjalan tanpa menghiraukan panggilan Jessica. Kepalanya mendadak pusing memikirkan nanti malam.
"Apa aku tidak perlu datang saja ? Ah, itu tindakan pengecut, aku tidak mungkin kabur begitu saja." Zhoumi bergumam sendirian sepanjang jalan.
"Tapi kalau benar-benar bertunangan..." langkah Zhoumi terhenti. Wajahnya berubah cemas. "Henry.."
Normal PoV end
Hangeng PoV
Aku memandang langit sore dari jendela besar di ruanganku. Sampai suara ketukan pintu mengalihkan perhatianku.
"Ahjussi..? Boleh aku masuk ?" Jessica muncul dari balik pintu.
Aku hanya tersenyum dan mengangguk pelan.
"Ada hal yang ingin kau bicarakan, Jessica ?" tanyaku setelah duduk di sofa.
"Aku ingin bertanya sesuatu..." Jessica terlihat ragu. "Kira-kira kapan aku dan Zhoumi gege akan bertunangan ?"
Aku mengerutkan kening, tapi aku mencoba bersikap biasa. "Kenapa kau bertanya seperti itu ?"
"Appa meminta keputusan dari ahjussi. Appa ingin secepatnya, jadi kalau bisa..."
"Jadi appamu mengundang kami makan malam untuk menanyakan hal itu ?" aku memotong kata-kata Jessica.
Jessica terdiam, lalu mengangguk sekilas. "Bagaimana, ahjussi..?"
Aku bangkit, berjalan ke meja kerjaku. "Bilang pada Tuan Jung.." aku mengambil napas sejenak. "Kami akan memenuhi undangan kalian, tapi tidak untuk membicarakan pertunangan."
Raut wajah Jessica berubah, sedikit kecewa. "Baiklah, aku permisi dulu.." dia membungkuk hormat.
Aku merogoh ponselku, mengambil smartphone hitamku. Menempelkan benda persegi panjang itu setelah sebelumnya menekan beberapa nomor.
"Bagaimana ?" tanyaku begitu terdengar jawaban dari line seberang.
Aku terdiam mendengar penjelasan yang kubutuhkan.
Tanpa sadar mulutku mengukir senyum. "Baiklah kalau begitu. Bawa mereka kembali, Siwon."
Hangeng PoV end
~To Be Continued~
Author's Note~~
Anyeeooonnnggg... ^o^/
Chapter 9 coming...!
Kemarin aku absen ga update, soalnya pulsa wifi abis... T^T
Sebentar lg Henry bakal ikut geser otaknya.. #plaakk
Aku pengen publish cerita lain tapi takut cerita ini ga kepegang. Jadi aku tahan dulu ga publish sampe ff ini tamat.
Bales review dulu ya~~
Tyahra Lau : Hahaha, Heenim sama Henry kalo ketemu emang bakal rempong... XD
Ffnya aku bikin pendek biar pada penasaran... #plaakk
Gomawo reviewnya ^^~
Rnine 21 : Chullie eomma udh jadi string sekarang... XD
Itu maksudnya Henry udh lama tinggal sendirian di apartemen, jadi kalo masalah keamanan dia udh tahu. Kalo di Cina dia baru beberapa bulan.. ^^
Emang SJ tuh grup ganteng-ganteng somplak ya... #plaakk
Gomawo reviewnya ^^~
Udahan deh bawelannya author..
Gomawo buat para siders yg menyempatkan baca. Aku senang klo ffku dibaca sama banyak orang... ^^
Seperti biasa, ditunggu reviewnya ya. Gamsahamnida... ^^~
With love,
Teuki's Angel (Min Hyorin)
