Mian kalo cerita geje,, typo & alur kecepetan~XD
review please.. =3
Semakin banyak review, akan semakin cepat Rerepublish chapter berikutnya.^^ Soalnya ff ini uda Rere ketik sampai tamat, tinggal dipublish..hehe XD
Enjoy it!
DLDR!
Ide cerita berasal seutuhnya dari otak Rere~Kalau ada kesamaan dengan FF laen, adalah ketidaksengajaan~~
.::My (Un)Perfect Life::.
Author::Redz Zaoldyeck
Cast:Kim Ryeowook(yeoja),Cho Kyuhyun,Lee Sungmin(yeoja),Jessica, Tan Yesung, Lee Eunhyuk (yeoja), Choi Kibum (yeoja), Lee Donghae, Choi Siwon dll
Pair::YeWook of course^^
Genre:Hurt/Drama,Love,OOC,Transgender,
Rate: T
Summary:Harta, Kasih sayang orang tua, Pacar yang perfect sama dengan kehidupan yang yang sempurna. Dan itulah yang dimiliki oleh Ryeowook. Bagaimana jadinya kalau kehidupan sempurnanya berubah 180 derajat dimulai dengan putusnya ia dengan Kyu,ummanya yang hamil lagi& sang bos,Yesung yg super duper menyebalkan!
==================Redz Zaoldyeck Present================================
CHAPTER 8
"Appa.."
Aku berlari kearah appa yang baru saja masuk keruanganku
"Bagaimana pekerjaanmu, Wookie?"
"Appa lihat deh"
Aku menunjukan agendaku kepada appa
"Ahjussi menyusun jadwal yang sangat padat dan aku harus menemaninya" ucapku sambil mempoutkan pipiku
"Kau kan hanya menemani Yesung,chagi. Yesung yang bekerja pasti lebih lelah darimu"
"Tuh, dengarkan perkataan ahjussi, dasar anak manja" kata ahjussi sambil memberikan evil smile nya padaku.
"Cih, ahjussi menyebalkan! Baiklah, aku akan berjuang, appa!Hwaiting"
"Nah, ini baru anak appa, ayo kita pulang."
"Iya"
Aku, appa, dan ahjussipun segera pulang. Dirumah umma telah menyiapkan makanan, kamipun segera menyantap makan malam tersebut. Selama makan malam, appa membicarakan mengenai rencana liburannya dengan umma. Honey moon kedua mereka. Dan hal yang dikatakan appa sangat mengagetkanku. Appa dan umma akan mulai berlibur besok dan meninggalkanku berdua dengan si ahjussi menyebalkan ini!
"Appa, apa tidak terlalu cepat?"
"Appa dan umma sudah merencanakan ini sejak kau memutuskan untuk ke Seoul. Hanya 3 minggu, Wookie-ah. Tidak lama kan?" kata umma
"3 minggu? Itu lama, ma. Aku kan ingin umma menemaniku selama di Seoul"
"Kau sudah dewasa, Wookie. Masa ditinggal 3 minggu saja tidak berani"
"Wookie kan emang anak manja" kata ahjussi
Aaarggg! Lagi-lagi ahjussi menyebalkan itu mengataiku anak manja!
"Bukan! Aku bukan anak manja! Baiklah, appa dan umma berlibur saja! Aku bisa kok hidup sendiri" kataku
"Sendiri? Kau kan akan tinggal bersama dengan Yesung,chagi. Ahjussi titip Wookie ya, Yesung" kata appa
Oops, aku melupakan ahjussi itu! Ahjussi itu kan juga tinggal di rumah ini. Kalau appa dan umma pergi, berarti aku hanya akan tinggal berdua dengan ahjussi itu?!
"Appa, masa aku harus tinggal berdua dengan ahjussi ini? Nanti kalau anak appa yang cantik ini di apa-apain ahjussi ini gimana?"
"Mwo? Aku tidak berniat pada anak manja sepertimu! Bentuk tubuhmu saja masih seperti anak SMP. Aku tidak akan tergoda padamu, jadi berhentilah menggodaku."
Ikh! Ahjussi menyebalkan! Dia mengejekku lagi! Menggoda? Siapa juga yang menggoda ahjussi menyebalkan seperti dia!
"Aku juga tidak berniat menggoda ahjussi menyebalkan sepertimu! Kau bukan tipeku"
"Kau juga bukan tipeku, anak manja"
"Yesung,Wookie, hentikan. Kalian jangan ribut-ribut terus"
"Dia menyebalkan, pa" / "Dia menyebalkan, ahjussi"
"Apapun yang terjadi, kalian akan tinggal berdua selama 3 minggu, jangan membuat kacau rumah dan perusahaan ya." kata appa
******************************JR*****************************
Keesokan paginya appa dan umma pergi dan memulai liburan mereka. Sedangkan aku, ditinggal berduaan dengan ahjussi menyebalkan ini...
"Hari ini kita akan ke tempat klien, kau catat semua yang klien itu inginkan, ya" kata Yesung
"Iya. Aku sudah membawa catatan dan alat tulisku. Tenang saja."
"Oke, kita pergi sekarang. Ayo masuk ke mobil"
Ahjussi masuk ke mobil dan aku mengikutinya, tapi aku lebih memilih duduk dikursi tengah dari pada duduk disebelah kemudi.
"Hei, kenapa tidak duduk disebelahku?"
"Ani"
"Kalau kau duduk ditengah, aku akan terlihat seperti sopirmu. Cepat pindah"
"Tidak.. aku tidak mau." Kataku sambil menjulurkan lidahku :P
"Dasar anak manja"
Setelah itu kamipun segera menuju ke tempat klien kami
"Kita akan kemana?"
"Ke toko kue"
"Toko kue? Yang mana?"
"Itu toko Cherry"
"Heh?Toko Cherry yang terkenal itu?"
"Jangan berteriak seperti itu, anak manja"
"Ayo cepat kesana. Aku ingin mencicipi kue di toko itu. Toko itu sangat terkenal lho"
"Aku juga tau toko itu terkenal, tapi kita kesana untuk bekerja, bukan untuk membeli kuenya."
"Setelah selesai bekerja, kita makan kuenya ya"
"Tidak, kau lupa ya jadwal kita kan sangat padat."
"Tapi kan kita masih punya banyak waktu"
"Tidak ada tapi-tapian. Cepat turun, kita sudah sampai"
Kulihat Toko Cherry masih tutup, sepertinya masih terlalu pagi untuk membuka toko. Tanpa mengetuk pintu, ahjussi langsung membuka pintu tersebut dan muncullah seorang waitress dan langsung mengantar kami ke lantai 2. Sang pemilik toko sudah menunggu kami. Setelah bercakap-cakap ringan, sang pemilik toko mengutarakan keinginannya untuk membuat seragam waitress. Akupun mencatat semua keinginan sang pemilik toko. Setelah itu kamipun menanyai beberapa orang waitress mengenai baju seragam yang mereka inginkan. Sebenarnya kesimpulannya sama, mereka ingin baju seragam yang membuat mereka terlihat manis dan terlihat ceria dan bersemangat. Dan tambahan, sang pemilik ingin agar pada seragam tersebut terdapat pita pada bagian belakangnya. Setelah selesai, kamipun berpamitan dengan pemilik dan para waitress. Tapi pandangan mataku tidak bisa lepas dari kue-kue yang sudah tertata rapi dietalase dan lagi, aroma kue-kue tersebut benar-benar...menggiurkan..
"Ahjussi, kita makan kue dulu ya"
"Mwo? Tidak bisa, ini masih jam kerja, anak manja"
"Huh, ahjussi menyebalkan!Aku kan belum makan apapun dari pagi"
"Aku juga belum makan apapun, sama kan?"
"Makanya kita makan dulu disini. Oppa setuju kan?"
"Oppa? Kau hanya memanggilku oppa kalau ada maunya saja, dasar anak nakal!"
"Ayolah oppa...jebal.."
"Hmm..Ne, apa yang kau mau?"
"Horeee~Yesung oppa baik deh, gomawo. Aku mau Sugarsweet cake, minumnya..."
"Biar aku yang pesankan. Kau cukup duduk saja disana"
Sebelum ahjussi berubah pikiran, aku segera menuruti perkataan ahjussi. Aku duduk di salah satu kursi dan ahjussipun duduk dihadapanku setelah selesai memesan cake. Tidak lama datanglah seorang waitress membawakan dua buah Sugarsweet cake, secangkir susu coklat panas dan secangkir kopi.
"Kenapa memesan susu coklat untukku?"
"Anak kecil harus banyak minum susu biar tinggi."
"Anak kecil? Aku sudah dewasa!"
"Sudahlah jangan membantah. Diminum saja, rasanya enak kok"
Slurp! Hmm~manis... Rasanya enak, berbeda dengan susu coklat biasanya. Akupun segera memakan Sugarsweet cake yang ada di hadapanku. Yummy~Rasanya manis..enak.. Tidak salah kalau cake ini merupakan cake handalan toko ini dan sangat terkenal sampai keluar negri.
"Terlalu manis..." kata ahjussi setelah memakan sesendok cake tersebut
"Ini enak kok"
"Ini terlalu manis. Cepat habiskan punyamu. Kita harus segera pergi ke pabrik"
"Ne"
Akupun segera memakan cake punyaku. Rasanya benar-benar enak. Tidak cukup hanya memakan ingin memakannya lagi..dan lagi..Aku memakan cake tersebut dengan lahap. Setelah menghabiskan cake tersebut ,kulihat ahjussi hanya meminum kopinya saja. Ia tidak menyentuh cake itu lagi.
"Ahjussi, kenapa tidak menghabiskan cake nya?"
"Terlalu manis, aku tidak suka"
"Kalau begitu untukku saja ya" Kataku sambil menarik piring berisi cake itu ke hadapanku dan mulai memakannya.
"Hei anak manja, nanti kau gendut lho"
"Biarin. Yang penting rasanya enak!"
Deg! Ahjussi itu tersenyum. Ia terlihat sangat tampan...Matanya menatap lembut ke arahku..Tangannya perlahan mendekati pipiku...dan menyentuhnya...
"Awwww"
Ahjussi mencubit pipiku
"Hei anak manja, kenapa bengong? Terpesona dengan ketampananku ya?"
"Tidak! Ahjussi ke ge-er an"
"Haha.. cepat habiskan. Kita masih harus bekerja"
Segera kuhabiskan cake itu dan segera memasuki mobil. Mobilpun meluncur menuju ke pabrik. Disana kami bertemu dengan Zhoumi oppa. Zhoumi oppa membantu ahjussi memilih-milih kain yang akan digunakan. Setelah memutuskan kain apa yang akan digunakan, aku dan ahjussi kembali ke perusahaan. Ada rapat dengan para dewan komisaris mengenai beberapa macam proyek baru yang akan dilaksanakan.
"Hei anak manja.."
"Ne?"
"Selama rapat kau cukup diam saja, jangan mengatakan hal apapun kecuali jika kau ditanya."
"Waeyo?"
"Orang-orang didalam itu menyebalkan."
Aku hanya mengangguk. Menyebalkan?Benarkah? Bukankah orang-orang di dalam sana adalah petinggi perusahaan.
Aku dan ahjussi masuk ke ruangan tersebut. Tidak lama seluruh kursi yang ada diruangan tersebut telah terisi dan rapatpun dimulai. Yang dibahas dalam rapat kali ini adalah tentang proyek pembuatan sepatu. "WHYSTYLE" ingin melebarkan sayapnya ke industri sepatu. Menurut ahjussi, jika ingin melaksanakan hal tersebut, harus merekrut desainer sepatu yang handal agar model sepatu tersebut sudah tidak diragukan lagi. Namun beberapa orang menentang hal tersebut karena bila menggunakan desainer yang handal tentu harus mengeluarkan uang yang cukup besar merekrutnya.
"Sebaiknya kita tidak perlu merekrut desainer baru. Kita sudah mempunyai cukup banyak desainer. Tentu selain mendesain pakaian, merekapun bisa mendesain sepatu." Kata salah satu ahjussi berkaca mata
" Tidak bisa, tidak mungkin menyuruh para desainer untuk bekerja merangkap sebagai desainer pakaian dan sepatu. Mereka sudah fokus dan terspesialisasi pada bidangnya masing-masing." Ucap Yesung ahjussi.
"Kalau begitu, rekrut saja desainer yang baru atau fresh graduate agar biaya untuk merekrutnya tidak mahal." ucap ahjussi lainnya
"Benar, kita bisa menekan harga. Selain itu,dengan mengandalkan nama "WHYSTYLE" yang sudah cukup besar dan terkenal, dapat dipastikan sepatu tersebut akan laku terjual." Ucap namja lainnya yang diikuti anggukan beberapa petinggi lainnya
Cih, dasar licik! Mereka mau meraih untung sebanyak-banyaknya dengan mengandalkan merek yang sudah terkenal. Padahal walau merek terkenal, tapi kalau model dan kualitasnya buruk, tidak akan ada yang mau beli. Nanti malah gara-gara sepatu yang tidak laku mengakibatkan nama "WHYSTYLE" jatuh. Lagian kan untuk menekan harga bisa dengan cara lain.
"Tapi kalau model sepatu yang kita keluarkan cenderung aneh atau standar, akan sulit untuk laku walaupun "WHYSTYLE" sudah terkenal. Lebih baik bila pada saat peluncuran perdana kita mengeluarkan model-model yang unik, cantik, dan menarik sehingga dapat menciptakan image yang baik sekaligus menarik para pelanggan" kata Zhoumi oppa
Setuju oppa! Zhoumi oppa emang daebak!
"Benar juga apa yang Zhoumi-ssi katakan, tapi biaya untuk merekrut desainer-desainer ternama cukup mahal" kata salah satu petinggi perusahaan
"Aku hanya mengatakan desainer handal, bukan desainer terkenal. Desainer handal belum tentu desainer terkenal." Ucap Yesung ahjussi
"Tepat sekali. Lebih baik kita mencari desainer-desainer muda berbakat sehingga bisa menggali potensi mereka, ya kan Yesung-ssi" Kata Zhoumi oppa
"Ya, sepertinya satu orang desainer senior sudah cukup untuk menjadi guru bagi para desainer muda" kata Yesung ahjussi
"Baiklah, kami akan merencanakan budget secepatnya. Tapi, siapa desainer senior yang harus kita rekrut? Dan dari mana kita dapatkan para desainer muda?" tanya salah satu ahjussi yang diikuti anggukan para ahjussi lainnya
"Biar aku dan Yesung-ssi yang mengurus hal itu. Untuk desainer muda, cukup dipatok harga standar, tapi untuk desainer senior, untuk merekrutnya sepertinya memerlukan pengeluaran yang lebih agar mereka mau bekerja sama dengan kita." Kata Zhoumi oppa.
Para petinggi mengangguk-angguk tanda setuju.
"Baiklah, kami setuju."
Setelah itu rapat selesai. Para petinggi perusahaan keluar satu per satu dan tinggalah aku, ahjussi dan Zhoumi oppa.
"Akhirnya selesaiiii" kataku
"Cih, rapat menyebalkan!" kata Yesung ahjussi
"Sudahlah Yesung.. Bagaimana kalau kita makan dulu, Wookie pasti lapar kan?" kata Zhoumi oppa sambil merangkul ahjussi
"Iya, ayo kita makan" kataku
"Anak manja kelaparan ya?" kata ahjussi sambil mencubit pipiku
"Awww..sakit" kataku sambil mengelus pipiku yang pasti memerah gara-gara dicubit ahjussi.
Kenapa sie ahjussi suka sekali mencubit pipiku? Menyebalkan!
Setelah itu kamipun makan di kantin. Selama di kantin, ahjussi dan Zhoumi oppa membahas mengenai seragam yang akan di buat untuk toko Cherry. Mereka terlihat asyik dengan dunianya sendiri seolah-olah aku tidak ada di sekitar mereka.
"Bagaimana kalau membahasnya di kantor saja..." kataku menyela pembicaraan mereka
"Habiskan dulu makananmu baru berbicara seperti itu. Kau tidak sadar kalau kami menunggumu?"
Kulihat makanan ahjussi dan Zhoumi oppa memang sudah bersih, tinggal makananku saja yang masih belum habis.
"Mianhae...Makanku memang lambat" Kataku sambil mempoutkan pipiku
"Aegyo-mu tidak akan mempan padaku. Cepat habiskan" kata ahjussi
"Yesung-ah, jangan seperti itu. Wookie, makannya pelan-pelan saja. Nanti kau malah tersedak" kata Zhoumi oppa. Zhoumi oppa emang lebih baik di bandingkan ahjussi.
Selesai makan kami segera menuju ke kantor ahjussi. Zhoumi oppa dan ahsjussi mulai sibuk mencoret-coret kertas dan mendiskusikan mengenai seragam waitress sedangkan aku hanya duduk manis, melihat dan mendengarkan mereka. Jujur, aku cukup terkagum-kagum dengan ahjussi dan Zhoumi oppa. Ide-ide mereka dalam membuat desain pakaian sangat hebat. Setelah lama berdiskusi, akhirnya jadilah desain seragam yang utuh. Hmm.. sepertinya ada yang kurang. Akh, pita!
"Ahjussi, pemilik toko menginginkan pita di belakang baju" kataku
"Aigoo, aku melupakannya. Anak manja pintar juga ya" kata ahjussi sambil mengacak-acak rambutku
"Jangan memperlakukanku seperti anak kecil, aku sudah dewasa!" Kataku sambil merapikan rambutku.
Ahjussipun segera mencoret-coret kertasnya.
"Selesai deh. Besok kita akan mulai membuatnya,Zhoumi-ah"
"Oke deh. Kalau begitu aku kembali ke ruanganku ya, annyeong Wookie"
"Ne, annyeong oppa"
"Hei anak manja, kembali ke mejamu dan lakukan apapun sesukamu asal jangan mengangguku"
"Tanpa disuruhpun aku tidak akan menganggu ahjussi"
Akupun kembali ke tempatku dan mulai beronline-ria. Sesekali aku mencuri pandang ke arah ahjussi. Ia mulai sibuk mencoret-coret buku desainnya. Wajahnya ketika ia serius sangat tampan. Memang sie, aku akui ahjussi itu tampan. Lekuk wajahnya, rambutnya, matanya, hidungnya, bibirnya..semuanya terlihat perfect...
Deg! Mataku dan ahjussi bertemu. Matanya menatap tajam kearahku. Kalau ditatap terus menerus seperti ini aku bisa melting.. Ini bahaya! Segera ku palingkan wajahku dan berpura-pura sibuk dengan komputer dihadapanku. Akupun mencuri pandang kepada ahjussi yang tengah kembali sibuk dengan kegiatan coret-coretnya, benar-benar tampan...Tapi kalau mengingat semua sikapnya yang menyebalkan, pasti itulah yang menjadi salah satu alasan kenapa ahjussi ini masih single.
Iseng-iseng kuketik nama 'Yesung' pada kolom search di website "WHYSTYLE". Muncul! Namanya tercantum dalam kolom desainer. Nama lengkapnya Kim Jong Woon, salah satu desainer "JR". Ku klik namanya dan muncullah sedikit biodata mengenainya.
Nama : Kim Jong Woon (Yesung)
Tanggal lahir : 24 Agustus 1978
Posisi : Desainer "LIONEL" 2000 - sekarang
Kepala Desainer "LIONA" 2001 - sekarang
Tgl masuk : 10 Juni 2000
Ouw.. Jadi nama lengkapnya Kim Jong Woon..Tunggu! Tahun 1978, berarti umurnya 34 tahun, berbeda 12 tahun denganku!
"Wookie.."
Ahjussi bekerja mulai tahun 2000.. Sudah 12 tahun ia bekerja..Tahun 2000, berarti umur ahjussi masih 22 tahun. Hebat! Setahun setelah bekerja ia langsung menjabat kepala desainer "JR". Tunggu! Bukankah "JR" memang baru muncul tahun 2001?
"Wookie..Apa yang kau lihat"
"Hwaaaaa"
Kaget! Aku sangat kaget ketika mendengar suara ahjussi tepat di sebelah telingaku. Aku segera berdiri dan membelakangi monitor dengan maksud menghalangi ahjussi agar ahjussi tidak melihat layar monitorku.
"Jangan mengagetkanku!"
"Aku sudah memanggilmu berulang-ulang tapi kau tidak mendengarnya"
"Akh.. ahjussi kembali saja ke sana. Jangan mengangguku" kataku sambil mendorong ahjussi
"Hei, apa yang berusaha kau tutupi dariku?"
"Tidak, tidak ada"
"Gyaaa"
Ahjussi menarik tubuhku sehingga tubuhku jatuh ke dadanya. Deg! Deg! Deg! Jantungku berdetak sangat cepat! Gawat kalau sampai ahjussi mendengarnya!
"Kau mencari informasi tentangku? Kenapa tidak langsung menanyakannya padaku?"
Astaga! Karena deg-degan aku sampai lupa kalau harus menutupi layar monitor yang masih menampilkan biodata ahjussi.
"Hei, kenapa diam saja? "
"Hei anak manja, wajahmu seperti apel lho" kata ahjussi sambil memegang kedua pipiku dengan tangan besarnya
Aku hanya diam. Apa yang harus aku katakan? Wajahku terasa sangat panas dan jantungku berdetak sangat cepat.
"Kau tertarik padaku ya?" kata ahjussi sambil mencubit kedua pipiku
"Awww..ahjussi menyebalkan!" kataku sambil balik mencubit pipi ahjussi
"Sudah cukup main-mainnya. Ayo pulang" Kata ahjussi setelah melepaskan cubitannya.
"I..iyaa"
Setelah itu kamipun pulang. Kembali ahjussi yang menyetir sementara aku duduk dikursi tengah.
"Kalau kau ingin mengetahui diriku, kau tinggal bertanya langsung padaku. Tidak perlu mencari informasi tersebut di internet"
"Kau ke ge-er an, ahjussi"
"Tapi kenyataannya kan memang seperti itu. Kau sampai mencarinya di internet"
Aku hanya diam. Baiklah! Aku kalah! Aku tidak bisa mengelak perkataannya karena aku memang mencari informasi tentang ahjussi di internet.
"Apa yang membuatmu penasaran tentang diriku?"
"Umur..umur ahjussi..Aku penasaran dengan umur ahjussi, kenapa ahjussi terlihat tua sekali"
"Mwo? Dasar anak nakal. Aku masih muda!"
"Tapi umur ahjussi berbeda 12 tahun denganku. Itu sudah sangat tua"
"Terserah kau. Yang penting aku masih terlihat tampan"
"Ahjussi ke ge-er an!"
"Kenyataannya memang seperti itu kan? Wajahmu saja tadi sampai memerah"
"Berhenti! Jangan membahasnya lagi"
"Haha.."
Dasar ahjussi menyebalkan! Oya, apa kutanyakan saja mengenai "WHYSTYLE" dan "JR" ya?
"Ahjussi.. kenapa ahjussi memilih bekerja di WHYSTYLE?"
"Hmm..WHYSTYLE itu perusahaan ayahku. Ayahku meninggal sebelum aku siap menggantikannya jadi ayahmu lah yang menggantikan posisi ayahku."
"Ouw..Lalu kenapa ahjussi bisa menjabat sebagai kepala desainer JR ? Padahal ahjussi belum lama bekerja di WHYSTYLE kan?"
"Aku yang mengusulkan untuk mendirikan JR. Jadi akulah yang menduduki jabatan kepalanya."
"Ouw..Kenapa ahjussi mendirikan JR?"
"WHYSTYLE hanya membuat pakaian untuk digunakan sehari-hari dan diproduksi secara massal. Oleh karena itu aku mengusulkan sesuatu yang berbeda. JR memproduksi pakaian-pakaian yang unik, memiliki tema tertentu dan dibuat dengan jumlahnya terbatas."
"Ouw.."
"Mana yang kau sukai?WHYSTYLE atau JR?"
"Hmm..Aku suka WHYSTYLE karena pakaiannya nyaman ketika digunakan. Tapi aku juga suka kok dengan dress dan gaun pesta buatan JR, bajunya indah, unik namun nyaman digunakan."
"Baguslah kalau begitu"
"Tapi aku tidak menyangka ahjussi bisa membuat pakaian sebagus itu"
"Kau meremehkanku ya?"
"Habis ahjussi menyebalkan sie. Makanya diumur setua inipun ahjussi belum juga menikah."
"Menikah?Aku belum pernah memikirkan hal itu. Itu bukan hal penting dalam hidupku"
"Heh? Benarkah?"
"Tentu saja. Sejauh ini aku bisa mengurus diriku sendiri jadi aku belum memerlukan istri."
"Ahjussi kan tidak tinggal sendirian tapi tinggal dengan appaku"
"Hmm..iya sie. Tapi aku bisa mengurus diriku sendiri kok. Kau sendiri kenapa tidak menikah?"
"Aku belum siap.."
"Hmm...aku lupa. Kau kan anak manja. Mengurus diri sendiri saja belum tentu bisa, bagaimana mungkin kau mengurus keluarga"
"Aku bisa kok! Jangan meremehkanku"
"Kalau begitu sesampai dirumah kau harus memasak makan malam kita"
"Lho? Kenapa?"
"Untuk menunjukan kalau kau bisa mengurus dirimu sendiri"
"Baiklah. Aku memang bisa kok"
Hmm..Apa yang harus kumasak? Aku kan tidak bisa memasak apapun...Ugh..dasar ahjussi menyebalkan!
TBC~~
Review~ Review~ No Flame!
Baca FF Rere yang lainnya juga ya~~^^
Follow:: mysilverangel
