Title : I Love U, My Best Friend_Chapter 9
Main Cast :
Do Kyungsoo (yeoja/girl)
Oh Sehun (namja/boy)
Kim Jongin (namja/boy)
Suport Cast :
Byun Baekhyun (yeoja/girl)
Luhan (namja/boy)
Zang Yixing (yeoja/girl)
Kim Kibum a.k.a Do Kibum (yeoja/girl)
Lee Jinki a.k.a Do Jinki (namja/boy)
Choi Minho a.k.a Kim Minho (namja/boy)
Lee Taemin a.k.a Kim Taemin (yeoja/girl)
Author : Lale Uti
Gendre : Romance
NB : Semua Cast disini milik Allah SWT, SM Entr, and special for D.O. he is mine (wkwkwk ngarep)... ini cerita murni dari fikiran author, typo dimana-mana... jangan lupa di review yaahh ^^
HAPPY READING ^_^
.
.
.
Aku terus berlari menuju sehun, aku segera memeluknya erat..
"Saranghe, jongmal saranghe" ucapku sambil masih memeluknya,, sungguh aku tak mampu menyangkal lagi kalau aku juga mencintai sahabatku, Oh Sehun
"nado.. nado saranghe, jongmal saranghe kyungsoo-ah"
tunggu.. suara ini...ini seperti suara..
.
.
"Kai ?"
.
.
.
Chapter 9
.
Kai POV
Aku terus menyusuri hutan sambil meneriaki nama kyungsoo, sampai akhirnya aku melihat sesosok yeoja tengah duduk meringkuk di bawa pohon besar..
hei ! bukankah itu kyungsoo ?
aku mulai mendekat
"KYUNGSOO !" aku memanggilnya dan dia seperti mencari-cari sumber suaraku..
Kulihat kini ia berlari menuju arahku..
"kyung ! apa itu kau ?" tanyaku lagi memastikan
kini ia semakin dekat dan aku yakin dia kyungsoo, dia langsung memelukku erat sepertinya ia sangat ketakutan, aku pun membalas pelukannya..
"Saranghe, jongmal saranghe" ucapnya..
benarkah ? jadi dia mencintaiku ? oh Tuhan terima kasih, cintaku ternyata tak bertepuk sebelah tangan..
"nado.. nado saranghe, jongmal saranghe kyungsoo-ah" balasku di tengah pelukan kami
dia tiba-tiba merenggangkan tautan tangannya dari pinggangku, sontak membuatku menatapnya, ia pun menatapku dengan tatapan kaget (?)
"Kai?" ucapanya
"ne wae ? gwenchana ?" ucapku kemudian, ia terlihat kikuk, aku bingung dengan respon yang ia berikan
"kajja kita kembali ke perkemahan" ucapku kemudian karna ia tak berbicara sepatah kata pun setelah itu..
Kai POV end
.
.
Author POV
Sehun berlari menuju perkemahan..
di lihatnya Kai dan beberapa teman lainnya kini tengah duduk di depan perpian, malam sudah mulai larut membuat udara semakin dingin..
Sehun melangkah menuju kai..
"apa kyungsoo sudah kembali?" tanya sehun khawatir..
"ne, sekarang dia berada di dalam tendanya" ucap kai sambil mendongak menghadap sehun yang berdiri disamping tempanya duduk..
Sehun baru saja akan melangkah menuju tenda kyungsoo namun tangan kai mencegahnya..
Sehun langsung memberikan tatapan tajam nan dinginnya pada kai,,
"jangan ganggu dia dulu" ucap kai sambil menatap balik sehun dan kini ia tengah dalam posisi berdiri dari duduknya
"jangan ikut campur" balas sehun dingin sambil melepas kasar tangan kai dan melangkah cepat menuju tenda kyungsoo
.
.
~Other Side
Di dalam tenda kyungsoo tengah menyelimuti tubuhnya sehingga yang terlihat saat ini hanya kepalanya..
"aaiisshh kyungsoo pabo !, kenapa kau malah mengutarak cinta pada kai ! aaaahhhh aku sudah gilaaaa" tuturnya sambil menggerak-gerakkan badannya asal dan menendang nendangkan kakinya ke udara.
Kyungoo terdiam sejenak dari gerakan asalnya, tangannya tergerak menyetuh bibir merah kissble miliknya..
"hmm rasanya manis" gumamnya tanpa sadar..
"AAHH ! APA YANG AKU KATAKAN ! ani ani ani ! aku benar-benar akan semakin gila jika tetap berada disini,, aaahh eomma aku tak mau bertemu dengan mereka dulu" tuturnya sedikir histeris..
"aahh ottoke !" ucap kyungsoo lesu..
"KYUNG !" tiba-tiba seseorang tanpa minta izin terlebih dahulu menerobos masuk ke dalam tennda kyungsoo
Kyungsoo refleks menaikan selimut yang ia pakai tadi sehingga kini seluruh badannya sudah tertutup selimut..
"kenapa kau masuk tanpa aijinku ?, sana keluar !" ucap kyungsoo sambil masih berkelumbung di dalam selimutnya
"apa kau baik-baik saja ?" tanya sehun lagi menghiraukan perintah kyungsoo yang menyuruhnya keluar..
"ne aku baik-baik saja, sekarang keluarlah" perintah kyungsoo lagi masih belum menampakkan wajahnya..
"baiklah, aku keluar,, " tutur sehun dan segera keluar dari tenda kyungsoo..
mengetahui sehun sudah meninggalkannya, kyungsoo pun akhirnya menurunkan selimut yang menutupi wajahnya, dan dapat kita lihat kini wajah kyungsoo sudah memerah !
"aiissshh jinja ! kenapa aku begitu gugup bertemu sehun" tutur kyungsoo sambil memegang pipinya yang telah memanas..
.
.
.
~Keesokan Harinya
Pagi menyapa daerah pegunungan membuat atmosfer kini berada dalam keadaan stabil yang menimbulkan suhu permukaan menjadi sangat dingin,,,
Di hari yang dingin ini akan di adakan games antar kelompok, seluruh siswa kini tengah berkumpul untuk mendapatkan arahan dari para pembimbing,,
Setelah mendapakan arahan, para siswa pun berkumpul lagi dengan kelompok mereka masing-masing..
"jadi kita akan mencari bendera sebanyak-banyaknya dan baru akan kembali jam 5 nanti begitu ?" tanya chanyeol membuka percakapan kelompok
"ne begitulah, cha ! kita harus kompak dan ambil bendera sebanyak-banyaknya, ara !" seru baekhyun, di balas anggukan dari teman-teman sekelompoknya termasuk yixing...
"baek, nanti jika kau lelah aku siap menggendongmu" ucap chanyeol usil pada baekhyun
"jangan berani macam-macam kau Park Chanyeol idiot" balas baekhyun ketus
.
.
~Other side..
"kyung.."
"AAH aaiss kau mengagetkanku" ucap kyungsoo sambil mengelus-elus dadanya dan kembali merapikan ransel miliknya..
"sini biar aku bantu" ucap sehun lagi..
"aniyo,, aku bisa sendiri hun" balas kyungsoo, entah kenapa suasana pembicaraan mereka terasa sedikit berbeda, seperti lebih canggung (?)
"kyung apa kau marah padaku ?" tanya sehun masih menatap kyungsoo yang baru selesai merapikan ranselnya..
"aniyo.. marah kenapa ?.. aku tak marah padamu, kajja kita keluar yang lain sudah berkumpul" ucap kyungsoo menutup percakapan mereka..
.
Selama di perjalanan mereka sedikit sulit mendapatkan bendera-bendera karena letak bendera yang sangat tersembunyi dan tak teduga-duga, pantas saja waktu pencarian sampai jam 5 sore..
mereka terus saja berjalan,,sampai..
"YAA ! itu benderanya !" teriak kyungsoo dan segera berlari menuju bendera yang ia lihat tadi.
namun naas nasib kyungsoo, kakinya yang tengah berlari tersandung akar pohon besar yang sedikit tertutup membuatnya jatuh seketika secara tidak elit..
sehun dan kai yang melihat kejadian itu langsung berlari menghampiri kyungsoo..
"gwenchana ?" tanya kai khawatir..
"ani,, kakiku sakit" rengek kyungsoo
sehun segera mengecek kaki kyungsoo, terlihat bagian mata kaki kyungsoo sedikit membiru dan ada goresan disana..
teman-teman kelompok mereka pun kini tengah mengerubuni kyungsoo..
"kau bisa berjalan ?" tanya sehun..
"ne.. aku bisa, aku masih bisa berjalan" ucap kyungsoo menahan sakit..
kyungsoo pun akhirnya dibantu berdiri oleh kai.. sehun yang berniat membimbing kyungsoo pun mengurunkan niatannya karena melihat kai yang sudah lebih dulu menggenggam bahu kyungsoo..
Setelah mengambil bendera yang dilihat kyungsoo tadi, kelompok ini pun melanjutkan perjalanan mereka,,
Kini bendera kelompok mereka sudah berjumlah tiga buah, dan kini jam tengah menunjukkan pukul setengah 5 sore,,
"huft dimana lagi kita harus mencari benderanya ?" dengus salah seorang teman kelompok mereka yang bernama woohyun..
"sudahlah kita jalan pulang saja, siapa tau nanti diperjalanan pulang kita dapat menemukan bendera" usul teman mereka yang lain..
akhirnya kelompok kai kembali berjalan menyusuri hutan untuk kembali ke arena perkemahan mereka,,
.
Sehun sedari tadi menatap kyungsoo yang terus saja kesakitan, sehun kini sudah tidak tahan melihat kyungsoo yang sedari tadi memaksakan kakinya untuk berjalan..
"tunggu sebentar" ucap sehun menghentikan langkah teman-temannya..
sehun berjalan kedepan kyungsoo dan langsung menyodorkan punggungnya..
"naiklah" ucap sehun dingin..
"ani sehun aku—" belum selesai kyungsoo berbicara sehun sudah memotong ucapannya.
"jika kau tak naik aku tak akan mau berbicara lagi padamu" ucap sehun yang ia yakini pasti akan ampuh,
dan benar saja, kyungsoo segera melingkarkan tangannya ke leher sehun dan naik ke penggung sehun..
kai yang melihat moment itu mengepalkan tanganya sebal,,
mereka pun akhirnya melanjutkan perjalanan..
.
.
Lama mereka berjalan dan kini mereka sampai di perkemahan mereka,
Sehun menurunkan kyungsoo di depan tendanya, lalu kai datang menghampiri keduannya membawa kotak P3K..
"sini biar ku obati lukamu" ucap kai..
"biar aku saja, kau kan ketua kelompok, jadi bereskan saja urusan-urusanmu dulu" ucap sehun sambil merebut kotak P3K dari tangan kai..
Kai ingin sekali membantah dan melawan sehun, namun ia tak bisa melakukannya di depan kyungsoo, ia pun terpaksa mengalah..
"baiklah, aku ke post panitia dulu ne kyung, nanti aku akan kembali lagi" ucap kai sambil mengelus lembut surai kyungsoo, kai pun melangkah pergi..
.
Sehun mulai mengobati kaki kiri kyungsoo dari membersihkanya dengan alkohol sampai memperbannya,,
Selama diobati kyungsoo terus saja memperhatikan sehun..
DEG DEG DEG
jantung kyungsoo berpacu dengan sangatt cepat, apalagi saat matanya menatap bibir mungil sehun, ia akan mengingat kembai saat sehun menciumnya untuk yang pertama kalinya, seketika wajah kyungsoo memerah..
Sehun menatap kyungsoo yang tertangkap basah tengah menatapnya..
"wae ?, apa kau demam ? kenapa mukamu merah ?" tanya sehun polos sambil menyentuh dahi kyungsoo
"a-aniyo.. gwenchana" ucap kyungsoo gugup..
"baiklah kau istirahat ne" tutur sehun kemudian,, kyungsoo membalas dengan anggukan sambil berucap "gumawo sehunie"..
Kyungsoo pun memasuki tenda miliknya..
.
.
Malam pun tiba, seluruh kelompok berkumpul untuk mendengarkan pengumuman lomba tadi siang,
Pemenang lomba telah di umumkan, yakni kelompok dari Park Chanyeol yang berarti kelompok yixing juga, mereka terlihat sangat gembira, kelompok lain yang tak menang terlihat sedikit merasa kecewa tapi mereka tetap bahagia karena mereka merasa telah melakukan semuanya dengan maksimal.
kini para siswa tengah melingkari api unggun besar, menikmati malam terkhir mereka di perkemahan, hmm memang tak terasa waktu yang mereka lalui begitu cepat berakhir,
kyungsoo duduk di samping yixing saat ini..
"omo kyung, kakimu kenapa ?" tanya yixing panik saat baru menyadari kaki kyungsoo di perban..
"aahh ini luka kecil yang kudapat saat acara tadi siang" balas kyungsoo sambil tersenyum, tiba-tiba kai datang..
"kenapa kau hanya memakai gardigan ? udara malam sangat dingin" tutur kai sambil memakaikan jaket tebal miliknya kepada kyungsoo dan langsung menduduki dirinya di samping kyungsoo
yixing langsung menarik-narik lengan kyungsoo dan membisikkan sesuatu..
"Yaa kyungsoo sepertinya kau dan kai semakin dekat saja, dari ujian lalu ia selalu mencarimu, ada apa sebenarnya ? kau harus cerita ?" bisik yixing pelan yang hanya didengar oleh dirinya dan kyungsoo..
"ne nanti" balas kyungsoo dengan menggerakkan bibirnya tanpa suara ke arah yixing
.
.
Dari sudut lain dapat kita lihat sehun yang tengah meminum coklat panas sambil memandang kyungsoo dan kai yang tengah bersama, ia sampai tak menyadari jika baekhyun sedari tadi duduk di sampingnya.
"kenapa kau melihat mereka terus ?, apa kau cemburu ?" baekhyun mulai berbicara, membuat sehun mengarahkan pandangan padanya..
"hmm bukan urusanmu" ucap sehun sambil menyunggingkan senyum angkuhnya dan kembali memandang kyungsoo di depannya..
"mau kuberi saran ?, hmm menurutku kau lupakan kyungsoo, ia akan segera bersama dengan oppaku, mereka terlihat cocok" ucap baekhyun lagi..
sehun berbalik menatap baekhyun..
"mau kuberi saran ? berhentilah mencampuri urusan orang lain, urusi saja dirimu sendiri" balas sehun membuat baekhyun terdiam..
Sehun berdiri dari duduknya dan berjalan menuju tendanya..
.
.
"yixing-ah selamat atas kemenangan kelompokmu" ucap kai membuka pembicaraan
"ahh ne kai-ssi gumawo" balas yixing dengan senyum manisnya..
"aahh aku tinggal dulu ne kyung, sepertinya minseok membutuhkan bantuan" ucap yixing lagi setelah melihat minseok teman sekelompoknya memanggilnya dari kejauhan..
"arra,, sampai bertemu besok" balas kyungsoo
Kini kyungsoo duduk berdua bersama kai, meski sebenarnya tidak berdua karna teman-teman mereka yang masih berada di sekitar api unggun tengah sibuk melakukan pekerjaan mereka masing-masing..
"Kyung, besok pagi sebelum kita pulang ke seoul, ikutlah kesuatu tempat bersamaku" ucap kai sambil memandang kyungsoo.
kyungsoo balas memandang kai "kemana ?" tanyanya..
"suatu tempat yang indah tentunya" ucap kai lagi sambil menyunggingkan senyumnya yang manis
"baiklah,," balas kyungsoo pada akhirnya..
.
.
~Pagi tiba...
Pagi pagi sekali saat matahari pun belum terbit, kai menjemput kyungsoo di depan tendanya..
"kau sudah siap ?" tanya kai saat melihat kyungsoo keluar dari tendanya,,
"ne.." balas kyungsoo sambil mengangguk
kai kemudian merapikan jaket yang kyungsoo kenakan membuat ia sedikit tersentak dengan perlakuan kai..
"apa kau bisa berjalan ? atau mau kugendong ?" tanya kai lagi
"aku bisa berjalan kai-ah" balas kyungsoo sambil tesenyum. kai pun segera menggenggam tangan kyungsoo dan membawa kyungsoo berjalan mengikuti arahnya berjalan.
.
Lama mereka berjalan,,,
"apa masih kuat ?" tanya kai khawatir..
"ne..lihatlah aku tak apa" balas kyungsoo sambil tersenyum
kai menghentikan langkahnya, membuat kyungsoo ikut berhenti berjalan,
"mian, bolehkah aku menutup matamu ?" tanya kai sopan sambil menunjukkan slayer di tangannya..
"eh ?,, arraso" jawab kyungsoo sedikit kaget,
kyungsoo pun akhirnya melepas kaca matanya dan membiarkan kai menutup matanya dengan slayer miliknya..
tiba-tiba..
"YAA ! Apa Yang Kau Lakukan" teriak kyungsoo ketika ia merasakan badannya terangkat..
"kau tidak mungkin berjalan dengan mata tertutup bukan ?, jadi biar aku menggendongmu" tutur kai sambil tersenyum..
"tapi aku berat" guman kyungsoo
"ani, kau sama sekali tak berat, aku bahkan bertanya-tanya apa kau tak pernah makan sampai tak terasa begini" balas kai lagi, membuat keduanya tersenyum
kyungsoo terdiam, ia akhirnya tak melawan lalu melingkarkan tangannya pada leher kai, kai menggendong kyungsoo ala brigdestyle..
.
.
Kyungsoo merasakan tubuhnya diturunkan oleh kai..
"apa kita sudah sampai ?" tanya kyungsoo
"ne,,," balas kai, lalu ia membuka ikatan slayer yang menutupi mata indah kyungsoo..
TADA
Kyungsoo sungguh terpesona melihat pemandangan saat ini,, sebuah taman bunga yang sangattt indah di pinggir tebing yang seperti terukir serta kabut-kabut pagi yang masih menghiasi membuat tempat itu sangatttt indahhh sungguh kyungsoo tak mampu berkata-kata, ia terus saja melihat sekelilingnya dan tak henti-hentinya memuji kuasa Tuhan yang telah menciptakan tempat seindah ini..
"bagaimana ? indah bukan ?" tanya kai..
Kyungsoo seperti pernah mengalami hal ini sebelumnya, ia dia ingat dia ingat sekarang, moment ini adalah moment yang sama dengan mimpinya dulu
Kyungsoo menatap kai sambil tersenyum indah, "ne kai,, ini sanggaattt indah,, terimakasih sudah membawaku kesini" tutur kyungsoo riang..
"Ne.. cheonma,, tapi jujur saja kau masih jauh lebih indah" tutur kai
"ne ?" tanya kyungsoo..
"aahh ani,, oh iya kyung.. sebenarnya ada yang ingin ku katakan" kai berjalan mendekati kyungsoo
Kyungsoo menatap kai..
"Saranghe,, jongmal saranghe, kau tau kan ? aku begitu menyukaimu, dan aku sangat gembira saat kau mengatakan jika kau juga mencintaiku waktu itu" tutur kai sambil tersenyum, kyungsoo terdiam membeku..
"appaku sejak lama terus bertanya dan meminta kepastian dariku tentang tanggal pertunangan kita, tapi aku masih ragu untuk menjawab karena aku belum mengetahui perasaanmu padaku" tutur kai lagi.
Kyungsoo masih terdiam..
.
Kyungsoo POV
bagaimana ini Tuhan, tolong aku,, aku tak mampu berkata apapun sungguh.. aku hanya terdiam
"tapi karena sekarang semuanya sudah jelas, jadi mari kita segera bertunangan"
JEDERRR
bagaikan petir yang menyambar, aku terpaku terdiam rasanya susah sekali bernafas, bagaimana ini,, semuanya sudah salah dari awal, bisakah aku mengulang semuanya, oh Tuhan kembalikan waktu itu Tuhan kumohon,,
"bagaimana kyung ? kau setuju kan ?" kai kembali bertanya padaku..
kulihat matanya begitu memancarkan kebahagiaan yang sangat besar, aku tak sanggup menyakiti orang sebaik kai Tuhan, jika aku mengatakan 'tidak' pasti ia akan sedih dan kecewa, orang tua ku dan orang tua nya pun akan kecewa, tapi jika aku meng 'iya' kan,, bagaimana dengan sehun ? dan bagaimana denganku ?
"kyung..." kai menyadarkanku dari lamunan singkatku..
Kyungsoo POV end
.
Author POV
Kai menatap intens kyungsoo, ia bingung dengan sikap kyungsoo, bukankah ini pertanyaan yang tak sulit ? terlebih jika kita saling mencintai bukankah begitu ? itu yang kai fikirkan..
"baiklah,, mari kita segera bertunangan" balas kyungsoo pada akhirnya dan membuat kai refleks menarik kyungsoo ke dalam dekapannya..
,
,
,
TBC
.
Chap 9 datang...
giman ceritanya masih mau ikutin gak ? masih seru kah ? semoga masih...
ini lanjutannya aku publish buat kalian yang tetep setia nungguin kelanjutan kisah kyungsoo sehun dan kai :D..
ayoo ayoo di review yaaa, makasih semua :* #tebarkiss
