-:-Mad Gamer : Way Of Undead Knight-:-
-:-Mad Gamer-:-
-:-By-:-
-:-Author Lang0874-:-
-:-Inspirasi cerita dari sosok - sosok hebat dibawah ini-:-
-:-Naruto ; Masashi Kishimoto-:-
-:-Legendary Moonlight Sculptor ; Nam Hee-Sung-:-
-:-Hight School DxD ; Ichie Ishibumi-:-
-:-Guardian Land ; Author Enyong-:-
.
.
"Seberapa banyak lagi yang mau kau beli sebenarnya!"
Naruto mengerang frustasi melihat barang yang dia bawa semakin banyak tumpukannya. Bebannya tidak terlalu berat karena ini hanya tumpukan kain, tapi tingginya tumpukan membuat susah untuk menjaganya tetap seimbang dan tidak jatuh.
Apalagi saat ini Naruto menjadi pusat perhatian diMall terbesar dikota Kuoh. Ini karena banyaknya pakaian yang dia bawa dan beberapa gadis cantik yang bersamanya. Ada Altria, Lee Hyun, loli biru bernama Shizue Izawa, Leaticia,dan adiknya Kirin.
Sebenarnya yang berbelanja hanyalah Altria dan Lee Hyun saja karena sisanya hanya menatap sambil keringat jatuh. Bagaimana tidak, mereka berempat termasuk Naruto diseret oleh Altria dan Lee Hyun untuk berbelanja bersama.
Daannn tentunya Naruto menolak, tapi entah kenapa Lee Hyun berhasil membujuknya dengan sebuah bisikan. Akhirnya mereka berakhir disini dan dijadikan cecunguk-Naruto dan model-Shizue, Kirin, Leaticia.
"Ini cocok! Ini juga! Ini juga!"
"Hm! Tak aku sangka pakaian disini bagus. Mungkin inilah yang disebut Japanese Culture dalam berpakaian."
Gumam Lee Hyun mengangguk setuju dengan pendapat Altria. Mata layaknya reptile yang berwarna emas miliknya mengambil sebuah pakaian dan melemparkannya keNaruto tanpa rasa bersalah sedikitpun.
Bruk
Twitch
Perempatan tercipta diwajah Naruto yang tersembunyi didalam pakaian yang dilempar oleh Lee Hyun. Sumpah! Jika dia adalah laki – laki, Lee Hyun akan bonyok sana – sini, untungnya dia adalah perempuan dan pacarnya Naruto-_-``.
'Nasipku~!'
Batin Naruto pasrah dengan keadaannya yang diseret kesana –kemari hanya untuk membawa berbagai jenis pakaian. Sampai What The Hell! Ap-apa – apaan ini! Naruto berkeringat dingin melihat pakaian dalam yang terlempar tepat diwajahnya.
Krik krik krik
Mall semakin sepi ketika melihat adegan dimana sebuah pakaian dalam mengenai wajah Naruto. Sang pelaku yang merupakan Lee Hyun terlihat tak peduli dan menyeret Naruto menuju kasir, hingga saat gerombolan hareem itu menghilang keluar Mall.
"Fuck! Pria itu Luck Bastart! Dia dikelilingi oleh perempuan cantik dan kawai. Aku rela melakukan hal yang sama jika diperlakukan seperti itu."
"Jangan bermimpi terlalu tinggi! Apa kau tak merasa aneh dengan wajah perempuan bermata ular itu?"
"Hmm aku seperti pernah melihatnya di-Ohhh! Bukankah dia adalah penyihir es luar biasa diBenteng Vergo itu? Tapi matanya saja yang berbeda."
"Kau benar! mungkin matanya dirubah karena dia tidak nyaman dengan mata seperti itu. Tapi bukankah berarti Pria itu adalah Kamikaze!"
-Hahhh!
Heboh sudah Mall dikota Kuoh.
.
Shining Gold Pavilion
.
Shining Gold Pavilion.
Nama dari sebuah penginapan yang dikelola oleh Suzuki Satoru atau bisa dibilang adalah Momonga. Player WorldLight yang anti mainstrem karena memilih sebagai seorang Skeleton mage saat pertama kali bermain game.
Penginapan itu terlihat sangat megah karena ini baru saja selesai dibangun 1 bulan yang lalu, biasanya ruangan ini sangat ramai akibat terkenalnya kota Kuoh dalam bidang pariwisata baru – baru ini. Tapi entah mengapa saat ini penginapan terlihat sepi.
Swumm
Suara Limosin(?) mewah menderu dengan kehalusan luar biasa saat berhenti tepat didepan penginapan yang berada tak jauh dari Stadion Imperium yang 1 minggu lagi akan selesai pengerjaan dasarnya dan akan dibuka dengan turnamen game Virtual Realty terkenal.
Cklek
Pintu dibuka oleh pelayan pria dan segera 5 sosok gadis cantik dan imut keluar dari dalam mobil yang sukses membuat pelayan profesional-pembuka pintu mobil menganga dengan tidak elite. Postur yang bisa dibilang sudah dilatih hingga pofesional runtuh seketika.
Penyebabnya adalah 5 buah kecantikan dan keimutan dunia yang ada didepan matanya! Mereka berlima layaknya dewi khayangan yang turun kebumi untuk memberikan penghargaan kepada para pria didunia.
Tapi pandangannya berubah menjadi normal saat sosok pria berambut pirang bermata merah mengerikan keluar bersama dengan aura mencekamnya. Bahkan ini membuat tulang belakang Butler itu terasa direndam air es.
"Gzzz jika aku dipaksa melakukannya lagi. Aku bersumpah akan meratakan Nilfheim tanpa menyisakan satu Copperpun."
.
Naruto yang saat ini berjalan dilorong tepat dibelakang para Gadis dalam mood buruk. Ini karena dia sudah diseret – seret seperti barang kemana saja. Hey jika ingin sesuatu tinggal bilang saja jangan melakukan hal seperti itu.
Jangan mentang – mentang mereka perempuan bisa membuat mereka bisa melakukan apa saja. Mood Naruto benar – benar buruk hingga membuat wajahnya menjadi mengerikan, bahkan para pelayan langsung menyingkir saat bertemu dengannya.
Kirin yang merasakan sesuatu yang tidak mengenakan menoleh kebelakang dan langsung terejud setengah mati. Melihat bagaimana ekspresi jengkel kakaknya yang bahkan tidak pernah dia lihat sebelumnya. Menandakan kakaknya saat ini benar – benar jengkel.
Sepertinya Altria dan Lee Hyun sudah keterlaluan hingga membuat kakaknya marah seperti ini. Kakaknya memang adalah orang yang santai dan tidak mudah marah, tapi jika sesuatu sudah keterlaluan seperti Riser kakaknya akan marah besar.
Kirin menebak jika Kakaknya merah karena merasa jika Altria dan Lee Hyun terlalu menganggap remeh Naruto seolah Naruto adalah pelayan. Sebuah kelakuan iseng dapat dilakukan asal dalam kategori yang standar.
Tapi bukan berarti dapat dilakukan sesuka hati. Apa lagi tadi dengan tidak sopannya Lee Hyun melemparkan pakaian dalam kewajah Naruto, tentu itu sama seperti perendahan dan penghinaan yang sejujurnya tidak sengaja tapi sangat tidak menyenangkan bagi Naruto.
Jika seperti ini kakaknya tidak akan mau berbicara sampai beberapa waktu dan kondisi `beberapa waktu` itu bisa berlangsung hingga beberapa hari bahkan minggu. Bisa gawat jika itu berlangsung saat Guild War dimulai.
Kirin memperlambat langkahnya hingga posisinya sekarang berada disamping Naruto. Mennggenggam tangan kakaknya, Kirin bisa merasakan tatapan kakaknya melunak karena terkejud dan menatapnya dengan mata tenang.
Terlihat berbeda dengan mata mengerikan yang tadi.
"Kau harus tenang, Nii – san. Lagi pula mereka sudah biasa hidup mewah, perilaku seperti ini pasti sudah biasa bagi mereka."
Kirin bisa melihat kakaknya yang menghela nafas dan mengusap wajahnya dengan kasar.
"Aku tahu itu. Hanya saja Lee Hyun lebih menjengkelkan dari pada saat didalam game. Aku tak tahu jika sifatnya seperti ini saat didunia nyata."
.
"Muahhhh! Itu sangat memalukan~!"
Lee Hyun dengan wajah memerah membenamkan wajahnya dibantal berwarna putih. Dia sangat malu mengingat kejadian tadi, sungguh! Dia tak mengira jika pakaian itunya akan jatuh kewajah Naruto. Bahkan dia tidak tahu apa yang dia lempar kearah Naruto sebelumnya.
Lee Hyun hanya mengambil pakaian secara sembarangan karena merasa gugup ditatap oleh banayak orang. Alasannya adalah karena mata miliknya yang berbeda, dia merasakan gugup dan tidak tenang karena matanya yang mirip seperti ular.
Lee Hyun mendongakkan kepalanya dan berguling hingga membuatnya menjadi terlentang dikasur. Dua tangannya yang bebas memeluk guling dengan erat dan wajahnya berubah menjadi sedih. Dia merasa tidak sopan dengan Naruto.
Perasaan bersalah menimbun didalam hatinya karena kejadian itu. Tentu dia tahu kepribadian Naruto yang tidak suka dengan perilaku seseorang yang keterlaluan dan melamaui batas seperti itu. Akan bodoh jika Lee Hyun yang merupakan pacarnya tidak tahu kepribadiannya.
Naruto itu bukanlah orang yang menjaga tata krama dengan ketat. Dia tetap bisa bercanda dengan bebas tapi tentunya dengan batasan – batasan yang wajar. Hal ini diketahui sampai tidak menyinggung perasaan orang lain.
Intinya bercanda atau sebagainya boleh asalkan dengan ketentuan tidak boleh melukai perasaan orang lain. Seperti itulah Naruto, memang sulit menjabarkan kepribadiannya, tapi secara garis besar seperti itu.
"Aku harus minta maaf."
Gumam Lee Hyun sambil duduk dipinggir kasur. Matanya terlihat mengamati pakaiannya yang dirasa kurang pantas untuk ini, dia harus menunjukan pakaian yang pantas dan perilaku yang pantas untuk meminta maaf kepada Naruto.
Tak perlu membawa hadian untuk meminta maaf kepada Naruto. Kau hanya perlu menunjukan ketulusanmu dengan tekad kuat untuk meminta maaf. Memang terdengar aneh, tapi Naruto seolah memiliki kemampuan untuk menilai ketulusan orang lain dari mata mereka yang memancarkan cahaya hati.
Orang bilang mata adalah jendela hati.
Begitulah yang Naruto bilang kepadanya saat dulu pernah membuat Naruto marah dan membuatnya harus meminta maaf. Sebuah kejadian yang membuatnya berubah dari putri angkuh menjadi sesuatu yang lebih berharga.
Sekarang Lee Hyun telah belajar banyak dari tingkah Naruto. Dimulai dari tata percakapan yang baik agar tidak membuat orang tersinggung-walau kadang kelepasan, bersikap sopan, dan berperilaku hemat.
Masih banyak hal yang dia pelajari, tapi Lee Hyun merasa jika 3 hal itu yang paling membantunya. Didalam kediamannya dulu dia tidak memiliki teman atau orang yang diajak bicara kecuali ibunya. Ini karena sikapnya yang angkuh.
Tapi dengan 3 hal yang dia pelajari itu, Lee Hyun bisa menjalin persahabatan dengan beberapa maid dan sekarang para maid menghormatinya layaknya putri sungguhan dinegeri dongeng. Lee Hyun ingat saat Naruto memberitahunya suatu hal.
Kehebatan seorang pemimpin negeri bukanlah dari banyaknya wilayah yang diperintah, tapi dari kemampuannya menjalin hubungan dengan orang banyak-bawahan. Pemimpin akan dianggap hebat saat semua bawahannya senang dan bahagia dibawah pimpinannya.
Untuk memjadi seorang pemimpin hebat, seseorang harus bisa dekat dengan bawahannya dan memahami masalah mereka. Memberikan dorongan untuk mereka dan membuat mereka nyaman dibawah kepemimpinannya.
Itulah yang Lee Hyun tangkap dari ucapan bijak Naruto.
"Aku akan berpakaian cantik dan meminta maaf kepada Naruto. Semoga dia tidak terlalu marah kepadaku."
Kemudian Lee Hyun mengganti bajunya dengan pakaian yang menurutnya sangat cocok untuk dia kenakan dalam meminta maaf. Maa ini mungkin berlebihan, tapi sepertinya Lee Hyun tidak tahu akan hal itu.
.
Suara alunan melodi terdengar ditelinga Naruto yang saat ini berada diatap gedung Shining Gold Pavilion. Mata merah menawan miliknya memantulkan cahaya bintang – bintang diangkasa. Pikirannya terbang saat beberapa waktu lalu.
"Gabriel!"
Masa lalu yang sudah dia kubur kembali lagi sekarang. Ini adalah masalah yang muncul saat berada diMall. Tempat yang dulunya terjadi pembantaian 1 orang sipil dan 10 orang perampok ulung. 1 orang sipil bernama Gabriel.
Gadis berparas layaknya malaikat dan tak mampu dijelaskan dengan kata – kata biasa. Juga merupakan sosok yang dia sayangi! Sayangnya dia kehilangan karena kesalahannya.
Jika saja dia lebih cepat datang kesana untuk menyelamatkan Gabriel semuanya tidak akan begini, Gabriel pasti sudah bersama dengannya saat ini. Sayangnya itu hanyalah angan dan tak baik untuk digali lebih dalam.
Tapi sebuah hikmah datang dibalik bencana, Naruto menjadi lebih giat berlatih ilmu beladiri dan mengembangkannya sendiri menjadi Martial Art yang mengagumkan. Martial Art yang bisa dijadikannya sebagai kartu As.
Terutama akan dia gunakan dalam perang besar melawan Guild Eternal Flame. Dia akan menunjukan kekuatan miliknya yang sesungguhnya. Kekuatan yang sudah dia simpan rapat – rapat dari dunia. Skill bukanlah kekuatan utama.
Saat kau berhadapan dengan Naruto. Mencoba mengeluarkan skill adalah hal yang bodoh, selama ini hanya ada 1 orang yang hampir bisa menyamainya dalam pertarungan bela diri jarak dekat menggunakan senjata pedang dan itu adalah Altria.
Selain dia, Naruto yakin bahkan Uchiha Sasuke yang merupakan juara beladiri Nasional jepang dapat dia tumbangkan dengan mudah. Apalagi dalam pertarungan tangan kosong atau menggunakan katana. Dia akan unggul dengan mudahnya.
Petarung bela diri sudah berdiri bersamanya didalam Guild Supreme Warrior. Banyak dari anggota Guildnya merupakan petarung bela diri ulung. Bahkan ada seorang dari Korea yang merupakan master bela diri dunia saat muda.
Nama idnya adalah Geomchi. Sosok pria tua dengan pakaian lusuh dan memiliki pedang yang bersinar layaknya berlian. Serangannya sangat kuat disamping pertahanannya yang rendah, tapi keahlian bela diri dan kecepatan menutupinya.
Nama aslinya adalah Ishida. Terdengar jepang kaena memang dia adalah keturunan Jepang-Korea, wajahnya yang tidak lagi muda membawa kebijaksanaan yang penuh kebohongan! Didalam kepalanya hanya ada tebas dan tendang.
Saat kau berurusan dengannya, lebih baik kau pergi karena dia tak akan pernah menyerah walau melewati hujan sihir sekalipun. Dia adalah orang yang berhasil mengalahkan Lee Hyun karena kemampuan menghindar dari serangan sihir sangat hebat.
Bahkan Naruto yang dicap sebagai petarung senjata terbaik di Guild tak mampu melawan hujan sihir dari Lee Hyun tanpa mengalami cedera apapun. Hanya Ishida yang mampu menghindari setiap serangan Lee Hyun seperti menghindari pukulan bocah 5 tahun.
Reflek dan intuisi miliknya sungguh diatas manusia normal. Dia juga bukan tipe yang mau diperintah ataupun memerintah, tapi anehnya saat ini dia sedang berusaha menaklukkan 10 suku gurun dan membentuk kekaisaran Pallos.
Katanya ini untuk membantu Guild lebih berkuasa dan tentu Naruto tahu alasan utamanya. Ishida sebanarnya ingin Naruto mengajaknya berperang melawan kerajaan Nilheim. Kerajaan yang membuat heboh karena berhasil bertahan dari aliansi pasukan kerajaan.
Apalagi sekarang tanah itu diperintah oleh 8 sosok Ksatria jurang. Dipastikan bahwa didalamnya tidak ada seorangpun yang hidup, tapi pihak pengembang mengatakan ini adalah Event Internasional dan mengatakan jika ada hadiah besar bagi orang mengalahkan kerajaan Niflheim.
Naruto yang mendengar bahwa ada 8 Ksatria Jurang tentunya kaget karena saat membawa Putri Lyme dia tidak menemukan adanya tanda – tanda Undead. Tapi ada sebuah kejanggalan dengan putri Lyme.
Dia tidak membawa mahkota!
Sebenarnya ini sepele, tapi setelah dia mengotak – atik internet dan menanyakannya terhadap beberapa kenalan diKallamore. Naruto menemukan fakta bahwa mahkota yang dipakai putri Lyme merupakan Magic Item kuat yang menyimpan kekuatan kegelapan dalam segel kuat.
Mahkota itu bernama Wisdom Of Darkness.
Mahkota itu sepertinya mempu memanggil dan memerintah makhluk tipe gelap. Asumsi ini ada akibat perkataan Azi Dahaka saat masih menjadi King DeatWings dulu. Saat itu sebuah kata lolos yang mengindikasikan dia diikat oleh janji.
Ini menandakan mahkota itu merupakan magic item mengerikan yang patut diwaspadai. Kepala Naruto menjadi pusing memikirkannya. Tapi sekarang dia harus bersantai sejenak melupakan semua masalah.
Sebentar lagi Guild War akan dilaksanakan. Babak pertama akan dimulai dengan eliminasi terpilih atau acak. Dimana eliminasi terpilih adalah Guild dapat memilih lawan asalkan lawannya menyetujuinya.
Sedangkan eliminasi acak adalah membiarkan sistem menentukan siapa lawan Guild tersebut. Naruto sudah menjawab tantangan Guild Eternal Flame dan menyiapkan rencana menghadapinya. Yahh tak bisa disebut rencana juga sih.
Mengingat bagaimana sifat para pejuang yang ada diguild miliknya, sulit membuat rencana yang dapat mereka patuhi, jadi rencana dalam melawan mereka hanyalah`lari sekuat tenaga dan pukul mereka sampai binasa`.
Simple Make Perfect!
Yah sangat simple namun mematikan karena ini adalah yang paling mematikan. CA Hassan akan dipakai nanti setelah dibutuhkan, saat ini CA Hassan tidak lebih baik dari pada harus menyelinap diantara musuh dan membantai komandan agar rantai komando runtuh.
Ini licik, namun efektif. Naruto juga akan mengacaukan mereka dengan Dark Rule agar bisa menciptakan tanah suci bagi Undead, tapi jika seperti itu kekuatan Jeanne akan berkurang. Jadi pilihan itu Naruto singkirkan.
"Naruto – Kun."
"Hm!"
Naruto terlonjak ketika sesuatu menyender pada bahunya. Melepas Head Set, Naruto menoleh kesamping kanan dan melihat Lee Hyun yang menyenderkan kepalanya diatas bahunya. Haah yang cantik terlihat semakin canti diterpa cahaya bulan.
"Ught!"
Naruto langsung memejamkan matanya ketika melihat sesuatu seperti gunung yang terlihat sedikit akibat pakaian seperti gaun putih miliknya. Gaun putih cantik yang hanya menambah pesonanya dan bahkan bisa membuat siapa saja yang melihatnya meleleh jatuh.
"Maaf! Ak-aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya gugup dan malu."
"Hahh!"
Naruto menghela nafas pelan dan membalukkan tubuhnya, Naruto mengangkat dagu Lee Hyun dan menatap mata ular yang sama sepertinya dalam beberapa aspek. Mata itu terlihat indah ditempatnya dan memancarkan aura mempesona.
"Aku tidak akan tahu jika kau tidak menceritakannya."
Naruto bisa melihat Lee Hyun meremas gaun pitihnya dan menundukkan wajahnya. Jelas terlihat bahwa Lee Hyun saat ini sedang gelisah.
"I-ini karena mataku. Mataku aneh bukan? Orang – orang mengataka ini cantik tapi aku tahu mereka menatakannya karena takut melukai hatiku. Aku tidak suka mata ini dan mengubahnya saat digame. Aku malu-."
"Apakah kau malu hanya gara – gara masalah sepele seperti itu?"
Lee Hyun tersentak pelan dan mendongakkan wajahnya. Melihat kearah Naruto yang kembali menatap langit tanpa memperdulikannya, tapi Lee Hyun tahu bahwa Naruto saat ini sedang memikirkannya.
"Mata, Hati, Hidung, Telinga, Tangan, Kaki, dan yang lainnya. Kau masih memilikinya bukan?"
"Ught!"
Naruto mencengkram 2 bahu Lee Hyun tanpa memperdulikan teriakan kesakitan dari empunya. Mata merahnya bersinar dibawah sinar bulan dan memaksa Lee Hyun menatapnya seolah terhipnotis jatun dalam keheningan mempesona.
"Masih banyak orang yang tidak memiliki setiap bagian tubuhnya, Lee Hyun! Mereka berharap memiliki kondisi tubuh yang normal. Bahkan aku yakin mereka tidak akan memperdulikan penampilan mereka dan hanya ingin normal memiliki bagian tubuh lengkap."
Mata Naruto bersinar semakin terang membuat Lee Hyun terpaku memahami setiap rsa dari ucapan Naruto.
"Kau adalah milikku! Kau yang paling sempurna dimataku. Semua yang ada ditubuhmu adalah anugrah tuhan dan bukan untuk membuatmu malu. Warna mata milikmu itu cantik dan sangat cocok untukmu."
Wajah Lee Hyun memerah ketika mendengar pujian dari Naruto. Entah mengapa saat dipuji dengan pujian sederhana dari Naruto membuatnya memerah seperti ini. Inikah rasanya cinta?
"Jika kau memiliki masalah ceritakan padaku. Jangan membuat hal seperti itu lagi, jika kau butuh apapun panggil saja aku dan aku akan membantumu."
"Um! Terima kasih."
.
3 hari sebelum turnamen pertama dibuka
.
3 hari, tak terasa waktu sudah semakin dekat dengan turnament clan. Dikota Kuoh terlihat banyak sekali turis asing yang ingin menonton langsung acara turnament. Para perwakilan Guid terlihat berkumpul disebuah gedung megah yang dikelilingi oleh mobil mewah.
Para wartawan dari berbagai negara datang kesini dalam persiapan penuh dan mengisi setiap sudut sisi karpet merah yang digelar menuju pintu masuk gedung pertemuan. Jelas para player sudah seperti selebriti terkenal sekarang.
Tapi alasan utama para wartawan sangat banyak adalah untuk melihat Kamikaze! Para wartawan sudah mendengar dari pihak pengembang yang entah mengapa membocorkan bahwa Kamikaze akan ikut turnamen bersama dengan Guild miliknya.
Sontak ini membuat dunia heboh. Yah kau pasti tak akan menyangka sebuah hal kecil seperti ini akan membuat semua orang heboh. Tapi kau akan mengerti saat melihat bagaimana petualangan yang dia lakukan saat masih menjadi Knight dulu.
Pertarungan Heroic penuh dengan aksi pahlawan! Dengan tanpa ragu menerobos musuh yang memiliki jumlah besar dan memenangkan peperangan. Memimpin pasukan gabungan memberantas Magical Beast digurun darah.
Menghancurkan berbagai dungeon kuno, dan yang paling fenomenal adalah penyelamatan putri Lyme. Tayangan yang membuat publik bergemuruh dalam suka cita dan kesedihan. Mencoba menolak ketika melihat putri Lyme terbunuh walau sudah dijaga oleh sang Steel Knight.
Saat semua wartawan sedang sibuk memberitakan tentang Ranker Uchiha Sasuke yang baru saja muncul dan perwakilan Guild Apocrypha. Sebuah mobil mewah berhenti diujung karpet merah, desain yang mewah dan berkelas itu membuat para wartawan mengalihkan perhatian mereka kepada sosok yang akan muncul.
Pintu mobil dibuka oleh seorang pelayan dan seketika sebuah perawakan pria berambut kuning muncul yang membawa keheningan seketika. Mereka hanya bisa diam saja ketika ditatap oleh mata merah yang menatap dengan lembut kedepan.
"Itukah Kamikaze? Dia benar – benar nyata dan bukan karakter buatan."
Sebuah ucapan tak percaya dan kagum melihat kearah sosok yang muncul. Mereka tak percaya bahwa sosok yang didalam game memiliki wajah bak seorang malaikat ternyata sama seperti yang aslinya. Bahkan ini terlihat lebih baik dari didalam game.
Wartawan langsung menjadi liar dan mencoba menanyakan pertanyaan – pertanyaan, tapi para penjaga yang dipersiapkan menahan mereka agar tidak melewati area pembatas.
Dan kemudian 5 sosok kembali muncul dalam balutan pakaian mewah, layaknya raja dan putri dalam kerajaan dongeng. Mereka berlima adalah Lee Hyun yang mengenakan gaun putih dan sarung tangan pitih bersih yang cantik.
Sosoknya yang seperti karakter Albedo diOverlord membuatnya menawan dan menggoda. Mata emas miliknya yang unik bersinar memberikan rangsangan dalam kepada semua orang dan membuat siapapun yang melihatnya tak mempu bernafas.
Yang kedua adalah sosok besar berotot yang mengenakan pakaian formal mewah dan tidak perlu diragukan seberapa mahalnya. Wajah miliknya terlihat memancarkan kharisma tersendiri dan dengan penuh percaya diri berjalan diatas karpet merah.
Yang ketiga, sosok pria yang diperkirakan memiliki umur 29 tahun dan memiliki rambut putih panjang. Kulit miliknya terlihat putih dan sehalus bayi, seolah dia bukanlah laki – laki namun perempuan.
Wajah miliknya terlihat tegas dan penuh dengan waspada. Seolah mengatakan bahwa disekitarnya adalah medan perang bukannya sebuah tempat pertemuan sebelum turnamen terjadi. Dia berjalan dengan sikap tegap dan menatap kesekitar secara mencurigakan.
Yang keempat, sosok kecantikan luar binasa berjalan berdampingan dengan Lee Hyun dengan mengenakan gaun pengantin berwarna putih. Seolah ingin menunjukan jika dia akan menikah diacara besar ini.
Mata biru yang terlihat tercampur dengan warna hijau mempesona setiap pasang mata dan menatap tajam kearah sekitar. Satu – satunya kekurangan adalah bahwa dia berdiri disamping Lee Hyun dan aura miliknya yang menakutkan.
Yang kelima, adalah sosok pria berusia 30an berambut biru, dengan pakaian mewahnya dia menunjukan wajah percaya diri yang berlebih. Tapi jika kau melihat lebih detail, mata miliknya terlihat bersinar dengan kelicikan murni. Membawa kengerian bagi siapa saja yang melihatnya.
6 orang dengan penampilan dan aura tak biasa itu segera memasuki gedung setelah melewati pemeriksaan tanpa memperdulikan para wartawan yang bengong seperti orang idiot. Mereka tak mempu selain menahan nafas saat melihat 2 kecantikan tadi.
Kecantikan luar biasa yang bahkan membuat sesama jenisnya sendiri terdiam ditempat dan menganga tanpa bisa memikirkan apapun. Mereka tak pernah bisa membayangkan seberapa merdu suara milik mereka berdua.
Seolah dewi telah turun. Secara bersamaan mereka membatin :
'Orang bernama Kamikaze itu pasti menyelamatkan dunia dikehidupan sebelumnya.'
TBC
