Timeless

Main Cast : Lee Sungmin

Choi Siwon

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Lee Hyuk Jae

Victoria Song

And Other Cast ^^

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Drama

Rate : T menuju M

Part : 9

Warning : GS, Typo dimana-mana, Bahasa tidak sesuai dengan EYD

Summary : Kyuhyun dan Sungmin adalah pasangan suami istri, tapi bagaimana jika Kyuhyun tidak mencintai Sungmin, Lalu Choi Siwon pasien yang ditangani Sungmin jatuh hati padanya ?

Happy Reading

===TIMELESS===

Donghae tak henti-hentinya mengumpat dengan kesal,sudah jelas-jelas Victoria ingin bermain api dengannya,satu-satunya jalan adalah mengikuti permainan yang akan dimulai olehnya,tapi untuk sekarang apa yang harus ia lakukan ? ia tidak mungkin mempertaruhkan pekerjaannya terlebih saat ini rumah sakit sangat membutuhkan tenaganya.

Dilain sisi rasa khawatir mulai menyerang benak Donghae,Victoria bukanlah yeoja sembarang ia sangat tahu bagaimana wataknya yang sebenarnya bahkan jauh sebelum Kyuhyun mengenalkan Victoria kepadanya.

Saat ini yang menjadi skala prioritas utamanya adalah Lee Sungmin adik yang sangat ia sayangi,bagaimana pun juga Victoria pasti akan mencari tahu siapa istri Kyuhyun dan bukan hal yang mustahil jika Victoria akan membuat Sungmin celaka.

'Apakah ini sudah saatnya aku mengaku pada Sungmin bahwa aku adalah Oppa Kandungnya?' batin Donghae bergemuruh.

Tapi apakah setelah ia mengaku kepada Sungmin mengenai siapa jati dirinya, mungkinkah Sungmin akan percaya begitu saja,mengingat kesalahan yang sudah diperbuatnya bertahun-tahun, bahkan Sungmin saja pasti tidak akan mengetahui seperti apa raut wajah Oppanya.

'Tuhan apa yang harus aku lakukan untuk melindungi adikku?'

Donghae memejamkan matanya sesaat seraya memikirkan cara yang dapat ia lakukan,jika keadaannya seperti ini terus sama saja ia tidak berguna sama sekali.

Mau tidak mau, sekarang ataupun nanti , cepat atau lambat Sungmin harus mengetahui siapa dia sebenarnya, walaupun pada kenyataannya hanya ada dua kemungkinan yang akan terjadi.

Sungmin mau mengakuinya sebagai seorang Kakak atau Sungmin akan semakin membencinya dan tidak mau bertemu dengannya lagi.

Tiba-tiba senyum terukir dibibir Donghae, ia segera mengambil handphone yang terdapat di dalam saku jas dokternya, kemudian ia menekan sebuah nomor yang sangat ia hapal di luar kepala, beberapa saat terdengar suara seseorang diseberang sana.

"Yeobaseyo"

"Ne Yeobaseyo Changmin~ah apa kau masih mengingatku aku Lee Donghae"

"Ah~ ternyata kau ikan jelek, haha bagaimana kabarmu sombong sekali kau tidak pernah menelponku lagi."

"Aku baik-baik saja, hey berhenti memanggilku dengan panggilan seperti itu aku ini tidak jelek, kau saja yang tak pernah melihat orang setampan diriku."

"Ternyata tingkat kenarsisanmu tidak pernah berubah Donghae~ah, lantas ada angin apa kau menghubungiku?"

"Begini Changmin~ah aku ingin meminta bantuanmu."

"Bantuan ? memang apa yang bisa aku lakukan untuk sahabat baikku ini? Katakanlah aku pasti akan membantumu."

"Kau masih ingat dengan Victoria kan?"

"Victoria ? apa maksudmu Victoria Song ? Tentu saja aku masih mengingatnya bagaimana bisa aku melupakan orang itu, setelah apa yang ia perbuat selama ini padaku."

"Dia kembali lagi ke Seoul untuk merebut Kyuhyun kembali kedalam pelukannya."

"Kyuhyun ? Cho Kyuhyun namja bodoh yang sangat mencintai gadis jahat itu? Bukankah ia sudah menikah,lalu apakah Victoria tidak mengetahui bahwa Kyuhyunnya itu sudah dimiliki oleh orang lain."

"Dia sudah mengetahuinya Changmin~ah , tapi Victoria tidak peduli dengan hal itu ia akan melakukan segala cara untuk meraih Kyuhyun, aku khawatir ia akan mencelakakan istri Kyuhyun."

"Hey sejak kapan kau peduli terhadap urusan orang lain ikan jelek? Ah atau jangan-jangan kau mencintai istrinya si Kyuhyun itu?"

"Jangan bercanda bagaimana bisa aku mencintai istri orang lain,lagi pula aku sudah memiliki kekasih, aku peduli padanya karena istri Kyuhyun adalah adik kandungku yang selama ini aku cari Shim Changmin!"

"Mwo adik ? jadi kau sudah berhasil menemukan adikmu itu, wah selamat jika begitu aku turut bahagia mendengarnya, jadi apa yang harus aku lakukan, apa kau memintaku untuk membunuh Victoria ?"

"Aku tidak segila itu Shim Changmin, aku hanya ingin kau membantuku menyingkirkan Victoria itu saja."

"itu bukan pekerjaan yang mudah Hae, aku tahu betul sisi gelap Victoria, aku akan berusaha membantumu tapi tidak untuk saat ini , masih ada urusan yang harus aku selesaikan untuk beberapa bulan kedepan, setelah pekerjaanku selesai aku akan kembali ke Korea dan membantumu."

"Baiklah kalau begitu terima kasih Changmin~ah kau sudah mau membantuku."

"Tak perlu sungkan begitu padaku ikan jelek, ya sudah lakukan dulu apa yang bisa kau lakukan sampai aku kembali."

"Tentu saja"

Sambungan telepon pun terputus, Donghae menyerigai penuh kepercayaan, dengan begini ia pasti bisa mengalahkan Victoria.

"Sungmin~ah Oppa berjanji akan menjagamu tak peduli apapun taruhannya sekalipun nyawa Oppa sendiri asalkan kau bisa bahagia, Oppa berjanji takkan membiarkan Victoria mengambil Kyuhyun dari tanganmu, Oppa sangat menyayangimu Lee Sungmin"

==== TIMELESS ====

Sungmin melangkah dengan gontai di kolidor rumah sakit, sungguh kepalanya masih terasa sangat sakit mengingat semalam ia mabuk berat.

Setelah sampai di ruang kerjanya Sungmin meletakan tas berwarna hitam itu diatas meja ia sudah terlambat kurang lebih dua jam dari jadwal kerja yang seharusnya, tapi mau bagaimana lagi , lagipula ia juga bangun terlambat tadi.

Tanpa beristirahat sejenak, Sungmin memutuskan untuk mengecek beberapa keadaan pasiennya meskipun tadi pihak rumah sakit sudah memberitahunya bahwa pemeriksaan sudah dilakukan oleh Dokter lain.

Walaupun begitu Sungmin tetap merasa tidak puas kalau bukan dirinya sendiri yang mengecek secara langsung pasien-pasiennya, untuk beberapa saat akhirnya Sungmin sudah menyelesaikan tugasnya tinggal ruangan terakhir yang belum ia periksa.

Sungmin membuka pintu putih itu secara perlahan, ia tersenyum melihat keadaan pasiennya yang mulai membaik, dengan semangat Sungmin mendekati ranjang dan mulai memeriksanya dengan teliti.

"Aku tidak menyangka kondisimu cepat stabil pasca operasi, kau hebat Siwon~ssi" Ujar Sungmin seraya mengganti cairan infuse Siwon.

"Tuhan memberkatiku Dokter Lee" kata Siwon sambil menatap wajah cantik Sungmin.

"Kau benar tadinya aku sedikit takut bahwa kau tidak akan mampu bertahan dengan transplansi jantung barumu, dari beberapa data yang aku ketahui kemungkinan kecil kau bisa selamat dan kemungkinan besar kau akan meninggal."

"Jika aku harus mati aku tidak mempermasalahkannya mungkin itu takdir yang harus aku lalui Dokter Lee, bukankah semua manusia yang hidup akan mengalami kematian, namun yang ada dipikiranku hanyalah Ye Eun, jika aku tidak ada siapa yang akan mengurusnya." Siwon berkata dengan nada rendah.

"Putrimu adalah anak yang baik selama kau terbaring dirumah sakit dia selalu menemanimu bahkan tak jarang dia selalu menangis memohon agar kau segera sadar."Ucap Sungmin, Siwon menyunggingkan sebuah senyuman mendengarkan perkataan dokter Lee tersebut.

"Rasanya badanku pegal sekali harus terus berbaring diranjang ini,bolehkah aku berjalan-jalan keluar setidaknya untuk menghirup udara segar?"Tanya Siwon.

"Baiklah tapi sayangnya kau tidak boleh banyak bergerak dahulu, aku akan mengambilkan kursi roda agar luka jahitanmu tidak sobek atau itu bisa berakibat fatal jika terinfeksi sedikit saja."

Sungmin melangkah menuju sudut kamar bernuansa serba putih itu dan mengambil kursi roda yang memang sudah disiapkan, dengan perlahan ia membantu Siwon bangun dari ranjangnya dan mendudukkan Siwon dengan posisi yang benar di kursi roda tak lupa cairan infusepun tetap terpasang dan digenggam oleh Siwon.

Sungmin mendorong kursi roda yang dikenakan Siwon menuju sebuah taman luas yang berada tepat dibelakang rumah sakit, taman itu dihiasi oleh bermacam-macam jenis pepohonan yang rindang dan tak lupa beberapa jenis tanaman hias yang cantik.

Sungmin mengarahkan kursi roda itu tepat di depan sebuah pohon besar yang cukup teduh untuk dijadikan tempat pemberhentian. Siwon menghela nafasnya dengan tenang rasanya sudah lama sekali ia tidak melihat dunia luar seperti ini.

Sungmin mendudukan dirinya disebuah kursi panjang tak lupa Siwon yang ikut duduk disampingnya, beberapa saat hanya ada keheningan saja yang menyelimuti keadaan mereka, sampai pada akhirnya Siwon yang memberanikan diri memecah kesunyian diantara mereka.

"Dokter Lee apakah kau sudah lama bekerja dirumah sakit ini?" Tanya Siwon.

"Jangan terlalu formal seperti itu kepadaku Siwon~ssi panggil saja aku Sungmin, aku sedikit tidak nyaman jika dipanggil seperti itu." Jawab Sungmin sambil menatap bunga-bunga yang bermekaran.

"Baiklah Sungmin~~ah."

"Begitu lebih baik, ne aku sudah mengabdikan diriku disini sejak beberapa tahun yang lalu tahun ini adalah tahun keempat aku bekerja disini."

"Sepertinya menjadi seorang dokter adalah profesi yang sangat menyenangkan, tidak sepertiku yang selalu berkutat dengan tumpukan-tumpukan dokumen yang harus aku periksa dan juga harus aku tanda tangani."

"Apa maksudmu menyenangkan, kau tahu menjadi dokter itu pekerjaan yang sangat sulit. Apalagi dunia medis bukanlah dunia yang dapat dijadikan ajang permainan belaka, ceroboh sedikit saja nyawa adalah taruhan yang harus dibayar"Jelas Sungmin membuat Siwon semakin tertarik pada Yeoja disampingnya ini.

"Lalu mengapa kau tertarik untuk mengambil specialis bedah?"Tanya Siwon kembali.

"Sebenarnya aku mengambil dua jurusan secara langsung aku mengambil specialis bedah dan juga specialis jantung,aku sangat terinspirasi oleh cerita-cerita yang aku baca dari beberapa media cetak , akupun sangat beruntung mendapatkan dokter pembimbing yang sangat professional dia mengajariku banyak hal mengenai dunia medis, tak lupa akupun sangat rajin mengikuti training dibeberapa rumah sakit setelah aku lulus dari universitas beberapa dari training yang aku ikuti tersebut aku mendapatkan sertifikat, dan disinilah aku berada merangkap menjadi dokter specialis bedah dan jantung."

"Aku sangat salut padamu Sungmin~ah, kau memang memiliki potensi yang hebat dalam dunia kedokteran." Puji Siwon sontak membuat pipi Sungmin merona.

"Tidak perlu memujiku seperti itu, aku hanya menjalankan kewajibanku saja, seharusnya aku yang memujimu siapa pula yang tak mengenal Choi Siwon, direktur Utama sekaligus pemilik Choi Coorporation yang memiliki cabang terbesar di berbagai Negara."

"Aku tidak sehebat apa yang orang-orang pikirkan, aku hanya mengasah cara pikirku untuk memperluas bisnisku saja selebihnya orang-orang kepercayaanku yang menjalaninya."

"Istrimu pasti sangat bangga memiliki suami sepertimu Siwon~ah." Ujar Sungmin sementara itu Siwon hanya menampakan ekspresi miris.

"Tidak seperti yang kau bayangkan Sungmin~ah, aku tidak menyadari bahwa selama ini istriku sangat tertekan tanpa aku ketahui secara jelas apa penyebabnya, pada akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, hal itu sangat membuatku dan Ye Eun begitu terpukul dia adalah yeoja yang sangat aku cintai." Jelas Siwon seraya mengingat ingat masa lalunya bersama sang istri.

"Maaf aku tak bermaksud untuk membuatmu mengingat kembali kenangan itu."

"Tidak masalah, aku sudah memutuskan untuk tak lagi berada dalam lingkaran penuh kenangan itu sekaligus lingkaran yang menyakitkan, lalu bagaimana denganmu sendiri Sungmin~ah, mustahil dokter sebaik dirimu belum menikah bukan.?"

Sungmin terdiam sesaat ia tak tahu apakah ia harus menceritakan masalah rumah tangganya kepada orang lain atau tidak.

"Aku memang sudah menikah Siwon~ah, tapi hanya akulah yang memiliki rasa cinta itu berbeda dengan suamiku yang malah berbalik membenciku."

Deg

Entah mengapa hati Siwon berdenyut sakit mengetahui fakta bahwa dokter cantik itu sudah menikah, apakah ini artinya tak ada kesempatan untuknya, tapi tunggu dulu suaminya membencinya ? apakah namja itu bodoh menyia-nyiakan gadis secantik dan sebaik Sungmin.

"Mengapa seperti itu apakah suamimu itu tidak mencintaimu?"

Sungmin tersenyum getir memang pada kenyataannya Kyuhyun tidak mencintainya, suaminya mencintai orang lain bukan dirinya.

"Terlalu panjang untuk diceritakan Siwon~ah, meskipun begitu aku sangat bersyukur dapat menikah dengannya."

"Sungmin~ah jika kau ada masalah apapun, aku bersedia menjadi tempat untuk mencurahkan isi hatimu ataupun beban yang kau alami, bukankah berbagi itu adalah hal yang baik." Ujar Siwon sambil menatap lekat Sungmin, mata foxy itu memancarkan sebuah luka yang mendalam, Siwon sangat menyadari hal tersebut.

"Tentu jika itu terjadi kau harus menyiapkan banyak itu untukku." Jawab Sungmin tertawa.

"Hey untuk apa aku harus repot-repot membelikanmu tissue, kau bisa menggunakan bahuku untuk menangis , oh ya mengenai Ye Eun, aku minta maaf karena ia memanggilmu dengan sebutan Eomma."

"Aku tidak mempermasalahkannya Siwon~ah, aku sangat menyukai anak-anak, lagi pula aku sudah terbiasa dengan panggilan Eomma yang Ye Eun ucapkan padaku, tapi apakah aku sebegitu miripkah dengan ibunya Ye Eun sehingga Ye Eun memanggilku dengan sebutan Eomma?" Tanya Sungmin penasaran.

'tidak hanya itu Sungmin~ah, kau memang sama persis dengan Kibum' batin Siwon.

"Ya bisa dibilang seperti itu, oh ya Sungmin~ah kapan aku dapat diperbolehkan untuk pulang, aku sangat merindukan suasana rumah."

"Hey kau ini baru saja stabil, masih butuh perawatan untuk beberapa hari kedepan meskipun kau memang diperbolehkan untuk pulang tapi kau harus rajin-rajin memeriksakan kesehatanmu setiap bulannya, akupun harus tetap memantau kondisi perkembangan jantung barumu itu, jadi bersabarlah sebentar, baru aku izinkan untuk pulang."

"Aish~ kau ini cerewet sekali." Cibir Siwon sukses mendapat deathglare yang gak ada serem-seremnya dari Sungmin malahan itu terlihat imut dimata Siwon.

"Cha~ sebaiknya kita kembali ke kamar, kau harus meminum obatmu dan kembali untuk beristirahat, akupun harus kembali bekerja." Sungmin kembali membantu Siwon duduk dikursi rodanya dan mendorongnya kembali kedalam ruang perawatan mengingat cuaca diluar sudah tidak bersahabat lagi.

==== TIMELESS ====

Kyuhyun dan Appanya Cho Hangeng tengah duduk dengan nyaman disebuah ruangan yang cukup besar dan tak lupa di penuhi oleh para dokter dari yang datang dari berbagai macam Negara mulai dari benua asia sampai benua eropa.

Seminar kali ini dipandu oleh para pakar ahli kedokteran yang menjadi duta WHO dari beberapa tahun yang lalu, Kyuhyun terlihat antusias mendengarkan beberapa topic yang tengah dibahas apalagi mengenai beberapa penyakit baru yang ditemukan.

Akhirnya setelah dua jam berlalu, seminar itupun resmi ditutup, Kyuhyun dan sang Appa memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat.

Sesampainya di Hotel tempat mereka menginap untuk beberapa hari kedepan, Kyuhyun segera memesan beberapa macam makanan untuknya dan Appanya secara delivery, sambil menunggu makanan datang Kyuhyun dan Sang Appa bersantai di balkon sambil memandang suasana kota Tokyo yang penuh dengan lalu lalang orang-orang.

"Indah bukan pemandangannya, Appa jadi ingin sekali membawa Eommamu kejepang lagi, sudah lama rasanya semenjak kau lahir, kami sudah tidak pernah kejepang berdua lagi karena sibuk membesarkanmu, dulu Eomma dan Appa bertemu di jepang dan juga berbulan madu disini, banyak tempat-tempat yang romantis di jepang." Ujar sang Appa.

"Ne Appa sangat indah, andai aku mempunyai waktu yang luang aku ingin sekali berjalan-jalan mengelilingi kota Tokyo ini,namun sepertinya tidak bisa mungkin lain kali." Balas Kyuhyun.

"Datanglah lagi kesini bersama Sungmin, luangkanlah sedikit waktumu untuk keluarga kecilmu Kyuhyun~ah, Appa yakin itu bisa membuat Sungmin bahagia, setiap kali Appa memantaunya ia selalu bekerja dengan keras tanpa memikirkan kondisinya sendiri yang kadang lelah, kau harusnya bangga Kyu mempunyai seorang istri seperti Sungmin."

Kyuhyun diam tanpa berniat menanggapi perkataan Appanya, bukan karena ia tak mau menjawab tapi ia memang tak tahu harus berkata apa, jika Appa dan Eommanya mengetahui bagaimana kondisi rumah tangganya dengan Sungmin, sudah dapat dipastikan ia akan mendapat masalah yang besar.

"Kyuhyun~ah Appa sudah memutuskan untuk berhenti mengurus rumah sakit, Appa ingin menikmati masa tua Appa, sudah seharusnya kau mengambil alih kendali, berhentilah dari rumah sakit itu dan mulai memimpin rumah sakitmu sendiri."Kata Appa Kyuhyun sambil meminum secangkir kopi.

"Tapi aku tidak bisa Appa, aku tak ingin kerja kerasku selama ini terbuang sia-sia aku ingin membesarkan namaku melalui usahaku sendiri tanpa bayang-bayang nama besar keluarga Cho."Tolak Kyuhyun secara halus.

"Appa mengerti Kyuhyun~ah kau memang ingin selalu mandiri tapi sudah seharusnya kau menjalani kewajibanmu sebagai pewaris tunggal keluarga Cho, Appa tidak mungkin melimpahkannya kepada Istrimu, itu akan menambah beban untuknya."

"Jika waktunya sudah tepat Appa, mungkin aku akan memikirkannya kembali."

==== TIMELESS ====

Donghae menghentikan mobilnya tepat di depan sebuah restaurant cepat saji yang berada di kawasan daerah distrik Nowon, beberapa menit yang lalu sang yeojachingu menghubunginya untuk makan siang bersama.

Donghae melangkah memasuki restaurant tersebut dan mengedarkan pandangannya mencari orang yang dicintainya begitu terlihat ia segera menghampiri gadis itu dan duduk dihadapannya.

"Mian chagi kau menunggu lama."Ujar Donghae.

"Gwenchana Hae~ah aku juga belum terlalu lama disini."Jawab Eunhyuk seraya tersenyum.

"Ah~bukankah anak kecil itu adalah anak kecil yang dulu ya?" Tunjuk Donghae kearah Ye Eun yang sedang menikmati permen kapasnya dengan ekspresi yang imut.

"Ne, Mianhae Donghae~ah kebetulan aku habis mengajaknya jalan-jalan soalnya tadi dia menangis, kau tahu sendirikan kalau anak kecil sudah menangis pasti akan sulit untuk menenangkannya maka dari itu aku mengajaknya membeli beberapa permen kapas dan membawa ia makan siang bersama."Jelas Eunhyuk.

"Tidak masalah bagiku Chagiya selama anak yang bersamamu itu bukan anak kandungmu dengan pria lain."

"Yak~ Jangan bercanda Lee Donghae bagaimana bisa aku memiliki seorang anak, kau pikir aku yeoja yang tak setia begitu aish~ lebih baik kau segera melamarku sebelum aku selingkuh darimu."Eunhyuk menggerutu dengan sebal sementara Donghae terkekeh melihat yeojachigunya merajuk seperti itu.

"Aigoo arraseo aku hanya bercanda sayang, nah kau ingin memesan apa, jujur aku sangat lapar sekali.?"Tanya Donghae seraya membuka buku menu, seorang pelayan menghampiri mereka dan bersiap mencacat pesanan.

"Aku ingin Nasi goreng kimchi terus minumnya jus strawberry,untuk Ye Eun Sup Labu dan jus alpukat tanpa Es."Ujar Eunhyuk.

"Aku pesan bulgogi dan Orange Juice saja."Ucap Donghae menutup buku menu makanan.

"Baiklah Tuan, Nyonya harap tunggu sebentar."Ujar pelayan tersebut.

"Hae~ah apa kau baik-baik saja mengapa tampangmu kusut sekali?"

"Tak apa sayang, kau tidak usah khawatir aku bisa mengatasi masalah ku kok percayalah padaku.!"

"Apa kau yakin sepertinya kau menyembunyikan sesuatu dariku, oh ayolah Hae aku ini yeojachingumu kau tidak akan pernah bisa membohongiku begitu saja, sekarang cepat ceritakan padaku sebelum aku memukul kepalamu dengan tasku ini." Ujar Eunhyuk geram.

"Kau ini sadis sekali apa nanti ketika kita menikah kau akan berlaku seperti itu padaku,kalau iya akan kupastikan kau terkurung dikamar selamanya,hahaha" ledek Donghae membuat Eunhyuk memajukan bibirnya.

"Aku tidak sedang bercanda,ayolah Lee Donghae ceritakan padaku apa masalahmu ?"

Donghae menghela nafas ia tahu jika sudah berhadapan dengan sang yeojachingu ia takkan bisa untuk tidak menuruti kemauannya, apa mungkin ini sudah saatnya Eunhyuk mengetahui semua rahasia yang ia pendam selama ini.

"Asal kau berjanji satu hal padaku Chagiya kau tidak akan membocorkan hal ini kepada siapapun, ini soal Lee Sungmin.!"

"Ne aku berjanji, Mwo ? Lee Sungmin sahabatku? Ada apa dengannya apa ada sesuatu yang sedang menimpanya Hae?" Tanya Eunhyuk kaget sekaligus panic.

"Lee Sungmin sahabatmu itu adalah yeoja yang selama ini aku cari bertahun-tahun lamanya, dia adalah adik kecil kesayanganku, dia adik Kandungku Hyukkie."

"Apa ? yak Lee Donghae kubilang jangan bercanda kau berbohongkan kalau Lee Sungmin itu adikmu ? Lelucon apa lagi yang kau buat eoh~'"

"Aku tidak sedang bercanda ataupun membuat lelucon Hyukkie, apa yang kukatakan adalah yang sebenarnya,Lee Sungmin adalah adik kandungku dan satu-satunya keluargaku yang tersisa." Donghae berkata lirih, sementara Eunhyuk masih dalam ekspresi yang tak terbaca antara kaget bercampur tak percaya.

"Lalu apakah Sungmin sudah mengertahuinya?" Donghae menggeleng sebagai jawaban atas pertanyaan Eunhyuk.

"Aku hanya takut Hyuk, aku hanya takut Sungmin tak mau mengakuiku sebagai Oppanya dan hal yang paling aku takutkan adalah ia akan semakin membenciku, aku tak tahu apa yang harus aku lakukan kali ini."

"Katakanlah yang sebenarnya Hae, kau tidak bisa terus menerus menyembunyikan hal ini kepadanya, ia harus mengetahui kebenaran atas siapa dirimu dan dirinya yang sesungguhnya, sebelum semuanya terlambat berterus teranglah pada Sungmin Hae."

"Entahlah Chagiya mungkin aku akan mengatakan padanya jika waktunya sudah tepat, namun yang saat ini ada dipikiranku hanyalah tentang keselamatan Sungmin Hyukkie~ah."

"Memang kenapa dengan Sungmin, Hae?" Tanya Eunhyuk.

"Kemarin aku bertemu dengan Victoria di rumah sakit, ia datang untuk mencari Kyuhyun, lalu kami berbincang sebentar dan aku mengatakan agar Victoria menjauh dari Kyuhyun karena Kyuhyun sudah memiliki seorang istri, aku sangat mengenal Victoria dia akan melakukan apapun untuk mencapai apa yang dia inginkan, aku khawatir dia akan mencelakai Sungmin agar Kyuhyun kembali kepadanya." Jawab Donghae.

"Tapi akan terasa Sulit Hae, kau mengetahui sendiri bahwa Kyuhyun sangat mencintai Victoria, seandainya Victoria memang meminta Kyuhyun untuk kembali, aku rasa Kyuhyun akan mengiyakan perkataan Victoria."ujar Eunhyuk lirih.

"Kau benar Chagi, aku akan berusaha keras agar pernikah Kyuhyun dan Sungmin tidak kandas hanya karena gadis jahat itu, aku titip Sungmin padamu Eunhyuk~ah."

"Tenang saja Ikanku sayang tanpa kau mintapun aku akan melindungi calon adik iparku itu, hahaha"

==== TIMELESS ====

Victoria menatap tajam sebuah foto yang berada digenggaman tangannya, senyum licik terlukis dibibir miliknya, ia sudah merencanakan suatu hal untuk menyingkirkan seorang yeoja yang ada di foto tersebut.

" Namanya Lee Sungmin Noona Victoria, Dia bekerja di Sapphire Hospital milik keluarga besar Cho."Ujar salah seorang namja yang diberi tugas oleh Victoria.

'Mungkin sedikit pemanasan dahulu lebih baik' bisiknya dalam hati.

"Lalu apa yang harus kami lakukan Noona?" Tanya seorang namja berpenampilan layaknya seorang perampok kepada Victoria.

"Buat dia celaka,apapun caranya tapi kau harus melakukannya dengan rapi agar kecelakaan itu murni karena kesalahan dia sendiri, kau mengerti."

"Baiklah Noona kami akan segera menjalankan semua perintah Noona, asalkan bayaran untuk kali ini lebih besar dari yang sebelumnya."

"Kau tidak perlu khawatir akan hal itu,berapa pun yang kau minta akan aku bayar asal kau sudah melakukan tugasmu dengan baik."\

"Kalau begitu kami akan menjalankan aksi kami sekarang juga."

Setelah memastikan kelompok orang suruhannya keluar, Victoria menyerigai penuh kemenangan, mungkin kalian akan merasa aneh mengapa dengan cepat ia bisa mengetahui siapa Yeoja yang menjadi Istri Kyuhyunnya.

Itu hal yang sangat mudah untuknya, setelah beradu mulut dengan Donghae ia membayar seseorang untuk menyelidiki siapa yeoja tersebut, dan tanpa menunggu lama ia mendapatkan hasil yang sangat membahagiakan.

"Kita lihat saja Lee Donghae, karena akulah pemenangnya !"

==== TIMELESS =====

TBC,-

Jeongmal Mianhae saya tidak bermaksud untuk membuat Ming menderita tapi ini bagaian dari jalan ceritanya Chingu ^^

Ada yang bertanya fic ini akan sampai chapter berapa ? rencananya akan sampai 15 chapter saja Chingu tapi jika tidak ada perubahan.

Lalu apa sih pengorbanan Ming buat Kyu ? yang jelas sesuatu hal yang bisa menyadarkan Kyuhyun untuk melihat Ming, tapi tenang aja Ming gak meninggal kok ^^

Ratenya menuju M apakah ada NC ? hehe iya chingu ada NCnya kok dan yang NC'an adalah rahasia ^^

Endingnya Happy or Sad ? kalau itu tergantung chingudeul kalau banyak yang ingin Happy saya usahain untuk bikin Happy Ending, kalau banyak yang minta Sad juga akan saya bikin.

Terima kasih juga sudah mau menyempatkan untuk mereview fic ini, fic ini masih murni belum saya edit sama sekali.

SPECIAL THANKS FOR :

,Rilianda Abelira, kimteechul,PandaPandaTaoris,roroputri7692, vey900128, black paradise, sha,Baby Cho Brannick,yolyol, ZaAra eviLKyu, tarry24792, tata,chaerashin, punyuk monkey, ChoiMerry-Chan,SSungMine,BoPeepBoPeep137, Miichelle Jung,Baby Kim,Tiasicho,nova137, cho min cho, Sunnie1307,Babyjoy, .1,reaRelf, kyuminlovelovelove,abilhikmah, Guest,shawon20,, , Choi Min Gi, puji, Diamond, aira, Ai Rin Lee, Kieah choYeki KMS, sparkyu amore, hyuknie, sparkyu amore, Cho Yooae, babyAngelTeuk, Gyumina, thiafumings, chabluebilubilu, tripler lee, Lupa pasword, pinkyblue713, DIANA, seo sae na, winecouple, hanamiJOY137, Minhyunni1318, PrincessKyumin, KYUMINTS, haifa, NurLarasati13, Lilin Sarang Kyumin, and Other ^^

See You in Next Chapter

RNR PLEASEE ^^