HONTOU NI GOMENNASAI. Saya telat sekali apdetnya =_=. Sumpah dah, mana saya kehilangan selera buat nge-pairin Chiyo sama Musashi… Aih, sekali lagi maafkanlah… Bila aku..*nyanyigajeh*. Sudahlah. Saya skip saja buat MusaChiyo itu =_=. Konflik dimulai, entar si Ichigo bakal mucul ma Kurita deh! XD


Kurita and Two Strowberry

Rated T

Genre: Romance/Friendship

Eyeshield 21 by Riichiro Inagaki & Yuusuke Murata

Summary: Sekuel of Tiramisu

Warning: Typo, OC, OOC memuncak, pemfitnahan author terhadap para pemain, alur kecepatan, kata-kata gaul-gituloh, humor garing dan

Chapter 9: Party, Pleasant and Present

Kurita POV


Pk.06.00

Matahari pagi membuatku harus bangun jam segini. Ukh… Mana lagi burung-burung juga berkicau, mataharinya terik banget! Ah, mungkin Kami-Sama memang benar-benar menyuruhku untuk bangun jam segini. Oke deh, kalau tidur terus aku bisa-bidsa tambah gendut...

"Hoaaaamm….," aku menguap lebar. Sangaaaaat lebar. Sihlakan bayangkan sendiri. Badan saya sudah gede, kepala gede, gimana juga kalo nguap? Bisa-bisa kumpang hinggap di lidahku. Hahahaha…

Ah, tapi tumben juga aku bangun jam segini. Kenapa ya? Firasatku mengatakan hal baik akan datang hari ini. Atau hal yang tak biasa?

Drrt…. Drrt….

Tiba-tiba handphoneku bergetar. E-mail ataukah telpon, aku angkat saja.

From Hiruma

Subject: –

Hoi, gendut. Bangun, jangan ngorok terus. Cepet kumpul di clubhouse. Ada yang mau Devil Bats umungin. PENTING. Cepet dateng atau kau akan melihat berat badanmu menurun drastis!

HYAA! KAMI-SAMA, aku memang ingin kurusan, tapi aku nggak pegen kurus kalo ditembak sama Hiruma! MANDIIII!

*~*~*~—ooOoo—~*~*~*

SKIP KURITA GOES TO DDB CLUBHOUSE

Brak!

"Hah… Hah… Hah… Minna san! Ohayou!" sahutku, walau nafasku tersenggal-senggal akibat lari. Yah, aku keberatan badan, jadinya capek begini.

"Yaa! Ohayou, Kuritaaan!" sapa Suzuna seperti biasa. Dia memakai baju bebas, dan semuanya juga memakai baju bebas. Hie? Jadi tinggal aku yang belum datang nih?

"Lelet banget si gendut satu ini!" celetuk Hiruma. Walau dibantah terus-menerus sama Mamori.

"Eeng… Jadi, intinya, ada apa kita disini? Ada masalah apa? Bukannya turnamen musim gugur masih lama?" tanyaku kepada Hiruma. Eh, Hiruma malah terkekeh-kekeh.

"Bukan itu, gendut. Peras otakmu!" suruh Hiruma.

"A-ha-ha! Mana bisa otak diperas, moensieur Hirumaa?" sahut Taki sambil berputar-putar. Yah, walaupun akhirnya digeplak sama Suzuna pake pukulan baseball yang kayaknya minjem dari Kuroki.

"Ha? Otak lu tuh yang harus diperes, baka!" ejek Jumonji.

"Haa? Apaa?" Taki kaget dengan wajah kaget yang sangat khas milik Taki Natsuhiko.

DOR! DOR! DOR!

"DIEM NAPA!" bentak Hiruma yang mengarahkan seluruh pistolnya ke langit, "Peras otak kalian! Sekarang sudah akhir Juni, bodoh!" sentak Hiruma. Aku mengernyitkan alis. Akhir Juni? Mendekati Juli dong? Wah, iya ya, awal Juli udah ulang tahun Author!

"Memang ada apa dengan akhir Juni, Hiruma?" tanyaku polos.

"Apaa? Kenapa sebagai senior di Deimon kau malah nggak ngerti sih? Dasar gendut baka!" sentak Hiruma lagi, pistolnya makin menembak, makin menjadi-jadi. Bahkan sepertinya atap clubhouse bolong, sehingga nanti Musashi harus ambil andil merenovasinya.

"Mou, Hiruma kun! Berhenti!" Mamori menyelamatkanku dengan sapu andalannya.

"Akhir Juni adalah bulan dimana anak-anak kelas tiga akan menerima gulungan ijazah di atas panggung, dan akan dimeriahkan oleh tepuk tangan. Singkatnya, akhir Juni adalah graduasi kelas tiga, Kurita…," ujar pak Doburoku yang akhirnya turun tangan.

Graduasi kelas tiga?

"Oh, iya ya! Kok aku bisa lupa ya? Ah, ini gara-gara aku terlalu memikirkan pemain pengganti anak kelas tiga di klub kita. Hehehe...," tanya dan jawabku pada diri sendiri. Yap, inilah kepolosan diriku. Sepolos badanku yang nggak ada lekuk-lekuknya.

"Dasar gendut bakaaaa….," Hiruma menyumpah-nyumpahku. Sementara aku hanya cengengesan.

"Jadi, apa hubungannya graduasi kelas tiga dengan anggota Devil Bats, Hiruma san?" tanya Sena kepada Hiruma. Hiruma menyeringai.

"Kekeke… Aku sudah mengancam pihak sekolah. Aku akan mengadakan graduasi kelas tiga dengan kemeriahan berbeda dari tahun-tahun yang sebelumnya!" ucap Hiruma.

"Mou, jadi kau mengancam pihak sekolah lagi? Bukannya ini selalu kau lakukan setiap tahun?" balas Mamori.

"Cerewet ah. Kekeke… Tapi ini adalah graduasi kelas tiga yang sangat special. Aku, gendut, orang tua, manajer, sederhana dan juga botak sialan akan pergi meninggalkan SMU Deimon! Makanya aku mengancam pihak sekolah. Kekekeke…," jawab Hiruma.

Mataku berbinar-binar, "Wuaaa! Jadi kita akan mengadakan graduasi yang sangaaaaaaaaat berbeda dari tahun-tahun yang sebelumnya, Hiruma?" tanyaku lagi.

"Kupingmu taruh mana sih. Ya jelas! Kalo bukan graduasi untukku, mana mungkin kulakukan hal ini! Kekekeke!" ucap Hiruma. Aku makin menggebu-gebu untuk menyambut graduasiku. Wah, kalau panitianya Hiruma bukan graduasi lagi namanya. Bisa-bisa jadi pestaaaa! Wa, makanan berlimpah! Spageti, masakan Italia, WUAA! Heeem!

"Jadi, kau menyuruh kami, anggota Deimon Devil Bats untuk kerja ekstra keras menyelenggarakan graduasi aneh tahun ini, begitu?" tanya Musashi sambil melipatkan kedua tangannya di dadanya.

"Tentu saja! Kekeke!" jawab Hiruma yang masih mengunyah permen karet free sugarnya.

"MUKYAA? Anak-anak kelas dua juga harus ambil andil juga?" tanya Monta dengan wajah mirip monyet.

"Tentu saja, baka," jawab Hiruma sinis, "Baiklah. Sekarang kita rapat! Semuanya, duduk di kursi yang sudah disiapkan!" suruh Hiruma. Aku langsung duduk di tempatku yang sedikit lebar itu. Wah, atsmosfernya seperti rapat OSIS saja. Hehehe….

"Rapat dimulai," Hiruma mengetuk-ketuk beberapa lembar kertas yang disatukan, "Graduasi tinggal satu minggu lagi. Jadi, kita harus menyiapkan graduasi minimal selama enam hari sebelum graduasi!" ujar Hiruma.

"Eh? Tunggu dulu, Hiruma. Berarti liburan musim dingin kita akan terkuras karena rapat graduasi ini?" tanya Kuroki dengan wajah pucat.

"Tentu saja, baka!" jawab Hiruma.

"Arrggh! Sialan, aku bisa dimarahi editor karena telat deadline!" Toganou mencak-mencak gaje. Eh, sejak kapan Togano jadi mangaka? Palingan cuma buat doujinshi.

"Lalu, kita akan membuat sesuatu yang baru…," ucap Hiruma, "Satu tema sudah aku siapkan. Dan aku sudah memungut polling dari satu sekolah," lanjut Hiruma.

"Eh, tapi Hiruma. Perasaan aku tidak dapat polling itu deh?" ingatku.

"Tentu saja. Karena kau adalah panitia graduasi," celetuk Hiruma.

"Kita lanjutkan. Setelah aku vote polling, tema yang paling banyak diambil adalah tema tentang buah," lanjut Hiruma. Hee? Buah?

"Memang, apa saja pilihannya?" tanya Mamori.

"Ada bunga, warna dan musim. Dan yang menjadi pilihan utama adalah buah," ucap Hiruma. Yang lainnya hanya Oh, Oh saja.

"Buah… AHA! Aku tahu ide yang menarik!" sahut Suzuna. Semua langsung menoleh ke arah Suzuna.

"APAA?" tanya mereka semua dan aku kompak. Terkecuali Hiruma.

"Shishishi… Jadi, saat selesai pembagian ijazah, kita akan mengadakan pesta. Frulople, Fruit Love Couple! Jadi, kita akan membuat pin dengan gambar-gambar buah. Lalu, peserta harus memilih gambar buah dan ditempelkan di dada bagian kiri. Lalu, jika ada seseorang yang juga memakai gambar buah yang sama seperti yang kita, kita harus berdansa dengan orang itu. Atau nggak, bermesra-mesraan saja! Nah, begitu PDKT ala buah selesai, panitia akan memilih siapa perfect couple tahun ini! Dan, burjois! Pasangan itu harus berciumaaan!" ucap Suzuna panjang lebar tapi semangat.

"Haaaah? Itu pemikiran gadis yang sedang jatuh cinta saja!" bantah Chika mentah-mentah.

"Tau! Yang macho dikit napa!" Jumonji ikut-ikutan Chika. Ciyeee…

"Ciye ciye… Kompak nih!" antena rambut Suzuna mulai bergerak-gerik.

"KAMI BUKAN PACAR!" jawab Chika dan Jumonji kompak. Togano dan Kuroki punya saingan nih… Hehehe…

"…hm, ide si cheer sialan bagus juga. Baiklah, FLC akan menjadi eve terbaru di tahun ini! Kekeke…," Hiruma tertawa laknat, "Itu baru scene yang pertama. Kita butuh beberapa scene lagi untuk memeriahkan graduasi ini, anak-anak sialan!" ujar Hiruma. Lalu kami berpikir-berpikir dan berpikir. Aduh… Laper…

Kami terus berpikir, meras otak. Kata si Hiruma. Si Taki lagi asik putar-putar di kursi rodanya, Suzuna kayaknya nggak mikir ide lagi, karena dia lolos dihapuskan dari deadly list milik Akuma. Si Togano lagi mencak-mencak gaje terus ngingetin deadlinnya. Kuroki lagi main gulat jari bareng Jumonji. Sena lagi nahan sakit karena kakinya digigit sama Cerberus. Soalnya katanya Cerberus, daging Sena itu daging yang paling baik(lihat di komik Eyeshield 21).

"Ah, aku punya ide!" sahut Chiyo tiba-tiba. Mataku mulai berbinar-binar.

"Apa, apa, apa itu?" tanyaku penasaran.

"Saat FLP berlangsung, dan para pemain sudah mendapatkan pasangannya masing-masing, para pasangan memasuki labirin. Lalu, jika pasangan satu bertemu dengan pasangan dua, sang laki-laki dari perwakilan pasangan harus maju dan melakukan suit Jepang! Yang menang boleh memerintahkan pasangan itu untuk berbuat apa! Lalu, setelah selesai, pasangan yang kalah harus menandatangani kertas khusus untuk polling. Siapa pasangan yang paling banyak tanda tangannya dialah yang menang!" ucap Chiyo panjang dan lebar, sama seperti Suzuna.

"Ah, nggak Suzuna, nggak Chiyo, pemikirannya sama…," gerutu Chika sebal. Chiyo hanya tertawa kecil.

"Hei, tapi itu ide yang sangat bagus! Iya, 'kan, Senaa?" Suzuna melirik ke arah Sena.

"Eh, i-iyaa….," jawab Sena bohong. Nanti kalau jujur bisa-bisa di-inline skate sama Suzuna.

"Kekeke… Salah satu pemasukan dari si kembar sialan sudak aku terima. Kekeke… Nah, selanjutnya siapa lagi? Yang idenya nggak dimasukin bakalku tembak di tempat!" ucap Hiruma. Kami bergidik lalu cepat-cepatan cari ide.

"Mou, Hiruma kun! Semua jadi ketakutan!" bantah Mamori.

"EGP, manajer sialan. Udah, jangan cerewet! Cepet cari ide!" sentak Hiruma. Mamori menggembungkan pipinya. Apakah mereka bakal jadi perfect couple tahun ini, ya? Hehehe…

"…aku punya ide. Tapi mungkin ini terlalu gila," ucap Togano. Semua langsung berbalik arah ke Togano.

"Memang ide apa, Shocchan?" tanya Suzuna.

"Iya, ah. Togano bagi-bagi ide napa…," Kuroki manyun.

"Ah, tapi kayaknya bakal gelo!" bantah Toganao.

"YA-HAA! GUA PUNYA IDE CEMERLANG!" kata Hiruma. Semua langsung bergidik. Ide cemerlang dari setan? Oh em ji… Dunia bakal ancur kayak perang Indo versus Negara sebelah…

"A-apa ide cemerlangmu, Hiruma?" tanyaku terbata-bata. Hiruma menyeringai.

"Kekeke… Bener mau tahu?" goda Hiruma kepada kita.

"Sebenernya sih engg—humph!" semua membekap mulut Sena sebelum Sena membantah perkataan Hiruma.

"Kekeke… Ideku adalah, setiap pasangan harus berkelompok dengan pasangan lain sebanyak enam pasangan. Lalu, setiap kelompok harus maen American Football! Dan, kelompok yang menang akan diberi penghargaan. Lalu, salah satu pasangan akan dijadikan MVP! KEKEKE!" Hiruma terus-terusan terkekeh.

"Memang, apa hadiah untuk kelompok yang menang?" tanya Yukimitsu.

"Bakal gue masukin di Deimon Devil Bats! Kekeke!" Hiruma masih tertawa. Beberapa ada yang ditaruh di Universitas Gawat Darurat—maksudnya Unit Gawat Darurat.

"Yah, apa mau dikata dari perkataan setan. Kita semua setuju deh," ucap Mamori.

"Kekeke… Semua lengkap! FLC bakal gue jadiin neraka seumur hidup! Kekeke!" Hiruma tertawa laknat. Sementara aku dan yang lain hanya bisa mencucurkan keringat dingin.

"Keh, semua besok kumpul disini lagi jam tujuh! NGAK ADA WAKTU LIBUR! Kita semua bakal mendekorasi gerbang sekolah menjadi panggung fanatic dan bombastis! Ingat itu?" tanya Hiruma. Kami semua mengangguk.

"Aye-aye, sir!" ucapku dan teman-teman kompak.

"Kekeke…. Bubar! Kalian semua boleh pulang!" suruh Hiruma. Wajah kami langsung berubah ceria. Dan kami langsung menyambar tas kita dan pulang.

End Kurita POV

*~*~*~—ooOoo—~*~*~*

AT DEIMON DEVIL BATS CLUBHOUSE

GREK…

"Yo, Youichi. Kau sudah melakukan semua apa yang kuminta bukan?" tanya pemuda jangkung berambut berantakan berwarna pirang dan juga mata merah mudanya, Ryu Tenshikawa.

"Keh, kau lagi bocah. Untuk kali ini kukabulkan permintaan nggak jelas darimu!" jawab Hiruma.

"Baguslah, semoga dia senang…"

TO BE CONTINUED

Ps: Sebenarnya, Hiruma polling buah untuk tema tahun ini cuma akal bulus miliknya. Yah, jadi seluruh murid SMU Deimon diancem Hiruma supaya jika ada panitia tanya ke murid tentang apa yang dipilihnya, semua harus jawab tema buah. Karena buah itu segar dan banyak manfaatnya.*gajeh*

OMAKE; SUSUNAN ACARA GRADUASI FRUIT LOVE COUPLE

Sambutan kepala sekolah

Graduasi kelas tiga, wisuda kelas tiga

Pembukaan dari band BLOOD

Sambutan panitia

Pembukaan FLC, pemilihan pasangan.

Misi pertama; Love boom, couple heart

Misi kedua; labirin cinta, pertanyaan cinta.

Misi terakhir; American Football Romance

Pemilihan MVP(Most Valuable Pair) FLP

-mari/rampung-

Bacotan: Baiklah, buat panitia ES21 Award, saya minjem temanya yang bunga, warna dan musim! Tapi saya nggak ambil buahnya lo! Saya mikir dewe! XD. Aih, opo iki. Mek sak iprit. Yo panggilannya Togano koyok opo ngono =_=. Chapter iki yo ketokane yo mekso ngene ._. Aduh, maaf saya telat apdet! Untuk chapter 10 saya usahakan untuk apeth cepat walaupun radang nggak mau masuk sekolah tiba =_=. Review nggak usah tanya, PASTI MINTAAA! MANA SUERANNYA? XD