Digimon (c) Akiyoshi Hongo

by Ratu Obeng (id: 1658345)

.

.

.

9. Leo: A Desire, A Dream, A Vision


「 Menemukan dunia idealnya menjadi sangat mustahil menurut Leo.


Tebak siapa yang lebih baik menjelajahi dunia Mario lalu menghabiskan live points untuk mengumpulkan ratusan koin dan jamur merah!?

Aku.

Tebak juga siapa yang lebih ingin berlari-lari di sebuah dungeon kemudian menghabisi gerombolan naga yang mengancam nyawa permaisuri dan raja!?

Masih aku.

Kepala kusandarkan beralaskan lipatan tangan, menginvasi sebuah bangku taman di belakang sekolah. Bekalku sudah habis di jam istirahat pertama, jadi dua puluh menit ini bisa dipakai rileks. Memejamkan mata, rebahan menikmati sapuan angin yang membelai rambutku hingga setengah mengantuk.

"Bosan..."

Sial. Andai sekolah memperbolehkan murid-muridnya membawa barang elektonik lain di luar ponsel, aku sudah kabur dari dunia nyata untuk mengalahkan satu bos dungeon setelah membersihkan satu area, atau minimal menyelesaikan misi harian untuk mengumpulkan gem yang bisa ditukar dengan rare gacha.

(Plus emosi berlipat karena kekalahan Kuran di pertandingan basket minggu lalu, mempermalukan nama klub basket dan para senior saja.)

Strategi! Aku butuh sesuatu yang menantang untuk menyalurkan sekelumit gagasan. Bahkan drill pelajaran dan ujian-ujiannya tampak tidak seru lagi, tidak bisa menandingi perasaan menyenangkan lebih-lebih dari permainan online.

"Oii,"

GILAK, SERANGAN JANTUNG!

Si brengsek itu, Sonic, lagi-lagi menyeruak dari atas pohon—bergelantungan terbalik di ranting paling aman, persis kelelawar. Menjatuhkan beberapa helai daun yang berakhir menghujam tanah. Sampai sekarang aku cukup terkesima dengan fleksibiltas tubuhnya.

"Ada apa?" ucapanku tidak menunjukkan reaksi berlebihan, bahkan sembari mengukir senyum lebar. Seperti sudah biasa padahal lidahku ingin sekali memaki karena waktu istirahatku sudah terganggu.

"Pulang ada rapat besar Royal Knights. Kita akan menggulingkan Osis."

Kesalku lenyap tanpa jeda.

Terkadang dunia nyata bisa sangat menarik juga.


「 Selama masih menutup mata.


END

.

.

.

A/N:
Kenalkan dengan ahli siasat dan maniak game; Leopardmon! Masih ada beberapa fakta lain pengen disebut tadinya, tapi ya udahlah di chapter depan-depannya aja. Untuk selanjutnya Leo mungkin bakal lebih sering tag-team sama mas ninja atau mas librarian kalau ngga ada halangan. Fic ini meski terlihat seperti drabble2 kurang jelas bakal tetep punya misi besar dan ending kok. Suatu saat #KAPAN

R&R maybe? C: