Title : Angel of Moonlight
Cast :
-Oh Se Hoon (EXO-K)
-Lu Han (eks EXO-M)
-Wu Yi Fan (eks EXO-M)
-Jeon Jeong Guk (BTS)
-Park Chan Yeol (EXO-K)
-Byun Baek Hyun (EXO-K)
-Kim Tae Hyung (BTS)
-Kim Jong In (EXO-K)
-Do Kyung Soo (EXO-K)
-Kim Seok Jin (BTS)
-Kim Joon Myun (EXO-K)
-Zhang Yi Xing (EXO-M)
-Kim Min Seok (EXO-M
-Kim Jong Dae (EXO-M)
Genre : Romance, sad, fantasy, drama dll
Chapter : 8
Summary : Namja ini sangat baik, andai Sehunlah yang sekarang memegang tanganku. Aku tidak akan melepaskannya
Notes : Ini bukan FF yaoi yah. Luhan, Baekhyun, Kyungsoo dan Lay jadi yeoja, sedangkan Sehun, Kris, Chanyeol, Kai dan Suho jadi namjanya.
No Bully yah, disini aku Cuma pinjam nama saja.
Ini FF berchapter kedua yang author buat setelah The 12 Legends of Black Pearls, tapi di The 12 Legends of Black Pearls para couple menjadi saudara kandung. Sedangkan disini jadi sepasang kekasih.^^
Langsung aja...
Happy Reading
~angel of moonlight~
"Lu!"panggil namja tampan berkulit putih melambaikan tangannya ke arah Luhan dan berlari menghampiri yeoja pemilik mata rusa itu.
"Ne? Nuguya?"jawab Luhan bingung karena memang dia tidak mengenal namja di depannya ini yang dia tau namja tampan itu adalah teman sekelasnya dan salah satu murid terkenal di kampus itu.
"Jeon Jeong Guk imnida"jawabnya senyum manis terpatri dibibir tipisnya mentap yeoja cantik di depannya. "Emm... apa kau mau pergi ke kelas? Apa mau barengan?"tanya namja yang bernama Jungkook itu basa-basi.
"Ta-tapi" . "Bye Lu, kita duluan!"teriak Baekhyun yang sudah berjalan bersama Xiumin dan Kyungsoo lebih dulu. Mendengar teriakan Baekhyun, Luhan hanya bisa menghela nafas dan mau tidak mau menerima ajakan namja tampan di depannya.
Luhan dan Jungkook berjalan beriringan dalam hening, semua mata yeoja dan namja yang dilewati Luhan dan Jungkook mentap mereka dengan tatapan iri.
"Jungkook-ah, aku malu"ucap Luhan pelan, sedari tadi Luhan hanya menundukan kepalanya tidak berani melihat tatapan tajam para yeoja di kampus itu.
"Tidak apa-apa Lu, mereka bukan siapa-siapa ku juga. Jangan takut aku akan melindungimu"ucap Jungkook yang menenangkan Luhan yang khawatir dengan tatapan membunuh dari yeoja, tanpa disadari Luhan tangan Jungkook sudah menggenggam tangannya memberi kehangatan di sela-sela ketakutan yeoja itu. "Tanganmu dingin sekali Lu"ucap Jungkook tanpa menatap wajah Luhan tapi di sela ucapannya Jungkook tersenyum. Luhan menatap wajah Jungkook dengan deer eyes-nya.
'Namja ini sangat baik, andai Sehunlah yang sekarang memegang tanganku. Aku tidak akan melepaskannya'batin Luhan, matanya masih menatap namja tampan di depannya itu.
"Jangan menatap ku seperti itu Lu, nanti kau jatuh cinta"ucap Jungkook yang berhasil mengeluarkan rona merah di pipi Luhan, Jungkook yang melihat wajah Luhan sudah semerah tomat hanya terkekeh geli.
Tanpa mereka ketahui seorang namja sedang melihat kemesraan mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.
.
Jam makan siang sudah tiba, belasan orang itu sudah keluar dari ruangan kampus menuju tempat yang sangat diharapkan yaitu kantin. Tapi tidak untuk ruangan jurusan seni, masih terlihat beberapa orang yang sedang berbincang-bincang atau bisa di bilang mengobrol mesra.
"Baekhyunie~ ayolah"rengek namja berwajah tampan –Taehyung.
"Aku tidak mau Taehyungie, kemarin aku sudah pulang denganmu hari ini aku harus pulang dengan Xiumin eonnie. Aku takut dia khawatir"tolak yeoja berwajah manis yang dipanggil Baekhyun, tangannya membelai lembut pipi namja bernama Taehyung itu.
"Baekhyunie~"rengek Taehyung lagi wajahnya sudah sangat memelas.
"Andwae Taehyungie, kalau aku pulang denganmu. Aku tidak akan datang menontonmu nanti malam"ancam Baekhyun yang langsung membuat Taehyung diam dan berhenti merengek.
"Arraseo"ucap Taehyung singkat.
"Jangan merajuk seperti itu Taehyungie. Yak! Taehyungie, mian"sesal Baekhyun yang tidak dapat memenuhi keinginan Taehyung. Taehyung dan Baekhyun memang sangat lengket seperti sepasang kekasih walaupun mereka baru saling mengenal selama 1 bulan. Banyak yang mempertanyakan hubungan mereka yang hanya di jawab dengan senyuman oleh mereka.
Bukan hanya Baekhyun dan Taehyung yang sangat dekat, Kyungsoo dan Seokjin pun semakin dekat. Seperti yang terlihat di perpustakaan kampus itu. Tidak heran jika semua orang di kampus juga mempertanyakan tentang hubungan mereka berdua. Mereka sangat dekat, di waktu istirahat, makan siang, belajar, dan pulang.
"Seokjin oppa?"panggil yeoja bermata bulat yang duduk di sebelah namja manis yang sedang membaca bukunya.
"Wae, Kyungie?"tanya namja yang dipanggil Seokjin itu.
"Aku ingin ke taman, oppa mau ikut atau tetap disini?"tanya Kyungsoo yang sudah berdiri dari duduknya dan meletakan bukunya ke tempat asal.
"Oppa ikut kamu Kyungie, Oppa gak mau kamu digodain namja. Kyungie itu Cuma milik oppa"ucap Seokjin yang juga ikut berdiri meletakan buku bacaannya ke rak asalnya. Sedangkan Kyungsoo, yeoja itu sudah merona. Kyungsoo memang tidak pernah mengenal namja lain selain Seokjin karena Seokjin selalu bersama Kyungsoo kemanapun dia pergi membuat semua namja tidak berani mendekati Kyungsoo yang selalu bersama salah satu Pangeran BTS itu.
Saat Kyungsoo dan Seokjin keluar dari perpustakaan mereka bertemu dengan Kai namja berkulit tan, bibir tebal dan tatapannya yang tajam membuat para yeoja terpesona. Tatapan Kai mengarah kepada dua orang yang bertemu dengannya itu, bukan keduanya tapi hanya kepada Kyungsoo. Kyungsoo adalah yeoja yang ingin Kai dekati. Tapi karena Kyungsoo yang selalu bersama Seokjin membuat Kai hanya bisa melihat Kyungsoo. Mata Kyungsoo dan Kai bertemu, tatapan yang sangat sulit diartikan untuk kedua orang itu. Seokjin yang menyadari tatapan itu menatap tidak suka dan langsung menarik tangan Kyungsoo pergi dari hadapan Kai.
"Kyungie, kau bilang kau mau pergi ke taman. Kenapa Cuma diam? Kajja, kita pergi"ajak Seokjin yang menarik tangan Kyungsoo, tangan mereka bertautan dengan mesra. Jari-jemari mereka berada di sela-sela jari-jemari lainnya. Kai yang melihat Kyungsoo pergi hanya dapat menghela nafas.
"Susah sekali mendekati yeoja bermata bulat itu"gumam Kai dan melanjutkan kembali perjalanannya.
Jurusan seni memang hanya masuk pagi hari ini, siangnya mereka kosong karena itu banyak anak jurusan seni yang keluyuran di kampus itu.
Luhan dan Jungkook yang memang baru saling mengenal hari ini tidak ada kecanggungan diantara mereka, Luhan yang notabenenya orang yang memang mudah bergaul sangat mudah baginya menjadi sangat akrab. Luhan bukannya tidak mempunyai teman, hanya saja dia menjadi tertutup setelah Sehun menanyainya tentang Xiumin satu bulan dulu. Dia selalu menghindari Sehun. Tapi anak itu sama sekali tidak menyerah mendekatinya untuk meminta membantunya mendekati Xiumin. Sedangkan Baekhyun dan Kyungsoo sama sekali tidak diganggunya. Mungkin karena Kyungsoo dan Baekhyun yang sudah dibilang mempunyai namjachingu(?).
"Lu, tunggu"teriak seorang namja yang setengah berlari mengejar dua orang di depannya –Sehun.
"Lu, Sehun memanggilmu. Kenapa tidak berhenti?"tanya Jungkook yang memang sedang berjalan bersama Luhan menuju parkir.
"Aku tidak mau bertemu dengannya, Kook-ah"ucap Luhan yang sudah berjalan mendahuluin Jungkook yang kebingungan dengan apa yang terjadi.
"Kenapa kau tidak menghentikannya?!"tanya Sehun geram, karena Jungkook sama sekali tidak menahan Luhan pergi.
"Dia tidak mau bertemu denganmu, kau jangan mendekatinya lagi. Dia sekarang yeojachingu ku, kau ingin mendapatkan Xiumin sunbae 'kan? Aku sudah tidak mau berdebat denganmu lagi Sehun-ah karena seorang yeoja, kau bisa ambil Xiumin sunbae yang pada kenyataannya sudah memiliki namjachingu. Sadar Sehun-ah dia tidak akan menyukaimu apalagi mencintaimu. Dia Cuma menganggapmu sebagai hobaenya. Dan ingat jangan mengganggu Luhan lagi"ucap Jungkook tegas disetiap katanya. Sehun yang menjadi pendengar menatap geram ke arah Jungkook yang sudah pergi meninggalkannya menyusul Luhan.
Luhan yang mendengar percakapan kedua namja itu kaget, Jungkook mengatakan kepada Sehun kalau dia adalah namjachingunya Luhan. Sedangkan mereka baru saling mengenal hari ini. Selain itu Luhan juga mendengar perkataan Jungkook kalau dia tidak akan mengganggu usaha Sehun mendapatkan Xiumin lagi yang berarti Jungkook juga menyukai Xiumin dulunya. Luhan yang melamun tidak menyadari kehadiran Jungkook dihadapannya.
"Lu, kau sedang apa disini? Kenapa tidak langsung ke mobil?"tanya Jungkook, tangannya memegang bahu Luhan menyadarkan yeoja itu dari pikirannya yang melayang entah kemana. Luhan mengerjapkan matanya menatap namja di depannya membuat gemas namja yang dihadapannya itu. "Ya ampun, Lu. Kau lucu sekali"ucap Jungkook.
"Kook-ah"panggil Luhan sangat pelan tetapi masih bisa di dengar Jungkook karena jarak mereka yang sangat dekat. Jungkook yang mendengar namanya dipanggil menatap kembali ke wajah Luhan membiarkan yeoja didepannya itu melanjutkan ucapannya. "Kenapa kau mengatakan kepada Sehun aku yeojachingumu?"tanya Luhan pelan. Jungkook yang mendengar pertanyaan Luhan terkekeh geli.
"Lu, aku melakukan itu karena menurutku hanya dengan cara itu kau bisa menghindari Sehun. Ku lihat akhir-akhir ini kau selalu menjauhi Sehun jadi aku melakukan itu agar Sehun tidak mendekatimu lagi"jelas Jungkook, wajahnya terukis senyum manis.
"Apa dengan cara aku menjadi yeojachingumu, aku bisa menjauhi Sehun?"tanya Luhan dengan polosnya.
"Aku juga tidak tau, Lu. Tapi sepertinya dengan cara itu kau bisa menjauhi Sehun, aku juga tidak suka kau di dekati namja lain apalagi itu Sehun"ucap Jungkook bingung harus menjawab apa pertanyaan Luhan yang polos itu.
"Kalau begitu jadikan aku yeojachingumu"ucap Luhan membuat mata Jungkook melebar sempurna dengan mulut setengah menganga.
1 detik
2 detik
3 det-
"HUH?!"
.
.
.
.
Tbc
Follow My Twitter : Khalisah_es
